.PERILAKU ANTIPREDATOR CICAK
PRAKTIKUM
ETOLOGI
Tujuan
Mahasiswa dapat melakukan kajian pustaka
dan memilih satu spesies satwa liar kemudian
menganalisis wilayah jelajah dan teritorialnya
Dasar Teori
Setiap organisme mempunyai cara - cara tertentu
menghindarkan diri dari serangan luar atau dari musuhnya yang disebut dengan perilaku anti predator. Perilaku ini
juga ditemukan di hewan Cicak yang berada di sekitar rumah (Hemidactylus frenatus).
Perilaku anti predator yang sering ditunjukkan oleh hewan seperti melihat sekitar/waspada, menjulurkan leher, pergi, hingga perilaku adaptif seperti kamuflase, dan autotomy.
Beberapa anggota cicak dan kadal mempunyai cara
perlindungan diri dengan autotomi ekor, yaitu putusnya ekor pada tempat-tempat tertentu disepanjang ekor yang disebut dengan dataran autotomi. Autotomi ekor terjadi apabila hewan dikejar atau ekornya ditangkap.
Alat dan Bahan
Bahan : bahan yang digunakan dalam percobaan adalah cicak di sekitar rumah
Alat : alat berupa sapu rumah,dan kamera
digital.
Cara Kerja
1. Pilih satu ekor cicak yang akan diberi gangguan
2. Lakukan gangguan terhadap cicak dengan gangguan seperti berjalan, bersuara keras, mendekati dinding dan bersuara keras,
menggerak-gerakkan sapu dari jarak 3 m,
serta menggerak-gerakkan sapu dari jarak 1
m
Hasil
No Jenis
gangguan Respon yang ditunjukkan
1 2 3 4
1 2 3 4 5
6Keterangan : 1. Observasi
2. Berpindah tempat
3. Lari dan bersembunyi 4. Autotomi