• Tidak ada hasil yang ditemukan

materi sifat koligatif larutan kelas XII (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "materi sifat koligatif larutan kelas XII (1)"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

SIFAT KOLIGATIF

LARUTAN

(2)

pendahuluan

Masih ingatkah anda apa itu larutan ??

Lalu bagaimana larutan yang bersifat asam dan basa, larutan penyangga dan hidrolisis ?

(3)

 Apakah Anda mempunyai teman atau kerabat

yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi? Jika ya, tentu dokter akan menyarankan teman atau kerabat Anda itu untuk mengurangi konsumsi garam-garaman.

 Mengapa pula pedagang es menaburkan garam

dapur (NaCl) di dalam tempat penyimpanan es? Kemudian, mengapa di wilayah yang memiliki musim dingin, garam-garam, seperti CaCl2 dan NaCl ditaburkan ke jalanjalan atau trotoar yang bersalju?

 Tentunya semua peristiwa itu berkaitan dengan

(4)

Sifat koligatif larutan

Sifat koligatif didefinisikan sebagai sifat fisik larutan yang hanya ditentukan oleh jumlah partikel dalam larutan dan tidak tergantung jenis partikelnya. Meliputi:

1. Penurunan tekanan uap

2. Kenaikan titik didih

3. Penurunan titik beku

(5)

latihan

1. Apakah yang dimaksud dengan larutan?

Apa saja yang memengaruhi sifat fisik dan kimia suatu larutan?

2. Apakah perbedaan larutan elektrolit

(6)

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat

Koligatif

Di Kelas XI, satuan konsentrasi larutan berupa kemolaran. Satuan konsentrasi larutan yang digunakan dalam menentukan sifat koligatif larutan, yaitu fraksi mol (X) dan kemolalan atau molalitas(m).

1. Fraksi Mol

(7)

Jumlah fraksi mol pelarut dengan zat terlarut sama dengan 1.

XA + XB = 1

(8)
(9)

Coba kerjakan soal

berikut !!

1. Hitunglah fraksi mol urea CO(NH2)2

dalam larutan urea 20%! (Ar C = 12, O = 16, N = 14, H = 1)

2. Sebanyak 9 gram glukosa (Mr = 180)

dilarutkan dalam 90 gram air (Mr = 18), hitunglah fraksi mol glukosa dalam

(10)

2. Molalitas (m)

Molalitas menyatakan perbandingan mol zat terlarut dalam kilogram pelarut. Molalitas

dinyatakan antara jumlah mol zat terlarut dengan massa dalam kg pelarut.

(11)
(12)

Coba kerjakan soal

berikut !!

1. Sebanyak 50 g gula pasir (C12H22O11)

dilarutkan ke dalam 500 g air. Berapakah molalitas larutan gula tersebut?

2. Suatu larutan antibeku mengandung 40%

berat etilen glikol (C2H6O2). Jika massa jenis larutan 1,05 g mL–1, berapa

(13)

B. Sifat Koligatif Larutan Nonelektrolit

1. Penurunan Tekanan Uap Larutan

Dari eksperimen yang dilakukan Marie Francois Raoult (1878), didapatkan hasil bahwa melarutkan suatu zat terlarut

menyebabkan

(14)
(15)
(16)
(17)

Coba kerjakan soal

berikut !!

1. Hitunglah tekanan uap larutan pada 35°C yang

dibuat dengan melarutkan 18 g sukrosa dalam 72 g air. Tekanan uap air murni pada suhu tersebut 42,2 mmHg.

2. Suatu larutan dibuat dari pelarutan 6,5 g naftalena

ke dalam 60 g kloroform (CHCl3).

3. Hitunglah penurunan tekanan uap kloroform pada

20°C. Diketahui tekanan uap kloroform murni pada 20°C = 156 mmHg.Tekanan uap jenuh air pada 250C

(18)

2. Kenaikan Titik Didih (

Tb ) dan

Penurunan Titik Beku (

Tf )

Pernahkah Anda mengukur suhu air mendidih dan air membeku?

Bagaimana bila air yang

dididihkan/dibekukan diberi zat terlarut, lebih rendah, sama, atau lebih tinggi titik didih dan titik bekunya dibanding titik

(19)

a. Kenaikan titik didih (

Tb )

Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih. Pada suhu ini, tekanan uap zat cair sama

dengan tekanan udara diSekitarnya.

Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih yang dinyatakan sebagai ΔTb (b berasal dari kata boil).

Perubahan pelarut murni ke larutan, yakni ΔTb, berbanding lurus dengan molalitas (m) dari larutan tersebut:

(20)
(21)
(22)
(23)

Coba kerjakan soal

berikut !!

1. Berapa titik didih larutan 6,4 gram

glukosa dalam 100 gram benzena?

2. Larutan 4 gram zat B dalam 100 gram

benzena menimbulkan kenaikan titik didih sebesar 0,560C. Jika Kb benzena = 2,52

°C molal -1, maka tentukan massa molekul

(24)

b. Penurunan titik beku (

Tf )

Seperti halnya pada kenaikan titik didih, adanya zat terlarut dalam larutan akan mengakibatkan titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarutnya.

Penurunan titik beku, ΔTf (f berasal dari kata freeze) berbanding lurus dengan molalitas (m) larutan:

ΔTf∞ m atau ΔTf = Kf.m

(25)
(26)
(27)

Coba kerjakan soal

berikut !!

1. Tentukan titik beku larutan jika terdapat

0,025 mol zat terlarut dalam 250 g air.

2. Suatu campuran terdiri atas 3 gram

urea yang dilarutkan dalam 500 gram air dan 10,26 gram gula yang

dilarutkan dalam 300 gram air. Berapa penurunan titik beku campuran

(28)

3. Tekanan Osmosis

Osmosis adalah proses perpindahan larutan yang memiliki konsentrasi

rendah melalui membran

semipermeabel menuju larutan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi.

Pada proses osmosis, molekul-molekul pelarut bermigrasi dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat hingga dicapai keadaan kesetimbangan konsentrasi di antara kedua medium itu

(29)

Tekanan osmotik larutan berbanding lurus dengan

konsentrasi molar zat. Dalam bentuk persamaan dapat ditulis sebagai berikut.

k adalah tetapan kesetaraan yang bergantung pada suhu. Untuk larutan encer harga k sama dengan RT, di mana R tetapan gas dan T adalah suhu mutlak.

Oleh karena kemolaran memiliki satuan mol per liter

larutan maka tekanan osmotik larutan dapat dinyatakan sebagai berikut.

Keterangan:

π =Tekanan osmotik M =Molaritas larutan

(30)

Contoh soal tekanan

osmosis

(31)

2. Sebanyak 0,01 g protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 25 mL. Jika

tekanan osmotik larutan sebesar 1,25 mmHg pada 25°C. Hitunglah Mr protein.

Jawab:

Ubah besaran ke dalam satuan SI.

(32)

Coba kerjakan soal

berikut !!

1. Jika 6,84 g sukrosa (Mr = 342) dilarutkan

dalam air dan membentuk larutan bervolume 100 mL padasuhu 27 °C (R = 0,082 L

atm/mol K), tentukan tekanan osmotik larutan tersebut.

2. Sebanyak 5 g hemoglobin dilarutkan dalam

air hingga volume larutan 100 mL. Tekanan osmotik larutan diukur pada 25°C dan

(33)

C. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Sifat-sifat koligatif larutan yang telah dibahas

sebelumnya hanya membahas larutan nonelektrolit yang tidak menguap di dalam larutannya.

Bagaimana sifat koligatif larutan elektrolit?

Berdasarkan hasil penyelidikan ilmiah, diketahui

bahwa larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang tidak sama dengan larutan nonelektrolit akibat

(34)
(35)

Contoh soal sifat koligatif larutan

elektrolit

1. Berapakah titik didih larutan yang

(36)

2. Sebanyak 1 gram MgCl2 dilarutkan dalam 500 gram air ternyata membeku pada suhu -0,115 °C (Kf air = 1,86 Ar Mg = 24, Cl = 35,5). Tentukan derajat ionisasi MgCl2!

Jawab:

Tf = Tf air - Tf larutan

(37)

a. Nilai i elektrolit lemah

Elektrolit lemah yang tidak terionisasi dengan sempurna, nilai i-nya dapat

ditinjau dari derajat ionisasinya. Jika dalam larutan terdapat n molekul elektrolit AB,

(38)
(39)

b. Nilai i elektrolit kuat

Jika elektrolit kuat terionisasi sempurna, maka derajat ionisasinya adalah 1.

(40)

Contoh elektrolit lemah dan elektrolit

lemah

Hitung kenaikan titik didih larutan

aluminium sulfat 2 molal, jika derajat ionisasinya 0,9 (Kb = 0,52 °C molal-1).

(41)

Coba kerjakan soal berikut!!

1. Diketahui tetapan gas ideal R = 0,082 L atm/mol dan Ar Na

= 23, Cl = 35,5. Bila 1,17 gram NaCl dilarutkan dalam air sampai volumenya 500 mL, tentukan besarnya tekanan osmotik larutan tersebut pada suhu 27 °C!

2. Berapa titik didih dan titik beku larutan 2 g BaCl2 dalam

200 g air? Kb = 0,52 °C molal-1d an Kf = 1,86 °C molal-1.

3. Larutan 4 gram suatu elektrolit biner dalam 100 gram air

membeku pada –0,98 oC. Jika derajat ionisasinya adalah 0,8, maka berapa massa molekul relatif zat tersebut?

4. Sebanyak 1,17 gram natrium klorida dilarutkan dalam 100

Referensi

Dokumen terkait

• molalitas • molaritas larutan elektrolit • fraksi mol • molaritas larutan nonelektrolit • sifat koligatif • penurunan tekanan uap • kenaikan titik didih • penurunan

ΔTf untuk larutan NaCl 0,01 molal adalah 0,0359 °C dan ΔTf untuk larutan urea 0,01 molal adalah 0,0186 °C, maka harga i adalah seperti berikut. i = ΔTf larutan NaCl 0,01 molal / ΔTf

Agar tekanan uap larutan sama dengan tekanan uap pelarut murni (1 atm) maka suhu yang lebih tinggi dari titik didih pelarut murni dibutuhkan agar larutan mendidih.. Inilah

11. Tentukan titik didih dan titik beku larutan 32 gram belerang (S8) dalam 400 gram asam asetat. Asam asetat murni mendidih pada 188,5°C dan membeku pada 16,6°C pada tekanan 1

Jika ke dalam suatu pelarut dilarutkan suatu zat terlarut, titik didih larutan yang terbentuk akan lebih tinggi daripada titik didih pelarut murni. Untuk zat terlarut elektrolit

Jika tekanan yang diberikan pada larutan lebih besar dari tekanan osmosis, maka pelarut murni akan keluar dari larutan melewati membran semipermeabel.. Peristiwa ini

Jika didalam suatu larutan yang dibuat dengan melarutkan 4,5 gram glukosa C6H12O6 dalam 100 gram air,kemolalanya adalah ….. jika suatu larutan mengandung 24 gram MgSO4 dilarutkan dalam

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Merupakan sifat fisis larutan yg tergantung dari banyaknya zat terlarut yg ada dlm larutan, tetapi tdk tergantung pd jenis zat yg dilarutkan Jadi Sifat