Lex Crimen Vol. IV/No. 4/Juni/2015. PENJATUHAN PIDANA BERDASARKAN DUA ALAT BUKTI DAN KEYAKINAN HAKIM 1 Oleh : Fransisco Jero Runturambi 2
Teks penuh
Dokumen terkait
Bila dihubungkan dengan Pasal 185 ayat (1) KUHAP, maka semakin jelaslah batasan pengertian mengenai keterangan saksi sebagai alat bukti yang sah menurut
keyakinan dalam menjatuhkan sanksi pidana berdasarkan alat bukti yang cukup dalam tindak. pidana KDRT artinya penelitian ini mencakup penelitian terhadap identifikasi
2. Adapun faktorfaktor yang menentukan bagi hakim untuk menerima alat bukti keterangan terdakwa dalam kaitannya dengan penyelesaian perkara
pasal 1 angka 27 KUHAP adalah suatu alat bukti dalam perkara pidana yang berupa keterangan dari saksi mengenai suatu peristiwa pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan
Apabila dilihat lebih jauh, sebenarnya proses penyiaran secara langsung proses persidangan perkara pidana pada tahapan pemeriksaan alat bukti keterangan saksi tidak sesui dengan
Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan saksi mahkota sebagai alat bukti dalam perkara pidana perlu ditinjau ulang kembali karena bertentangan dan
Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan saksi mahkota sebagai alat bukti dalam perkara pidana perlu ditinjau ulang kembali karena bertentangan dan
•· Selanjutn__ya Pasal I butir 27 KUHAP dijelaskan ketcrani8Jl saksi adalah salah satu bukti dalam perkara pidana yang berupa keterangan dari saksi mengenai suatu perisliwa pidana