• Tidak ada hasil yang ditemukan

Urbanisasi dalam Perencanaan Wilayah 02/04/2013 7:59

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Urbanisasi dalam Perencanaan Wilayah 02/04/2013 7:59"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Urbanisasi dalam

Perencanaan Wilayah

02/04/2013 7:59

(2)

Urbanisasi

Urban : perkotaaan Rural : perdesaan

Urbanisasi secara umum diartikan sebagai perubahan perdesaan menjadi perkotaan karena adanya perpindahan penduduk dari desa ke kota

.

Urbanisasi juga dapat diartikan sebagai persentase penduduk yang menetap di perkotaan

02/04/2013 7:59

(3)

Beberapa definisi Urbanisasi :

1. Proses pembengkakan atau penggelembungan kota yang disebabkan oleh adanya peningkatan jumlah penduduk.

2. Proses bertambahnya jumlah kota pada suatu

wilayah yang disebabkan oleh perkembangan sosial, ekonomi, dan teknologi.

3. Proses berubahnya kehidupan pedesaan menjadi suasana perkotaan.

02/04/2013 8:01

(4)

4. Perpindahan atau penduduk dari desa ke kota yang sifatnya menetap.

5. Pertumbuhan perdesaan menjadi perkotaan 6. Kenaikan prosentase penduduk di perkotaan.

7. Urbanisasi tidak sama dengan pertumbuhan suatu kota karena urbanisasi merupakan pertumbuhan dari perdesaan menjadi perkotaan.

02/04/2013 8:01

(5)

Urbanisasi adalah persentase penduduk yang tinggal di perkotaan. Urbanisasi dipengaruhi oleh tiga faktor :

 pertumbuhan alami penduduk daerah perkotaan,

 migrasi dari daerah perdesaan ke daerah perkotaan

 reklasifikasi desa perdesaan menjadi desa perkotaan.

Proyeksi penduduk daerah perkotaan tidak dilakukan dengan membuat asumsi untuk ketiga faktor tersebut, tetapi berdasarkan perbedaan laju pertumbuhan

penduduk daerah perkotaan dan daerah perdesaan (Urban Rural Growth Difference/URGD).

Dengan membuat asumsi URGD untuk masa yang akan datang, secara tidak langsung sudah mempertimbangkan ketiga faktor tersebut.

Urbanisasi

(6)

Suatu niat untuk hijrah atau migrasi ke kota dari desa

biasanya karena pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.

Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong

seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik.

Beberapa contoh yang dapt menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi atau migrasi atayu perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan adalah :

02/04/2013 7:59

(7)

Urbanisasi secara demografi berarti perpindahan penduduk dari desa ke kota dan merupakan masalah yang serius bagi negara sedang

berkembang seperti Indonesia

Perpindahan manusia dari desa ke kota sebenarnya hanya salah satu penyebab urbanisasi, yang dapat dikategorikan menjadi 2 macam :

 Migrasi penduduk lebih bermakna perpindahan penduduk dari desa ke kota yang bertujuan untuk tinggal menetap di kota.

 Mobilitas Penduduk berarti perpindahan penduduk yang hanya bersifat sementara atau tidak menetap.

Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota dapat menimbulkan berbagai kesenjangan kehidupan sosial

kemasyarakatan.

Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain- lain menjadi permasalahan yang perlu segera dicarikan solusinya.

(8)

Suatu niat untuk hijrah atau pergi ke kota dari desa, biasanya karena pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi,

terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.

Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik.

Beberapa contoh yang dapt menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi atau

perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan adalah :

(9)

Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi

 Kehidupan kota yang lebih modern dan mewah

 Sarana dan prasarana kota yang lebih lengkap

 Banyak lapangan pekerjaan di kota

 Di kota banyak perempuan cantik dan laki-laki ganteng

 Pengaruh buruk sinetron Indonesia

 Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi jauh lebih baik dan berkualitas

(10)

Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisas

 Lahan pertanian yang semakin sempit

 Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya

 Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa

 Terbatasnya sarana dan prasarana di desa

 Diusir dari desa asal

 Memiliki impian kuat menjadi orang kaya

(11)

Faktor Pendorong (push factors) terjadinya urbanisasi

 Lahan pertanian yang semakin sempit

 Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya

 Tidak banyak lapangan pekerjaan di desa, sehingga banyak pengangguran

 Terbatasnya sarana dan prasarana di desa

 Diusir atau terusir dari desa asal

 Memiliki impian kuat menjadi orang kaya

02/04/2013 7:59

(12)

Faktor Penarik (pull faktors) terjadinya urbanisasi

 Kehidupan kota yang lebih modern dan mewah

 Sarana dan prasarana kota yang lebih lengkap

 Banyak lapangan pekerjaan di kota

 Pengaruh tayangan media elektronik dan cetak

 Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi jauh lebih baik dan berkualitas

 Di kota banyak perempuan cantik dan laki-laki tampan

02/04/2013 7:59

(13)

Permasalahan (issue) dalam Urbanisasi

Persebaran (distribusi) dan kesenjangan

(disparitas) penduduk yang terlalu besar antara desa dengan kota dapat menimbulkan berbagai

permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Jumlah peningkatan penduduk kota yang

signifikan harus didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum dan sosial, sarana prasarana, perumahan,

penyediaan pangan dan lain sebagainya

02/04/2013 7:59

(14)

Tahun 1950 jumlah penduduk perkotaan di 34 negara sedang berkembang 275 juta (38%) dari 724 juta total penduduk perkotaan di seluruh dunia.

Tahun 2001 penduduk perkotaan di seluruh dunia

menjadi 3 miliar jiwa, dan di dua per tiga diantaranya tinggal di kota-kota metropolitan.

02/04/2013 7:59

(15)

Penyebabnya : pertumbuhan penduduk alami (natural growth) yang pesat serta terjadi proses urbanisasi (migration growth) yang tidak diikuti

dengan kecepatan pertumbuhan industrialisasi dan penciptaan lapangan pekerjaan yang sebanding

Diperkirakan jumlah penduduk perkotaan di negara- negara yang sedang berkembang akan meningkat menjadi 4,1 miliar atau 80% dari seluruh penduduk perkotaan di dunia.(World Bank, World Development Report,2000. a.).

02/04/2013 7:59

(16)

Di negara yang sudah maju urbanisasi terjadi karena pergeseran struktur mata pencaharian penduduk dari sektor pertanian di pedesaan ke sektor jasa di kota

melalui sektor industri manufaktur.

Urbanisasi di negara-negara berkembang terjadi

karena tekanan perubahan yang dahsyat yang terjadi di perdesaan yang mendorong pergeseran akupansi dari sektor pertanian langsung menuju ke sektor jasa di daerah perkotaan tanpa melalui fase

perkembangan industri manufaktur

(Gilbert & Gugler, 1996:14).

02/04/2013 7:59

(17)

Akibatnya di negara berkembang kecepatan

urbanisasi lebih tinggi dibanding ekspansi industri manufaktur.

Karakteristik penduduk desa yang datang ke kota adalah tingkat pendidikan, keterampilan serta

kemampuan sosioekonominya terbatas, sehingga

urbanisasi yang terjadi mempengaruhi perkembangan kondisi kota yang cenderung mengalami penurunan kualitas hidup per kapita penduduknya.

02/04/2013 7:59

(18)

Beberapa Pengertian Desa

UU No. 5 Tahun 1979

DESA adalah suatu wilayah yang ditempati oleh

sejumlah penduduk, sebagai kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah Camat dan mempunyai hak otonomi dalam ikatan negara kesatuan RI.

Sutardjo Kartohadikusumo

DESA adalah suatu kesatuan hukum di mana

bertempat tinggal suatu masyarakat yang berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri.

02/04/2013 7:59

(19)

Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan

dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia

02/04/2013 7:59

(20)

Beberapa Definisi Kota

Definisi Umum

Kota adalah sebuah area urban yang dibedakan dari desa ataupun kampung berdasarkan ukurannya,

kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum.

R. Bintarto

Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan corak kehidupan yang materialistik.

02/04/2013 7:59

(21)

Kep Menteri Dalam Negeri RI NO. 4/1980

1.KOTA adalah suatu wilayah yang mempunyai batas administrasi wilayah

2. KOTA adalah lingkungan kehidupan yang mempunayi cirri non-agraris

Secara Geografis

KOTA adalah suatu bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsure-unsur alami dan non-alami dengan gajala pemusatan penduduk tinggi, corak kehidupan yang heterogen, sifat

penduduknya individualistis dan materialistis.

02/04/2013 7:59

(22)

Klasifikasi Kota

Berdasarkan Jumlah Penduduk :

1. Kota Kecil : 20.000 - 50.000 jiwa 2. Kota sedang : 50.000 - 100.000 jiwa

3. Kota besar : 100.000 - 1.000.000 jiwa

4. Metropolitan : 1.000.000 - 5.000.000 jiwa 5. Megapolitan : lebih dari 5.000.000 jiwa

02/04/2013 7:59

(23)

Kota menurut tingkat perkembangan

Eopolis : tahap perkembangan desa yang sudah teratur dan

masyarakatnya merupakan peralihan dari pola kehidupan desa ke arah kehidupan kota.

Polis : daerah kota yang sebagian penduduknya masih mencirikan sifat-sifat agraris.

Metropolis : wilayah kota yang ditandai oleh penduduknya sebagaian kehidupan ekonomi masyarakat ke sector industri.

Megapolis : wilayah perkotaan yang terdiri dari beberapa kota metropolis yang menjadi satu sehingga membentuk jalur

perkotaan.

Tryanopolis : kota yang ditandai dengan adanya kekacauan

pelayanan umum, kemacetan lalu-lintas, tingkat kriminalitas tinggi.

Necropolis (kota mati) : kota yang mulai ditinggalkan penduduknya.

02/04/2013 7:59

(24)

02/04/2013 7:59

Proses urbanisasi

(25)

02/04/2013 7:59

Proses urbanisasi

(26)

02/04/2013 7:59

Proses urbanisasi

(27)

02/04/2013 7:59

Proses urbanisasi

(28)

02/04/2013 7:59

Proses urbanisasi

(29)

02/04/2013 7:59

(30)

02/04/2013 7:59

(31)

Tugas 1 :

1. Apa manfaat urbanisasi bagi pengembangan wilayah perkotaaan dan perdesaan

2. Bagaimana mengurangi dampak negatif urbansisasi

3. Bagaimana strategi mengendalikan tingkat urbanisasi

02/04/2013 7:59

(32)

Tugas 2 : lengkapi tabel di bawah ini

Dampak-Dampak Urbanisasi bagi pengembangan perdesaaan

Dampak Positif Dampak Negatif

Meningkatnya kesejaheteraan penduduk desa Berkurangnya tenaga kerja pertanian Meningkatnya tingkat pendidikan dan

keterampilan

???

Percepatan modernisasi desa ???

Memperkecil kesenjangan ekonomi kota-desa ???

02/04/2013 7:59

(33)

Tugas 3 : lengkapi tabel di bawah ini

Dampak-Dampak Urbanisasi bagi pengembangan perkotaan

Dampak Positif Dampak Negatif

Kepadatan penduduk tinggi

Mengecilnya peluang lapangan pekerjaan Tingkat kriminalitas meningkat

Seringnya terjadi kemacetan lalu-lintas Munculnya kawasan kumuh (slum) Bertambahnya jumlah pengangguran

02/04/2013 7:59

Referensi

Dokumen terkait

Seperti yang diungkapkan oleh Budiharjo (dalam Antara News Jateng, 2010), bahwa Pemerintah Kota Semarang harus mengalihkan titik pertumbuhan dan pembangunan ke

Pengklonan sisipan DNA dapat dilakukan dengan pemotongan vektor menggunakan enzim restriksi Xho-I dan fill in parsial yang dipadukan dengan pemotongan DNA genom

Perihal : Undangan Pelatihan Fasilitator Tahap II (Provinsi Jawa Tengah II) Program Pamsimas III TA 2016 Dalam rangka meningkatkan kapasitas Fasilitator Senior dan

Dari contoh ini dapat diambil kesimpulan bahwa sesungguhnya pada saat inisiasi awal atau konseptualisasi gagasan proyek, berbagai potensi risiko sepanjang siklus proyek

Potensi di bidang industri pertambangan tersebut membutuhkan strategi perencanaan dan pengembangan yang lebih komprehensif yang mempertimbangkan beberapa aspek,

Citra Raya Boulevard Blok V.00/08 Sek.. Lengkong

Beberapa tahun terakhir industri enzim berkembang pesat dengan meningkatnya permintaan enzim untuk keperluan industri makanan maupun pakan. Untuk memenuhi permintaan

Hal ini sesuai dengan ITB World Travel Trend Report tahun 2015/2016 mengungkapkan bahwa 30% wisatawan internasional yang menggunakan internet mendapatkan informasi