Technopreneurship di Indonesia DULU, SEKARANG, DAN YANG AKAN DATANG
ISBN 978-602-95792-0-8
911~ ~ ~ ~ ~ ~IIIJ~ ~ ~ ~1111
PROSIDING
KONFERENSI NASIONAL TEKNOLOGIINFORMASI DAN KOMUNIKASI
ISBN 978-602-95792-0-8
911~ ~~~~~~~~I)~ ~tl~ll
Technopreneurship di Indonesia
DULU~ SEKARANG~ DAN YANG AKAN DATANG
UI<DW
YOGYAKARTA 7 NOVEMBER 2009
P rosiding KNASTIK 2009 ini merupakan kumpulan makalah-makalah yang dipublikasikan pada acara Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Ilmu Komunikasi. Acara tersebut direncanakan diadakan secara rutin yang bertujuan agar menjadi sarana publikasi penelitian oleh para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi dan industri, baik pemerintah maupun swasta.
Tujuan Kegiatan
Tujuan diadakannya konferensi nasional ini adalah untuk menghimpun para pakar di bidang Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi untuk berdiskusi dan menampilkan karya-karya tentang pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pengembangan wirausaha yang sesuai dengan sifat dan karakteristik masyarakat Indonesia.
Kegiatan KNASTIK 2009 ini diadakan selama kurang lebih satu hari dengan tema
"Technopreneuship dulu, sekarang, dan yang akan dating ... ". Pihak-pihak pendukung berasal dari berbagai kalangan, baik akademisi maupun praktisi.
Struktur Organisasi Pelindung
Penanggung Jawab
Ketua Pelaksana Sekretaris Bendahara
Sie Materi & Percetakan Sie Publikasi
Sie Dokumentasi Sie Acara
Sie Perlengkapan Sie Konsumsi Sie Usaha Dana
Reviewer
Dr. Onno W. Purbo
RektorUKDW
Kaprodi Teknik Informatika UKDW Kaprodi Sistem Informasi UKDW Antonius Rachmat C., S.Kom., M.Cs Ignatia Dhian E.K.R, S.Kom
Rosa Delima, M.Kom
Nugroho Agus Haryono, M.Si Hendro Setiadi, S.T., MM, M.Eng.Sc Willy Sudiarto Raharjo, S.Kom, M.Cs Andronicus Riyono, MT
Erick Kurniawan, M.Kom
Aditya Wikan Mahastama, S.Kom Yuan Lukito, S.Kom
Eka Nugraha C.
Dra. Emy
Esther Wibowo, BA, MT, MM Budi Sutedjo, S.Kom, M.M
Retantyo Wardoyo, Ph.D (UGM) Dr. Khabib Mustofa, (UGM) P. Insap Santosa, Ph.D (UGM) Dr. Sri Kusumadewi (UII)
Suyoto, Ph.D (Atmajaya Y ogyakarta)
Dr. Petrus Paryono (UKDW) Dr. Budi Rahardjo (ITB)
Drs. R. Gunawan Santosa, M.Si (UKDW) Sri Suwamo, M.Eng (UKDW)
Budi Sutedjo, S.Kom, M.M (UKDW) Restyandito, S.Kom, MSIS (UKDW)
Sekertariat
Panitia KNASTIK 2009
Universitas Kristen Duta Wacana Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo 5- 25 Y ogyakarta 55224
Telp. 0274 - 563929 ext. 322
URL : http://\r\rvvw.knastik.org
E-mail : info(li{knastik.org
SAMBUTAN KETUA PANITIA PELAKSANA KNASTIK 2009 Pada acara Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Telekomunikasi
Auditorium UKDW, Sabtu, 7 November 2009
Salam sejahtera bagi kita semua,
Pertama-tama, saya ucapkan selamat datang di kampus Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta tercinta ini. Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan atas Kasih dan Karunia-Nya sehingga kita dapat berada disini untuk berpartisipasi dalam acara Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Telekomunikasi 2009 yang diselenggarakan pada tanggal 7 November 2009 di kampus Universitas Kristen Duta Wacana Y ogyakarta ini.
Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Telekomunikasi
m1diselenggarakan sekaligus dalam rangka DIES NATALIS UKDW tahun 2009 yang ke 47 dan bertujuan untuk menghimpun para pakar di bidang Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan Komunikasi untuk berdiskusi dan menampilkan karya-karya tentang pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pengembangan wirausaha yang sesuai dengan sifat dan karakteristik masyarakat Indonesia. Acara ini memang baru pemah diadakan pertama kalinya oleh Fakultas Teknik UKDW, namun direncanakan akan diadakan secara rutin setiap tahun.
Acara ini telah diikuti oleh banyak pemakalah yang berasal dari universitas dan instansi yang berbeda-beda bahkan banyak pula yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Tentunya hal ini membuat kami bangga dan gembira. Kami akan sangat terbuka menerima anda semua pada lain kesempatan. Forum seminar ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pemakalah dan peserta seminar untuk berdiskusi, bertukar ilmu dan pemikiran, serta memperluas wacana di berbagai topik teknologi informasi
Pada kesempatan ini kami selaku panitia KNASTIK hendak mengucapkan terimakasih yang sebesar-besamya kepada bapak Prof Richardus Eko Indrajit, Bapak Romi Satrio Wahono, dan Bapak Budi Susanto dari UKDW sebagai para pembicara utama pada seminar ini. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada fakultas Teknik dan segenap para pendukung, berbagai pihak lain, dan segenap panitia yang sudah berjuang dan bekerjasama selama persiapan dan pelaksanaan acara ini.
Panitia telah berusaha mempersiapkan segala sesuatu mengenai seminar ini, namun tentunya masih jauh dari sempuma dan banyak memiliki kekurangan, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besamya. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk perbaikan di tahun-tahun mendatang. Terimakasih.
Ketua Panitia KNasTIK 2009,
Antonius Rachmat C, S.Kom, M.Cs
Daftar Pemakalah
JUDUL PENULIS 1 PENULIS 2 PENULIS 3 PENULIS 4
1 Analisis Citra Untuk Pengenalan Fitur Pada Perangkat Sistem lnformasi Geografis Murinto Sri Hartati
2 APLIKASI "KANTIN KEJUJURAN" BERBASIS Diana Aristiawan Setyo Paulus lnsap
SMART CARD Wibowo Santosa
APLIKASI TEXT TO SPEECH SEBAGAI MEDIA
Mellisa Theo 3 AJAR KOMUNIKASI BAGI PENYANDANG TUNA Eko Sediyono Teguh Wahyono
Modok Pradikta WICARA di SDLB Kola Salatiga
IMPLEMENTASI ALGORITMAADVANCED 4 ENCRYPTION STANDARD DENGAN TIGA MODE
R.lrawan Satria Putra Agus Virgono Koredianto
OPERAS! BLOCK CIPHER PADA APLIKASI MMS Usman
KRIPTOGRAFI BERBASIS J2M
5 lmplementasi Annotea Client Berbasis Web Untuk
Willy Sudiarto Raha~o Ahmad Ashari Mengatasi Aturan Same Origin Policy
IMPLEMENT ASI SERVLET FILTERING UNTUK
6 AUDITING DAN AUTENTIKASI PADA Erick Kurniawan MANAJEMEN WEBSITES
IMPLEMENT AS! TEKNOLOGI SINGLE SIGN ON
7 DENGAN STUD I KASUS JURUSAN TEKNIK Wahyu Suadi Deden Ade Nurdeni INFORMATIKA ITS
8 MENGELOLA BEBAN KOGNITIF DALAM
Francisca H. Chandra PEMBELAJARAN MULTIMEDIA
9 M-EQ Plus: Aplikasi Mobile Kecerdasan Emosional
Deni Kristian Suyoto Ernawati
Dan Konten-Konten Pendukung Untuk Siswa SMP Pemanfaatan Enterprise Content Management
10 dalam Sistem Temu Kembali Budi Susanto
Studi Kasus: Dokumen dengan topik Upaya Perdamaian
11 PEMODELAN SISTEM E-AUCTION SEBAGAI
Yulius Hari Yonathan Widianto ALTERNATIF PENJUALAN
12 Pemrosesan Citra Berorientasi Objek dalam SIG
Sri Hartati dan Aplikasinya Untuk Daerah Pemukiman Murinto
13 PENERAPAN DATA MINING DALAM E-LEARNING Ashari Sutrisno Edi Winarko Penerapan Design Patterns pada Pengembangan Vidya Puspitasari
14 Sistem lnformasi Penyewaan VCD/ DVD Film
Raharja Berbasis Web dan J2ME
15 Segmentasi Citra Menggunakan Clustering Dengan
Ahmad Saikhu Rully Soelaiman Imam
Pendeteksi Saddle Point Hambali
Sistem ldentifikasi Kategori Website Dengan
16 Metode Pembobotan TF-IDF dan Metode Decision Antonius Rachmat C Ahmad Ashari Tree
Video Streaming Terkompresi Berbasis UPNP Ary Mazharuddin 17 Menggunakan Metode Kuantisasi Vektor Dengan
Shiddiqi Yudhi Purwananto DedyYanto Algoritma Fair Share Amount
18 AGEN CERDAS DALAM KNOWLEDGE
Agus Mulyanto Retantyo Wardoyo MANAGEMENT SYSTEM
19 An Introduction To Knowledge-Growing System: A
Arwin Datumaya W.S Adang Suwandi Aciek Ida Jaka Rievew On The Novel Field On Artificial Intelligence Ahmad Wuryandari Sembi ring 20 HOW THE INFORMATION IS PROCESSED IS Gloria Virginia
MORE IMPORTANT
lmplementasi Sistem Pakar Pada Pemilihan Theresa
21 Varietas Padi Gloria Virginia Joko Purwadi
' Mariana Kumiasih PEMBUATAN APLIKASI SISTEM SELEKSI CALON
Januar R.
22 PEGAWAI DENGAN METODE ANALYTIC Leo Willyanto Santoso Alexander Setiawan
Stanley NETWORK PROCESS (ANP) Dl PT X
23 Pembuatan Aplikasi Transliterator Dan Translator Dewi Soyusiawaty,
Failasuf Abid Dainuri
Berbahasa Batak S.T.,M.T.
Penerapan Metode Electre Dalam Sistem
24 Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Obat dan
Retno Ayu P.W Haryanto Alat Kesehatan (Studi Kasus PT Mitra Farma Tanuwijaya Anugerah Lestari Kediri)
Rancang Bangun Aplikasi Fuzzy Untuk Pendukung
25 Keputusan Pemilihan Universitas Swasta Berbasis Lasmedi Afuan lpung Permadi Web
SISTEM PENALARAN BERBASIS KASUS (CASE- Yustina Niken 26 BASED REASONING) UNTUK PEMASARAN
Damayanti BARANG KERAJINAN
Sistem Pendukung Keputusan lnvestasi Saham
HARlAN TO 27 Berbasis Pada Analisis Kualitatif Dari Berita Bursa
KRISTANTO Saham, Analisis Fundamental Dan Teknikal
28 ANALISiS DAN PERANCANGAN SISTEM Hj. Henny Hendarti,
Chandra Christian
INFORMASI AKUNTANSI PRODUKSI S.kom., MM., Dr. Wijaya
Penerapan Sistem Enterprise Resource Planning
29 (ERP) Darmanto
pada Lembaga Bimbingan Belajar
30 Pengelolaan Email pada Pengembangan Perangkat Giovanni Yoko Paulus lnsap
Lunak Bersama Kristianto Santosa
Pengelolaan lnvestasi Teknologi lnformasi Dengan
31 Menggunakan The Val IT lnitiatif (Proses Portfolio Endi Putro Management)
32 Peningkatan Mutu Layanan Pada lnstitusi
Diyurman Gea Pendidikan Melalui Penerapan Six Sigma
PERANCANGANINTEGRASITEKNOLOGIOPEN SOURCE PADA SISTEM
Adi Suryaputra 33 INFORMASI PROGRAM STUDI TEKNIK
INFORMATIKA Paramita
UNIVERSITAS CIPUTRA
Piranti Lunak Perhitungan Dh-Model Untuk
S.M.
34 Mendukung Proses Pembelajaran Mata Kuliah Arnold Aribowo Alvent Ciayadi
Nababan Robotika
35 Siapasca: Sistem lnformasi Akademik Program
MariaYunike Pascasarjana UAJY Berbasis Web
36 SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS WISATA
Handri Sunjaya , Mardhiatul Husna KULINER Dl DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
37 SISTEM PENGUKURAN PENILAIAN PERFORMA Rinabi Tanamal, B.Bus,
Dl UNIVERSITAS M.Com
STRATEGI PENDIDIKAN ENTREPRENEURSHIP
38 UNTUK PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA Trianggoro Wiradinata UNIVERSITAS CIPUTRA
39 Eliminasi Noise Signal Radar Sekunder
Wahyu Widada Sri Kliwati Menggunakan Fourier Filter
40 IMPLEMENTASI PARSER UNTUK FAST LIGHT
Wahyu Suadi Yulia Eka Christia
TOOLKIT (FL TK) UNTUK BAHASA PYTHON Sari
lmplementasi Sistem Pengendali Motor Servo Pada
41 FPGA Altera Flex-1 Ok Menggunakan Deskripsi Agfianto Eko Putra Nukman Taufik VHDL
Penjadwalan Matakuliah Dengan Pendekatan
R. Gunawan 42 Pewarnaan Graf Di Universitas Kristen Duta Leo Sendra
Santosa Restyandito Wacana Yogyakarta
Arwin 43 Simulator Latihan Menembak Dengan Pistol Laser Bayu Anugerah
Bambang Gastomo Datu maya
Berbasis Mokrokontroler AT89S51 Rahardjo Putra Wahyudi
Sumari 44 Tinjauan Perbandingan Model Manajemen Resiko
Yasmi Afrizal Khabib Mustafa Perangkat Lunak
Analisa dan Simulasi Mobile Tracking pada Code
45 Division Multiple Access (COMA) menggunakan lkhwan Cahyadi Uke Kurniawan Arif Rudiana Location Based Service (LBS)
46 Aplikasi Pemetaan Digital Pada Optimasi WLAN Bayu Primawan Andreas Wibisono Wiwien Widayastuti 47 LABORATORIUM BAHASA VIRTUAL BERBASIS
Herry lmanta Sitepu Hendro Agus
ARSITEKTUR THIN CLIENT Santoso
Membangun Wireless Mobile Internet Router
48 Berbasis Eko Didik Widianto
Linux Embedded
49 Monitoring and Optimization in computer networks
Mohammad Fal Sadikin services at Faculty of Electrical Engineering UGM
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF Dl ... ,Leo Sandra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF DI UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA YOGYAKARTA
Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito Universitas Kristen Duta Wacana
[email protected], [email protected], [email protected]
ABSTRACT
Courses scheduling was an activity to allocate courses to time slots and rooms based on some defined constraints. Usually, there were many courses would be scheduled in university and many constraints had to be considered. It was difficult to schedule those courses manually.
In this research, the schedule was created by using a graph coloring approach. Writer made a graph model of courses dan divided the process into 3 steps i.e. course packets creation, allocation course packets to time slots and allocation courses to rooms.
The result of this research were applying graph coloring to the given model could make course packets free of collisions, combination of coloring vertices could be used as alternative solutions which was usefUl to make all of courses got room, course packets which were formed from graph coloring using welch-powell algorithm could not fulfill defined constraint directly. It needed to be modified. And also, course packet system which was used in this research made dependency in allocation to time slots.
Keywords: Course Scheduling, Graph Coloring, Welch-Powell Algorithm
INTI SARI
Penjadwalan matakuliah merupakan suatu kegiatan untuk mengalokasikan matakuliah- matakuliah pada slot-slot waktu tertentu dan pada ruang-ruang yang tersedia dengan memperhatikan batasan-batasan yang ada. Penjadwalan matakuliah sulit dilakukan secara manual jika matakuliah yang ditawarkan jumlahnya banyak dan batasan-batasan yang hams diperhatikan banyak.
Dalam membentuk suatu jadwal matakuliah yang dapat memenuhi batasan-batasan yang ada, penulis memodelkan matakuliah ke dalam bentuk graf dan membagi proses pembentukan jadwal ke dalam 3 tahap yaitu tahap pembentukan paket matakuliah, tahap alokasi paket matakuliah ke slot waktu dan tahap alokasi matakuliah ke ruang kelas.
Hasil dari penelitian yang penulis lakukan adalah dengan pemodelan yang dibuat dan penerapan pewarnaan graf dapat membentuk paket matakuliah yang bebas dari tabrakan, kombinasi pewamaan verteks dapat digunakan sebagai altematif-altematif solusi yang berguna untuk membuat seluruh inatakuliah mendapatkan ruang kelas, paket-paket matakuliah hasil pewamaan graf dengan algoritma welch-powell tidak dapat secara langsung memenuhi batasan yang ada. Sehingga hams dilakukan beberapa modifikasi. Selain itu juga, temyata sistem paket matakuliah yang dihasilkan menyebabkan ketergantungan dalam hal alokasi ke slot waktu.
Kata kunci: Penjadwalan Matakuliah, Pewamaan Graf, Algoritma Welch-Powell
471
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF Dl ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
PENDAHULUAN
Penjadwalan matakuliah merupakan suatu kegiatan untuk mengalokasikan matakuliah- matakuliah pada slot-slot waktu tertentu dan pada ruang-ruang yang tersedia dengan memperhatikan batasan-batasan yang ada. Batasan-batasan yang harus diperhatikan adalah matakuliah yang sama tidak boleh berjalan dalam slot waktu yang sama, dosen yang sama tidak boleh mengajar dalam slot waktu yang sama, jumlah matakuliah yang diijinkan per semester pada suatu slot waktu, penempatan waktu pelaksanaan matakuliah harus disesuaikan dengan jadwal dosen pengajar yang bersangkutan, alokasi matakuliah ke ruang kelas harus disesuaikan dengan kapasitas ruang kelas dan sasaran prodi dari ruang kelas.
Banyaknya jumlah matakuliah yang harus dijadwalkan dan batasan-batasan yang harus diperhatikan membuat kegiatan penjadwalan matakuliah terasa sulit jika dilakukan secara manual.
Pada penelitian ini, akan dilakukan penjadwalan matakuliah di Universitas Kristen Duta Wacana dengan menggunakan pendekatan pewarnaan graf dan diterapkan pada sistem komputer. Sehingga, pada akhimya diharapkan penjadwalan matakuliah di Universitas Kristen Duta Wacana dapat dibantu bahkan diselesaikan dengan komputer untuk memperingan peke:Ijaan dan menghemat waktu.
LANDASAN TEORI Definisi Graf
Sebuah graf, disimbolkan dengan G(V,E), merupakan struktur matematis yang terdiri dari dua himpunan V dan E. Elemen-elemen dari V disebut dengan verteks (atau node), dan elemen dari E disebut dengan edge. Setiap edge mempunyai satu atau dua verteks yang berasosiasi dengannya yang disebut dengan endpoints (Gross & Yellen, 1999).
Teori graf mempunyai peran yang besar dalam kehidupan manusia. Verteks sebuah graf dapat merepresentasikan orang, komputer, kota. Dan edge menunjukkan verteks-verteks yang memiliki hubungan. Sebagai contoh, dua orang yang saling mengenal, dua komputer yang dapat berkomunikasi atau dua kota yang dihubungkan oleh jalur penerbangan. Sehingga sebuah graf dapat diartikan sebagai representasi matematis dari sebuah hubungan (Buckley & Lewinter, 2003). Teori graf digunakan untuk menyederhanakan masalah-masalah yang ada di dunia nyata sehingga hubungan antar komponen dalam suatu masalah dapat dipahami dengan mudah.
Dalam teori graf, dikenal beberapa istilah yang berkaitan dengan verteks dan edge. Acijacent verteks adalah dua verteks yang dihubungkan oleh sebuah edge. Sedangkan acijacent edge adalah dua edge yang mempunyai sebuah endpoint yang sama. Setiap verteks pada sebuah graf memiliki derajat.
Derajat dari sebuah verteks dalam graf G, disimbolkan deg(v), adalah jumlah edge yang berhubungan pada suatu verteks v.
472
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF 01 ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
Representasi Graf
Sebuah graf dapat direpresentasikan dengan berbagai bentuk. Representasi graf secara visual memudahkan manusia untuk menganalisanya. Namun, representasi graf dalam bentuk matriks akan lebih mudah untuk diproses oleh komputer dibanding dengan representasi dalam bentuk visual.
Ada 2 macam representasi graf dalam bentuk matriks, yaitu:
• Matriks Acijacency
Matriks adjacency dari sebuah graf G, disimbolkan ~, adalah matriks yang baris dan kolomnya merupakan verteks-verteks pada graf G (V G), di mana
AG[u,v] = jumlah edge antar u dan v jika uf:: v jumlah self-loop pada v jika u= v
• Matriks Incidence
Matriks incidence dari sebuah graf G, disimbolkan IG, adalah matriks yang barisnya merupakan verteks dari graf G (V G) dan kolomnya merupakan edge dari graf G (EG ), di mana:
0 jika v bukan merupakan endpoint dari e IG[ v,e] = I j ika v meru~akan endpoint dari e
2 jika e merupakan self-loop a pada v
Pewarnaan Graf
Pewarnaan graf adalah suatu proses pemberian label atau warna pada edge atau verteks dari sebuah graf. Pewarnaan graf ada 2 tipe yaitu pewarnaan verteks dan pewarnaan edge.
Pewarnaan verteks adalah suatu proses pemberian label atau warna pada verteks dari suatu graf sehingga verteks yang her-adjacent memiliki label atau warna yang berbeda (Buckley & Lewinter, 2003).
Dalam teori pewarnaan graf, dikenal suatu bilangan kromatik yang disimbolkan X· Bilangan kromatik suatu graf (x(G)) merupakan jumlah warna minimal yang dibutuhkan untuk mewarnai komponen-komponen (verteks atau edge) dari graf G. Pemberian warna minimal pada sebuah graf merupakan pekerjaan yang sulit. Sehingga dibutuhkan suatu algoritma tertentu untuk pemberian warna dari suatu graf. A. Schaerf melalui penelitiannya yang berjudul A Survey of Automated Timetabling melakukan survei terhadap berbagai macam algoritma yang digunakan dalam proses penjadwalan. Salah satu algoritma pewarnaan graf yang dijelaskan dalam penelitiannya adalah algoritma welch-powell.
Schaerf ( 1999) menyatakan bahwa pada algoritma welch-powell, verteks dengan derajat terbesar diwarnai terlebih dahulu. Schab verteks dengan derajat yang besar merupakan verteks yang paling sulit diwarnai.
Langkah kerja algoritma welch-powell adalah:
I. Urutkan verteks-verteks dari sebuah graf dalam derajat yang menurun.
2. Gunakan sebuah wama untuk mewarnai verteks pada urutan pertama dan untuk mewama1 setiap verteks dalam daftar yang tidak ber-acijacent dengan verteks yang diwamai sebelumnya.
3. Mulai lagi dengan urutan derajat yang paling tinggi berikutnya dan ulangi proses pcwamaan verteks yang belum diwamai dcngan wama yang lainnya.
4. Ulangi pemberian warna hingga semua verteks telah terwanai.
473
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF 0/ ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
PERANCANGAN SISTEM
Cara kerja sistem yang dibangun pada penelitian ini dibagi menjadi 3 tahap yaitu:
1. Tahap pembentukan paket matakuliah
Hal-hal penting yang tetjadi pada tahap ini adalah pembentukan relasi antar matakuliah- matakuliah yang ditawarkan, pewamaan graf dan pengelompokkan verteks-verteks matakuliah yang berwama sama. Kumpulan verteks-verteks matakuliah yang bewama sama inilah yang disebut dengan paket matakuliah. Berikut adalah gambaran detil dari proses-proses yang terjadi ada tahap ini:
1} Bentuk matriks adjacency (M} untuk menggambarkan relasi antar matakuliah
2} Bentuk matriks adjacency (D} untuk menggambarkan relasi an tara do sen deru:Ja n matakuliah
3} Modifikast matriks adjace-ncy (M) untuk menyesuaika n dengan matriks adjacency ( D}
4) 1\'lodtflkasi matriks adjacency (M) untuk me-nyesuaikan -dengan re!asi matakuliah yang telah men-dapat plot waktu
5) Pemberian warna pada graf dengan algoritma welch-powell
0} Bentuk daft.ar ve-rteks yang b-e:rbagi warna yang sanoa
7) Cek apakah paket matakuliah sudah me-menuhi bat.asan jumlah matakuliah yang diijlnkan per semester pad a tiap slot
Gam bar 1 : Diagram Alir Tahap Pembentukan Paket Matakuliah
2. Tahap alokasi paket matakuliah ke slot waktu
Hal-hal penting yang tetjadi pada tahap ini adalah pembentukan relasi antara paket matakuliah dan slot waktu dengan memperhatikan batasan waktu dosen yang berhalangan untuk mengajar dan batasan waktu matakuliah dari prodi lain. Dari relasi yang terbentuk, dibuat penentuan alokasi paket matakuliah dengan memprioritaskan alokasi verteks paket matakuliah yang derajatnya terkecil. Bcrikut adalah gambaran detil dari proses-proses yang terjadi pada tahap ini:
474
l} Bentuk matriks adjacency waktu (W} untuk menggarnbarkan re!asi paket rnataku liah rlengan slot ·wakt.u
2} Menentvkan re!asi antara paket matakuliah dengan slot waktu berdas-arkan konstrain waktu dosen yang berhalangan untu:k mengajar
3} Menentukan relasl antara paket matakuliah dengan slot wakh1 berdasarkan konstrain waktu m.atakuliah dari prodi lain
4} Men-entukan alokasi paket matakuliah ke sl-ot waktu berdasarkan matriks W
Gambar 2 : Diagram Alir Tahap Alokasi Paket Matakuliah ke Slot Waktu
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF Dl ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
3. Tahap alokasi matakuliah ke ruang kelas
Hal-hal penting yang terjadi pada tahap ini adalah pembentukan relasi antara matakuliah dan ruang kelas dengan memperhatikan batasan kapasitas ruang kelas dan batasan sasaran prodi dari ruang kelas. Kemudian, dibuat penentuan alokasi matakuliah dengan memprioritaskan alokasi verteks paket matakuliab yang derajatnya terkecil. Berikut adalab gambaran detil dari proses-proses yang terjadi pada tabap ini:
1} B-entuk matriks- adjacer..cy ruang (R} untuk me11ggambarkan rel.asi matakuliah dengan ruang ke4as
2} Menentukan t'E'Iasi a-ntara mataloJfiah deng-an ruang ke/as ber.dasarkan kc-nstmin k-apiOisltas ruang ketas dan s.asar.:m prodi dari tiap ruang kelas
3} Menentukan akJ.kasi matakul-iah ke ruang ke!as berdasarkan matriks R
Gambar 3 : Diagram Alir Tahap Alokasi Matakuliah ke Ruang Kelas
IMPLEMENTASI SISTEM
1. Implementasi Pemodelan Relasi Matakuliah
Matakuliab yang memiliki kode sama atau diajar oleb dosen yang sama tidak boleb dialokasikan dalam slot waktu yang sama. Maka dari itu, matakuliah-matakuliab tersebut mendapatkan wama yang berbeda agar tidak berada dalam paket yang sama. Berikut adalab basil implementasi pemodelan relasi matakuliab tersebut:
Gambar 4 : Pemodelan Relasi Matakuliah
2. Implementasi Pemodelan Relasi Paket Matakuliah dan Slot Waktu
Jika dalam suatu paket terdapat matakuliab yang sudab mendapatkan alokasi slot waktu, maka paket yang bersangkutan banya berelasi dengan slot waktu tersebut. Dan, jika dalam paket terdapat matakuliab yang diajar olcb doscn yang berbalangan badir pada suatu slot waktu, maka paket matakuliab yang bcrsangkutan tidak akan berelasi dcngan slot waktu yang berbalangan tcrscbut.
Bcrikut adalab basil implementasi pemodelan relasi paket matakuliah dan slot waktu:
475
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF 01 ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
Gambar 5 : Pemodelan Relasi Paket Matakuliah dan Slot Waktu
3. lmplementasi Pemodelan Relasi Matakuliah ke Ruang Kelas
Relasi ada antara matakuliah dan ruang kelas jika kapasitas matakuliah lebih kecil atau sama dengan kapasitas ruang kelas dan sasaran prodi dari ruang kelas sama dengan prodi dari matakuliah.
Berikut adalah hasil implementasi pemodelan relasi matakuliah dan ruang kelas:
Gambar 6 : Pemodelan Relasi Matakuliah dan Ruang Kelas
4. Implementasi Pewarnaan Graf sebagai Alternatif Solusi
Kombinasi isi pakct matakuliah dapat terjadi jika pewamaan awal dilakukan pada verteks yang berbeda-bcda. Berikut adalah contoh pewamaan grafyang menghasilkan kombinasi isi paket matakuliah:
Mtkl ~1tk4
~ . _ _ _ . M t k S
Mt~t4tk3
Gambar 7 : Kombinasi lsi Paket Matakuliah I
476
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF D/ ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
~ ;;___.;t~
Mt~Mtk3
Gambar 8 : Kombinasi lsi Paket Matakuliah II
Pada gambar 7 dan 8, terlihat dengan jelas adanya perbedaan isi kumpulan verteks yang berwama sama.
Dengan demikian, adanya kombinasi isi paket matakuliah dapat dijadikan altematif solusi pembentukan paket matakuliah.
ANALISIS SISTEM
I. Pada setiap wama yang terbentuk sering ditemukan matakuliah dari semester yang sama berjumlah lebih besar atau lebih kecil dari nilai konstrain jumlah matakuliah yang diijinkan per semester sehingga perlu dilakukan pemecahan paket matakuliah. Hasil pemecahan paket matakuliah dikonstruksi ulang dan dilakukan pewamaan graf menggunakan algoritma welch-powell. Proses pemecahan paket matakuliah dan konstruksi ulang dilakukan terns menerus hingga konstrain terpenuhi atau hingga wama yang terbentuk telah melebihi 20 wama.
2. Untuk menganalisa basil jadwal yang terbentuk, dilakukan 5 percobaan generate jadwal dengan susunan urutan prodi yang berbeda-beda. Berikut adalah daftar percobaan tersebut:
- - - - - -
No Percobaan Urutan Prodi yang Digenerate Jadwalnya I MKH-Manj-Akun-TI-SI-Arstk-Despro-Bio-Theo
--
2 MKH-Theo-Bio-Despro-Arstk-SI- TI-Akun-Manj 3 MKH-Despro-Arstk-TI-SI-Manj-Bio-Akun-Theo 4 MKH-Despro-Arstk-TI-SI-Manj-Bio-Akun-Theo 5 MKH-Arstk-Akun-Bio-Manj-TI-Despro-Theo-SI
Tabel 1 : Daftar Percobaan
Percobaan generate jadwal ini akan diuji pada 2 kumpulan data yaitu data yang mengikutsertakan matakuliah lintas prodi non MKH dan data yang tidak mengikutsertakan matakuliah lintas prodi non MKH. Hal-hal yang akan dicatat pada percobaan ini adalah jumlah matakuliah yang tabrakan, total seluruh solusi, total seluruh solusi yang valid (solusi yang memenuhi konstrain jumlah matakuliah yang diijinkan per semester pada setiap slot waktu) dan total matakuliah yang tidak mendapat ruangan.
477
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF Dl ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
Berikut adalah data hasil percobaannya:
Tabel2: Hasil Percobaan Generate Jadwal pada Data dengan Lintas Prodi Non MKH
Tabel 3 : Hasil Percobaan Generate Jadwal pada Data tanpa Lintas Prodi Non MKH
Berdasarkan data jadwal hasil percobaan:
I. Pengikutscrtaan data matakuliah lintas prodi non MKH mengakibatkan kekacauan jadwal yang tcrbentuk. Jumlah solusi yang dihasilkan, jumlah solusi yang valid dan jumlah matakuliah yang tidak mendapat ruang berubah-ubah seiring dcngan bcrubahnya urutan prodi.
Sedangkan, hasil generate jadwal pada data tanpa matakuliah lintas prodi non MKH mcmiliki jumlah solusi yang dihasilkan, jumlah solusi yang valid dan jumlah matakuliah yang tidak mendapat ruang tctap jumlahnya walaupun urutan prodi bcrubah-ubah.
Hal terscbut discbabkan oleh matakuliah lintas prodi non MKH mcndapatkan alokasi slot waktu yang
478
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF Dl ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
berbeda-beda saat proses generate jadwal di prodi yang menawarkan matakuliah lintas prodi tersebut.
2. Adanya perbedaan jumlah total solusi dengan total solusi yang valid disebabkan oleh:
• Kecilnya nilai konstrain jumlah matakuliah yang diijinkan per semester pada setiap slot waktu.
• Hasil kombinasi yang terjadi dalam suatu paket matakuliah menyebabkan proses pemecahan paket matakuliah untuk memenuhi konstrain jumlah matakuliah yang diijinkan per semester pada setiap slot waktu menjadi tidak sempuma.
3. Pembentukan paket matakuliah yang dilakukan sistem terkadang memberikan kerugian. Jika dalam suatu paket terdapat matakuliah yang sudah mendapatkan plot waktu (misalnya matakuliah MKH), maka matakuliah-matakuliah yang 1 paket dengannya abn dialokasikan ke slot waktu yang sama dengan alokasi slot waktu matakuliah MKH.
Kerugiannya adalah:
• Jika matakuliah yang berada dalam 1 paket dengan matakuliah MKH berjumlah banyak, maka akan mengakibatkan adanya matakuliah yang dialokasikan di slot waktu tersebut tidak mendapatkan ruang kelas.
Pada kasus ini, altematif solusi memiliki peranan yang penting. Altematif solusi dapat digunakan untuk mencari paket dengan matakuliah yang berjumlah lebih sedikit untuk berjalan bersama- sama dengan matakuliah MKH.
• Ketergantungan alokasi slot waktu juga menyebabkan tidak meratanya distribusi matakuliah di slot-slot waktu yang tersedia.
4. Tidak adanya matakuliah yang bertabrakan pada percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa pemodelan relasi matakuliah sudah tepat. Sehingga saat proses pewamaan graf, matakuliah yang memiliki kode yang sama atau diajar oleh dosen yang sama mendapatkan wama yang berbeda-beda.
KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Model relasi graf matakuliah yang dirancang pada sistem dan pemberian wama pada graf menggunakan algoritma welch-powell dapat membentuk paket-paket matakuliah yang bebas dari tabrakan.
2. Paket-paket matakuliah yang terbentuk berdasarkan algoritma welch-powell tidak dapat langsung dialokasikan ke slot waktu sebab masih ada konstrain yang belum terpenuhi. Modifikasi pada paket seperti pemecahan matakuliah berdasarkan semester diperlukan untuk memenuhi konstrain tersebut.
3. Sistem paket matakuliah yang dihasilkan sistem menyebabkan ketergantungan dalam hal alokasi ke slot waktu. Hal ini dapat menimbulkan tidak meratanya distribusi matakuliah di slot-slot waktu.
4. Adanya kombinasi solusi yang dihasilkan oleh sistem mampu membuat seluruh matakuliah mendapatkan ruang kelas
5. Penjadwalan yang dihasilkan oleh sistem lebih cocok jika data matakuliah lintas prodi non MKH tidak diikutsertakan.
479
PENJADWALAN MATAKULIAH DENGAN PENDEKATAN PEWARNAAN GRAF Dl ... ,Leo Sendra, R. Gunawan Santosa, Restyandito
DAFTAR PUSTAKA
I. Buckley, Fred dan Marty Lewinter. 2003. A Friendly Introduction to Graph Theory. New Jersey:
Prentice Hall.
2. Deo, Narsingh. 1994. Graph Theory with Applications to Engineering and Computer Science.
New Delhi: Prentice Hall.
3. Gross, Jonathan dan Jay Yellen. 1999. Graph Theory and Its Application. Boca Raton: CRC Press.
4. Lipschutz, Seymour dan Marc Lipson. 1997. Discrete Mathematics. McGraw-Hill Professional.
5. Rob, Peter dan Carlos Coronel. (2007). Database Systems Design, Implementation and Management 7'h Edition. Boston: Thompson Course Technology.
6. Schaerf, A. 1999. A Survey of Automated Timetabling. Diakses 19 Oktober 2008 dari www.diegm. uni ud.it/ satt/papcrs/Scha 99. pdf
7. Schildt, Herbert. 2008. Herb Schildt's Java Programming Cookbook. New York: McGraw-Hill.
480