225 DAFTAR PUSTAKA
Abdilah S. Ubed. 2002. Politik Indentas Etnis, Pengulatan Tanda Tanpa Identitas.
Magelang: Penerbit Indonesiatera.
Abdul, Syani. 1994. Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.
Almond, Gabriel A. dan Verba, Sidney. 1990. Budaya Politik, Tingkah Laku. Politik danDemokrasi di Lima Negara. Jakarta: Bina Aksara.
A. Sudiarja, dkk, 2006. Karya Lengkap Driyarkara Esai-Esai Filsafat Pemikir. Yang Terlibat Penuh Dalam Perjuangan Bangsanya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Bagir Z, A, Dwipayana. 2011. Pluralisme Kewarganegaraan, Arah Baru Politik Keberagaman di Indonesia. Jakarta: edisi I, Mizan.
Buchari, Sri Astuti Sri. 2014. Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas. Jakarta:
Yayasan Pustaka Obor Indonesia anggota IKAPI DKI.
Castells, Manuel. 2010. The Power Of Identity. Oxford: Blackwell Publishing Ltd.
Creswall, John W. 2009. Research Desing: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Edisi Ketiga; Terjemahan.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Darity Jr., William A. (Ed.). 2005. International Encyclopedia of the Social Sciences.
2n ed. Volume 3. New York: Macmillan Reference.
Dwiyanto, Agus. 2011. Mengembangkan Kepercayaan Publik Melalui Reformasi Birokrasi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Dwyer, Denis, John Wiky & Sons Ltd. 1994. Ethnicity and Development;
Geographical Perspective.
Effendi, Sofian. 2005. “Membangun budaya birokrasi untuk Good Governance, Lokakarya Nasional Reformasi Birokrasi”. Jakarta: diselenggarakan Kantor Menteri Negara PAN, 22 September 2005.
_____________. 2012. Reformasi Tata Pemerintahan: Menyiapkan Apratur Negara Untuk Mendukung Demokrasi Politik dan Ekonomi Terbuka. Cetakan Kedua.
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
226 ____________ 1999. “Administrasi, Pembangunan Nasional dan Kemajemukan
Etnis”. Jurnal kebijakan dan Administrasi Publik, Vol.3 No 2 (November 1999), Hhlm.1-10.).
Geertz, Clifford. 1973. The Interpretation of Cultures: Selected Essay. New York:
Basic Books, Inc.
_____________. 1963. The Integrative Revolution: Primordial Sentiments and Civil Politics in The New States. New York: Free Pree.
Giddens, Anthony. 2009. Problem Utama Dalam Teori Sosial, menyangkut dengan Aksi,. Struktur, dan Kontradiksi Dalam Analisis Sosial atau dalam judul Asli yang di undu;. Action, Structure, and Contracdition In Social Analysis. Jakarta;
Penerbit Pustaka. Pelajar,
_______________. 2010. Teori Strukturasi Dasar-dasar Pembentukan Struktur Sosial Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hall, Stuart. 1996. The Work of Representation‖. In Stuart Hall (ed). Representation, Cultural Representation and Signifying Practices. London: Sage Publication in association with The Open University.
___________, 1992. “The Question of Cultural Identity” dalam Modernity and Its Futures. Hall, Stuart. Held, David dan McGrew, Tony (ed). Londen: Polity Press.
Hapsari, Septi S. 2011. “Pemekaran Daerah dan Penataan Birokrasi (Studi Penataan Birokrasi Dalam Konteks Pemekaran Kabupaten: Kasus Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat)”. Tesis. Yogyakarta: Universita Gadjah Mada.
Hariandja, Denny B.C.1999. Birokrasi Dan Pongah. Yogyakarta: Kanisius.
Hasan, Ali. 2015. Tourism Marketing. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).
Hendropuspito, OC.D. 1989. Sosiologi Sistematik. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Hersey, Paul dan Ken Blanchard. 1995. Manajeman Perilaku Organisasi:
Pendayagunaan Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Erlangga. Robbins, Stephen P, 1984. Perilaku Organisasi: Konsep, Kontraversi dan Aplikasi. Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Prehelindo.
227 Huntington, Samuel P. 1995. Gelombang Demokrasi Ketiga. Jakarta: Pusat Utama
Grafiti, Terjemahan dari judul asli The Third Wave: Democratization.
Ibo, John. 2010. “Peran dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Papua Dalam Mewujudkan Perlindungan Hak-Hak Orang Asli Papua”. Makalah Simposium dan Lokakarnya Nasional Papua. Jakarta: kerja sama FISIP Universitas Indonesia Jakarta dengan FISIP Universitas Cenderawasih Jayapura.
Klinken, Gerry, Van. 2007. Perang Kota Kecil, Kekerasan Komunal dan Demokrasi di Indonesia. Jakarta: KTLV Jl. Prapanca Raya 95 A, Kebayoran Baru 12250, Indonesia.
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Cetakan IX. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Kotler, Philip dan Keller, Kevin Lane. 2009. Marketing Management. Thirteenth Edition (Jilid 2). Jakarta: Eirlangga.
Kubangun I. I. 2014. “Kontestasi Primordialisme dalam Positioning pada Struktur Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Manokwari”. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Kumorotomo, Wahyudi dan Widaningrum, Ambar. 2010. Reformasi Aparatur Negara Ditinjau Kembali. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Laksono, PM., dkk. 2001. Igya Ser Hanjop: Masyarakat Arfak dan Konsep Konservasi. Studi Antrologi Ekologi di Pengunungan Arfak, Irian Jaya.
Yogyakarta: KEHATI, PSAP-UGM, YBLBC.
Lefaan, Avelius. 2012. “Etnosentrisme dan Politik Representasi di Era Otonomi Khusus Papua”. Disertasi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Tidak Diterbitkan.
Lensun, Albert Kevin.. 2016. Analisis Strategi Posititioning Pada Le Travail Coffee The Analysis Positioning Of Le Travail Coffee. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Karya Ilmiah Diploma.
Liliweri, Alo. 2005. Prasangka & Konflik, Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultur. Yogyakarta: Lkis.
228 ____________. 2009. Prasangka dan Konflik Komunikasi, Lintas Budaya,
Masyarakat dan Multikultur. Yogyakarta: Lkis.
Nasdian, F.T. 2015. Sosiologi Umum. Jakarta: Yayasan Pusat Obor Indonesia.
Polletta, Francesca and James M. Jasper. 2001. “Collective Identity and Social Movements”. Annual Review of Sociology, Vol. 27 (2001), pp. 283-305
Prajarto, Nunung. 2010. Psikologi Faktor Psikis dalam Komunikasi Antar Manusia.
Yogyakarta: FISIPOL UGM.
Ramsey, Patricia.G; William, Leslie, R. Dan Vold, Edwina, Battle. 2003.
Multicultural Education: A Source Book. 2nd ed. London: Routledge Palmer.
Rachmanto 2015. Kajian tentang narasi identitas dalam wacana tabloid suara islam pada masa pemilu presiden 2014. Universitas Gadjah Mada: Tesis.
Rozy, Syafruan. 2010. “Nasional, Demokratisasi dan Sentimen Primodialisme di Indonesia: Problemetika Identitas Keetnisan versus Keindonesiaan pada stud Kasus Aceh, Papua, Bali dan Riau”.
http//jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/61087584 1829-8001.pdf, diakses pada 22 Juni 2012.
Salim, A. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta PT. Tiara Wacana, Yogyakarta
Santoso, Priyo Budi. 1993. Birokrasi Pemerintahan Orde Baru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sarup, Madan. 1996. Identity, Culture and The Postmodern World. USA: The University of. Georgia Press.
Siagian, P. Sondang. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Sinambela, Lijian, Poltak. 2006. Reformasi Pelayanan Publik: Teori Kebijakan Dan Implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Subianto, Benny. 2009. Ethnic Politics and the Rise of the Dayak Bureaucrats in local Election” dalam Deepening Democracy in Indonesia?Direct Elections for Local Leaders (Pilkada). Maribeth Erb dan Priyambudi Sulistiyanto, Pasir Panjang, Singapura: ISEAS.
229 Sudiarja, dkk, 2006. Karya Lengkap Driyarkara Esai-Esai Filsafat Pemikir. Yang
Terlibat Penuh Dalam Perjuangan Bangsanya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Suwae, Habel M. 2011. “Pelayanan Birokrasi Papua dalam Era Otonomi Khusus”.
Jurnal Dialog Kebijakan Publik Edisi 3, September 2011. Hlm.11-18.
Tirtosudarmo, Riwanto. 2007. Mencari Indonesia: Demografi Politik Pasca Soeharto.
Jakarta: LIPI Pree.
Thoha Miftah, 2003. Birokrasi Dan Politik Di Indonesia. Jakarta: Rajawali Press.
Tjokrowinoto, M., 2004. Birokrasi dalam Polemik. Yogyakarta: Pusat Studi Kewilayahan UMM & Pustaka Pelajar.
Waligito, Bimo. 1983. Psikologi Sosial (Suatu Pendekatan). Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM.
Widodo, Joko. 2008. Membangun Birokrasi Berdasarkan Kinerja. Cetakan Keempat.
Malang: Bayumendia Publishing.
Wright, Susan. 1997. Antropology of Organizations. Reprinted. New York: Routledge.
Sumber-Sumber Lain
Berhembus isu tentang pemekaran Papua Barat Daya akibat dari kekalahan salah satu calon kandidat pemilukada Gubernur Provinsi Papua Barat 2011. Kadidat ini kembali ke daerah asalnya kemudian mendeklarasikan berdirinya Papua Barat Daya. (Rakyat Merdeka Online, 17 Januari 2012. “Kantor Gubernur sudah siap,
Papua Barat Daya Tinggal Tunggu Pengakuan
”,http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=52232. Diakses pada 11 Juli 2012).
Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pasal 1 point 5 berbunyi: Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
230
Kota Sorong dalam Angka (BPS) 2017.
http://www.papuabaratprov.go.id/wp/content/uploads/2016/01/Gambar_2_A dministrasi_rev-1.jpg.