APLIKASI SENSUS PENDUDUK BERBASIS WEB
( Studi Kasus : Desa Tanimulya )
LAPORAN PROYEK 2
Diajukan Untuk Memenuhi Kelulusan Matakuliah Proyek 2 Tahun Akademik 2014 / 2015
Oleh :
JAKARIA SITEPU 1.12.3.119
REJA ABDILLAH 1.12.3.109
PROGRAM DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA
POLITEKNIK POS INDONESIA
PERSETUJUAN DAN PERMOHONAN SIDANG PROYEK
Saya sebagai Pembimbing mahasiswa tersebut dibawah ini :
Nama Mahasiswa 1/ Mahasiswa 2 : Jakaria Sitepu / Reja Abdillah NPM 1/ NPM 2 : 1.12.3.119 / 1.12.3.109
Judul Proyek : Aplikasi Sensus Penduduk Berbasis Web ( Studi Kasus Desa Tanimulya )
Nama Pembimbing : Widia Resdiana, S.S., M.Pd.
Menyatakan bahwa mahasiswa tersebut telah menyelesaikan Alat/Materi Proyek dengan kemajuan: ……….%, Bagian yang belum diselesaikan :
………..………... ………..………... ……….………..……….. ………..………... Adapun penulisan laporan Proyek telah diselesaikan seluruhnya ( 100% )
Dengan demikian saya mengajukan mahasiswa tersebut untuk mengikuti sidang Proyek. Apabila ternyata pernyataan saya tersebut tidak benar, maka saya menyetujui penundaan sidang termasuk pembatalan sidang Proyek untuk mahasiswa bimbingan saya tersebut sesuai aturan yang berlaku.
Mahasiswa 1 Mahasiswa 2 Pembimbing
LEMBAR PENGESAHAN
APLIKASI SENSUS PENDUDUK BERBASIS WEB ( Studi Kasus : Desa Tanimulya )
JAKARIA SITEPU 1.12.3.119
REJA ABDILLAH 1.12.3.109
Laporan Proyek 2 ini telah diperiksa, disetujui dan disidangkan Di Bandung, 20 Januari 2015
Oleh :
Penguji Pendamping, Penguji Utama,
Dini Hamidin, S.Si. MBA., MT. Widia Resdiana, S.S., M.Pd. NIK. 103.750.56 NIK. 104.790.72
Koordinator Proyek 2, Pembimbing,
Marwanto Rahmatuloh, ST. Widia Resdiana, S.S., M.Pd. NIK. 103.790.68 NIK. 104.790.72
Menyetujui,
Ketua Program Studi D3 Teknik Informatika,
NIK : 105.760.82
Statement Of Originality
Proyek 2 ini adalah hasil karya kami sendiri dibawah arahan dari pembimbing. Semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuk berdasarkan referensi dari daftar pustaka yang dicantumkan dengan baik dan benar. Pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan – penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka kami bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah diperoleh karena karya ini, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di perguruan tinggi lain.
20 Januari 2015
Di tanda tangani oleh :
Jakaria Sitepu Reja Abdillah
ABSTRAK
Sistem pendataan kependudukan sangat penting bagi suatu desa. Instansi pemerintah pada tingkat paling bawah adalah Kantor Kepala Desa. Dalam sebuah desa diperlukannya sebuah sistem untuk mengakses data kependudukan, sehingga diantaranya dapat mengetahui rekam jejak penduduk desa tersebut.
Aplikasi Sensus Penduduk adalah aplikasi yang digunakan untuk mempermudah petugas instansi pemerintah untuk mendata dan mencari penduduk yang berdomisili dalam ruang lingkup desa. Bertujuan untuk menyediakan data dasar kependudukan terkini.
Untuk mewujudkan itu maka perlu dibuat Aplikasi Sensus Penduduk. Bertujuan untuk membuat suatu sistem pendataan penduduk secara terkomputerisasi. Aplikasi yang akan dibangun, dibuat dengan menggunakan tools seperti aplikasi bahasa pemrograman menggunakan PHP, aplikasi design web menggunakan Adobe Dreamweaver, aplikasi database menggunakan XAMPP.
Hasil dari perancangan ini adalah sebuah software Aplikasi Sensus Penduduk Berbasis Web ( Studi Kasus : Desa Tanimulya ).
ABSTRACT
Population data system is very important for a village. Government agencies at the lowest level is the Village Head Office. In a village the need for a system to access population data, which can determine the track record of the villagers.
Population Census application is an application that enables easy government agencies to record officers and search for residents who live within the scope of the village. The objective of providing current demographic base data.
To achieve that it needs to make application Population Census. To create a computerized data collection system population. Applications to be built, created using tools such as application programming using PHP, web application design using Adobe Dreamweaver, database applications using XAMPP.
The result of this design is a software Application Web-based Population Census ( Case Study : Tanimulya Village ).
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Karunia-Nya kepada kami semua sehingga dapat menyusun laporan aplikasi yang berjudul “Aplikasi Sensus Penduduk Berbasis Web ( Studi Kasus : Desa Tanimulya )” tepat pada waktunya.
Proyek ini dibuat untuk memenuhi kelulusan mata kuliah Proyek 2 pada Program Studi D3 Teknik Informatika di Politeknik Pos Indonesia.
Disadari sepenuhnya bahwa dalam pembuatan laporan ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan baik dari segi isi maupun bahasa, oleh karena itu kritik dan saran kami harapkan untuk perbaikan di masa yang akan datang.
Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami baik berupa moril maupun materi. Dengan hati tulus kami mengucapkan terima kasih banyak kepada :
1. Allah SWT, dengan Rahmat dan Karunia-Nya kami dapat menyelesaikan laporan ini.
2. Orang tua kami tercinta, yang telah tulus dan ikhlas membantu kami baik berupa moril maupun materil.
3. Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T., selaku Direktur Politeknik Pos Indonesia. 4. Iwan Setiawan, ST, selaku Ketua Program Studi D3 Teknik Informatika. 5. Widia Resdiana, S.S., M.Pd, selaku dosen pembimbing.
6. Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi
Jawa Barat, Indonesia.
7. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kami menyusun laporan ini yang tidak bisa kami ucapkan secara satu – persatu.
DAFTAR ISI
Abstrak ……….. i
Abstract ………. ii
Kata Pengantar ……….. iii
Daftar Isi ……… iv
Daftar Gambar ……….. vi
Daftar Tabel ………... vii
Bab I Pendahuluan ……… I-1
1.1 Latar Belakang ……….... I-1
1.2 Identifikasi Masalah ……… I-1
1.3 Tujuan ………. I-2
1.4 Ruang Lingkup ………... I-2
1.5 Sistematika Penulisan ………. I-2
Bab II Landasan Teori ……….. II-1
2.1 Penduduk ……… II-1
2.2 Sistem ………. II-1
2.2.1 Karakteristik Sistem ………. II-1
2.3 Informasi ………. II-3
2.3.1 Siklus Informasi ……… II-3
2.3.2 Kualitas Informasi ……… II-5
2.4 Web ………. II-5
2.5 XAMPP ………... II-5
2.6 PHP ………. II-6
2.6.1 Sejarah PHP ……….. II-7
2.7 Adobe Dreamweaver ………... II-8
Bab III Analisis dan Perancangan ………. III- 1
3.1 Analisis ……… III-1
3.1.1 Analisis Sistem yang sedang berjalan ………... III-1 3.1.1.1 Analisis Dokumen yang digunakan ... III-2 3.1.1.2 Analisis Prosedur / Flow Map
3.1.2 Analisis Sistem yang akan dibangun ………. III-3 3.1.2.1 Analisis Prosedur / Flow Map
yang akan dibangun ………. III-3 3.1.2.2 Analisis kebutuhan aplikasi ………. III-15 3.1.2.3 Analsis kebutuhan perangkat lunak
dan perangkat keras ………. III-15
3.2 Perancangan ………. III-16
3.2.1 Unified Modeling Language ( UML ) ……….. III-16
3.2.2 Use Case Diagram ………. III-16
3.2.3 Sequence Diagram ………... III-27 3.2.4 Collaboration Diagram ……….. III-32 3.2.5 Activity Diagram ………... III-33
3.2.6 Struktur Menu ……… III-36
3.2.7 Perancangan Antarmuka ………... III-38 Bab IV Implementasi dan Pengujian ………. IV-1
4.1 Lingkungan Implementasi ………... IV-1 4.2 Pembahasan hasil Implementasi ……….. IV-4.3 Pengujian dan hasil Pengujian ……….
IV-Bab V Kesimpulan dan Saran ……… V-1
5.1 Kesimpulan ……….. V-1
5.2 Saran ……… V-1
Daftar Pustaka ……… ix
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Analisis Dokumen ………. III-2
Tabel 3.2 Proses input data yang sedang berjalan ………. III-2 Tabel 3.3 Proses tampil form Home ( User ) ………. III-3 Tabel 3.4 Proses tampil form Desa ( User ) ……….. III-4 Tabel 3.5 Proses input data di dalam form RT ( Admin ) ………. III-5 Tabel 3.6 Proses input data di dalam form RW ( Admin ) ……… III-6 Tabel 3.7 Proses input data di dalam form Penduduk ( Admin ) …….. III-7 Tabel 3.8 Proses input data di dalam form Keluarga ( Admin ) ……… III-8 Tabel 3.9 Proses tampil form Kontak ( User ) ………... III-9 Tabel 3.10 Proses login di dalam form Login ( User ) ……… III-10 Tabel 3.11 Proses input data di dalam form Penduduk datang
( Admin ) ……… III-11 Tabel 3.12 Proses input data di dalam form Penduduk lahir
( Admin ) ……… III-12 Tabel 3.13 Proses input data di dalam form Penduduk pindah
( Admin ) ……… III-13 Tabel 3.14 Proses input data di dalam form Penduduk meninggal
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami percepatan yang tinggi membuat sebuah perubahan yang sangat luar biasa bagi kehidupan manusia. Salah satu pemanfaatan teknologi dalam kehidupan manusia adalah dalam pendataan penduduk di suatu daerah. Masalah kependudukan menjadi masalah yang kompleks karena pendataan data penduduk masih dilakukan secara manual, data jumlah penduduk yang belum akurat, data pertumbuhan penduduk yang belum termonitoring, data kepadatan penduduk yang terus meningkat.
Indonesia adalah Negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat setelah China, India dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia dari hasil Sensus 2010 mencapai angka 237.641.326. Melihat hal itu, dengan besarnya jumlah penduduk di suatu Negara kepulauan Indonesia perlu adanya suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk mengolah data penduduk di setiap wilayah bagian di Indonesia.
Dengan adanya suatu sistem informasi secara terkomputerisasi dapat menghasilkan data penduduk yang berdomisili secara akurat dan terkini sehingga pendataan data penduduk yang dilakukan oleh petugas instansi pemerintah menjadi lebih baik. Salah satu daerah yang memerlukan aplikasi ini adalah Desa Tanimulya. Desa Tanimulya terletak di kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa
Barat, Indonesia. Sistem sensus penduduk di desa Tanimulya tersebut masih
dilakukan secara manual, yaitu dengan cara petugas instansi pemerintah melakukan input data menggunakan kertas dan pulpen. Dengan pembuatan Aplikasi Sensus Penduduk ( Studi Kasus : Desa Tanimulya ) dapat memberikan banyak kemudahan dalam proses pengelolaan data penduduk desa.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat di identifikasikan beberapa masalah yang menjadi persoalan diantaranya :
2. Pendataan data penduduk dilakukan relatif lambat, pencarian data penduduk relatif lebih lama.
1.3 Tujuan
Tujuan pembuatan Aplikasi Sensus Penduduk ( Studi Kasus : Desa Tanimulya ) sebagai berikut :
1. Menghasilkan proses input data secara terkomputerisasi sehingga
menghasilkan data yang akurat.
2. Pendataan data penduduk menjadi lebih cepat.
1.4 Ruang Lingkup
Berdasarkan judul proyek program aplikasi ini maka ruang lingkup dari implementasi program aplikasi ini adalah pada bagian sensus penduduk yang ada di desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa
Barat, Indonesia. Lingkungan implementasi dari aplikasi ini adalah pengelolaan data
penduduk secara detail, kartu keluarga ( KK ), data kelahiran penduduk, data kematian penduduk, surat keterangan pendatang, surat keterangan pindah, laporan, statistik, sehingga data yang dihasilkan adalah data terupdate penduduk.
1.5 Sistematika Penulisan
Dalam penyajian laporan ini terbagi dalam beberapa bagian dan bab, adapun penyajianya adalah sebagai berikut :
1. Bagian awal
- BAB 2
Berisi tentang landasan teori, dalam bagian ini berisi penyajian landasan – landasan teori yang saling berhubungan pada aplikasi.
- BAB 3
Berisi tentang analisis dan perancangan, dalam bagian ini membahas mengenai analisis permasalahan dan perancangan sistem pengurai dari permasalahan.
- BAB 4
Bab ini menjeleskan tentang sistem yang dibuat dengan merinci komponen - komponen pendukung berupa program, lingkungan implementasi, hasil implementasi, tampilan antarmuka, petunjuk pemakaian, petunjuk instalasi, serta pengujian perangkat lunak.
- BAB 5
Bab ini merupakan penutup yang berisi tentang kesimpulan yang merupakan rangkuman dari sistem yang di buat, serta saran yang merupakan masukan dari pembaca yang merasa bahwa laporan ini perlu disempurnakan.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Penduduk
Penduduk adalah orang - orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan - aturan yang berlaku dan saling berinteraksi satu sama lain secara terus menerus / kontinu. Dalam sosiologi, penduduka adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi atau ruang tertentu.
Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua : 1. Orang yang tinggal di daerah tersebut
2. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
2.2 Sistem
Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap - tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional. ( Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo, 1984 : 78 )
2.2.1 Karakteristik Sistem
Jogianto ( 2005 : 3 ) mengemukakan sistem mempunyai karekteristik atau sifat - sifat tertentu, yakni :
1. Komponen
2. Batasan sistem
Batasan sistem ( boundary ) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.
3. Lingkungan luar sistem
Lingkungan luar ( evinronment ) dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dana dapat juga bersifat menguntungkan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan berupa energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan menggangu kalangsungan hidup dari sistem.
4. Penghubung sistem
Penghubung ( interfance ) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber - sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainya. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainya membentuk satu kesatuan.
5. Masukan sistem
Masukan ( input ) sistem adalah energi yang masukan kedalam sistem. Masukan ( input ) dapat berupa masukan perawatan ( maintenance input ) dan masukan sinyal ( signal input ). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
6. Keluaran sistem
7. Pengolahan sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan - bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
8. Sasaran sistem
Sebuah sistem sudah tentu mempunyai sasaran ataupun tujuan. Dengan
Menurut Gordon B. Davis ( 1991 : 28 ) Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang. Informasi memiliki beberapa ciri sebagai berikut :
1. Benar atau salah. Ini dapat berhubungan dengan realitas atau tidak. Bila
penerima informasi yang salah mempercayainya, akibatnya sama seperti yang benar.
2. Baru. Informasi dapat sama sekali baru dan segar bagi penerimanya.
3. Tambahan. Informasi dapat memperbaharui atau memberikan tambahan baru
pada informasi yang telah ada.
4. Korektif. Informasi dapat menjadi suatu koreksi atas informasi salah tau palsu
sebelumya.
5. Penegas. Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada. Ini masih
berguna karena meningkatkan persepsi penerimanya atas kebenaran informasi tersebut.
2.3.1 Siklus Informasi
menggambarkan suatu kejadian - kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian -kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Di dalam dunia bisnis, kejadian - kejadian yang sering terjadi adalah transaksi perubahan dari suatu nilai yang disebut transaksi. Kesatuan nyata adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul - betul ada dan terjadi.
Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu metode untuk menghasilkan informasi. Data dapat berbentuk simbol - simbol semacam huruf, angka, bentuk suara, sinyak, gambar, dsb.
Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap sabagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. Siklus informasi ini dapat digambarkan sebagai berikut :
Gambar 2.1 Siklus Informasi
2.3.2 Kualitas Informasi
Menurut Budi Sutedjo Dharma Oetomo ( 2002 : 16 – 17 ) Kualitas informasi ditentukan oleh beberapa faktor yaitu sebagai berikut :
1. Keakuratan dan teruji kebenarannya.
- Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan. 2. Kesempurnaan informasi
- Informasi disajikan dengan lengkap tanpa pengurangan, penambahan, dan pengubahan.
3. Tepat waktu
- Infomasi harus disajikan secara tepat waktu, karena menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.
4. Relevansi
- Informasi akan memiliki nilai manfaat yang tinggi, jika Informasi tersebut dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan.
5. Mudah dan murah
- Apabila cara dan biaya untuk memperoleh informasi sulit dan mahal, maka orang menjadi tidak berminat untuk memperolehnya, atau akan mencari alternatif substitusinya.
2.4 Pengertian Web
Website ( situs web ) adalah merupakan alamat ( URL ) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi dengan berdasarkan topik tertentu.
Web Page ( halaman web ) merupakan halaman khusus dari situs web tertentu yang tersimpan dalam bentuk file. Dalam web page tersimpan berbagai informasi dan link yang menghubungkan suatu informasi ke informasi lain baik itu dalam page yang sama ataupun web page lain pada website yang berbeda.
2.5 XAMPP
scripting ), Perl, FTP Server, phpMyAdmin dan berbagai pustaka bantu lainnya. XAMPP terkenal sebagai program web server ( localhost ) yang mudah digunakan ( user friendly ).
XAMPP ini adalah sebuah singkatan yang masing – masing hurufnya memiliki penjelasan, yaitu sebagai berikut :
1. X
XAMPP dapat dijalankan ( kompatibel ) di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac OS dan Solaris.
2. A
A adalah kepanjangan dari program Apache. Apache merupakan sebuah aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user ( menerjemahkan ) berdasarkan kode PHP dan MySQL yang ditulis oleh web programmer.
3. M
M adalah singkatan dari program MySQL. MySQL adalah sebuah aplikasi database server, MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. MySQL dapat digunakan untuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database.
4. P
P pertama adalah singkatan dari program PHP. PHP adalah sebuah aplikasi bahasa pemrograman untuk membuat sebuah web yang sifatnya adalah server - side scripting. PHP akan memungkinkan pengguna dalam membuat halaman web yang bersifat dinamis.
5. P
P terkahir adalah singkatan dari program Perl. Perl adalah sebuah aplikasi Bahasa pemrograman.
2.6 PHP
Fungsi yang utama dari PHP adalah kemampuannya sebagai server side programming atau scripting language dalam pembuatan website atau aplikasi yang berbasis website. Server side programming atau scripting language adalah bahasa yang berjalan pada sisi server ( dalam hal ini web server ) sehingga komputer ( client / web browser ) tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam web server.
Keunggulan PHP :
1. PHP memiliki tingkat akses yang lebih cepat.
2. PHP memiliki tingkat lifecycle yang cepat sehingga selalu mengikuti
perkembangan teknologi internet.
3. PHP mampu berjalan di beberapa server web, seperti Apache, Microsoft IIS,
PWS, phttpd, fhttpd, AOLServer dan Xitami.
4. PHP mampu berjalan di Linux sebagai platform Sistem Operasi yang utama,
juga dapat berjalan di FreeBSD, Unix, Solaris, dan Windows.
5. PHP mendukung akses ke beberapa database baik yang bersifat gratis atau
komersial, seperti mSQL, MySQL, Informix, dan MicrosoftSQL Server.
6. PHP bersifat Open Source.
2.6.1 Sejarah PHP
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada saat itu PHP masih bernama FI ( Form Interpreted ), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP / FI, kependekan dari Personal Home Page / Form Interpreter.
Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP / FI 2.0. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul - modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP / FI secara signifikan.
dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke - 21.
Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga mendukung penuh model pemrograman berorientasi objek ( PBO ), integrasi XML, mendukung semua ekstensi terbaru MySQL.
2.7 Macromedia Dreamweaver
BAB III
ANALISIS DAN PERANCANGAN
3.1 Analisis
Dalam tahap analisis terdapat langkah - langkah dasar yang harus dilakukan, yaitu:
1. Pengenalan / identifikasi masalah
Langkah ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan serta mengidentifikasi permasalahan yang ada sehingga sasaran yang ingin dicapai dapat terlaksana.
2. Memahami kinerja dari sistem yang ada
Langkah ini dilakukan dengan mempelajari secara rinci bagaimana jalannya sistem yang sudah ada.
3. Menganalisa hasil penelitian
Langkah yang perlu diperhatikan dalam tahap ini adalah menganalisa kebutuhan informasi pemakai sistem. Analisa dilakukan berdasarkan data yang diperoleh atas dasar hasil penelitian.
4. Membuat laporan penelitian
Merupakan tahap akhir yang disusun dalam suatu rangkuman dari langkah -langkah sebelumnya.
3.1.1 Analisis Sistem yang sedang berjalan
Analasis sistem yang sedang berjalan sekarang di Desa Tanimulya adalah sebagai berikut :
1. Petugas desa mendatangi setiap rumah di Desa Tanimulya.
2. Petugas desa melakukan input data penduduk menggunakan pulpen dan buku dengan mendatangi rumah warga.
3.1.1.1 Analisis Dokumen yang digunakan
Dokumen yang digunakan dalam proses pengambilan data penduduk yaitu :
Data Penduduk
Dari Warga
Untuk Desa
Isi Laporan
Tujuan Menghasilkan informasi dari data dasar kependudukan
Tabel 3.1 Analisis Dokumen.
3.1.1.2 Analisis Prosedur / Flow Map yang sedang berjalan
Berikut ini analisis prosedur / flow map yang sedang berjalan dijabarkan sebagai berikut :
Petugas Desa
Mulai
Petugas desa mendatangi setiap
rumah
Menulis data ( input data )
Data di olah
Data penduduk, keluarga
Selesai
Tabel 3.2 Proses input data yang sedang berjalan.
3.1.2 Analisis Sistem yang akan dibangun
1. Pengguna sebagai user dapat melihat profil desa, data RT, RW, penduduk, keluarga, penduduk pendatang, penduduk lahir, penduduk pindah, penduduk meninggal, jumlah penduduk, statistik dan kontak pada satu aplikasi.
2. Pegawai desa sebagai administrator dapat melakukan input data RT, RW, penduduk, keluarga, penduduk pendatang, penduduk lahir, penduduk pindah dan penduduk meninggal pada satu aplikasi.
3.1.2.1 Analisis Prosedur / Flow Map yang akan dibangun
1. Proses tampil form Desa dengan pengguna sebagai user.
User
Mulai
Form Desa
Selesai
Tabel 3.3 Proses tampil form Desa ( User ).
User
Tabel 3.4 Proses tampil data dari form Jumlah Penduduk ( User ).
User
Menu 1 Satistik RW
Statistik RT
Tabel 3.5 Proses tampil data dari form Statistik ( User ).
4. Proses Login di dalam form Login dengan pengguna sebagai user.
Mulai
Pilih Menu
Pilih
Tidak
Login berhasil Ya
Status Login
Ya
Form Login
Input data
Form Desa
Selesai
Tabel 3.6 Proses Login di form Login ( User ).
5. Proses tampil form Desa dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Pilih Menu
Pilih
Tidak
Ya
Status Login
Ya
Form Login
Input data
Form Desa
Selesai Form Desa
Tabel 3.7 Proses tampil form Desa ( Admin ).
6. Proses input data di dalam form Penduduk dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Pilih Menu
Pilih
Tidak
Ya
Status Login
Ya
Form Login
Input data
Form Desa
Selesai Form Desa
Pilih Menu Penduduk
Pilih
Input data
Lihat data
Ya
Pilih button Save
Form Penduduk
Tidak
Tabel 3.8 Proses input data di dalam form Penduduk ( Admin ).
7. Proses edit data di dalam form Penduduk dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Tabel 3.9 Proses edit data di dalam form Penduduk ( Admin ).
8. Proses hapus data di dalam form Penduduk dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Tabel 3.10 Proses hapus data di dalam form Penduduk ( Admin ).
9. Proses tampil data dalam bentuk table di dalam form Jumlah Penduduk dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Pilih Menu Jumlah Penduduk
Pilih data
Menu 1 Jumlah data
RW
Tabel 3.11 Proses tampil data di dalam form Jumlah Penduduk ( Admin ).
10. Proses tampil data dalam bentuk statistik di dalam form Statistik dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Menu 1 Statistik RW
Statistik RT
Tabel 3.12 Proses tampil data di dalam form Statistik ( Admin ).
11. Proses Logout dengan pengguna sebagai admin.
Mulai
Pilih Menu
Pilih
Tidak
Ya
Status Login
Ya Form Login
Input data Form Desa
Form Desa
Pilih button Logout
Form Desa ( User )
Selesai
Tabel 3.13 Proses Logout ( Admin ).
3.1.2.2 Analisis kebutuhan aplikasi
Aplikasi ini dapat mengelola data penduduk secara individu dengan acuan data berdasarkan KTP penduduk dengan NIK sebagai kunci utama.
2. Mengelola data penduduk per-KK.
Aplikasi ini dapat mengelola data penduduk per-KK dengan acuan data berdasarkan Kartu Keluarga ( KK ).
3. Mengelola data perpindahan penduduk.
4. Mengelola data angka kelahiran dan kematian penduduk.
5. Memantau perkembangan jumlah penduduk melalui sub menu jumlah penduduk dan sub menu statistik.
3.1.2.3 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras
Untuk memenuhi kebutuhan pembuatan program aplikasi ini digunakan beberapa perangkat pendukung sebagai berikut :
1. Perangkat Lunak
Perangkat lunak ( software ) yang dibutuhkan sebagai berikut : Sistem Operasi : Windows 8 Professional 64-bit
Bahasa Pemograman : PHP
Database : MySQL
Server offline : XAMPP
Web Editor : Macromedia Dreamweaver 8 Web Design : Flash Into Banner Maker
Tools : Microsoft Visio 2010, Star UML Dokumentasi : Microsoft Word 2010
2. Perangkat Keras
Perangkat keras ( hardware ) yang dibutuhkan sebagai berikut : Processor : Intel® Core™ i5-3230M CPU @ 2.60GHz 2.60GHz
Memory : 4.00 GB
Harddisk : 500 GB
VGA : Nvidia Geforce 710M 2.00 GB
Perancangan merupakan tahap setelah analisis untuk mendefinisikan kebutuhan - kebutuhan fungsional yang menggambarkan bagaimana suatu aplikasi dibentuk, yang dapat berupa penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa, atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam suatu kesatuan yang utuh dan berfungsi, termasuk menyangkut konfigurasi dari komponen - komponen perangkat lunak dan keras dari suatu aplikasi.
3.2.1 Unified Modeling Language ( UML )
Unified Modeling Language ( UML ) adalah himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain program berorientasi objek ( OOP ) serta aplikasinya. UML adalah metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok perangkat tool untuk mendukung pengembangan sistem tersebut. UML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menentukan, memvisualisasikan, membangun, dan mendokumentasikan suatu sistem informasi. UML dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan setiap sistem informasi. Penggunaan UML dalam industri terus meningkat. Ini merupakan standar terbuka yang menjadikannya sebagai bahasa pemodelan yang umum dalam industri peranti lunak dan pengembangan sistem.
3.2.2 Use Case Diagram
System
Gambar 3.1 Use Case Diagram sistem
1. Tabel deskripsi Aktor
Aktor Deskripsi
Admin Orang yang memiliki hak akses penuh terhadap aplikasi User Orang yang memiliki hak akses terbatas terhadap aplikasi
Tabel 3.14 Definisi aktor
2. Tabel deskripsi form Menu
Menu Deskripsi
Desa Form output berisi informasi desa
RW Form input data RW
RT Form input data RT
Kependudukan Form input data kependudukan
Kontak Form output berisi informasi kontak yang dapat dihubungin mengenai desa
Penduduk Form input data penduduk
Keluarga Form input data keluarga
Penduduk datang Form input data penduduk datang Penduduk lahir Form input data penduduk lahir Penduduk pindah Form input data penduduk pindah Penduduk meninggal Form input data penduduk meninggal
Statistik Form output berisi informasi statistic dari formjumlah penduduk
Tabel 3.15 Deskripsi menu
3.
Skenario Use Case form Desa IdentifikasiNama Desa
Tujuan Tampil informasi di dalam form Desa
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor User
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Menjalankan
aplikasi 2. Tampil form Desa
Kondisi Aktor menjalankan aplikasi pada web browser. Tampil form Desa
Tabel 3.16 Skenario Use Case form Desa ( User ).
4.
Skenario Use Case form Jumlah Penduduk IdentifikasiNama Jumlah Penduduk
Tujuan Menampilkan jumlah data dari data yang dipilih dalam bentuk table di dalam form Jumlah Penduduk
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor User
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih menu Jumlah Penduduk
2. Tampil form Jumlah Penduduk
3. Memilih data yang akan ditampilkan
4. Menampilkan data yang telah dipilih
Kondisi Dari form Desa, aktor mmemilih menu Jumlah Penduduk. Aktor memilih data yang akan ditampilkan. Aplikasi menampilkan data yang telah dipilih oleh aktor dalam bentuk.
5.
Skenario Use Case form Statistik IdentifikasiNama Statistik
Tujuan Menampilkan data dari data yang dipilih dalam bentuk statistik di dalam form Statistik
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor User
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih menu Statistik
2. Tampil form Jumlah Statistik
3. Aktor memilih data yang akan ditampilkan
4. Menampilkan data yang telah dipilih
Kondisi Dari form Desa, aktor mmemilih menu Statistik. Aktor memilih data yang akan ditampilkan. Aplikasi menampilkan data yang telah dipilih oleh aktor dalam bentuk.
Tabel 3.18 Skenario Use Case form Statistik ( User ).
6. Skenario Use Case form Login Identifikasi
Nama Login
Tujuan Memiliki hak akses penuh terhadap aplikasi sebagai admin
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih form Login 2. Tampil form Login 3. Input username
dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login.
7. Skenario Use Case form Desa Identifikasi
Nama Desa
Tujuan Tampil informasi di dalam form Desa
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih form Login 2. Tampil form Login 3. Input username
dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login.
Tabel 3.20 Skenario Use Case form Desa ( Admin ).
8. Skenario Use Case input data di form Penduduk Identifikasi
Nama Input data di form Penduduk
Tujuan Melakukan penambahan data penduduk di form Penduduk pada database
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih button Login
2. Tampil form Login
3. Input username dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
7. Pilih menu Penduduk
8. Tampil form Penduduk
9. Input data
13. Data yang telah tersimpan terlihat dalam table Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor
input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login. Setelah berhasil login, aktor memilih menu Penduduk. Aktor melakukan input data. Aktor pilih button save. Data tersimpan di database. Data yang telah tersimpan akan muncul di table dalam form Penduduk.
Tabel 3.21 Skenario Use Case proses input data di form Penduduk ( Admin ).
9. Skenario Use Case edit data di form Penduduk Identifikasi
Nama Edit data di form Penduduk
Tujuan Melakukan perubahan data penduduk di form Penduduk pada database
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih button Login
2. Tampil form Login
3. Input username dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
7. Pilih menu Penduduk
8. Tampil form Penduduk
9. Pilih button edit 10. Tampil form edit data Penduduk 11. Input data baru
12. Pilih button edit 13. Data tersimpan di database 14. Tampil form Penduduk
15. Data yang telah dirubah tampil dalam table Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor
input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login. Setelah berhasil login, aktor memilih menu Penduduk. Aktor melakukan input data. Aktor pilih button edit. Data tersimpan di database. Data yang telah tersimpan akan muncul di table dalam form Penduduk.
10. Skenario Use Case hapus data di form Penduduk Identifikasi
Nama Hapus data di form Penduduk
Tujuan Melakukan penghapusan data penduduk di form Penduduk pada database
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih button Login
2. Tampil form Login
3. Input username dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
7. Pilih menu Penduduk
8. Tampil form Penduduk
9. Pilih button hapus
10. Data terhapus di database
11. Tampil form Penduduk
12. Data yang telah dihapus hilang dalam tabel Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor
input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login. Setelah berhasil login, aktor memilih menu Penduduk. Aktor memilih button hapus. Data terhapus di database. Data yang telah terhapus akan hilang di table dalam form Penduduk.
Tabel 3.23 Skenario Use Case proses hapus data di form Penduduk ( Admin ).
11. Skenario Use Case form Jumlah Penduduk Identifikasi
Nama Tampil data di form Jumlah Penduduk
Tujuan Menampilkan jumlah data dari data yang dipilih dalam bentuk table di dalam form Jumlah Penduduk
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih button Login
2. Tampil form Login
3. Input username dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
7. Pilih menu Jumlah Penduduk
8. Tampil form Jumlah Penduduk
9. Pilih data yang akan ditampilkan
10. Pilih button Go 11. Tampil jumlah data dari data yang ingin ditampilkan
Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login. Setelah berhasil login, aktor memilih menu Jumlah Penduduk. Aktor memilih data yang akan ditampilkan dalam bentuk table. Tampil jumlah data dari data yang ingin ditampilkan.
Tabel 3.24 Skenario Use Case form Jumlah Penduduk ( Admin ).
12. Skenario Use Case form Statistik Identifikasi
Nama Tampil data di form Statistik
Tujuan Menampilkan jumlah data dari data yang dipilih dalam bentutk statistic di dalam form Statistik
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih button
Login 2. Tampil form Login
3. Input username dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
7. Pilih menu Statistik
8. Tampil form Statistik
9. Pilih data yang akan ditampilkan
ditampilkan
Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login. Setelah berhasil login, aktor memilih menu Statistik. Aktor memilih data yang akan ditampilkan dalam bentuk statistik. Tampil jumlah data dari data yang ingin ditampilkan.
Tabel 3.25 Skenario Use Case form Statistik ( Admin ).
13. Skenario Use Case proses Logout Identifikasi
Nama Logout
Tujuan Keluar dari hak akses sebagai admin
Deskripsi
Tipe Primary, Essential
Aktor Admin
Skenario Utama
Kondisi Awal Tampil form Desa
Aksi Aktor Reaksi Sistem
1. Pilih form Login 2. Tampil form Login 3. Input username
dan password
4. Validasi username dan password
5. Login 6. Tampil form Desa
7. Pilih button Logout
8. Keluar dari hak akses admin, tampil form Login
Kondisi Dari form Desa, aktor memilih menu Login. Aktor input username dan password. Jika username dan password cocok, maka akan tampil form Desa sebagai admin. Jika username dan password tidak cocok makan akan kembali ke form Login. Aktor memilih button Logout. Keluar dari hak akses admin, tampil form Login.
Tabel 3.26 Skenario Use Case proses Logout ( Admin ).
3.2.3 Sequence Diagram
1. Sequence Diagram form Desa
: User
Form Desa
1 : Menjalankan aplikasi()
Gambar 3.2 Sequence Diagram form Desa ( User ).
2. Sequence Diagram form Jumlah Penduduk
: User
Form Desa Form Jumlah Penduduk Jumlah data
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Pilih data yang ditampilkan()
Gambar 3.3 Sequence Diagram form Jumlah Penduduk ( User ).
3. Sequence Diagram form Statistik
: User
Form Desa Form Statistik Jumlah data
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Pilih data yang ditampilkan()
4. Sequence Diagram form Login
: User
Form Desa Form Login Form Desa
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
Gambar 3.5 Sequence Diagram proses Login ( User ).
5. Sequence Diagram form Desa ( admin )
: User
Form Desa Form Login Form Desa
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
6. Sequence Diagram input data di form Penduduk
: User
Form Desa Form Login Form Desa Form penduduk Database
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
5 : Pilih menu()
6 : Input data() 7 : Data disimpan()
8 : Tampil form Penduduk()
Gambar 3.7 Sequence Diagram input data di form Penduduk ( Admin ).
7. Sequence Diagram edit data di form Penduduk
: User
Form Desa Form Login Form Desa Form penduduk Form edit data Penduduk Database
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
5 : Pilih menu()
6 : Edit data()
7 : Input data baru() 8 : Data baru disimpan()
9 : Tampil form Penduduk()
8. Sequence Diagram hapus data di form Penduduk
: User
Form Desa Form Login Form Desa Form penduduk Database
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
5 : Pilih menu()
6 : Hapus data()
7 : Data terhapus()
8 : Tampil form Penduduk()
Gambar 3.9 Sequence Diagram hapus data di form Penduduk ( Admin ).
9. Sequence Diagram form Jumlah Penduduk
: User
Form Desa Form Login Form Desa Form Jumlah Penduduk Jumlah data
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
5 : Pilih menu()
6 : Pilih data yang ditampilkan()
10. Sequence Diagram form Statistik
: User
Form Desa Form Login Form Desa Form Statistik Jumlah data
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
5 : Pilih menu()
6 : Pilih data yang ditampilkan()
Gambar 3.11 Sequence Diagram form Statistik ( Admin ).
11. Sequence Diagram form Logout
: User
Form Desa Form Login Form Desa Form Logout
1 : Menjalankan aplikasi()
2 : Pilih menu()
3 : Validasi() 4 : Admin()
5 : Pilih menu()
6 : Tampil form Desa, user()
Gambar 3.12 Sequence Diagram proses Logout ( Admin ).
3.2.4 Collaboration Diagram
Gambar 3.13 Class Diagram Sistem ( Admin )
3.2.5 Activity Diagram
Activity diagrams yaitu penggambaran berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing - masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi dan bagaimana mereka berakhir.
1. Activity Diagram form Desa
2. Activity Diagram form Jumlah Penduduk
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Jumlah Penduduk
Tampil form Jumlah Penduduk
Pilih data yang akan ditampilkan
Tampil data
Tabel 3.28 Activity Diagram form Jumlah Penduduk ( User ).
3. Activity Diagram form Statistik
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Statistik
Tampil form Statistik
Pilih data yang akan ditampilkan
Tampil data
4. Activity Diagram Login
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya
5. Activity Diagram form Desa ( admin )
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya
6. Activity Diagram input data di form Penduduk ( admin )
User Aplikasi Database
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya Pilih menu Penduduk
Input data Data disimpan
7. Activity Diagram edit data di form Penduduk ( admin )
User Aplikasi Database
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya Pilih menu Penduduk
edit penduduk
Data disimpan Form edit data penduduk
Input data baru
8. Activity Diagram hapus data di form Penduduk ( admin )
User Aplikasi Database
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya Pilih menu Penduduk
Haous data Data terhapus
9. Activity Diagram Jumlah Penduduk ( admin )
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya Pilih menu Jumlah Penduduk
Pilih data yang akan ditampilkan Tampil data
10. Activity Diagram form Statistik ( admin )
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya Pilih menu Statistik
Pilih data yang akan ditampilkan Tampil data
11. Activity Diagram Logout ( admin )
User Aplikasi
Menjalankan aplikasi Tampil form Desa
Pilih Menu Login
Tampil form Login
Input username & password
Validasi
Tidak
Form Desa Ya Pilih menu Logout
Logout Form Desa ( User )
Home
1. Struktur Menu Aplikasi ( Admin )
Gambar 3.14 Struktur Menu Sistem ( Admin )
Login
Home Desa Kependudukan Kontak Login
Selamat datang di website kami
RT
Gambar 3.15 Antarmuka form Login
2. Menu Utama
Gambar 3.16 Antarmuka form Menu Utama
3. Desa
Gambar
Desa
Selamat datang di website kami
Gambar 3.17 Antarmuka form Desa
4. RW
Gambar 3.18 Antarmuka form RW
5. RT
Informasi desa
Gambar
RW
Selamat datang di website kami
RW
Ketua RW
Wakil RW
Luas
Jumlah RT
Jumlah KK
Gambar
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Gambar
RT
RW
Gambar 3.19 Antarmuka form RT
6. Penduduk
RT
Ketua RT
Wakil RT
Luas
Jumlah KK
Gambar
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Jumlah penduduk
Selamat datang di website kami
Gambar
Penduduk
Gambar 3.20 Antarmuka Penduduk
7. Keluarga
Gambar 3.21 Antarmuka form Keluarga NIK
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Agama
Status perkawinan
Pekerjaan
Kewarganegaraan
Selamat datang di website kami Gambar
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
8. Penduduk datang
Gambar 3.22 Antarmuka form Penduduk datang Selamat datang di website kami
Gambar
Penduduk datang
Nomor pendatang
Nomor KK
NIK
Nama
Tanggal datang
Alamat asal
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Alamat datang
9. Penduduk lahir
Gambar 3.23 Antarmuka form Penduduk lahir Selamat datang di website kami
Gambar
Penduduk lahir
Nomor kelahiran
Nomor KK
Nama
Tempat lahir
Tanggal lahir
Jenis kelamin
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Alamat
10. Penduduk pindah
Gambar 3.24 Antarmuka form Penduduk pindah Selamat datang di website kami
Gambar
Penduduk pindah
Nomor pindah
Nomor KK
NIK
Nama
Tanggal pindah
Alamat asal
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Alamat pindah
11. Penduduk meninggal
Gambar 3.25 Antarmuka form Penduduk meninggal Selamat datang di website kami
Gambar
Penduduk meninggal
Nomor kematian
Nomor KK
NIK
Nama
Tempat meninggal
Tanggal meninggal
Tambah Ubah Simpan Batal Hapus
Jenis kelamin
Gambar
Alamat
12. Kontak
Gambar 3.26 Antarmuka form Kontak
BAB IV
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
4.1 Lingkungan Implementasi
Lingkungan implementasi dari suatu program aplikasi adalah berisi keterangan detail perangkat keras dan perangkat lunak serta program aplikasi lainnya yang digunakan saat melakukan perancangan aplikasi. Untuk memenuhi kebutuhan pembuatan program aplikasi ini digunakan beberapa perangkat pendukung sebagai berikut :
1. Perangkat Lunak
Perangkat lunak ( software ) yang dibutuhkan sebagai berikut : Sistem Operasi : Windows 8 Professional 64-bit
Bahasa Pemograman : PHP
Database : MySQL
Server offline : XAMPP
Web Design : Macromedia Dreamweaver 8, Flash Into Banner Maker Tools : Microsoft Visio 2010, Star UML
Dokumentasi : Microsoft Word 2010, Paint
Gambar
Kontak
Selamat datang di website kami
2. Perangkat Keras
Perangkat keras ( hardware ) yang dibutuhkan sebagai berikut :
Laptop : Acer Aspire V3-471G
Processor : Intel® Core™ i5-3230M CPU @ 2.60GHz 2.60GHz
RAM : 4.00 GB
Harddisk : 500 GB
VGA : 2.00 GB Nvidia Geforce 710M
Monitor : LG resolusi 1366 x 768
4.2 Pembahasan hasil Implementasi 1. Form Login
Login merupakan proses untuk masuk kedalam aplikasi untuk mendapat hak akses sebagai admin ( user terdaftar ) dengan memasukkan identitas akun seperti username dan password.
Gambar 4.1 Tampil form Login
Gambar 4.2 Tampil form Home
3. Form Desa
Gambar 4.3 Tampil form Desa
Gambar 4.4 Form input data RW
5. Form edit data RW
Gambar 4.5 Form edit data RW
Gambar 4.6 Form input data RT
7. Form edit data RT
Gambar 4.7 Form edit data RT
Gambar 4.8 Form input data Keluarga
9. Form edit data Keluarga
Gambar 4.9 Form edit data Keluarga
Gambar 4.10 Form input data Penduduk
11. Form edit data Penduduk
Gambar 4.11 Form edit data Penduduk
Gambar 4.12 Form input data Penduduk datang
13. Form edit data Penduduk datang
Gambar 4.13 Form edit data Penduduk datang
Gambar 4.14 Form input data Penduduk lahir
15. Form edit data Penduduk lahir
Gambar 4.15 Form edit data Penduduk lahir
Gambar 4.16 Form input data Penduduk pindah
17. Form edit data Penduduk pindah
Gambar 4.17 Form edit data Penduduk pindah
Gambar 4.18 Form input data Penduduk meninggal
19. Form edit data Penduduk meninggal
Gambar 4.19 Form edit data Penduduk meninggal
Gambar 4.20 Form Register
4.3 Pengujian dan Hasil Implementasi 4.3.1 Black Box
Black box testing adalah pengujian yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak. Jadi dianalogikan seperti kita melihat suatu koatak hitam, kit hanya bisa melihat penampilan luarnya saja, tanpa tau ada apa dibalik bungkus hitam nya. Sama seperti pengujian black box, mengevaluasi hanya dari tampilan luarnya ( interface ), fungsionalitasnya, tanpa mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam proses detilnya ( hanya mengetahui input dan output ).
1. Pengujian Login
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Login Input username
dan password
Status menjadi admin
Berhasil
Validasi username dan password
Login Mengoperasikan aplikasi
Tabel 4.1 Pengujian Login
2. Pengujian Register
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Register Dapat melakukan
Login
Tabel 4.2 Pengujian Register
3. Pengujian Menu Utama
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Menu Utama Memilih sub menu Masuk sub menu Berhasil Tampil sub menu
Tabel 4.3 Pengujian Register
4. Pengujian form Desa
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form Desa Memilih form Masuk form Berhasil
Tampil form
Tabel 4.4 Pengujian form Desa
5. Pengujian form input data RW
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form input data RW
Memilih form RW Masuk form Berhasil Tampil form RW
Input data Data masuk database
6. Pengujian form input data RT
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form input data RT
Memilih form RT Masuk form Berhasil Tampil form RT
Input data Data masuk database
4.6 Pengujian form input data RT
7. Pengujian form input data Penduduk
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form input data Penduduk
Input data Data masuk database
Tabel 4.7 Pengujian form input data Penduduk
8. Pengujian form input data Keluarga
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form input data Keluarga
Input data Data masuk database
Tabel 4.8 Pengujian form input data Keluarga
9. Pengujian form edit data RW
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Edit data Data masuk database
Tabel 4.9 Pengujian form edit data RW
10. Pengujian form edit data RT
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form edit data RT
Memilih form RT Masuk form Berhasil Tampil form RT
Edit data Data masuk
database
4.10 Pengujian form edit data RT
11. Pengujian form edit data Penduduk
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form edit data Penduduk
Edit data Data masuk
database
Tabel 4.11 Pengujian form edit data Penduduk
12. Pengujian form edit data Keluarga
Kelas Uji Skenario Uji Hasil yang
diharapkan Kesimpulan
Form edit data Keluarga
Edit data Data masuk
database
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari analisis, observasi dan perancangan yang telah dilakukan mengenai Aplikasi Sensus Penduduk Berbasis Web ( Studi Kasus : Desa Tanimulya ) dapat dicapai beberapa tujuan sebagai berikut :
1. Aplikasi dapat membantu pengguna secara terkomputerisasi
2. Pendataan penduduk menjadi lebih cepat.
5.2 Saran
Saran yang diharapkan dari hasil analisis, observasi dan perancangan yang telah dicapai maupun untuk proses pengembangan mengenai Aplikasi Sensus Penduduk Berbasis Web ( Studi Kasus : Desa Tanimulya ) di masa yang akan datang dapat ditarik simpulkan sebagai berikut :
1. Perbaikan dari segi laporan, agar informasi yang dihasilkan dapat lebih akurat.
DAFTAR PUSTAKA
Jogiyanto HM. 2005. Analisis & Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. ( Yogyakarta : Andi ).
Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo. 1984. Pengantar Sistem Komputer. ( Bandung : Erlangga ).
Tata Sutabri. 2005. Sistem Informasi Manajemen. ( Yogyakarta : Andi ).
Gordon B. Davis. 1991. Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian 1, PT Pustaka Binamas Pressindo. ( Jakarta ).
Budi Sutedjo Dharma Oetomo. 2002. Perancangan & Pengembangan Sistem Informasi. ( Yogyakarta : Andi ).
http://www.academia.edu/4603746/Pengertian_PHP_My_SQL ( diakses 29 Oktober 2014 ).