DAFTAR ISI
I. PENDAHULUAN ... 1
II. TEKNIS PENJURNALAN DAN PELAPORAN ... 2
1. Transaksi Non Kas... 2
2. Jurnal ... 12
3. Jurnal Konsolidator ... 14
4. Cetak ... 16
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 menu Transaksi Non Kas Memorial ... 2
Gambar 2 Tampilan form Bukti Transaksi Memorial ... 3
Gambar 3 Tampilan Tabel Treeview Unit Organisasi ... 3
Gambar 4 Form Add Bukti Transaksi Memorial ... 4
Gambar 5 Bukti Transaksi Memorial yang Telah Ditambah ... 4
Gambar 6 Tampilan Form Rincian BM ... 5
Gambar 7 Tampilan Form Isian Rincian BM ... 5
Gambar 8 Tampilan Form Isian Rincian BM ... 6
Gambar 9Tampilan Form Rincian BM Isi ... 6
Gambar 10 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari pengeluaran kas ... 7
Gambar 11 Tampilan form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas ... 7
Gambar 12 Tampilan isi/edit form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas .. 8
Gambar 13 Form Korolari Pengeluaran Isi ... 9
Gambar 14 Form Rincian Korolari Pengeluaran ... 9
Gambar 15 Form Isian Rincian Korolari Pengeluaran ... 9
Gambar 16 Form Rincian Korolari Pengeluaran Isi... 10
Gambar 17 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari penerimaan kas ... 10
Gambar 18 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari pertanggungjawaban ... 11
Gambar 19 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari Memorial ... 11
Gambar 20 Menu Jurnal pada sub menu Pendapatan ... 12
Gambar 21 Tampilan Pendapatan pada sub menu Jurnal ... 12
Gambar 22 Tampilan isi/edit form jurnal pada sub menu pendapatan ... 13
Gambar 23 Tampilan Rincian Jurnal Penerimaan dan Penyetoran ... 14
Gambar 24 Menu Jurnal Konsolidator pada sub menu Penyetoran ... 14
Gambar 25 Tampilan Jurnal Penyetoran pada sub menu Jurnal Konsolidator ... 15
Gambar 26 Tampilan isi/edit form jurnal konsolidator pada sub menu penyetoran ... 15
Gambar 27 Tampilan form rincian jurnal konsolidator penyetoran ... 16
Gambar 28 Menu Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal ... 16
Gambar 29 Tampilan Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal ... 17
Gambar 30 Tampilan Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal ... 17
Gambar 31 Tampilan isi/edit cetak pada sub menu setting saldo awal ... 18
Gambar 32 Tampilan cetak setelah ditambah pada sub menu setting saldo awal ... 18
Gambar 33 Menu Cetak pada sub menu Setting Saldo Akhir ... 19
Gambar 34 Tampilan cetak pada sub menu setting saldo akhir ... 19
Gambar 35 Tampilan isi/edit form cetak pada sub menu setting saldo akhir... 20
Gambar 36 Menu Pengaturan Prognosis ... 21
Gambar 37 Form Pengaturan Prognosis... 21
Gambar 38 Form Isian Pengaturan Prognosis ... 22
Gambar 39 Form Pengaturan Prognosis Isi ... 22
Gambar 40 Menu Cetak pada sub menu register memorial ... 23
Gambar 41 Menu Cetak pada sub menu register memorial ... 23
Gambar 42 Menu Cetak pada sub menu jurnal ... 24
Gambar 43 Menu Cetak pada sub menu jurnal umum ... 24
Gambar 44 Menu Cetak pada sub menu buku besar ... 25
Gambar 45 Menu Cetak pada sub menu buku besar pendapatan ... 25
Gambar 46 Menu Cetak pada sub menu neraca saldo ... 26
Gambar 47 Menu Cetak pada sub menu neraca saldo ... 26
Gambar 48 Menu Cetak pada sub menu laporan keuangan ... 27
Gambar 49 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan SKPD-LRA ... 27
Gambar 50 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan SKPD-Neraca ... 28
Gambar 51 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda-LRA ... 29
Gambar 52 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda-LRA ... 29
Gambar 53 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda-Arus Kas ... 29
Gambar 54 Menu Cetak pada sub menu Perda Pertanggungjawaban ... 30
Gambar 93 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran
1.1. ... 30
Gambar 55 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran
1.2. ... 31
Gambar 56 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran
1.3. ... 31
Gambar 57 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran
1.4. ... 32
Gambar 58 Menu Cetak pada sub menu Peda-Penjabaran ... 32
Gambar 59 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Perjabaran-Lampiran 1.1.... 33
Gambar 60 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Perjabaran-Lampiran 1.2. ... 33
MODUL III
MODUL PERTANGGUNGJAWABAN DAN AKUNTANSI
I. PENDAHULUAN
Secara umum akuntansi didefiniskan sebagai suatu proses identifikasi, pencatatan, penggolongan dan penyusunan laporan keuangan dengan cara tertentu suatu transaksi keuangan dan menafsirkan hasil-hasilnya sebagai dasar pengambilan keputusan.
American Insitute of Certified Public Accountant (AICPA) memberikan definisi bahwa akuntansi adalah kegiatan jasa yang fungsinya adalah untuk menyediakan informasi data kuantitatif terutama yang memiliki sifat keuangan dari kesatuan usaha ekonomi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi untuk memilih alternatif dari suatu keadaan tertentu.
Peraturan Pemerintah no 24 tahun 2005 mendefinisikan akuntansi sebagai proses pencatatan, pengukuran , pengklasifikasian , pengikhtisaran transaksi dan kejadian keuangan pengiterpretasian atas hasilnya dan penyajian laporan
Lebih spesifik dalam konteks kepemerintahan, Permendagri no 13 tahun 2006 memberikan definisi akuntansi pemerintahan adalah serangkaian prosedur mulai dari proses pengumpulan data, pencatatan, pengikhtisaran sampai dengan pelaporan keuangan dalam rangka pertanggungjawaban APBD yang dapat dilakukan secara manual atau menggunakan aplikasi komputer.
Pengertian dari definisi ini mengandung dua cakupan utama yaitu proses penyusunan laporan keuangan dan menginterpretasikan laporan yang dihasilkan dalam pengambilan keputusan dalam sektor swasta dan pertanggungjawaban APBD dalam sektor pemerintah daerah. Sehingga output yang dihasilkan proses akuntansi khususya akuntansi pemerintahan adalah laporan keuangan yang terdiri dari :
1. Laporan Realisasi Anggaran 2. Neraca
3. Catatan atas laporan keuangan
4. Untuk fungsi perbendaharaan daerah diharuskan menyusun Laporan Arus Ka s
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 yang kemudian dilengkapi dengan diterbitkannya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900 tahun 2007 yang merupakan petunjuk pelaksanaan penatausahaan dan pelaporannya, mengamanatkan adanya desentralisasi tanggungjawab kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Sehingga entitas keuangan suatu Pemerintahan Daerah terdiri dari :
1. Entitas akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan keuangan untuk digabungkan pada entitas pelaporan
2. Entitas pelaporan adalah unit pemerintahan yang terdiri atas satu atau Iebih entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang
menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuangan
SKPD sebagai suatu entitas akuntansi harus mem
hasil pengelolaan anggaran yang diberikan. Sebagai konsekuensi dari adanya desentralisasi tanggungjawab pengelolaan keuangan kepada SKPD sesuai dengan kewenangannya, maka SKPD harus membuat laporan hasil pengelolaan angg
dalam bentuk Laporan Realisasi Anggaran SKPD (LRA), Neraca SKPD dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
bertanggungjawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian dari entitas akuntansi dan laporan arus kas daerah.
II. TEKNIS PENJURNALAN DAN PELAPORAN
Proses penjurnalan dilakukan atas dua jenis transaksi yaitu transaksi non kas dan transaksi kas. Transaksi non kas mencatat seluruh trasaksi transaksi yang tidak berhubungan langsung dan tidak merubah
penyesuaian-penyesuaian atas transaksi yang tidak mempengeruhi posisi kas dan korolari. Transaksi kas adalah transaksi yang keterjadiannya merubah posisi kas secara langsung.
1. Transaksi Non Kas
1.1. Memorial
Transaksi memorial merupakan transaksi
atas transaksi-transaksi yang mencakup pembukaan, penerimaan kas, pengeluaran kas, jurnal umum, korolari dan penutup.
adalah dengan memilih menu
kemudian akan muncul form isian sebagai berikut :
Entitas akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan keuangan untuk digabungkan pada entitas pelaporan
pelaporan adalah unit pemerintahan yang terdiri atas satu atau Iebih entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang
menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuangan
SKPD sebagai suatu entitas akuntansi harus mempertanggungjawabkan dan melaporkan hasil pengelolaan anggaran yang diberikan. Sebagai konsekuensi dari adanya desentralisasi tanggungjawab pengelolaan keuangan kepada SKPD sesuai dengan kewenangannya, maka SKPD harus membuat laporan hasil pengelolaan angg
dalam bentuk Laporan Realisasi Anggaran SKPD (LRA), Neraca SKPD dan Catatan Atas Sedangkan SKPKD adalah suatu entitas pelaporan yang bertanggungjawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian dari entitas
an arus kas daerah.
TEKNIS PENJURNALAN DAN PELAPORAN
Proses penjurnalan dilakukan atas dua jenis transaksi yaitu transaksi non kas dan transaksi kas. Transaksi non kas mencatat seluruh trasaksi transaksi yang tidak berhubungan langsung dan tidak merubah posisi kas pada keterjadiannya, seperti penyesuaian atas transaksi yang tidak mempengeruhi posisi kas dan korolari. Transaksi kas adalah transaksi yang keterjadiannya merubah posisi kas secara
Transaksi memorial merupakan transaksi-transaksi non kas yang bersifat penyesuaian transaksi yang mencakup pembukaan, penerimaan kas, pengeluaran kas, jurnal umum, korolari dan penutup. Cara untuk membuat memorial
memilih menu transaksi non kas .
Gambar 1 menu Transaksi Non Kas Memorial
kemudian akan muncul form isian sebagai berikut :
Entitas akuntansi adalah unit pemerintahan pengguna anggaran/pengguna barang dan oleh karenanya wajib menyelenggarakan akuntansi dan menyusun laporan
pelaporan adalah unit pemerintahan yang terdiri atas satu atau Iebih entitas akuntansi yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuangan
pertanggungjawabkan dan melaporkan hasil pengelolaan anggaran yang diberikan. Sebagai konsekuensi dari adanya desentralisasi tanggungjawab pengelolaan keuangan kepada SKPD sesuai dengan kewenangannya, maka SKPD harus membuat laporan hasil pengelolaan anggarannya dalam bentuk Laporan Realisasi Anggaran SKPD (LRA), Neraca SKPD dan Catatan Atas Sedangkan SKPKD adalah suatu entitas pelaporan yang bertanggungjawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian dari entitas
Proses penjurnalan dilakukan atas dua jenis transaksi yaitu transaksi non kas dan transaksi kas. Transaksi non kas mencatat seluruh trasaksi transaksi yang tidak posisi kas pada keterjadiannya, seperti penyesuaian atas transaksi yang tidak mempengeruhi posisi kas dan korolari. Transaksi kas adalah transaksi yang keterjadiannya merubah posisi kas secara
transaksi non kas yang bersifat penyesuaian transaksi yang mencakup pembukaan, penerimaan kas, pengeluaran memorial dari aplikasi
Gambar 1 menu Transaksi Non Kas Memorial
Untuk mengisi Unit Organisasi
organisasi yang berbentuk table treeview sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Pilih unit organisasi dengan mengklik satu kali pada data organisasi yang dipilih.
Untuk menambah
dan jika ingin melakukan perubahan atas isi bukti transaksi memorial dilakukan dengan cara mengklik tombol Edit yang pada kolom paling kanan formulir bukti transaksi, sehingga
sebagai berikut:
Gambar 2 Tampilan form Bukti Transaksi Memorial
Untuk mengisi Unit Organisasi klik tombol , selanjutnya akan tampil daftar organisasi yang berbentuk table treeview sebagaimana ditunjukkan dalam gambar
Gambar 3 Tampilan Tabel Treeview Unit Organisasi
Pilih unit organisasi dengan mengklik satu kali pada data organisasi yang dipilih.
Untuk menambah bukti transaksi memorial dilakukan dengan cara
dan jika ingin melakukan perubahan atas isi bukti transaksi memorial dilakukan dengan cara mengklik tombol Edit yang pada kolom paling kanan formulir bukti transaksi, sehingga akan muncul Form add/edit bukti transaksi memorial
Gambar 2 Tampilan form Bukti Transaksi Memorial
, selanjutnya akan tampil daftar unit organisasi yang berbentuk table treeview sebagaimana ditunjukkan dalam gambar
Tabel Treeview Unit Organisasi
Pilih unit organisasi dengan mengklik satu kali pada data organisasi yang dipilih.
dilakukan dengan cara mengklik tombol
dan jika ingin melakukan perubahan atas isi bukti transaksi memorial
dilakukan dengan cara mengklik tombol Edit yang pada kolom paling kanan formulir
bukti transaksi memorial
Pengisian dilakukan dengan carasebagai berikut :
1. Jenis BM diisi dengan memilih data dari dalam tombol combo 2. No BM diisi dengan nomor bukti memorial sesuai dengan
berlaku di daerah
3. Tanggal BM diisi dengan cara mengklik tombol kalender yang terletak diujung kanan field yang berbentuk kotak, kemudian akan tampil kotak kalender sistem, klik pada tanggal yang terdapat dalam kotak kalender tersebu
4. Referensi diisi dengan referensi
sebagai fungsi kros cek atas pencatatan yang dilakukan
5. Uraian diisi dengan penjelasan yang diperlukan untuk menjelaskan peruntukan bukti memorial
6. Penandatangan telah terisi secara
penandatangan dokumen, apabila data penandatangan dokumen adalah lebih dari satu maka data dapat dipilih dari dalam kombo.
Kemudian setelah
menyimpan data apabila data telah berhasil disimpan oleh sistem, maka akan muncul pesan seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini :
Gambar 4 Form Add Bukti Transaksi Memorial
Pengisian dilakukan dengan carasebagai berikut :
Jenis BM diisi dengan memilih data dari dalam tombol combo
No BM diisi dengan nomor bukti memorial sesuai dengan struktur penomoran yang berlaku di daerah
Tanggal BM diisi dengan cara mengklik tombol kalender yang terletak diujung kanan field yang berbentuk kotak, kemudian akan tampil kotak kalender sistem, klik pada tanggal yang terdapat dalam kotak kalender tersebu
Referensi diisi dengan referensi-referansi yang dijadikan dasar pencatatan sebagai fungsi kros cek atas pencatatan yang dilakukan
Uraian diisi dengan penjelasan yang diperlukan untuk menjelaskan peruntukan bukti memorial
Penandatangan telah terisi secara otomatis dari aplikasi berdasarkan pengaturan penandatangan dokumen, apabila data penandatangan dokumen adalah lebih dari satu maka data dapat dipilih dari dalam kombo.
Kemudian setelah pengisian data selesai dilkukan, tekan tombol
apabila data telah berhasil disimpan oleh sistem, maka akan muncul pesan seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini :
Gambar 5 Bukti Transaksi Memorial yang Telah Ditambah Form Add Bukti Transaksi Memorial
struktur penomoran yang
Tanggal BM diisi dengan cara mengklik tombol kalender yang terletak diujung kanan field yang berbentuk kotak, kemudian akan tampil kotak kalender sistem, klik pada tanggal yang terdapat dalam kotak kalender tersebut
referansi yang dijadikan dasar pencatatan
Uraian diisi dengan penjelasan yang diperlukan untuk menjelaskan peruntukan
otomatis dari aplikasi berdasarkan pengaturan penandatangan dokumen, apabila data penandatangan dokumen adalah lebih dari
ekan tombol untuk apabila data telah berhasil disimpan oleh sistem, maka akan muncul
Bukti Transaksi Memorial yang Telah Ditambah
Untuk menambah/melihat rincian dari bukti memorial, klik nomor bukti memorial yang terdapat dalam kolom No. BM, selanjutnya akan tampil form rincian bukti memorial sebagaimana ditampilkan dalam gambar berikut :
Untuk menambah data rincian BM klik tombol sudut kiri sebelah baw
BM sebagaimana ditampilkan dalam gambar berikut :
Pengisian form dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. Jenis Rekening diisi dengan memilih jenis
2. Rekening diisi den
data rekening sebagaimana yang ditampilkan dalam gambar 8, pilih data rekening dengan mengklik
Untuk menambah/melihat rincian dari bukti memorial, klik nomor bukti memorial yang terdapat dalam kolom No. BM, selanjutnya akan tampil form rincian bukti memorial sebagaimana ditampilkan dalam gambar berikut :
Gambar 6 Tampilan Form Rincian BM
Untuk menambah data rincian BM klik tombol
sudut kiri sebelah bawah form rincian kemudian akan tampil form pengisian rincian BM sebagaimana ditampilkan dalam gambar berikut :
Gambar 7 Tampilan Form Isian Rincian BM
Pengisian form dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Jenis Rekening diisi dengan memilih jenis rekening transaksi dari dalam kombo Rekening diisi dengan mengklik tombol , kemudian akan tampil form lookup data rekening sebagaimana yang ditampilkan dalam gambar 8, pilih data rekening dengan mengklik pada tombol ‘select’
Untuk menambah/melihat rincian dari bukti memorial, klik nomor bukti memorial yang terdapat dalam kolom No. BM, selanjutnya akan tampil form rincian bukti
Tampilan Form Rincian BM
yang terletak pada ah form rincian kemudian akan tampil form pengisian rincian
Tampilan Form Isian Rincian BM
rekening transaksi dari dalam kombo
, kemudian akan tampil form lookup
data rekening sebagaimana yang ditampilkan dalam gambar 8, pilih data rekening
3. Posisi diisi dengan mengklik pada salah satu posisi normal rekening debet/kredit 4. Nilai diisi dengan besaran nilai atas transaksi
5. Klik tombol
Perlu diingat bahwa pengisian transaksi bukti memorial merupakan pencatatan transaksi double entry system yang tidak dilakukan secara otomatis dari aplikasi, maka untuk mencatat transaksi lawan akun dilakukan dengan
dan lakukan
Gambar 8 Tampilan Form Isian
Posisi diisi dengan mengklik pada salah satu posisi normal rekening debet/kredit Nilai diisi dengan besaran nilai atas transaksi
untuk menyimpan data
Gambar 9Tampilan Form Rincian BM Isi
Perlu diingat bahwa pengisian transaksi bukti memorial merupakan pencatatan transaksi double entry system yang tidak dilakukan secara otomatis dari aplikasi, maka untuk mencatat transaksi lawan akun dilakukan dengan
dan lakukan kembali langkah-langkah 1-5.
Tampilan Form Isian Rincian BM
Posisi diisi dengan mengklik pada salah satu posisi normal rekening debet/kredit
Tampilan Form Rincian BM Isi
Perlu diingat bahwa pengisian transaksi bukti memorial merupakan pencatatan
transaksi double entry system yang tidak dilakukan secara otomatis dari aplikasi,
maka untuk mencatat transaksi lawan akun dilakukan dengan mengklik tombol
1.2. Korolari
1.2.1. Pengeluaran Kas
Korolari terhadap pengeluaran kas merupakan proses pengkapitalisasian transaksi-
kekayaan daerah yang tercatat dalam neraca. Transaksi ini di
dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah dikarenakan sistem akuntansi pemerintah daerah yang menganut basis kas menuju akrual
ada hubungan transaksi secara langsung antara transaksi APBD dengan transaksi
Korolari untuk
menggunakan menu Transaksi non ditunjukkan dalam gambar berikut :
Dengan memilih menu tersebut, sebagaimana ditampilkan dalam gambar
Gambar
Pengeluaran Kas
Korolari terhadap pengeluaran kas merupakan proses pengkapitalisasian -transaksi pengeluaran kas yang mengakibatkan berubahnya posisi kekayaan daerah yang tercatat dalam neraca. Transaksi ini di
dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah dikarenakan sistem akuntansi pemerintah daerah yang menganut basis kas menuju akrual (cash toward accrual/modified accrual basis)
ada hubungan transaksi secara langsung antara transaksi APBD dengan transaksi-transaksi non kas di Neraca.
Korolari untuk Pengeluaran Kas pada transaksi non kas dilakukan dengan menggunakan menu Transaksi non Kas-Korolari-Pengelua
ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 10 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
Dengan memilih menu tersebut, kemudian akan muncul form isian mana ditampilkan dalam gambar berikut :
Gambar 11 Tampilan form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
Korolari terhadap pengeluaran kas merupakan proses pengkapitalisasian
transaksi pengeluaran kas yang mengakibatkan berubahnya posisi kekayaan daerah yang tercatat dalam neraca. Transaksi ini diperlukan dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah dikarenakan sistem akuntansi pemerintah daerah yang menganut basis kas (cash toward accrual/modified accrual basis) dimana tidak ada hubungan transaksi secara langsung antara transaksi-transaksi kas di
Pengeluaran Kas pada transaksi non kas dilakukan dengan Pengeluaran seperti yang
Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
kemudian akan muncul form isian
Tampilan form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
Untuk menambah
dibawah ini:
Gambar 12 Tampilan isi/edit form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
Pengisian form dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. No Buku diisi dengan nomor pencatatan (sesuaikan dengan struktur nomor yang berlaku)
2. BKU SP2D diisi dengan cara mengklik tombol
tampil tabel lookup No BKU, pilih no BKU dengan mengklik tombol
‘select’
3. Tanggal
diujung kanan field yang berbentuk kotak, kemudian ak
kalender sistem, klik pada tanggal yang terdapat dalam kotak kalender tersebut
4. Uraian diisi dengan keterangan yang diperlukan untuk menjelaskan peruntukan korolari
Kemudian setelah
oleh sistem, maka akan muncul pesan seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini :
Untuk menambah Pengeluaran kas dilakukan dengan cara
kemudian akan muncul Form isian pengeluaran kas seperti dibawah ini:
Tampilan isi/edit form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
Pengisian form dilakukan dengan cara sebagai berikut :
No Buku diisi dengan nomor pencatatan (sesuaikan dengan struktur nomor yang berlaku)
BKU SP2D diisi dengan cara mengklik tombol
tampil tabel lookup No BKU, pilih no BKU dengan mengklik tombol
‘select’
Tanggal Buku diisi dengan cara mengklik tombol kalender yang terletak diujung kanan field yang berbentuk kotak, kemudian ak
kalender sistem, klik pada tanggal yang terdapat dalam kotak kalender tersebut
Uraian diisi dengan keterangan yang diperlukan untuk menjelaskan peruntukan korolari
Kemudian setelah pengisian data selesai dilakukan
untuk menyimpan data, apabila data telah berhasil disimpan oleh sistem, maka akan muncul pesan seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini :
dilakukan dengan cara mengklik tombol pengeluaran kas seperti
Tampilan isi/edit form transaksi non kas pada sub menu korolari pengeluaran kas
No Buku diisi dengan nomor pencatatan (sesuaikan dengan struktur
, kemudian akan tampil tabel lookup No BKU, pilih no BKU dengan mengklik tombol
diisi dengan cara mengklik tombol kalender yang terletak diujung kanan field yang berbentuk kotak, kemudian akan tampil kotak kalender sistem, klik pada tanggal yang terdapat dalam kotak kalender
Uraian diisi dengan keterangan yang diperlukan untuk menjelaskan
pengisian data selesai dilakukan, tekan tombol
apabila data telah berhasil disimpan
oleh sistem, maka akan muncul pesan seperti yang terlihat dalam gambar
Untuk mengisi atau pada salah satu no
Untuk menambah data rincian korolari pengeluaran kas klik tombol
Gambar 13 Form Korolari Pengeluaran Isimengisi atau melihat rincian Pengeluaran kas dengan cara men pada salah satu no Pengeluaran kas yang ingin dilihat rinciannya.
Gambar 14 Form Rincian Korolari Pengeluaran
Untuk menambah data rincian korolari pengeluaran kas klik tombol , selanjutnya akan tampil form pengisianberikut :
Gambar 15 Form Isian Rincian Korolari Pengeluaran Form Korolari Pengeluaran Isi
dengan cara mengklik yang ingin dilihat rinciannya.
Form Rincian Korolari Pengeluaran
Untuk menambah data rincian korolari pengeluaran kas klik tombol form pengisianberikut :
Isian Rincian Korolari Pengeluaran
Pengisian form dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Rekening diisi dengan cara yang sama dengan pengisian rekening pada bukti memorial
2. Posisi diisi dengan mengklik salah satu posisi rekening 3. Nilai diisi dengan
4. Klik tombol
5. Cara yang sama dilakukan untuk menambah rekening lawan
1.2.2. Penerimaan Kas
Korolari terhadap transaksi-
kekayaan daerah yang tercatat dalam neraca. Transaksi ini diperlukan dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah dikarenakan
menuju akrual
ada hubungan transaksi secara langsung antara transaksi APBD dengan transaksi
Korolari untuk
menggunakan menu Transaksi non Kas ditunjukkan dalam gambar berikut :
Pengisian form dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Rekening diisi dengan cara yang sama dengan pengisian rekening pada bukti memorial
Posisi diisi dengan mengklik salah satu posisi rekening Nilai diisi dengan nilai dari rekening
Klik tombol untuk menyimpan data
Cara yang sama dilakukan untuk menambah rekening lawan
Gambar 16 Form Rincian Korolari Pengeluaran Isi
Penerimaan Kas
Korolari terhadap penerimaan kas merupakan proses pengkapitalisasian -transaksi penerimaan kas yang mengakibatkan berubahnya posisi kekayaan daerah yang tercatat dalam neraca. Transaksi ini diperlukan dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah dikarenakan sistem akuntansi pemerintah daerah yang menganut basis kas menuju akrual (cash toward accrual/modified accrual basis)
ada hubungan transaksi secara langsung antara transaksi APBD dengan transaksi-transaksi non kas di Neraca.
Korolari untuk Penerimaan Kas pada transaksi non kas dilakukan dengan menggunakan menu Transaksi non Kas-Korolari-Penerimaan seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 17 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari penerimaan kas
Rekening diisi dengan cara yang sama dengan pengisian rekening pada
Posisi diisi dengan mengklik salah satu posisi rekening
Cara yang sama dilakukan untuk menambah rekening lawan
Form Rincian Korolari Pengeluaran Isi
kas merupakan proses pengkapitalisasian transaksi penerimaan kas yang mengakibatkan berubahnya posisi kekayaan daerah yang tercatat dalam neraca. Transaksi ini diperlukan dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah sistem akuntansi pemerintah daerah yang menganut basis kas (cash toward accrual/modified accrual basis) dimana tidak ada hubungan transaksi secara langsung antara transaksi-transaksi kas di
Penerimaan Kas pada transaksi non kas dilakukan dengan Penerimaan seperti yang
Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari penerimaan kas
Teknis pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengisian korolari pengeluaran.
1.2.3. Pertanggungjawaban
Penjelasan berikut ini berlaku untuk kas dalam menu korolari
aplikasi adalah dengan memilih menu sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar
Teknis pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengeluaran dan korolari penerimaan.
1.2.4. Memorial
Menu memorial dalam submenu korolari berfungsi untuk melakukan penyesuaian
pengkapitalisasian transaksi posisi kekayaan daerah. P dengan memilih menu gambar berikut :
Teknis pengisian korolari
korolari pengeluaran, korolari penerimaan dan pertanggungjawaban.
pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengisian korolari pengeluaran.
Pertanggungjawaban
Penjelasan berikut ini berlaku untuk Pertanggungjawaban pada transaksi non kas dalam menu korolari. Cara untuk membuat Pertanggungjawaban aplikasi adalah dengan memilih menu korolari pertanggungjawaban sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 18 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari pertanggungjawaban
Teknis pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengeluaran dan korolari penerimaan.
Memorial
Menu memorial dalam submenu korolari berfungsi untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian atas transaksi-transaksi yang terkait dengan pengkapitalisasian transaksi-transaksi yang mempengaruhi
posisi kekayaan daerah. Pembuatan memorial dari aplikasi
dengan memilih menu Memorial sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 19 Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari Memorial
Teknis pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengisian korolari pengeluaran, korolari penerimaan dan pertanggungjawaban.
pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengisian korolari
Pertanggungjawaban pada transaksi non Pertanggungjawaban dari pertanggungjawaban
Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari pertanggungjawaban
Teknis pengisian korolari penerimaan adalah sama dengan pengisian korolari
Menu memorial dalam submenu korolari berfungsi untuk melakukan transaksi yang terkait dengan transaksi yang mempengaruhi laporan dari aplikasi dilakukan Memorial sebagaimana yang ditunjukkan dalam
Menu Transaksi Non Kas pada sub menu korolari Memorial
penerimaan adalah sama dengan pengisian
korolari pengeluaran, korolari penerimaan dan pertanggungjawaban.
2. Jurnal
2.1. Pendapatan
Jurnal Pendapatan merupakan jurnal yang berfungsi untuk mencatat seluruh transaksi-transaksi penerimaan kas. Dokumen sumber untuk
ini adalah STS dan BKU.
Penjurnalan memilih menu
ditunjukkan dalam gambar berikut :
Dengan memilih menu tersebut, ditampilkan dalam gambar
Pendapatan
Jurnal Pendapatan merupakan jurnal yang berfungsi untuk mencatat seluruh transaksi penerimaan kas. Dokumen sumber untuk
ini adalah STS dan BKU.
pendapatan dengan menggunakan aplikasi
menu pendapatan dalam modul pertanggungjawaban sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 20 Menu Jurnal pada sub menu Pendapatan
Dengan memilih menu tersebut, kemudian akan muncul form isian sebagai ditampilkan dalam gambar berikut :
Gambar 21 Tampilan Pendapatan pada sub menu Jurnal
Jurnal Pendapatan merupakan jurnal yang berfungsi untuk mencatat seluruh
transaksi penerimaan kas. Dokumen sumber untuk mencatat transaksi
aplikasi dilakukan dengan pendapatan dalam modul pertanggungjawaban sebagaimana
Menu Jurnal pada sub menu Pendapatan
kemudian akan muncul form isian sebagaimana
Tampilan Pendapatan pada sub menu Jurnal
Pengisian Bendahara dilakukan dengan mengklik tombol
form lookup data bendahara kemudian klik satu kali tombol ‘select’ pada bendahara yang dipilih.
melakukan verifikasi atas nilai jurnal
Proses pemberian tanggal validasi jurnal dengan menggunakan modul ini adalah meng’klik’ salah satu no BKU seperti yang ditunjukkan dalam gambar 25 dan kemudian klik tombol edit yang berada pada kolom ‘edit’ sehingga
isian seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Nilai yang tercantum dalam jurnal ini adalah nilai STS/TBP yang tercatat dalam modul Pelaksanaan dan Penatausahaan,
tidak dapat diubah, dalam modul ini kita hanya memberikan tanggal validasi jurnal. Proses ini dilakukan dengan cara meng’klik’ tombol yang berada posisi paling kiri grid ‘Tanggal Valid’ kemudian akan muncul kalender
kalender tersebut muncul, tekan tanggal sesuai dengan tanggal validasi jurnal dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data. Jika ingin mengedit angka dalam jurnal, maka dilakukan dalam modul Pelaksanaan dan Penatausahaan.
Untuk menampilkan
BKU, kemudian akan tampil form rincian jurnal sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Pengisian Bendahara dilakukan dengan mengklik tombol
form lookup data bendahara kemudian klik satu kali tombol ‘select’ pada bendahara yang dipilih. Dalam fase ini tugas dari fungsi akuntansi adalah melakukan verifikasi atas nilai jurnal dan memberikan tanggal validasi jurnal.
Proses pemberian tanggal validasi jurnal dengan menggunakan modul ini adalah meng’klik’ salah satu no BKU seperti yang ditunjukkan dalam gambar 25 dan kemudian klik tombol edit yang berada pada kolom ‘edit’ sehingga
isian seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 22 Tampilan isi/edit form jurnal pada sub menu pendapatan
Nilai yang tercantum dalam jurnal ini adalah nilai STS/TBP yang tercatat dalam modul Pelaksanaan dan Penatausahaan, sehingga dalam modul ini nilai tersebut tidak dapat diubah, dalam modul ini kita hanya memberikan tanggal validasi jurnal. Proses ini dilakukan dengan cara meng’klik’ tombol yang berada posisi paling kiri grid ‘Tanggal Valid’ kemudian akan muncul kalender
kalender tersebut muncul, tekan tanggal sesuai dengan tanggal validasi jurnal dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data. Jika ingin mengedit angka dalam jurnal, maka dilakukan dalam modul Pelaksanaan dan Penatausahaan.
menampilkan rincian jurnal penerimaan&penyetoran diklik salah satu No.
BKU, kemudian akan tampil form rincian jurnal sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
lalu akan tampil form lookup data bendahara kemudian klik satu kali tombol ‘select’ pada Dalam fase ini tugas dari fungsi akuntansi adalah dan memberikan tanggal validasi jurnal.
Proses pemberian tanggal validasi jurnal dengan menggunakan modul ini adalah meng’klik’ salah satu no BKU seperti yang ditunjukkan dalam gambar 25 dan kemudian klik tombol edit yang berada pada kolom ‘edit’ sehingga muncul form
Tampilan isi/edit form jurnal pada sub menu pendapatan
Nilai yang tercantum dalam jurnal ini adalah nilai STS/TBP yang tercatat dalam sehingga dalam modul ini nilai tersebut tidak dapat diubah, dalam modul ini kita hanya memberikan tanggal validasi jurnal. Proses ini dilakukan dengan cara meng’klik’ tombol yang berada posisi paling kiri grid ‘Tanggal Valid’ kemudian akan muncul kalender sistem, setelah kalender tersebut muncul, tekan tanggal sesuai dengan tanggal validasi jurnal dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data. Jika ingin mengedit angka dalam jurnal, maka dilakukan dalam modul Pelaksanaan dan Penatausahaan.
toran diklik salah satu No.
BKU, kemudian akan tampil form rincian jurnal sebagaimana ditunjukkan dalam
Proses pengisian jurnal SP2D, Belanja UP, Memorial dan dengan cara yang sama
3. Jurnal Konsolidator
Jurnal konsolidator merupakan jurnal yang dibuat untuk mencatat seluruh transaksi yang terkait dengan transaksi
didelegasikan kepada SKPD. Jurnal ini dibuat oleh
3.1. Penyetoran
Jurnal ini adalah untuk mencatat transaksi Daerah. Cara membuat
memilih menu pertanggungjawaban.
Dengan memilih menu tersebut, ditampilkan dalam gambar
klik salah satu nomor yang terdapat dalam kolom Nomor.
Gambar 23 Tampilan Rincian Jurnal Penerimaan dan Penyetoran
Proses pengisian jurnal SP2D, Belanja UP, Memorial dan dengan cara yang sama.
Jurnal Konsolidator
Jurnal konsolidator merupakan jurnal yang dibuat untuk mencatat seluruh transaksi yang terkait dengan transaksi-transaksi dalam lingkup daerah secara keseluruhan yang tidak didelegasikan kepada SKPD. Jurnal ini dibuat oleh Fungsi Akuntansi di
Penyetoran
Jurnal ini adalah untuk mencatat transaksi-transaksi penerimaan kas di Kas Cara membuat penyetoran dengan menggunakan aplikasi adalah dengan memilih menu jurnal konsolidator sub menu penyetoran di modul pertanggungjawaban.
Gambar 24 Menu Jurnal Konsolidator pada sub menu Penyetoran
Dengan memilih menu tersebut, kemudian akan muncul form isian sebagai dalam gambar 46 berikut dan jika ingin menampilkan rincian jurnal klik salah satu nomor yang terdapat dalam kolom Nomor.
Rincian Jurnal Penerimaan dan Penyetoran
Proses pengisian jurnal SP2D, Belanja UP, Memorial dan Korolari dilakukan
Jurnal konsolidator merupakan jurnal yang dibuat untuk mencatat seluruh transaksi yang erah secara keseluruhan yang tidak Fungsi Akuntansi di SKPKD.
transaksi penerimaan kas di Kas aplikasi adalah dengan penyetoran di modul
Menu Jurnal Konsolidator pada sub menu Penyetoran
kemudian akan muncul form isian sebagaimana
dan jika ingin menampilkan rincian jurnal
Dalam fase ini tugas dari fungsi akuntansi adalah sebagai verifikator atas transaksi
rampungnya proses verifikasi terhadap bukti
ini adalah memberikan tanggal validasi atas transaksi sebagai tanda bahwa bukt tersebut sudah dijurnal. Proses pemberian tanggal validasi dilakukan dengan cara meng’klik’ tombol ‘edit’ sehingga muncul formulir sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar berikut :
Gambar
Proses pemberian tanggal validasi jurnal dilakukan dengan cara meng’klik’
tombol yang berada posisi paling kiri grid ‘Tanggal Valid’ kemudian akan muncul kalender sistem, setelah kalender tersebut muncul,
dengan tanggal va
selanjutnya kolom ‘tanggal valid’ akan terisi pada salah satu nomor jurnal
berada dibawah form jurnal penyetoran.
Gambar 25 Tampilan Jurnal Penyetoran pada sub menu Jurnal Konsolidator
Dalam fase ini tugas dari fungsi akuntansi adalah sebagai
verifikator atas transaksi-transaksi penerimaan kas daerah, sehingga setelah rampungnya proses verifikasi terhadap bukti-bukti selanjutnya tugas dari fungsi ini adalah memberikan tanggal validasi atas transaksi sebagai tanda bahwa bukt tersebut sudah dijurnal. Proses pemberian tanggal validasi dilakukan dengan cara meng’klik’ tombol ‘edit’ sehingga muncul formulir sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar berikut :
Gambar 26 Tampilan isi/edit form jurnal konsolidator pada sub menu pen
Proses pemberian tanggal validasi jurnal dilakukan dengan cara meng’klik’
tombol yang berada posisi paling kiri grid ‘Tanggal Valid’ kemudian akan muncul kalender sistem, setelah kalender tersebut muncul, klik pada
dengan tanggal validasi jurnal dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data selanjutnya kolom ‘tanggal valid’ akan terisi. Untuk melihat rincian jurnal, klik pada salah satu nomor jurnal, kemudian akan tampil form rincian jurnal yang berada dibawah form jurnal penyetoran.
Tampilan Jurnal Penyetoran pada sub menu Jurnal Konsolidator
analis transaksi dan transaksi penerimaan kas daerah, sehingga setelah bukti selanjutnya tugas dari fungsi ini adalah memberikan tanggal validasi atas transaksi sebagai tanda bahwa bukti tersebut sudah dijurnal. Proses pemberian tanggal validasi dilakukan dengan cara meng’klik’ tombol ‘edit’ sehingga muncul formulir sebagaimana yang
Tampilan isi/edit form jurnal konsolidator pada sub menu penyetoran
Proses pemberian tanggal validasi jurnal dilakukan dengan cara meng’klik’
tombol yang berada posisi paling kiri grid ‘Tanggal Valid’ kemudian akan muncul
klik pada tanggal sesuai
lidasi jurnal dan tekan tombol simpan untuk menyimpan data,
Untuk melihat rincian jurnal, klik
, kemudian akan tampil form rincian jurnal yang
Pengisian jurnal konsolidator SP2D dan Transfer antar bank dilakukan dengan cara yang sama dengan proses penjurnalan konsolidator penyetoran
4. Cetak
4.1. Setting
4.1.1. Saldo Awal
Menu ini berfungsi untuk memasukkan nilai saldo awal neraca sebelum dilaksanakannya proses perhitungan akhir tahun.
setting saldo awal menu cetak gambar berikut :
Gambar 27 Tampilan form rincian jurnal konsolidator penyetoran
Pengisian jurnal konsolidator SP2D dan Transfer antar bank dilakukan dengan cara yang sama dengan proses penjurnalan konsolidator penyetoran
Saldo Awal
Menu ini berfungsi untuk memasukkan nilai saldo awal neraca sebelum dilaksanakannya proses perhitungan akhir tahun. Cara untuk membuat setting saldo awal dengan menggunakan aplikasi dilakukan
cetak sub menu setting saldo awal seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 28 Menu Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal jurnal konsolidator penyetoran
Pengisian jurnal konsolidator SP2D dan Transfer antar bank dilakukan dengan cara yang sama dengan proses penjurnalan konsolidator penyetoran
Menu ini berfungsi untuk memasukkan nilai saldo awal neraca sebelum Cara untuk membuat dilakukan dengan memilih setting saldo awal seperti yang ditunjukkan dalam
Menu Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal
Dengan memilih menu tersebut, gambar berikut :
Untuk menambah data saldo awal, klik tombol
dibagian kiri bawah formulir, selanjutnya akan tampil daftar kode rekening berikut :
Urai data kode rekening dalam tabel lookup sampai dengan tingkat rinci kemudian berikan tanda ceklis pada kotak kecil disebelah kiri kode rekening untuk memilih, kemudian klik tombol simpan untuk menyimpan data.
Pemasukan nilai saldo awal dilakukan pada kolom ‘Edit’
yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Dengan memilih menu tersebut, kemudian akan tampil form isian berikut :
Gambar 29 Tampilan Cetak pada sub menu S
Untuk menambah data saldo awal, klik tombol
dibagian kiri bawah formulir, selanjutnya akan tampil daftar kode rekening
Gambar 30 Tampilan Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal
Urai data kode rekening dalam tabel lookup sampai dengan tingkat rinci kemudian berikan tanda ceklis pada kotak kecil disebelah kiri kode rekening untuk memilih, kemudian klik tombol simpan untuk menyimpan data.
Pemasukan nilai saldo awal dilakukan dengan cara mengklik pada kolom ‘Edit’, kemudian field akan menjadi dapat diedit yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
form isian saldo awal,
Tampilan Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal
yang terletak dibagian kiri bawah formulir, selanjutnya akan tampil daftar kode rekening
Tampilan Cetak pada sub menu Setting Saldo Awal
Urai data kode rekening dalam tabel lookup sampai dengan tingkat rinci kemudian berikan tanda ceklis pada kotak kecil disebelah kiri kode rekening untuk memilih, kemudian klik tombol simpan untuk menyimpan data.
cara mengklik tombol ‘edit’
, kemudian field akan menjadi dapat diedit sebagaimana
Isi kolom sesuai dengan nilai dalam dokumen awal dan klik tombol update untuk menyimpan data
‘update’ untuk menyimpan data gambar berikut :
Gambar 31 Tampilan isi/edit cetak pada sub menu setting saldo awal
si kolom sesuai dengan nilai dalam dokumen hasil perhitungan nilai neraca awal dan klik tombol update untuk menyimpan data, kemudian klik tombol
‘update’ untuk menyimpan data. Hasil penyimpanan ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 32 Tampilan cetak setelah ditambah pada sub menu
Tampilan isi/edit cetak pada sub menu setting saldo awal
hasil perhitungan nilai neraca , kemudian klik tombol Hasil penyimpanan ditunjukkan dalam
pada sub menu setting saldo awal
4.1.2. Perhitungan
Menu perhitungan dalam modul ini berfungsi sebagai eksekutor proses perhitungan anggaran dan neraca dalam aplikasi.
setting saldo akhir menu setting perhitungan
Dengan memilih menu tersebut, sebagaimana ditampilkan dalam gambar
Untuk melaksanakan proses perhitungan
selanjutnya akan tampil form isian perhitungan sebagai berikut : Perhitungan
Menu perhitungan dalam modul ini berfungsi sebagai eksekutor proses perhitungan anggaran dan neraca dalam aplikasi. Cara untuk membuat setting saldo akhir dari aplikasi adalah dengan memilih menu
setting perhitungan sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 33 Menu Cetak pada sub menu Setting Saldo Akhir
Dengan memilih menu tersebut, kemudian akan muncul form mana ditampilkan dalam gambar berikut :
Gambar 34 Tampilan cetak pada sub menu setting saldo akhir
melaksanakan proses perhitungan klik tombol selanjutnya akan tampil form isian perhitungan sebagai berikut :
Menu perhitungan dalam modul ini berfungsi sebagai eksekutor proses Cara untuk membuat dari aplikasi adalah dengan memilih menu cetak sub sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Menu Cetak pada sub menu Setting Saldo Akhir
kemudian akan muncul form perhitungan
Tampilan cetak pada sub menu setting saldo akhir
klik tombol ,
selanjutnya akan tampil form isian perhitungan sebagai berikut :
Pengisian dilakukan dengan menekan tombol yang ada di pojok kanan grid sehingga akan muncul kalender sistem, pilih tanggal dan bulan dan secara otomatis tanggal akan terisi.
diperlukan menyangkut pengisian selesai dilakukan proses perhitungan.
4.1.3. Setting Prognosis
Prognosis merupakan estimasi atau prakiraan atas nilai anggaran yang diperkirakan akan terealisasi dalam periode berikutnya.
prognosis dilakukan dengan memilih menu prognosis sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 35 Tampilan isi/edit form cetak pada sub menu setting saldo akhir
Pengisian dilakukan dengan menekan tombol yang ada di pojok kanan grid sehingga akan muncul kalender sistem, pilih tanggal dan bulan dan secara otomatis tanggal akan terisi. Keterangan diisi dengan informasi yang diperlukan menyangkut penjelasan ringkas laporan keuangan
pengisian selesai dilakukan, tekan tombol simpan untuk melaksanakan proses perhitungan.
Setting Prognosis
Prognosis merupakan estimasi atau prakiraan atas nilai anggaran yang diperkirakan akan terealisasi dalam periode berikutnya.
prognosis dilakukan dengan memilih menu prognosis sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar berikut :
Tampilan isi/edit form cetak pada sub menu setting saldo akhir
Pengisian dilakukan dengan menekan tombol yang ada di pojok kanan grid sehingga akan muncul kalender sistem, pilih tanggal dan bulan dan secara eterangan diisi dengan informasi yang poran keuangan. Setelah tekan tombol simpan untuk melaksanakan
Prognosis merupakan estimasi atau prakiraan atas nilai anggaran yang
diperkirakan akan terealisasi dalam periode berikutnya. Proses penyusunan
prognosis dilakukan dengan memilih menu prognosis sebagaimana yang
Selanjutnya akan tampil form pengaturan prognosis sebagai berikut :
Untuk melakukan penghitungan prognosis, klik tombol edit pada rekening yang akan dihitung, kemudian akan tampil form penghitungan prognosis sebagai berikut :
Gambar 36 Menu Pengaturan Prognosis
Selanjutnya akan tampil form pengaturan prognosis sebagai berikut :
Gambar 37 Form
Untuk melakukan penghitungan prognosis, klik tombol edit pada rekening yang akan dihitung, kemudian akan tampil form penghitungan prognosis sebagai berikut :
Menu Pengaturan Prognosis
Selanjutnya akan tampil form pengaturan prognosis sebagai berikut :
Form Pengaturan Prognosis
Untuk melakukan penghitungan prognosis, klik tombol edit pada rekening
yang akan dihitung, kemudian akan tampil form penghitungan prognosis
Proses perhitungan dapat dilakukan dalam dua metode yaitu prosentase dan nilai yang dapat dipilih dari dalam kombo, selanjutnya apabila
dilakukan berdasarkan persentase, isi field nilai persentase prognosis kemudian klik tombol
4.2. Cetak Register
Penjelasan berikut ini berlaku untuk korolari.
dilakukan memorial.
Gambar 38 Form Isian Pengaturan Prognosis
Proses perhitungan dapat dilakukan dalam dua metode yaitu prosentase dan nilai yang dapat dipilih dari dalam kombo, selanjutnya apabila
dilakukan berdasarkan persentase, isi field nilai persentase prognosis kemudian klik tombol untuk melaksanakan proses prognosis.
Gambar 39 Form Pengaturan Prognosis Isi
Cetak Register
Penjelasan berikut ini berlaku untuk di menu cetak register memorial dan . Cara untuk membuat register dengan menggunakan
dilakukan dengan memilih menu cetak sub menu setting memorial.
Form Isian Pengaturan Prognosis
Proses perhitungan dapat dilakukan dalam dua metode yaitu prosentase dan nilai yang dapat dipilih dari dalam kombo, selanjutnya apabila prognosis dilakukan berdasarkan persentase, isi field nilai persentase prognosis
an proses prognosis.
Form Pengaturan Prognosis Isi
di menu cetak register memorial dan
dengan menggunakan aplikasi adalah
setting register, contoh
Setelah pemilihan menu dilakukan, maka akan muncul formulir pencetakan sebagaimana yang ditampilkan dalam gambar berikut :
Type output dari laporan yang dihasilkan dapat
PDF. Setelah memilih unit organisasi maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol
4.3. Jurnal
Penjelasan berikut ini berlaku untuk
pada pencetakan jurnal SKPKD yang tidak melakukan pemilihan unit organisasi untuk membuat
cetak sub menu jur
Gambar 40 Menu Cetak pada sub menu register memorial
Setelah pemilihan menu dilakukan, maka akan muncul formulir pencetakan sebagaimana yang ditampilkan dalam gambar berikut :
Gambar 41 Menu Cetak pada sub
Type output dari laporan yang dihasilkan dapat dalam bentuk MS Excel da Setelah memilih unit organisasi maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol untuk melaksanakan pencetakan register.
Penjelasan berikut ini berlaku untuk seluruh menu cetak jurnal
pada pencetakan jurnal SKPKD yang tidak melakukan pemilihan unit organisasi untuk membuat jurnal dengan menggunakan aplikasi adalah dengan memilih menu
jurnal, contoh jurnal umum.
Menu Cetak pada sub menu register memorial
Setelah pemilihan menu dilakukan, maka akan muncul formulir pencetakan
menu register memorial
dalam bentuk MS Excel da Setelah memilih unit organisasi maka langkah selanjutnya adalah
untuk melaksanakan pencetakan register.
menu cetak jurnal perbedaan adalah
pada pencetakan jurnal SKPKD yang tidak melakukan pemilihan unit organisasi. Cara
plikasi adalah dengan memilih menu
kemudian akan muncul form isian sebagai berikut :
Pemilihan unit organisasi dilakukan dengan cara yang sama dengan pencetakan register. Setelah unit organisasi terisi selanjutnya lakukan pengisian tanggal awal dan akhir periode jurnal yang akan dicetak dan setelah selesai selanjutnya tnekan tombol
4.4. Buku Besar
Penjelasan berikut ini berlaku untuk membuat buku besar
cetak sub menu buku besar.
Gambar 42 Menu Cetak pada sub menu jurnal
kemudian akan muncul form isian sebagai berikut :
Gambar 43 Menu Cetak pada sub menu jurnal umum
Pemilihan unit organisasi dilakukan dengan cara yang sama dengan pencetakan register. Setelah unit organisasi terisi selanjutnya lakukan pengisian tanggal awal dan akhir periode jurnal yang akan dicetak dan setelah selesai selanjutnya tnekan
untuk mencetak jurnal.
Penjelasan berikut ini berlaku untuk seluruh menu cetak buku besar
buku besar dengan menggunakan aplikasi adalah dengan memilih menu buku besar.
Menu Cetak pada sub menu jurnal
Menu Cetak pada sub menu jurnal umum
Pemilihan unit organisasi dilakukan dengan cara yang sama dengan pencetakan register. Setelah unit organisasi terisi selanjutnya lakukan pengisian tanggal awal dan akhir periode jurnal yang akan dicetak dan setelah selesai selanjutnya tnekan
menu cetak buku besar. Cara untuk
aplikasi adalah dengan memilih menu
Setelah memilih menu ditunjukkan dalam gambar b
Pengisian Unit Organisasi pada SKPKD telah terisi secara otomatis berdasarkan pengaturan PPKD.
dengan menu-menu sebelumnya, kemudian isi grid rekening dengan cara yang sama dengan pemilihan unit organisasi
tombol
4.5. Neraca Saldo
Penjelasan ini berlaku untuk pencetakan neraca saldo baik SKPD maupun SKPKD.
Cara untuk membuat memilih menu cetak
Gambar 44 Menu Cetak pada sub menu buku besar
Setelah memilih menu kemudian akan muncul form pencetakan ditunjukkan dalam gambar berikut, contoh untuk buku besar pendapatan
Gambar 45 Menu Cetak pada sub menu buku besar pendapatan
t Organisasi pada SKPKD telah terisi secara otomatis berdasarkan pengaturan PPKD. Selanjutnya isi tanggal catak buku besar dengan cara yang sama menu sebelumnya, kemudian isi grid rekening dengan cara yang sama dengan pemilihan unit organisasi, setelah pengisian data selesai dilakukan
untuk melakukan pencetakan buku besar.
Penjelasan ini berlaku untuk pencetakan neraca saldo baik SKPD maupun SKPKD.
Cara untuk membuat neraca saldo dengan menggunakan aplikasi adalah dengan cetak sub menu neraca saldo (sontoh SKPD).
Menu Cetak pada sub menu buku besar
pencetakan sebagaimana , contoh untuk buku besar pendapatan SKPD:
Menu Cetak pada sub menu buku besar pendapatan
t Organisasi pada SKPKD telah terisi secara otomatis berdasarkan Selanjutnya isi tanggal catak buku besar dengan cara yang sama menu sebelumnya, kemudian isi grid rekening dengan cara yang sama setelah pengisian data selesai dilakukan klik
Penjelasan ini berlaku untuk pencetakan neraca saldo baik SKPD maupun SKPKD.
aplikasi adalah dengan
Setelah pemilihan menu dilakukan selanjutnya akan muncul formulir pencetakan sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Setelah memilih unit organisasi adalah menekan tombol
Untuk proses pencetakan di SKPKD tidak dilakukan pengisian unit organisasi.
4.6. Laporan Realisasi Anggaran 4.6.1. SAP
Cara untuk membuat
aplikasi adalah dengan memilih menu
Gambar 46 Menu Cetak pada sub menu neraca saldo
Setelah pemilihan menu dilakukan selanjutnya akan muncul formulir pencetakan sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 47 Menu Cetak pada sub menu neraca saldo
Setelah memilih unit organisasi dan pengisian tanggal maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol untuk melakukan pencetakan neraca saldo.
Untuk proses pencetakan di SKPKD tidak dilakukan pengisian unit organisasi.
Realisasi Anggaran
Cara untuk membuat laporan realisasi anggaran dengan menggunakan aplikasi adalah dengan memilih menu cetak sub LRA.
Menu Cetak pada sub menu neraca saldo
Setelah pemilihan menu dilakukan selanjutnya akan muncul formulir pencetakan
Menu Cetak pada sub menu neraca saldo
maka langkah selanjutnya untuk melakukan pencetakan neraca saldo.
Untuk proses pencetakan di SKPKD tidak dilakukan pengisian unit organisasi.
dengan menggunakan
Setelah pemilihan menu dilakukan selanjutnya akan muncul formulir pencetakan sebagaimana ditunjukkan dal
Grid level mencerminkan tingkatan tam
akun (kelompok, jenis, objek dan rincian objek). Pengisian level dan periode dilakukan dengan cara menekan tombol kombo dan memilih data dari data yang ditampilkan didalam kombo. Setelah pengisian selesai maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol
pencetakan.
Cara untuk membuat memilih menu
Gambar 48 Menu Cetak pada sub menu
Setelah pemilihan menu dilakukan selanjutnya akan muncul formulir pencetakan sebagaimana ditunjukkan dalam gambar berikut :
Gambar 49 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan SKPD
Grid level mencerminkan tingkatan tampilan yang dikehendaki atas hirarki akun (kelompok, jenis, objek dan rincian objek). Pengisian level dan periode dilakukan dengan cara menekan tombol kombo dan memilih data dari data yang ditampilkan didalam kombo. Setelah pengisian selesai maka langkah
elanjutnya adalah menekan tombol pencetakan.
Cara untuk membuat Neraca dengan menggunakan aplikasi adalah dengan memilih menu cetak sub Neraca :
Menu Cetak pada sub menu LRA
Setelah pemilihan menu dilakukan selanjutnya akan muncul formulir am gambar berikut :
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan SKPD-LRA
pilan yang dikehendaki atas hirarki akun (kelompok, jenis, objek dan rincian objek). Pengisian level dan periode dilakukan dengan cara menekan tombol kombo dan memilih data dari data yang ditampilkan didalam kombo. Setelah pengisian selesai maka langkah untuk melakukan
aplikasi adalah dengan
Form pencetakan u
Setelah pengisian unit organisasi dan level selesai dilakukan maka langkah elanjutnya adalah menekan tombol
pencetakan.
4.6.2. SKPKD
Untuk menu Laporan keungan Pemda berikut :
Form pencetakan untuk menu SKPD-neraca, adalah sebagai berikut
Gambar 50 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan SKPD
Setelah pengisian unit organisasi dan level selesai dilakukan maka langkah elanjutnya adalah menekan tombol
pencetakan.
Untuk menu Laporan keungan Pemda-LRA,akan muncul form sebagai berikut :
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan SKPD-Neraca
Setelah pengisian unit organisasi dan level selesai dilakukan maka langkah untuk melakukan
akan muncul form isian sebagai
Grid level mencerminkan tingkatan tampilan yang dikehendaki atas hirarki akun (kelompok, jenis, objek dan rincian objek). Pengisian level dan periode dilakukan dengan
yang ditampilkan didalam kombo. Setelah pengisian selesai maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol
pencetakan sebagai berikut
Setelah pengisian unit organisasi dan level selesai dilakukan maka langkah selanjutnya adalah
pencetakan.
Gambar 51 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda
Grid level mencerminkan tingkatan tampilan yang dikehendaki atas hirarki akun (kelompok, jenis, objek dan rincian objek). Pengisian level dan periode dilakukan dengan cara menekan tombol kombo dan memilih data dari data yang ditampilkan didalam kombo. Setelah pengisian selesai maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol
pencetakan. Form pencetakan Laporan keungan Pemda sebagai berikut :
Gambar 52 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda
Setelah pengisian unit organisasi dan level selesai dilakukan maka langkah elanjutnya adalah mengklik tombol
pencetakan. Form pencetakan Arus Kas adalah sebagai berikut
Gambar 53 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda-LRA
Grid level mencerminkan tingkatan tampilan yang dikehendaki atas hirarki akun (kelompok, jenis, objek dan rincian objek). Pengisian level dan periode
cara menekan tombol kombo dan memilih data dari data yang ditampilkan didalam kombo. Setelah pengisian selesai maka langkah untuk melakukan Laporan keungan Pemda-Neraca adalah
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda-LRA
Setelah pengisian unit organisasi dan level selesai dilakukan maka langkah untuk melakukan sebagai berikut :
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Pemda-Arus Kas
Setelah pengisian tombol
4.7. Perda-Pertanggungjawaban
Cara untuk membuat memilih menu cetak
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban muncul form isian sebagai
Gambar 93 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban
Setelah memilih level dan mengisi halaman maka langkah selanjutnya adalah mengklik tombol
Setelah pengisian bulan dilakukan maka langkah selanjutnya adalah untuk melakukan pencetakan laporan.
Pertanggungjawaban
Cara untuk membuat Perda-Pertanggungjawaban dari aplikasi adalah dengan cetak Perda Pertanggungjawaban.
Gambar 54 Menu Cetak pada sub menu Perda Pertanggungjawaban
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.1, muncul form isian sebagai berikut :
Gambar 93 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban
Setelah memilih level dan mengisi halaman maka langkah selanjutnya adalah tombol untuk pencetakan laporan.
dilakukan maka langkah selanjutnya adalah mengklik untuk melakukan pencetakan laporan.
dari aplikasi adalah dengan
Menu Cetak pada sub menu Perda Pertanggungjawaban
Lampiran 1.1, akan
Gambar 93 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.1.
Setelah memilih level dan mengisi halaman maka langkah selanjutnya adalah
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban muncul form isian sebagai berikut
Gambar 55 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban
Setelah pengisian
langkah selanjutnya adalah menekan tombol laporan.
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban muncul form isian sebagai berikut
Gambar 56 Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban
Setelah pengisian level, bulan dan halaman selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah
Untuk menu Laporan keungan Perda P muncul form isian sebagai berikut
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.2, muncul form isian sebagai berikut :
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban
Setelah pengisian unit organisasi, level, bulan dan halaman selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah menekan tombol
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.3, muncul form isian sebagai berikut :
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban
Setelah pengisian level, bulan dan halaman selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah mengklik tombol untuk pencetakan laporan.
Untuk menu Laporan keungan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.4, muncul form isian sebagai berikut :
Lampiran 1.2, akan
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.2.
aman selesai dilakukan, maka untuk pencetakan
Lampiran 1.3, akan
Menu Cetak pada sub menu Laporan Keuangan Perda Pertanggungjawaban-Lampiran 1.3.