• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.E DENGAN TINDAKAN APPENDIKTOMI PADA APPENDISITIS AKUT DI KAMAR Asuhan Keperawatan Pada Tn.E Dengan Tindakan Appendiktomi Pada Appendisitis Akut Di Kamar Operasi Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.E DENGAN TINDAKAN APPENDIKTOMI PADA APPENDISITIS AKUT DI KAMAR Asuhan Keperawatan Pada Tn.E Dengan Tindakan Appendiktomi Pada Appendisitis Akut Di Kamar Operasi Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.E DENGAN TINDAKAN

APPENDIKTOMI PADA APPENDISITIS AKUT DI KAMAR

OPERASI INSTALASI GAWAT DARURAT

RUMAH SAKIT DR.MOEWARDI SURAKARTA

KARYA TULIS ILMIAH

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mendapatkan Gelar

Profesi Ners (Ns)

Disusun Oleh

NISHA AFIDAH

J. 230 113 025

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(2)

ii

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.E DENGAN TINDAKAN

APPENDIKTOMI PADA APPENDISITIS AKUT DI KAMAR

OPERASI INSTALASI GAWAT DARURAT

RUMAH SAKIT DR.MOEWARDI SURAKARTA

KARYA TULIS ILMIAH

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mendapatkan Gelar

Profesi Ners (Ns)

Disusun Oleh

NISHA AFIDAH

J. 230 113 025

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(3)

iii FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

KARYA TULIS ILMIAH, 2012 Nisha Afidah

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.E DENGAN TINDAKAN APPENDIKTOMI PADA APPENDISITIS AKUT DI KAMAR OPERASI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT DR.MOEWARDI SURAKARTA

xvii + 30 halaman, 1 gambar/skema, 2 lampiran ABSTRAK

Penyakit appendisitis adalah kedaruratan bedah yang paling sering ditemukan dan dapat terjadi pada usia berapapun. Insidennya 120/100.000 pertahun, dengan pasien yang terbanyak adalah rentang usia 17-64 tahun yaitu sebesar 82,18%. Jumlah pasien yang menderita appendisitis di Indonesia berjumlah 27% dari jumlah penduduk di Indonesia. Penanganan masalah appendisitis dapat dilakukan dengan appendiktomi. Tujuan umum dari penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan yang tepat bagi klien dengan appendicitis akut yang dilakukan tindakan appendiktomi. Penyusunan karya tulis ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan data. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Kesimpulan dari karya tulis ilmiah ini adalah pada pasien Tn.E beberapa diagnosa yang muncul diantaranya adalah saat pre operasi yaitu nyeri akut teratasi dengan pain control dan ansietas teratasi dengan anxiety control, serta kurang pengetahuan teratasi dengan pemberian informasi yang jelas. Diagnosa saat intra operasi yaitu resiko cidera teratasi dengan pengawasan, pengaturan posisi, dan manajemen lingkungan. Sedangkan diagnoa saat post operatif yaitu hipotermi teratasi dengan kontrol suhu ruangan dan diagnosa resiko infeksi selama intra dan post operasi teratasi dengan infection control dan infection protection. Diagnosa yang tidak muncul pada kasus yaitu mual dan deficit volume cairan.

Kata Kunci: Appendisitis Akut, Apendiktomi

(4)

iv HEALTH OF SCIENCE FACULTY

MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA

SCIENTIFIC RESEARCH PAPER, 2012 Nisha Afidah

NURSING CARE TO MR.E BY MEASURING APPENDICTOMY TOWARD ACUTE APPENDICITIS IN OPERATION ROOM OF DR MOEWARDI HOSPITAL OF SURAKARTA

xvii + 30 pages, 1table/drawing, 2 attachments ABSTRACT

Appendicitis is a surgical emergency the most common and can occur at any age. 120/100.000 incidences per year, with the majority of patients were 17-64 years old equal to 82,18%. The number of patients suffering appendicitis in Indonesia amounted to approximately 27% of the total population of Indonesia. The intervention of appendicitis can doing by appendectomy. The general aim of this scientific research paper is for knowing the description about the nursing treatment that appropriate for the appendicitis client who had been appendectomy. The scientific research paper arrangement is using the descriptive method by case study approach that is the scientific method that have characteristic for collecting data, analyzing data, and get the conclusion. Data collection techniques used were interviews, observation physical examination and study documentation. The conclusion from this scientific research paper toward Mr. E were some diagnoses that appears likes in pre-operation is acute pain was solved by pain control and anxietas was solved by anxiety control, and deficit knowledges was solved by giving information to patients. Intra-operatif diagnosis was injury risk that solved by monitoring, positioning, and environment management. And the post operatif diagnose was hypothermia that solved by thermal conditioning and infection diagnose when intra and post operatif was solved by infection control and protection. The niss fire of diagnose to this case were nauseous and deficit fluid volume.

(5)

v

PERSEMBAHAN

Karya tulis sederhana ini, ku persembahkan kepada:

Orang tuaku tersayang, yang selalu sabar dan tersenyum dalam membesarkan dan memahami anaknya. Selalu berkorban tenaga, waktu, dan pikiran guna memenuhi segala kebutuhan yang ku perlukan dalam mencapai titik ini.

Adikku Ahmad Nasrullah. Maaf kalau aku belum bisa jadi kakak yang baik. Tapi percayalah, aku selalu ingin kau menjadi dewasa dan sukses.

Keluarga besarku yang tidak henti-hentinya memberikan motivasi untuk selalu semangat dalam menyelesaikan karya tulis ini.

(6)
(7)
(8)
(9)

ix

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Nisha Afidah

Tempat/Tanggal Lahir : Ende, 19 Maret 1989

Agama : Islam

Alamat : Kedungsari, Lawu-Nguter, Sukoharjo Pendidikan :

Tahun 1995-2001 : SD GMIT ENDE IV Tahun 2001-2004 : SLTP NEGERI 1 ENDE Tahun 2004-2007 : SMA NEGERI 1 ENDE Tahun 2007-2011 : PROGRAM SARJANA

PRODI STUDI S1 KEPERAWATAN UMS TAHUN 2011-2012 : PROGRAM PROFESI NERS

(10)

x

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr, Wb

Segala puji hanya bagi Allah swt, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Karya Tulis Ilmiah dengan judul:

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.E DENGAN TINDAKAN

APPENDIKTOMI PADA APPENDISITIS AKUT DI KAMAR OPERASI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT DR.MOEWARDI SURAKARTA”.

Penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini merupakan syarat untuk menyelesaikan pendidikan program Profesi Ners Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Tahun Akademik 2011/2012.

Dalam menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini, penulis dibantu oleh berbagai pihak secara langsung maupun tidak langsung sehingga pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih atas segala bantuan dan bimbingannya kepada: 1. Prof. Drs. Bambang Setiaji MS, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah

Surakarta.

2. Arif Widodo, A.Kep, M.Kes., selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Winarsih Nur Ambarwati, S.Kep., Ns, ETN. M.Kep., selaku Ketua Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Surakarta. 4. Agus Sudaryanto, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku Ketua Program Profesi Ners

Fakultas Ilmu Kesehatan.

(11)

xi

9. Orang tua dan keluarga yang telah membantu memberikan motivasi dan dukungan materi serta doa untukku

10.Teman-teman Profesi Keperawatan Angkatan VII Universitas Muhamadiyah Surakarta.

11.Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu kelancaran penulis dalam menyelesaikan KTI ini.

Ucapan tulus terima kasih atas bantuan yang diberikan dari semua pihak, semoga mendapat balasan dari Allah SWT sebagai amalan yang diperhitungkan dan mendapat imbalan yang jauh berharga.

Penulis menyadari, dalam penulisan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan. Untuk itu penulis sangat mengharapkan saran serta kritik yang membangun dari pembaca. Harapan penulis, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penulis khususnya.

Wassalamu’alaikum Wr, Wb

Surakarta, 10 November 2012

(12)

xii

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ... i

HALAMAN JUDUL ... ii

ABSTRAK ... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN ... v

HALAMAN PERSETUJUAN ... vi

HALAMAN PENGESAHAN ... vii

HALAMAN PERNYATAAN ... viii

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... ix

KATA PENGANTAR ... x

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR ISTILAH ... xvi

(13)

xiii

BAB III METODE PENELITIAN ... 10

A. Pendekatan ... 10

B. Tempat dan Waktu ... 10

C. Langkah-Langkah ... 10

D. Teknik Pengambilan Data ... 11

(14)

xiv

DAFTAR GAMBAR

(15)

xv

DAFTAR TABEL

(16)

xvi

DAFTAR ISTILAH/SINGKATAN

(Indeks dan Glosarium)

Glosarium:

CT Computerized Tomography GA General Anestesi

IGD Instalasi Gawat Darurat

IV Intra Vena

LMA Laringeal Mask Airway

OK Kamar Operasi

RA Regional Anestesi

RL Ringer Laktat

TTV Tanda-Tanda Vital USG Ultrasonography

Inform consent 14

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan:Pada diagnosa keperawatan: nyeri akut dan resiko infeksi setelah dilakukan evaluasimasalah teratasi, sedangkan untuk diagnosa hambatan mobilitas fisik masalah

Hasil : Mengacu pada intervensi dan implementasi dari hasil evaluasi, ada dua diagnosa yang teratasi : nyeri akut berhubungan dengan inflamasi paru dan batuk menetap,

melakukan pengkajian, merumuskan diagnosa keperawatan pada pasien dengan post operasi apendiksitis, menyusun rencana tindakan keperawatan pada pasien dengan

Wasid (2007) menambahkan bahwa Sindrom Koroner Akut (SKA) adalah suatu fase akut dari Angina Pectoris Tidak Stabil/ APTS yang disertai Infark Miocard Akut/ IMA gelombang Q

Diagnosa nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis (STEMI Inferior), tindakan yang dilakukan adalah mengatur tempat tidur dan lingkungan pasien, melakukan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN Tn B DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKHITIS AKUT DIRUMAH SAKIT PARU KARANG..

Diagnosa keperawatan yang utama adalah nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik (post op ganglion), data subjektif : pasien mengatakan luka operasi terasa nyeri

Pada diagnosa nyeri akut, setelah dilakukan tindakan keperawatan, hasil evaluasi dilakukan pada hari Kamis, 25 April 2013 masalah keperawatan belum teratasi karena