• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. PERSETUJUAN SKRIPSI... ii. PERNYATAAN ORISINALITAS... iii. ABSTRACT... iv. KATA PENGANTAR... vii

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. PERSETUJUAN SKRIPSI... ii. PERNYATAAN ORISINALITAS... iii. ABSTRACT... iv. KATA PENGANTAR... vii"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

PERSETUJUAN SKRIPSI... ii

PERNYATAAN ORISINALITAS ... iii

ABSTRACT ... iv

ABSTRAK ... v

MOTO ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR TABEL ... xviii

DAFTAR GAMBAR ... xxiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xxv

BAB I PENDAHULUAN I 1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 9

1.3 Tujuan Penelitian ... 9

1.4 Kegunaan Penelitian ... 10

1.5 Sistematika Penulisan ... 11

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PENELITIAN & HIPOTESIS 2.1 Landasan Teori ... 13

(2)

2.1.1 Auditing ... 13 2.1.1.1 Pengertian Auditing ... 13 2.1.1.2 Jenis Audit ... 16 2.1.1.3 Tipe Auditor ... 17 2.1.1.4 Standar Audit ... 19 2.1.2 Pengalaman Auditor ... 21 2.1.3 Kemampuan Interpersonal ... 24 2.1.4 Gender ... 27 2.1.5 Skeptisme Profesional ... 28 2.1.6 Pendeteksian Kecurangan ... 33 2.1.6.1 Pengertian Kecurangan ... 33

2.1.6.2 Jenis - Jenis Kecurangan ... 35

2.1.6.3 Fraud Tree ... 36

2.1.6.4 Faktor – Faktor Penyebab Terjadinya Kecurangan ... 39

2.1.6.5 Pendeteksian Kecurangan ... 41

2.2 Penelitian Terdahulu ... 44

2.3 Kerangka Penelitian ... 49

2.4 Pengembangan Hipotesis ... 50

2.4.1 Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 51

2.4.2 Pengaruh Kemampuan Interpersonal Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 52

(3)

2.4.3 Pengaruh Gender Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 54

2.4.4 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 55

2.4.5 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Kemampuan Interpersonal Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 56

2.4.6 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Gender Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 58

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek dan Metode Penelitian Yang Digunakan ... 60

3.1.1 Objek Penelitian ... 60

3.1.2 Metode Penelitian Yang Digunakan ... 60

3.2 Definisi dan Pengukuran Variabel Penelitian ... 61

3.2.1 Variabel Dependen ... 62 3.2.2 Variabel Independen ... 63 3.2.2.1 Pengalaman Auditor ... 64 3.2.2.2 Kemampuan Interpersonal... 64 3.2.2.3 Gender ... 65 3.2.3 Variabel Moderasi ... 65

3.3 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data ... 68

3.4 Populasi dan Sampel ... 69

3.5 Pengujian Instrumen Penelitian ... 72

3.5.1 Uji Validitas ... 73

(4)

3.5.3 Statistik Deskriptif ... 74

3.5.4 Uji Asumsi Klasik ... 78

3.5.4.1 Uji Normalitas ... 78

3.5.4.2 Uji Multikolinearitas ... 78

3.5.4.3 Uji Heteroskedastisitas ... 78

3.5.5 Model Analisis Data ... 79

3.6 Pengujian Hipotesis ... 81

3.6.1 Analisis Korelasi Ganda (R) ... 81

3.6.2 Koefisien Determinasi (R2) ... 82

3.5.3 Uji Parsial (Uji t) ... 83

BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Gambaran Unit Analisis ... 84

4.1.1 Deskriptif Umum Karakteristik Responden ... 86

4.1.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamain ... 86

4.1.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 86

4.1.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 87

4.1.1.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Jabatan ... 88

4.2 Analisis Hasil Penelitian ... 88

4.2.1 Hasil Pengujian Validitas dan Reliabilitas ... 89

(5)

4.2.1.2 Hasil Pengujian Reliabilitas ... 92 4.2.2 Analisis Statistik Deskriptif Tanggapan Responden ... 94

4.2.2.1 Analisis Statistik Deskriptif Pengalaman

Auditor ... 94 4.2.2.2 Analisis Statistik Deskriptif

Kemampuan Interpersonal... 97 4.2.2.3 Analisis Statistik Deskriptif Gender ... 101 4.2.2.4 Analisis Statistik Deskriptif

Skeptisme Profesional ... 102 4.2.2.5 Analisis Statistik Deskriptif

Pendeteksian Kecurangan ... 106 4.3 Analisis Pengujian Hipotesis ... 113 4.3.1 Uji Asumsi Klasik ... 114 4.3.1.2 Model Persamaan Analisis Regresi Moderasi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 114 4.3.1.3 Model Persamaan Analisis Regresi Moderasi Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 118 4.3.1.4 Model Persamaan Analisis Regresi Moderasi

Gender, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian

Kecurangan ... 122 4.3.2 Persamaan Analisis Regresi Moderasi ... 126

(6)

4.3.2.1 Persamaan Analisis Regresi Moderasi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 127 4.3.2.2 Persamaan Analisis Regresi Moderasi Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 128 4.3.2.3 Persamaan Analisis Regresi Moderasi Gender, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 130 4.3.3 Koefisien Determinasi ... 132 4.3.3.1 Koefisien Determinasi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 132 4.3.3.2 Koefisien Determinasi Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 133 4.3.3.3 Koefisien Determinasi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 134 4.3.4 Pengujian Hipotesis ... 135 4.3.4.1 Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 135

(7)

4.3.4.2 Pengaruh Kemampuan Interpersoanl Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 136 4.3.4.3 Pengaruh Gender Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 138 4.3.4.4 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 140 4.3.4.5 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Kemampuan Interpersonal Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 141 4.3.4.6 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh

Gender Terhadap Pendeteksian Kecurangan .... 142

4.4 Pembahasan ... 144 4.4.1 Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 144

4.4.2 Pengaruh Kemampuan Interpersoanl Terhadap

Pendeteksian Kecurangan ... 145 4.4.3 Pengaruh Gender Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 147 4.4.4 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Pengalaman Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 148 4.4.5 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Kemampuan Interpersonal Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 149

(8)

4.4.6 Skeptisme Profesional Memoderasi Pengaruh Gender Terhadap Pendeteksian Kecurangan ... 150 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan ... 152 5.2 Saran ... 153 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(9)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Jenis-Jenis Kecurangan (Fraud) ... 36

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu ... 47

Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel Penelitian ... 67

Tabel 3.2 Nama Kantor Akuntan Publik dan Alamat ... 70

Tabel 3.3 Penilaian Skor Pernyataan ... 72

Tabel 3.4 Nomor Dari Setiap Jenis Pernyatan ... 73

Tabel 3.5 Pedoman Kategorisasi Pengalaman Auditor pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung ... 75

Tabel 3.6 Pedoman Kategorisasi Kemampuan Interpersonal pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung ... 76

Tabel 3.7 Pedoman Kategorisasi Skeptisme Profesional pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung ... 77

Tabel 3.8 Pedoman Kategorisasi Pendeteksian Kecurangan pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung ... 77

Tabel 3.9 Pedoman Kategorisasi Hasil Uji Variabel Moderasi ... 80

Tabel 3.10 Kelompok Nilai Korelasi ... 82

Tabel 4.1 Daftar Sampel KAP ... 84

Tabel 4.2 Tingkat Pengembalian Kuesioner ... 85

Tabel 4.3 Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 86

(10)

Tabel 4.5 Profil Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 87

Tabel 4.6 Profil Responden Berdasarkan Jabatan ... 88

Tabel 4.7 Hasil Uji Validitas Pengalaman Auditor ... 89

Tabel 4.8 Hasil Uji Validitas Kemampuan Interpersonal ... 90

Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas Skeptisme Profesional ... 91

Tabel 4.10 Hasil Uji Validitas Pendeteksian Kecurangan ... 92

Tabel 4.11 Hasil Uji Reliabilitas Kuesioner... 93

Tabel 4.12 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Lamanya Bekerja Sebagai Auditor ... 94

Tabel 4.13 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Banyaknya Penugasan yang diselesaikan s.d sekarang ... 95

Tabel 4.14 Rekapitulasi Tanggapan Responden Menganai Pengalaman Auditor ... 96

Tabel 4.15 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Kemampuan Berkomunikasi ... 97

Tabel 4.16 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Kreatif ... 98

Tabel 4.17 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Bekerjasama dengan orang lain ... 98

Tabel 4.18 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Percaya Diri ... 99

Tabel 4.19 Rekapitualasi Tanggapan Responden Mengenai Kemampuan Berkomunikasi ... 99

Tabel 4.20 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Terhadap Gender ... 101

(11)

Tabel 4.22 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Kehati-hatian Mengambil Keputusan ... 102 Tabel 4.23 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai

Rasa Ingin Tahu ... 103 Tabel 4.24 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Pemahaman Interpersonal ... 103 Tabel 4.25 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Percaya Diri ... 104 Tabel 4.26 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Keyakinan yang Cukup ... 104 Tabel 4.27 Rekapitulasi Tanggapan Responden Mengenai Skeptisme

Profesional... 105 Tabel 4.28 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Memahami Sistem Pengendalian Internal ... 107 Tabel 4.29 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Identifikasi Indikator-Indikator Kecurangan ... 107 Tabel 4.30 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Memahami Karakteristik Terjadinya Kecurangan ... 108 Tabel 4.31 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai diperlukanya standar pengauditan mengenai pendeteksian kecurangan ... 108 Tabel 4.32 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Lingkungan Pekerjaan Audit yang Mengurangi Kualitas Audit ... 109 Tabel 4.33 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Penggunaan Metode dan Prosedur Audit yang Efektif... 109

(12)

Tabel 4.34 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Adanya Susunan Langkah-langkah Pendeteksian ... 110 Tabel 4.35 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Kondisi Mental dan Pengawasan Kerja ... 110 Tabel 4.36 Distribusi Hasil Tanggapan Responden Mengenai Pengujian Dokumen-dokumen atau Informasi-informasi ... 111 Tabel 4.37 Rekapitulasi Tanggapan Responden Mengenai Pendeteksian Kecurangan ... 111 Tabel 4.38 Hasil Uji Normalitas Model Regresi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 115 Tabel 4.39 Hasil Uji Multikolinearitas Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 117 Tabel 4.40 Hasil Uji Normalitas Model Regresi Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 119 Tabel 4.41 Hasil Uji Multikolinearitas Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 121 Tabel 4.42 Hasil Uji Normalitas Model Regresi Gender, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 123 Tabel 4.43 Hasil Uji Multikolinearitas Gender, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 125 Tabel 4.44 Hasil Koefisien Regresi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pendeteksian Kecurangan ... 127

(13)

Tabel 4.45 Hasil Koefisien Regresi Kemampuan Interpersonal, Skeptisme

Profesioanal, dan Pendeteksian Kecurangan ... 129

Tabel 4.46 Hasil Koefisien Regresi Gender, Skeptisme Profesioanal, dan Pendeteksian Kecurangan ... 131

Tabel 4.47 Hasil Koefisien Determinasi Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesioanal, dan Pendeteksian Kecurangan ... 132

Tabel 4.48 Hasil Koefisien Determinasi Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesioanal, dan Pendeteksian Kecurangan ... 133

Tabel 4.49 Hasil Koefisien Determinasi Gender, Skeptisme Profesioanal, dan Pendeteksian Kecurangan ... 134

Tabel 4.50 Hasil Uji t X1 X4 Terhadap Y ... 135

Tabel 4.51 Hasil Uji t X2 X4 Terhadap Y ... 137

(14)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Fraud Tree ... 37

Gambar 2.2 Fraud Triangle ... 39

Gambar 2.3 Model Kerangka Penelitian ... 50

Gambar 4.1 Garis Kontinum Katagorisasi Pengalaman Auditor ... 96

Gambar 4.2 Garis Kontinum Katagorisasi Kemampuan Interpersonal ... 100

Gambar 4.3 Garis Kontinum Katagorisasi Skeptisme Profesional ... 106

Gambar 4.4 Garis Kontinum Katagorisasi Pendeteksian Kecurangan ... 113

Gambar 4.5 Grafik Uji Normalitas Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pedeteksian Kecurangan ... 116

Gambar 4.6 Garfik Uji Heterokedastisitas Pengalaman Auditor, Skeptisme Profesional, dan Pedeteksian Kecurangan ... 118

Gambar 4.7 Grafik Uji Normalitas Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pedeteksian Kecurangan ... 120

Gambar 4.8 Garfik Uji Heterokedastisitas Kemampuan Interpersonal, Skeptisme Profesional, dan Pedeteksian Kecurangan ... 122

Gambar 4.9 Grafik Uji Normalitas Gender, Skeptisme Profesional, dan Pedeteksian Kecurangan ... 124

Gambar 4.10 Garfik Uji Heterokedastisitas Gender, Skeptisme Profesional, dan Pedeteksian Kecurangan ... 126 Gambar 4.11 Diagram Daerah Penerimanan dan Penolakan

(15)

Ho X1 Terhadap Y ... 136 Gambar 4.12 Diagram Daerah Penerimanan dan Penolakan

Ho X2 Terhadap Y ... 138 Gambar 4.13 Diagram Daerah Penerimanan dan Penolakan

Ho X3 Terhadap Y ... 139 Gambar 4.14 Diagram Daerah Penerimanan dan Penolakan

Ho X1 X4 Terhadap Y ... 141 Gambar 4.15 Diagram Daerah Penerimanan dan Penolakan

Ho X2 X4 Terhadap Y ... 142 Gambar 4.16 Diagram Daerah Penerimanan dan Penolakan

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

1. Lampiran Kuesioner

2. Lampiran Tabulasi Kuesioner

3. Lampiran Output Uji Validitas dan Reliabilitas 4. Lampiran Output Regresi & Uji Asumsi Klasik 5. Lampiran Tabel Nilai-Nilai Dalam Distribusi t 6. Surat Kesediaan Membimbing Skripsi

7. Bukti Bimbingan Skripsi 8. Surat Izin Survey

Gambar

Tabel 4.22  Distribusi  Hasil  Tanggapan  Responden  Mengenai  Kehati-hatian  Mengambil Keputusan ....................................................................
Tabel 4.34  Distribusi  Hasil  Tanggapan  Responden  Mengenai  Adanya  Susunan  Langkah-langkah Pendeteksian  ......................................................

Referensi

Dokumen terkait

Apabila ternyata rata-rata skor tes kedua sama atau lebih kecil dari skor pertama, maka manipulasi dianggap tidak berhasil karena perlakuan yang diberikan tidak

Hasil evaluasi terhadap narasumber pelatihan menunjukkan bahwa lebih dari separuh peserta menyatakan narasumber pelatihan sangat baik, hal itu menggambarkan bahwa narasumber

Pengendalian stok ikan yang tersisa (Escapement Control). Pemberian Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup Berupa Insentif di Sektor Kelautan dan Perikanan ... Macam

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KOMPETENSI GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR

Uji Anava Nilai Daya Kunyah dan Fungsi Kognitif Berdasarkan Tingkat Kekerasan Makanan (Keras, Sedang, Lunak) Antara Kelompok Premature Loss Dua Gigi Molar Desidui Rahang

Perasaan senang dan puas atas pelayanan yang diberikan oleh pemerintah dapat memicu motivasi dan kepatuhan bagi wajib pajak yang akhirnya dapat

DER dapat menunjukkan tingkat risiko suatu perusahaan dimana semakin tinggi rasio DER, maka perusahaan semakin tinggi resikonya karena pendanaan dari unsur hutang

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pengetahuan dan pemahaman peraturan amnesti pajak, persepsi yang baik atas sistem amnesti pajak, tingkat