• Tidak ada hasil yang ditemukan

SMP NEGERI 2 SURAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SMP NEGERI 2 SURAKARTA"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII

MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

Oleh :

LUCIA ENY SETYOWATI, S.Pd.M.Pd [email protected] SMP NEGERI 2 SURAKARTA

(2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2 Surakarta Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : VIII/2 (GENAP)

Materi Pokok : Bangun Ruang Sisi Datar Alokasi Waktu : 8 Pertemuan (14 JP)

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.9

Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)

3.9.1 Mengidentifikasi sifat-sifat kubus 3.9.2 Menentukan luas permukaan kubus 3.9.3 Mengidentifikasi sifat-sifat balok 3.9.4 Menentukan luas permukaan balok

3.9.5 Menentukan luas permukaan gabungan dua bangun ruang kubus dan balok

3.9.6 Mengidentifikasi sifat-sifat prisma 3.9.7 Menentukan luas permukaan prisma 3.9.8 Mengidentifikasi sifat-sifat limas

(3)

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.9.9 Menentukan luas permukaan limas

3.9.10 Menentukan luas permukaan gabungan dua bangun ruang atau lebih (kubus, balok, prisma dan limas)

3.9.11 Menentukan volume kubus 3.9.12 Menentukan volume balok 3.9.13 Menentukan volume prisma 3.9.14 Menentukan volume limas

3.9.15 Menentukan volume gabungan dua bangun ruang atau lebih (kubus, balok, prisma dan limas) 4.9

Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prima dan limas), serta gabungannya

4.9.1 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan luas permukaan kubus

4.9.2 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan luas permukaan balok

4.9.3 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan luas permukaan prisma

4.9.4 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan luas permukaan limas

4.9.5 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan volume kubus

4.9.6 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan volume balok

4.9.7 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan volume prisma

4.9.8 Memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan volume limas

4.9.9 Menyelesaikan masalah kontekstual berkaitan dengan luas permukaan dan volume gabungan bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma dan limas)

Fokus Penguatan Karakter: Religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah bangun ruang sisi datar. (Lampiran 5 )

C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan Pertama

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan:

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat-sifat kubus.

2. Peserta didik mampu menemukan turunan rumus luas permukaan kubus.

3. Peserta didik mampu menentukan luas permukaan kubus.

4. Peserta didik mampu memecahkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan kubus.

(4)

5. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan luas permukaan kubus.

Pertemuan Kedua

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan:

1. Peserta didik dapat mengidentifikasi sifat-sifat balok 2. Peserta didik dapat menentukan luas permukaan balok

3. Peserta didik dapat memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan luas permukaan balok

4. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan luas permukaan balok.

Pertemuan Ketiga

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan:

1. Peserta didik dapat menentukan luas permukaan gabungan dua bangun ruang kubus dan balok

2. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual berkaitan dengan luas permukaan gabungan dua bangun ruang kubus dan balok

3. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan luas permukaan gabungan kubus dan balok.

Pertemuan Keempat

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan : 1. Peserta didik dapat mengidentifikasi sifat – sifat prisma

2. Peserta didik dapat menentukan luas permukaan prisma

3. Peserta didik dapat memecahkan masalah konsteksual yang berkaitan dengan luas permukaan prisma

4. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan luas permukaan prisma

Pertemuan Kelima

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan:

1. Peserta didik dapat mengidentifikasi sifat-sifat limas

2. Peserta didik dapat menurunkan rumus luas permukaan limas 3. Peserta didik dapat menentukan luas permukaan limas

(5)

4. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan limas

5. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan luas permukaan limas

Pertemuan Keenam

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan:

1. Peserta didik dapat menentukan luas permukaan gabungan dua bangun ruang atau lebih (kubus, balok, prisma dan limas)

2. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah konstekstual yang berkaitan dengan luas permukaan gabungan bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma dan limas)

3. Peserta didik berkembang sikap religius, kritis, dan kreatif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan menentukan luas permukaan gabungan dua bangun ruang atau lebih (kubus, balok, prisma dan limas) Pertemuan Ketujuh

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan:

1. Peserta didik dapat menentukan volume kubus.

2. Peserta didik dapat menentukan volume balok.

3. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan volume kubus.

4. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan volume balok.

5. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan volume kubus dan balok.

Pertemuan Kedelapan

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model Think Pair Share, diharapkan 1. Peserta didik dapat menemukan rumus volume prisma.

2. Peserta didik dapat menentukan volume prisma.

3. Pesera didik dapat menemukan rumus volume limas.

4. Peserta didik dapat menentukan volume limas.

5. Peserta didik dapat menentukan volume gabungan dua bangun ruang atau lebih (kubus, balok, prisma dan limas).

(6)

6. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah konsteksual yang berkaitan dengan volume prisma.

7. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah konsteksual yang berkaitan dengan volume limas.

8. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual berkaitan dengan volume gabungan bangun ruang sisi datar (prisma dan limas).

9. Peserta didik berkembang sikap religius, kreatif, dan aktif dalam memecahkan masalah berkaitan dengan volume prisma dan limas.

D. Materi Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar

E. Metode Pembelajaran Pertemuan Pertama Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pertemuan Kedua

Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pertemuan Ketiga

Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pertemuan Keempat

Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pertemuan Kelima dan Keenam

Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

(7)

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pertemuan Ketujuh

Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pertemuan Kedelapan

Pendekatan : Saintifik

Model : Think Pair Share

Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab

F. Media dan Bahan

Media : PPT, LKPD, alat peraga bangun ruang Alat : LCD , Gunting, Penggaris

G. Sumber Belajar

Agus, N.A. 2007. Mudah Belajar Matematika Untuk Kelas VIII SMP. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. As’ari, A.R, dkk.

(2016). Buku Siswa Semester Gasal Matematika kelas VIII Edisi Revisi 2016. Jakarta: Pusat kurikulum dan Pembukuan, Balitbang Kemdikbud.

As’ari, A.R, dkk. (2016). Buku Guru Matematika kelas VIII Edisi Revisi 2016.

Jakarta: Pusat kurikulum dan Pembukuan, Balitbang Kemdikbud.

Nuharini, D dan Wahyuni, Tri. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasinya Untuk Kelas VIII SMP dan MTs. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Nuharini, Dewi. 2008. Matematika Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Modul Bangun Ruang Sisi Datar

H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama : 2 Jam Pelajaran ( 2 x 40 menit)

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Waktu

(8)

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Waktu Pendahuluan Orientasi

1. Guru memberikan salam pembuka.

2. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.

3. Guru memberikan informasi mengenai tujuan pembelajaran pada pertemuan ini.

Apersepsi

4. Guru mengingatkan kembali tentang luas persegi dengan memberikan pertanyaan, “Bagaimana cara mencari luas persegi? Dapatkah kalian mencari panjang sisi persegi jika diketahui luasnya?”

Motivasi

5. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik dengan memberikan gambaran manfaat dari mempelajari sifat-sifat dan luas permukaan kubus yaitu dapat digunakan sebagai materi prasyarat pembelajaran dimensi ruang, mengetahui banyak kertas kado yang dibutuhkan untuk membungkus kotak yang berbentuk kubus, mengetahui ukuran wallpaper yang digunakan untuk melapisi dinding pada ruangan yang berbentuk kubus dan mengetahui luas karpet yang dibutuhkan untuk meredam suara studio musik yang berbentuk kubus.

Pemberian Acuan

6. Guru memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan ini yaitu sifat-sifat dan luas permukaan kubus.

7. Guru menjelaskan mekanisme pelaksanaan kegiatan pembelajaran sesuai dengan model discovery

10 menit

(9)

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Waktu learning.

8. Peserta didik dibagi kedalam beberapa kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang untuk melaksanakan diskusi kelompok.

Inti Fase I : Stimulation (Stimulasi/Pemberi Rangsangan) 1. Peserta didik mengamati benda-benda disekitar yang

berbentuk kubus misalnya kotak jam tangan, rubrik, dadu, kotak tisu, jam digital dan potongan kayu yang berbentuk kubus serta kerangka kubus.

2. Peserta didik diberikan suatu pernyataan bahwa jika diketahui sebuah kubus yang panjang rusuknya adalah 2 cm, maka luas permukaannya 24 cm2. Fase II : Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi Masalah)

3. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya mengenai unsur-unsur dari kerangka kubus yang disajikan dan kaitan benda-benda yang berbentuk kubus dengan luas permukaan kubus. Misalnya,

“Luas permukaan itu bagian mana dari kubus tersebut?Mengapa luas permukaannya bisa 24 cm2?”.

4. Peserta didik diminta untuk berkelompok sementara guru membagikan LKPD pada setiap kelompok.

LKPD pertemuan 1 (Lampiran 2.1.1) terdapat dua kegiatan, yaitu mengidentifikasi sifat-sifat kubus dan menentukan luas permukaan kubus.

5. Peserta didik mengerjakan dan mendiskusikan LKPD bersama-sama dalam kelompoknya masing- masing. (PPK : Kerjasama, Tanggung jawab, 4C : Critical thinking, Collaboration)

50 menit

(10)

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Waktu Fase III : Data Collection (Pengumpulan Data)

6. Peserta didik mengumpulkan informasi membaca berbagai literatur misalnya buku atau sumber belajar lain dan internet tentang sifat-sifat kubus dan cara menentukan turunan rumus luas permukaan kubus.

(4C : Collaboration)

Fase IV : Data Processing (Pengolahan Data)

7. Peserta didik dengan bimbingan guru mengkaitkan pengetahuan yang telah diperoleh untuk mengerjakan LKPD. (PPK : Kreatif, 4C : Creative) 8. Peserta didik mengkaitkan unsur-unsur yang dimiliki

kubus dengan sifat-sifat kubus serta jaring-jaring kubus dengan rumus luas permukaan kubus.

Fase V : Verification (Pembuktian)

9. Peserta didik berdiskusi mencari pembuktian benar atau tidaknya bahwa rumus luas permukaan kubus dapat diturunkan melalui jaring-jaring kubus.

Fase VI : Generalization (Menarik Kesimpulan / Generalisasi)

10. Peserta didik menyajikan hasil pekerjaan kelompok dengan rapi dan sistematis. (PPK : Kreatif, 4C : Creative)

11. Perwakilan dua kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas. (PPK : Tanggung jawab, 4C : Communication)

12. Kelompok yang tidak presentasi memberikan tanggapan terhadap yang presentasi, dapat berupa pertanyaan, tambahan informasi ataupun tanggapan lainnya.

(11)

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Waktu 13. Guru melakukan konfirmasi terhadap hasil

presentasi peserta didik.

Penutup 1. Guru mengajak peserta didik untuk merefleksikan hasil pembelajaran pada pertemuan ini yaitu peserta didik telah melakukan kegiatan untuk mengidentifikasi sifat-sifat kubus dan menentukan luas permukaan kubus.

2. Pesera didik bersama guru membuat rangkuman tentang sifat-sifat dan luas permukaan kubus.

3. Peserta didik diberikan beberapa soal kuis sebagai sarana untuk mengecek pemahaman materi sifat-sifat dan luas permukaan kubus. Guru meminta peserta didik untuk mengumpulkan jawaban kuis yang selanjutnya akan dikoreksi oleh guru dan diberikan umpan balik oleh guru. Prinsip AfL (Lampiran 3.1).

4. Guru menampilkan jawaban dari kuis yang diberikan. Pemberian jawaban ini dimaksudkan untuk memperlihatkan jawaban yang benar pada peserta didik, sehingga peserta didik mampu menilai kemampuan dirinya sendiri.

5. Setiap kelompok diberi penghargaan berkaitan dengan aktivitas kelompok yang telah dilakukan.

6. Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik yaitu mengerjakan latihan soal yang terdapat pada buku siswa.

7. Guru memberikan informasi kepada peserta didik tentang materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya yaitu sifat-sifat dan luas permukaan balok.

8. Guru mengucapkan salam penutup.

20 menit

(12)

Pertemuan Kedua : 2 Jam Pelajaran ( 2 x 40 menit)

Sintaks Model Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan Orientasi

1. Dimulai dengan berdoa, mengecek kehadiran, dan menyiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran.

Apersepsi

2. Melalui tanya jawab, peserta didik diingatkan kembali tentang sifat-sifat bangun ruang kubus, luas bangun datar persegi panjang, jaring-jaring kubus, dan luas permukaan kubus. Misalnya

“Apakah kalian masih ingat sifat-sifat bangun ruang kubus?” “Bagaimana cara menentukan luas persegi panjang?” “Bagaimana bentuk jaring- jaring kubus?” “Bagaimana cara menentukan luas permukaan kubus?”

Motivasi

3. Guru memotivasi siswa untuk menemukan benda- benda di sekitarnya yang berbentuk balok.

cerdikmatematika.wordpress.com

10 menit

(13)

mafia-mafiaol.com

4. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari yaitu peserta didik dapat mengidentifikasisifat-sifat pada balok, jaring-jaring balok dan luas permukaan balok. Selain itu peserta didik juga dapat mengetahui banyaknya kertas yang dibutuhkan untuk membungkus kado, mengetahui banyaknya cat yang dibutuhkan untuk mengecat rumah berbentuk balok, dll.

5. Guru menegaskan tujuan yang akan dipelajari hari ini.

Pemberian Acuan

6. Guru menyampaikan cakupan materi tentang sifat-sifat balok, jaring-jaring balok, dan luas permukaan balok, serta menyampaikan model pembelajaran yang akan dipakai yaitu Discovery Learning.

7. Peseta didik berkelompok secara heterogen 4-5 anggota.

8. Guru membagikan LKPD tentang sifat-sifat balok dan luas permukaan balok.(Lampiran 2.1.2) Kegiatan Inti

Stimulation

Mengamati

1. Peserta didik mengamati gambar yang diberikan oleh guru.

60 menit

(14)

Problem Stetement

Data Collection

Data Processing

mafia-mafiaol.com

toriolo.com

2. Peserta didik dipandu oleh guru mengidentifikasi masalah yang diberikan.

Menanya

2. Peserta didik diarahkan untuk bertanya apa bentuk bangun tersebut, apa saja sifat-sifatnya, dan berapa luas kertas yang dibutuhkan untuk membuat objek tersebut.

Mengumpulkan Informasi

3. Peserta didik dipandu guru mengumpulkan informasi untuk membantu menyelesaikan masalah.(4C: Creative)

Menalar

4. Peserta didik mengerjakan Lembar Kegiatan Peserta Didik yang diberikan oleh pendidik secara berkelompok dengan mengingat kembali materi-materi sebelumnya yaitu sifat-sifat kubus dan luas permukaan kubus. (4C: Critical Thinking and Collaboration)

(15)

Verification

Generalization

Mengomunikasikan

5. Peserta didik menyajikan hasil diskusi tentang sifat-sifat balok dan luas permukaan balok di depan kelas.(4C: Communication)

6. Peserta didik lain memberikan tanggapan hasil presentasi.

7. Guru dan siswa menyimpulkan apa saja yang telah diperoleh selama pembelajarantentang sifat-sifat balok dan luas permukaan balok.

Penutup 1. Guru memberikan kuis dengan teknik tes tertulis.Pemberian kuis termasuk Assesment for Learning (Lampiran 3.2)

2. Peserta didik dan guru melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.

3. Guru menginformasikan kepada peserta didik materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya, yaitu luas permukaan gabungan dua bangun ruang kubus dan balok.

4. Guru menutup pembelajaran dengan salam.

10 menit

Pertemuan Ketiga : 1 Jam Pelajaran ( 1 x 40 menit)

Sintaks Model Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan Orientasi

1. Dimulai dengan berdoa, mengecek kehadiran, dan menyiapkan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran.

10 menit

(16)

Apersepsi

2. Melalui tanya jawab, peserta didik diingatkan kembali tentang cara menentukan luas permukaan kubus dan cara menentukan luas permukaan balok. Misalnya “Apakah kalian masih ingat cara menentukan luas permukaan kubus?” “Apakah kalian masih ingat cara menentukan luas permukaan balok?”

Motivasi

3. Guru memotivasi siswa untuk menemukan benda- benda di sekitar yang bentuknya gabungan kubus dan balok.

4. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari yaitu peserta didik dapat mengetahui banyaknya cat yang dibutuhkan untuk mengecat almari yang bentuknya gabungan dari kubus dan balok.

5. Guru menegaskan tujuan yang akan dipelajari hari ini.

Pemberian Acuan

6. Guru menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

7. Peseta didik berkelompok secara heterogen 4-5

(17)

anggota.

8. Guru membagikan LKPD tentang luas permukaan bangun gabungan kubus dan balok.(Lampiran 2.1.3)

Kegiatan Inti Penomoran

Mengajukan Pertanyaan

1. Peseta didik berkelompok secara heterogen 4-5 anggota.

2. Peserta didik masing-masing mendapatkan nomor yang berbeda pada tiap-tiap kelompok.

Mengamati dan Menanya

3. Peserta didik mengamatipermasalahan yang diberikan oleh guru tentang luas gabungan kubus dan balok.

bimbelbrilian.com

4. Peserta didik diarahkan untuk bertanya apakah caranya sama dengan cara mencari luas permukaan kubus dan juga luas permukaan balok?

Mengumpulkan Informasi

5. Peserta didik dipandu guru mengumpulkan informasi untuk membantu menyelesaikan masalah. (4C: Creative)

Menalar

6. Peserta didik mengerjakan Lembar Kegiatan

60 menit

(18)

Berpikir Bersama

Menjawab

Peserta Didik yang diberikan oleh pendidik secara berkelompok dengan mengingat kembali materi-materi sebelumnya yaitu luas permukaan kubus dan balok. (4C: Critical Thinking and Collaboration)

Mengomunikasikan

7. Guru menunjuk nomor secara acak untuk menentukan siswa yang mewakili kelompoknya mempresentasikan hasil diskusinya tentang luas permukaan gabungan kubus dan balok.

8. Peserta didik yang nomornya ditunjuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.

(4C: Communication)

9. Peserta didik lain memberikan tanggapan hasil presentasi.

10. Guru dan siswa menyimpulkan apa saja yang telah diperoleh selama pembelajaran tentang luas permukaan kubus dan balok.

Penutup 1. Dengan bimbingan guru, peserta didik diminta membuat simpulan dari kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.

2. Guru memberikan kuis dengan teknik tes tertulis.Pemberian kuis termasuk Assesment for Learning (Lampiran 3.3)

3. Peserta didik dan guru melakukan refleksi tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.

4. Guru menginformasikan kepada peserta didik materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya, yaitu sifat-sifat prisma dan luas

10 menit

(19)

permukaan prisma.

5. Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Pertemuan Keempat : 2 Jam Pelajaran ( 2 x 40 menit) Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

Orientasi

1. Guru membuka pembelajaran dengan mengucap salam (religius).

2. Guru mengkondisikan situasi kelas, dengan memeriksa kehadiran peserta didik, mempersiapkan perlengkapan/ peralatan yang diperlukan dan meminta peserta didik agar fokus dalam kegiatan belajar mengajar yang akan dilaksanakan.

3. Guru menampilkan foto objek yang memiliki bentuk bangun ruang sisi datar, seperti : tenda, paving block dan coklat kemasan.

Apersepsi

4. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya (unsur, sifat dan luas permukaan balok) dengan pertanyaan. Sebagai contoh :

“Apa saja unsur – unsur pada bangun balok?”

“Bagaimana sifat – sifat bangun balok?”

“Bagaimana cara menentukan luas permukaan balok?”

5. Guru mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari pada hari ini. Sebagai contoh :

“Masih ingatkah kalian dengan bangun ruang bentuk prisma?”

“Bangun datar apa saja yang kalian ketahui?”

“Bagaimana jika prisma memiliki alas berupa segitiga? Segilima?”

Motivasi

6. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari sifat – sifat dan luas permukaan prisma, yaitu (i) menentukan banyaknya kaca untuk menutupi permukaan gedung, (ii) bermanfaat bagi pengetahuan siswa ke depannya dalam mempelajari materi dimensi tiga, (iii) menentukan banyaknya genteng yang dibutuhkan untuk menutupi atap sebuah rumah, dan lain – lain.

https://www.homify.co.id

(20)

Pemberian Acuan

7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

8. Guru menyampaikan materi pokok konsep bangun prisma secara garis besar yang akan dipelajari

9. Guru menyampaiakan kegiatan yang akan dilakukan yaitu kegiatan pembelajaran berkelompok dengan model discovery learning serta penilaiannya.

Kegiatan Inti (55 menit)

Fase 1 : Pemberian Rangsangan (Stimulation) Mengamati

1. Guru memulai pembelajaran dengan menampilkan contoh bangun prisma dan bukan prisma serta ilustrasi tentang contoh ukuran panjang sisi dan luas permukaan pada tayangan power point.

2. Guru menjelaskan hal tersebut dengan bantuan alat peraga (kerangka prisma segitiga).

3. Peserta didik mengamati tayangan tentang luas permukaan prisma, yaitu pembuatan lampion kertas bentuk prisma dengan alas segitiga, segiempat, dan segienam.

http://kontraktoraluminiumkaca.net

(21)

akamaized.net

Fase 2 : Pernyataan/ Identifikasi Masalah (Problem Statement)

4. Guru memberikan pertanyaan umpan kepada peserta didik, diantaranya :

“Jika bahan yang digunakan untuk membuat lampion kertas adalah bambu dan kertas minyak, sehingga berapa minimal kertas yang harus dibeli untuk membuat semua lampion tersebut? Apakah ukuran kertas minyak yang dibutuhkan untuk membuat lampion bentuk prisma dengan alas segitiga sama dengan prisma dengan alas segitiga dan segilima?”

Menanya (4C : Critical thinking)

5. Peserta didik diharapkan dapat bertanya terkait permasalahan yang disajikan

“Bagaimana cara membuat lampion berbentuk prisma segitiga, segiempat dan segilima tersebut?”

“Berapakah luas kertas yang diperlukan untuk membuat lampion berbentuk prisma segitiga, segiempat dan segilima tersebut?”

6. Peserta didik diberi tahu bahwa mereka dapat menentukan luas prisma dengan bentuk alas yang berbeda – beda setelah mengerjakan LKPD. (Lampiran 2.1.4) 7. Berdasarkan ilustrasi tersebut, guru membagikan LKPD serta prisma segitiga dan

segiempat yang dibuat dari kertas karton untuk diamati oleh peserta didik pada tiap kelompok.

Mengeksplorasi (Mencoba)

8. Peserta didik mempraktekkan instruksi percobaan yang diberikan pada LKPD secara berkelompok (creativity).

9. Peserta didik mengidentifikasi permasalahan yang ada pada LKPD.

10. Peserta didik dibimbing oleh guru dalam diskusi kelompok dan diarahkan untuk berdiskusi sehingga dapat menyelesaikan masalah yang diberikan.

Fase 3 : Pengumpulan Data (Data Collection)

(22)

Mengasosiasikan (Kegiatan Literasi)

11. Peserta didik mendiskusikan bagaimana cara menentukan banyaknya unsur – unsur prisma, jaring-jaring dan luas permukaan prisma dengan bantuan karton berbentuk prisma (kerjasama).

12. Peserta didik menggali dan mendiskusikan informasi agar dapat mendukung jawaban dari pertanyaan yang diajukan di LKPD dari buku sumber dengan mengikuti petunjuk pada LKPD dan melakukan percobaan menggunakan alat peraga (4C: Creative, kreatif).

Fase 4 : Pengolahan Data (Data Processing)

13. Peserta didik saling membantu merumuskan menyelesaikan masalah pada LKPD secara berkelompok.

14. Peserta didik secara berkelompok mengolah informasi dari hasil pengumpulan data masing – masing individu untuk memecahkan permasalahan pada LKPD (critical thinking).

15. Peserta didik saling bertukar informasi secara aktif mengenai permasalahan pada LKPD (4C : collaboration).

16. Peserta didik menuliskan bagaimana proses menemukan rumus luas permukaan prisma pada permasalahan masing – masing kelompok

17. Peserta didik menyajikan penyelesaian masalah yang diberikan. (tanggung jawab).

Fase 5 : Pembuktian (Verification) Mengkomunikasikan

18. Secara acak beberapa kelompok mempresentasikan seluruh hasil diskusi kelompok asal di depan kelas dan peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap presentasi yang disampaikan (4C: Communication).

19. Kelompok yang presentasi menerima tanggapan dari peserta didik lain dan guru.

Fase 6 : Menarik Kesimpulan (Generalization)

20. Peserta didik bersama-sama dengan guru merefleksi hasil diskusi kelompok yang sudah presentasi.

21. Guru memberikan kuis kepada peserta didik (lampiran 3.4) (assesment for learning).

22. Peserta didik melakukan koreksi bersama dengan guru terhadap pekerjaan kuis mereka.

23. Guru mengumpulkan hasil koreksian bersama untuk diteliti kembali dan masing- masing lembar jawab akan diberikan feedback secara individu sesuai lampiran 3.4

(23)

Kegiatan Penutup (15 menit)

1. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik berdasarkan hasil kerja kelompok.

2. Guru membimbing peserta didik membuat kesimpulan tentang materi sifat dan luas permukaan prisma serta poin – poin penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.

3. Guru memberikan modul tentang sifat dan luas permukaan prisma pada peserta didik untuk dipelajari di rumah dan memberikan arahan untuk mencari referensi terkait materi yang telah dipelajari baik melalui buku – buku di perpustakaan atau mencari di internet.

4. Guru menyampaikan materi kegiatan belajar yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya, yaitu volume prisma.

5. Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberikan salam penutup.

Pertemuan Kelima : 2 Jam Pelajaran ( 2 x 40 menit) Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan (10 menit)

1. Guru memberi salam.

(fokus karakter religius)

2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran peserta didik

3. Guru mempersilahkan siswa untuk mempersiapkan buku pelajaran matematika

Apersepsi

4. Guru mengingatkan kembali unsur-unsur, sifat-sifat, luas permukaan bangun datar prisma, dan teorema Phytagoras.

“Apakah bentuk dari bangun ruang ini?”

“Bagaimana memberikan nama untuk bangun tersebut?”

“Apakah sifat-sifatnya?”

“Bagaimana cara menentukan luas permukaannya?”

(24)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Fase 1: Menyampaikan Tujuan dan Memotivasi Siswa Motivasi

5. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami sifat-sifat dan luas permukaan limas melalui slide PPT.

Misalnya “Museum Lauvre Paris beratapkan kaca berbentuk limas, kita dapat menentukan berapa meter kaca yang diperlukan untuk menutupi atap museum tersebut, kemudian menentukan banyaknya biaya yang diperlukan untuk membeli kaca.”

https://www.discoverwalks.com

6. Guru mengkomunikasikan tujuan belajar yang diharapkan akan dicapai.

Kegiatan Inti (55 menit)

Fase 2: Menyajikan/Menyampaikan Informasi

7. Guru menunjukkan objek yang memuat bentuk limas melalui slide.

Gambar 1. Bungkus Coklat

“Pembungkus coklat terbuat dari kertas emas yang bentuk limas dengan alas persegi seperti gambar diatas. Luas kertas yang dibutuhkan adalah 84 cm2 8. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik

untuk bertanya mengenai gambar yang ada pada slide.

(4C: Creativity)

9. Guru memberikan umpan balik atau mengarahkan peserta didik untuk menanyakan apa bentuk bangun

(25)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

datar pada gambar, apa sifat-sifatnya dan berapa luas kertas yang dibutuhkan untuk membuat bungkus coklat tersebut.

10. Guru menjelaskan pengertian limas, unsur-unsur pada limas dan beberapa contoh limas dengan bentuk alas yang berbeda.

https://rumushitung.com

11. Guru menyampaikan mekanisme pembelajaran dengan LKPD

Fase 3: Mengorganisasikan Siswa dalam Kelompok- Kelompok Belajar

12. Guru membentuk kelompok diskusi secara heterogen yang masing-masing terdiri dari 4-5 peserta didik.

13. Guru membagikan LKPD (Lampiran 2.1.5) terkait dengan sifat-sifat dan luas permukaan limas kepada setiap kelompok.

(4C: Collaborative)

14. Guru meminta peserta didik untuk membaca materi sifat-sifat dan luas permukaan limas pada buku dan menghubungkan materi yang sudah dipelajari sebelumnya.

15. Peserta didik melakukan kegiatan sesuai dengan langkah-langkah yang tertulis di LKPD dan melengkapi jawaban.

(fokus karakter kreatif)

16. Peserta didik melengkapi jawaban atas pertanyaan- pertanyaan pada LKPD berdasarkan data-data yang telah diperoleh.

(4C:Critical thinking)

17. Guru membimbing peserta didik dalam mengerjakan

(26)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

LKPD.

18. Guru berkeliling mendatangi setiap kelompok untuk menanyakan kesulitan yang dialami dalam mengerjakan LKPD.

19. Guru memberikan bantuan yang berkaitan dengan kesulitan yang dialami peserta didik.

20. Guru meminta dua kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya dan meminta kelompok lain untuk memperhatikan.

(4C: Communication)

21. Guru mempersilahkan kelompok lain menanggapi, mengajukan pertanyaan, saran, dan sebagainya dalam rangka penyempurnaan pengerjaan LKPD.

(4C: Critical thinking) (fokus karakter aktif)

22. Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan.

23. Guru memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengajukan pertanyaan bila terdapat hal yang belum dipahami mengenai materi yang telah dipelajari.

Penutup (15 menit)

Fase 4: Evaluasi

24. Guru memberikan kuis kepada peserta didik sebagai penilaian untuk pembelajaran (afl)

(Lampiran 3.5) 25. Guru memberikan koreksi (umpan balik) mengenai

hasil kuis.

Fase 5: Memberi penghargaan

26. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik.

27. Guru memberikan kesimpulan pembelajaran hari ini mengenai sifat-sifat dan luas permukaan limas.

28. Guru menyampaikan informasi mengenai materi pertemuan selanjutnya menentukan luas gabungan dua atau lebih bangun ruang sisi datar

29. Guru mengakhiri pembelajaran dengan salam.

Pertemuan Kelima : 1 Jam Pelajaran ( 1 x 40 menit) Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan (10 menit)

1. Guru memberi salam.

(fokus karakter religius)

2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran

(27)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

peserta didik

3. Guru mempersilahkan siswa untuk mempersiapkan buku pelajaran matematika

Apersepsi

4. Guru mengingatkan kembali luas permukaan bangun datar kubus, balok, prisma dan limas.

Fase 1: Menyampaikan Tujuan dan Memotivasi Siswa Motivasi

5. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami melalui slide PPT.

Misalnya: “Dari masjid Agung Demak kita dapat menentukan berapa banyak genteng yang diperlukan untuk menutupi atap masjid tersebut, kemudian menentukan banyaknya biaya yang diperlukan untuk membeli genteng.”

https://betulcerita.blogspot.com

6. Guru mengkomunikasikan tujuan belajar yang diharapkan akan dicapai.

Kegiatan Inti (20 menit)

Fase 2: Menyajikan/Menyampaikan Informasi

7. Guru menunjukkan objek yang memuat bentuk limas melalui slide.

https://olimattohir.blogspot.co.id

8. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya mengenai gambar yang ada pada slide.

(4C: Creativity) (fokus karakter aktif)

(28)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

9. Guru umpan balik atau mengarahkan peserta didik untuk menanyakan berapa luas kain yang dibutuhkan untuk membuat bentuk objek tersebut.

10. Guru menyampaikan mekanisme pembelajaran dengan LKPD

Fase 3: Mengorganisasikan Siswa dalam Kelompok- Kelompok Belajar

11. Guru membentuk kelompok diskusi secara heterogen yang masing-masing terdiri dari 4-5 peserta didik.

12. Guru membagikan LKPD (Lampiran 2.1.6) terkait dengan luas permukaan gabungan bangun ruang sisi datar kepada setiap kelompok.

(4C: Collaborative)

13. Guru meminta peserta didik untuk membaca materi luas permukaan gabungan bangun ruang sisi datar pada buku dan menghubungkan materi yang sudah dipelajari sebelumnya.

14. Peserta didik melengkapi jawaban atas pertanyaan- pertanyaan pada LKPD berdasarkan data-data yang telah diperoleh.

(4C:Critical thinking)

15. Guru membimbing peserta didik dalam mengerjakan LKPD.

16. Guru berkeliling mendatangi setiap kelompok untuk menanyakan kesulitan yang dialami dalam mengerjakan LKPD.

17. Guru memberikan bantuan yang berkaitan dengan kesulitan yang dialami peserta didik.

18. Guru meminta dua kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya dan meminta kelompok lain untuk memperhatikan.

(4C: Communication)

19. Guru mempersilahkan kelompok lain menanggapi, mengajukan pertanyaan, saran, dan sebagainya dalam rangka penyempurnaan pengerjaan LKPD.

(4C: Critical thinking)

20. Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan.

21. Guru memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengajukan pertanyaan bila terdapat hal yang belum dipahami mengenai materi yang telah dipelajari.

Penutup (10 menit)

Fase 4: Evaluasi

22. Guru memberikan kuis kepada peserta didik sebagai

(29)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

penilaian untuk pembelajaran (afl)

(Lampiran 3.6 ) 23. Guru memberikan koreksi (umpan balik) mengenai hasil

kuis.

Fase 5: Memberi penghargaan

24. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok terbaik.

25. Guru memberikan kesimpulan pembelajaran hari ini mengenai luas permukaan gabungan dua atau lebih bangun datar.

26. Guru menyampaikan informasi mengenai materi pertemuan selanjutnya menentukan volume kubus dan balok.

27. Guru mengakhiri pembelajaran dengan salam.

Pertemuan Ketujuh : 2 Jam Pelajaran ( 2 x 40 menit) Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan (10 menit)

Orientasi

1. Guru memberikan salam pembuka dan membimbing peserta didik untuk memulai kegiatan pembelajaran dengan berdoa (PPK: Religius)

2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik di kelas 3. Guru mengkondisikan peserta didik agar siap dalam

mengikuti kegiatan pembelajaran.

Apersepsi

4. Guru mengingatkan kembali tentang unsur-unsur bangun ruang kubus dan balok.

Misal:

 𝐴𝐵̅̅̅̅, 𝐵𝐶̅̅̅̅, 𝐶𝐷̅̅̅̅, 𝐴𝐷̅̅̅̅, 𝐸𝐹̅̅̅̅, 𝐹𝐺̅̅̅̅, 𝐺𝐻̅̅̅̅, 𝐸𝐻̅̅̅̅, 𝐴𝐸̅̅̅̅, 𝐵𝐹̅̅̅̅, 𝐶𝐺̅̅̅̅, 𝐷𝐻̅̅̅̅

merupakan rusuk dari kubus ABCD.EFGH dimana panjang rusuk satu dengan yang lainnya sama panjang.

 𝑃𝑄̅̅̅̅, 𝑅𝑆,̅̅̅̅ 𝑇𝑈̅̅̅̅, 𝑉𝑊̅̅̅̅̅ merupakan panjang dari balok PQRS.TUVW dimana 𝑃𝑄̅̅̅̅ = 𝑅𝑆̅̅̅̅ = 𝑇𝑈̅̅̅̅ = 𝑉𝑊̅̅̅̅̅

 𝑄𝑅̅̅̅̅, 𝑃𝑆̅̅̅̅, 𝑈𝑉̅̅̅̅ , 𝑇𝑊̅̅̅̅̅ merupakan lebar dari balok

(30)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

PQRS.TUVW dimana 𝑄𝑅̅̅̅̅ = 𝑃𝑆̅̅̅̅ = 𝑈𝑉̅̅̅̅ = 𝑇𝑊̅̅̅̅̅

 𝑃𝑇̅̅̅̅, 𝑄𝑈̅̅̅̅, 𝑅𝑉̅̅̅̅, 𝑆𝑊̅̅̅̅̅ merupakan tinggi dari balok PQRS.TUVW dimana 𝑃𝑇̅̅̅̅ = 𝑄𝑈̅̅̅̅ = 𝑅𝑉̅̅̅̅ = 𝑆𝑊̅̅̅̅̅

Motivasi

5. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang manfaat mempelajari volume kubus dan balok pada bidang matematika, fisika, pertanian, arsitektur.

Sumber gambar : amazon.co.uk & harpersbazaar.co.id

Pemberi Acuan

6. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran kepada peserta didik

7. Guru menjelaskan materi yang akan dibahas pada pembelajaran ini yaitu menentukan volume kubus dan balok.

8. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang langkah-langkah pembelajaran volume kubus dan balok yang akan dilaksanakan sesuai dengan model Discovery Learning.

9. Guru membagi kelas menjadi kelompok belajar secara heterogen yang terdiri dari 4-5 peserta didik.

Kegiatan Inti (55 menit)

Fase I : Stimulation (Stimulasi / Pemberi Rangsangan ) 1. Peserta didik mencermati ilustrasi terkait volume

kubus dan balok pada slideshow powerpoint (Lampiran 2.2.7)

Contoh masalah :

(31)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

Beberapa gula berbentuk kubus dengan volume 10 cm2 akan dimasukkan dalam sebuah wadah yang berbentuk kubus dan balok dengan susunan seperti gambar di atas. Sehingga:

 Pada wadah berbentuk kubus, setiap rusuk memuat 2 gula dan secara keseluruhan wadah tersebut muat 8 gula. Sehingga volume wadah kubusnya adalah 80cm3

 Pada wadah berbentuk balok, sisi panjangnya memuat 3 gula, sisi lebarnya memuat 2 gula, dan sisi tingginya memuat 2 gula. Secara keseluruhan wadah tersebut memuat 12 gula. Sehingga volume wadah baloknya adalah 120 cm3

Fase II : Problem Statement (Pernyataan / Identifikasi masalah)

2. Peserta didik diarahkan guru untuk menanyakan hal yang sesuai dengan ilustrasi yang disajikan seperti : a. Apasaja informasi yang diperoleh dari ilustrasi

volume kubus dan balok tersebut ?

b. Dapatkah informasi yang diperoleh dari ilusrasi dapat dibentuk menjadi suatu rumusan volume kubus dan balok? (PPK : Kritis, 4C:Critical Thinking)

3. Peserta didik diarahkan untuk berkelompok, sementara Guru membagikan LKPD (Lampiran 2.1.7) yang memuat kegiatan yang dilakukan peserta didik dalam menentukan volume suatu kubus dan balok 4. Peserta didik diminta untuk mengerjakan LKPD

tentang kegiatan menentukan volume suatu kubus dan balok secara diskusi dalam kelompok.

(4C:Collaboration)

Fase III : Data Collection (Pengumpulan Data)

5. Peserta didik diminta mencari pengetahuan lain di buku atau artikel di internet tentang menentukan volume suatu kubus dan balok.

Fase IV: Data Processing (Pengolahan Data)

6. Peserta didik dengan bimbingan guru mengkaitkan

(32)

Langkah

Kegiatan Deskripsi Kegiatan

pengetahuan yang telah diperoleh untuk mengerjakan LKPD tentang menentukan volume suatu kubus dan balok. (PPK: Kreatif, 4C : Creative)

Fase V : Verification (Pembuktian)

7. Peserta didik berdiskusi mencari rumus untuk menghitung volume suatu kubus dan balok berdasarkan pengetahuan yang telah diperoleh.

Fase VI: Generalization (Menarik kesimpulan/

generalisasi)

8. Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil kegiatan di LKPD tentang menentukan volume suatu kubus dan balok.

9. Kelompok lain memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi temannya

Penutup (15 menit)

1. Guru mengajak peserta didik untuk melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan yaitu menentukan volume suatu kubus dan balok.

2. Guru memberikan print out materi ajar dan mengajak peserta didik untuk membuat rangkuman tentang menentukan volume suatu kubus dan balok.

3. Guru meminta peserta didik secara individu untuk mengerjakan kuis yang berkaitan dengan permasalahan menentukan volume suatu kubus dan balok (Lampiran 3.7) [AfL]

4. Guru mengevaluasi peserta didik berdasarkan hasil kuis yang telah dikerjakan

5. Guru memberikan apresiasi kepada kelompok dengan hasil kerja terbaik

6. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya yaitu menentukan volume prisma dan limas

7. Guru bersama dengan peserta didik menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.

Pertemuan Kedelapan : 2 Jam Pelajaran ( 2 x 40 menit)

(33)

Pendahuluan ( 10 menit) Orientasi

1. Guru mengucapkan salam.

2. Guru mengecek kehadiran peserta didik. (Fokus pengembangan karakter:disiplin) 3. Guru mengondisikan peserta didik, meminta peserta didik fokus saat pembelajaran dan

meminta peserta didik untuk menyiapkan alat tulis dan sumber belajar. (Fokus pengembangan karakter:disiplin).

Fase 1 Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa Apersepsi

4. Guru memberikan apersepsi dengan menampilkan gambar jenis-jenis prisma dan limas, kemudian bertanya,

“Masih ingatkah kalian dengan jenis-jenis prisma dan limas?”

“Coba sebutkan jenis-jenis prisma dan limas yang terdapat di slide ppt (Lampiran 2.2.8)!” (4C:Critical)

Motivasi

5. Guru memberikan gambaran tentang manfaat pembelajaran yang dilakukan peserta didik yaitu

a. Ketika peserta didik dapat menentukan volume prisma, maka hal tersebut akan bermanfaat bagi peserta didik misalnya jika peserta didik jadi pengusaha paving, maka hal tersebut dapat membantu perusahaannya untuk menghitung volume bahan yang digunakan untuk membuat setiap paving.

b. Ketika peserta didik dapat menentukan volume limas, maka hal tersebut akan bermanfaat bagi peserta didik misalnya jika peserta didik menjadi seorang arkeolog, maka peserta didik dapat menghitung volume piramida.

(sumber : www. yos3prens.wordpress.com)

(sumber : www. yos3prens.wordpress.com)

(34)

Pemberian Acuan

6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu peserta didik dapat menemukan rumus volume prisma, menentukan volume prisma, menemukan rumus volume limas, menentukan volume limas, menentukan volume gabungan.

7. Guru menyampaikan cakupan materi dari volume prisma dan limas serta penjelasan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

8. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok secara heterogen dengan masing- masing kelompok terdiri dari 4-5 orang.

Kegiatan Inti (55 menit)

Fase 2 Menyajikan/menyampaikan informasi

Mengamati

1. Sebelum mengerjakan LKPD (Lampiran 2.1.8), siswa mengamati permasalahan berikut ini. (4C:Critical)

Permasalahan 1

“Pak Andi ingin membangun usaha paving block (Gambar 1) dan ingin membeli cetakan paving block yang berbentuk prisma segienam. Pak Andi ingin mengetahui volume cetakan paving block agar Pak Andi dapat memperkirakan berapa banyak adonan semen dan pasir. Jika diketahui bahwa ukuran tepi cetakan paving block itu 20 cm dan tingginya 8 cm, maka tentukan volume cetakan paving block?”

Permasalahan 2

Gambar 1 Gambar 2 (www.saritoko.blogspot.com) (www.pictasite.com) Permasalahan 2

“Bu Andi ingin membuat 3 buah nasi tumpeng (Gambar 2) dengan menggunakan cetakan yang berbentuk limas segiempat. Jika banyaknya air yang digunakan untuk membuat satu cetakan penuh nasi tumpeng adalah ½ dari volume cetakannya, maka berapakah banyak air yang diperlukan oleh Bu Andi jika alas cetakan berukuran 10 cm x 10 cm dan tingginya 15 cm?”

(Sumber:www.tokopedia.com) (sumber :www.mafiamafiaol.com)

(35)

Menanya

2. Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan berkaitan dengan permasalahan yang disajikan oleh guru.

Misalnya

“Bagaimana cara menentukan volume cetakan paving block yang merupakan prisma segienam dan cetakan nasi kuning yang merupakan limas segiempat?” (4C:critical) 3. Guru menjelaskan rumus volume prisma dan limas, selanjutnya menjelaskan langkah-

langkah kegiatan dalam LKPD (Lampiran 2.1) untuk menemukan rumus volume prisma dan limas.

a. Kegiatan 1

Menentukan volume prisma dengan membagi balok menjadi 2.

b. Kegiatan 2

Menentukan volume limas dengan membagi kubus menjadi 6.

c. Kegiatan 3

Menentukan volume gabungan dari dua buah bangun.

Fase 3 Mengorganisasi kelompok-kelompok belajar

4. Guru membagikan LKPD (Lampiran 2.1.8) dan media yaitu balok dan kubus pada masing-masing kelompok.

5. Peserta didik berkelompok untuk menyelesaikan setiap langkah-langkah dalam LKPD.

(4C:Collaboration) Mengumpulkan Informasi

6. Peserta didik dapat mengumpulkan berbagai macam informasi mengenai konsep- konsep seperti luas alas prisma dan limas yang digunakan untuk menurunkan rumus volume prisma dan limas. (4C:Creative)

Menalar

7. Peserta didik dalam kelompoknya mendiskusikan dan menyelesaikan bagaimana cara menemukan rumus volume prisma dan limas dari percobaan pada setiap kegiatan di LKPD. (Fokus pengembangan karakter: tanggung jawab, peduli, 4C:Collaboration) 8. Guru memantau dan membimbing kegiatan peserta didik saat berdiskusi.

Mengomunikasi

9. Perwakilan beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi ke depan kelas dan kelompok lain menanggapi apa yang telah dipresentasikan. (4C: critical, communication).

10. Guru bersama peserta didik menarik simpulan dari hasil presentasi yang sudah dilakukan.

Penutup (15 menit) Fase 4 Evaluasi

1. Guru memberikan soal individu sebagai bentuk Assesment for Learning (Lampiran 3.8) guna mengetahui pemahaman peserta didik sekaligus untuk memberi nilai kelompok.

2. Guru bersama peserta didik membahas soal individu.

Fase 5 Memberikan penghargaan

3. Guru memberikan penghargaan pada kelompok yang memiliki akumulasi nilai individu tertinggi dari tes.

(36)

4. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi dan menyusun rangkuman materi volume prisma dan limas.

5. Guru memberitahu informasi bahwa materi bangun ruang sisi datar sudah selesai dan pertemuan berikutnya akan diadakan penilaian harian sebagi Assesment of Learning) (Lampiran 4)

6. Guru menutup pembelajaran dengan salam.

I. Penilaian

1. Teknik Penilaian a. Pengetahuan

Teknik Bentuk Instrumen

Butir Instrumen

Waktu Pelaksanaan

Keterangan Tertulis Uraian Lihat

Lampiran 3

Saat

pembelajaran berlangsung (saat kegiatan penutup)

Penilaian untuk

pembelajaran (assessment for learning) Tertulis Uraian Lihat

Lampiran 4

Saat penilaian harian

Penilaian pencapaian pembelajaran (assessment of learning)

b. Keterampilan Teknik Bentuk

Instrumen

Butir Instrumen

Waktu Pelaksanaan

Keterangan Tertulis Uraian Lihat

Lampiran 4

Saat penilaian harian

Penilaian pencapaian pembelajaran (assessment of learning)

Surakarta, 14 September 2022 Mengetahui

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

______________________

NIP . NIP .

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini dilandasi peda ketentuan dalam Pasal 1338 ayat (1) KUHPerdata yang menyatakan bahwa suatu perjanjian dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang

Tanggung jawab pemberi fidusia sebagai debitur adalah merawat jaminan dalam hal ini piutang dan apabila pihak yang namanya tercantum dalam daftar piutang wanprestasi

Metode penelitian meliputi: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian etnografi, peneliti berusaha untuk memahami yang

Berdasarkan atas simpulan dan hasil analisis pada bab sebelumnya, dapat dikemukakan beberapa saran sebagai berikut. 1) Perusahaan Makanan dan Minumandalam meningkatkan kinerja

dengan akhir Juni 2005 jumlah ETF yang sudah tercatat dan diperdagangkan Bursa Efek Indonesia mulai awal tahun 2007 telah memberikan.. kesempatan untuk memperdagangkan ETF di

Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa mampu memanfaatkan lingkungan dan alam sekitar dengan kreatif sebagai sumber belajar Tujuan Instruksional Khusus : Sesuai Modul 6 halaman 6.1

1) Karena alasan kelangsungan hidup perusahaan atau bisnis itu sendiri, dalam arti bahwa perusahaan melihat keberadaan TI di dalam bisnis terkait sifatnya adalah mutlak. Contohnya

Salah satu upaya pembinaan mental yang dilakukan di jama’ah Al- khidmah kecamatan Bonang kabupaten Demak adalah dengan melakukan Dzikir Iklil, dzikir ini merupakan dzikir