• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indeks Desa Membangun (PPMD)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Indeks Desa Membangun (PPMD)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

INDIKATOR DESA MEMBANGUN

DIMENSI

VARIABEL

INDIKATOR

KESEHATAN

1 Pelayanan Kesehatan

1

Waktu Tempuh ke prasarana kesehatan < 30 menit

 

 

2

Tersedia tenaga kesehatan, bidan, dokter dan nakes lain

2 Keberdayaan Masyarakat utk

3

Akses ke poskesdes, polindes dan posyandu

  Kesehatan

4

Tingkat aktivitas posyandu

3 Jaminan Kesehatan

5

Tingkat kepesertaan BPJS

PENDIDIKAN

4 Akses Pendidikan Dasar dan

6

Akses ke Pendidikan Dasar SD/MI <3 KM

 

Menengah

7

Akses ke SMP/MTS < 6 km

 

8

Akses ke SMU/SMK < 6 km

5 Akses Pendidikan Non Formal

9

Kegiatan pemberantasan buta aksara

 

 

10 kegiatan PAUD

11 Kegiatan PKBM/Paket ABC

6 Akses ke Pengatahuan

12 Taman Bacaan Masyarakat atau Perpustakaan Desa

MODAL SOSIAL

7 Memiliki Solidaritas Sosial

13 Kebiasaan gotong royong didesa

 

 

14 Keberadaan ruang publik terbuka bagi warga yg tidak berbayar

15 Ketersediaan fasilitas/lapangan olahraga

16 Terdapat kelompok kegiatan olahraga

8 Toleransi

17 Warga desa terdiri dari beberapa suku/etnis

 

 

18 Warga desa berkomunikasi sehari-hari menggunakan bahasa yg berbeda

19 Agama yang dianut sebagian besar warga di desa

9 Rasa Aman Penduduk

20 Warga desa membangun pemeliharaan poskamling lingkungan

 

 

21 Partisipasi warga mengadakan siskamling

22 Tingkat kejadian perkelahian massal di desa

23 Penyelesaian/perdamaian perkelahian massal yg sering terjadi

10 Kesejahteraan Sosial

24 Terdapat akses ke Sekolah Luar Biasa

 

 

25 Terdapat Penyandang Kesejahteraan Sosial (Anak Jalanan, Pekerja Seks Komersial dan Pengemis)

26 Terdapat Penduduk yang bunuh diri

PERMUKIMAN

11 Akses ke Air Bersih dan Air Minum

Layak

27 Mayoritas penduduk desa memiliki sumber air minum yang layak.

 

 

28 Akses Penduduk desa memiliki air untuk mandi dan mencuci

12 Akses ke Sanitasi

29 Mayoritas penduduk desa memiliki Jamban.

 

 

30 Terdapat tempat pembuangan sampah.

13 Akses ke Listrik

31 Jumlah keluarga yang telah memiliki aliran listrik.

14 Akses Informasi dan Komunikasi

32 Penduduk desa memiliki telepon selular dan sinyal yang kuat.

 

 

33 Terdapat siaran televisi lokal, nasional dan asing

34 Terdapat akses internet

(3)

Variabel dan Indikator:

Ketahanan Ekonomi

INDIKATOR DESA MEMBANGUN

DIMENSI

VARIABEL

INDIKATOR

KETAHANA

N

EKONOMI

15 Keragaman Produksi Masyarakat

Desa

35 Terdapat lebih dari satu jenis kegiatan ekonomi penduduk

16 Tersedia Pusat Pelayanan

Perdagangan

36 Akses penduduk ke pusat perdagangan (pertokoan, pasar permanen

dan semi permanen)

 

 

37 Terdapat sektor perdagangan di permukiman (warung dan

minimarket)

17 Akses Distribusi/Logistik

38 Terdapat kantor pos dan jasa logistik

18 Akses ke Lembaga Keuangan dan

Perkreditan

39 Tersedianya lembaga perbankan umum (Pemerintah dan Swasta)

 

 

40 Tersedianya BPR

41 Akses penduduk ke kredit

19 Lembaga Ekonomi

42 Tersedianya lembaga ekonomi rakyat (koperasi)

 

 

43 Terdapat usaha kedai makanan, restoran, hotel dan penginapan

20 Keterbukaan Wilayah

44 Terdapat moda transportasi umum (Transportasi Angkutan Umum,

trayek reguler dan jam operasi Angkutan Umum)

 

 

45 Jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau

lebih (sepanjang tahun kecuali musim hujan, kecuali saat tertentu)

46 Kualitas Jalan Desa (Jalan terluas di desa dengan aspal, kerikil, dan

(4)

Variabel dan Indikator:

Ketahanan Sosial

INDIKATOR DESA MEMBANGUN

DIMENSI

VARIABEL

INDIKATOR

EKOLOGI

21 Kualitas Lingkungan

47 Ada atau tidak adanya pencemaran air, tanah dan udara

 

 

48 Terdapat sungai yg terkena limbah

22 Potensi/Rawan Bencana

Alam

49 Pencemaran air, tanah dan udara

 

 

50 kejadian Bencana Alam (banjir, tanah

longsong,kebakaran hutan)

51 Upaya/Tindakan terhadap potensi bencana alam

(Tanggap bencana, jalur evakuasi, peringatan dini dan

ketersediaan peralatan penanganan bencana)

(5)

Dengan nilai rata-rata nasional Indeks Desa

Membangun 0,566 klasifkasi status Desa ditetapkan

dengan ambang batas sebagai berikut:

1

Desa Sangat Tertinggal

: < 0,491

2

Desa Tertinggal

: > 0,491 dan < 0,599

3

Desa Berkembang

: > 0,599 dan < 0,707

4

Desa Maju

: > 0,707 dan < 0,815

5

Desa Mandiri

: > 0,815

(6)

Persentase Desa Per Provinsi Berdasarkan Indeks Desa Membangun 2015

Maju Mandiri Berkembang Tertinggal Sangat Tertinggal Jml Desa

% % % % % %

0.08% 1.61% 18.83% 64.69% 14.79%

8.83%

0.00% 0.72% 19.66% 55.85% 23.77%

7.33%

0.79% 13.43% 42.55% 37.47% 5.76%

1.20%

0.00% 0.56% 17.34% 55.40% 26.70%

2.17%

0.00% 1.01% 24.84% 60.40% 13.75%

1.88%

0.00% 0.63% 19.40% 69.80% 10.17%

3.87%

0.00% 1.62% 28.47% 56.64% 13.27%

1.84%

0.04% 2.35% 37.64% 53.74% 6.23%

3.29%

0.00% 2.27% 41.10% 54.69% 1.94%

0.42%

0.00% 1.84% 19.85% 68.75% 9.56%

0.37%

0.73% 13.64% 59.03% 25.47% 1.13%

7.22%

0.27% 11.12% 55.51% 32.46% 0.64%

10.59%

8.16% 34.69% 44.64% 12.50% 0.00%

0.53%

0.43% 12.03% 57.74% 29.30% 0.51%

10.47%

0.32% 4.28% 32.01% 54.49% 8.89%

1.68%

4.25% 38.99% 43.87% 12.26% 0.63%

0.86%

0.30% 6.33% 55.58% 36.58% 1.21%

1.35%

0.00% 0.24% 9.28% 74.75% 15.72%

4.00%

0.00% 1.49% 11.20% 37.43% 49.88%

2.73%

0.00% 0.56% 8.27% 45.06% 46.11%

1.94%

0.05% 0.86% 22.05% 63.52% 13.52%

2.53%

0.00% 0.96% 16.75% 47.01% 35.29%

1.13%

0.00% 0.90% 7.43% 26.35% 65.32%

0.60%

0.00% 1.00% 36.81% 56.61% 5.58%

2.04%

0.00% 0.83% 28.08% 59.92% 11.17%

2.45%

0.04% 1.25% 39.11% 52.72% 6.88%

3.04%

0.00% 0.16% 12.06% 74.56% 13.22%

2.57%

0.00% 2.13% 40.33% 52.97% 4.57%

0.89%

0.00% 0.70% 26.26% 49.74% 23.30%

0.78%

0.00% 1.52% 11.43% 41.05% 46.00%

1.42%

0.00% 0.94% 14.07% 52.25% 32.74%

1.45%

0.00% 0.34% 4.22% 24.40% 71.05%

2.02%

0.00% 0.15% 2.26% 15.95% 81.64%

6.48%

(7)

Klasifkasi Desa Berdasarkan IDM (Versi PDF )

Kd

Prov Nama_Prov IDM

Maju Mandiri Berkembang Tertinggal TertinggalSangat Jml Desa Jml Desa % Jml Desa % Jml Desa % Jml Desa % Jml Desa %

11ACEH 0.552 5 0.08% 105 1.61% 1226 18.83% 4211 64.69% 963 14.79% 6510

12SUMATERA UTARA 0.54 0 0.00% 39 0.72% 1063 19.66% 3019 55.85% 1285 23.77% 5406

13SUMATERA BARAT 0.619 7 0.79% 119 13.43% 377 42.55% 332 37.47% 51 5.76% 886

14RIAU 0.534 0 0.00% 9 0.56% 278 17.34% 888 55.40% 428 26.70% 1603

15JAMBI 0.558 0 0.00% 14 1.01% 345 24.84% 839 60.40% 191 13.75% 1389

16SUMATERA SELATAN 0.558 0 0.00% 18 0.63% 553 19.40% 1990 69.80% 290 10.17% 2851

17BENGKULU 0.564 0 0.00% 22 1.62% 386 28.47% 768 56.64% 180 13.27% 1356

18LAMPUNG 0.585 1 0.04% 57 2.35% 912 37.64% 1302 53.74% 151 6.23% 2423

19KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 0.593 0 0.00% 7 2.27% 127 41.10% 169 54.69% 6 1.94% 309

21KEPULAUAN RIAU 0.559 0 0.00% 5 1.84% 54 19.85% 187 68.75% 26 9.56% 272

32JAWA BARAT 0.639 39 0.73% 726 13.64% 3141 59.03% 1355 25.47% 60 1.13% 5321

33JAWA TENGAH 0.629 21 0.27% 868 11.12% 4335 55.51% 2535 32.46% 50 0.64% 7809

34D I YOGYAKARTA 0.694 32 8.16% 136 34.69% 175 44.64% 49 12.50% 0 0.00% 392

35JAWA TIMUR 0.634 33 0.43% 929 12.03% 4458 57.74% 2262 29.30% 39 0.51% 7721

36BANTEN 0.581 4 0.32% 53 4.28% 396 32.01% 674 54.49% 110 8.89% 1237

51BALI 0.69 27 4.25% 248 38.99% 279 43.87% 78 12.26% 4 0.63% 636

52NUSA TENGGARA BARAT 0.618 3 0.30% 63 6.33% 553 55.58% 364 36.58% 12 1.21% 995

53NUSA TENGGARA TIMUR 0.538 0 0.00% 7 0.24% 274 9.28% 2206 74.75% 464 15.72% 2951

61KALIMANTAN BARAT 0.499 0 0.00% 30 1.49% 225 11.20% 752 37.43% 1002 49.88% 2009

62KALIMANTAN TENGAH 0.499 0 0.00% 8 0.56% 118 8.27% 643 45.06% 658 46.11% 1427

63KALIMANTAN SELATAN 0.557 1 0.05% 16 0.86% 411 22.05% 1184 63.52% 252 13.52% 1864

64KALIMANTAN TIMUR 0.525 0 0.00% 8 0.96% 140 16.75% 393 47.01% 295 35.29% 836

65KALIMANTAN UTARA 0.472 0 0.00% 4 0.90% 33 7.43% 117 26.35% 290 65.32% 444

71SULAWESI UTARA 0.582 0 0.00% 15 1.00% 554 36.81% 852 56.61% 84 5.58% 1505

72SULAWESI TENGAH 0.566 0 0.00% 15 0.83% 508 28.08% 1084 59.92% 202 11.17% 1809

73SULAWESI SELATAN 0.582 1 0.04% 28 1.25% 876 39.11% 1181 52.72% 154 6.88% 2240

74SULAWESI TENGGARA 0.547 0 0.00% 3 0.16% 228 12.06% 1410 74.56% 250 13.22% 1891

75GORONTALO 0.587 0 0.00% 14 2.13% 265 40.33% 348 52.97% 30 4.57% 657

76SULAWESI BARAT 0.548 0 0.00% 4 0.70% 151 26.26% 286 49.74% 134 23.30% 575

81MALUKU 0.507 0 0.00% 16 1.52% 120 11.43% 431 41.05% 483 46.00% 1050

82MALUKU UTARA 0.527 0 0.00% 10 0.94% 150 14.07% 557 52.25% 349 32.74% 1066

91PAPUA BARAT 0.46 0 0.00% 5 0.34% 63 4.22% 364 24.40% 1060 71.05% 1492

94PAPUA 0.414 0 0.00% 7 0.15% 108 2.26% 762 15.95% 3900 81.64% 4777

RATA RATA NASIONAL 0,566 174 0.24% 3608 4.89% 22882 31.04% 33592 45.57% 13453 18.25% 73709

Tabel di atas terdapat pada Versi PDF terkirim tanggal 18 oktober 2015 di kirim via email oleh pak hanibal

(8)

Ada Perbedaan Hasil

penghitungan antara

desa maju dan desa

mandiri yaitu 174 atau

3,608 untuk desa Maju

atau bahkan

sebaliknya??

Klasifkasi 1

Status

Jumlah Desa

Presentase

Desa Sangat Tertinggal

13,453

18,25 %

Desa Tertinggal

33,592

45,57 %

Desa Berkembang

22,882

31,04 %

Desa Maju

3,608

4,89 %

Desa Mandiri

174

0,24%

Klasifkasi 2

Status

Jumlah Desa

Presentase

Desa Sangat Tertinggal

13.453 18,25%

Desa Tertinggal

33.592 45,57%

Desa Berkembang

22.882 31,00%

Desa Maju

174

0,24%

Desa Mandiri

3.608 4,89%

Klasifkasi 3

Status

Jumlah Desa

Presentase

Desa Sangat Tertinggal

13,453

18,25 %

Desa Tertinggal

33,592

45,57 %

Desa Berkembang

22,882

31,04 %

Desa Maju

-

-

Desa Mandiri

3,608

4,89 %

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan peserta didik yang masih belum benar saat melakukan pukulan forehand lob bulutangkis pada siklus I diperoleh data sebagai berikut: (1) pada aspek sikap

Demikian proposal ini kami buat, berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan kondisi lapangan, Demikian proposal ini kami buat, berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan kondisi

Varietas benih berukuran besar, Bromo memiliki kandungan lemak dan protein yang rendah (Balitkabi 2013), bobot biji 100 butir lebih tinggi dibandingkan dengan Grobogan, Argomulyo,

PT.. Standar rugi-rugi transformator baru harus &lt; 2,0 oh.. Konstruksi dan alat pelengkap 10. Data-data teknis pada pelat nama 12.. reaktor perata semikonduktor,

Christine Hakim telah menetapkan Kriteria produk sebagai standar kualitas yang harus di penuhi oleh Perusahaan Rendang dan Keripik KOKOCI yakni sebagai Untuk semua

Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah usaha atau keberhasilan sebagai muara kegiatan belajar yang merupakan cerminan

Hal ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Hamida (2012) pada siswa SD Muhammadiyah 2 Kauman Surakarta yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan

Manusia mendapatkan derajat kemuliah dengan akhlak yang tinggi pada Allah SWT,., dimana seseorang mendasarkan keyakinannya bahwa segala gerak dan langkahnya berada dalam