• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

11 2.1. Konsep Dasar Sistem

2.1.1. Pengertian Sistem

Menurut Davis, G.B dalam Kurniawan, dkk 2017:48 (Setiawan, 2018) mengemukakan bahwa, “Sistem merupakan gabungan dari berbagai elemen yang bekerja sama untuk mencapai suatu target”.

Menurut Kusrini dalam Frieyadie, 2016 (Setiawan, 2018) mengemukakan bahwa, “Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berkaitan yang bertanggung jawab memproses masukan (input) sehingga menghasilkan keluaran (output).”

Menurut Djojodiharjo dalam Kurniawan, dkk 2017:48 (Setiawan, 2018) mengemukakan bahwa, “Sistem merupakan gabungan objek yang memiliki hubungan secara fungsi dan hubungan antara tiap ciri objek, secara keseluruhan menjadi suatu kesatuann yang berfungsi”.

Sistem merupakan sekumpulan elemen yang terdiri dari prosedur atau bagan pengolahan untuk mencari tujuan bersama atau tujuan bagian dengan cara mengoperasikan barang atau data pada waktu tertentu. Agar bisa menghasilkan informasi, energi atau data yang diinginkan. Menurut Murdick dalam Kurniawan, dkk 2017:48 dalam jurnal (Setiawan, 2018)

Definisi Sistem Menurut (Yunahar Heriyanto, 2018) “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul Bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.”

(2)

Didalam suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen (component), batas sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environment), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (process) dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal).

A. Komponen (Component)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen sistem dapat berupa benda nyata ataupun abstrak. Komponen sistem di sebut juga subsistem.

B. Batas Sistem (Boundary)

Batas Sistem diperlukan untuk membedakan antarasatu sistem dengan sistem yang lainnya. Tanpa adanya batas sistem, sangat sulit untuk memberikan batasan scope tinjauan terhadap sistem.

C. Lingkungan Luar sistem (Environment)

Lingkungan sistem adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem lingkungan sistem yang dapat menguntungkan ataupun merugikan.

D. Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

E. Masukan Sistem (Input)

Masukan sistem merupakan energi yang di masukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance) dan masukan sinyal (signal).

F. Keluaran Sistem (Output)

Keluaran (Output) adalah hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran merupakanmasukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

(3)

G. Pengolah Sistem (Process)

Suatu sistem dapat memiliki bagian pengolah atau sistem tersebut sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.

H. Sasaran atau Tujuan (goal)

Suatu sistem dikatakan berhasil apabila mengenai sasaran atau tujuannya. 2.1.2. Tujuan Sistem

Tujuan sistem merupakan target atau sasaran akhir yang ingin dicapai oleh suatu sistem. Sistem ada karena tujuan, sistem dibangun agar tujuan yang dicapai tidak menyimpang sehingga resiko kegagalan dapat diminimalkan. Agar supaya target tersebut bisa tercapai, maka target atau sasaran tersebut harus diketahui terlebih dahulu ciri-ciri atau kriterianya. Upaya mencapai suatu sasaran tanpa mengetahui ciri-ciri atau kriteria dari sasaran tersebut ke- mungkinan besar sasaran tersebut tidak akan pernah tercapai. Menurut (Susanto, Azhar (Dr.MBus, 2017)

2.2. Konsep Dasar Android 2.2.1. Pengertian Smartphone

Smartphone adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan arti smartphone. Bagi beberapa orang, smartphone merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, smartphone hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik sebagaimana jadi maupun dihubung keluar).

(4)

Dengan kata lain, smartphone merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon. Pertumbuhan permintaan akan alat canggih yang mudah dibawa ke mana-mana membuat kemajuan besar dalam pemroses, pengingatan, layar dan sistem operasi yang di luar dari jalur telepon genggam sejak beberapa tahun ini. Menurut (Daeng Maria, Mewengkang, & R.Kalesaran, 2017)

Belum ada kesepakatan dalam industri ini mengenai apa yang membuat telephone itu pun berubah mengikuti waktu. Menurut David Wood, Wakil Presiden Eksekutif PT Symbian OS, "Smartphone dapat dibedakan dengan telepon genggam biasa dengan dua cara fundamental, yakni bagaimana mereka dibuat dan apa yang mereka bisa lakukan." Pengertian lainnya memberikan penekanan perbedaan dari dua faktor ini.

Kebanyakan alat yang dikategorikan sebagai smartphone menggunakan sistem operasi yang berbeda. Dalam hal fitur, kebanyakan smartphone mendukung sepenuhnya fasilitas surel dengan fungsi pengatur personal yang lengkap. Fungsi lainnya dapat menyertakan miniature papan ketik QWERTY, layar sentuh atau D-pad, kamera, pengaturan daftar nama, penghitung kecepatan, navigasi piranti lunak dan keras, kemampuan membaca dokumen bisnis, pemutar musik, penjelajah foto dan melihat klip video, penjelajah internet, atau hanya sekedar akses aman untuk membuka surel perusahaan, seperti yang ditawarkan oleh BlackBerry. Fitur yang paling sering ditemukan dalam smartphone adalah kemampuannya menyimpan daftar nama sistem operasi. Menurut (Daeng Maria et al., 2017)

Sistem operasi yang dapat ditemukan di smartphone adalah Symbian OS, iOS, RIM BlackBerry, Windows Mobile, Linux, Palm, WebOS dan Android. Android dan WebOS dibuat oleh Linux, dan iOS dibuat oleh BSD dan sistem operasi NeXTSTEP berhubungan dengan Unix. Perkembangan di Indonesia Smartphone di Indonesia

(5)

sendiri memiliki segmentasi yang secara umum bisa dikelompokkan menjadi 3 kelas berdasarkan level harga dan spesifikasinya, yaitu: 1) Smartphone kelas atas (high-end), 2) Smartphone kelas menengah (middle level), 3) Smartphone kelas bawah (entry level).

Smartphone kelas atas merupakan Smartphone yang memiliki spesifikasi perangkat keras yang sangat tinggi. Ponsel ini biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan yang membuatnya sangat menonjol dan lengkap dalam pengoperasiannya. Selain dari sisi prosesor, memori, GPU, ukuran layar, jenis layar, dan kamera, Smartphone kelas atas ini biasanya memiliki desain yang premium. Beberapa vendor Smartphone yang bermain di level ini diantaranya : Menurut (Daeng Maria et al., 2017) A. Apple dengan produk andalannya IPhone

B. Samsung dengan jajaran seri smartphone Galaxy S dan Galaxy Note C. HTC dengan seri HTC One

D. LG dengan seri Optimus G dan L9 E. Nokia dengan seri Lumia 9XX F. Blackberry dengan seri Qxx G. OnePlus dengan seri OnePlus 2

Harga dari smartphone kelas atas ini bisa berkisar antara 4 juta hingga 10 juta rupiah. Harga smartphone yang memang cukup mahal ini biasanya memang memiliki fitur-fitur unggulan selain itu juga lebih terkesan bergengsi. Bahkan smartphone-samrtphone iPhone 6S, IPhone 6S Plus, Google Nexus 5x, Google Nexus 6P, HTC One M9, Motorola Moto X Force, LG G4, One plus 2, samsung galaxy S6 Edge+, dan sony xperia Z5, mampu merekam video pada resolusi 4K Smartphone kelas menengah biasanya menyasar target pasar yang menginginkan smartphone canggih namun dengan harga dan spesifikasi yang lebih rendah. Level ini cukup banyak peminatnya,

(6)

khususnya di Indonesia. Para pemainnya juga semakin banyak, karena produsen lokal ikut bermain di segmen ini. Sebut saja Samsung, Acer, LG, Nokia, Polytron, Lenovo, Asus, Blackberry,& sebagian smartphone Sony.

Smartphone kelas entry level juga semakin banyak peminatnya di Indonesia. Sebagian besar porsi untuk smartphone entry level ini dikuasai oleh Android, karena mampu menghadirkan pengalaman smartphone dalam harga yang sangat terjangkau. Di Indonesia sendiri smartphone entry level ini sudah bisa diperoleh dari harga 500 ribu rupiah hingga berkisar 1 juta rupiah. Pilihannya pun semakin banyak dan spesifikasi yang ditawarkan juga tidak terlalu buruk. Mungkin smartphone kelas bawah bisa menjadi pilihan awal bagi para pengguna telepon genggam yang masih awam dengan smartphone dan ingin mencoba belajar dulu baik dengan buku panduan atau dari internet. Menurut (Daeng Maria et al., 2017)

2.2.2. Pengertian Aplikasi Mobile

Istilah aplikasi berasal dari bahasa Inggris application yang berarti penerapan, lamaran ataupun penggunaan. Sedangkan secar umum, pengertian aplikasi adalah suatu program yang siap untuk digunakan yang dibuat untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna jasa aplikasi serta jasa pengguna aplikasi lain yang dapat digunakan oleh pengguna yang akan dituju. Menurut Dob (2013) dalam Inayah, Afriyudi and Marlindawati (2010) (Monica, Sarkum, & Purnama, 2018)

Aplikasi berbasis Android merupakan sebuah layanan sistem informasi yang dapat di akses secara cepat. Aplikasi Android ini didasari dari adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Melalui perkembangan teknologi informasi, tercipta suatu jaringan antar muka yang saling berhubungan. Jaringan yang di kenal dengan istilah internet secara terus-menerus menjadi pesan-pesan elektronik email, transmisi file dan komunikasi pelanggan (Personal) dengan jaringan yang terkoneksi langsung pada smartphone. (Najwaini & Pratomo, 2016)

Hasil riset Studi Baidu menyatakan bahwa pengguna aplikasi mobile lebih besar yaitu 97% dibandingkan pengguna yang mengakses browser yang hanya 76%. Hal ini

(7)

menunjukkan bahwa aplikasi mobile lebih populer dan lebih diminati oleh pengguna. Head of Marketing Baidu Indonesia Iwan Setiawan mengatakan bahwa rata-rata pengguna mobile di Indonesia meluangkan waktu 60 menit per hari untuk berinteraksi dengan aplikasi mobile yang telah diunduhnya ke smartphone atau tablet. Dalam survey tersebut juga mencatat beberapa aplikasi yang paling populer di Indonesia, diantaranya adalah game dengan jumlah unduhan sebanyak 38%, olah pesan sebanyak 27% dan media sosial sebanyak 19%. (Pradana, Priyambadha, & Pradana, 2018) 2.3. Pengertian Android

Android adalah sebuah sistem operasi perangkat mobile berbasis linux yang mencangkup sistem operasi, middleware dan aplikasi. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka.Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc. yang merupakan pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel atau smartphone. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan perantikeras, peranti lunak dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan open source pada perangkat mobile. Di lain pihak, Google merilis kode-kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan open platform perangkat seluler. Menurut (Juansyah, 2015)

2.3.1. Sejarah Android

Android adalah sistem operasi yang dikeluarkan oleh Google khusunya untuk smartphone dan tablet (Immanudin & Permana, 2017). Dalam aplikasi Android memiliki beberapa komponen yang memiliki fungsi dan peranan masing-masing, antara lain terdapat activity, intent, fragment dimana ketiga komponen adalah yang sering digunakan dalam membuat aplikasi. Activity merupakan sebuah komponen di

(8)

Android yang berfunsi untuk menampilkan user interface ke layar handset Android pengguna (Immanudin & Permana, 2017). (Pradana et al., 2018)

Menurut Anwar, Jaya and Kusuma (2014 ) Android Incorporation didirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada bulan Oktober, 2003 oleh Andy Rubin: co-pendiri Danger (Bahaya Incorporation adalah sebuah perusahaan eksklusif di platform, software, desain dan layanan untuk perangkat komputasi mobile), Kaya Miner: co-pendiri Kebakaran liar Communications, Incorporation, Nick Sears: sekali VP di T-Mobile, dan Chris White: desain kepala dan pengembangan antar muka di TV Web. Dari mulai Pendirian Android dioperasikan diam-diam, hanya mengekspos bahwa itu bekerja pada perangkat lunak mobile. Menurut (Monica et al., 2018)

2.3.2. Versi-Versi Android

Versi Android diawali dengan dirilisnya Android beta pada bulan November 2007. komersial pertama, Android 1.0, dirilis pada September 2008. Sejak April 2009, versi Android dikembangkan dengan nama kode yang dinamai berdasarkan makanan pencuci mulut dan makanan manis. Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yaitu : Menurut (Monica et al., 2018)

A. Cupcake (1.5) B. Donut (1.6) C. Eclair (2.0–2.1) D. Froyo (2.2–2.2.3) E. Gingerbread (2.3–2.3.7) F. Honeycomb (3.0–3.2.6)

G. Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4) H. Jelly Bean (4.1–4.3)

I. KitKat (4.4+) J. Lollipop (5.0-5.1) K. Marshmallow (6.0)

(9)

2.3.3. Android Studio

Android studio adalah IDE (Integrated Development Environment) resmi untuk pengembangan aplikasi Android dan bersifat open source atau gratis. Peluncuran Android Studio ini diumumkan oleh Google pada 16 mei 2013 pada event Google I/O Conference untuk tahun 2013. Sejak saat itu, Android Studio mengantikan Eclipse sebagai IDE resmi untuk mengembangkan aplikasi Android.

Gambar II.1 Android

Studio

Android studio memiliki fitur : Menurut (Juansyah, 2015) A. Projek berbasis pada Gradle Build

B. Refactory dan pembenahan bug yang cepat

C. Tools baru yang bernama “Lint” dikalim dapat memonitor kecepatan, kegunaan, serta kompetibelitas aplikasi dengan cepat.

D. Mendukung Proguard And App-signing untuk keamanan. E. Memiliki GUI aplikasi android lebih mudah

F. Didukung oleh Google Cloud Platfrom untuk setiap aplikasi yang dikembangkan.

Android Studio adalah sebuah Integrated Development Environment (IDE) utama Google untuk mengembangkan pada platform Android. Karena Android Studio merupakan IDE dari Google, maka software ini dapat secara langsung terintegrasi dengan Google Maps menggunakan API Key yang dibuat di laman yang disediakan

(10)

dari Google Maps API untuk mengintegrasikan peta dengan software sehingga peta akan secara otomatis ditampilkan di aplikasi yang dibuat. Selain terintegrasi dengan Google Maps, Android Studio juga dapat terintegrasi dengan database SQLite Manager, plugin untuk pengolahan dan penyimpanan informasi yang saling berkaitan untuk kemudian dibuat algoritma dari tiap data yang akan ditampilkan. Menurut (Rachmawati, Laila Nugraha, & Awaluddin, 2017)

2.3.4. Android Development Tools (ADT) Plugin for Eclipse

Android Development Tools (ADT) adalah plugin untuk Eclipse IDE yang dirancang khusus untuk memberikan integrated environment yang kuat untuk membuat aplikasi android. ADT memberikan kemampuan kepada Eclipse untuk membuat projek baru Android secara tepat, membuat aplikasi User Interface, menambahkan komponen berdasarkan Android Framework API, melakukan debugging aplikasi yang dibuat dengan menggunakan Android SDK Tools dan bahkan melakukan distribusi aplikasi yang dibuat. Pembuatan aplikasi android dengan Eclipse beserta ADT sangat dianjurkan karena merupakan cara tercepat untuk memulai membuat projek Android. Dengan disediakannya project setup, serta tools yang sudah terintegrasi. Menurut Lengkong, Sinsuw and Lumenta (2015) dalam (Monica et al., 2018)

2.3.5. Eclipse

Eclipse adalah IDE untuk pengembangan java/android yang free. Versi eclipse yang ada sekarang sudah banyak seperti Eclipse Helios (3,6). Eclipse Galleo (3,5) dan Eclipse Ganymode (3,4) versi di atas 3,4 sudah support untuk pengembangan aplikasi Android yang menggunakan ADT (Android Development Tools) untuk Eclipse dapat

(11)

digunakan uuntuk coding project Android. Menurut Audina et al., (2015) dalam (Monica et al., 2018)

2.3.6. Internet

Internet adalah suatu jaringan komputer yang saling terhubung untuk keperluan komunikasi dan informasi. Sebuah komputer dalam satu jaringan internet dapat berada di mana saja atau bahkan di seluruh Indonesia. Sering juga internet diartikan sebagai jaringan komputer di seluruh dunia yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks. Informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik jaringan komputer atau dibuat pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada penyedia layanan internet. Sedangkan pengertian internet menurut jika dilihat dari segi ilmu pengetahuan, internet adalah sebuah perpustakaan besar yang didalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi atau data yang dapat berupa teks, grafik, audio maupun animasi dan lain lain dalam bentuk media elektronik. Menurut (Zabar & Novianto, 2015)

2.3.7. Website

Menurut Arief (2011:8) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “word wide web atau yang biasa disingkat www merupakan kumpulan situs web yang dapat diakses di internet yang berisikan semua informasi yang dibutuhkan semua pengguna internet. Jadi antara web, situs web, dan www sebenarnya sama pengertiannya, hanya ruang lingkupnya yang berbeda”.

Website adalah salah satu aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen multimedia (teks, gambar, suara, animasi, video) didalamnya yang menggunakan protokol HTTP (hypertext transfer protocol) dan untuk mengaksesnya menggunakan

(12)

perangkat lunak yang disebut browser. Menurut ( Arief, 2011:7) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018)

2.3.8. Web Server

Web service adalah sekumpulan application logic beserta objek-objek dan metode-metode yang dimilikinya, yang terletak di suatu server yang terhubung ke internet sehingga dapat diakses menggunakan protocol HTTP dan SOAP (Simple Object Access Protocl). Dalam penggunaanya, web service dapat digunakan hanya untuk memeriksa data user yang login ke sebuah website ataupun untuk digunakan pada transaksi perbankan online yang rumit.

Tujuan dari teknologi ini adalah untuk memudahkan beberapa aplikasi komponenya untuk saling terhubung dengan aplikasi lain dalam sebuah organisasi maupun diluar organisasi menggunakan standar yang tidak terikat platform (platform-neutral) dan tidak terikat akan bahasa pemrograman yang digunakan. Hal tersebut dapat terjadi karena XML standar yang didukung oleh banyak perusahaan besar didunia, yang digunakan untuk bertukar data. Selain daripada itu, penggunaan SOAP menjadi metode-metode dari objek-objek yang ada dalam sebuah web service dapat di akses dari aplikasi lain seperti halnya aplikasi tersebut mengakses metode local. Menurut (Juansyah, 2015)

2.4. Peralatan Pendukung

Adapun beberapa peralatan pendukung yang diperlukan dalam pembuatan aplikasi android adalah sebagai berikut.

(13)

2.4.1. Database atau Basis Data

Menurut Kristanto (2008:14) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “basis data merupakan kumpulan data-data yang saling berhubungan satu dengan yang lain yang disimpan dalam perangkat keras komputer dan akan diola menggunakan perangkat lunak”.

Menurut Andriani (2016:1) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “Database atau basis data adalah kumpulan dari data-data yang memiliki hubungan antara satu data dengan data yang lain dalam suatu organisasi atau perusahaan yang diorganisisr dan dikelola menggunakan perangkat komputer sehingga dapat mempermudah dalam penyediaan informasi dan pengelolaan data itu sendiri bagi yang memerlukan”.

Winarno dan Zaki (2014:102) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “Database merupakan suatu tempat untuk menyimpan data yang sejenisnya beraneka ragam. Keuntungan menyimpan data di database adalah kemudahan dalam penyimpanan dan menampilkan data karena dalam bentuk tabel”.

2.4.2. PHP

Menurut Sibero (2011:49) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “PHP adalah pemrograman interpreter yaitu penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti komputer secara langsung pada saat baris kode dijalankan”.

2.4.3. Mysql

Menurut Sadeli (2013:10) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “MySQL adalah database yang menghubungkan script php menggunakan perintah query dan escaps character yang sama dengan PHP. MySQL mempunyai tampilan client yang mempermudah dalam mengakses database dengan kata sandi untuk mengijinkan proses yang bisa anda lakukan”.

(14)

2.4.4. Xampp

Menurut Sadeli (2013:4) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “XAMPP merupakan program paket PHP dan MySQL berbasis opensource yang saat ini merupakan andalan para programmer PHP dalam melakukan programming dan melakukan testing hasil programnya”.

Menurut Yudhanto dan Agus dalam Supriyanta dan Nisa (2015:36) (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “Xampp adalah program yang berisi paket Apache, MySQL, dan PHPMyAdmin”.

2.4.5. PHPMyAdmin

Menurut Rahman dalam Supriyanta dan Nisa (2015:37) dalam (Supriyanta & Murbiastuti, 2018) “PHPMyadmin adalah sebuah software berbasis pemrograman PHP yang dipergunakan sebagai administrator MySQL melalui browser (web) yang digunakan untuk management database”.

2.5. Bahasa Pemrograman Android

Dalam pembuatan aplikasi android pasti menggunakan kode-kode bahasa pemrograman untuk membuat suatu tampilan. Berikut adalah beberapa jenis Bahasa pemrograman dalam Android adalah antara lain:

2.5.1. Java

Java dalam ilmu komputer, merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek yang diperkenalkan pada tahun 1995 oleh Sun Microsystem Inc., saat Java diciptakan, dipimpin oleh James Gosling. Bahasa pemrograman java tercipta berawal dari sebuah perusahaan Sun Microsystem yang ingin membuat sebuah bahasa pemrograman yang dapat berjalan di semua device tanpa harus terikat oleh platform yang digunakan oleh

(15)

device tersebut, terlaksanalah sebuah proyek yang dipelopori oleh Patrick Naughton, James Gosling, Mike Sheridan dan Bill Joy pada tahun 1991, maka terciptalah bahasa pemrograman java yang awalnya bernama “Oak”. Java adalah sebuah teknologi dimana pada teknologi tersebut mencakup java sebagai bahasa pemrograman yang memiliki sintaks dan aturan pemrograman tersendiri, juga mencakup java sebagai platform dimana teknologi ini memiliki virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan program yang ditulis dengan bahasa pemrograman java, alasan terbesar dalam pembuatan bahasa pemrograman java adalah keinginan akan terbentuknya suatu bahasa pemrograman yang bisa berjalan di berbagai perangkat tanpa harus terikat oleh platform, sehingga java ini bersifat portable dan platform independent (tidak tergantung mesin atau sistem operasi). Menurut (Maiyana, Informatika, By, & Simpang, 2018)

2.5.2. Java Development Kit (JDK)

Java Development Kit (JDK) adalah sekumpulan perangkat lunak yang dapat kamu gunakan untuk mengembangkan perangkat lunak yang berbasis Java, sedangkan JRE adalah sebuah implementasi dari Java Virtual Machine yang benar- benar digunakan untuk menjalankan program java. Biasanya, setiap JDK berisi satu atau lebih JRE dan berbagai alat pengembangan lain seperti sumber compiler java, bundling, debuggers, development libraries dan lain sebagainya. Menurut (Juansyah, 2015)

2.5.3. Java Script Object Nonation (JSON)

JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat (generate) oleh komputer. Format ini dibuat berdasarkan bagian dari Bahasa

(16)

Pemprograman JavaScript, Standar ECMA-262 Edisi ke-3 - Desember 1999. JSON merupakan format teks yang tidak bergantung pada bahasa pemprograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum digunakan oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#, Java, JavaScript, Perl, Python dll. Oleh karena sifat-sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa pertukaran data [JSON]. Menurut (Juansyah, 2015)

JSON sendiri terbuat dari dua struktur: Menurut (Juansyah, 2015) A. Kumpulan pasangan nama/nilai

Pada beberapa bahasa, hal ini dinyatakan sebagai objek (object), rekaman (record), struktur (struct), kamus (dictionary), tabel hash (hash table), daftar berkunci (keyed list), atau associative array.

B. Daftar nilai terurutkan (an ordered list of values)

Pada kebanyakan bahasa, hal ini dinyatakan sebagai larik (array), vektor (vector), daftar (list), atau urutan (sequence).

2.5.4. Kotlin

Kotlin adalah bahasa pemrogaman yang pragmantis artinya bahasa ini menggabungkan object oriented (OO) dan pemrograman fungsional. bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh JetBrains dan berbasis Java Virtual Machine (JVM). Kotlin juga bersifat interoperabilitas yang artinya bahasa pemrogaman ini dapat digabungkan dengan bahasa pemrogaman java dalam satu project. Menurut (Darwin, Gadjah, S.M, & Laia, 2019)

2.5.5. Python

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa

(17)

yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas, dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif. Python juga didukung oleh komunitas yang besar.

Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya namun tidak dibatasi pada pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python umumnya digunakan sebagai bahasa script meski pada praktiknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakukan dengan menggunakan bahasa script. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.

Saat ini kode python dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi, beberapa diantaranya adalah: Menurut (Syahrudin & Kurniawan, 2018)

diantaranya adalah: A. Linux/Unix B. Windows C. Mac OS X

D. Java Virtual Machine E. Amiga

F. Palm

G. Symbian (untuk produk-produk Nokia)

Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh dan dipergunakan secara bebas,

(18)

bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python tidak bertentangan baik menurut definisi Open Source maupun General Public License (GPL).

2.6. Teori Pendukung

Beberapa teori pendukung yang dimaksud untuk merancang model sistem yang ada pada penulisan laporan Tugas Akhir ini adalah

2.6.1. Unified Modeling Language (UML)

Unified Modeling Language (UML) memiliki beberapa jenis diagram-diagram di dalamnya yang dibuat untuk menjelaskan seluk-beluk aktivitas dan alur dari sistem yang sedang dibuat.

Menurut Adi,2010 dalam jurnal (Suendri, 2018) “Unified Modelling Language (UML) adalah Bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma berorientasi objek. Abstraksi konsep dasar UML terdiri dari structural classification, dynamic behaviour, dan model management dapat kita pahami main concepts sebagai term yang akan muncul pada saat membuat diagram dan view adalah kategori dari diagram tersebut. UML mendefinisikan diagram-diagram sebagai Use Case diagram, Class Diagram, Statechart diagram, Activity diagram, Sequence diagram, Collaboration diagram, Component diagram, dan Deployment diagram.”

2.6.2. Use Case Diagram

Menurut (Yunahar Heriyanto, 2018) “Use Case Diagram adalah sesuatu atau proses merepresentasikan hal-hal yang dapat dilakukan oleh aktor dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan.” (Mamed Rofendy Manalu, 2015) Menurut Shalahuddin dalam jurnal (Umar Al Faruq, 2015) mengungkapkan : “Diagram use case merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Secara kasar, use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut.” Berikut adalah simbol-simbol yang ada pada diagram use case:

(19)

Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor, biasanya dinyatakan dengan menggunakan kata kerja di awal frase nama use case.

B. Aktor

Orang proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat diluar sistem informasi yang akan dibuat sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang, tapi aktor belum tentu merupakan kata benda di awal frase nama aktor.

C. Asosiasi

Komunikasi antar aktor dan use case yang berpartisipasi pada use case atau use case miliki interaksi dengan aktor.

D. Ekstensi

Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri sendiri walau tanpa use case tambahan itu.

E. Generalisasi

Hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum-khusus) antara dua buah use case dimana fungsi yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari lainnya.

F. Include

Relasi use case tambahan kesebuah use case dimana use case yang ditambahkan memerlukan use case ini untuk menjalankan fungsinya atau sebagai syarat dijalankannya use case.

2.6.3. Class Diagram

Menurut Rosa dalam jurnal (Sari dan David) dalam (Yunahar Heriyanto, 2018) mengungkapkan : “Class diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan metode atau operasi. Atribut merupakan variabel-variabel

(20)

yang dimiliki oleh suatu kelas, sedangkan operasi atau metode adalah fungsi-fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas.”

Merupakan hubungan antar kelas dan penjelasan detail tiap-tiap kelas di dalam model desain dari suatu sistem, juga memperlihatkan aturan-aturan dan tanggung jawab entitas yang menentukan perilaku sistem. Class Diagram juga menunjukkan atribut-atribut dan operasi-operasi dari sebuah kelas dan constraint yang berhubungan dengan objek yang dikoneksikan. Class Diagram secara khas meliputi : Kelas (Class), Relasi Assosiations, Generalitation dan Aggregation, attribut (Attributes), operasi (operation/method) dan visibility, tingkat akses objek eksternal kepada suatu operasi atau attribut. Hubungan antar kelas mempunyai keterangan yang disebut dengan Multiplicity atau Cardinality. (Hendini, 2016)

Simbol-simbol yang digunakan dalam class diagram yaitu (Yunahar Heriyanto, 2018):

A. Kelas

Kelas pada struktur sistem. B. Antarmuka/Interface

Sama dengan konsep Interfase dalam pemrograman berorientasi objek. C. Asosiasi

Kelas anatar kelas dengan makna umum. Asosiasi biasanya juga disertai dengan multiplicity.

D. Asosiasi Berarah

Kelas antar kelas dengan makna kelas yang satu digunakan oleh kelas yang lain, asosiasi biasanya juga disertai dengan multiplicity.

E. Generalisasi

Kelas antar kelas dengan makna generalisasi-generalisasi(umum khusus). F. Dependency

(21)

Relasi antar kelas dengan makna kebergantungan antar kelas. G. Aggregation

Relasi antar kelas dengan makna semua-bagian(whole-part)

2.6.4. Activity Diagram

Menurut Rosa dalam jurnal Sari dan David dalam jurnal (Yunahar Heriyanto, 2018) mengungkapkan “Activity Diagram menggambarkan work flow (alir kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas dapat dilakukan oleh sistem.”

Diagram aktivitas menggambarkan alur control secara garis besar Diagram aktivitas memiliki komponen dengan bentuk tertentu, dihubungkan dengan tanda panah. Panah mengarahkan urutan aktivitas yang terjadi, dari awal sampai akhir. Diagram aktivitas dapat dianggap sebagai jenis alir kerja. Umumnya alir kerja tidak memiliki cara untuk menampilkan concurrency. Simbol penganggabungan dan pemecahan pada diagram aktivitas dapat menjadi solusi untuk pemakaian yang sederhana.

Activity Diagram pada dasarnya menggambarkan macam-macam alir aktivitas yang akan dirancang dalam sebuah sistem, dimana masing-masing alir memiliki awal. Decision yang mungkin terjadi pada sistem, dan akhir dalam sistem tersebut. Activity Diagram ini dibuat berdasarkan sebuah use case atau beberapa use case dalam use case diagram.

Diagram aktivitas pada dasarnya yang versi UML sering digunakan oleh flowchart. Activity Diagram sendiri digunakan untuk menganalisa proses. Diagram ini berhubungan dengan diagram statechart. Diagram Statechart berfokus pada obyek yang dalam suatu proses (atau proses menjadi suatu objek), diagram activiti berfokus pada aktifitas-aktifitas yang terjadi yang terkait dalam suatu proses tunggal. Jadi dengan kata lain diagram ini menunjukan bagaimana aktifitas-aktifitas tersebut

(22)

bergantung satu sama lain. Perlu diperhatikan dalam diagram activity adalah menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Activity Diagram bukanlah sebuah tool yang sempurna untuk menganalisis masalah dari sistem.

Activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Simbol-simbol yang digunakan dalam activity diagram yaitu (Hendini, 2016) :

A. Start Point/Initial State (Titik Mulai)

Diletakan pada pojok kiri atas dan merupakan awal aktivitas. B. End Point (Titik Akhir)

Akhir aktivitas. C. Activities (Aktivitas)

Menggambarkan suatu proses / kegiatan bisnis. D. Fork (Percabangan)

Digunakan untuk menunjukkan kegiatan yang dilakukan secara paralel atau untuk menggabungkan dua kegiatan paralel menjadi satu.

E. Join (penggabungan)

Atau rake, digunakan untuk menunjukan adanya dekomposisi. F. Decision Points

Menggambarkan pilihan untuk pengambilan keputusan, true atau false. G. Swimlanes

Pembagian activity diagram untuk menunjukkan siapa melakukan apa.

2.6.5. Sequence Diagram

Menurut (Nofriyadi Jurdam, 2014) dalam (Yunahar Heriyanto, 2018) “Sequence Diagram adalah tool yang sangat populer dalam pengembangan sistem informasi

(23)

secara object-oriented untuk menampilkan interaksi antar objek.” Berdasarkan definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa Sequence Diagram adalah tool yang digunakan dalam pengembangan sistem.

Sequence Diagram menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan pesan yang dikirimkan dan diterima antar objek. Simbol-simbol yang digunakan dalam Sequence Diagram yaitu (Hendini, 2016):

A. Entity Class

Merupakan bagian dari sistem yang berisi kumpulan kelas berupa entitas-entitas yang membentuk gambaran awal sistem dan menjadi landasan untuk menyusun basis data.

B. Boundary Class

Berisi kumpulan kelas yang menjadi interfaces atau interaksi antara satu atau lebih actor dengan sistem, seperti tampilan form entry dan form cetak.

C. Control Class

Suatu objek yang berisi logika aplikasi yang tidak memiliki tanggung jawab kepada entitas, contohnya adalah kalkulasi dan aturan bisnis yang melibatkan berbagai objek.

D. Message

Simbol mengirim pesan antar Class. E. Recursive

Menggambarkan pengiriman pesan yang dikirim untuk dirinya sendiri. F. Activation

Mewakili sebuah eksekusi operasi dari objek, Panjang kotak ini berbanding lurus dengan durasi aktivasi sebuah operasi.

(24)

G. Lifeline

Garis titik-titik yang terhubung dengan objek, sepanjang lifeline terdapat activation.

Gambar

Gambar II.1  Android
Diagram  aktivitas  menggambarkan  alur  control  secara  garis  besar  Diagram  aktivitas  memiliki  komponen  dengan  bentuk  tertentu,  dihubungkan  dengan  tanda  panah

Referensi

Dokumen terkait

[r]

4 2007 Pembelajaran Kreatif Krisis dalam Pembelajaran Mata Kuliah Program Pendidikan Orang Dewasa 5 2007 Model Pembelajaran Tematik Pada Anak Jalanan. 6 2007 Strategi

Smart city merupakan sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada dengan effisien dan memberikan informasi yang tepat

Nilai temperatur curie yang didapatkan dari kedua penelitian ini masih jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan temperatur curie yang dimiliki oleh bahan PZT.. Pada penelitian ini

Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder, dan juga dilakukan wawancara dengan pihak Nissan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Nissan Indonesia dari tahun

[r]

pengalaman yang ada dalam diri individu dan merupakan hasil dari pengalaman berbeda-beda yang diterima individu selama aktif pada suatu organisasi.Individu berkomitmen pada

Maka dari itu, dengan kesempatan ini, Bapak Presiden saya mohon untuk revisi UU khususnya tentang sanksi pidana karena di sana juga tidak membedakan antara nelayan kecil dan