Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
i
LEMBAR PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul “Implikasi Konsep
Pendidikan Berbasis Akal dan Qalb Al-Gazālī terhadap Model Pembelajaran PAI
di Sekolah” ini beserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan
tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai
dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan
saya ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila
dikemudian hari ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam
karya saya, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Bandung, April 2015
Yang membuat pernyataan
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Ilāhi yang telah melimpahkan
karunia, nikmat, dan rahmat–Nya kepada manusia. Dialah yang telah menjadikan
gunung sebagai pasak di bumi, Dialah yang telah meninggikan langit, Dialah yang
meniupkan angin sebagai kabar gembira, serta Dialah yang menjadikan manusia
sebagai ‘abdullah dan khalīfah di muka bumi. alawat dan salam tetap tercurah
limpahkan kepada nabi Muhammad Saw., keluarga, dan sahabat serta seluruh
umatnya sampai akhir zaman.
Penyusunan tesis ini yang berjudul “Implikasi Konsep Pendidikan
Berbasis Akal dan Qalb Al-Gazālī terhadap Model Pembelajaran PAI di Sekolah”
merupakan kajian tentang pemikiran al-Gazālī terhadap pendidikan dan memiliki
tujuan untuk merumuskan implikasi dari konsep pendidikan berbasis akal dan
qalb al-Gazālī terhadap model pembelajaran PAI.
Sungguh menjadi suatu yang bernilai dan berharga bagi penulis yang pada
akhirnya dapat menyelesaikan penulisan tugas akhir (tesis) ini, dengan bimbingan
dan bantuan dari beberapa pihak berupa ilmu dan saran yang sangat berharga bagi
penulis demi menyelesaikan tesis ini.
Penulis menyadari bahwa penulisan tesis ini perlu adanya
penyempurnaaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat
penulis harapkan. Akhir kata hanya kepada Allāh Swt tempat bergantung dan
semoga apapun yang telah dikerjakan selama ini menjadi amal yang bernilai
ibadah. Amin...
Bandung, April 2015
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
iii
UCAPAN TERIMA KASIH
Berbagai hambatan dan kendala senantiasa penulis hadapi selama proses
penyusunan tesis. Namun, berkat rahmat Allah SWT, dorongan, bimbingan,
pengarahan serta bantuan dari berbagai pihak akhirnya penulis dapat
menyelesaikan penyusunan tesis ini dengan lancar. Untuk itu sebagai ungkapan
penghargaan yang sebesar-besarnya, pada kesempatan berharga ini penulis ingin
menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada :
1. Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. selaku Rektor Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung;
2. Prof. Dr. Didi Suryadi, M.Ed. selaku direktur Sekolah Pascasarjana
Universitas Pendidikan Indonesia;
3. Dr. H. Endis Firdaus, M.Ag. selaku ketua Program Studi Pendidikan Agama
Islam (PAI) yang telah memberikan bimbingan dalam transliterasi penulisan
kaya ilmiah ini (tesis);
4. Dr. H. Ahmad Syamsu Rizal, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing I atas ilmu
dan waktunya yang telah memberikan bimbingan dan arahannya kepada
penulis selama proses penelitian ini hingga terselesaikannya tesis ini;
5. Dr. H. Fahrudin, M.Ag. selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberi
motivasi dan arahan dalam penyusunan tesis ini hingga terselesaikannya tesis
ini;
6. Drs. Ace Supratman, M.Pd., dan Ibu Lilis Nikhawasih, S.Pd., selaku kedua
orang tua yang telah membantu berupa materi, doa, dan ilmunya demi
menyelesaikan proses perkuliahan S2. Terimakasih atas nasehat, semangat
motivasi dan kasih sayang yang tulus atas penyusunan tesis ini di Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung;
7. Terimakasih penulis sampaikan kepada Prof. Dr. H Makhmud Syafei,
M.Pd.I., Dr. H. Aam Abdussalam, M.Pd., Dr. Abas Asyafah, M.Pd., Dr.
Aceng Kosasih, M.Ag., Dr. H. Ahmad Syamsu Rizal, M.Pd., Dr. Edi
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
iv
Munawar Rahmat, M.Pd., Dr. Syahidin, M.Pd., selaku dosen program studi
Pendidikan Agama Islam Universitas Pendidikan Indonesia yang telah
dengan sabar dan ikhlas dalam menyampaikan ilmu dan pengetahuannya.
8. Adik-adikku tercinta, Yasni Alami dan Nibras Farisa Azami yang telah
memberikan doa, perhatian, dan semangat sehingga dapat menyelesaikan
tugas ini;
9. Sahabat-sahabat dan kawan-kawanku di PAI S2 UPI dan SMP IT Nurul
Imam yang senantiasa menemani dalam suka dan duka selama menuntut
ilmu di Universitas Pendidikan Indonesia. Terimakasih atas segala perhatian,
dorongan, dan nasehatnya selama ini. Semoga tercapai kesuksesan di dunia
dan akhirat.
Semoga setiap langkah kita penuh keberkahan dan dilimpahi petunjuk-Nya
sehingga menjadi amal alih yang selalu mendapatkan balasan yang berlimpah
dari Allāh swt. Demikianlah hal yang dapat disampaikan dalam setiap lembaran
yang masih membutuhkan perbaikan, semoga menjadi hal yang bermanfaat bagi
semua terutama bagi pihak yang berkait dengan tesis ini.
Tak ada gading yang retak, tidak ada sesuatu yang sempurna di muka bumi
ini selain Dia Yang Maha Sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat
mengharapkan kepada semua pihak yang terlibat untuk memberikan saran dan
kritik atas kesalahan dalam penulisan karya ilmiah ini. Agar kelak dapat
diperbaiki dan memiliki manfaat di kemudian hari, dan pada akhirnya penulis
ucapkan Jazākumullah khairan kaṡiran.
َنْيِمَلعْلا ّبَر ِهّلِل ُدْمَحْلا
Bandung, April 2015
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
v ABSTRAK
IMPLIKASI KONSEP PENDIDIKAN BERBASIS AKAL DAN QALB AL-GAZĀLĪ TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH
Pendidikan merupakan pedoman yang memandu kehidupan manusia. Dia hadir sebagai sarana dalam mewujudkan dan meningkatkan derajat eksistensi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah serta memiliki akhlāq mulia. Karya tulis ini menjadi salah satu alternatif demi mewujudkan tujuan tersebut. Adapun judul dalam karya tulis ini adalah “Implikasi Konsep Pendidikan Berbasis Akal dan Qalb Al-Gazālī Terhadap Model Pembelajaran PAI di Sekolah”. Dengan tujuan untuk menemukan model pembelajaran PAI yang dikembangkan dari pemikiran al-Gazālī, serta mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian Library Research (studi kepustakaan). Dalam proses penelitiannya menggunakan metode dokumenter dengan menggunakan buku-buku primer dan buku-buku sekunder tentang konsep pendidikan al-Gazālī. Selanjutnya menganalisis dengan teknik analisis deskriptif dan content analysis, yaitu mengumpulkan dan menyusun data kemudian menganalisis data.
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa konsep pendidikan al-Gazālī tentang akal dan qalb terhadap model pembelajaran PAI di sekolah dapat disimpulkan bahwa al-Gazālī menegaskan peran qalb yang paling mendominasi dalam proses pembelajaran atau perolehan ilmu pengetahuan yang melandaskan pada aspek wahyu sebagai pondasi. Hal ini secara tidak langsung dapat merubah pikiran masyarakat tentang pendidikan, yang pada akhirnya berpandangan bahwa kegiatan pendidikan harus bermula pada kesucian jiwa sebagai kerangka awal, serta menyatukan antara aspek ukhrowi dan duniawi.
Implikasi penerapan konsep pendidikan tersebut pada pembelajaran PAI yaitu 1) perubahan muatan kurikulum dengan menggunakan paradigma pendidikan berbasis akal dan qalb al-Gazālī disesuaikan dengan kondisi saat ini, 2) Internalisasi nilai-nilai keimanan pada diri peserta didik untuk menjadi insan paripurna, 3) Keseimbangan antara aspek akal dan qalb dalam pembelajaran PAI sehingga tercipta manusia yang beriman, bertaqwa kepada Allah, dan memiliki akhlāq mulia.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rujukan bagi pendidik dalam menerapkan konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-Gazālī yang dijadikan acuan dalam proses pembelajaran. Jika ditemukan alternatif terbaik, maka hal itu dapat menjadi khazanah pengetahuan tambahan untuk terus dikembangkan dan memiliki nilai manfaat.
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
vi ABSTRACT
IMPLICATIONS CONCEPT BASED EDUCATION SENSE AND HEART AL-GAZĀLĪ LEARNING MODEL FOR ISLAMIC RELIGIOUS
EDUCATION IN SCHOOLS
Educationis a guidelinethat guidehuman life. He is present as a means of realizing and improving the degree of human existence that is faithful and devoted to God, and have noble morality. This work has become one of the alternatives in order to realize these objectives. The title of the paper is “Implications Concept Based Education Sense and Heart Al-Gazālī Learning Model for Islamic Religious Education in Schools”. With the aim to find a model of Islamic religious education lessons were developed from the ideas of al-Gazālī, and describe the implications for teaching Islamic religious education in schools.
This research includes studies Library Research. In the process of using the method of documentary research using primary books and secondary books about educational work of al-Gazālī. Further analyzes with descriptive analysis techniques and content analysis, namely collecting and collating data and then analyze the data.
Based on the analysis of data it can be concluded that the concept of education al-Gazālī on the mind and heart of the learning model of Islamic religious education in schools can be concluded that al-Gazālī asserts heart most dominating role in the learning process or the acquisition of knowledge bases in the aspect of revelation as the foundation. It can indirectly change peoples minds about education, which in turn holds that education activities should be started on the sanctity of life as an initial framework, as well as uniting the hereafter and temporal aspects.
Implications of the application of the concept of education on learning Islamic education: 1) changes in curriculum-based education using the paradigm of mind and heart of al-Gazālī adapted to current conditions, 2) Internalization of the values of faith in self-learners to become human plenary, 3) the balance between aspects of mind and heart in learning Islamic education so as to create a man of faith, devoted to God, and have a noble morality.
The results of this study can be used as a reference for educators in applying the concept-based education of mind and heart of al-Gazālī referenced in the learning process. If found the best alternative, then it can be a treasure of additional knowledge to be developed and has a value of benefits.
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
vii
PEDOMAN TRANSLITERASI DARI ARAB KE LATIN INDONESIA
Transliterasi yang digunakan dalam tesis ini berdasarkan SK Bersama
Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 158 dan
0543b/U/1987 dengan beberapa contoh berikut:
A. Konsonan
Arab = Latin Arab = Latin Arab = Latin Arab = Latin
ذ ż ص ظ ẓ
ح ḥ z ض ḍ ع ‘a
خ kh ش sy ط ṭ ق q
B. Vokal
1. Vokal Tunggal
Arab Nama Latin Contoh Arab Dibaca
... fatḥaħ a أ ـق qara`a
... kasraħ i مـحر raḥima
... ḍammaħ u ب ـك kutiba
2. Vokal Panjang (maddaħ)
Arab Nama Latin Contoh Arab Dibaca
اـ fatḥaħ ā اماق qāmā
يـ kasraħ ī م يحر rahīm
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
viii DAFTAR ISI
LEMBAR PERNYATAAN ... i
KATA PENGANTAR ... ii
UCAPAN TERIMA KASIH ... iii
ABSTRAK ... v
PEDOMAN TRANSLITERASI ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR SKEMA ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Penelitian ... 1
B. Rumusan Masalah ... 7
C. Tujuan Penelitian ... 10
D. Manfaat Penelitian ... 10
E. Definisi Operasional... 11
BAB II Konsep Pendidikan Berbasis Rasionalitas Akal dan Spiritualitas Qalb .. 14
A. Konsep Pendidikan Islam ... 14
1. Pengertian Pendidikan Islam ... 14
2. Tujuan dan Ruang Lingkup Pendidikan Islam ... 17
3. Kurikulum Pendidikan Islam ... 20
B. Target Didik dalam Pendidikan Islam... 22
1. Pendidikan Akal ... 22
2. Pendidikan Hati ... 27
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
ix
4. Pendidikan Rūh ... 35
C. Model Pembelajaran... 37
1. Teori Pembelajaran yang Melandasi Model Pembelajaran ... 37
2. Model Desain Sistem Pembelajaran ... 41
3. Urgensi Model Pembelajaran PAI di Sekolah ... 46
D. PAI di Lembaga Formal Indonesia ... 48
1. Pengertian Pendidikan Agama Islam ... 48
2. Kedudukan Pendidikan Agama Islam ... 49
3. Dasar Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam... 51
4. Keberhasilan Pendidikan Agama di Sekolah ... 52
5. Kelemahan Pendidikan Agama di Sekolah ... 54
E. Penelitian yang Relevan ... 55
BAB III METODE PENELITIAN... 58
A. Pendekatan Penelitian ... 58
B. Metode Penelitian... 59
C. Sumber Data ... 60
D. Teknik Pengumpulan Data ... 62
E. Teknik Analisis Data ... 63
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 65
A. Hasil Penelitian ... 65
1. Biografi Al-Gazālī ... 65
2. Konsep Pendidikan Al-Gazālī ... 67
3. Peranan Akal dalam Pembelajaran ... 84
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
x
B. Pembahasan Hasil Penelitian ... 99
1. Pokok Pemikiran Al-Gazālī . ... 99
2. Analisis Konsep Pendidikan Al-Gazālī ... 102
3. Analisis Konsep Pendidikan Berbasis Akal dan Qalb Al-Gazālī ... 109
C. Implikasi Konsep Pendidikan Berbasis Akal dan Qalb Al-Gazālī ... 112
1. Implikasi Filosofis ... 112
2. Implikasi Teoritis-Pedagogis ... 115
3. Implikasi Praktis ... 119
4. Model Pembelajaran Berbasis Akal dan Qalb Al-Gazālī ... 121
5. Model RPP ... 142
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ... 149
A. Kesimpulan ... 149
B. Rekomendasi ... 151
DAFTAR PUSTAKA ... 153
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Data Penyimpangan Moral di Kalangan Remaja ... 3
Tabel 2.1 Perbedaan Akal Instink dan Akal Iman ... 25
Tabel 2.2 Tahap Perkembangan Kognitif Piaget ... 38
Tabel 4.1 Analisis Perbandingan Konsep Pendidikan ... 105
Tabel 4.2 Analisis Konsep Pendidikan Al-Gazali... 109
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
xii
DAFTAR SKEMA
Skema 1.1 Kerangka Berpikir ... 9
Skema 2.1 Sistematika Ajaran Islam ... 19
Skema 2.2 Ciri-ciri Model Mengajar ... 42
Skema 2.3 Tahapan Proses Pembelajaran ... 43
Skema 2.4 Aspek-aspek Pembelajaran PAI ... 47
Skema 4.1 Tentara Al-‘ilm wal Idrāk ... 92
Skema 4.2 Konsep dan Teori Perkembangan Moral Al-Gazali ... 103
Skema 4.3 Interpretasi Perkembangan Kognitif ... 112
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN I SUMBER PRIMER DAN SEKUNDER
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
58 BAB III
METODE PENELITIAN
A. Pendekatan Penelitian
Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah dengan
menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang dilakukan
sepenuhnya kepada subjek penelitian dimana dalam penelitian tersebut peneliti
menjadi instrumen kunci dalam penelitian, dan hasil penelitian tersebut diuraikan
dalam bentuk kata-kata berdasar pada kumpulan data empiris yang telah ditemukan.
Definisi dari pendekatan penelitan kualitatif sendiri adalah penelitian yang
menghasilkan prosedur analisis statistik atau cara kuantifikasi lainnya. Dapat
disintesiskan bahwa penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami fenomena
tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi,
tindakan, dll, secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan
bahasa (Moleong, 2014, hlm. 6).
Fokus utama yang diteliti dalam pendekatan kualitatif adalah pada “makna” bukan pada angka atau numerik. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Ali (dalam
(Mahmud, 2011, hal. 91) adalah:
“Dalam keikutsertaan tersebut, peneliti tidak menangkap makna sesuatu dari sudut pandangnya sebagai orang luar, tetapi dari sudut pandangnya sebagai subjek yang ikut serta dalam proses dan interaksi tersebut. Dengan demikian, pemaknaan yang dibuat akan lebih berarti dalam mengungkap gejala tersebut”.
Lebih khususnya dalam kegiatan penelitian ini dengan menggunakan studi
kepustakaan. Dasar-dasar acuan dalam penyusunan tesis ini adalah bersumber dari
karya tulis al-Gazālī dan dari penulis lain yang menceritakan tentang pemikiran al-Gazāli. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-Gazālī
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
59 B. Metode Penelitian
Metode merupakan serangkaian cara atau prosedur yang dirancang dalam suatu
kegiatan penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mencapai tujuan penelitian.
Istilah metode dikenal dalam bahasa latin dengan nama methodos yang berarti cara
atau tujuan yang hendak ditempuh. Penelitian dimaknai sebagai “cara pengamatan
atau inkuiri dan mempunyai tujuan untuk mencari jawaban permasalahan atau proses
penemuan, baik itu discovery (temuan yang sudah ada) maupun invention (hasil
penelitian berdasarkan fakta)” (Sukardi, 2008, hlm. 3). Jadi, yang dimaksud dengan
metode penelitian adalah seperangkat cara atau prosedur dalam penelitian untuk
mencapai tujuan penelitian berupa hasil penelitian yang didukung oleh fakta atau
data.
Jenis penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah metode dokumenter
dengan tipe Library Research (penelitian kepustakaan). Penelitian ini akan mencoba
untuk menemukan data, menyeleksi dan mengklasifikasikannya, serta
menganalisisnya sehingga menjadi sebuah laporan penelitian. Dalam kegiatan
penelitian ini, sumber yang digunakan sebagai referensi berupa buku, catatan, surat
khusus maupun laporan hasil penelitian terdahulu (Hasan, 2002, hlm. 11). Setelah
data terkumpul dari berbagai literatur yang ada, kemudian dilanjutkan pada kekuatan
analisis pada sumber-sumber yang ada.
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti diawali dari menyusun kerangka berfikir
dengan asumsi dasar menginterpretasikan pemikiran al-Gazāli dan diterapkan secara
sistematis untuk memberikan penjelasan data yang menjelaskan corak berfikirnya.
Hasil yang didapatkan berupa model pembelajaran PAI berbasis akal dan qalb al- Gazāli.
Secara lebih jelasnya langkah-langkah yang hendak ditempuh dalam penelitian
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
60
1. Mengumpulkan sumber-sumber literatur, berupa: buku, catatan, jurnal, koran,
majalah, internet, dan tesis yang berkaitan dengan pembahasan dan lain
sebagainya;
2. Memilih dan mengklasifikasikan topik yang berkaitan dengan pembahasan yang
sesuai dengan karya tulis ilmiah ini;
3. Analisis konten terhadap referensi yang ada dan dirumuskan sesuai dengan topik
pembahasan;
4. Membuat kerangka model pembelajaran PAI berbasis akal dan qalb al-Gazālī
dari hasil temuan yang melandasi terciptanya sebuah model pembelajaran PAI
di sekolah.
Keempat langkah ini, jika disederhanakan memungkinkan penulis untuk
melakukan penelitian tersebut ke dalam beberapa langkah berikut: 1. studi literatur, 2.
analisis konten, 3. penyusunan kerangka model pembelajaran.
Bentuk penyusunan dari draft model itu sendiri dirancang berdasarkan hasil studi
kepustakaan terhadap karya-karya al-Gazālī dan penulis lainya yang mengarang
buku-buku tentang pemikiran al-Gazālī dalam pendidikan.
C. Sumber Data
Sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku-buku, jurnal, koran, majalah,
dan internet yang relevan dengan pembahasan sebagai bahan pokok materi. Sumber
data dalam karya ilmiah ini terbagi ke dalam dua bagian, yaitu sumber data primer
dan sekunder.
Dalam hal ini, sumber data atau referensi dari konsep pendidikan yang menjadi
sumber primer sebagai data penelitian adalah karya al-Gazālī yang berkaitan dengan
kajian pendidikan saat ini serta sumber-sumber lainnya dalam penelitian ini. Sumber
data tersebut terbagi ke dalam 2 bagian, yaitu :
1. Sumber Primer adalah karya al-Gazālī berupa kitab-kitab klasik yang berkaitan
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
61
q. Mukhtasar Iḥyā ‘Ulumuddin;
r. Rasa’il al-Gazālī;
s. Rau atu A - alibīn wa ‘Umdatus Salikīn;
2. Sumber sekunder adalah sumber kajian yang dikemukakan oleh pihak lain atau
orang yang menulis tentang gagasan pemikiran al-Gazālī dalam bidang
pendidikan. Di antara buku tersebut adalah:
a. Filsafat ilmu al-Gazālī karya Dr.H. Saeful Anwar
b. Keajaiban hati (al-Gazāli) alih bahasa Mansyur Al-Katiri (K.H)
c. Kimia Kebahagiaan (al-Gazāli)
d. Konsep pemikiran al-Gazālī tentang pendidikan karya Abu Muḥammad Iqbal
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
62
f. Terjemah dan penjelasan Bidāyah Al-Hidāyah karya ust. Yahya
Al-Mutamakkin
g. Terjemah Maroqil ‘Ubudiyah syarah Bidāyah Al-Hidāyah karya Muḥammad
Nawawi al-Jawi
h. Tuntunan Mencapai Hidayah Ilahi karya H.M. Fadlil Sa’id An-Nadwi
Data yang diperlukan dalam penelitian pustaka (Library Research) bersifat
kualitatif tekstual dengan melakukan penelaahan terhadap karya al-Gazālī dalam
kitab-kitabnya dan referensi lainnya yang berkaitan dengan pendidikan dalam
pembahasan ini.
D. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, artinya
peneliti mengumpulkan data dalam bentuk dokumen-dokumen, baik berupa buku,
jurnal, majalah, artikel maupun karya ilmiah lainya yang ada kaitannya dengan judul
yang diangkat oleh penulis, yaitu tentang pengembangan konsep pendidikan berbasis
akal dan qalb al-Gazali. Secara lebih terperinci langkah-langkah yang ditempuh
dalam pengumpulan data dalam penelitian ini, sebagaimana menurut Bisri (dalam
Mahmud, 2011, hlm. 123) meliputi kegiatan:
1. Melakukan inventarisasi judul-judul bahan pustaka yang berhubungan dengan
masalah penelitian;
2. Menentukan pemilihan isi dalam bahan pustaka. Kegiatan tersebut dapat
dilakukan dengan memilih topik yang terdapat dalam daftar isi atau sub judul;
3. Melakukan penelusuran terhadap isi tulisan dalam bahan pustaka. Penelusuran
dilakukan dengan memilih unsur-unsur informasi, baik itu konsep, teori, dan
unsur-unsur metodologi yang berkaitan dengan masalah penelitian;
4. Mengklasifikasikan hasil temuan dalam karya tulis berupa hasil bacaan sesuai
dengan rumusan masalah dan pertanyaan penelitian. Bahan pustaka ini menjadi
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
63
Secara lebih terperinci, teknis dari kegiatan pengumpulan data yang dilakukan
oleh penulis adalah sebagai berikut:
1. Merumuskan topik penelitian bersumberkan pada sumber primer dari kitab al-Gazālī dan sumber sekunder dari penulis lain yang menulis tentang pemikiran
al-Gazālī dalam pendidikan;
2. Menemukan konsep yang relevan dan mencari hubungan antar konsep;
3. Memutuskan variabel atau konsep mana saja yang menjadi perhatian penting
yang akan diteliti;
4. Mengembangkan kerangka berfikir dengan cara mengembangkan
konsep-konsep sentral dan kurang sentral, secara kontekstual dan proporsional;
5. Memeriksa kembali variabel atau konsep yang diteliti disesuaikan dengan bahan
pustaka;
6. Mendokumentasikan keterangan bibliografi yang ditemukan pada tulisan-tulisan
yang terdapat dalam literatur yang telah dibaca sebelumnya.
E. Teknik Analisis Data
Setelah terkumpul data secara keseluruhan dalam penelitian ini, maka data
tersebut dianalisis untuk dapat ditarik sebuah kesimpulan. Analisis data merupakan
tahapan terpenting dalam penelitian, karena menjadi sebuah intisari dalam
pembahasan yang menentukan tingkat kualitas ketajaman pemikiran. Sebab pada
tahap ini rumusan permasalahan sudah terjawab dan teruraikan dengan benar.
Bentuk-bentuk teknik analisis data sebagai berikut:
1. Metode analisis deskriptif
Metode analisis deskriptif yaitu usaha untuk mengumpulkan data dan menyusun
suatu data, kemudian dilakukan analisis terhadap data tersebut (Surahman, 1990,
hlm. 139). Data yang dikumpulkan dalam bentuk kata-kata dan gambar bukan
dalam bentuk angka.
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
64
Content Analysis adalah metodologi yang memanfaatkan seperangkat prosedur
untuk menarik kesimpulan yang shohih dari sebuah dokumen. Menurut Hostil
(dalam Moleong, 2002, hlM. 6) mengemukakan bahwa Content Analysis adalah
teknik apapun yang digunakan untuk menarik kesimpulan melalui usaha untuk
menemukan karakteristik pesan, dilakukan secara objektif, sistematis dan general.
Gubrium, dkk (dalam Somantri, 2005, hlm. 60) menjelaskan bahwa peneliti dapat
melakukan analisis dan interpretasi terhadap kajian teori dari beragam dokumen
dimulai dari kertas pribadi (surat, laporan psikiatris) hingga sejarah kepentingan
manusia.
Lebih detailnya, analisis data pada tahap ini dilaukan beberapa tahap sesuai data
kualitatif sebagai berikut:
a. Analisis awal
Pada tahap awal analisis, peneliti melakukan penulusuran dan penulisan
deskriptif yang merefleksikan wacana dalam proses pengumpulan data. Tahap ini
meliputi, 1) membuat catatan kecil yang menerangkan konsep yang hendak dikaji,
2) memberikan komentar atau refleksi mendetail dari data yang terkumpul, 3) dan
mengelompokkan data yang menonjol, relevan, dan signifikan sesuai dengan judul
yang dikaji.
b. Koding dan Kategorisasi
Data yang telah terkumpul kemudian direfleksikan melalui tahap analisis awal,
peneliti akan menyusun dalam bentuk kategorisasi melalui koding. Kategori akan
dibuat dalam bentuk pengelompokkan bahan pustaka sesuai dengan jenisnya, yaitu
primer dan sekunder. Data yang telah terkumpul akan dikelompokkan menurut
kategorisasi yang dibentuk.
c. Konfirmasi data
Konfirmasi data merupakan sebuah proses yang dilakukan peneliti untuk
memeriksa kembali kategorisasi data yang telah dikumpulkan dalam jumlah
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
65
menjadi lebih kuat. Bila tidak, maka peneliti akan merevisi kategorisasi dan
analisis.
3. Triangulasi
Triangulasi digunakan untuk menguji keabsahan penelitian. Dalam penelitian ini,
metode triangulasi yang akan dilakukan yaitu triangulasi peneliti (multiple
researches) dan triangulasi sumber (multiple sources), yang secara simultan akan
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
149 BAB V
SIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Simpulan
Uraian hasil penelitian kajian pustaka ini terhadap pemikiran al-Gazālī tentang
pendidikan, tampak jelas bahwa konsep pendidikan al- Gazālī mengacu pada kedua
unsur potensi yang menggerakan kehidupan manusia yaitu akal dan qalb. Dalam
menguraikan kedua potensi tersebut, al-Gazālī lebih mengedepankan peran qalb
sebagai instrumen dalam menangkap pengetahuan, sedangkan akal tidak dapat
diandalkan sepenuhnya sebagai dasar kebenaran pengetahuan secara mutlak.
Pernyataan al-Gazālī tersebut tidak lantas mengabaikan peran dan pengamatan akal,
tetapi meletakkannya secara proporsional. Jika ditinjau dari masa pra-modernisme,
modernism, dan pasca modernisme terlihat adanya signifikasi yang mirip dari ketiga
periode itu dan memiliki hubungan satu sama lain yang komprehensif. Konsekuensi
logis yang dapat diambil adalah keharusan adanya landasan teologis dan budi pekerti
bagi ilmu pengetahuan.
Dari segi konsep manusia, dapat dilihat signifikasi pemikiran al-Gazālī bahwa
manusia modern saat ini membutuhkan pegangan moral dalam kehidupan untuk
mendapatkan makna dari kehidupan yang sedang dijalani. Al-Gazālī memberikan
alternatif dalam uraiannya tentang fungsi-fungsi daya pada diri manusia untuk
senantiasa dekat dengan Tuhannya. Metode yang terintegratif dalam
mendayagunakan empat potensi yang berada dalam diri manusia adalah tafakur.
Tafakur versi al-Gazālī adalah integrasi menyeluruh antara komponen-komponenya
yang meliputi akal (al-‘aql), hati (al-qalb), nafsu (an-nafs). Sedangkan faktor
keempat yaitu qalb yang mendominasi dan memberi suplemen-suplemen żauq.
Tafakkur bertujuan untuk menghadirkan maḥabbah di hati.
Tafakkur menggunakan dua daya akal, pertama yaitu akal ma’qulat
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
150
menitikberatkan kepada daya akal secara umum. Kedua adalah akal fitrah yang
memiliki hubungannya dengan akal hati (qalb) yang menerima cahaya Ilahi dalam
bentuk yang selanjutnya disusun menjadi sebuah akal definitif.
Imam al-Gazālī menitikberatkan peran qalb dalam proses tafakkur yang
selanjutnya dihubungkan dengan konsep penyucian jiwa “tazkiyatun nafs” sehingga
sampai pada puncak ma’rifatullah dalam mihrab kaum sholihin. Dalam sufisme,
tafakkur merupakan tingkatan spiritual tertinggi dan sudah sewajarnya agar kita
melestarikan setiap hari.
Pembelajaran yang dikembangkan oleh al-Gazālī berorientasi pada moral yang
didekatkan pada aspek kognitif sebagai unsur pemahaman moral atau penalaran
moral yaitu sejenis kemampuan kognitif yang dimiliki seseorang untuk menilai,
mempertimbangkan dan memutuskan suatu perbuatan berdasar prinsip-prinsip moral
seperti pebuatan baik atau buruk, benar atau salah, etis atau tidak etis.
Penekanan aspek moral ini tidak sebatas pada pengetahuan moral, tetapi lebih
kepada perasaan untuk bermoral, yaitu menjadikan moral dijadikan sebagai sebuah
perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ada dua cara dalam mendidik agar
seorang peserta didik memiliki akhlāq yang baik, yaitu; pertama, mujāḥadah dan
membiasakan latihan dengan amal saleh. Kedua, perbuatan itu dikerjakan dengan
diulang-ulang.
Perhatian al-Gazālī terhadap pendidik mensyaratkan kebersihan hati pada diri
pendidik dan peserta didik semata-mata diniatkan untuk taqarrub ila Allāh.
Pembagian kewajiban pendidik dan peserta didik yang dilakukan al-Gazālī adalah
bukti pengetahuan dan pengalamannya sebagai seorang pendidik.
Dalam mempratekan pola pembelajaran di sekolah, al-Gazālī mempraktikan
konsep dan prinsip experiental learning, dengan cara membuat kontemplasi sampai
kepada kenyataan. Langkah yang dilakukan adalah dengan bersungguh-sungguh dan
mengalami apa yang dikatakan selama mengalami dalam proses ‘uzlah dan khalwat,
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
151
Implikasi yang diperoleh terhadap model pembelajaran PAI di sekolah adalah
model pembelajaran berasaskan pengalaman untuk menghasilkan sumber manusia
terlatih dan professional ke arah tujuan individu (‘abdullah) dan tujuan sosial
(khalifah fi al-arḍ), serta menghasilkan manusia yang terlatih dan professional. Jadi,
secara struktural kegiatan dari model pembelajaran berbasis akal dan qalb al-Gazālī
dimulai dari kegiatan penghafalan (memorization), kontemplasi (contemplation), dan
amalan dari refleksi (reflective practice).
B. Rekomendasi
Adapun rekomendasi yang ingin disampaikan oleh penulis berkaitan dengan
pemaparan di atas adalah berhubungan dengan pendidikan yang menduduki posisi
penting dalam kehidupan manusia, maka hendaknya setiap pendidik dan peserta didik
mengedepankan qalb yang dibimbing oleh wahyu daripada akal sebagai dasar
kependidikan, dan menjadikan Teo-Antropo-Pragmatis sebagai dasar kurikulumnya.
Itulah sebabnya ketika al-Gazālī berbicara banyak tentang peran qalb dalam
pendidikan, karena qalb mampu menembus pengetahuan yang lebih mendalam yang
tidak terjangkau oleh keterbatasan kemampuan akal. Dalam hal ini, al-Gazālī
menitikberatkan peran hati (qalb) dalam proses pembelajaran yang selanjutnya
menghubungkan dengan konsep-konsep penyucian jiwa. Sehingga model
pembelajaan PAI di sekolah harus mengedepankan aspek kesucian jiwa dengan
membersihkan hati dari perbuatan-perbuatan tercela atau penyakit qalb.
Penulisan karya ilmiah tentang al-Gazālī hanyalah sebagian kecil dari
pemikiran-pemikiran mengenai ilmu pendidikan yang berbasis akal dan qalb sebagai kerangka
utamanya. Ada beberapa tulisan yang memiliki keistimewaan dari kedua unsur
tersebut sebagai pedoman pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan adanya
penelitian lanjutan dalam menambah khazanah pengetahuan dan memperkuat dunia
Nadri taja, 2015
Implikasi konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-gazālī terhadap model pembelajaran pai di sekolah
Universitas pendidikan indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
152
Konsep pendidikan berbasis akal dan qalb al-Gazālī merupakan salah satu model
pembelajaran yang akan diterapkan di lembaga formal pendidikan yang terkait yaitu
sekolah dan guru. Untuk itu ada beberapa saran yang disampaikan peneliti yaitu:
1. Sekolah
Bagi lembaga pendidikan khususnya disarankan untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran dengan memberikan kesempatan kepada pendidik untuk
meningkatkan kualitas dirinya dan mengembangkan kegiatan pembelajarannya,
terutama yang berkaitan dengan masalah aspek sikap (afektif). Pada akhirnya
sekolah semakin dipercaya oleh masyarakat dalam meningkatkan mutu
pendidikan dan mencetak generasi yang bermoral benar.
Pihak pemegang kebijakan (stakeholder) di sekolah yaitu kepala sekolah,
perlu memahami pentingnya pendidikan akal dan qalb al-Gazālī sebagai upaya
pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia, bukan hanya untuk guru
dan orang tua di rumah saja. Oleh karena itu, kepala sekolah perlu mendorong
dalam upaya pengembangan dan peningkatan SDM.
2. Pendidik
Seorang pendidik hendaknya dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran
menggunakan model bervariasi, tidak terfokus pada satu metode saja. Aspek
penilaian yang diukur tidak sebatas kepada ranah kognitif saja, tetapi harus
menyentuh aspek afektif.
Pemberian reward kepada peserta didik merupakan salah satu alternatif dalam
meningkatkan partisipasi dan keaktifan siswa. Hal ini perlu dilakukan agar siswa