PENGARUH KEDALAMAN ALIRAN TERHADAP GERUSAN PADA ABUTMENT JEMBATAN MONCONGLOE KABUPATEN GOWA
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Perkembangan kedalaman gerusan terhadap waktu pada pilar lenticular dengan sudut pilar untuk masing-masing pilar terlihat bahwa gerusan awal yang terjadi pada umumnya dimulai
Dilihat dari ketiga gambar di atas bahwa pola kedalaman gerusan lokal di sekitar pilar adalah sama untuk posisi pilar yang sejajar dengan arah aliran datang yaitu
Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap hasil analisis kedalaman gerusan ditikungan sungai sebelah luar dengan rumus Ripley, dan membandingkannya hasil pengukuran
Sama halnya dengan pilar tanpa tirai maupun pilar dengan 1 baris lurus, pada pilar dengan 1 baris lengkung mengalami gerusan maksimum pada menit 10, keadaan tersebut stabil
Perkembangan kedalaman gerusan terhadap waktu pada pilar lenticular dengan sudut pilar untuk masing-masing pilar terlihat bahwa gerusan awal yang terjadi pada umumnya dimulai
Dari perbandingan pola gerusan pada grafik hubungan kedalaman gerusan di titik B diketahui bahwa pada pilar yang menggunakan variasi tirai segitiga lurus dapat mengurangi
Pada kecepatan aliran yang sama, penempatan groundsill pada hilir pilar menyebabkan kedalaman aliran di sekitar pilar silinder lebih tinggi dari model (M1) sehingga
Maka perlu diperhatikan bahwa jika aliran yang menyebabkan gerusan terjadi perlahan, hingga mencapai kedalaman maksimum maka kondisi alirannya adalah clear water scour,