• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE WONOREJO SURABAYA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE WONOREJO SURABAYA."

Copied!
109
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Khoirul Umam
  • Pengajar:
    • Dr. Ir. Sudiyarto, MMA
    • Ir. Sri Tjondro Winarno, MP
    • Dr. Ir. Eko Nurhadi, MS
  • Sekolah: Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Mata Pelajaran: Agribisnis
  • Topik: Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2013
  • Kota: Surabaya

I. PENDAHULUAN

Bagian ini memperkenalkan latar belakang penelitian mengenai pengembangan ekowisata mangrove di Wonorejo, Surabaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi penting tentang potensi sumber daya pesisir dan lautan yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Penekanan diberikan pada pentingnya pengembangan ekowisata sebagai alternatif pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan yang berfokus pada kesadaran lingkungan dan konservasi.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan potensi besar Indonesia sebagai negara kepulauan dan pentingnya ekosistem mangrove. Penelitian ini menunjukkan bahwa hutan mangrove tidak hanya berfungsi sebagai ekosistem yang produktif tetapi juga sebagai tujuan wisata yang dapat mendukung pendidikan dan konservasi. Ini memberikan konteks bagi tujuan pendidikan dalam memahami pentingnya keberadaan hutan mangrove.

1.2 Perumusan Masalah

Perumusan masalah mengidentifikasi tantangan dalam pengembangan ekowisata di Wonorejo, termasuk potensi, manfaat, dan kondisi lingkungan. Ini mengarahkan fokus penelitian pada pengembangan strategi yang dapat meningkatkan pengelolaan ekowisata, yang sangat relevan untuk tujuan pendidikan dalam memahami dinamika sosial dan ekonomi yang terlibat.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian mencakup deskripsi potensi ekowisata mangrove, manfaat bagi masyarakat, dan analisis lingkungan. Ini penting untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa dan peneliti tentang bagaimana ekowisata dapat berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan konservasi lingkungan.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini menyajikan kajian literatur yang relevan dengan pengembangan ekowisata, termasuk hasil penelitian terdahulu dan konsep-konsep dasar tentang wisata dan ekowisata. Ini memberikan fondasi teoritis yang kuat bagi penelitian ini dan membantu mahasiswa memahami konteks akademis dalam pengembangan ekowisata.

2.1 Hasil Penelitian Terdahulu

Mengulas penelitian sebelumnya yang menyoroti potensi ekosistem mangrove sebagai tujuan ekowisata. Hal ini menunjukkan pentingnya studi lanjutan dan relevansi penelitian ini dalam konteks akademik dan praktis.

2.2 Konsep Wisata

Menjelaskan definisi dan kategori wisata, termasuk ekowisata. Ini penting untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa tentang berbagai jenis wisata dan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.

2.3 Konsep Ekowisata

Mendefinisikan ekowisata dan prinsip-prinsip dasarnya. Ini relevan untuk tujuan pendidikan dalam mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya keberlanjutan dan konservasi dalam pengembangan pariwisata.

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Bagian ini menggambarkan kerangka pemikiran yang digunakan dalam penelitian, termasuk analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan. Ini membantu mahasiswa memahami metodologi yang digunakan dalam penelitian dan bagaimana teori diterapkan dalam praktik.

3.1 Analisis Lingkungan

Menganalisis lingkungan internal dan eksternal dari ekowisata mangrove. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi strategi pengembangan, yang penting untuk pemahaman mahasiswa tentang dinamika pengelolaan sumber daya.

3.2 Strategi Pengembangan

Merumuskan strategi berdasarkan hasil analisis. Ini penting untuk mengajarkan mahasiswa tentang proses pengambilan keputusan dalam konteks pengelolaan ekowisata.

IV. METODE PENELITIAN

Bagian ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan, termasuk lokasi, responden, dan teknik pengumpulan data. Ini memberikan pemahaman yang jelas kepada mahasiswa tentang bagaimana penelitian dilakukan dan pentingnya metodologi dalam memperoleh data yang valid.

4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian

Menjelaskan lokasi penelitian yang dipilih dan alasan pemilihannya. Ini relevan untuk memberikan konteks geografis dan sosial kepada mahasiswa.

4.2 Penentuan Responden

Menguraikan cara pemilihan responden untuk penelitian. Ini penting untuk menunjukkan bagaimana data yang representatif dapat diperoleh dalam penelitian sosial.

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

Bagian ini menyajikan hasil penelitian dan analisis mendalam tentang kondisi ekowisata mangrove di Wonorejo. Ini sangat penting untuk menghubungkan teori dengan praktik dan memberikan contoh nyata tentang bagaimana ekowisata dapat dikelola.

5.1 Potensi Ekowisata

Menggambarkan potensi yang dimiliki oleh ekowisata mangrove. Ini menunjukkan kepada mahasiswa bagaimana potensi lokal dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi dan sosial.

5.2 Manfaat bagi Masyarakat

Menganalisis manfaat yang diperoleh masyarakat dari ekowisata. Ini penting untuk menekankan hubungan antara ekowisata dan kesejahteraan masyarakat.

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

Bagian ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan ekowisata mangrove. Ini penting untuk mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya refleksi dan rekomendasi dalam penelitian.

6.1 Kesimpulan

Menyimpulkan hasil penelitian dan implikasinya. Ini membantu mahasiswa memahami hasil yang dicapai dan relevansinya dalam konteks yang lebih luas.

6.2 Saran

Memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut. Ini penting untuk menekankan pentingnya pengembangan berkelanjutan dalam pengelolaan ekowisata.

Referensi Dokumen

  • ThejewerelyofWonorejo ( Anonim )
  • Belajarmanagement ( Anonim )
  • Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove ( Bengen, D.G. )
  • Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu ( Dahuri, R., J. Rais, S. P. Ginting dan M. J. Sitepu )
  • Perencanaan ekowisata ( Damanik, J. dan Weber, H.F. )

Gambar

Gambar 1. Alur Kerangka Pemikiran Strategi Pengembangan Ekowisata
Tabel 1. Analisis Strategi Faktor Internal atau IFAS.
Tabel 2. Analisis Strategi Faktor Eksternal atau EFAS.
Gambar 2. Matrik SWOT
+7

Referensi

Dokumen terkait

Desain yang digunakan mengacu pada keyword yaitu sebuah perjalanan alam, dimana digambarkan ada 2 orang yang melakukan perjalanan ke tempat Ekowisata Mangrove

kondisi Kelurahan Wonorejo menjadi ramai sehingga masyarakat sekitar lebih nyaman dalam melakukan aktivitas, memberdayakan warga masyarakat sekitar bekerja di

Ekowisata Mangrove Wonorejo berada dalam kawasan yang dilindungi (protected area). Perlindungan diberikan sejak perencanaan, implementasi pengembangan dan operasional,

Hal tersebut dapat terjadi karena Monyet ekor panjang di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo merupakan satwa yang masih liar dan diharapkan masih tetap terjaga sifat

Dari hasil analisis tersebut, diketahui bahwa terdapat 10 (sepuluh) stakeholder yang terlibat dalam pengembangan destinasi Ekowisata Mangrove Wonorejo yang berasal dari berbagai

Penelitian struktur komunitas mangrove di daerah Wonorejo Pantai Timur Surabaya bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, jenis dan pola zonasi mangrove di daerah Wonorejo

Studi Kandungan Nitrogen (N) dan Fosfor (P) Pada Sedimen Mangrove Di Wilayah Ekowisata Wonorejo Surabaya dan Pesisir Jenu Kabupaten Tuban.. Dosen Pembimbing

Penelitian struktur komunitas mangrove di daerah Wonorejo Pantai Timur Surabaya bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, jenis dan pola zonasi mangrove di daerah Wonorejo