• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, DUKUNGAN KELUARGA, DUKUNGAN LAYANAN KESEHATAN DENGAN POLA PEMBERIAN ASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, DUKUNGAN KELUARGA, DUKUNGAN LAYANAN KESEHATAN DENGAN POLA PEMBERIAN ASI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Distribusi Pola Pemberian ASI di Wilayah  Puskesmas Nelayan Variabel Jumlah n % Pemberian kolostrum  Ya 69 87,3  tidak 10 22,7
Tabel 2 menunjukkan bahwa berdasarkan hasil  uji statistik terdapat hubungan antara pengetahuan  (p = 0,003), sikap (p = 0,006), dukungan keluarga  (p = 0,002),  dukungan layanan  kesehatan  (p =  0,001)  dengan pola  pemberian  ASI
Tabel 4.  Dukungan Layanan Kesehatan yang Diterima Ibu

Referensi

Dokumen terkait

Faktor yang mempengaruhi ibu untuk memutuskan menyusui bayinya adalah adanya penjelasan tentang menyusui oleh petugas kesehatan, pemahaman ibu dalam memprioritaskan pemberian ASI

Desa Pulo Lor Jombang dari 10 ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang menyusui, terdapat 4 orang ibu menyusui bayinya karena ibu mendapatkan dukungan dari

Survei pendahuluan yang dilakukan pada sepuluh orang ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pandan didapatkan hanya 30 % saja ibu yang menyusui anaknya sampai berumur 6

Mayoritas responden adalah wiraswasta yang pekerjaannya tidak banyak menyita waktu, sehingga memiliki waktu luang untuk memberikan dukungan keluarga pada ibu

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-12 Bulan Berdasarkan tabel 5.9 diatas menunjukan bahwa sebagian besar

Sebagian besar ibu menyusui menerima dukungan tenaga kesehatan, bersalin di praktik bidan dengan persalinan normal, tidak melaksanakan IMD, bayi menerima makanan

Salah satu faktor yang berpengaruh pada rendahnya pemberian ASI eksklusif enam bulan adalah rendahnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI bagi bayi dan manfaat menyusui bagi

Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh ibu bayi di camp pengungsian Gempa Majene mendapatkan dukungan keluarga menyusui eksklusif, namun ibu tetap menerapkan praktik pemberian ASI