• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGADILAN TINGGI MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGADILAN TINGGI MEDAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 1 P U T U S A N

Nomor : 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam tingkat banding, telah menjatuhkan putusan seperti tersebut dibawah ini dalam perkara Anak :

1. Nama lengkap : ANAK; 2. Tempat lahir : Batam;

3. Umur/tanggal lahir : 17 Tahun / 18 Juni 1999; 4. Jenis kelamin : Laki-laki;

5. Kebangsaan : Indonesia;

6. Tempat tinggal : Desa Sigurung-gurung Dalam Kecamatana Pahe Jae Kabupaten Tapanuli Utara;

7. Agama : Kristen Katolik; 8. Pekerjaan : Pengangguran;

Anak ditahan berdasarkan surat perintah Penahanan dan Penetapan oleh: 1. Penyidik Polri, sejak tanggal 17 Oktober 2016 sampai dengan 23 Oktober

2016;

2. Perpanjangan Penahanan oleh Penuntut Umum, sejak tanggal 24 Oktober 2016 sampai dengan tanggal 30 Oktober 2016;

3. Penuntut Umum sejak tanggal 31 Oktober 2016 sampai dengan tanggal 4 November 2016;

4. Hakim sejak tanggal 01 November 2016 sampai dengan tanggal 10 November 2016;

5. Perpanjangan oleh Ketua Pengadilan Negeri Tarutung sejak tanggal 11 November 2016 sampai dengan tanggal 25 November 2016;

Anak didampingi Penasihat Hukum Sondang oleh Simaremare, S.H. Advokat/ Pengacara, alamat kantor Komplek Hotel Diaji Tarutun Kabupaten Tapanuli Utara berdasarkan surat Penetapan Nomor 13/Pen.Pid.Sus Anak/2016/PN TRt, tanggal 14 November 2016 yang dilakukan penunjukkan secara Prodeo;

(2)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 2 Pengadilan Tinggi tersebut ;

Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang bersangkutan serta turunan putusan Pengadilan Negeri Tarutung, Nomor: 13/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Trt., dalam perkara Anak tersebut diatas;

Menimbang, bahwa Anak diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa berdasarkan surat dakwaan sebagai berikut:

Dakwaan : Kesatu

Bahwa anak bersama dengan Terdakwa I ( dituntut dalam berkas terpisah) pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2016 sekira pukul 13.00 wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Oktober 2015 atau setidak-setidak-tidaknya pada waktu lain tahun 2015, di Kompleks PT. Sol Kantor Hyundai Desa Silangkitang Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam hukum Pengadilan Negeri Tarutung “Dimuka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap Barang atau Pengerusakan”, perbuatan tersebut dilakukan anak dengan cara sebagai berikut :

Pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2016 sekira pukul 12.00 Wib, pada saat itu anak tidur di rumah Martua Nababan di Silangkitang Dolok Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara. Kemudian anak dibanguni oleh salah satu masyarakat yang namanya tidak diketahui anak, anak mendengar suara ribut diluar yang berasal dari masyarakat. Kemudian anak keluar rumah dan anak berangkat dengan masyarakat menuju pipa uap gas milik PT. Sol yang meledak. Sekira pukul 12.30 wib anak dan Terdakwa I bersama masyarakat spontan masuk ke lokasi kejadian (tempat pipa dan uap gas keluar). Kemudian anak bersama dengan Terdakwa I dan warga masyarakat mendatangi warga Korea yang bekerja di PT. Sol, kemudian warga Korea lari ke Kantor Hyundai karena ketakutan dan pekerja Korea bersembunyi dalam kantor Hyundai. Kemudian sekira pukul 13.00 Wib anak bersama Terdakwa I mengambil Batu dengan besar segenggam tangan dan selanjutnya anak melempar batu tersebut ke mesin AC sebanyak 2 kali. Selanjutnya Anak dan Terdakwa I mengambil kembali batu sebesar genggaman tangan dan anak melempar kaca kantor Hyundai sebanyak 2 kali sedangkan anak tidak mengetahuinya berapa kali Terdakwa I melemparkan batu kearah kaca Kantor milik Hyundai. lalu anak merusak lemari besi milik Hyundai dengan cara membanting lemari besi tersebut sebanyak 2 kali kelantai;

(3)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 3

9.300.000 (sembilan juta tiga ratus ribu rupiah);

Perbuatan anak tersebut diatur dan diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak;

Atau Kedua

Bahwa anak bersama dengan TERDAKWA I ( dituntut dalam berkas terpisah) pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2016 sekira pukul 13.00 wib atau tidaknya pada waktu lain dalam bulan Oktober 2015 atau setidak-tidaknya pada waktu lain tahun 2015, di Kompleks PT. Sol Kantor Hyundai Desa Silangkitang Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara atau setidak-tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam hukum Pengadilan Negeri Tarutung “bersama-sama merusak barang atau membuat tidak dapat dipakai lagi”, perbuatan tersebut dilakukan anak dengan cara sebagai berikut :

Pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2016 sekira pukul 12.00 Wib, pada saat itu anak tidur di rumah Martua Nababan di Silangkitang Dolok Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Tapanuli Utara. Kemudian anak dibanguni oleh salah satu masyarakat yang namanya tidak diketahui anak, anak mendengar suara ribut diluar yang berasal dari masyarakat. Kemudian anak keluar rumah dan anak berangkat dengan masyarakat menuju pipa uap gas milik PT. Sol yang meledak. Sekira pukul 12.30 wib anak dan Terdakwa I bersama masyarakat spontan masuk ke lokasi kejadian (tempat pipa dan uap gas keluar). Kemudian anak bersama dengan TERDAKWA I dan warga masyarakat mendatangi warga Korea yang bekerja di PT. Sol, kemudian warga Korea lari ke Kantor Hyundai karena ketakutan dan pekerja Korea bersembunyi dalam kantor Hyundai. Kemudian sekira pukul 13.00 Wib anak bersama Terdakwa I mengambil Batu dengan besar segenggam tangan dan selanjutnya anak melempar batu tersebut ke mesin AC sebanyak 2 kali. Selanjutnya Anak dan Terdakwa I mengambil kembali batu sebesar genggaman tangan dan anak melempar kaca kantor Hyundai sebanyak 2 kali sedangkan anak tidak mengetahuinya berapa kali Terdakwa I melemparkan batu kearah kaca Kantor milik Hyundai. lalu anak merusak lemari besi milik Hyundai dengan cara membanting lemari besi tersebut sebanyak 2 kali kelantai;

Akibat perbuatan anak, Hyundai mengalami kerugian sebesar Rp. 9.300.000 (sembilan juta tiga ratus ribu rupiah);

(4)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 4

Perbuatan anak tersebut diatur dan diancam pidana sebagaimana diatur dalam pasal 406 Ayat (1) dari KUHPidana Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak;

Menimbang, bahwa selanjutnya oleh Jaksa Penuntut Umum, Anak dituntut sebagai berikut:

1. Menyatakan Anak telah bersalah melakukan tindak pidana ”Dimuka secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau pengrusakan” sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHPidanaJo. UU R.I No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak;

2. Menjatuhkan pidana terhadap Anak dengan pidana penjara selama 4 (empat) bulan dikurangi selama Anak berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar tetap ditahan;

3. Menetapkan barang bukti berupa:

- 3 (tiga) bongkahan batu padas sebesar genggam tangan orang dewasa; - Pecahan kaca warna hitam;

Dirampas untuk dimusnahkan;

- 2 (dua) unit Outdoor AC (Air Conditioner) merk LG; - 1 (satu) unit lemari sepatu warna abu-abu merk Unital;

- 1 (satu) unit monitor berukuran 40 (empat puluh) Inchi Merk LG warna hitam;

- 2 (dua) unit DVR HDMI warna hitam;

Dikembalikan kepada Penyidik PolresTapanuli Utara untuk dipergunakan dalam perkara lain;

4. Menetapkan supaya Anak dibebani biaya perkara sebesar Rp2.000,-(dua ribu rupiah);

Menimbang, bahwa berdasarkan atas tuntutan tersebut, Pengadilan Negeri Tarutung telah menjatuhkan putusan Nomor: 13/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Trt yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

(5)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 5

1. Menyatakan Anak telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana “Dimuka umum secara bersama-sama melakukan

kekerasan terhadap barang”;

2. Menjatuhkan tindakan terhadap Anak dengan “Mengembalikan Kepada

Orang Tua Anak”;

3. Memerintahkan agar Anak dikeluarkan dari dalam Rumah Tahanan Negara;

4. Menetapkan barang bukti berupa :

- 3 (tiga) bongkahan batu padas sebesar genggam tangan orang dewasa; - Pecahan kaca warna hitam;

Dirampas untuk dimusnahkan;

- 2 (dua) unit Outdoor AC (Air Conditioner) merk LG; - 1 (satu) unit lemari sepatu warna abu-abu merk Unital;

- 1 (satu) unit monitor berukuran 40 (empat puluh) Inchi Merk LG warna hitam;

- 2 (dua) unit DVR HDMI warna hitam;

Dikembalikan kepada Penyidik Polres Tapanuli Utara untuk dipergunakan dalam perkara lain;

5. Membebankan biaya perkara kepada Anak sebesar Rp.2.000,- (dua ribu rupiah);

Menimbang, bahwa terhadap putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum telah menyatakan Banding dihadapan Panitera Pengadilan Negeri Tarutung pada tanggal 22 Nopember 2016 sebagaimana daIam akta permintaan Banding Nomor: 02/BDG/Pid.Sus. Anak/2016/PN.Trt dan permintaan banding tersebut telah diberitahukan dengan cara seksama kepada Anak meIaIui KepaIa Desa Sigurung-Gurung pada tanggal 6 Januari 2017 ;

Menimbang, bahwa Jaksa Penuntut Umum teIah mengajukan memori banding tertanggaI 14 Desember 2016 dan diterima di Kepaniteraan PengadiIan Negeri Tarutung pada tanggaI 14 Desember 2016, memori banding tersebut teIah diberitahukan dengan cara seksama kepada Anak meIaIui KepaIa Desa Sigurung-Gurung pada tanggaI 6 Januari 2017 ;

Menimbang, bahwa relaas pemberitahuan memeriksa berkas perkara yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Tarutung pada tanggal 23 Nopember 2016 Nomor W2.U6.1067/ID/XI/2016, teIah memberitahukan masing-masing kepada Jaksa Penuntut Umum dan Anak untuk mempelajari bekas

(6)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 6

perkara Nomor: 13/Pid.Sus.Anak/2016/PN.Trt., selama 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal 22 Nopember 2016 sampai dengan tanggal 30 Nopember 2016 sebelum berkas perkara dikirimkan ke Pengadilan Tinggi Medan;

Menimbang, bahwa permnitaan akan pemeriksaan dalam tingkat banding oleh Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan cara serta syarat-syarat yang ditentukan Undang-Undang maka permintaan banding tersebut secara formal dapat diterima ;

Menimbang, bahwa Jaksa Penuntut Umum teIah mengajukan memori banding tertanggaI 14 Desember 2016, terhadap putusan PengadiIan Negeri Tarutung Nomor: 13/Pid.Sus.Anak/2016/PN.Trt., tanggaI 21 Nopember 2016, yang pada pokoknya mengemukakan keberatan sebagai berikut :

Bahwa Hakim Anak PengadiIan Negeri Tarutung daIam menjatuhkan putusan pidana tidak memenuhi rasa keadiIan yang ada didaIam masyarakat karena si Anak merupakan mantan karyawan di Sub. Kontrak T. Hyundau namun anak ikut meIakukan pengrusakan terhadap kantor PT. Hyundai.

OIeh karena itu, dengan ini kami mohon supaya PengadiIan Tinggi Sumatera Utara menerima permohonan banding dan memutuskan :

1. Menerima permohonan banding ini;

2. MembataIkan putusan PengadiIan Negeri Tarutung Nomor: 13/Pid.Sus.Anak/2016/PN.Trt tanggaI 21 Nopember 2016, atas nama anak tersebut diatas;

3. Memeriksa dan mengadiIi sendiri perkara atas nama anak tersebut;

4. Menyatakan Anak secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Dimuka secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang sesuai dengan yang didakwakan kepadanya meIanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP sesuai dengan dakwaan kesatu;

5. Menghukum Anak dengan pidana penjara selama 4 (empat) bulan dikurangi selama Anak berada dalam tahanan dengan perintah anak tetap ditahan, sesuai dengan apa yang kami mintakan daIam tuntutan pidana yang kami ajukan tanggaI 16 Nopember 2016;

6. Menyatakan barang bukti berupa :

- 3 (tiga) bongkahan batu padas sebesar genggam tangan orang dewasa; - Pecahan kaca warna hitam;

Dirampas untuk dimusnahkan;

- 2 (dua) unit Outdoor AC (Air Conditioner) merk LG; - 1 (satu) unit lemari sepatu warna abu-abu merk Unital;

(7)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 7

- 1 (satu) unit monitor berukuran 40 (empat puluh) Inchi Merk LG warna hitam;

- 2 (dua) unit DVR HDMI warna hitam;

- Dikembalikan kepada Penyidik PolresTapanuli Utara untuk dipergunakan dalam perkara lain;

7. Menetapkan supaya anak dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah);

Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tinggi mempelajari dengan seksama berkas perkara dan turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Tarutung Nomor 13/Pid.Sus.Anak/2016/PN.Trt, tanggal 21 Nopember 2016 Pengadilan Tinggi sependapat dengan pertimbangan Hakim Tingkat Pertama dalam putusannya bahwa Anak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pengrusakan terhadap barang sebagaimana didakwakan kepadanya dan pertimbangan Hakim Tingkat Pertama tersebut diambil alih dan dijadikan sebagai pertimbangan Pengadilan Tinggi sendiri dalam memutus perkara ini dalam tingkat banding, dengan demikian Pengadilan Tinggi tidak sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum sebagaimana diutarakan dalam memori banding ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas, maka putusan Pengadilan Negeri Tarutung, Nomor: 13/Pid.Sus.Anak/2016/PN.Trt, tanggal 21 Nopember 2016, haruslah dikuatkan ;

Menimbang, bahwa karena Anak dinyatakan bersaIah, maka kepadanya dibebani membayar biaya perkara dalam kedua tingkat pengadilan ;

Memperhatikan PasaI 170 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem PeradiIan Pidana Anak, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang KUHAP serta peraturan Iain yang berkaitan dengan perkara ini.

M E N G A D I L I

- Menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum ;

- Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tarutung, Nomor 13/Pid.Sus.Anak/2016/PN.Trt, tanggal 21 Nopember 2016 tersebut ; - Membebankan Anak membayar biaya perkara dalam kedua tingkat

peradilan, yang daIam tingkat banding sebesar Rp. 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah);

(8)

PENGADILAN TINGGI MEDAN

Putusan Nomor: 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN Halaman 8

Demikian diputuskan pada hari Kamis, tanggal 26 Januari 2017, oleh kami: BINSAR SIREGAR, SH., M.Hum., selaku Hakim Anak pada Pengadilan Tinggi Medan berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan Nomor 3/PID.SUS-ANAK/2017/PT.MDN untuk memeriksa dan mengadili perkara ini dalam tingkat banding dan putusan tersebut diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum pada hari itu juga, oleh Hakim Anak tersebut dengan dibantu oleh HERRI, SH Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi tersebut, tanpa dihadiri Jaksa Penuntut Umum dan Anak;

Panitera Pengganti, Hakim Anak,

Referensi

Dokumen terkait

Disertasi Normawati dengan judul:” Manajemen Mutu Pendidikan (Studi Kasus Pada Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Palu)” tahun 2015, berdasarkan penelitian tersebut dapat

Transaksi Bursa yang sudah terjadi sebelum dihentikannya perdagangan tetap berlaku dan dapat dinyatakan tidak berlaku (dibatalkan) oleh Bursa apabila terdapat inkonsistensi data

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan terhadap data penelitian mengenai pengaruh model pembelajaran Alqurun Teaching Model terhadap kemampuan pemecahan masalah

2014 Judul Paper : Aplikasi pupuk organik dan mikoriza untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kencur.

Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Magelang Jl. Tujuan kemitraan ini adalah memberi keterampilan pengelolaan administrasi dan keuangan, keterampilan

Penelitian ini bertujuan (i) untuk mendeskripsikan gambaran persepsi tentang statistika ditinjau dari tingkat kemampuan berpikir statistis (statistical thinking);

Keberhasilan capaian kinerja sasaran Terfasilitasinya kinerja DPRD dan Meningkatnya kualitas informasi aktifitas DPRD kepada masyarakat dan kualitas layanan kepada

RINCIAN JUMLAH PEROLEHAN SUARA PARTAI POLITIK PARTAI PARTAI DAERAH PEMILIHAN DAERAH PEMILIHAN MODELDB-1 MODELDB-1 DPR DPR.. ANI RUKM UKMINI, M