l
DIGITAL TOURISM DESTINATION DASHBOARD
TRANSFORMING INDONESIA TO BE WORLD CLASS TOURISM DESTINATION
DADANG RIZKI RATMAN
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DESTINASI DAN INDUSTRI PARIWISATA
KEMENTERIAN PARIWISATA RI
01. Background 02. Mock-Up
OUTLINE
03. Program Kerja
Background 1
TARGET 2019 HOW
2015
10 Juta Wisman
155 Triliun Devisa 255 Juta Wisnus
20 Juta Wisman
240 Triliun Devisa 275 Juta Wisnus
Branding Advertising
Selling
Monitoring
& Evaluasi
Indonesia Indonesia
Economic Growth Impact
Economic Growth Impact
Pengembangan Infrastruktur Destinasi
BACKGROUND
2019 2015
2013
TTCI 4.03 Peringkat 70 Weakness
Infrastructure
ICT Infrastructure Health & Hygiene
TTCI 4.04 Peringkat 50 Weakness (Improve)
Infrastructure
ICT Infrastructure Health & Hygiene
TTCI Peringkat 30
Zero Weakness
BACKGROUND TTCI
Mengukur kapasitas infrastruktur destinasi
Membantu memberikan keputusan / langkah yang
akan diambil
Menyusun standar pelayanan minimum destinasi dan
capaiannya
Mengukur keberhasilan
pengembangan destinasi dari segi jumlah visitor, sentimen visitor, dan
impact ekonomi terhadap masyarakat sekitar destinasi
Digital Tourism DesTnaTon Dashboard pada dasarnya adalah sebuah pla=orm yang dapat mengevaluasi road map pengembangan sebuah des?nasi dari mulai capaian terhadap standar pelayanan minimum bidang pariwisata,
kapasitas 3A, dan indikator-‐indikator keberhasilan pengembangan des?nasi dalam rangka mencapai visi menjadi Indonesia sebagai tujuan pariwisata dunia berstandar global
Manfaat Digital Tourism DesTnaTon Dashboard :
DEFINISI DAN MANFAAT
PROJECT MANAGEMENT MARKET MONITORING
DASHBOARD DESTINASI WISATA
DRONE & CCTV
CONCEPT
DASHBOARD DESTINASI
WISATA
COUNTING AND PROFILING WISNUS
COUNTING AND PROFILING WISMAN
MOBILE DATA OPERATOR / PEOPLE MOVEMENT
PASSENGER EXIT SURVEY
Menggunakan mobile data operator untuk mengidenDfikasi kedatangan WISNUS dalam desDnasi wisata
Sistem online yang dapat diakses via web maupun mobile untuk WISMAN mengisi
survey pada saat kedatangan di bandara. Dari sistem ini akan ditunjukkan jumlah
kedatangan WISMAN di desDnasi wisata
WISMAN AND WISNUS SENTIMENT
SOCIAL MEDIA ANALYTIC
Mengukur senDment terkait desDnasi wisata terkait
SITE MONITORING
VIDEO SURVEILANC (CCTV)
Menggunakan CCTV yang diinstal di DDk-‐DDk desDnasi wisata yang ditentukan untuk
monitoring keadaan di desDnasi wisata
MARKET MONITORING CONCEPT
Mockup 2
PERFORMANSI DESTINASI
Menampilkan informasi mengenai progress projek masing masing des?nasi dari 10 des?nasi bali baru FITUR
PROJECT MANAGEMENT PER DESTINATION
• Menampilkan sen?ment pengunjung terhadap se?ap des?nasi (10 Des?nasi Bali Baru) dalam hal ini adalah Amenitas, Aksesbilitas, dan Atraksi baik posi?f maupun nega?f.
• Menampilan hasil rekaman CCTV untuk kondisi des?nasi dan hasil rekaman dari drone untuk menampilkan progress dari projek des?nasi
FITUR
SOCIAL MEDIA MONITORING
Menampilkan sen?ment pengunjung terhadap se?ap des?nasi (3 des?nasi utama) di Negara compe?tor yaitu Thailand, Singapura, Malaysia dan Vietnam baik posi?f maupun nega?f.
FITUR
Menampilkan Kegiatan/Ak?fitas yang telah dilakukan terhadap progress pengerjaan projek des?nasi, sudah sejauh mana perkembangannya terhadap target realisasi projek dan dampaknya terhadap des?nasi itu sendiri
FITUR
HIGHLIGHT PROGRESS
PROGRAM KERJA 3
PROGRAM KERJA
Integrated Tourism Site
• Menggunakan satu sistem E-‐
Ticke?ng dengan variasi
implementasi sesuai dengan kelas Des?nasi
• Tujuan dari Integrated Tourism Site adalah didapatkannya data-‐data seluruh Des?nasi secara Real Time (jumlah kunjungan, revenue)
Integrated Tourism Site
10 DesTnasi Bali Baru
Integrated Tourism Site
DATA CENTER
• Se?ap lokasi memiliki sistem E-‐
Ticke?ng independen yang
terhubung ke Data Center Pusat
• Data Center pusat dapat
memberikan data real ?me terkait pergerakan jumlah wisatawan dan jumlah revenue masing-‐masing lokasi
One Data Center
• Menggunakan satu sistem E-‐
Ticke?ng memungkinkan
penggunaan satu smart card untuk dapat melakukan kunjungan ke seluruh kawasan wisata yang ada di Indonesia
Integrated Tourism Site
One Smart Card
One Smart Card
LOMBOK LOMBOK
LOMBOK LOMBOK
LOMBOK
LOMBOK
LOMBOK
LOMBOK LOMBOK
LOMBOK