• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil SMK PGRI Subang 3.1.1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Profil SMK PGRI Subang 3.1.1"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

III-1

BAB III

ANALISIS KEBUTUHAN

3.1. Profil SMK PGRI Subang

3.1.1. Sejarah SMK PGRI Subang

Kelahiran SMK PGRI Subang (SMEA PGRI Subang), tidak terlepas dari tujuan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Kelahirannya bukan karena spekulasi atau karena main-main, tetapi justru lahirnya SMK PGRI Subang pada saat itu merupakan akibat dari banyaknya calon-calon peserta didik yang ingin melanjutkan ke SMK Negeri 1 Subang (SMEA Negeri 1 Subang) di Kabupaten Subang yang tidak tertampung. Sehingga dahulu SMK PGRI Subang lebih dikenal dengan sekolah saringan dari SMKN 1 Subang, namun seiring berjalannya waktu SMK PGRI Subang telah berkembang pesat, hal ini terbukti dari data perkembangan Peserta Didik baru dari tahun ke tahun yang terus meningkat, bahkan untuk saat ini Penerimaan Peserta Didik Baru harus melalui proses penyaringan dikarenakan banyaknya pendaftar calon peserta didik. Dan kepercayaan Badan Akreditasi Sekolah yang memberikan Status TERAKREDITASI. Saat ini SMK PGRI Subang termasuk SMK Swasta Favorit di Kota Subang. SMK PGRI Subang berdiri mulai tahun pelajaran 1977-1978 dengan kepengurusan saat itu sebagai berikut:

1. Drs. Basiroen HP. sebagai Koordinir, 2. Drs. Momon Soedarmo sebagai Sekretaris, 3. Drs. H. Bambang Sutrisno, S.E. sebagai Bendahara, dan 4. Keseluruhan Guru-guru yang pada saat itu merupakan Guru Tetap di SMK Negeri 1 Subang (SMEA Negeri 1 Subang).

(2)

3.1.2. Visi dan Misi SMK PGRI Subang

3.1.2.1. Visi

“Menjadi sekolah unggulan wirausaha sesuai dengan

kompetensi keahlian masing-masing yang agamis dan berwawasan lingkungan di Tahun 2023”.

3.1.2.2. Misi

 Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

 Menumbuhkembangkan budi pekerti yang mengarah pada karakter positif.

 Memberdayakan potensi yang ada untuk membentuk jiwa wirausaha.

 Meningkatkan minat membaca bagi seluruh warga sekolah;

 Meningkatkan mutu pendidikan melalui proses kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja masyarakat ekonomi ASEAN.

 Membudayakan 9K (keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, keterbukaan dan keteladanan).

(3)

3.1.3. Struktur SMK PGRI Subang

Gambar 3.1.

struktur organisasi

(4)

3.2. Analisis Sistem yang berjalan

Pada bagian ini menjelaskan mengenai prosedur sistem yang sedang berjalan mengenai kegiatan praktik kerja lapangan di SMK PGRI Subang sebagai instansi yang bergerak dibidang pendidikan.

Selama ini pengelolaan kegiatan praktik kerja lapangan di SMK PGRI Subang masih bersifat manual belum terkomputerisasi, sehingga proses kegiatan praktik kerja lapangan di SMK PGRI Subang ini kurang efektif, pengelolaan data praktik kerja lapangan secara manual ini juga tidak dapat mengelola data praktik kerja lapangan secara keseluruhan, sehinggan sering adanya kesalahan dalam pengelolaan data praktik kerja lapangan.

Adapun alur kegiatan praktik kerja lapangan di SMK PGRI Subang, yang telah divisualkan kedalam flawmap sebagai berikut:

Gambar 3.2.

alur sistem praktik kerja lapangan SMK PGRI Subang

(5)

Berikut deskripsi mengenai flawmap diatas:

1. Panitia pkl membuat buku pedoman pkl

2. Panitia pkl mencari industri yang bisa berkerja sama dalam kegiatan pkl 3. Panitia pkl membuat MOU atau perjanjian dengan pihak industri terkait 4. Panitia pkl memilih industri sesuai dengan jurusan

5. Panitia pkl menetapkan tempat industri sesuai dengan jurusan 6. Panitia pkl menetapkan pembimbing

7. Pembekalan terhadap siswa

8. Pemberangkatan siswa ke tempat industri di antar oleh pembimbing masing- masing

9. Penyusunan jurnal kegiatan keseharian pkl oleh siswa 10. Monitoring siswa oleh pembimbing

11. Pemberian nilai pkl oleh pembimbing industri 12. Memberikan sertifikasi industri atau sertifikat pkl

13. Pembimbing memberikan laporan nilai untuk rapot siswa

(6)

3.2.1. Identifikasi Dokumen

Gambar 3.3 Lembar Monitoring

(7)

Gambar 3.4 Lembar Nilai

(8)

Gambar 3.5 sertifikat industri

Gambar 3.6.

sertifikat industri

(9)

3.3. Analisis Kebutuhan Sistem

3.3.1. Kebutuhan Informasi

Kebutuhan informasi menjelaskan kondisi atau kemampuan sistem sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh pemakai, meliputi kebutuhan informasi, kebutuhan aplikasi atau proses pengolahan data untuk menghasilkan informasi tersebut dan kebutuhan perangkat keras.

NO Aktor Informasi yang dibutuhkan

1 Admin Informasi data praktik kerja lapangan, kelola user, kelola informasi pengumuman-tips- industri-sekolah-dll, kelola jurusan dan kelas, kelola pengguna baik admin dan siswa, kelola industri, kelola penempatan PKL, melihat nilai praktik.

2 Pembimbing sekolah Kelola user, kelola daftar siswa, kelola jadwal bimbingan.

3 Pembimbing lapangan Kelola user, kelola daftar siswa, dan keola nilai.

4 Siswa Kelola pendaftaran PKL dan menentukan penempatan PKL, kelola user, melihat jadwal bimbingan, melihat nilai prakerin.

3.3.2. Kebutuhan Perangkat Lunak

Kebutuhan Perangkat Lunak mendeskripsikan sistem secara umum dan menjelaskan kebutuhan-kebutuhan dari aplikasi yang dibangun.

1. Kebutuhan Perangkat Lunak User

No Kebutuhan Keterangan

1. Web Browser Digunakan untuk menjalankan

sistem

2. Windows, 10,11, android, IOS Digunakan sebagai sistem operasi Tabel 3.1

kebutuhan informasi

Tabel 3.2 Perangkat Lunak User

(10)

2. Kebutuhan Perangkat Lunak Programmer

3. Kebutuhan Perangkat Lunak Server

3.3.3. Kebutuhan Perangkat Keras

Kebutuhan Perangkat Keras merupakan Komponen fisik yang memiliki spesifik atau kriteria tertentu agar dapat menjalankan sistem dengan baik. Kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem sebagai berikut.

No Kebutuhan Keterangan

1. Web Browser Digunakan untuk menjalankan

sistem

2. Windows, 10,11 Digunakan sebagai sistem operasi 3. Sublime Text DIgunakan sebagai text editor

4. XAMPP Digunakan sebagai DBMS

No Perangkat Lunak Keterangan

1. Meta Desc Untuk melayani permintaan akses

dari computer

2. FTP Untuk melakukan pertukaran dan

transfer file melalui sebuah server internet

3. Web Server Menyediakan layanan permintaan

data dengan protocol http dan https

4. DNS Server Layanan untuk memberikan

informasi dan menerjemahkan nama host (domain) ke IP Adress

5. DHCF Protokol berbasis arsitektur

client/server yang di pakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan

6. MySQL Database

Tabel 3.3

Perangkat Lunak Programmer

Tabel 3.4 Perangkat Lunak Server

(11)

1. Kebutuhan Perangkat Keras User

2. Kebutuhan Perangkat Keras Programmer

No Keterangan Spesifikasi

1. Processor Ryzen 3.3200U

2. RAM 8 GB DDR 4

3. Penyimpanan SSD 512 GB

4. Kartu Grafis Radeon Vega 3 Mobile

VRam 2 GB

5. Keyboard Standar

6. Mouse Standar

3. Kebutuhan Perangkat Keras Server

No Keterangan Spesifikasi

1. Processor AMD EPYC 7502P

2. RAM 128GB DDR4

3. Penyimpanan SSD 512GB

4. Kartu Grafis NVDIA Tesla T4 16GB

5. NIC Intel X540 3x10 GbE

No Kebutuhan Spesifikasi Keterangan

1. Smartphone Processor Snapdragon 480 Octa

Core up to 2.0GHz / Bionic A13

RAM Minimal 2 GB

Penyimpanan Minimal 8 GB

2. PC/Laptop Processor Core 2 Duo / AMD Athlon

RAM Minimal 4 GB

Penyimpanan Minimal 8 GB

Kartu Grafis Intel HD / Radeon Vega Series

Tabel 3.5 Perangkat Keras User

Tabel 3.6

Perangkat Keras Programmer

Tabel 3.7 Perangkat Keras Server

(12)

6. PSU Redundant 2x160W Platinum

7. Keyboard Standar

8. Mouse Standar

9. Monitor Standar

3.4. Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan Fungsional merupakan kebutuhan inti dari sistem dimana sistem yang akan dibuat harus memenuhi kebutuhan yang telah ditentukan dari hasil observasi dan pengindentifikasian dari sebuah masalah yang di angkat topiknya

No SRS Deskripsi

ADMIN PRAKERIN SEKOLAH

SRS-F-001 Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola user SRS-F-002 Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola informasi

pengumuman, tips, industri, sekolah, dll

SRS-F-003

Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola jurusan dan kelas

SRS-F-004

Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola data pengguna baik admin dan siswa

SRS-F-005

Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola data industri

SRS-F-006

Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola penempatan PKL

SRS-F-007

Sistem memiliki fasilitas untuk melihat nilai prakerin

Pembimbing sekolah

SRS-F-008

Sistem memiliki fasilitas untuk melihat daftar siswa

SRS-F-009

Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola jadwal bimbingan

Tabel 3.8 kebutuhan fungsional

(13)

Pembimbing lapangan

SRS-F-010

Sistem memiliki fasilitas untuk mengelola nilai prakerin

Siswa

SRS-F-011

Sistem memiliki fasilitas untuk kelola pendaftaran PKL dan menentukan penempatan PKL

SRS-F-012

Sistem memiliki fasilitas untuk melihat jadwal bimbingan

Admin prakerin, Pembimbing sekolah, pembimbingan lapangan dan Siswa

SRS-F-013

Sistem memiliki fasilitas agar Admin prakerin, Pembimbing dan Siswa dapat melakukan login

SRS-F-014

Sistem memiliki fasilitas agar Admin prakerin, Pembimbing dan Siswa dapat melakukan logout

SRS-F-015

Sistem memiliki fasilitas untuk melihat informasi dan industri

3.5. Kebutuhan Non Fungsional

Kebutuhan Non Fungsional adalah kebutuhan pendukung atau kebutuhan pelengkap dari suatu sistem yang akan dibuat.

NO SRS Deskripsi

SRS-NF-100 Pengelolaan data praktik kerja lapangan oleh admin praktik kerja lapangan

SRS-NF-200 Sistem ini dirancang menggunakan CodeIgneter dan Mysql SRS-NF-300 Sistem ini menggunakan sublime text sebagai Text editor

Tabel 3.9

kebutuhan non fungsional

(14)

3.6. Definisi Use Case

No Use Case Deskripsi

ADMIN

UC-1 informasi praktik kerja lapangan

UC-2 kelola user

UC-3 kelola informasi pengumuman, tips, industri, sekolah, dll UC-4 kelola jurusan dan kelas

UC-5 kelola data pengguna, admin dan siswa UC-6 kelola data industri

UC-7 Kelola data penempatan PKL UC-8 Lihat nilai prakerin

Pembimbing sekolah

UC-9 Lihat daftar siswa UC-10 kelola jadwal bimbingan Pembimbing lapangan

UC-11 Kelola nilai prakerin Siswa

UC-12

kelola pendaftaran PKL dan menentukan penempatan PKL

UC-13

lihat jadwal bimbingan

Admin prakerin, Pembimbing sekolah, Pembimbing lapangan dan Siswa UC-14 kelola login

UC-15 kelola logout

UC-16 lihat informasi dan industri Tabel 3.10 kebutuhan use case

(15)

3.7. Use Case Diagram Sistem Informasi Praktik Kerja Lapangan SMK PGRI Subang

Gambar 3.7

Usecase informasi praktik kerja lapangan SMK PGRI Subang

(16)

3.7.1. Skenario Use Case

1. Use Case Login dan Logout

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin, Pembimbing sekolah,

pembimbing lapangan dan Siswa

Kondisi awal Halaman web browser

Hasil yang diharapkan Aktor dapat masuk kedalam sistem informasi praktik kerja lapangan Skenario utama

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik web browser 2. Menampilkan halaman web browser

3. Klik alamat website prakerin SMK PGRI Subang

4. Menampilkan halaman front end website prakerin SMK PGRI Subang

5. Klik login di halaman front end website prakerin SMK PGRI Subang

6. Menampilkan halaman login Gambar 3.8. Usecase login

Tabel 3.11

Scenario login sistem praktik kerja lapangan SMK PGRI Subang

Gambar 3.8 Usecase login dan logout

(17)

7. Memasukan NIS/Username dan password dan klik tombol masuk

8. Validasi NIS/username dan password, cek pengguna di database apakah sesuai

NIS/username dan password yang telah dimasukan

9. Menunggu validasi

NIS/username dan password yang sudah diisi

10. Jika, NIS/username dan password benar maka sistem Menampilkan halaman sesuai hak akses Alternative jika NIS/Username dan password tidak valid

10. Jika, NIS/username dan password salah maka sistem akan kembali Menampilkan halaman login dan muncul notifikasi NIS/username atau password salah.

11. Lengkapi data hingga lengkap 12. Kembali ke nomer 10 skenario

Nama Use Case Logout

Aktor Admin Prakerin, Pembimbing dan Siswa

Kondisi awal Halaman back end website prakerin SMK PGRI Subang

Hasil yang diharapkan Aktor dapat keluar dari sistem informasi praktik kerja lapangan

Scenario utama

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik logout di halaman back end website prakerin SMK PGRI Subang

2. Menampilkan halaman login

2. Use Case Kelola User Tabel 3.12

Scenario logout sistem praktik kerja lapangan SMK PGRI Subang

Gambar 3.9 Usecase kelola User

(18)

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin, Pembimbing sekolah,

pembimbing lapangan dan Siswa Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan

berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan

Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola user Skenario utama edit user

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu user 2. Menampilkan halaman user 3. mengisi biodata user 4. Sistem menampilkan form untuk

mengisi biodata user

5. Klik tombol simpan 6. Jika data sudah diisi maka akan menampilkan pesan “SUKSES!

Profil berhasil diperbaharui” dan data tersimpan ke database

3. Use Case kelola informasi pengumuman, tips, industri, sekolah, dll

Gambar 3.10

Usecase kelola informasi pengumuman, tips, industri, sekolah, dll

Tabel 3.13 Scenario kelola User

(19)

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan

Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola informasi pengumuman, tips, industri, sekolah dll Skenario utama menampilkan halaman kelola informasi

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu kelola informasi 2. Menampilkan halaman kelola informasi yang berisi list ringkasan informasi

Skenario utama view informasi 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman kelola informasi

4. Sistem menampilkan data informasi mengenai informasi pengumuman, tips, industri, sekolah, dll

Skenario tambah informasi 3. Klik tombol tambah di halaman

kelola informasi

4. Menampilkan form untuk menambahkan data informasi pengumuman, tips, industri, sekolah, dll

5. Input data dan klik tombol simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah data informasi gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario Skenario edit informasi

3. Klik tombol edit di halaman kelola informasi

4. Menampilkan form edit informasi 5. edit data kemudian klik

tombol simpan

6. menampilkan pesan “Sukses!, informasi berhasil diperbaharui”

dan data tersimpan ke database Skenario hapus informasi

3. Klik tombol hapus di halaman kelola informasi

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

Scenario kelola informasi pengumuman, tips, industri, sekolah, dll

(20)

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus” dan data terhapus di database

4. Use Case kelola jurusan dan kelas

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola data jurusan

dan kelas

Skenario utama menampilkan halaman jurusan

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu jurusan dan kelas 2. Menampilkan halaman jurusan dan kelas

3. Klik menu jurusan

4. Menampilkan halaman jurusan Skenario utama tambah data jurusan

3. Klik tombol tambah di halaman jurusan

4. Menampilkan form untuk menambahkan data jurusan Gambar 3.11

Usecase kelola jurusan dan kelas

Tabel 3.15

Scenario kelola jurusan dan kelas

(21)

5. Input data dan klik tombol simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah data jurusan gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario utama

Skenario menampilkan halaman kelas

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu kelas 2. Menampilkan halaman kelas Skenario tambah data kelas

3. Klik tombol tambah di halaman kelas

4. Menampilkan form untuk menambahkan data kelas 5. Input data dan klik tombol

simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah data kelas gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario Skenario edit data jurusan

3. Klik tombol edit di halaman jurusan

4. Menampilkan form edit data jurusan

5. edit data kemudian klik tombol simpan

6. menampilkan pesan “Sukses!, informasi berhasil

diperbaharui” dan data tersimpan ke database Skenario edit data kelas

3. Klik tombol edit di halaman kelas

4. Menampilkan form edit data kelas

5. edit data kemudian klik tombol simpan

6. menampilkan pesan “Sukses!, informasi berhasil

diperbaharui” dan data tersimpan ke database

(22)

Skenario hapus data jurusan 3. Klik tombol hapus di halaman

jurusan

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus”

dan data terhapus di database Skenario hapus data kelas

3. Klik tombol hapus di halaman kelas

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus”

dan data terhapus di database

5. Use Case kelola data pengguna baik pembimbing dan siswa

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola data

pembimbing dan siswa Skenario menampilkan halaman kelola pengguna

Gambar 3.12

Usecase kelola data pengguna baik pembimbing dan siswa

Tabel 3.16

Scenario kelola data pengguna baik pembimbing dan siswa

(23)

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu kelola pengguna 2. Menampilkan halaman kelola pengguna

Skenario tambah data pembimbing

3. Klik menu pembimbing 4. Menampilkan halaman pembimbing

5. Klik tombol tambah di halaman pembimbing

6. Menampilkan form untuk menambahkan data pembimbing

7. Input data dan klik tombol simpan

8. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah data pembimbing gagal

8. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

9. Lengkapi data hingga lengkap 10. Kembali ke nomer 8 skenario utama

Skenario tambah data siswa

Aksi Aktor Aksi sistem

3. Klik tombol tambah di halaman siswa

4. Menampilkan form untuk menambahkan data siswa 5. Input data dan klik tombol

simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah data siswa gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario

Skenario view data pembimbing 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman pembimbing

4. Menampilkan data detail pembimbing

Skenario view data siswa 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman siswa

4. Menampilkan data detail siswa

(24)

Skenario hapus data pembimbing 3. Klik tombol hapus di halaman

pembimbing

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus”

dan data terhapus di database Skenario hapus data siswa

3. Klik tombol hapus di halaman siswa

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus”

dan data terhapus di database

6. Use Case kelola data industri

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola data industri

Skenario utama menampilkan halaman industri Gambar 3.13

Usecase kelola data industri

Tabel 3.17

Scenario kelola data industri

(25)

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu industri 2. Menampilkan halaman kelola industri

Skenario view industri 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman kelola industri

4. Sistem menampilkan data informasi mengenai industri Skenario tambah informasi

3. Klik tombol tambah di halaman industri

4. Menampilkan form untuk menambahkan data industri 5. Input data dan klik tombol

simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah data industri gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario Skenario edit industri

3. Klik tombol edit di halaman industri

4. Menampilkan form edit industri 5. edit data kemudian klik

tombol simpan

6. menampilkan pesan “Sukses!, informasi berhasil diperbaharui”

dan data tersimpan ke database

Skenario hapus industri 3. Klik tombol hapus di halaman

industri

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus” dan data terhapus di database

(26)

7. Use Case kelola penempatan PKL

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola penempatan

PKL

Skenario menampilkan halaman data penempatan

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu data penempatan 2. Menampilkan halaman data penempatan

Skenario tolak penempatan PKL 3. Klik tombol tolak di halaman

data penempatan

4. menampilkan pesan alasan penolakan

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, penolakan tempat berhasil dikirim” dan data otomatis terhubung ke database Skenario disetujui penempatan PKL

3. Klik tombol setujui di halaman data penempatan

4. Muncul pesan “ada yakin”

5. Kilk tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, penempatan berhasil Gambar 3.14

Usecase kelola penempatan PKL

Tabel 3.18

Scenario kelola penempatan PKL

(27)

diperbaharui” dan data otomatis terhubung ke database

Skenario view penempatan PKL 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman data penempatan

4. Sistem menampilkan data informasi detal mengenai penempatan PKL

Skenario hapus industri 3. Klik tombol hapus di halaman

data penempatan

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus” dan data terhapus di database

8. Use Case kelola nilai prakerin

Nama Use Case Login

Aktor Pembimbing lapangan

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola nilai prakerin

Skenario utama menampilkan halaman nilai

Aksi Aktor Aksi sistem

Tabel 3.19

Scenario kelola nilai prakerin Gambar 3.15 Usecase kelola nilai prakerin

(28)

1. Klik menu nilai

2. Menampilkan halaman nilai Skenario utama view nilai prakerin

3. Klik tombol view atau tombol mata di halaman nilai

4. Sistem menampilkan data informasi nilai prakerin Skenario tambah nilai

3. Klik tombol tambah di halaman nilai

4. Menampilkan form untuk menambahkan nilai 5. Input data dan klik tombol

simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah nilai gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario Skenario hapus nilai

3. Klik tombol hapus di halaman nilai

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus” dan data terhapus di database

9. Use Case melihat nilai prakerin

Gambar 3.16

Usecase melihat nilai prakerin

(29)

Nama Use Case Login

Aktor Admin Prakerin, Pembimbing sekolah,

pembimbing lapangan dan Siswa Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login

dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat melihat nilai prakerin

Skenario utama menampilkan halaman nilai

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu nilai 2. Menampilkan halaman nilai Skenario view nilai prakerin

3. Klik tombol view atau tombol mata di halaman nilai

4. Sistem menampilkan nilai prakerin

10. Use Case melihat daftar siswa Scenario melihat nilai prakerin

Gambar 3.17 Usecase lihat daftar siswa

(30)

Nama Use Case Login

Aktor Pembimbing sekolah dan pembimbing

lapangan

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat melihat daftar siswa

Skenario utama menampilkan halaman daftar siswa

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu daftar siswa 2. Menampilkan halaman daftar siswa

Skenario view daftar siswa 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman daftar siswa

4. Sistem menampilkan daftar siswa

11. Use Case kelola jadwal bimbingan Tabel 3.21 Scenario lihat daftar siswa

Gambar 3.18

Usecase kelola jadwal bimbingan

(31)

Nama Use Case Login

Aktor Pembimbing sekolah

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola jadwal

bimbingan

Skenario utama menampilkan halaman jadwal bimbingan

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu jadwal bimbingan 2. Menampilkan halaman jadwal bimbingan

Skenario tambah jadwal bimbingan 3. Klik tombol tambah di

halaman jadwal bimbingan

4. Menampilkan form untuk menambahkan data jadwal bimbingan

5. Input data dan klik tombol simpan

6. Jika data sudah lengkap maka akan menampilkan pesan

“Sukses!, informasi berhasil ditambahkan” dan data tersimpan ke database Alternative jika tambah jadwal bimbingan gagal

6. Jika inputan terdapat form kosong maka akan muncul pesan “data tidak boleh kosong”

7. Lengkapi data hingga lengkap 8. Kembali ke nomer 6 skenario utama

Skenario view jadwal bimbingan 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman jadwal bimbingan

4. Sistem menampilkan data jadwal bimbingan

Skenario hapus jadwal bimbingan 3. Klik tombol hapus di halaman

jadwal bimbingan

4. menampilkan pesan “yakin ingin hapus ? ”

5. klik tombol OK 6. muncul pesan “Sukses!, informasi berhasil dihapus” dan data terhapus di database Tabel 3.22

Scenario kelola jadwal bimbingan

(32)

12. Use Case melihat jadwal bimbingan

Nama Use Case Login

Aktor siswa

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat melihat jadwal bimbingan

Skenario utama menampilkan halaman jadwal bimbingan

Aksi Aktor Aksi sistem

1. Klik menu jadwal bimbingan 2. Menampilkan halaman jadwal bimbingan

Skenario view jadwal bimbingan 3. Klik tombol view atau tombol

mata di halaman jadwal bimbingan

4. Sistem menampilkan jadwal bimbingan

Gambar 3.19

Usecase lihat jadwal bimbingan Tabel 3.23

Scenario lihat jadwal bimbingan

(33)

13. Use Case kelola pendaftaran PKL dan menentukan penempatan PKL

Nama Use Case Login

Aktor siswa

Kondisi awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada pada halaman sistem informasi praktik kerja lapangan Hasil yang diharapkan Aktor dapat mendaftar tempat PKL

Skenario daftar tempat PKL

Aksi Aktor Aksi sistem

3. Klik daftar dii status prakerin 4. Menampilkan form pendaftaran tempat PKL

5. Mengisi form pendaftaran lalu klik kirim

6. muncul pesan “Sukses!,

permintaan berhasil dikirim” dan data masuk di database

Gambar 3.20

Usecase kelola pendaftaran dan menentukan penempatan PKL

Tabel 3.24

Scenario kelola pendaftaran dan menentukan penempatan PKL

(34)

3.7.2. Activity Diagram

1. Activity Diagram Login

Gambar 3.21 Activity diagram login

(35)

2. activity diagram kelola informasi

(36)

Gambar 3.22

Activity diagram kelola informasi

(37)

3. activity diagram kelola jurusan dan kelas

(38)

Gambar 3.23

Activity diagram kelola jurusan dan kelas

(39)

4. activity diagram kelola data pengguna baik pembimbing dan siswa

(40)

Gambar 3.24

Activity diagram kelola data pengguna baik pembimbing dan siswa

(41)

5. activity diagram kelola data industri

(42)

Gambar 3.25

Activity diagram kelola data industri

Referensi

Dokumen terkait

Dalam teori partikel elementer Dirac menyatakan bahwa solusi persamaan Schrodinger yang menyangkut fluks magnetik yaitu sebuah elektron yang bergerak dalam medan

Trotzdem gibt es auch bei dem Erwerb einer Fremdsprache Ähnlichkeiten zum Erwerb der Erstsprache, da auch hier am Anfang die rechte Seite des Gehirns den Spracherwerb steuert, was

Peserta mengukur benda kerja yang sudah disediakan oleh panitia dengan menggunakan alat ukur yang disediakan oleh panitia pula.. Pada tes wawancara peserta akan diwawancarai oleh

Halaman login siswa terdapat pada halaman Contact Us, halaman yang berisi login siswa untuk masuk ke halaman administrator agar dapat mengakses informasi tentang

Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa hasil analisis bahan baku jahe segar dengan parameter kimia yaitu aktivitas antioksidan dari jahe emprit lebih tinggi

Ketika dilarutkan dalam atau dicampur dengan bahan lain dan dalam kondisi yang menyimpang dari yang disebutkan dalam EN374 silahkan hubungi suplier sarung tangan CE-resmi

Unsur – unsur dalam Sekolah biasa (konvensional) menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1995) antara lain: (1) Peserta didik normal, (2) Kurikulum sama semua,