• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Berikut ini adalah contoh tampilan hasil dari kueri:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Berikut ini adalah contoh tampilan hasil dari kueri:"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

55

HAS IL PENELITIAN DAN PEMBAHAS AN

4.1 Proses Retrival

Berikut ini adalah contoh tampilan hasil dari kueri:

1. Kategori Buah

Gambar 4.1 Hasil kueri kategori buah dengan metode histogram warna

(2)

Gambar 4.2 Hasil kueri kategori buah dengan metode momen warna

Gambar 4.3 Hasil kueri kategori buah dengan kombinasi metode

(3)

Gambar 4.4 Hasil kueri kategori burung dengan metode histogram warna

Gambar 4.5 Hasil kueri kategori burung dengan metode momen warna

(4)

Gambar 4.6 Hasil kueri kategori burung dengan kombinasi metode

3. Kategori Ikan

Gambar 4.7 Hasil kueri kategori ikan dengan metode histogram warna

(5)

Gambar 4.8 Hasil kueri kategori ikan dengan metode momen warna

Gambar 4.9 Hasil kueri kategori ikan dengan kombinasi metode

(6)

4. Kategori M obil

Gambar 4.10 Hasil kueri kategori mobil dengan metode histogram warna

Gambar 4.11 Hasil kueri kategori mobil dengan metode momen warna

(7)

Gambar 4.12 Hasil kueri kategori mobil dengan kombinasi metode 5. Kategori Bunga

Gambar 4.13 Hasil kueri kategori bunga dengan metode histogram warna

(8)

Gambar 4.14 Hasil kueri kategori bunga dengan metode momen warna

Gambar 4.15 Hasil kueri kategori bunga dengan kombinasi metode

(9)

4.2.1 Prosedur Pengujian

Evaluasi terhadap sistem RCBK yang telah dibuat dilakukan dengan cara menghitung precision dan recall. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan 651 citra dimana terbagi menjadi 5 kategori, dimana dari tiap-tiap kategori mempunyai jumlah yang berbeda-beda. Pertama-tama dari 651 citra akan dilakukan pengindeksan, kemudian akan diambil contoh (sample) sebanyak 20 gambar dari tiap-tiap kategori untuk dijadikan kueri. Dari tiap-tiap kueri dalam kategori tersebut akan dicoba dengan menggunakan 3 metode yaitu metode histogram warna, metode momen warna, dan gabungan dari kedua metode tersebut.

Dalam melakukan evaluasi, digunakan tampilan interface GUI yang dibuat menggunakan M ATLAB 7.11.0 (R2010b). Pengunaan software ini bertujuan untuk mempermudah dalam hal pemrosesan citra yang akan dilakukan (image processing) yang sudah tersedia dalam software tersebut.

Untuk setiap kueri yang dicoba, akan dilakukan pengukuran terhadap nilai recall dan precision pada 11 titik standar yang digunakan (0%, 10%, 20%, ..., 100%). Kemudian digunakan precision interpolasi untuk membandingkan antara metode satu dengan metode lainnya. Lalu dihitung nilai rata-rata precision untuk setiap kategori dan juga nilai rata- rata precision dari semua kueri yang diinputkan.

Pengujian dilakukan menggunakan laptop dengan spesifikasi :

• Processor Intel(R) Core(TM) 2 CPU T5300 @1,7Ghz

(10)

• RAM 2GB DDR2

• Hard Disk SATA 80GB

• Operating System Windows XP SP 3 32 bit

4.2.2 Hasil Pengujian

Berikut adalah hasil percobaan yang dilakukan, berupa tabel recall dan precision untuk tiap kueri masing-masing kategori dan

keseluruhan, beserta grafik recall dan precision dari setiap tabel:

a. Kategori Buah (Apel)

Tabel 4.1 Rata-rata precision kategori buah (apel)

Recall Histogram M omen Gabungan

0 1 1 1

0.1 0.7820 0.5802 0.6952

0.2 0.6417 0.4184 0.6241

0.3 0.5822 0.2730 0.4559

0.4 0.4936 0.2000 0.3727

0.5 0.4650 0.1511 0.2906

0.6 0.3612 0.1294 0.2420

0.7 0.3573 0.1065 0.2243

0.8 0.3366 0.0814 0.1650

0.9 0.2802 0.0495 0.1339

1 0.1060 0.0342 0.0937

(11)

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

Color Histogram Color Moment Combine methods

Recall

Precision

Gambar 4.16 Rata-rata precision kategori buah (apel) b. Kategori Ikan (Arwana)

Tabel 4.2 Rata-rata precision kategori ikan (arwana)

Recall Histogram M omen Gabungan

0 1 1 1

0.1 0.2774 0.2621 0.2317

0.2 0.0856 0.0871 0.1021

0.3 0.0611 0.0573 0.0653

0.4 0.0560 0.0509 0.0570

0.5 0.0453 0.0461 0.0466

0.6 0.0408 0.0423 0.0406

0.7 0.0394 0.0389 0.0394

0.8 0.0382 0.0384 0.0382

0.9 0.0399 0.0354 0.0399

1 0.0437 0.0335 0.0437

(12)

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

Color Histogram Color Moment Combine methods

Recall

Precision

Grafik Rata-rata Precision Kategori Ikan (Arwana)

Gambar 4.17 Rata-rata precision kategori ikan (arwana) c. Kategori Burung (Elang)

Tabel 4.3 Rata-rata precision kategori burung (elang)

Recall Histogram M omen Gabungan

0 1 1 1

0.1 0.2420 0.3708 0.3062

0.2 0.0622 0.1302 0.0660

0.3 0.0514 0.0992 0.0530

0.4 0.0362 0.0777 0.0369

0.5 0.0318 0.0742 0.0318

0.6 0.0297 0.0474 0.0297

0.7 0.0333 0.0412 0.0333

0.8 0.0364 0.0384 0.0364

0.9 0.0401 0.0344 0.0401

1 0.0444 0.0330 0.0444

(13)

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

Color Histogram Color Moment Combine methods

Recall

Precision

Gambar 4.18 Rata-rata precision kategori burung (elang) d. Kategori Bunga (M awar)

Tabel 4.4 Rata-rata precision kategori bunga (mawar)

Recall Histogram M omen Gabungan

0 1 1 1

0.1 0.7358 0.6479 0.6946

0.2 0.3733 0.1633 0.3100

0.3 0.2648 0.1300 0.2569

0.4 0.2222 0.1044 0.2298

0.5 0.2126 0.0792 0.2152

0.6 0.2034 0.0649 0.2035

0.7 0.1841 0.0618 0.1688

0.8 0.1675 0.0520 0.1518

0.9 0.1357 0.0438 0.1203

1 0.0838 0.0355 0.0849

(14)

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

Color Histogram Color Moment Combine methods

Recall

Precision

Grafik Rata-rata Precision Kategori Bunga (Mawar)

Gambar 4.19 Tabel 4.4 Rata-rata precision kategori bunga (mawar)

e. Kategori M obil (Lamborgini)

Tabel 4.5 Rata-rata precision kategori mobil (lamborgini)

Recall Histogram M omen Gabungan

0 1 1 1

0.1 0.5322 0.3266 0.4961

0.2 0.2717 0.1052 0.2214

0.3 0.1581 0.0988 0.1248

0.4 0.1278 0.0962 0.1230

0.5 0.1233 0.0771 0.1113

0.6 0.1071 0.0712 0.1003

0.7 0.0900 0.0641 0.0903

0.8 0.0670 0.0551 0.0698

0.9 0.0585 0.0503 0.0605

1 0.0401 0.0443 0.0402

(15)

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

Color Histogram Color Moment Combine methods

Recall

Precision

Gambar 4.20 Rata-rata precision kategori mobil (lamborgini)

Dari hasil pengujian didapat rata-rata precision dari semua kueri yang dicoba : Tabel 4.6 Rata-rata precision dari semua kategori

Recall Histogram M omen Gabungan

0 1 1 1

0.1 0.5139 0.4375 0.4848

0.2 0.2869 0.1808 0.2647

0.3 0.2235 0.1317 0.1912

0.4 0.1872 0.1058 0.1639

0.5 0.1756 0.0855 0.1391

0.6 0.1484 0.0710 0.1232

0.7 0.1408 0.0625 0.1112

0.8 0.1291 0.0531 0.0922

0.9 0.1109 0.0427 0.0789

1 0.0636 0.0361 0.0614

(16)

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1

Histogram Momen Gabungan

Grafik Rata-rata Precision Dari Semua Kategori

Recall

Precision

Gambar 4.21 Tabel 4.6 Rata-rata precision dari semua kategori

4.3 Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian subbab 4.2, terlihat bahwa dalam kategori buah metode histogram warna lebih unggul atas 2 metode lainnya. Sedangkan untuk momen warna menjadi metode yang paling buruk dalam hal meretriv citra berkategori buah (dalam hal ini mengambil contoh citra apel).

Pada kategori ke-2 yaitu kategori ikan (arwana), penggunaan momen warna lebih unggul dibandingkan dengan 2 metode lainnya. Sedangkan metode histogram warna menjadi metode yang paling buruk dalam kategori ini. Namun untuk titik recall diatas 0.9 kedua metode tersebut sedikit lebih baik dibandingkan metode momen warna.

Pada kategori ke-3 yaitu kategori burung (elang), penggunaan momen warna sedikit lebih unggul dibandingkan dengan 2 metode lainnya hingga titik recall 0.8,

(17)

metode momen warna.

Pada kategori ke-4 yaitu kategori bunga (mawar), secara keseluruhan penggunaan histogram warna cukup baik, namun untuk tingkat recall 0.4 hingga 0.6 penggunaan kombinasi dari kedua metode lebih baik dibandingkan metode momen warna dan metode histogram warna. Sedangkan untuk penggunaan momen warna menjadi metode yang paling buruk dalam kategori ini.

Pada kategori ke-5 yaitu kategori mobil (lamborgini), secara keseluruhan penggunaan metode histogram warna lebih unggul dibandingkan kedua metode lainnya.

Sedangkan momen warna menjadi metode terburuk dalam kategori ini.

Dari performa rata-rata precision yang diperlihatkan dalam tabel 4.6 menunjukan bahwa secara keseluruhan penggunaan metode histogram warna masih lebih baik dibandingkan dengan kedua metode lainnya. Dengan buruknya performa dari metode momen warna dalam beberapa kategori menjadikan gabungan dari metode momen dan histogram warna tersebut menjadi kurang efektif dan efisien karena dipakai bobot yang sama yaitu 0.5 untuk penghitungan jarak kemiripan antara kueri dengan citra yang ada di basis data. Performa dari salah satu metode mempengaruhi gabungan ketua metode tersebut.

Namun penggunaan momen warna walaupun secara keseluruhan menjadi metode yang paling buruk, namun dalam kategori ikan dan burung menjadi metode yang paling unggul dibandingkan kedua metode lainnya. Namun dengan tingkat precision yang cukup kecil, pengunaan fitur warna dalam meretriv kategori tersebut dirasa kurang mampu mengurangi semantic problem yang menjadi masalah utama dari proses RCBK.

Referensi

Dokumen terkait

Estrous Cycle Profile and Thyroxine Hormone (T4) Levels in Experimental Animal Models of Hyperthyroidism by Throglobulin Induction 12-13 September 2014, Malang 28 1 st

Depo Farmasi Rawat Jalan melayani pasien poliklinik, jaminan kantor, asuransi perusahaan, juga resep pegawai yang obatnya tidak diberikan di Depo Farmasi Pegawai. Alur pelayanan

Perilaku tidak menggunakan kondom pada pria pelanggan pekerja seks lebih banyak pada pria tidak kawin, berumur ≥ 41 tahun, berpendidikan SD, bekerja sebagai buruh

Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di provinsi Aceh dituntut untuk dapat meningkatkan kompetensi dosennya, dengan melihat pada peran

Pengujian kinerja traktor tangan Huanghai DF-12L dengan berbagai campuran bahan bakar dalam mengolah tanah pada penelitian ini dilakukan di lahan kering (lahan

Dari hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa beberapa responden masih memiliki motivasi yang kurang terhadap perawatan diabetes disebabkan oleh kurangnya pendidikan

Saya selalunya menyediakan latihan yang sama untuk setiap murid walaupun saya tahu ada yang pastinya tidak boleh melakukannya serta ada yang akan merasa bahawa latihan

Berdasarkan hasil analisis terhadap kelimpahan perifiton dengan logam berat baik Pb maupun Cd yang tercampur pada penempelan keduanya di daun lamun menunjukkan bahwa