• Tidak ada hasil yang ditemukan

Morfotektonik DAS Cicatih Daerah Cibadak dan Sekitarnya.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Morfotektonik DAS Cicatih Daerah Cibadak dan Sekitarnya."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

57

BAB V

KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya mengenai morfografi, struktur geologi, karakteristik morfometri sub-sub DAS daerah penelitian, serta morfotektonik daerah penelitian dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu :

1. Sub-DAS Cicatih memiliki nilai kerapatan aliran (drainage density, Dd)

termasuk dalam kelas sedang yang artinya menggambarkan kondisi alur sungai yang melewati batuan dengan resistensi menengah, sehingga jarak antara aliran agak renggang. Antara blok A(barat) dan blok B(timur) nilai rata-rata drainage density (Dd) tidak ada perbedaan yang signifikan

dikarenakan litologi yang berkembang di daerah penelitian bersifat homogen karena pengaruh indeks percabangan sungai (Rb) < 3

menunjukkan bahwa sub-sub DAS tersebut telah terpengaruh deformasi (struktur geologi).

2. Dari hasil Nilai Bifurcation Ratio (Rb) terdapat perbedaan yang signifikan

(2)

58

Referensi

Dokumen terkait

Adapun anak-anak sungai Cikembar yang cukup besar dan terdapat dalam daerah penelitian DAS Cikembar ini di antaranya Sungai Citatih, Sungai Cikalawing, Sungai Cikawung,

Pola aliran trellis yang terbentuk pada daerah penelitian dikontrol oleh struktur geologi dan litologi berupa kemiringan lapisan batuan atau lipatan dan sesar yang mengontrol

Penelitian ini memiliki maksud untuk mengidentifikasi keadaan bentuk lahan geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi dan pembentukan daerah Batu Putih

Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian adalah sesar-sesar anjak dengan arah umum baratlaut-tenggara sesuai dengan arah pola struktur pada analisa geomorfologi

Berdasarkan analisis geologi struktur daerah sekitar PLTA Cirata ini didapatkan adanya struktur lipatan utama, yakni struktur lipatan sinklinal Cipeundeuy yang terletak di

KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari perhitungan analisis morfotektonik yang telah dilakukan dengan menggunakan beberapa parameter seperti Kerapatan Sungai Dd, Sinusitas Muka Pegunungan

Penelitian ini menganalisis geologi dan petrogenesa batuan beku diorit di daerah Tulakan, Pacitan, Jawa