• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. Kata Pengantar... vi Abstraksi... vii Daftar Isi... ix Daftar Simbol... xi Daftar Gambar... xiv Daftar Tabel... xv Daftar Lampiran...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR ISI. Kata Pengantar... vi Abstraksi... vii Daftar Isi... ix Daftar Simbol... xi Daftar Gambar... xiv Daftar Tabel... xv Daftar Lampiran..."

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

ix DAFTAR ISI

Lembar Judul Tugas Akhir ... i

Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir ... ii

Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah ... iii

Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir ... iv

Lembar Konsultasi Tugas Akhir ... v

Kata Pengantar ... vi

Abstraksi ... vii

Daftar Isi ... ix

Daftar Simbol ... xi

Daftar Gambar ... xiv

Daftar Tabel ... xv

Daftar Lampiran ... xvi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

1.2. Tujuan dan Manfaat ... 3

1.2.1.Tujuan ... 3

1.2.2. Manfaat ... 4

1.3. Metode Penelitian ... 4

1.3.1. Metode Pengembangan Perangkat Lunak ... 4

1.3.2. Metode Pengumpulan Data ... 5

1.4. Ruang Lingkup ... 6

BAB II LANDASAN TEORI ... 7

2.1. Konsep Dasar Sistem ... 7

2.1.1. Pengertian Sistem ... 7

2.1.2. Karakteristik Sistem ... 8

2.1.3. Klasifikasi Sistem ... 10

2.1.4. Jenis-Jenis Sistem ... 12

2.1.5. Pengertian Informasi ... 14

2.1.6. Pengertian Sistem Informasi ……… ..………... 14

2.1.7. Website .……….………...…. 15

2.1.8. Basis Data ………..………….…... 17

2.1.9. Model Pengembangan Perangkat Lunak …………... 20

2.2. Teori Pendukung (Tool System) ... 22

2.2.1. Pengertian ERD ... 22

2.2.2. Pengertian LRS ... 23

2.2.3. Pengertian UML ... 23

2.2.4. Pengertian Use Case Diagram ... 25

2.2.4.1. Konsep Dasar Use Case Diagram ... 25

2.2.5. Pengertian Class Diagram ... 25

2.2.6. Pengertian Activity Diagram ... 26

2.2.7. Pengertian Sequence Diagram ... 26

(2)

x

BAB III ANALISIS SISTEM BERJALAN ... 28

3.1. Tinjauan Perusahaan ... 28

3.1.1. Sejarah Perusahaan... 28

3.1.2. Struktur Organisasi ... 29

3.2. Tinjauan Kasus ... 30

3.2.1. Proses Sistem Berjalan ... 30

3.2.2. Diagram Aktivitas Berjalan ... 32

3.2.3. Dokumen Masukan ... 33

3.2.4. Dokume Keluaran ... 33

3.2.5. Pemasalahan Pokok ... 34

3.2.6. Pemecahan Masalah ... 34

BAB IV PERANCANGAN SISTEM USULAN ... 35

4.1. Tahap Perancangan Sistem... 35

4.1.1. Analisis Kebutuhan ... 35

4.1.2. Rancangan Use Case Diagram ... 36

4.1.3. Rancangan Aktifitas Diagram ... 38

4.1.4. Rancangan Dokumen Sistem Usulan ... 44

4.1.5. Rancangan Prototype ... 51

4.2. Perancangan Perangkat Lunak ... 59

4.2.1. Entity Relationship Diagram (ERD) ... 59

4.2.2. Logical Record Structure (LRS) ... 60

4.2.3. Spesifikasi File ... 61

4.2.4. Class Diagram ... 65

4.2.5. Sequence Diagram ... 66

4.2.6. Spesifikasi Hardware dan Software ... 67

4.3. Jadwal Implementasi ... 68

BAB V PENUTUP ... 69

5.1. Kesimpulan... 69

5.2. Saran ... 69

DAFTAR PUSTAKA ... 70

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... 71

SURAT KETERANGAN PKL/RISET ... 72

(3)

xi

DAFTAR SIMBOL

a. Simbol UML

1. Use case diagram

Use Case

Menggambarkan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang bertukar pesan antar unit dengan aktor, biasanya dinyatakan dengan menggunakan kata kerja diawal nama use case.

Aktor

Aktor adalah abstraction dari orang atau sistem yang lain yang mengaktifkan fungsi. dan target sistem. Untuk mengidentifikasikan aktor, harus ditentukan pembagian tenaga kerja dan tugas-tugas yang berkaitan dengan peran pada konteks target sistem. Orang atau sistem bisa muncul dalam beberapa peran. Perlu dicatat bahwa aktor berinteraksi dengan use case, tetapi tidak memiliki kontrol terhadap use case.

Asosiasi

Digambarkan dengan garis tanpa panah yang mengindikasikan siapa atau apa yang meminta interaksi secara langsung dan bukannya mengindikasikan aliran data.

Include

Merupakan di dalam use case lain (required) atau pemanggilan use case oleh use case lain, contohnya adalah pemanggilan sebuah fungsi program.

Extend

Merupakan perluasan dari use case lain jika kondisi atau syarat terpenuhi.

<<include>>

(4)

xii 2. Sequence diagram

3. Activity diagram

State

Menambahkan state untuk suatu objek

Activity

Menambahkan aktivitas dari pada diagram

Entity Class

Merupakan bagian dari sistem yang berisi kumpulan kelas berupa entitas-entitas yang membentuk gambaran awal sistem dan menjadi landasan untuk menyusun basis data.

Boundary Class

Berisi kumpulan kelas yang menjadi interface atau interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem, seperti tampilan form entry dan form cetak.

Control Class

Suatu objek yang berisi logika aplikasi yang tidak memiliki tanggung jawab kepada entitas, contohnya adalah kalkulasi dan aturan bisnis yang melibatkan berbagai objek. Control object mengkoordinir pesan antara boundary dengan entitas.

Massage

Simbol mengirim pesan antar class.

Recusive

Menggambarkan pengiriman pesan yang dikirim untuk dirinya sendiri.

Activation

Activation mewakili sebuah eksekusi operasi dari objek, panjang kotak ini berbanding lurus dengan durasi aktivasi sebuah operasi.

Lifeline

Garis titik-titik yang terhubung dengan objek, sepanjang lifeline terdapat activation.

(5)

xiii

Start State

Memperlihatkan dimana aliran kerja berawal

End State

Memperlihatkan dimana aliran kerja berakhir

State Transition

Menambah transisi dari suatu aktivitas ke aktivitas yang lainnya

Decisions Points

Menambahkan titik keputusan pada aliran kerja

b. Simbol ERD

Entitas kuat (Strong entity)

Merupakan data inti yang akan disimpan, penamaaan entitas biasanya lebih ke kata benda dan belum merupakan nama tabel.

Entitas lemah (Weak entity)

Entity set yang bergantung terhadap strong entity set. Digambarkan dengan empat persegi panjang bertumpuk.

Atribut

Merupakan field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas.

Atribut kunci primer

Merupakan field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas dan digunakan sebagai kunci akses record yang diinginkan.

Relasi

Menghubungkan antar entitas, biasanya diawali dengan kata kerja.

Asosiasi (association)

Merupakan penghubung antara relasi dengan entitas dimana dikedua ujungnya memiliki multiplicity kemungkinan jumlah pemakai (kardinalitas).

nama_entitas nama_atribut nama_kunci_primer nama_relasi 1 N nama_entitas

(6)

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar II.1 Diagram Metode Waterfall ... 21

Gambar III.1 Struktur Organisasi ... 29

Gambar III.2 Activity Diagram Sistem Berjalan ... 32

Gambar VI.1 Use Case Diagram Sistem Informasi Administrasi Sekolah ... 36

Gambar VI.2 Activity Diagram Login ... 38

Gambar VI.3 Activity Diagram Admin ... 39

Gambar VI.4 Activity Diagram Wali Kelas ... 40

Gambar VI.5 Activity Diagram Kelas ... 41

Gambar VI.6 Activity Diagram Data Siswa ... 42

Gambar VI.7 Activity Diagram Tunggakan ... 43

Gambar VI.7 Activity Diagram Pembayaran ... 43

Gambar VI.8 Rancangan Dokumen Halaman Login ... 44

Gambar VI.9 Rancangan Dokumen Input Admin ... 45

Gambar VI.10 Rancangan Dokumen Input Wali Kelas ... 45

Gambar VI.11 Rancangan Dokumen Input Kelas ... 46

Gambar VI.12 Rancangan Dokumen Penambahan Siswa ... 47

Gambar VI.13 Rancangan Dokumen Tunggakan ... 47

Gambar VI.14 Rancangan Dokumen Data Admin ... 48

Gambar VI.15 Rancangan Dokumen Data Wali Kelas ... 49

Gambar VI.16 Rancangan Dokumen Input Kelas Baru ... 49

Gambar VI.17 Rancangan Dokumen Data Siswa ... 50

Gambar VI.18 Rancangan Dokumen Tunggakan ... 51

Gambar VI.19 Halaman Login ... 51

Gambar VI.20 Halaman Home ... 52

Gambar VI.21 Halaman Tambah Admin ... 52

Gambar VI.22 Halaman Data User ... 53

Gambar VI.23 Halaman Tambah Wali Kelas ... 53

Gambar VI.24 Halaman Data Wali Kelas ... 54

Gambar VI.25 Halaman Tambah Kelas ... 54

Gambar VI.26 Halaman Data Kelas... 55

Gambar VI.27 Halaman Tambah Siswa ... 55

Gambar VI.28 Halaman Data Siswa ... 56

Gambar VI.29 Halaman Input Tunggakan ... 56

Gambar VI.30 Halaman Data Tunggakan ... 57

Gambar VI.31 Halaman Input Pembayaran ... 57

Gambar VI.32 Halaman Data Pembayaran ... 58

Gambar VI.33 Halaman Cetak ... 58

Gambar VI.34 Entity Relationship Diagram Sistem Administrasi Sekolah ... 59

Gambar VI.35 Logical Record Structure Sistem Administrasi Sekolah... 60

Gambar VI.36 Class Diagram Sistem Administrasi Sekolah ... 65

(7)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel IV.1 Deskripsi Use Case Admin ... 37

Tabel IV.2 Deskripsi Use Case Siswa ... 37

Tabel IV.3 Deskripsi Use Case Kepala Sekolah ... 38

Tabel IV.4 Spesifikasi File Data Admin ... 61

Tabel IV.5 Spesifikasi File Data Wali Kelas ... 62

Tabel IV.6 Spesifikasi File Data Kelas ... 62

Tabel IV.7 Spesifikasi File Data Siswa ... 63

Tabel IV.8 Spesifikasi File Data Tunggakan ... 64

Tabel IV.9 Spesifikasi File Data Pembayaran ... 64

Tabel IV.10 Spesifikasi Hardware dan Software ... 67

(8)

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

A.1. Surat Jalan Siswa yang Melakukan Pembayaran Tuggakan ... 73

B.1. Kwitansi Pembayaran ... 73

C.1. Dokumen Login ... 74

C.2. Input Data User... 74

C.3. Input Wali Kelas ... 75

C.4. Input Data Kelas ... 75

C.5. Input Siswa ... 76

C.6. Input Tunggakan ... 76

D.1. Data Admin ... 77

D.2. Data Wali Kelas ... 77

D.3. Data Kelas ... 78

D.4. Data Siswa ... 78

Referensi

Dokumen terkait

Subjek terdiri dari 6 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria 1) siswa kelas XI 2) siswa yang telah melaksanakan tes penyelesaian soal;

pelepah batang pisang pada pembuatan karton, serat limbah dimanfaatkan menjadi kompos dan juga serat limbah industri pulp dan kertas dapa di manfaatkan bahan

mungkin orang yang memiliki komitmen yang sangat tinggi terhadap syariat, mengakui syariat Islam sebagai satu-satunya jalan kebahagiaan dijanjikan Allah, dan

Analisis kinerja PUSKUD Mina Laksana Mukti Provinsi Jawa Barat dilihat dari empat perspektif menunjukkan bahwa perspektif keuangan adalah rasio likuiditas dengan nilai

Karena itu anak-anak yang ditinggal ibu menjadi TKW harus menjadi perhatian pemerintah sebelum mereka menjadi korban.&#34;Kita berharap salah satu yang akan mampu

Dalam sejarah kurikulum di Indone- sia, pernah terjadi pendidikan karakter di- ajarkan secara eksplisit di sekolah-sekolah formal pada jenjang pendidikan dasar

Dalam menentukan harga pokok produksinya Zaman Exclusive Furniture ini belum mengelompokkan biaya produksi dengan jelas, perhitungan hanya mengakumulasikan semua total

Pada saat ini banyak desinfektan maupun antiseptik yang beredar di pasaran untuk membersihkan tangan, namun cara membuat larutannya dan komposisi bahan yang tidak