S.E.N. J .A
Editor : Dr. Fatmawati, M. Ag.
Dr. Muhammad Shuhufi, M. Ag.
Tim Penyusun : Rustam Zainudin Nur Annisa.B
Milla Magfira Asria Nur Hauli Nurul Ilmiah Zaitun
Alamsyah Adri Muh. Faizal Azis
PUSAKA ALMAIDA 2019
Kampoeng Ce’dde
RINDU
dibalikRINDU DIBALIK SENJA KAMPOENG CE’DDE / Dr. Fatmawati, M. Ag.
Dr. Muhammad Shuhufi, M. Ag.
Makassar:: Pusaka Almaida, 2019 xii + 96 hlm :14.8x21cm
ISBN: 978-623-226-076-4 Cetakan Pertama : 2019
Penerbit : Pusaka Almaida
Sanksi pelanggaran pasal 44 undang-undang no12 tahun 1997 tentang perubahan atas undang-undang no. 6 tahun 1982 tentang hak cipta sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang no. 7 tahun 1987.
1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberikan izin untuk itu, akan di pidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan / atau denda paling banyak Rp.
100.000.000 (seratus juta rupiah).
2. Barang siapa yang dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau berhasil pelanggaranhak cipta sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp.
50.000.000 (lima puluh juta rupiah).
Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengutip atas memperbanyak Sebagian atau seluruh isi buku ini dalam
SAMBUTAN REKTOR
Pelaksanaan KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan agenda rutin dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Alauddin Makassar di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN yang didampingi oleh Badan Pelaksana KKN. Pelaksanaannya melibatkan seluruh mahasiswa dari berbagai fakultas dan jurusan dengan asumsi bahwa pelaksanaan KKN ini dalam melakukan program-program kerjanya dilakukan dengan multi disipliner approach, sehingga program kerja KKN bisa dilaksanakan dalam berbagai pendekatan sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa yang ditempatkan di posko-posko KKN.
KULIAH KERJA NYATA (KKN) tentu diharapkan mampu mendekatkan teori-teori ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan berbagai problematika yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam menjalankan tugas-tugas pengabdian ini, pihak universitas memberikan tugas pokok kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), khususnya pada Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM). Dalam pelaksanaannya, Rektor UIN Alauddin Makassar berharap agar pelaksanaan KKN bisa berjalan dengan baik dan dilaksanakan sesuai dengan kaidah-kaidah keilmiahan dalam arti bahwa program yang dilakukan di lokasi KKN adalah program yang diangkat dari sebuah analisis ilmiah (hasil survey) dan dilaksanakan dengan langkah-langkah ilmiah serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Atas nama pimpinan UIN Alauddin Makassar, Rektor menghaturkan banyak terima kasih dan penghargaan kepada Ketua LP2M saudara Prof. Dr. Muhammad Saleh Tajuddin, M.A., Ph.D. terkhusus kepada Kepala PPM saudara Drs. H.M.
Gazali Suyuti, M.HI atas inisiatifnya untuk mempublikasikan dan mengabadikan karya-karya KKN dalam bentuk sebuah
buku, sehingga proses dan hasil pelaksanaan KKN akan menjadi refrensi pengabdian pada masa-masa yang akan datang.
Makassar, 29 Maret 2018 Rektor UIN Alauddin Makassar
Prof. Dr. H. Musafir, M.Si.
NIP. 19560717 198603 1 003
SAMBUTAN KETUA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LP2M) UIN
ALAUDDIN
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) memiliki tugas pokok untuk menyelenggarakan dan mengkoordinir pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat, baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa.
Dalam hal pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa, KKN merupakan wadah pengabdian yang diharapkan memberikan bekal dan peluang kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan kajian-kajian ilmiah yang dilakukan di kampus.
KULIAH KERJA NYATA (KKN) merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar sebelum memperoleh gelar sarjana dalam bidang disiplin ilmu masing-masing. Pelaksanaan KKN ini tidak hanya sekedar datang dan mengabdi ke dearah-dearah lokasi pelaksanaan KKN, tetapi harus tetap diletakkan dalam bingkai sebagai sebuah kegiatan ilmiah. Dalam perspektif ini, maka KKN harus dirancang, dilaksanakan, dan terlaporkan secara ilmiah sehingga dapat terukur pencapaiannya. Pada kerangka ini, LP2M UIN Alauddin Makassar berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mencapai tujuan pelaksanaan KKN ini.
Olehnya itu, LP2M UIN Alauddin Makassar menginisiasi untuk mempublikasikan rancangan, pelaksanaan, dan pelaporan KKN dengan melakukan analisis ilmiah terhadap setiap program-program kerja KKN yang dilakukan selama ber- KKN. Hal ini dilakukan agar segala capaian pelaksanaan KKN dapat terlaporkan dengan baik dan dapat terukur pencapaiannya, sehingga KKN yang merupakan kegiatan rutin dan wajib bagi mahasiswa dapat dilakukan secara sistematis dari masa ke masa.
Adanya upaya mengabadikan dalam bentuk publikasi hasil-hasil KKN ini tidak terlepas dari upaya maksimal yang dilakukan oleh segala pihak yang terlibat dalam pelaksanaan
KKN ini, olehnya itu, Ketua LP2M menghaturkan penghargaan dan terima kasih kepada Kepala
KATA PENGANTAR KEPALA PUSAT PENGABDIAN
MASYARAKAT(PPM)UINAM
Sebagai ujung tombak pelaksanaan pengabdian kepada
masyarakat, PUSAT PENGABDIAN KEPADA
MASYARAKAT (PPM) UIN Alauddin Makassar senantiasa berusaha melakukan terobosan dan langkah-langkah inovatif untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang semakin baik dan inovatif. Upaya ini adalah wujud tanggung jawab pengabdian terhadap masyarakat dan UIN Alauddin Makassar, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat bisa semakin mendekatkan pihak civitas akademika UIN Alauddin dengan masyarakat dan mewujudkan keterlibatan langsung dalam pembangunan masyarakat.
Upaya membukukan dan publikasi laporan pelaksanaan KKN ini merupakan inovasi yang telah dilakukan oleh PPM UIN Alauddin sebagai upaya memudahkan kepada semua pihak untuk dapat mengakses hasil-hasil pengabdian yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN di bawah bimbingan dosen pembimbing. Dengan adanya publikasi ini, program-program KKN dapat diukur capaiannya dan jika suatu saat nanti lokasi yang yang ditempati ber-KKN itu kembali ditempati oleh mahasiswa angkatan berikutnya, maka akan mudah untuk menganalisis capaian yang telah ada untuk selanjutnya dibuatkan program-program yang berkesinambungan.
Publikasi laporan KKN ini diinspirasi dari hasil
‘kunjungan pendalaman’ ke beberapa PTKIN (Jakarta, Bandung, dan Cirebon) serta bisa terlaksana dengan baik berkat dukungan dan bimbingan Bapak Rektor, Ketua dan Sekretaris LP2M, serta seluruh staf LP2M. Terkhusus
kepada seluruh dosen pembimbing dan anggota Badan Pelaksana KKN UIN Alauddin Makassar saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, berkat ketekunan dan kerjasamanya sehingga program publikasi laporan KKN ini bisa
haturkan kepada seluruh mahasiswa KKN Angkatan ke-54 dan 55 atas segala upaya pengabdian yang dilakukan dan menjadi kontributor utama penulisan buku laporan ini.
Makassar, 29 Maret 2018
Kepala PPM UIN Alauddin Makassar
Drs. H.M. Gazali Suyuti, M.HI.
NIP. 19560603 198703 1 003
PENGANTAR PENULIS
Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya untuk Allah.
Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan Nabiyullah Muhammad saw. Atas rahmat, petunjuk dan risalah yang mengiringi kehadiran Rasulullah saw. di bumi, sebagai juru selamat ummat manusia.
Buku ini adalah laporan akhir KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 58 Tahun 2018 di Dusun Samanggi Baru sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban. Akan tetapi, kami menyadari bahwa buku laporan akhir KKN ini tentu tidak bisa terwujud tanpa partisipasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis akan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada :
1. Prof. Dr. H. Musafir, M.Si., selaku Rektor UIN Alauddin Makassar yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun Pattunuang.
2. Prof. Dr. Saleh Tajuddin, M.Ag., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) yang telah memberikan peluang untuk melaksanakan KKN di Dusun Pattunuang.
3. Drs. H. M. Gazali Suyuti, M.HI., selaku Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) yang telah memberikan pembekalan dan membantu dalam proses penyelesaian KKN di Dusun Pattunuang.
4. Dr. Muhammad Shuhufi, M.Ag., selaku Badan Pelaksana (BP) KKN yang turut disibukkan untuk memfasilitasi kami dalam pelaporan akhir KKN.
5. Dr. Fatmawati, M. Ag., selaku Dosen Pembimbing yang telah membimbing kami dan tetap sabar meski kadang direpotkan dengan berbagai masalah yang dihadapi di lokasi KKN.
6. H. Makmur, HS., selaku Kepala Desa Samangki yang banyak diganggu aktifitasnya untuk kelancaran program
7. Kepala Dusun di Dusun Samanggi Baru yang telah bersedia meluangkan waktu membantu kami dalam merampungkan program KKN di Dusun masing- masing.
8. Rahmawati, HS., selaku Satgas UIN Alauddin yang selalu membantu dan mengontrol aktifitas serta berusaha semaksimal mungkin membantu kami dalam pemenuhan dan pencapaian program kerja di Dusun Pattunuang.
9. Seluruh masyarakt Dusun Samanggi Baru yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan program KKN di Dusun Samanggi Baru.
10. Kawan-kawan mahasiswa KKN UIN Alauddin Angkatan ke-58 yang mau berbagi dalam suka dan duka selama ber-KKN di Dusun Samanggi Baru.
Semoga buku ini dapat memberi manfaat buat kita semua, khususnya kepada kampus tercinta “Kampus Peradaban”
UIN Alauddin dan diri kami semua. Saran dan kritik senantiasa penulis harapkan dari para pembaca.
Samata, 07 Ramadhan 1439 H.
23 Mei 2018
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
SAMBUTAN REKTOR……….... iii
SAMBUTAN KEPALA LP2M UINAM ………... v
KATA PENGANTAR KEPALA PPM UINAM ………….. vii
KATA PENGANTAR ……… ix
DAFTAR ISI ……… xi
BAB I. PENDAHULUAN……… 1
A. Dasar Pemikiran ……… 1
B. Gambaran Umum Desa Samangki ……… 2
C. Permasalahan ……… 4
D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-58… 4 E. Fokus atau Prioritas Program ……… 5
F. Sasaran dan Target ……… 6
G. Jadwal Pelaksanaan Program ……… 9
H. Pendanaan dan Sumbangan ……… 10
BAB II. METODE PELAKSANAAN PROGRAM……… 12
A. Metode Intervensi Sosial ……… 12
B. Pendekatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat 13 BAB III. KONDISI DUSUN SAMANGGI BARU………. 14
A. Sejarah Singkat Desa Samangki ……… 14
B. Sejarah Singkat Dusun Samanggi Baru ……. 15
C. Sarana dan Prasarana ……….. 18
D. Kondisi sosial budaya atau ekonomi…………20
BAB IV. DESKRIPSI DAN HASIL PELAYANAN DAN
PEMBERDAYAAN DUSUN SAMANGGI BARU ………21
A. Kerangka Pemecahan Masalah ………21
B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan & Pengabdian Masyarakat ……….. 25
C. Faktor-Faktor Pencapaian Hasi……….35
BAB V. PENUTUP ……… 38
A. Kesimpulan ……… 38
B. Rekomendasi ……… 40
TESTIMONI……… 41
A. Testimoni masyarakat Desa Samangki ……… 41 B. Testimoni mahasiswa KKN Angkatan ke-58 … 45
BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Pemikiran
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kuliah dalam metode dan mekanisme yang berbeda, sebab konsep perkuliahan semacam ini menjadikan mahasiswa bergabung secara langsung dalam ranah sosial dan merasakan serta menjadi bagian langsung dalam proses interaksi sosial. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata mengharuskan mahasiswa untuk mengambil bagian dalam perputaran sosial pada lingkup Desa selama kurun waktu 45 hari. Kuliah Kerja Nyata menjadi proses implementasi konkrit nan nyata atas asas penting yang dimuat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang di dalamnya mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam proses pengabdian ini, maka mahasiswa diharapkan dapat menerapkan beragam disiplin ilmu yang dimiliki sehingga dapat menjadi agen penting dalam menginisiasi pergerakan masyarakat dan secara masif dapat memotori pengembagan kegiatan kemasyarakatan. Disamping itu, akan lahir pula manfaat dari masyarakat kepada mahasiswa, karena mahasiswa akan memperoleh kemampuan yang secara langsung memengaruhi kemampuan analisa dalam proses pemecahan masalah yang terjadi dalam kultur sosial kemasyarakatan.
Kuliah kerja nyata dilaksanakan secara melembaga dan terstruktur sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum pendidikan tinggi, yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program studi ilmu hukum strata satu (S1) dengan status intrakurikuler wajib.
Kuliah Kerja Nyata sesungguhnya adalah kuliah yang dilakukan dari ruang kelas ke ruang masyarakat. Ruang yang sangat luas dan heterogen dalam menguji teori-teori keilmuan
yang telah didapatkan di bangku kuliah. Masyarakat adalah guru kehidupan yang ditemukannya di lokasi KKN.
Teori-teori keilmuan yang didapatkan di bangku kuliah, kemudian diperhadapkan pada fakta-fakta lapangan sebagai salah satu alat menguji kebenaran teori tersebut. Di sinilah dibutuhkan kreatifitas mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan diri dan uji nyali sebelum terjun ke masyarakat yang sesungguhnya.
Melalui KKN mahasiswa mengenal persoalan masyarakat yang bersifat “cross sectoral” serta belajar memecahkan masalah dengan pendekatan ilmu (interdisipliner). Mahasiswa perlu menelaah dan merumuskan masalah yang dihadapi masyarakat serta memberikan alternatif pemecahannya (penelitian), kemudian membantu memecahkan dan menanggulangi masalah tersebut.
Tujuan besar yang didapatkan oleh mahasiswa dari program Kuliah Kerja Nyata adalah untuk mengoptimalkan pencapaian maksud dan tujuan perguruan tinggi, yakni menghasilkan sarjana yang menghayati permasalahan masyarakat dan mampu memberi solusi permasalahan secara pragmatis, dan membentuk kepribadian mahasiswa sebagai kader pembangunan dengan wawasan berfikir yang komprehensif.
Sedang, manfaat Kuliah Kerja Nyata yang diharapkan sebagai modal besar bagi mahasiswa dari program wajib ini antara lain agar mahasiswa mendapatkan pemaknaan dan penghayatan mengenai manfaat ilmu,teknologi, dan seni bagi pelaksanaan pembangunan, mahasiswa memiliki skill untuk merumuskan serta memecahkan persoalan yang bersifat “cross sectoral” secara pragmatis ilmiah dengan pendekatan
interdisipliner, serta tumbuhnya kepedulian social dalam masyarakat.
Bagi masyarakat dan Pemerintah, program Kuliah Kerja Nyata adalah bagian dari kerja kreatif mahasiswa dalam memberikan bantuan pemikiran dan tenaga dalam pemecahan masalah pembangunan daerah setempat, dalam memperbaiki pola pikir dalam merencanakan, merumuskan, melaksanakan berbagai program pembangunan, khususnya dipedesaan yang kemungkinan masih dianggap baru bagi masyarakat setempat, serta menumbuhkan potensi dan inovasi di kalangan anggota masyarakat setempat dalam upaya memenuhi kebutuhan lewat pemanfaatan ilmu dan teknologi.
B. Gambaran Umum Dusun Samanggi Baru Desa Samangki
Desa Samangki terletak di Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Pada awalnya Desa Samangki adalah bagian dari Desa Je’netaesa yang pada saat itu berstatus Rukun Kampung (RK), yaitu RK Samanggi, karena perkembangan dan kebutuhan maka pada tahun 1989 Desa Je’netaesa dimekarkan menjadi dua desa yaitu Desa Je’netaesa sebagai desa induk dan Desa Samangki sebagai desa pemekaran. Pada tahun 1991 Desa Samangki resmi menjadi desa yang definitif.
Desa Samangki berbatasan dengan Kelurahan Kalabbirang dan Kecamatan Cenrana di sebelah Utara, di sebelah Timur berbatasan dengan Desa Bontomanai Kecamatan Tompobulu, di sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Sambueja Kecamatan Simbang, dan di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Jenetaesa Kecamatan Simbang.
Desa Samangki berada terdiri dari 7 Dusun yaitu Dusun Samanggi, Dusun Samanggi Baru, Dusun Balangajia, Dusun Pattunuang, Dusun Tallasa, Dusun Tanrang, Dusun Tallasa Baru.
Desa Samangki merupakan wilayah dataran rendah, wilayah perbukitan, dan wilayah dataran tinggi / pengunungan.
Jumlah penduduk Desa Samangki yaitu laki-laki 2447 jiwa dan perempuan sebanyak 2501 jiwa dengan jumlah rumah tangga 928 rumah tangga.
Terkhusus untuk Dusun Samanggi Baru yang menjadi lingkup pengabdian kami dari posko KKN Samanggi Baru.
Wilayah dari Dusun Samanggi baru tidak cukup luas dan hanya memiliki 2 Rukun Tetangga (RT) yang berbatasan langsung dengan Desa Je’netaesa sekaligus juga hampir membatasi antara kedua RT yang berada pada Dusun Samanggi baru Desa Samangki. Masyarakat Dusun Samanggi Baru hampir 90%
memiliki pekerjaan sebagai pegawai non-sipil. Oleh karena nya itu, di Dusun Samanggi baru tingkat perkembangan dalam segi perkerjaan sangat meningkat. Apalagi Dusun tersebut berada pada kawasan perumahan. Dan 10% sisanya memiliki pekerjaan berkebun, bertani dan berdagang karena Dusun tersebut berada pada kawasan wisata alam bantimurung Maros yang terkenal dengan keindahan air terjunnya yang dikelilingi oleh Barisan Tebing Karst yang sangat indah.
C. Permasalahan
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan selama 3 hari, ditemukan beberapa masalah yang memungkinkan untuk diselesaikan selama masa Kuliah Kerja Nyata, di antaranya :
1. Bidang Edukasi/pendidikan:
• Kurangnya minat dan motivasi belajar anak usia sekolah
• Rendahnya Sumber Daya Manusia
• Kurangnya sarana dan prasarana sebagai penunjang pendidikan baik formal maupun non formal seperti tempat belajar.
• Kurangnya perhatian Masyarakat terhadap manfaat Karst.
2. Bidang Keagamaan
• Kurangnya kesadaran masyarakat desa/dusun tentang pentingnya pendidikan beragama.
• Tidak menyeluruhnya kegiatan keagaamaan di setiap mesjid
3. Bidang Seni dan Budaya
• Potensi anak usia sekolah tidak sepenuhnya tersalurkan
• Rendahnya kegiatan ekstrakurikuler di setiap sekolah
4. Bidang Pengabdian Masyarakat
• Kurangnya partisipasi gotong royong masyarakat
• Kurangnya perhatian masyarakat dalam merawat dan menjaga kebersihan
• Sulitnya mengetahui rumah dari aparat pemerintah D. Kompetensi Mahasiswa KKN Angk. Ke-58 Posko Samanggi Baru
Mahasiswa KKN Angkatan ke-58 Posko Samanggi Baru
Rustam, Mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan sekaligus Koordinator Posko KKN Samanggi Baru. Mahasiswa ini Memiliki kompetensi dibidang pendidik dan pengajar serta telah mampu menjadi Imam Mesjid.
Zainudin, Mahasiswa Jurusan Fisika, Fakultas Sains Dan Teknologi Sekaligus Sebagai Sekretaris Posko KKN Samanggi Baru. Mahasiswa ini memiliki Kompetensi dibidang Geofisika termasuk Geowisata yang mempelajari seperti Sungai Bawah Tanah dan permasalahan mengenai mineral dan batuan.
Ia memiliki keterampilan dalam membuat suatu konsep acara dan ketelitian dalam menyusun program kerja.
Nur Annisa.B, Mahasiswi Jurusan Kimia, Fakultas Sains Dan Teknologi. Mahasiswi ini memiliki kompetensi dibidang Pramuka Sekaligus bendahara Posko KKN Samanggi baru. Ia memiliki keterampilan dalam mengajar agama. Seperti mengaji.
Alamsyah Adri, Mahasiswa jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, Fakultas Syari’ah dan Hukum. Mahasiswa ini memiliki kompetensi dibidang hukum terkait ketatanegaraan. Ia senang mengajar dan berbagi ilmu melalui literasi atau ruang baca. Banyak hal yang telah dia pahami dalam buku yang ia baca.
Muh. Faizal Azis, Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Mahasiswa ini memiliki kompetensi dibidang agama. Dan ia memiliki keterampilan yang belum diketahui.
Milla Magfira, Mahasiswi Jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Mahasiswi ini memiliki kompetensi dalam bidang social dan kemasyrakatan
Nurul Ilmiah Zaitun, Mahasiswi Jurusan ilmu perpustakaan, fakultas Adab dan Humaniora. Mahasiswa ini memiliki kompetensi dibidang ilmu perpustakaan dan ia memiliki keterampilan dalam tata rias.
Asria Nur Hauli, Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Mahasiswa ini memiliki kompetensi dalam bidang kesehatan. Dan ia memiliki keterampilan menggambar dan melukis.
E. Fokus atau Prioritas Program
Program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-58 Posko Samanggi Baru Tahun 2018 meliputi bidang Pendidikan, bidang Sosial Kemasyarakatan dan bidang Keagamaan.
Tabel 1.1 Fokus atau Prioritas Program
Fokus Permasalahan Prioritas Program dan Kegiatan Bidang Pendidikan - Literasi(lapak buku)
- Mengajar Anak TPA Samangki
- mengadakan pertandingan melukis dan mewarnai gambar
Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
- Kerja Bakti - Senam Pagi
- Silaturrahmi dengan warga Dusun Samanggi baru
pembuatan skema dusun Samanggi Baru
- Pengadaan Toga
Bidang Keagamaan - Mengajar Mengaji Di TPA - Bimbingan Pelatihan
adzan, Ceramah, Surah- surah pendek
- Pelatihan penyelenggaraan Jenazah
- Majelis Taklim - Festival Anak Sholeh F. Sasaran dan Target
Setiap program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN memiliki sasaran dan target, yaitu :
Tabel 1.2 Sasaran dan Target
No. Program/Kegiatan Sasaran Target Bidang Pendidikan
1 Literasi/ lapak buku Anak-anak TPA Samangki
Membantu anak-anak dalam menambah ilmu
pengetahuan.
2 Mengajar Anak TPA melukis dan
Anak-anak TPA
Anak-anak SD di Desa
mewarnai gambar. Samangki Samangki Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
3 Kerja Bakti Kantor Desa dan Lingkungan Desa Samangki
Membiasakan masyarakat hidup bersih, dan
Menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan masjid 4 Sensus Penduduk Masyarakat
Desa Samangki
Memperbaharui data-data penduduk Desa Samangki 5 Skema dusun
Samanggi baru
Masyarakat Desa Samangki
Agar warga dapat mengetahui orang-orang yang tinggal di Dusun Samanggi baru 6 Pengadaan Toga Masyarakat
Desa Samangki Bidang Keagamaan
7 Mengajar Mengaji Anak-anak Bertambahnya
usia TPA Samangki
pengetahuan tentang ilmu agama dan bacaan Al- Qur’an.
Anak-anak mampu membaca Al- Qur’an dan hafalan ayat- ayat suci Al- Qur’an 8 Melatih Adzan,
Bacaan Shalat, hafalan surah-surah pendek
Anak-anak TPA Samangki
Anak-anak dapat melakukan adzan secara baik dan benar, mengetahui bacaan dalam shalat serta menghafal surah-surah pendek 9 Penyelenggaraan
Jenazah
Masyarakat Desa Samangki
Unuk melatih masyarakat Desa samangki dalam
memandikan, mengkafani
serta
mensholati jika ada jenazah.
10 Festival Anak Sholeh Anak-anak SD Desa Samangki
Untuk mencari dan
melatihanak- anak dalam bidang keagamaan.
G. Jadwal Pelaksanaan Program
Kegiatan ini dilaksanakan selama 45 hari pada Tanggal : 29 Maret – 13 Mei 2018
Tempat : Desa Samangki, Kec. Simbang, Kab. Maros Secara spesisifik waktu implementatif kegiatan KKN Reguler Angkatan ke-58 Posko Samanggi Baru ini dapat dirincikan sebagai berikut :
Tabel 1.3 Jadwal Pelaksanaan Program Kerja 1. Pra-KKN (Maret 2018)
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Pembekalan KKN Angkatan 58
14 – 18 Maret 2018 2 Pembagian Lokasi KKN 24 Maret 2018 3 Pertemuan Pembimbing dan 26 Maret 2018
4 Pelepasan 29 Maret 2018 2. Pelaksanaan program di lokasi KKN (Maret-Mei 2018)
No. Uraian Kegiatan Waktu
1 Penerimaan di Kantor Desa Samangki
29 Maret 2018 2 Kunjungan Dosen
Pembimbing
29 Maret 2018
3 Observasi dan survey lokasi 30 Maret-01 April 2018 4 Kunjungan Dosen
Pembimbing
20-21 April 2018
5 Implementasi Program Kerja 02 April – 12 Mei 2018 6 Kunjungan Pimpinan UI
Alauddin Makassar dan Dosen Pembimbing
26 April 2018
7 Penarikan Mahasiswa KKN 13 Mei 2018 3. Laporan dan Hasil Evaluasi Program
No. Uraian Kegiatan Waktu 1 Penyusunan buku laporan
akhir KKN
08 – 30 April 2018
2 Penyelesaian buku laporan 08 April – 13 Mei
2018 3 Pengesahan dan penerbitan
buku laporan
04 Juni 2018
4 Penyerahan buku laporan akhir KKN ke P2M
04 Juni 2018 5 Penyerahan buku laporan
akhir KKN ke Kepala Desa dan Seluruh Mahasiswa KKN
-
H. Pendanaan dan Sumbangan
Adapun pendanaan dan sumbangan dari keseluruhan program kerja yang dilaksanakan, yaitu:
Tabel 1.4 Pendanaan dan Sumbangan a. Pendanaan
No. Uraian Asal Dana Jumlah
1 Kontribusi Mahasiswa Rp.
1.000.000,- x 8 orang. Rp. 8.000.000,00 2 Kontribusi Mahasiswa Rp.
50.000 x 8 orang
Rp. 400.000,00
3 Dana penyertaan Program Pengabdian Masyarakat Oleh P2M berupa Piala Lomba Keagamaan yakni Festival Anak Sholeh
Rp. 300.000,00
b. Sumbangan
No. Uraian Asal Dana Jumlah
1 Donator Paku 2 kg
2 Donator Cat 5 buah
BAB II
METODE PELAKSANAAN PROGRAM A. Metode Intervensi Sosial
Intervensi sosial dapat diartikan sebagai cara atau strategi memberikan bantuan kepada masyarakat (individu, kelompok, dan komunitas). Intervensi sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial.pekerjaan sosial merupakan metode yang digunakan dalam praktik di lapangan pada bidang pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial dan kesejahteraan sosial adalah dua bidang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seseorang melalui upaya memfungsikan kembali fungsi sosialnya.
Intervensi sosial adalah upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas. Dikatakan perubahan terencana agar upaya bantuan yang diberikan dapat dievaluasi dan diukur keberhasilan. Intervensi sosial dapat pula diartikan sebagai suatu upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan, dalam hal ini, individu, keluarga, dan kelompok. Keberfungsian sosial menunjuk pada kondisi dimana seseorang dapat berperan sebagaimana seharusnya sesuai dengan harapan lingkungan dan peran yang dimilikinya.
KKN UIN Alauddin Angkatan ke-58 menggunakan metode intervensi social dalam melakukan pendekatan kepada warga masyarakat di Dusun Samanggi Baru Desa Samangki sebagai salah satu metode dalam mengatasi masalah sosial dan sumber daya manusia (SDM) di Dusun Samanggi Baru Desa
Samangki. Melalui pendekatan inilah bisa diketahui kemampuan dan kebutuhan masyarakat desa.
Langkah awal yang dilakukan yaitu dengan melakukan survey ke masyarakat. Berbaur bersama mereka dan mendengarkan segala keluh kesah mereka. Menanyakan informasi tentang kondisi ekonomi, pendidikan, serta sosial dan masyarakat desa. Dari informasi tersebut kemudian dapat diketahui kemampuan yang dimiliki dan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat dikembangkan. Kemudian direalisasikan dengan membuat program kerja mencakup hal-hal yang dibutuhkan dengan menitikberatkan pada program keagamaan. Hal ini dilakukan dengan melihat masih kurangnya kesadaran masayarakat dalam melaksanakan perintah Allah.
Seperti, mengajar mengaji, menghafal surah-surah pendek, melatih adzan, melakukan sebagai salah satu bentuk seni Islami, pelatihan penyelenggaraan jenazah dan membuka ruang lapak buku/literasi dan lain sebagainnya.
Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan harapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan dan sumber daya manusia masyarakat desa.
1. Tujuan Intervensi sosial
Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial orang (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kodisi sejahteraan akan, semakin mudah dicapai.
Kondisi sejahtera dapat terwujud manakala jarak antara
harapan dan kenyataan tidak terlalu lebar.melalui intervensi sosial hambatan-hambatan sosial yang dihadapi kelompok sasaran perubahan akan diatasi. Dengan kata lain, intervensi sosial berupa memperkecil jarak antara harapan lingkungan dengan kondisi riil klien.
2. Fungsi Intervensi
Fungsi dilakukannya dalam pekerjaan sosial, diantaranya:
a. Mencari penyelesaian dari masalah secara langsung yang tentunya dengan metode pekerjaan sosial.
b. Menghubungkan kelayan dengan system sumber c. Membantu kelayan menghadapi masalahnya
d. Menggali potensi dari dalam diri kelayan sehingga bisa membantunya untuk menyelesaikan masalahnya
3. Tahapan dalam intervensi
Menurut pincus dan minahan,intervensial sosial meliputi tahapan sebagai berikut:
a. Penggalian masalah,merupakan tahap di mana pekerja sosial mendalami situasi dan masalah klien atau sasaran perubahan.Tujuan dari tahap penggalian masalah adalah
membantu pekerja sosial dalam
memahami,mengindetifikasi,dan menganalisis factor- faktor relevan terkait situasi dan masalah tersebut,pekerja sosial dapat memutuskan masalah apa yang akan ia selesaikan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara mencapai tujuan.panggilan masalah apa yang akan ia selesaiakan,tujuan dari upaya perubahan,dan cara
mencapai tujuan.penggalian masalah terdiri dari beberapa konten,di antaranya
o Identifikasi dan penentuan masalah o Analisis dinamika situasi sosial o Menentukan tujuan dan target o Menentukan tugas dan strategi o Stalibilitasi upaya perubahan
b. Pengumpulan data,merupakan tahap di mana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan.dalam memalukan pengumpulan data,terdapat tiga cara yang dapat dilakukan yaitu:
pertanyaan, observasi, penggunaan data tertulis.
c. Melakukan kontak awal
d. Negosiasi kontrak, merupakan tahap di mana pekerja sosial menyempurnakan tujuan melalui kontrak pelibatan klien atau sasaran perubahan dalam upaya perubahan
e. Membentuk sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial menentukan system aksi apa saja yang akan terlibat dalam upaya perubahan.
f. Menjaga dan menggkordinasiakan sistem aksi,merupakan tahap dimana pekerja sosial melibatkan pihak-pihak yang berpengaruh terhadap tercapainya tujuan perubahan.
g. Memberikan pengaruh h. Terminasi
4. Jenis-jenis pelayanan yang diberikan adalah:
a. Pelayanan sosial
Pelayanan sosial diberikan kepada klien dalam rangka menciptakan hubungan sosial dan penyusaian sosial secara serasi dan harmonis diantara lansia,lansia dan keluarganya,lansia dan petugas serta masyarakat sekitar.
b. Pelayanan fisik
Pelayana fisik diberian kepada klien dalam rangka mempekuat daya tahan fisik pelayanan ini diberikan dalam bentuk pelayanan kesehatan fisioterapi,penyediaan menu makanan tambahan klinik lansia,kebugaran sarana dan prasarana hidup sehari-hari dan sebagainya.
B. Pendekatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengertian problem solving
Problem solvin adalah suatu proses mental dan eloktual dalam menemukan masalah dan memecahkan berdasarkan data dan informasi yang akurat, sehingga dapat diambil kesimpulan yang tetap dan cermat (Hamalik,199 : 151). Problem solving yaitu suatu pendekatan dengan cara problem identification untuk ke tahap systesis kemudian dianalisis yaitu pemilihan seluruh masalah sehingga mencapai tahap aplikation selanjutnya compretion untuk mendapatkan solution dalam penyelesaian masalah tersebut. Pendapat lain problem solving adalah suatu pendekatan dimana langkah-langkah berikutnya sampai penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif yang umum sedangkan langkah-langkah berikutnya sampai dengan penyelesaian akhir lebih bersifat kuantitatif dan spesifik.
BAB III
KONDISI DUSUN SAMANGGI BARU DESA SAMANGKI
A. Sejarah Singkat Desa Samangki
Sebelum menjadi Desa yang definitif Samangki dikenal dalam bahasa (bugis yang artinya kita bersamaan tiba) atau dalam bahasa Makassar disebut juga Samanggi. Kesimpulan bahwa pengucapan Samanggi oleh suku Makassar. Pada awalnya Desa Samangki adalah bagian dari Desa Je’netaesa yang pada saat itu berstatus Rukun Kampung (RK), yaitu RK Samanggi, karena perkembangan dan kebutuhan maka pada tahun 1989 Desa Je’netaesa dimekarkan menjadi dua desa yaitu Desa Je’netaesa sebagai desa induk dan Desa Semanggi sebagai desa pemekaran.
Pada tahun 1991 Desa Samangki resmi menjadi desa yang definitif. Bahasa sehari – hari masyarakat Desa Samangki adalah bahasa Bugis dan Bahasa Makassar.
Desa Samangki berada dalam Kecamatan Simbang dan terdiri dari 7 Dusun yaitu :
1. Dusun Samanggi 2. Dusun Samanggi Baru 3. Dusun pattunuang 4. Dusun Balangajia 5. Dusun Tanrang 6. Dusun Tallasa 7. Dusun Tallasa Baru
Batas-batas Desa Samangki :
Sebelah Utara : Kelurahan Kalabbirang dan Kecamatan Cenrana
Sebelah Timur : Desa Bontomanai Kecamatan Tompobulu Sebelah Selatan : Desa Sambueja Kecamatan Simbang Sebelah Barat : Desa Jenetaesa Kecamatan Simbang
B. Sejarah Singkat Dusun Samanggi Baru
Dusun Samanggi Baru merupakan salah satu dusun yang berada di Desa Samangki yang berbatasan langsung dengan Desa Jenetaesa dan Kecamatan Bantimurung. Dusun ini dahulu nya adalah dusun samanggi. Seiring dengan berkembangnya pusat pembangunan yang ada diwilayah desa samangki maka dusun samanggi baru kemudian terbentuk atas beberapa pertimbangan. Dusun ini memiliki 2 RT yang berada pada kawasan wisata alam bantimurung dan bersebelahan langsung dengan gunung yang terjal atau istilahnya gunung karst. Sebuah gunung yang sangat unik. Di Dusun Samanggi Baru, ada salah satu kampung yang bernama Kampung Cedde’ yang katanya dalam istilah bahasa bugis Makassar yang berarti kampong yang memiliki penduduk sedikit. Jelas, bahwa kampung ini memang masih sangat alami dengan bentangan alam karst yang berbaris didekat kampong ini. Kampong Cedde’ iniadalah salah satu RT yang ada di Dusun Samanggi Baru.
a. Topografi
Dusun Samanggi Baru Desa Samangki merupakan wilayah dataran rendah, wilayah perbukitan, dan wilayah dataran tinggi/ pengunungan.
b. Iklim dan Musim
Dusun Samanggi Baru Desa Samangki memiliki iklim tropis dan dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau.
c. Hidrologi dan Tata Air
Sebagian besar masyarakat Dusun Samanggi Baru Desa Samangki menggunakan air sungai dari penggunungan yang disalurkan dengan menggunakan pipa namun sebagian warga masih menggunakan sumur gali, untuk memahami kebutuhan air bersih dan keperluan hidup sehari-hari. Danjuga daa beberapa perumahan penduduk yang menggakan air bersih dari aliran sungai bawah bawah tanah yang ada di perbukitan karst.
d. Keadaan Demografi
Berdasarkan hasil pendataan penduduk langsung dari KKN UINAM Angkatan 58 Posko Samanggi baru maka jumlah penduduk di Dusun Samanggi Baru Desa Samangki adalah sebagai berikut :
a. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin di Dusun Samanggi Baru Desa Samangki Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros adalah sebagai berikut:
Tabel 3.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Dusun Samanggi Baru Desa Samangki Kec. Simbang Kab.
Maros
Tahun 2018
Jenis Kelamin Jumlah Penduduk
Laki – laki ± 456
Perempuan ± 552
Jumlah ± 1008
Sumber : berdasarkan hasil pendataan langsung anak-anak KKN UINAM 2018
Dari tabel 1.6 di atas, dapat diketahui bahwa jumlah penduduk Dusun Samanggi Baru Desa Samangki pada tahun 2018 sebanyak ± 1008 jiwa dengan jumlah rumah tangga 195 rumah tangga. Data ini diperoleh dari hasil pendataan langsung KKN UINAM Ang. 58
b. Tingkat Pendidikan Masyarakat
Sarana pendidikan yang sering digunakan masyarakat Dusun Samanggi Baru Desa Samangki adalah Taman Kanak – Kanak.Saat ini di Dusun Samanggi Baru haya memiliki Taman bermain kanak – kanak yakni TK yang berada di RT 01 Sekaligus juga sebagai tempat pengajian anak-anak (TPA) c. Kondisi Lingkungan Pemukiman
Kondisi pemukiman masyarakat Dusun Samanggi Baru Desa Samangki terbagi atas 2 wilayah yaiitu wilayah dataran rendah, dan wilayah dataran tinggi/ penggunungan. Sebagian besar rumah penduduk di Dusun ini berbentuk rumah batu atau rumah panggung yang memiliki halaman. Di sisi lain, Dusun ini telah menadi Dusun yang dimekarkan. Sampai saat ini dusun samanggi baru telah menjadi kawasan Perumahan yang beada RT 01. kondisi lingkungan di sebagian pemukiman masih perlu pembenahan sampah pada tempatnya. Di samping itu, hanya sedikit rumah penduduk yang masih di bawah standar rumah sehat dilihat dari rumah dan kepemilikan jamban keluarga.
1) Perumahan Penduduk
Berdasarkan pada bentuk rumahnya perumahan penduduk di Dusun Samanggi Baru Desa Samangki terdiri atas dua bentuk rumah yang dimukimi oleh masyarakat yakni rumah panggung yang penghuni terdiri atas rumah panggung dan rumah bawah. Rumah panggung yang bagian atasnya
terbuat dari kayu dan bagian bawahnya terbuat dari bahan semen/pemanen dan satu lagi yakni rumah panggung yang seluruh bagiannya terbuat dari kayu.
Dusun Samanggi Baru Desa Samangki, terdapat 1 unit masjid dan 1 unit TK/TPA, (berdasarkan dari hasil survey mahasiswa KKN UINAM ANG. 58)
2). Pemerintahan Dusun
Dusun Samanggi Baru Desa Semanggi terletak pada 1,5 km dari Kantor Desa Samangki dan 15 km dari ibukota Maros dan 3 km dari Kantor Camat Simbang, Dusun Samanggi Baru termasuk dusun dataran rendah. Luas Dusun Samanggi Baru adalah 2,70 Km.
Pada periode pemerintahan sekarang ini struktur pemerintahan Dusun Samanggi Baru Desa Samangki dipimpin oleh satu orang kepala Dusun dengan dibantu oleh dua orang ketua RT yaitu RT 01 berbatasan dengan Dusun Samanggi dan RT 02 sebagian berada pada kawasan wisata alam Bantimurung.
Roda pemerintahan selalu berjalan dengan baik karena mendapat dukungan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra kerja dan sebagai perwakilan dari masyarakat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Pemerintahan Desa.
C. Keadaan Sosial Budaya atau Ekonomi.
Sumber perekonomian utama bagi masyarakat Dusun Samanggi Baru Desa Samangki adalah bidang pertanian/perkebunan, penghasil tuak manis/pahit, peternak, pedagang, wirausaha, pegawai negeri/ swasta dan anggota TNI dan Polri. Petani sebagian besar hanyalah sekedar memproduksi Gabah/beras, kedelai, digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Sedangkan penghasilan utamana masyarakat adalah PNS dan Berdagang.
Wirausaha yang ada masih terlalu sedikit atau usaha milik mereka masih sangat sederhana yaitu pembuatan kusen, jahit menjahit, pembuat cendramata, pembuatan makanan ringan, dan yang paling banyak adalah berjualan di Kawasan Alam Bantimurung.
BAB IV
DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN DI
DUSUN SAMANGGI BARU DESA SAMANGKI A. Kerangka Pemecahan Masalah
Dalam mempermudah analisis terhadap satu per satu permasalahan desa dapat dilakukan dengan menggunakan metode Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats). Metode analisis SWOT adalah metode praktis yang digunakan untuk mencari tahu kekuatan, kelemahan, kesempatan dan hambatan dari setiap permasalahan. Dalam suatu permasalahan, dapat digali kekuatan atau potensi yang sudah dimiliki, kemudian dicari kelemahan yang ada sehingga hal tersebut menjadi suatu permasalahan. Lebih jauh lagi, upaya pemecahan masalah digali melalui kesempatan atau dukungan suportif yang dimiliki serta meluruskan hambatan yang ada.
Penjelasan permasalahan desa/dusun melalui metode analisis SWOT yaitu:
Tabel 4.1 Matrik SWOT
Matrik SWOT 01 Bidang Edukasi
Strenghts Weakness Opportunities Threats Masyarakat
Dusun Samanggi Baru sangat mendukung kegiatan literasi/lapak
Kurangya fasilitas bimbingan belajar seperti buku
panduan pembelajaran
Mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan literasi/lapak buku dan mengajar seni
Anak-anak TPA masih sering ribut dan sulit di atur disaat kegiatan literasi/lapa
buku dan mengajar seni lukis atau menggambar yang
dilaksanakan oleh
Mahasiswa KKN.
kurikulum anak sekolah dasar.
lukis atau menggambar merasa senang karena
partisipasi anak-anak TPA yang
menunjukkan keseriusan belajar yang tinggi serta keakraban anak-anak kepada mahasiswa KKN
k buku berlangsung sehingga kegiatan tersebut menjadi kurang efektif. Tapi dapat teratasi
Dari matrik SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program-program sebagai berikut
- Kegiatan Literasi/Lapak buku di TPA Samangki Matrik SWOT 02 Bidang Sosial dan Kemasyarakatan
Strenghts Weakness Opportunities Threats Warga
sangat antusias dalam berpartisipa si di bidang sosial
Kondisi masyarakat dalam bergotongroy ong sudah hampir hilang di
- Dengan antusianya mahasiswa KKN untuk kerja bakti sehingga masyarakat
Kurangnya antusiasme masyarakat dalam gotong royong apalagi
wilayah ini.
Secara umum masyarakat kurang peduli pada
lingkunganny a, sehingga kondisi masyarakat layaknya masyarakat perkotaan.
yang melihat untuk mau ikut
berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih dan tanam toga tersebut - Adat dan
tradisi yang masih terjaga
masyarakat sibuk dengan mencari mata pencaharian nya masing- masing.
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
- Kerja bakti di Kantor Desa Samangki - penanaman toga di Kantor Desa Samangki
Matrik SWOT 02 Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Strenghts Weakness Opportunities Threats Masyarakat
sangat antusias dalam kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN yaitu sensus penduduk
Kurangnya perhatian pemerintah desaterhadap warga dusun samanggi baru sehingga banyak yang tak ingin memberikan data keluarga.
- Dengan antusias nya masyarakat kkn sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan sensus penduduk.
Kurangnya komunikasi antar pemerintah dan warga pelosok sehingga bnyak yang tak memiliki kartu keluarga
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program program sebagai berikut:
- Pendataan penduduk dan pengadaan denah/sketsa dusun samanggi baru
Matrik SWOT 03 Bidang Kagamaan
Strenghts Weakness Opportunities Threats Mayarakat
sangat mendukung kegiatan pelaksanaan praktikum penyelenggar an Jenazah yang oleh majelis taklim sebagai pelaksana bekerja sama dengan mahasiswa kkn
Kurangnya perhatian terhadap pentingnya kegiatan tersebut dalam suatu desa.
Antusiasme ibu-ibu majelis taklim dan masyarakat Desa Samangki untuk belajar bersama mahasiswa KKN
Kurang disiplinnya masyarakat dalam mengikuti kegiatan pelatihan.
Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :
- Praktikum penyelenggaraan jenazah yang diadakan di aula maros waterpark desa samangki
Matrik SWOT 03 Bidang Keagamaan
Strenghts Weakness Opportunities Threats
Besarnya antusias anak- anak terhadap kegiatan lomba islami dan dukungan dari tim pengajar
Kurangnya partisipasi orang tua anak dalam mendampingi kegiatan yang dimaksud
Anak-anak memiliki bakat dan mampu bersaing dan termotivasi untuk belajar.
Kurangnya partisipasi masyarakat ikut serta dalam kegiatan Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut :
- Festival anak sholeh
Matrik SWOT 03 Bidang keagamaan
Strenghts Weakness Opportunities Threats Mayarakat
sangat mengharapka n pelayanan mengajar anak-anak TPA yang dilaksanakan oleh
mahasiswa KKN
Kurang nya tenaga pengajar TPA dan
kurangnya sarana dan prasarana yang memadai
Mahasiswa sebagai pelaksana sangat di respon baik oleh warga dan anak-anak TPA.
Anak-anak TPA masih perlu bimbingan membaca Al-Quran dan mengajar yang sifatnya keagaamaan Dari matrik SWOT diatas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut:
- Mengajar Mengaji/baca tulis Al-Quran di TPA Samangki
D. Bentuk dan Hasil Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat
Bidang Edukasi
Nomor Kegiatan 01
Nama Kegiatan Literasi/ Lapak buku
Tempat / Tanggal TK/TPA Samangki, 22 April 2018 Lama pelaksanaan Rutin setiap hari minggu
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi
Baru Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok
Tujuan Agar mahasiswa KKN dan anak- anak TPA samangki dapat menambah ilmu pengetahuan
Sasaran Anak-anak TPA Samangki
Target Anak-anak TPA dapat
memperbaiki cara bacaan nya dan menambah wawasan tentang ilmu pengetahuan.
Deskripisi Kegiatan Penyadaran anak-anak akan pentingnya baca buku.
Hasil Kegiatan 2 kali proses pengadaan literasi/lapak buku
Keberlanjutan program Program tidak berlanjut
Bidang Edukasi
Nomor Kegiatan 02
Nama Kegiatan Mengajar Seni lukis/menggambar Tempat / Tanggal TK/TPA Samangki, 28 April 2018 Lama pelaksanaan 1 kali dalam sebulan
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok Tujuan Agar mahasiswa KKN dan anak- anak TPA samangki dapat menambah ilmu pengetahuan
Sasaran Anak-anak TPA Samangki
Target Anak-anak TPA dapat memberikan kreativitas nya dalam menuangkan idenya melalui menggambar, mewarnai dan melukis.
Deskripisi Kegiatan Penyadaran anak-anak akan pentingnya seni
Hasil Kegiatan 1 kali proses mengajar melukis/menggambar
Keberlanjutan program Program tidak berlanjut
Gambar 1. Literasi atau lapak buku
Gambar 2. Pelatihan mewarnai/Seni lukis Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Nomor Kegiatan 03
Nama Kegiatan Kerja bakti
Tempat / Tanggal Kantor Desa Samangki dan Lingkungan Samanggi baru
Lama pelaksanaan 3 kali
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok Tujuan Agar terciptanya keakraban antara
mahasiswa dengan masyarakat Samangki akan pentingnya kebersihan lingkungan dan gotong royong.
Sasaran Mahasiswa kkn dan masyarakat
Desa Samangki
Target Terciptanya keharmonisan dalam bergotong royong dan hidup sehat.
Deskripisi Kegiatan Kegiatan ini berlangsung jika memiliki waktu luang diluar program yang ditetapkan.
Hasil Kegiatan 3 kali kerja bakti Keberlanjutan program Program berlanjut
Bidang Sosial dan Kemasyarkatan
Nomor Kegiatan 04
Nama Kegiatan Penanaman Toga
Tempat / Tanggal Kantor Desa Samangki dan Lingkungan Posko
Lama pelaksanaan Rutin setiap minggu sekali
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok
Tujuan Agar mahasiswa KKN dan
masyarakat dapat meningkatkan rasa kerjasamanya dalam mengadakan penamaman toga.
Sasaran Mahasiswa KKN dan Masyarakat Target Masyarakat dapat mengetahui akan
pentingnya dalam suatu desa adanya tanaman toga yag sangat bermanfaat baik segi kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari.
Deskripisi Kegiatan Peningkatan bahan herbal alami disuatu Desa.
Hasil Kegiatan 6 kali pengadaan penanaman toga di dua tempat.
Keberlanjutan program Program berlanjut.
Bidang Sosial dan Kemasyarkatan
Nomor Kegiatan 05
Nama Kegiatan Pendataan Penduduk
Tempat / Tanggal Dusun Samanggi baru , 05 April 2018
Lama pelaksanaan Rutin setiap minggu sekali
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok Tujuan Agar dapat terealisasi seluruh
jumlah penduduk dusun samanggi baru
Sasaran Masyarakat dusun samanggi baru Target Dapat mendata seluruh jumlah
penduduk yang ada di dusun samanggi baru
Deskripisi Kegiatan Mendata jumlah keluarga melalui kartu keluarga
Hasil Kegiatan Terselesaikan dalam waktu yang ditentukan
Keberlanjutan program Program berlanjut.
Bidang Sosial dan Kemasyarkatan
Nomor Kegiatan 06
Nama Kegiatan Pengadaan denah/sketsa dusun Tempat / Tanggal Dusun samanggi baru, 06 April
2018
Lama pelaksanaan Menyesuaikan pendataan penduduk Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko
Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh Anggota
Kelompok
Tujuan Untuk membantu memperjelas
rumah penduduk dusun samanggi baru.
Sasaran Masyarakat
Target Penyesuaian letak administrasi dusun samanggi baru
Deskripisi Kegiatan Melalui penggambaran sketsa/denah dusun
Hasil Kegiatan Terselesaikan sesuai target yang di tentukan
Keberlanjutan program Program berlanjut.
Gambar 3. Kerja bakti di Kantor Desa Samangki
Gambar 4. Penanaman Toga dan bunga
Gambar 5. Pendataan penduduk Dusun Samanggi Baru
Gambar 6. Pengadaan Denah Dusun Samanggi baru
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 07
Nama Kegiatan Mengajar mengaji
Tempat / Tanggal Tempat Pengajian Anak (TPA) Samangki,29 Maret – 12 Mei 2018 Lama pelaksanaan Setiap hari kecuali Minggu
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh
Anggota
Kelompok Tujuan Meningkatkan dan memperbaiki Baca
Tulis Al-Quran (BTQ) Sasaran Anak-anak TPA Samangki
Target Terciptanya generasi penerus bangsa yang berahlak baik dan memiliki rasa tentang agama islam serta bisa menjadi penghafal Al-quran.
Deskripisi Kegiatan Mengajar menga dan baca tulis Al- Quran dserta mengaplikasikan melalui kegiatan atau lomba.
Hasil Kegiatan Terlaksana secara menyeluruh Keberlanjutan
program
Program berlanjut.
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 08
Nama Kegiatan Pelatihan adzan, Ceramah dan Juz 30.
Tempat / Tanggal Tempat Pengajian Anak (TPA) Samangki, 9 April – 30 April 2018 Lama pelaksanaan Seminggu 2 kali
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Seluruh
Anggota
Kelompok Tujuan Memperbaiki dan mengajar tata cara
adzan, ceramah, dan Menghafal Juz 30 Sasaran Anak-anak TPA Samangki
Target Mampu mengaplikasikan baik di kegiatan event keagamaan maupun waktu sholat.
Deskripisi Kegiatan Melaih tata cara adzan,ceraah dan juz 30 di TPA Samangki
Hasil Kegiatan Terlaksana secara menyeluruh Keberlanjutan
program
Program berlanjut.
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 09
Nama Kegiatan Praktikum Penyelenggaraan Jenazah Tempat / Tanggal Maros Waterpark Samangki
Lama pelaksanaan 1 kali pelaksanaan
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Samanggi Baru
Kontributor : Mahasiswa KKN dan
Majelis Talim
Tujuan Memberikan Pemahaman Kepada Masyarakat dan Mahasiswa KKN tentang tata cara penyelenggaraan Jenazah
Sasaran Masyarakat dan mahasiswa KKN
Target Dapat memberikan kontibutor
terhadap masyarakat desa dan memperbaki sistem penyelenggaraan Jenazah.
Deskripisi Kegiatan Pelatihan penyelnggaraan Jenazah masyarakat Samangki
Hasil Kegiatan Terlaksana dengan bantuan majelis Taklim
Keberlanjutan program
Program tidak berlanjut
Bidang Keagamaan
Nomor Kegiatan 010
Nama Kegiatan Festival Anak Sholeh
Tempat / Tanggal Mesjid Alauddin Balang’ajia, 28-29 april 2018
Lama pelaksanaan 1 kali pelaksanaan
Tim Pelaksana Penanggung Jawab : Posko Balang’ajia
Kontributor : Mahasiswa KKN dan
Masyarakat Tujuan Menciptakan penerus generasi muda
yang paham dan pandai dalam
keagamaan dan menjadi anak yang sholeh
Sasaran Anak-anak Desa Samangki
Target Berani tampil di depan umum sebagai anak yang pandai dalam keagamaan Deskripisi Kegiatan Perlombaan adzan, ceramah dan
penghafal Juz 30.
Hasil Kegiatan Terlaksana dengan bantuan masyarakat sebagai panitia
Keberlanjutan program
Program tidak berlanjut
Gambar 7. Mengajar Mengaji
Gambar 8. Pelatihan Adzan, Ceramah dan hafal Juz 30
Gambar 9. Praktikum Penyenggaraan Jenazah Laporan Kegiatan
Tabel Program kerja terlaksana
No Proker Keterangan
1 Literasi/lapak buku Terlaksana
2 Pelatihan
melukis/menggambar
Terlasana
3 Kerja bakti Terlaksana
4 Penanaman Toga Terlaksana
5 Mengajar mengaji Terlaksana
6 Pelatihan adzan, ceramah dan hafal juz-30
Terlaksana
7 Praktikum penyelnggaraan Jenazah
Terlaksana
8 Festival anak sholeh Terlaksana 9 Pendataan Penduduk dan
denah Dusun
Terlaksana
C. Faktor-Faktor Pencapaian Hasil
Dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan.
Terdapat factor pendorong dan penghambat jalannya program pelayanan dan pemberdayaan mzasyarakat di Desa Samangki. Di antaranya :
1. Faktor Pendorong
a. Dana dari iuran mahasiwa KKN dan sumbangan para donatur
b. Antusiasme masyarakat Desa Samangki yang tinggi c. Kurangnya aktifitas keagamaan di Desa Samangki d. Kurangnya tenaga pengajar di sekolah-sekolah di Desa
Samangki
e. Budaya masyarakat yang mengetahui agama, meski masih kurang mengamalkannya
f. Kebersamaan yang tinggi dari masyarakat beberapa dusun yang jauh dari keramaian
g. Masih sedikitnya masyarakat yang tertarik dan berminat mengajarkan anak-anaknya pendidikan agama
h. Masih rendahnya keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi
2. Faktor Penghambat
Dalam menjalankan beberapa program kerja selama ber KKN, ada beberapa hambatan mendasar yang kami hadapi, antara lain :
a. Kurangnya koordinasi dengan setiap RT dari masing- masing-masing RW. Sebagian besar masyarakat terkesan sangat cuek dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
b. Kurangnya sosialisasi dalam setiap kegiatan antara RT dan RW serta kepala desa
c. Kurangnya partisipasi masyarakat, khususnya pemuda dalam pelaksanaan program kerja KKN
d. Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk merawat dan menjaga fasilitas yang ada
e. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk terus melanjutkan program pembinaan keagamaan kepada anak-anak mereka
f. Kurangnya perhatian orangtua kepada anak-anak mereka terkait pentingnya pendidikan bagi anak- anaknya.
g. Masih sangat kurangnya sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar keagamaan.
h. Sulitnya menjalin silahturahmi kepada warga setempat dikarenakan mayoritas warga setempat memiliki pekerjaan sebagai PNS dengan waktu kerja dari pagi- sore.
Penyelesaian dari kendala-kendala di atas yaitu mahasiswa KKN Angkatan ke-58 berupaya berpartisipasi aktif dengan menjadikan beberapa masalah itu menjadi sebuah program kerja. Meski disadari keterbatasan waktu dan kemampuan kami dalam menyelesaikan semua masalah yang
ada. Keaktifan dan keikutsertaan membantu program kerja Kepala Desa Samangki juga merupakan bagian dari upaya kami melibatkan diri untuk menanamkan karya-karya yang akan dikenang oleh masyarakat. Beberapa program kerja yang telah disebutkan secara umum terlaksana dengan baik, berkat dukungan semua pihak.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merupakan bentuk pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kepada masyarakat Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Sebanyak 70 Mahasiswa yang terbagi 7 kelompok dan dibagi pada 8 posko dengan 8 area kerja, yaitu Dusun Pattunuang, Dusun Samanggi, Dusun Samanggi Baru, Dusun Balangajia, Dusun Tanrang, Dusun Tallasa dan kampong Taddeang, serta Dusun Tallasa Baru.
Program-program yang dilaksanakan merupakan kegiatan yang berdasarkan hasil survei dan potensi serta permasalahan yang ada di lokasi KKN. Terkhusus untuk posko samanggi baru yang menjadi target Program kerja selama 45 hari ini berkontribusi aktif dalam penyelesaian masalah desa mencakup meningkatkan mutu pendidikian, social dan kemasyarakatan serta keagamaan. Mahasiswa KKN posko samanggi baru telah memberi dampak positif terhadap masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang telah diidentifikasi.
Adapun program utama yang telah dilaksanakan adalah Praktikum penyelenggaraan Jenazah, penanaman toga, festival anak sholeh, Pendataan Penduduk dan pengadaan sketsa Desa yang menjadi proker khusus seluruh posko KKN yang berada di Desa Samangki. Sedangkan program kerja tersendiri di lingkup posko samanggi baru yang telah dilaksanakan adalah program
Literasi atau Lapak buku, mengajar mengaji, pelatihan adzan dan kerja bakti. Program kerja yang kami laksanakan berdasarkan data survey lingkungan dan kesanggupan untuk menjalankan program kerja tersebut. Sehingga anggaran yang terpakaikan tidak begitu banyak. Hasil dari program kerja yang telah dilaksanakan sangat memberikan dampak positif untuk dilanjutkan agar menciptakan desa yang penuh dengan nilai budaya dan agama yang baik.
B. Rekomendasi
Berdasarkan kegiatan mahaiswa KKN yang telah dilakukan maka kami telah merekomendasikan beberapa hal terhadap pihak-pihak tertentu.
1. Rekomendasi untuk pemerintah setempat
o Pemerintah Desa lebih memperhatikan masyarakat desa terutama pada masyarakat yang menginginkan sarana dan prasarana yang memadai.
o Masih dibutuhkan fasilitas ruang belajar atau ruang baca pada setiap desa.
o Pemerintah Desa seharusnya mampu membuka paradigma masyarakat tentang pentingnya wajib belajar 12 tahun. Pemerintah harus memfasilitasi masyarakat kurang mampu untuk dapat mengenyam bangku pendidikan.
2. Rekomendasi untuk Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M)
o Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) lebih rutin memantau mahasiswa KKN.
o Perlu adanya badan pengawas pada setiap daerah yang ditempatkan untuk mengawasi kinerja dari mahasiswa KKN.
o Perlu adanya sikap adil terhadap mahasiswa KKN terkait persoalan dana pengabdian dan waktu yang ditentukan. Ketika waktunya diperpendek, maka dana pengabdian juga perlu dikurangi.
3. Rekomendasi Untuk Pengabdi Selanjutnya
• Pengabdi selanjutnya lebih cerdas dalam menyusun program kerja. Sesuaikan dengan kemampuan setiap individu.
• Beberapa lembaga pendidikan masih membutuhkan inventaris dalam hal ini direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk melengkapi buku di sekolah dan Al-Qur’an di beberapa masjid.
TESTIMONI A. Testimoni Masyarakat Desa Samangki
Saya selaku Kepala Desa Samangki sangat gembira dengan kedatangan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 58 karena telah membantu melaksanakan program-program kerja desa dengan memberdayakan kompetensi-kompetensi yang ada dimasyarakat. Saya sebagai Kepala Desa Samangki bersedia menerima mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar kapan pun, karena semakin banyak orang yang berinteraksi maka semakin banyak pula pembelajaran atau ilmu yang dapat diperoleh. Saya mengucapkan terima kasih kepada anak-anakku mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar angkatan ke-58 karena telah membantu dan memberikan kontribusi untuk
H. Makmur, HS.
(Kepala Desa Samangki)
kemajuan Desa Samangki. Saya berharap semoga anak-anakku bisa memaksimalkan proses ber KKN di Desa Samangki.
Kehadiran mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar angkatan ke- 58 menjadi ikon atau sarana untuk memperluas kembali jaringan, baik internal maupun eksternal (Satgas UIN, perangkat Desa Samangki, dan keluarga besar UIN). Suatu kehormatan bagi Satgas Desa Samangki karena telah kedatangan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar yang bertujuan untuk menyelesaikan salah satu mata kuliah dengan jumlah 4 SKS atau istilah kerennya Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Ber-KKN di Desa Samangki bukan hanya masalah menyelesaikan tugas dari dosen pembimbing dan program kerja desa, tetapi lebih kepada menjalin hubungan manis antara adik- adik mahasiswa dengan masyarakat, agar mahasiswa juga dapat merasakan suka dan duka kehidupan yang bisa menjadi energi positif atau motivasi menuju masa depan yang cerah. Dengan berKKN, mahasiswa juga dapat merasakan menjalani kehidupan di tempat yang tidak memiliki listrik, WC dan jaringan telepon maupun jaringan internet. Namun selain harus merasakan suka duka kehidupan tanpa listrik, WC dan jaringan, mahasiswa juga dapat merasakan nikmatnya Water Park Maros secara cuma- cuma alias gratis dan masih banyak kesenangan lain yang bisa
Rahmawati HS (Satgas Desa Samangki)
dirasakan saat berKKN. Semua itu bisa menjadi kenangan yang indah dan tak terlupakan. Selamat jalan adik-adikku tersayang, terus semangat menyelesaikan sisa tugas kuliah demi menyandang gelar sarjana.
Saya selaku kepala dusun Samanggi Baru sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar angkatan 58 meskipun saya belum lama menjabat sebagai kepala dusun Samanggi baru akan tetapi mahasiswa KKN telah berpartisipasi dalam mengembangkan dusun Samanggi baru baik dalam ruang lingkup wilayah social dan pendidikan dengan program kerjanya seperti bakti social, mengajar mengaji serta bimbingan akademik kepada anak – anak meskipun sedikit kecewa dikarenakan tempat yang menjadi posko samanggi baru tidak ditempatkan di dusun tersebut sehingga program kerjanya lebih terfokus di satu titik. Akan tetapi Alhamdulillah memberkat nilai positif kepada masyarakat Desa Samangki., saya berharap mahasiswa KKN UIN Alauddin yang akan datang dan mendapatkan tugas di Dusun Samanggi Baru ini agar menjadi lebih baik dan memiliki banyak ide kreatif lagi.
Kepala Desa Samangki Baru
Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan ke-58, berkat adik-adik KKN dusun Samanggi baru lebih tertata lagi. Saya selaku ketia majelis tak’lim 45 syuhada Desa Samangki berterima kasih untuk bantuan adik-adik dari beberapa program kerja yang telah terlaksana mulai dari kerja bakti, pengadaan Toga, Pelaksanaan Praktikum Jenazah dan mengajar adik-adik mengaji di TPA. Saya sangat mendukung program kerja yang sempat hilang dimunculkan kembali seperti pelatihan penyelenggaraan jenazah sepele tetapi memang perlu dilakukan untuk mengubah paradigma masyarakat. Mahasiswa KKN posko Samanggi Baru sekaligus yang sudah saya anggap sebagai anak sendiri, Saya senang dengan adik-adik KKN karena menjaga dengan baik silahturahmi dengan warga dan anak-anak dusun Samanggi baru maupun warga sekitar posko. cenderung sangat senang dengan kehadiran adik-adik KKN dan antuasi dengan proker yang melibatkan anak-anak dusun Samanggi baru maupun dusun samanggi, para pemuda dan warga dusun Samanggi Baru. Begitu berat rasa nya ditinggalkan begitu cepat.
Tak terasa 45 Hari kita selalu bersama. Semoga anak-anak ku semuanya berhasil meraih cita-cita nya dan menjadi orang sukses. Jangan pernah melupakan hal yang telah kita lalui selama
Yuliana HS (Ketua Majelis Taklim)