DAMPAK KEBIJAKAN HARGA BBM TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA : Sebuah Pendekatan Model Dinamik
Uploaded by Kuntum Ummatin
top 0.1% 3,609 Info
Download PDF
1
DAMPAK KEBIJAKAN HARGA BBM TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA: Sebuah Pendekatan Model Dinamik
Prof. Dr. Ir. Budisantoso Wirjodirdjo, M.Eng., Kuntum Khoiro Ummatin Jurusan Teknik IndustriInstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111
Email: [email protected] ; [email protected] Abstrak
Gejolak perekonomian global melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.Untuk itu, berbagai kebijakan pengendalian harga BBM telah dilakukan pemerintah yang
berdampak pada tingkat PDB, jumlah pengangguran, serta jumlah orang miskin. Data BP S menyebutkan jumlahorang miskin 2008 sebesar 15.42 % penduduk Indonesia.
harga BBM dengan angka kemiskinan. Sehingga diketahuivariabel-variabel yang
berpengaruh terhadap sistem untuk dapat mengelaborasi pengaruh kebijakanharga BBM terhadap masyarakat miskin di Indonesia. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah permodelan sistem dinamik untuk mengevaluasi kebijakan yang telah dilakukan. Variabel yangmempengaruhi kemiskinan antara lain adalah pendapatan, pendidikan, kesehatan dan tingkatkesempatan
kerja. Hasil penelitian menyebutkan dari simulasi skenario didapatkan bahwa skenario ke bijakankompensasi BBM secara langsung pada masyarakat miskin dapat mengurangi angka kemiskinan. Dengan skenario ini jumlah orang miskin pada tahun 2015 sebesar 1.09 %. Sedangkan dengan skenariokedua yaitu penurunan harga BBM didapatkan bahwa jumlah orang miskin pada 2015 sebesar 13.2
%. Namun untuk variabel tingkat pendapatan dan tingkat kesempatan kerja, nilai yang le bih tinggiditunjukkan pada skenario penurunan harga BBM.
Kata kunci :
Harga BBM, kemiskinan, Kebijakan, model, sistem dinamik
ABSTRACT
Global economic fluctuate stricken almost the whole state around the world include Indonesia. Because of that, vary of fuels price policies had been done that impact at PDB level, amount ofunemployment, and also the amount of pauper. BPS data mention the amount of pauper at 2008 equal to15.42 percent of total Indonesian population.This research is done to find the relation between
fuels price and the poverty rate. So variables influence the system that elaborate fuels p olicy relation with Indonesian poverty rate could be found. One of approximation metho d used is dynamic system model.This method to evaluate the policy that had been done.The result of scenario simulation shows that policy of direct fuels compensation to pauper scenario could reduce the poverty rate. With this scenario amount of the pauper at 2015 is 1.09%.Whereas with the second scenario, fuels price reduction, amount of the pauper at 2015 is 13.2%. But forthe rate of return and job opportunities variables, fuels price reduction scenario shows bigger valuethan other scenario.
Keywords: fuels price, poverty, policy, model, dynamic system 1.
Di Indonesia, tingkat kesejahteraanmasyarakat termasuk pada urutan ke 111 darisebanyak 174 negara di dunia (BKKBN, 2005).Terdapat tiga pilar yang menjadi parameter kualitaskesejahteraan tersebut adalah indeks pembangunanmanusia (HDI) yaitu pendidikan, pendapatan dankesehatan. Berdasarkan data kemiskinan
yangterakhir diterbitkan Badan Pusat Statistik, yangselanjutnya disebut BPS, jumlah penduduk miskindi Indonesia, pada tahun 2006 terjadi peningkatanangka kemiskinan yang tak terduga. Ada dua halyang menjadi penyebab utama kenaikan tersebut,yaitu akibat krisis pangan yang diindikasikandengan melonjaknya harga beras. Penyebab kedua
2
adalah krisis energi yang diindikasikan olehkenaikan harga BBM. Diperkirakan kenaikansekitar 33 persen harga beras yang dikonsumsikaum miskin, antara bulan Februari 2005 danMaret 2006, yang sebagian besar menyebabkan peningkatan jumlah penduduk miskin menjadi 17,75 persen.
051015202530
Grafik 1.1 Angka Kemiskinan di Indonesia
Berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah dalam rangka meminimumkan jumlah penduduk miskin demi tercapainya kesejahteraanrakyat dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.Salah satu kebijakan yang mempengaruhi angkakemiskinan adalah kebijakan penentuan hargaBBM. Karena Harga BBM inilah yangmempengaruhi inflasi yang menjadi salah satuindikator kunci perekonomian. Berikut merupakantabel fuktuasi harga BBM selama periode limatahun terakhir.
Tabel 1.1 Fluktuasi harga BBM selamaperiode 5 tahun Terakhir Sumber : Data harga premium, pertamina (diolah)
transportasi, biaya produksi sehingga berpengaruh juga padaharga-harga barang yang lain. Kebutuhan bahanmakanan pokok pun juga terpengaruh, antara lain beras dan minyak goreng.Untuk mengetahui kebijakan pemerintahyang selama ini belum dilakukan dalam rangkameningkatkan kesejahteraan masyarakat diIndonesia, maka diperlukan suatu kajian atau studiyaitu dengan penghampiran permodelan sistem.Salah satu teknik yang dapat digunakan adalahmelalui pendekatan sistem dinamik.
Dengandemikian dapat dilakukan pengendalian pada perilaku variabel-variabel yang mempengaruhisuatu sistem tersebut. sehingga didapatkan alternatifskenario perbaikan dari kebijakan yang
telahdiambil sebelumnya. Maka dalam penelitian initerlebih dahulu dilakukan pembuatan model untukmengidentifikasi indikator-indikator
yang berhubungan dengan tingkat kesejahteraanmasyarakat di Indonesia kemudian disimulasikan.Dalam model simulasi tersebut dimasukkan nilai-nilai harga BBM
tertentu dan mengevaluasi padanilai harga BBM
berapa didapatkan alternatifskenario perbaikan dari kebijakan pemerintah.Berdasarkan identifikasi masalah yang telahdilakukan maka permasalahan yang akan diangkatdalam penelitia
n tugas akhir kali ini adalah “
Bagaimana hubungan antara kebijakan harga BBM dengan angka kemiskinan ”
Adapun tujuan dari penelitian tugas akhirini adalah sebagai berikut:1.
Mengidentifikasi variabel-variabel
yang berpengaruh terhadap sistem kemiskinankhususnya terkait dengan kebijakan penyesuaian harga BBM2.
Mengetahui perilaku sistem dari waktu kewaktu mengenai dampak harga BBMterhadap jumlah orang miskin di Indonesia4.
Memberikan alternatif evaluasi
kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan penentuan harga BBM dalam usaha untuk meminimasi bertambahnya jumlah orangmiskin.Sesuai dengan permasalahan dan tujuandari kajian ini maka terdapat beberapa hal yangmenjadi batasan dalam penelitian ini, diantaranya:1.
3
yang dipengaruhi oleh dampak fluktuasiharga BBM2.
Data yang digunakan dalam penelitian iniadalah data yang didapat dari BPS, dandata sekunder dari instasi pemerintahanyang terkait.3.
Pembuatan model sistem dalam penelitianini hanya melihat dari sudut pandang pemerintah saja4.
Harga BBM dan harga pangan merupakanfaktor yang mempengaruhi inflasi.Sedangkan asumsi yang digunakan
pada penelitian ini adalah perubahan kebijakan pemerintah atas harga BBM digunakan d alammodel sebagai skenario kebijakan.
2.
Metodologi Penelitian2.1 Tahap Identifikasi dan Perumusan Masalah - Identifikasi dan Perumusan Masalah
Tahapan awal dalam penelitian ini adalahmengidentifikasi permasalahan yang akan dijawab pada penelitian ini. Permasalahan yang akan ditelitiadalah menentukan bagaimana hubungan antaradampak kebijakan harga BBM terhadap angkakemiskinan. - Penetapan Tujuan dan Manfaat Penelitian
Untuk dapat merencanakan langkah-langkah yang dapat diambil pada penelitian nantimaka harus ditetapkan terlebih dahulu tujuan
dari penelitian ini berdasarkan permasalahan yang ada.Selain itu peneliti dapat memfokuskan diri padalangkah-langkah tersebut, sehingga penelitian dapatdijalankan dengan lancar. Adapun tujuan penelitiantelah dirumuskan dan dinyatakan dalam Bab IPendahuluan. Juga ditentukan manfaat dari penelitian yang akan dilakukan.
Sebagai dasar penelitian, harus ada studiliteratur yang digunakan sebagai pedoman dalammenyelasaikan masalah dan mencapai
tujuan penelitian. Dengan adanya studi pustaka ini, makadiharapkan dapat menjadi pembanding antara apayang terjadi di dunia nyata dan sebagai penuntunlangkah-langkah atas tindakan yang akan diambiluntuk penelitian ini. Pustaka yang digunakan dapatdiambil dari buku
–
buku teks dan jurnal yang dapatdijadikan sebagai referensi dari penelitian. - Identifikasi Variabel
Pada tahapan ini dilakukan identifikasisemua variabel dari data-data sekunder yangdiambil dari BPS dan informasi dari sumber -sumber yang ada.
2.2 Tahap Pembuatan model
Setelah mengatahui variabel-variabel input,dan informasi-informasi yang diperoleh, makadilakukan pembuatan model jumlah orang miskinyang terintegrasi. Tahapan dalam pembuatan modelini terdiri dari pengumpulan data dan pembuatanmodel.
- Pengumpulan Data
Pengumpulan data disini adalah data-datayang digunakan sebagai variabel input dalam modelkemiskinan di Indonesia. Data yang dikumpulkanadalah data-data sekunder yang berkaitan dengankondisi perekonomian di Indonesia, data
demografi penduduk, serta informasi-informasi lain yangdibutuhkan untuk membangun konseptualisasi darisistem yang diamati.
- Pembuatan Model Dampak Harga BBM terhadap Kemiskinan Berdasarkan data
–
data yang ada makadapat dilakukan pembuatan model. Pembuatanmodel ini dilakukan dengan menggunakan perangkatlunak yaitu
Vensim
. Setelah model dibuat, makadilalukan percobaan dan melihat apakah modelsesuai atau tidak.
Berdasarkan diagram sebab-akibat,diagram alir disusun dan dibuat persamaanmatematis dari variabel-variabel yang terdapatdalam sistem.
- Menjalankan Simulasi dan validasi model
Setelah semua variabel input dimasukkan,maka simulasi dijalankan. Disini variabel-variabeltersebut akan disimulasikan berdasarkan periodewaktu yang telah ditentukan dan didapatkan hasil berupa berapa tingkat signifikansi kebijakan hargaBBM dalam mempengaruhi kemiskin di Indonesia.Selanjutnya dilakukan validasi terhadap output darisimulasi model.
- Simulasi Perubahan Kondisi dan Evaluasi Kebijakan
Perubahan kondisi pada model dilakukandengan membuat skenario kebijakan baru ataumengubah nilai parameter variabel pada modelsistem. Dari perubahan kondisi yang dilakukandihasilkan output simulasi yang berbeda.Berdasarkan output simulasi tersebut dapat dilihat pengaruh perubahan kondisi yang terjadi atau penerapan kebijakan baru terhadap sistem.