• Tidak ada hasil yang ditemukan

sendi pergelangan tangan dibentuk oleh:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "sendi pergelangan tangan dibentuk oleh:"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

• sendi pergelangan tangan dibentuk oleh:

• sendi radiocarpal, • sendi intercarpal dan • sendi radioulnar distal.

• Persendian antara lengan bawah

dan tangan terutama melalui sendi radiocarpal dan sendi radioulnar distal.

• sendi radiocarpal sendiri tidak

akan bisa bergerak tanpa dibantu oleh gerakan sendi intercarpal.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.primehealthchannel.com/

(3)

Radius

Ulna

Os Carpal

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(4)

• tempat artikulasi lengan bawah dan tangan.

• sering terjadi fraktur radius pada ujung bawah radius karena:

• meredam seluruh kekuatan inisial saat tangan jatuh.

• bagian dalam tulang dikelilingi cortex tulang tipis yang penyebarannya tidak rata.

• permukaan posterior distal agak cembung dan mempunyai sulcus tempat tendon – tendon otot ekstensor melekat di samping tuberkulum radius (Tuberculum Lister)  berperan penting pada

ruptur patologis tendon-tendon ekstensor khususnya pada rheumatoid arthritis

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(5)

• Bagian yang sempit, permukaan medial radius distal terdapat

incisura ulnaris  bagian cekung dan berartikulasi dengan ulna.

• Bagian anterior radius distal cekung  tempat pronator quadratus.

• Bag. lateral lebih menonjol ke bawah dibanding bag.

medialnya disebut proc. styloideus radii

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://thumbs.dreamstime.com/z30905767.jpg

(6)

• dipisahkan dari os triquetrum dan lunatum oleh diskus artikularis

• mudah terkilir  Karena ulna terpisah dari os. lunatum.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

Gambar diunduh dari : http://www.aokainc.com/ dan http://www.methodistorthopedics.com/triangular-fibrocartilage-complex-tfcc-injuries

• Bagian ujung bawah ulna berakhir

sebagai caput dan proc. styloideus

• Bag. lateroanterior caput merupakan permukaan sendi berbentuk pita yang memungkinkan radius mengayun saat pronasi

(7)

Os. carpal terdiri atas 8 tulang kecil yang tersusun dalam 2 baris :

Baris

proximal

• os scaphoid (naviculare), • os lunatum • os triquetral • os pisiformis

Baris Distal

• Os trapezium (multangulum majus) • Os trapezoid (multangulum minus) • Os capitatum

• Os hamatum

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.daviddarling.info/images/carpals.jpg

(8)

• Hanya os naviculare dan os lunatum yang bersendian dengan radius.

• Kedua tulang ini meneruskan kekuatan yang ditimbulkan saat tangan jatuh

Fraktur scaphoid biasanya hanya berupa garis (hairline) dan sering tidak terlihat  dapat menyebabkan terjadinya nekrotik aseptic

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://en.wikipedia.org/ dan http://fr.wikipedia.org/

(9)

Persendian os. triquetral:

• Atas : discus articularis triangular

• Lateral : os lunatum

• Anteromedial : os pisiformis

• Distal : os hamatum

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/77/Gray223.png

(10)

• hanya bersendian dengan os triquetral, menurun ke telapak tangan membentuk knob bulat sebagai dasar eminentia hypothenar.

• Tempat origo m. abductor digiti minimi dan insersi m. flexor carpi ulnaris.

• Selain pada os pisiformis tidak ada otot yang melekat pada baris proximal os carpal lain  tulang – tulang tsb hanya bertindak sebagai meniskus pasif untuk meningkatkan gerakan

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://en.citizendium.org/images/9/98/Os_pisiforme.GIF

(11)

• sebagian besar berartikulasi dengan metacarpal I dan os. scaphoid

• sisanya melalui os. trapezoid dan caput metacarpal II.

• tempat origo m. abductor brevis dan m. flexor ibu jari, seperi m. pollicis opponent

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(12)

• Persendian os trapezoid:

• Atas : os scaphoid

• Bawah : metacarpal II

• Samping : os trapezium dan os. capitatum

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

Gambar diunduh dari : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7f/Trapezoid_bone_%28left_hand%29_-_animation02.gif

(13)

Membentuk keystone of the carpal arch atau Carpal Tunnel.

• Batas persendiannya:

• Atas : os. scaphoid dan os. lunatum • Samping : os. trapezoid dan os. hamatum

• Distal : metacarpal II, III, IV terutama metacarpal III

• Jika jatuh dengan posisi telapak tangan terbuka, bagain caput os. capitatum dipaksa naik sampai pinggang os scaphoid sehingga terjadi fraktur.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.daviddarling.info/images/left_capitate_bone.jpg

(14)

• batas persendian:

• Atas : os. triquetral • Lateral : os capitatum

• Distal : metacarpal IV & V • Proximal : os. lunatum

• mempunyai processus “seperti kait”

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.ganfyd.org/images/d/d4/Hamate.gif

(15)

• Kapsul artikular diperkuat oleh banyak ligamen yang tersusun satu sama lain secara

longitudinal atau transversal dan obliq.

Ligamen longitudinal terdiri

dari:

Ligamentum collateral ulna

abduksi radial  ligamen tegang.

Ligamentum collateral radial

abduksi ulnar  ligamen tegang.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(16)

Ligamentum transversal dan oblique

• bagian palmar  menjadi ligamentum arcuatum volar , radiocarpal volar dan ulnocarpal.

• bagian dorsal  menjadi ligamentum radiocarpal dorsal dan arcuatum dorsal.

Ligamentum Ulnocarpal volar dan radiocarpal volar menuju ke arah

midline dari os.lunatum dan os. capitatum membentuk lengkungan menyebrangi carpus dinamakan

ligament of Henle.

Ligamentum radiocarpal dorsal dan volar yang membawa tangan

bergerak terhadap radius saat supinasi dan pronasi

Ligamentum interossea mengikat tiap

os carpal satu dengan lainnya dan

dinamakan sesuai struktur yang ia ikat.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://intranet.tdmu.edu.ua/data/kafedra/internal/

(17)

• Arcus carpal transversal atau carpal tunnel (terowongan carpal) dipertahankan oleh lig. carpal transversum atau retinaculum

flexor pergelangan tangan.

Isi Carpal Tunnel :

• tendon flexor carpi radialis

• n. medianus

• 4 buah tendon sublimis

• 4 buah tendon profunda

• tendon flexor pollicis longus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.bartleby.com/107/Images/large/image422.gif

(18)

• Arcus carpal transversal atau carpal tunnel (terowongan carpal) dipertahankan oleh lig. carpal transversum atau retinaculum

flexor pergelangan tangan.

Isi Carpal Tunnel :

• tendon flexor carpi radialis

• n. medianus

• 4 buah tendon sublimis

• 4 buah tendon profunda

• tendon flexor pollicis longus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.bartleby.com/107/Images/large/image422.gif

(19)

• Arcus carpal transversal atau carpal tunnel (terowongan carpal) dipertahankan oleh lig. carpal transversum atau retinaculum

flexor pergelangan tangan.

Isi Carpal Tunnel :

• tendon flexor carpi radialis

• n. medianus

• 4 buah tendon sublimis

• 4 buah tendon profunda

• tendon flexor pollicis longus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.bartleby.com/107/Images/large/image422.gif

(20)

• Arcus carpal transversal atau carpal tunnel (terowongan carpal) dipertahankan oleh lig. carpal transversum atau retinaculum

flexor pergelangan tangan.

Isi Carpal Tunnel :

• tendon flexor carpi radialis

• n. medianus

• 4 buah tendon sublimis

• 4 buah tendon profunda

• tendon flexor pollicis longus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.bartleby.com/107/Images/large/image422.gif

(21)

• Arcus carpal transversal atau carpal tunnel (terowongan carpal) dipertahankan oleh lig. carpal transversum atau retinaculum

flexor pergelangan tangan.

Isi Carpal Tunnel :

• tendon flexor carpi radialis

• n. medianus

• 4 buah tendon sublimis

• 4 buah tendon profunda

• tendon flexor pollicis longus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.bartleby.com/107/Images/large/image422.gif

(22)

• Arcus carpal transversal atau carpal tunnel (terowongan carpal) dipertahankan oleh lig. carpal transversum atau retinaculum

flexor pergelangan tangan.

Isi Carpal Tunnel :

• tendon flexor carpi radialis

• n. medianus

• 4 buah tendon sublimis

• 4 buah tendon profunda

• tendon flexor pollicis longus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.bartleby.com/107/Images/large/image422.gif

(23)

• Kompartemen yang sesak  n. medianus dapat tertekan dan rusak karena inflamasi sarung tendon sekitarnya  CARPAL

TUNNEL SYNDROME.

• Cara untuk mengetes adanya keadaan ini adalah dengan

meregangkan ligamen melalui Prayer test atau Phalent’s test.

• Pengetukan n. medianus yang terperangkap akan menghasilkan sakit tajam dan menyebar pada jari yang dipersyarafi n.

medianus dinamakan Tinel’s test.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.drwolgin.com/SiteImages/carpal%20tunnel%20tinels.jpg

(24)

• fibrosis dan kontraktur dr aponeurosis bagian distal palmar menyebabkan kontraktur flexi jari tepatnya pada sendi

metacarpophalangeal  Dupuytren’s contractur.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(25)
(26)

sendi tangan dibentuk oleh:

sendi Carpometacarpal,

sendi Metacarpophalangeal

sendi interphalangeal.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.meditouch.co.il/files/Pages/Hebrew/LibImg/lib01-2.jpg

(27)

• Untuk menjaga kekuatan dan mobilitas tulang – tulang di tangan, terdapat 2 lengkungan transversal dan 1 seri

lengkungan longitudinal :

1. Lengkungan transversal proximal

2. Lengkungan transversal distal

3. Lengkungan longitudinal

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(28)

• Batas distal os carpal irreguler.

• 4 os carpal berartikulasi dengan 5 os. metacarpal.

• Os MCP IV&V berartikulasi dengan 2 facet cekung os hamatum.

• Ibu jari bersendian dengan os. trapezium.

• Sendi MCP I, IV, V  mobile,

• Sendi MCP II, III  immobile.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.manatomy.com

(29)

• Caput MCP terletak di ujung distal dan bersendian dengan phalang.

• Caput MCP berbentuk spheroid

irreguler dan asimetris pada bidang frontal dan sagital, dimana Bag.

volar lebih luas dan panjang daripada bag. dorsal.

• Condylus radial >> condylus ulna

(khususnya pada MCP II&III)

• Merupakan sendi Hynge, namun

tidak sejati.

• gerakan:

• Flexi – extensi

• abduksi – adduksi (gerak aktif) • pronasi – supinasi (gerak pasif)

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://nh-chs-anatomy.pbworks.com/f/1383231034/hinge%20joint.gif

(30)

• Terdiri dari:

• Ligamentum Collateral

• Ligamentum Metacarpoglenoidal

• Sendi MCP extensi Tiap jari bergerak bebas dari 1 sisi ke sisi lain

• Sendi MCP flexi  gerak terbatas

karena adanya lig. collateral dan lig. collateral accesorius

(metacarpoglenoidal) pada sisi sendi tersebut.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d0/Gray338.png

(31)

• sendi hynge sejati

• gerakan

• flexi-extensi (aktif)

• Terkadang hiperextensi bila ligamennya lentur.

• ditraksi, gerakan lateral dan rotasi pada sumbu longitudinal (pasif)  karena kelenturan kapsul

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.meditouch.co.il/files/Pages/Hebrew/LibImg/lib01-2.jpg

(32)

• Otot tangan, pergelangan tangan dan jari dikelompokkan menjadi:

1.

otot ekstrinsik

origo dan insersionya di daerah tangan

2.

otot intrinsik

origonya di lengan bawah

tendon – tendonnya mengontrol tangan, pergelangan tangan dan jari

(33)

• Semua otot – otot lengan bawah kecuali m. supinator, m.

brachioradialis dan m. pronator melewati sendi pergelangan tangan dan sendi MCP.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(34)

• Insersi tendo pada jari dibagi menjadi :

• Tendon flexor

• berjalan melewati sisi ulnar dari sendi MCP terutama MCP II, III, IV tapi pada MCP 5 melewati tengah. • Tendon Ekstensor

• 4 tendon ekstensor digitorum communis

berjalan di dorsum tangan dan di bawah retinakulum extensor pada

pergelangan tangan yang terbungkus dalam sarung synovial kemudian

berakhir di dorsum jari.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://http://chionline.com/anatomy/anat21.gif

(35)

• Terbagi menjadi 3 kelompok :

1. Thenar, yang mengatur fungsi ibu jari

2. Hypothenar, yang mengatur fungsi kelingking

3. M.Interossea dan m.lumbricalis, yang mengatur aduksi

dan abduksi jari dan bekerja sama dengan tendon extensor untuk extensi jari saat MCP flexi

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(36)

Musculus Origo Insertio Nervus Abductor pollicis brevis os. trapezium tepi yg berbatasan os. Schapoid Basis phalang prox n. medianus Flexor pollicis brevis superficialis

os. trapezium Basis phalang prox n. medianus Flexor pollicis brevis profunda basis metacarpal I Sesamoid ulnar n. ulnaris Opponens pollicis

os. Trapezium Metacarpal I n. medianus

Adductor pollicis pars transversa

Metacarpal III Sesamoid ulna ibu jari n. medianus Adductor pollicis pars oblique Basis metacarpal II dan III os. sesamoid ulna n. ulnaris

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(37)

Musculus Origo Insertio Nervus

Abductor digiti minimi

os. pisiformis phalang prox. V sisi ulnar

n. ulnaris Flexor digiti minimi hamulus ossis

hamatum

phalang prox. V sisi ulnar n. ulnaris Opponens digiti minimi hamulus ossis hamatum

phalang prox. V sisi ulnar

n. ulnaris Palmaris brevis lig. carpal

transversa

kulit tangan sisi ulnar

n. ulnaris

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(38)

M.Interossea terbagi dalam :

1.M. Interossea palmaris

adduktor

• Origo: sisi lateral metacarpal II, IV, V

• Insersi: serabut lateral tendon extensor.

Dipersyarafi oleh n. ulnaris.

2.M. interossea dorsalis

abduktor

pars dorsalis (n. ulnaris)

merupakan otot bipenatus dan mempunyai tendon membulat yang melalui sumbu rotasi MCP di bag. volar dan berinsersi pada basis phalang prox.

pars palmaris (n. ulnaris)

sedikit lebih panjang dengan tendon yang datar, berjalan di bawah sumbu rotasi MCP dan berinsersi secara eksklusif di mekanisme tendon extensor

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : teachmeanatomy.info, www.cixip.com,

(39)

M. lumbricalis

O : tendon flexor (longus/profundus) I : tendon extensor

• Fungsi: moderator flexor dgn extensor melalui insersi pada keduanya.

• Pengendalian extensi jari dibantu oleh m. lumbrical yang menarik tendon profundus distal yang memberikan efek flexor pada jari.

• M. lumbricalis II & III dipersyarafi oleh n. medianus, m. lumbricalis IV & V

dipersyarafi oleh n. ulnaris

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(40)

N. medianus

• bag. sensoris mempersyarafi ibu jari, telunjuk dan jari tengah dan

setengah jari manis mulai dari bagian dari palmar ke bagian dorsal phalang distal.

N. ulnaris

• mempersyarafi kulit ulnar setengah jari manis dan seluruh jari kelingking

sisi dorsal dan palmar

N. radialis

• bag. sensoris mempersyarafi sisi dorsal ibu jari telunjuk dan jari tengah dan setengah jari manis sisi medial yang tidak dipersyarafi oleh n. medianus

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : www.handenzenuwspecialist.nl

(41)

Kerusakan pada:

1. n. medianus

kelemahan otot intrinsik  deformitas telunjuk, jari tengah

dan sebagian jari manis.

• Ibu jari dalam keadaan adduksi dan atropi prominence thenar.

• Mati rasa pada ibu jari, telunjuk, jari tengah dan sebagian jari manis.

2. n. radialis

biasanya hanya menimbulkan kelainan sensoris karena pada pergelangan tangan ataupun di bawahnya tidak ada otot yang dipersyarafi oleh n. radialis.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. ,

(42)

3. n. ulnaris :

papal’s blessing  deformitas jari manis dan kelingking akibat kelainan sensorik

• deteksi kerusakan n. ulnaris  Tes “Froment’s Sign” yaitu memungut kertas dengan adduksi ibu jari pada telunjuk.

Hasil + : phalang distal ibu jari bengkok terjadi karena adanya kerusakan n. ulnaris sehingga m. flexor dipakai untuk adduksi ibu jari

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(43)

• Merupakan sendi condyloid. • Gerakannya adalah • flexi (800) • Ekstensi (700) • deviasi ulna/medial (300) • deviasi radial/lateral (200) • pronasi (900) • Supinasi (900) • kombinasi gerakan

• Derajat deviasi ulna > deviasi radial karena permukaan

articular distal dari radius lebih kaku dan ligamen bag. dorsal lebih lentur dari ligamen bag. Palmar

radiocarpal

radioulnar intercarpal

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(44)

• Pergerakan barisan tulang carpal pada radius dan lig. triangulare adalah pergeseran.

• flexi ke arah palmar  os carpal bergerak ke arah dorsal

• abduksi radial  os carpal bag. proximal bergeser ke arah ulnar.

• otot – otot flexor ulna bekerja pada deviasi ulna sendi pergelangan tangan

• 2 buah otot extensor radial (m. extensor carpi radialis longus dan brevis) bekerja untuk menyeimbangkan deviasi ulna.

• Jika otot extensor paralisis, tenaga otot flexor terpengaruh juga menjadi lemah, karena tidak adanya gerakan sinergis

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(45)

• Aksi sendi pergelangan tangan berhubungan dengan gerak jari, terdapat 2

gerakan interdependen:

• Ketika otot extrinsik sendi pergelangan tangan menstabilkan sendi pergelangan tangan, otot extrinsik dan intrinsik sendi jari dapat mengubah posisi jari sesuai keinginan, dan sebaliknya

• saat otot - otot sendi jari stabil, sendi pergelangan tangan dapat bergerak ke berbagai posisi

• Faktor pengontrol lingkup untuk gerak kombinasi pergelangan tangan dan jari adalah panjang efektif dari otot extrinsik jari.

• Otot otot flexor dan extensor tidak cukup panjang untuk menghasilkan gerakan pergelangan tangan dan jari yang maksimal secara bersamaan,

dengan arah yang sama dan waktu yang sama  tidak mungkin

mengekstensikan pergelangan tangan dan jari pada saat yang sama, karena m. flexor digitorum longus atau profundus dan juga m. sublimis tidak cukup panjang.

(46)

• Posisi ekstensi penuh dari jari didapat bila pergelangan

tangan dalam posisi netral atau sedikit palmar flexion

• sedangkan flexi penuh dari jari didapat bila pergelangan

tangan dalam posisi netral atau agak extensi

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978. Gambar diunduh dari : http://www.eplasty.com/article_images/eplasty10e70_fig4.gif

(47)

• Kapsul dari sendi ini (hinge joint) memberikan gerakan phalang sepanjang bagian cembung dari metacarpal

• Gerakan MCP:

• Fleksi 900

• Hiperekstensi 200

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(48)

Extensi :

• gerakan menjauhi sisi radial jari telunjuk pada bidang palmar

Abduksi :

• gerakan menjauhi telapak tangan sejauh 90º pada bidang palmar

Flexi :

• dibentuk oleh gerakan pada bidang paralel antara bidang palmar dan sisi ulnar ibu jari menyilang telapak tangan

Opposisi :

• kombinasi gerakan – gerakan; dimulai dari extensi ke abduksi diakhiri dengan flexi kemudian adduksi.

Gerakan Ibu Jari

Merupakan gerakan sendi metacarpal – trapezium yang merupakan sendi saddle-shaped.

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(49)

Extensi

• termasuk extensi penuh seluruh sendi jari ke 5

Abduksi

• gerakan menjauhi jari ke 4 pada bidang palmar

Fleksi

• flexi MCP 90º dengan extensi sendi

interphalangeal

(50)

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(51)

gerak prehensive umumnya terdiri dari 2 bagian:

• mengambil benda :

palmar 50% Lateral 33% tip 17%

• ibu jari merupakan satu - satunya pilar untuk menekan jari – jari tangan  Kelemahan ibu jari menyebabkan kolapsnya pilar utama. • Paralisis ulnar menyebabkan kerusakan hebat karena ke dua sisi yang

diperlukan untuk mekanisme pinching (memegang) terganggu.

• Pada paralisis m. interossea dorsalis, Deviasi lateral jari telunjuk dan stabilisasi ibu jari pada MCP menghilang, karena otot flexor dan adduktor intrinsik membuat hiperextensi sendi.

• membawa benda : palmar 88% lateral 10% tip 2%

(52)

• Rheumatoid Arthritis adalah penyakit sistemik yang secara primer mempengaruhi jaringan ikat.

• manifestasi klinik utama adalah

radang sendi, terutama synovitis sendi dan atau tendinitis tendon – tendon penunjang.

• Deformitas pada pergelangan

tangan dapat menyebabkan

(53)

• paling sering berupa kelainan pada phalang proximal berupa:

• deviasi ulnar dan

subluxasi volar

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

(54)

Ulnar drift jari

• Perubahan gerakan jari ulna Deformitas ibu jari(50%)

• Ketidakmampuan untuk melakukan fleksi pada MCP dan hiperekstensi dari PIP swan neck

• Hiperekstensi PIP dan fleksi DIP • mekanisme pergeseran : dorsal

hiperekstensi PIP seiring hilangnya

mobilitas tendon profunda DIP lebih fleksi. Pergeseran dorsal karena adanya parut akibat peradangan sendi PIP

Bouteonniere

• Terjadi fleksi PIP dan ekstensi atau hiperekstensi DIP

Sumber : Reyes, TM., Reyes, OBL. Kinesiology. Vol. 4. UST : Philipines.1978.

Gambar diunduh dari : http://www.3pointproducts.com/Portals/30688/images//UlnarDeviationlabel.jpg http://24.media.tumblr.com/tumblr_m1rsx6NKVj1rq3lp6o1_500.jpg

(55)

Gambar

Gambar diunduh dari : http://www.daviddarling.info/images/carpals.jpg
Gambar diunduh dari : http://www.fpnotebook.com/_media/orthoArmWristTrapeziumBoneLtGrayBB225.gif
Gambar diunduh dari : http://www.ganfyd.org/images/d/d4/Hamate.gif
Gambar diunduh dari : http://www.eorthopod.com/sites/default/files/images/ulnar_collateral_thumb_anat02.jpg
+7

Referensi

Dokumen terkait