• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATUAN KEERJA BADAN PUSAT STATISTIK KOTA CIMAHI TAHUN ANGGARAN 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SATUAN KEERJA BADAN PUSAT STATISTIK KOTA CIMAHI TAHUN ANGGARAN 2012"

Copied!
108
0
0

Teks penuh

(1)

SATUAN KEERJA

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA CIMAHI

TAHUN ANGGARAN 2012

BADAN PUSAT STATISTIK

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA CIMAHI

2013

(2)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota cimahi Tahun 2012 i Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi Tahun 2012 merupakan wujud pelaksanaan Inpres Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 Tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah serta Perubahan atas Peraturan Kepala BPS Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Indikator Kinerja Utama. Berdasarkan peraturan tersebut BPS Kota Cimahi menyusun LAKIP ini yang merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi BPS Kota Cimahi selama tahun 2012, dalam rangka perwujudan penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS (LAKIP) Kota Cimahi dimaksudkan untuk memberi gambaran mengenai :

1. Penyelenggaraan kegiatan pelaksanaan tugas di bidang statistik dalam rangka mewujudkan visi, misi dan tujuan pembangunan statistik.

2. Pencapaian kinerja selama tahun 2012 dengan jelas, lengkap dan terukur.

Kami menyadari bahwa LAKIP ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran kami harapkan untuk penyempurnaan laporan ini dimasa yang akan datang.

Kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan ini kami sampaikan terima kasih.

Cimahi , Februari 2013 BADAN PUSAT STATISTIK

KOTA CIMAHI Kepala,

Drs. H. Agus Praptono, M Stat NIP. 19660802 199401 1 001

(3)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota cimahi Tahun 2012 ii

hal

Kata Pengantar i

Daftar Isi ii

Ringkasan Eksekutif iii

Bab I Pendahuluan 1

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Kedudukan, Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi 2

1.3 Landasan Hukum 5

Bab II Rencana Strategis dan Penetapan Kinerja 6

2.1 Rencana Strategis 6

2.2 Indikator Kinerja Utama 11

2.3 Rencana Kinerja Tahun 21012 15

2.4 Anggaran Tahun 2012 19

2.5 Penetapan Kinerja Tahun 2012 20

Bab III Akuntabilitas Kinerja 26

3.1 Analisis Pencapaian Kinerja Tahun 2012 26

3.2 Evaluasi Kegiatan Tahun 2012 49

3.3 Akuntabilitas Kinerja Tahun 2012 60

Bab IV Penutup 63

4.1 Tinjauan Umum 63

4.2 Permasalahan dan Kendala 64

4.3 Saran Tindak Lanjut 64

Lampiran-lampiran 1. Struktur Organisasi 66

2. Rencana Strategis (Renstra) 67

3. Indikator Kinerja Utama (IKU) 75

4. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 80

5. Pengukuran Kinerja Sasaran ( PKS ) 86

6. Pengukuran Kinerja Kegiatan (PKK) 92

7. Sumber Daya Manusia ( SDM ) 97

8. Mailing list 101

(4)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota cimahi Tahun 2012

Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik, memberikan wewenang kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyelenggarakan kegiatan statistik dengan cara sensus, survei, kompilasi produk administrasi, dan cara lain, serta mengumumkan hasilnya secara berkala atau sewaktu-waktu dan terbuka kepada masyarakat baik instansi pemerintah, lembaga swasta, lembaga swadaya masyarakat ataupun perorangan. Visi BPS Kota Cimahi adalah Pelopor data terpercaya untuk kita semua. Pengejawantahan visi BPS Kota Cimahi tersebut dilakukan dengan melaksanakan pembangunan perstatistikan.

Pembangunan perstatistikan mempunyai MISSI :

1.

Mewujudkan penerapan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik

2.

Mewujudkan pelayanan informasi statistik yang berkualitas bagi semua pihak serta melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi kegiatan statistik dengan pemerintah daerah dan swasta.

3.

Mewujudkan sistem Teknik Informasi Komunikasi (TIK) yang kooperatif dan komunikatif dan menyediakan kelengkapan sarana prasarana kerja

4.

Menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional serta mewujudkan program dan kegiatan berbasis kinerja

Tujuan pembangunan perstatistikan yang ingin dicapai adalah :

1. Meningkatkan ketersediaan data dan informasi Statistik yang berkualitas.

2. Meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif dan efisien.

3. Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Sarana Kerja.

4. Peningkatan kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan.

Guna mencapai tujuan dan sasaran dari pembangunan perstatistikan yang telah

ditetapkan, maka pada tahun 2012 BPS menetapkan

(5)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota cimahi Tahun 2012

Keberhasilan pencapaian sasaran ditentukan oleh indikator kinerja sasaran beserta target, realiasasi dan capaian yang di uraikan dalam tabel berikut :

Sasaran

Uraian Sasaran

Capaian

% Makna

(1) (2) (3) (4)

1.1 Tersedianya data statistik sosial yang lengkap dan

akurat 96,90 Target tidak

tercapai 1.2 Tersedianya data dan informasi statistik Produksi yang

lengkap, akurat, dan tepat waktu 95,26 Target tidak

tercapai 1.3 Tersedianya data dan informasi statistik Distribusi

yang lengkap, akurat, dan tepat waktu 99,22 Target

Tercapai 1.4

Tersedianya data dan informasi statistik Neraca Wilayah dan analisis statistik yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

94,32

Target tidak tercapai

1.5 Program Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Data

Statistik yang lengkap dan tepat waktu. 84,78 Target tercapai 2.1 Meningkatkan hubungan dengan pengguna data 86,67 Target

Tercapai 2.2 Meningkatkan efektifitas dan efisiensi diseminasi data

dan informasi statistik 43,75 Target tidak

Tercapai 3.1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan

prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 96,88 Target tercapai 3.2 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan

prasarana kerja 96,88 Target

Tercapai

4.1 Memperbaiki sumber daya manusia 117,13 Target

tercapai 4.2 Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja

aparatur BPS Kota Cimahi 100 Target

Tercapai

Penyelenggaraan program-program tersebut dibiayai Pemerintah

Republik Indonesia melalui APBN yang dituangkan kedalam Bagian Anggaran

Dipa Tahun 2012, dengan nilai sebesar : Rp 1.500.792.000,- dan Realisasi

penggunaan mencapai Rp 1.450.597.406,- ( 96,66 %).

(6)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota cimahi Tahun 2012

Kendala yang dihadapi didalam melaksanakan program-program BPS tersebut yang mengakibatkan keterlambatan atau tidak selesainya pelaksanaan kegiatan teknis dan anggaran, secara umum disebabkan oleh :

A. Teknis

- Kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, khususnya petugas lapangan masih belum memadai, namun kegiatan pengumpulan maupun pengolahan data dituntut untuk dapat selesai tepat waktu.

- Masih rendahnya kesadaran masyarakat dan sebagian pengusaha dalam memberikan informasi secara jujur, benar dan tepat waktu kepada petugas pengumpul data, menyebabkan terjadi kelambatan pemasukan dokumen, terutama untuk survei dengan respondennya adalah perusahaan industri atau perusahaan berskala besar lainnya.

- Perkembangan teknologi informasi di luar (external factor) belum diimbangi dengan ketersediaan SDM yang berkualitas sehingga belum cepat untuk dapat menyesuaikan dengan adanya perkembangan teknologi tersebut.

B. Anggaran

- Kebutuhan anggaran untuk berbagai kegiatan BPS Kota Cimahi tidak sepenuhnya tercukupi terutama untuk penyajian berbagai data statistik sampai wilayah terkecil karena keterbatasan alokasi sampel dari propinsi atau pusat.

Berbagai upaya dilakukan BPS Kota Cimahi umtuk mengatasi kendala tersebut dengan menyesuaikan keadaan dan situasi daerah tersebut antara lain :

- Mengoptimalkan sumber daya manusia dengan melakukan

peningkatan kemampuan staf diantaranya mengikuti pelatihan statistik

dan administrasi.

(7)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota cimahi Tahun 2012

- Meningkatkan sosialisasi tentang statistik, agar masyarakat lebih memahami manfaat dan penggunaan data statistik yang dihasilkan, sehingga setiap unsur masyarakat akan lebih mendukung pelaksanaan setiap kegiatan pengumpulan data.

- Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam membangun sistem penyediaan data dan informasi statistik.

Hasil evaluasi atas pelaksanaan fungsi dan tugas BPS sesuai dengan

visi-nya, menyimpulkan bahwa secara umum pencapaian kinerja dan

akuntabilitas BPS menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat nyata

(significant results). Kesimpulan ini tercermin dari angka rata-rata pencapaian

kinerja program sebesar 96,66 persen dan kinerja sasaran sebesar 94,52

persen. Tingkat pencapaian kinerja tersebut memberi arti bahwa pelaksanaan

kegiatan yang dilakukan BPS telah sesuai program, kebijakan, sasaran dan

tujuan yang telah ditetapkan dalam rencana strategis dan sekaligus telah mampu

memenuhi Misi BPS.

(8)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

1

1.1. Latar Belakang

Tata kepemerintahan yang baik merupakan suatu konsepsi tentang penyelenggaraan pemerintah yang bersih, demokratis, dan efektif. Upaya untuk mewujudkan suatu tata kepemerintahan yang baik hanya dapat dilakukan apabila terjadi keseimbangan peran ketiga pilar, yaitu pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat. Upaya tersebut telah dituangkan dalam peraturan perundang-undangan, antara lain:

- TAP MPR Nomor XI Tahun 1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas KKN

- UU Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelengaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN

- UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik

- Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi - Keppres Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi,

Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen.

- Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 121 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan Badan Pusat Statistik di Daerah.

Satu diantara inti pokok dari peraturan tersebut di atas adalah bahwa, setiap instansi pemerintah diwajibkan mengimplementasikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP), dengan tujuan untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai satu diantara beberapa prasyarat untuk terciptanya pemerintahan yang baik dan terpercaya.

(9)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

2

1.2. Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Susunan Organisasi

1. Kedudukan BPS

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai instansi pemerintah berwenang menyelenggarakan staistik dasar melalui sensus, survei, kompilasi produk administrasi, dan cara lain, serta mengumumkan hasilnya secara teratur dan transparan melalui Berita Resmi Statistik (BRS).

BPS bekerja sama dengan instansi pemerintah dan unsur masyarakat melakukan pembinaan terhadap penyelenggaraan kegiatan statistik dan kaitannya dengan masyarakat untuk meningkatkan kontribusi dan apresiasi masyarakat terhadap statistik, mengembangkan Sistem Statistik Naional (SSN), dan mendukung pembangunan nasional. Dalam kerangka pembinaan ini BPS melakukan upaya-upaya antara lain meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan statistik dan meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mendukung penyelenggaraan statistik.

2. Tugas BPS

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia ( Keppres RI) Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2005, BPS mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintah di bidang kegiatan statistik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

3. Fungsi BPS

Sebagaimana tercantum dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen, dalam melaksanakan tugas BPS berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden serta menyelenggarakan fungsi:

(10)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

3

a. pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang kegiatan statistik;

b. penyelenggaraan statistik dasar;

c. koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksnaan tugas BPS;

d. pelancaran dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang kegiatan statistik;

e. penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian, perlengkapan dan rumah tangga.

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2001 dalam menyelenggarakan fungsinya BPS mempunyai kewenangan :

1. penyusunan rencana nasional secara makro dibidangnya;

2. perumusan kebijakan di bidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro;

3. penetapan sistem informasi di bidangnya;

4. penetapan dan penyelenggaraan statistik nasional/regional

5. kewenangan lain yang melekat dan telah dilaksanakan sesuai dengan 6. ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu:

1) perumusan dan pelaksanaan kebijakan tertentu di bidang kegiatan statistik;

2) penyusunan pedoman penyelenggaraan survei statistik sektoral.

Dalam menyelenggarakan pelaksanaan tugas dan fungsinya, BPS dilindungi oleh perangkat hukum, yaitu:

1. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik menjamin kepastian hukum bagi penyelenggara dan pengguna statistik baik pemerintah maupun masyarakat. Dengan adanya Undang-Undang Statistik ini maka kepentingan masyarakat pengguna statistik akan terjamin terutama atas nilai informasi yang diperolehnya.

(11)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

4

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik yang mengamanatkan bahwa BPS berkewajiban menyelenggarakan statistik dasar.

3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2005, menetapkan kedudukan BPS sebagai lembaga pemerintah non departemen mempunyai tugas menyelenggarakan kegiatan statistik dasar.

4. Susunan Organisasi

Dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 110 Tahun 2001 Tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Lembaga Pemerintah Non Departemen, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2005, yang kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Kepala BPS Nomor 001 Tahun 2001 Tanggal 2 Januari 2001 telah ditentukan Struktur Organisasi Badan Pusat Statistik di tingkat Kabupaten/Kota, yaitu :

a. Kepala

Kepala BPS adalah jabatan Eselon III/a b. Sub Bagian Tata Usaha

c. Seksi Statistik Sosial d. Seksi Statistik Produksi e. Seksi Statistik Distribusi

f. Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

g. Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi adalah pejabat setingkat eselon IV/a

h. Kelompok Jabatan Fungsional

Secara lengkap bagan struktur organisasi BPS Kota Cimahi dapat dilihat pada Lampiran 1.

(12)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

5

1.3. Landasan Hukum

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan statistik, Badan Pusat Statistii mempunyai landasan Hukum sebagai berikut :

1. Undang Undang Nomer 16 tahun 1997 tentang Statistik (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3683);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3854);

3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2007 tentang Badan Pusat Statistik;

4. Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 121 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan BPS di daerah;

5. Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 7 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pusat Statistik

6.

Peraturan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010

7.

Peraturan Perubahan atas Peraturan Kepala BPS Nomor 11 Tahun

2011.

(13)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 6

2.1. Rencana Strategis BPS Kota Cimahi

Setiap lembaga pemerintah wajib menyusun perencanaan strategis (Renstra)--suatu dokumen perencanaan pembangunan--memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan pokok pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga tersebut dalam lima tahun ke depan. Renstra mengarahkan pencapaian tujuan dan target RPJM dan digunakan sebagai pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) lembaga.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga penyedia data statistik perlu memenuhi kebutuhan indikator yang diperlukan selain untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi sasaran pembangunan yang disebutkan dalam RPJM tersebut juga untuk kebutuhan sehari-hari pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. Tidak hanya RPJM Nasional tetapi RPJM tingkat daerah: propinsi dan kabupaten/kota, juga perlu didukung dengan penyediaan data statistik pada tingkat yang lebih rendah untuk keperluan pembangunan. Oleh karena itu indikator pembangunan yang diperlukan mulai dari tingkat nasional sampai dengan tingkat administrasi yang paling rendah.

Saat ini kebutuhan indikator baru terpenuhi sebagian pada tingkat kabupaten/kota, sedangkan data pada wilayah administrasi yang lebih rendah, yaitu kecamatan dan terutama desa/kelurahan, sama sekali belum memadai.

Sebagai pemegang hak otonomi menyelenggarakan pemerintahan umum dan memberikan layanan publik, pemerintah kabupaten/kota juga membutuhkan informasi statistik pada tingkat kecamatan dalam perumusan kebijakan yang mencakup perencanaan, pemantauan dan evaluasi program. Saat ini BPS masih belum mempunyai sarana yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun dalam tahun 2010-2014 akan berusaha ke arah itu.

(14)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 7

Permintaan data dan informasi statistik yang beragam, akurat, berkesinambungan dan tepat waktu terus meningkat sejalan dengan meningkatnya kegunaan informasi statistik. Permintaan semacam ini tidak hanya datang dari instansi pemerintah pusat dan daerah tetapi juga datang dari usahawan untuk mengembangkan usaha serta dari perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk riset. Oleh karena itu dalam penyusunan Renstra BPS masukan dari para konsumen data tersebut telah dipertimbangkan.

Sistem perencanaan pembangunan nasional berbasis data dan informasi yang tertuang pada Pasal 31 UU No. 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional (SPPN) , secara khusus menyebutkan bahwa untuk merencanakan pembangunan diperlukan data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data dan informasi yang dapat dipakai oleh lembaga untuk maksud tersebut berasal dari berbagai sumber, di antaranya lembaga yang bersangkutan sendiri, BPS, dan lembaga lain. Semua sumber tersebut tercakup dalam Sistem Statistik Nasional (SSN).

SSN, menurut UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, terdiri dari tiga unsur yaitu pertama, statistik dasar yang dihasilkan oleh BPS, kedua, statistik sektoral yang umumnya merupakan hasil catatan administrasi dari institusi pemerintah, dan yang ketiga, statistik khusus yang dihasilkan oleh masyarakat.

Selain itu disebutkan pula bahwa metadata ketiga unsur statistik yang disediakan untuk kepentingan masyarakat dihimpun di BPS dan dikemas dalam sistem informasi rujukan statistik (SiRusa).

1. Visi BPS

Pelopor data statistik terpercaya untuk semua

2. Misi BPS Kota Cimahi

1. Mewujudkan penerapan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik

(15)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 8

2. Mewujudkan pelayanan informasi statistik yang berkualitas bagi semua pihak serta melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi kegiatan statistik dengan pemerintah daerah dan swasta.

3. Mewujudkan sistem Teknik Informasi Komunikasi (TIK) yang kooperatif dan komunikatif dan menyediakan kelengkapan sarana prasarana kerja 4. Menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional serta

mewujudkan program dan kegiatan berbasis kinerja

3. Tujuan BPS Kota Cimahi

Sebagai pengelola kebijakan perstatistikan nasional serta mengacu pada visi dan misi yaitu meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas serta pelayanan prima dalam rangka mewujudkan perstatistikan regional yang andal, efektif, dan efisien. Untuk itu, BPS Kota Cimahi perlu meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait, integrasi, sinkronisasi, dan standardisasi kegiatan statistik di Kota Cimahi.

Secara ringkas tujuan pembangunan statistik di Kota Cimahi dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Meningkatkan ketersediaan data dan informasi Statistik yang berkualitas.

2. Meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif dan efisien.

3. Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Sarana Kerja.

4. Peningkatan kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan.

4. Sasaran BPS Kota Cimahi

1. Meningkatkan ketersediaan data dan informasi Statistik yang berkualitas.

1.1. Tersedianya data dan informasi statistik Sosial dan kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat dan tepat waktu.

1.2. Tersedinya data dan informasi statistik Produksi yang lengkap, akurat,

(16)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 9

dan tepat waktu.

1.3. Tersedinya data dan informasi statistik Distribusi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu.

1.4. Tersedianya data dan Informasi statistik Ekonomi yang lengkap, akurat dan tepat waktu.

1.5. Program dan Pelayanan data dan informasi Statistik.

2. Meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal,efektif dan Efisien;

2.1. Meningkatkan hubungan dengan pengguna data

2.2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi diseminasi data dan informasi statistik .

3. Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta sarana Kerja.

3.1. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

3.2. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kerja 4. Peningkatan kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan.

4.1. Memperbaiki sumberdaya manusia.

4.2. Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS.

5. Kebijakan BPS Kota Cimahi

Sebagai tindak lanjut Visi, Misi, Tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan, BPS Kota Cimahi menentukan arah kebijakan Pembangunan Statistik sebagai berikut :

1. Memelopori terselenggaranya kegiatan statistik yang efisien dan efektif untuk memperoleh hasil yang andal dan prima dengan berlandaskan kepada asas keterpaduan, keakurasian dan pemutakhiran.

2. Menerapkan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) untuk mempermudah pengguna dalam menganalisis data dan informasi

(17)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 10

statistik sehingga dapat melakukan perbandingan antar data dan antar wilayah.

3. Melaksanakan terwujudnya Sisitem informasi statistik yang andal dan efisien dengan memanfaatkan teknologi mutakhir.

4. Melakukan koordinasi dengan penyelenggara statistik di Kota Cimahi untuk menunjang pengembangan Sistem Statistik Nasional.

5. Peningkatan kualitas SDM untuk menghasilkan data dan informasi statistik yang bermutu tinggi.

6. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik, baik dia sebagai pengguna data maupun sebagai sumber data.

7. Menggunakan Notebook/laptop bagi Koordinator Statistik Kecamatan dalam pengumpulan data melalui sistem elektronik survei

6. Program-program BPS Kota Cimahi

Untuk dapat mencapai visi dan misi BPS maka selama periode 2010 - 2014 telah ditetapkan tiga program sebagai berikut:

1. Program Dukungan Manajemen dan Persentase Pemasukan dokumen Tugas Teknis lainnya BPS

2. Program peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS.

3. Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik

Program dukungan Manajemen dan Persentase Pemasukan dokumen kegiatan Teknis lainnya bertujuan memberikan dukungan manajemen dan kelancaran Persentase Pemasukan dokumen kegiatan teknis di bidang penyediaan data dan informasi yang berkualitas.

Program Pengawasan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (PSPA) BPS bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan sarana dan prasarana fisik yang telah ada di BPS, antara lain kenyamanan dan kelengkapan fasilitas ruang kerja, penyediaan rumah dinas dan sarana transportasi.

Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik bertujuan untuk menghasilkan data dan informasi statistik yang berkualitas internasional dan

(18)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 11

2.2. Indikator Kinerja Utama

dapat dimanfaatkan senagai rujukan perencanaan pembangunan maupun evaluasi pembangunan.

Dalam rangka pengukuran dan peningkatan kinerja serta lebih meningkatkan akuntabilitas kinerja, Badan Pusat Statistik Kota Cimahi menetapkan indikator kinerja utama sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9/M.PAN/5/2007.

INDIKATOR KINERJA UTAMA

Tujuan dan Sasaran Strategis

Indikator Kinerja Sumber Data

Tujuan I :

Meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif dan efisien.

Persentase Persentase Pemasukan dokumen/ response rate kegiatan survei statistik

Seksi Statistik Produksi, Distribusi dan Neraca wilayah

&analisis Statistik dan

Seksi IPDS 1.1 Tersedianya data dan informasi

statistik sosial dan

kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Tersedia data dan informasi statistik wilayah kecil di bidang kependudukan

Persentase Pemasukan dokumen Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan dokumen Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang tepat waktu

Persentase Pemasukan dokumen Survei IPM Propinsi yang tepat waktu

Persentase Pemasukan dokumen Survei Upah dan Struktur Upah yang tepat waktu

Seksi Statistik Sosial

(19)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 12 Persentase Pemasukan dokumen

Pendataan Statistik Politik dan Keamanan yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan dokumen Pendataan Statistik Infrastruktur yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan dokumen Pendataan Survei Tendensi Konsumen yang lengkap dan akurat

Tersedianya publikasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan

1.2 Tersedianya data dan informasi statistik Produksi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

1.3 Tersedianya data dan informasi statistik Distribusi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Persentase Pemasukan dokumen data Survei Tanaman Pangan dan Hortikultura yang tepat waktu.

masuknya dokumen dari kegiatan statistik perusahaan Industri Besar dan Industri Mikro kecil

Masuknya dokumen dari kegiatan statistik Pertambangan dan Energi

Persentase Pemasukan dokumen data hasil Survei Konstruksi yang lengkap dan akurat.

Persentase pemasukan dokumen data Statistik Captive Power yang lengkap dan Akurat.

Tersedianya publikasi Statistik Produksi

Persentase Persentase Pemasukan dokumen data hasil Survei harga Konstruksi (IKK) yang menunjang penghitungan Indeks Kemahalan) dan data perkembangan harga yang lengkap dan akurat.

Persentase Pemasukan dokumen hasil statistik transportasi yang lengkap dan akurat.

Tersedianya data hasil survei keuangan dan BUMD yang lengkap dan akurat Persentase Persentase Pemasukan dokumen hasil statistik Statistik jasa dan pariwisata yang lengkap dan akurat Tersedianya publikasi Statistik Distribusi

Seksi Statistik produksi

Seksi Statistik Distribusi

(20)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 13 1.4 Tersedianya data dan informasi

statistik Neraca Wilayah dan analisis yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Persentase Pemasukan dokumen pengumpulan data sekunder dan survei- survei Khusus tepat waktu, akurat dan tepat.

Penyusunan Buku publikasi PDRB menurut lapangan usaha tepat waktu.

Tersusunnya Publiksi Statistik Daerah (Statda) tepat waktu.

Pembuatan analisis ringkas Fenomena Perekonomian Daerah Triwulanan yang tepat waktu

Tersedianya publikasi Statistik Ekonomi

Seksi Statistik Neraca Wilayah dan Analisis Statistik.

1.5 Program Pengembangan, Pelayanan dan desiminasi data statistik.

Terlaksananya Sosialisasi kegiatan BPS Kota Cimahi.

Pengolahan Hasil pendataan Susenas Kor dan Modul yang tepat waktu.

Pengolahan Hasil Pendataan Sakernas yang tepat waktu.

Pengolahan Hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial yang tepat waktu.

Pengolahan Hasil Pendataan Infrastruktur yang tepat waktu.

Pengolahan Hasil pendataan Potensi Desa yang tepat waktu

Tersedianya publikasi Daerah Dalam Angka :

Seksi Statistik IPDS

Tujuan II :

Meningkatkan pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif dan efisien.

Persentase konsumen yang merasa puas dengan Layanan Data BPS

Seksi Statistik IPDS

2.1 Meningkatkan hubungan dengan pengguna data

Banyaknya penyelenggaraan sosialisasi kegiatan BPS

Banyaknya kunjungan tamu ke BPS Kota Cimahi.

Persentase konsumen yang merasa puas terhadap akurasi data

Persentase konsumen yang merasa puas

(21)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 14 terhadap cakupan data

2.2 Meningkatkan efektifitas dan efisiensi diseminasi data dan informasi statistik

Banyaknya pengguna data yang datang ke BPS

Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS Kota Cimahi Tujuan III :

Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Sarana Kerja.

Kota Cimahi yang mempunyai situs web yang terhubung secara online

Seksi Statistik IPDS

3.1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Persentase terpenuhinya sarana teknologi informasi dan komunikasi yang memadai

Persentase sarana teknologi informasi dan komunikasi dalam kondisi baik 3.2 Meningkatnya kualitas dan

kuantitas sarana dan prasarana kerja

Persentase terpenuhinya sarana dan parasarana kerja lainnya yang memadai Persentase sarana dan prasarana kerja lainnya dalam kondisi baik

Tujuan IV :

Peningkatan kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan.

Persentase pegawai berpendidikan

minimal Diploma IV atau Strata 1 Sub Bag Tata Usata 4.1 Memperbaiki sumber daya

manusia

Persentase pegawai yang sudah pernah mengikuti diklat prajabatan

Persentase pejabat yang sudah pernah mengikuti diklat kepemimpinan sesuai dengan eselon

Jumlah pegawai yang memangku jabatan fungsional tertentu

4.2 Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS Kota Cimahi

Persentase BPS Kota Cimahi yang menyusun Renstra, RKT, Lakip, dan PK

Seksi Statistik Neraca Wilayah

dan Analisis Statistik

(22)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 15

2.3. Rencana Kinerja Tahun 2012

Berdasarkan permintaan kebutuhan data statistik oleh berbagai pihak serta mengacu pada RENSTRA BPS Tahun 2010 - 2014, maka BPS Kota Cimahi menyusun program kegiatan statistik untuk tahun 2011 dikelompokkan ke dalam tiga program utama yaitu : (1) Program Dukungan Manajemen dan Persentase Pemasukan dokumen Tugas Teknis lainnya BPS, (2) Program peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS, (3) Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik

1. Program Dukungan Manajemen dan Persentase Pemasukan dokumen Tugas Teknis lainnya BPS

Program ini bertujuan untuk membantu kelancaran Persentase Pemasukan dokumen tugas pimpinan dan fungsi manajemen dalam penyelenggaraan kegiatan kenegaraan dan kepemerintahan di bidang penyediaan data statistik.

Sasaran program ini adalah terselenggaranya tugas pimpinan dan fungsi manajemen dalam melaksnakan penyelenggaraan kenegaraan dan kepemerintahan di bidang penyediaan data statistik.

Kegiatan-kegiatan pokok pada program ini yang akan dilaksanakan selama periode tahun 2010 – 2014 setiap tahunnya sama yaitu :

1) Menyediakan fasilitas kebutuhan kerja pimpinan;

2) Mendukung kelancaran Persentase Pemasukan dokumen tugas dan fungsi kantor kenegaraan dan kepemerintahan seperti belanja pegawai, belanja barang, belanja perjalanan dan belanja lainnya;

3) Menyelenggarakan koordinasi dan konsultasi rencana dan program kerja lembaga;

4) Mengembangkan sistem, prosedur dan standarisasi administrasi pendukung pelanyanan;

5) Meningkatkan fungsi manajemen yang efisien dan efektif.

(23)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 16

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS

Program ini bertujuan untuk mendukung Persentase Pemasukan dokumen tugas dan administrasi BPS secara lebih efisien dan efektif serta terpadu melalui usaha peningkatan sarana dan prasarana kerja BPS Kota Cimahi secara bertahap dengan tujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional pengumpulan data di lapangan dan pengolahannya.

Sasaran program peningkatan sarana dan prasarana adalah tersedianya sarana dan prasarana pendukung Persentase Pemasukan dokumen tugas administrasi yang memadai. Untuk meningkatkan pelayanan, target utama program ini pada akhir tahun 2012 BPS Kota Cimahi sudah mempunyai perpustakaan dengan fasilitas yang cukup memadai.

Kegiatan pokok yang dilaksanakan antara lain meliputi: kegiatan pembangunan gedung kantor BPS Kota Cimahi yang sudah dilaksanakan selama dua tahap yaitu tahun anggaran 2005 peremajaan komputer ; pemeliharaan dan kegiatan lainnya yang mendukung kegiatan perkantoran dan Persentase Pemasukan dokumen tugas BPS.

Tersedianya fasilitas penunjang yang lebih memadai akan memberi suasana kerja yang nyaman sehingga akan sangat mendukung kelancaran Persentase Pemasukan dokumen tugas dan mendorong terciptanya kondisi yang dapat memacu prestasi kerja para pelaksana dalam melaksanakan tugasnya. Berdasarkan kondisi tersebut maka peningkatkan sarana dan prasarana fisik yang sudah ada diharapkan mampu memberi kenyamanan, kemudahan dan keamanan pada pegawai serta dapat lebih memperlancar dan mempercepat proses kegiatan statistik

3. Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik

Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik adalah memberi pelayanan informasi statistik yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna data. Untuk menyediakan data dan informasi statistik,

(24)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 17

BPS Kota Cimahi secara berkesinambungan menyempurnakan dan mengembangkan kegiatan pengumpulan, pengolahan, pengkajian dan analisis, serta diseminasi data dan informasi statistik.

Untuk melaksanakan tugas tersebut telah disusun perencanaan berbagai kegiatan yang ditetapkan sebagai RKT tahun anggaran yang akan dilaporkan adalah sebagai berikut :

1.1 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Sosial.

- Tersedianya data dan informasi Statistik wilayah kecil di bidang kependudukan

- Penyediaan data dan informasi Statistik Ketenaga kerjaan - Tersedianya data dan informasi Statistik Sosial Ekonomi

Nasional

- Tersedianya data dan informasi survei upah dan struktur upah.

- Penyediaan dan Pengembangan Statistik Keamanan dan Ketahanan Sosial.

- Tersedianya data dan informasi survei Tendensi Konsumen - Tersedianya data analisis Pembangunan Manusia Kota Cimahi

tahun 2012.

1.2 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Produksi.

- Tersedianya data dan informasi statistik tanaman pangan, holtikultura, dan perkebunan yang berkesinambungan.

- Tersedianya data dan informasi statistik Industri Besar dan sedang Tahunan dan Bulanan yang berkesinambungan.

- Tersedianya data dan informasi statistik perusahaan Pertambangan.

- Tersedianya data dan informasi statistik Kontruksi dan energi yang berkualitas.

- Tersedianya data dan informasi Statistik Captive power yang berkesinambungan

- Tersedianya data dan informasi statistik PSPK

1.3 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Distribusi.

- Tersedianya data dan informasi statistik hasil survei Kontruksi

(IKK) yang menunjang penghitungan Indeks Kemahalan dan

perkembangan harga yang lengkap dan akurat.

(25)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 18

- Tersedianya data dan informasi statistik transportasi yang lengkap dan akurat.

- Tersedianya data dan informasi statistik Keuangan daerah (APBD; lembaga keuangan) dan data BUMD yang berkualitas.

- Tersedianya data dan informasi statistik jasa dan pariwisata.

- Tersedianya data Survei Kebutuhan hidup layak.

-

1.4 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Wilayah dan analisis Statistik.

- Pelaksanaan pengumpulan data sekunder dan survei-survei khusus tepat waktu dan akurat.

- Tersedianya data dan informasi neraca produksi, neraca pengeluaran.

- Tersusunnya Publikasi Produk Domestik Regional Bruto menurut lapangan usaha Tahun 2012.

- Tersedianya analisis lintas sektor; indikator ekonomi-sosial.

(Tersusunnya publikasi Statistik Daerah tahun 2012)

- Tersusunnya Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Tahun 2012 yang lengkap.

- Pembuatan analisis ringkas Fenomena Perekonomian Daerah Triwulanan tahun 2012 yang tepat waktu.

1.5 Penyediaan dan Pengembangan Pelayanan dan Desiminasi Data Statistik.

- Tersedianya data dan sistem informasi statistik.

- Tersedianya Hasil pengolahan data Sakernas tahun 2012.

- Tersedianya Hasil pengolahan data Sakernas tahun 2012.

- Tersusunnya Publikasi Kota Cimahi Dalam Angka Tahun 2012.

Tersusunnya Publikasi Kecamatan Cimahi dalam angka tahun 2012.

Penentuan prioritas kegiatan-kegiatan mengacu pada :

(i) Amanat Undang – Undang No 16 Tahun 1997 tentang Statistik, yakni penyelenggaraan Sensus, meliputi Sensus Penduduk 2010, Sensus Pertanian 2013 dan persiapan Sensus Ekonomi 2016.

(ii) Penyediaan data strategis yang mendukung Visi dan Misi RPJM Daerah meliputi kegiatan statistik berskala besar dan lintas sektor yaitu : Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Regional, Penyediaan dan Pengembangan

(26)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 19

2.4. Anggaran Tahun 2012

Statistik Harga, Penyediaan dan Pengembangan Statistik Rumah Tangga melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), Penyediaan dan Pengembangan Data Kemiskinan, Penyediaan dan Pengembangan Data dan informasi statistik Industri Besar/Sedang, serta Sensus Potensi Desa 2011.

Secara lengkap setiap kegiatan beserta indikator kinerja utama, target pencapaian di sajikan dalam Lampiran 3. Tabel 1 menyajikan indikator kinerja utama yang disandingkan dengan target pencapaiannya pada 2010 dan 2014 untuk kegiatan-kegiatan yang ada di Kota Cimahi.

Untuk melaksanakan berbagai program kegiatan BPS Kota Cimahi pada tahun 2012 memerlukan dana sebesar Rp. 1.500.792.000,- yang seluruhnya akan dibebankan pada APBN

PAGU ANGGARAN TAHUN 2012 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA CIMAHI

MENURUT JENIS PROGRAM

T A H U N 2012

Jenis Program Pagu (Rupiah)

1. Program Dukungan Manajemen dan Persentase

Pemasukan dokumen Tugas Teknis lainnya BPS

1.053.909.000,-

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur Negara

0,-

3. Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi

Statistik

446.707.000,-

JUMLAH

1.500.792.000,-

(27)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 20

2.5. Penetapan Kinerja Tahun 2012

Selama periode tahun 2012 telah ditetapkan target yang harus dipenuhi oleh satuan kerja yang menjadi ukuran keberhasilan dalam memenuhi tugas sebagai lembaga pemerintah. Pada sub bab ini ditampilkan penetapan kinerja yang menjadi tanggung jawab kepala BPS Kota Cimahi. Target yang dicanangkan menjadi tolok ukur Indikator Kinerja yang akan dievaluasi pada akhir tahun yakni dengan membandingkan capaian atau realisasi sampai akhir tahun terhadap target.

(28)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 21

PENETAPAN KINERJA BPS KOTA CIMAHI TAHUN 2012

Tujuan & Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target (%)

(1) (2) (1)

Tujuan I: Meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas

Persentase pemasukan dokumen/

response rate kegiatan survei statistik

100

1.1 Persentase Pemasukan Dokumen data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Tersedia data dan informasi statistik wilayah kecil di bidang kependudukan

Persentase Pemasukan Dokumen Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan Dokumen Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen Survei Upah dan Struktur Upah yang tepat waktu Persentase Pemasukan Dokumen Statistik Politik dan keamanan yang tepat waktu

Persentase Pemasukan dokumen Pendataan Statistik Infrastruktur yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan dokumen Pendataan Survei Tendensi Konsumen yang lengkap dan akurat

Tersedianya publikasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan

100

100

100

90

100

100

100

100 1.2 Persentase Pemasukan

Dokumen data dan informasi statistik Produksi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen data Survei Tanaman Pangan/ Ubinan dan struktur ongkos usaha pertanian dan Hortikultura yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan Dokumen data Survei Hortikultura dan indikator pertanian yang tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen data Statistik Perusahaan, Peternakan dan RPH.

100

100

100

(29)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 22

Tujuan & Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target (%)

(1) (2) (1)

1.3 Persentase Pemasukan Dokumen data dan informasi statistik Distribusi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

1.4 Persentase Pemasukan Dokumen data dan informasi statistik Neraca Wilayah dan analisis statistik yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen data Statistik Perusahaan Kehutanan.

Persentase pemasukan dokumen dari kegiatan statistik perusahaan Industri Besar dan sedang Tahunan dan Bulanan Persentase Pemasukan dokumen dari kegiatan statistik Pertambangan Persentase Pemasukan dokumen dari kegiatan statistik Kontruksi

Persentase Pemasukan dokumen dari kegiatan statistik captive power

Tersusunnya Publikasi Hasil PSPK 2012 Persentase Pemasukan dokumen Hasil

ST2013

Persentase Pemasukan Dokumen hasil statistik transportasi yang lengkap dan akurat.

Persentase Pemasukan Dokumen data hasil survei keuangan dan BUMD yang lengkap dan akurat

Persentase Pemasukan Dokumen hasil statistik Statistik jasa dan pariwisata yang lengkap dan akurat

Persentase Pemasukan Dokumen Statistik Harga Konsumen

Persentase Pemasukan Dokumen data hasil Survei harga Konstruksi (IKK) yang menunjang penghitungan Indeks Kemahalan) dan data perkembangan harga yang lengkap dan akurat

Persentase Pemasukan Dokumen pengumpulan data sekunder dan survei- survei Khusus tepat waktu, akurat dan tepat.

Penyusunan Buku publikasi PDRB menurut lapangan usaha tepat waktu.

100

80

100 80

100 100 100

100

100

100

100

100

100

100

(30)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 23

Tujuan & Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target (%)

(1) (2) (1)

Penyusunan Buku publikasi PDRB menurut lapangan usaha tepat waktu.

Tersusunnya Publiksi Statistik Daerah (Statda).

Persentase pemasukan dokumen/

response rate dari kegiatan statistik perusahaan

Terbitnya 5 Judul publikasi Statistik Ekonomi

1. PDRB Menurut Lapangan Usaha Tahun 2012. Kota Cimahi 2. PDRB Menurut Penggunaan

Tahun 2012. Kota Cimahi 3. Statistik Daerah Kota Cimahi

Tahun 2012

4. Statistik Daerah Kecamatan Cimahi utara Tahun 2012.

5. Statistik Daerah Kecamatan Cimahi Tengah Tahun 2012.

6. Statistik Daerah Kecamatan Cimahi Selatan Tahun 2012.

100

100

100 100 100 100 100 100 1.5 Program Integrasi

Pengolahan dan

Diseminasi Data Statistik yang lengkap dan tepat waktu.

Persentase Pemasukan Dokumen data dan sistem informasi statistik.

Persentase Pemasukan Dokumen Hasil pengolahan data Susenas tahun 2013.

Persentase Pemasukan Dokumen Hasil pengolahan data Sakernas tahun 2013.

Tersusunnya mfd dan mbs berbasis web kota Cimahi.

Terbitnya 4 Judul publikasi Statistik IPDS 1. Publikasi Kota Cimahi dalam Angka

Tahun 2012.

2. Publikasi Kecamatan Cimahi Utara Dalam Angka Tahun 2012.

3. Publikasi Kecamatan Cimahi Tengah Dalam Angka Tahun 2012.

4. Publikasi Kecamatan Cimahi Selatan Dalam Angka Tahun 2012.

100

100

100 100

100 100 100 100 Tujuan II:

Meningkatkan Pelayanan Prima dalam Rangka Mewujudkan SSN yang Andal, Efektif, dan Efisien

Persentase konsumen yang merasa puas

dengan Layanan Data BPS 80

2.1 Meningkatkan hubungan dengan pengguna data

Persentase penyelenggaraan sosialisasi kegiatan BPS

100

(31)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 24

Tujuan & Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target (%)

(1) (2) (1)

Persentase kunjungan tamu ke BPS Kota Cimahi.

Persentase konsumen yang merasa puas terhadap akurasi data

Persentase konsumen yang merasa puas terhadap cakupan data

100

100

85 2.2 Meningkatkan efektifitas

dan efisiensi diseminasi data dan informasi statistik

Persentase pengguna data yang datang ke BPS

Persentase pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS Kota Cimahi

100

100

Tujuan III: Peningkatan Kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan

Kota Cimahi yang mempunyai situs web

yang terhubung secara online 100 3.1 Meningkatnya kualitas dan

kuantitas sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Persentase terpenuhinya sarana teknologi informasi dan komunikasi yang memadai Persentase sarana teknologi informasi dan komunikasi dalam kondisi baik

80

80

3.2 Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kerja

Persentase terpenuhinya sarana dan parasarana kerja lainnya yang memadai Persentase sarana dan prasarana kerja lainnya dalam kondisi baik

80

80 Tujuan IV: Peningkatan

Kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan

Persentase pegawai berpendidikan

minimal Diploma IV atau Strata 1 50 4.1 Memperbaiki sumber daya

manusia

Persentase pegawai yang sudah pernah mengikuti diklat prajabatan

Persentase pejabat yang sudah pernah mengikuti diklat kepemimpinan sesuai dengan eselon

Jumlah pegawai yang memangku jabatan fungsional tertentu

100

100

50 4.2 Meningkatkan engawasan

dan akuntabilitas kinerja paratur BPS

Persentase BPS Kabupaten Kota Cimahi yang menyusun Renstra, RKT, Lakip, dan PK

100

(32)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012 25

PAGU ANGGARAN TAHUN 2012 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA CIMAHI

MENURUT JENIS PROGRAM

T A H U N 2012

Jenis Program Pagu (Rupiah)

1. Program Dukungan Manajemen dan Persentase

Pemasukan dokumen Tugas Teknis lainnya BPS

1.053.909.000,-

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur Negara

0,-

3. Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi

Statistik

446.707.000,-

JUMLAH

1.500.792.000,-

(33)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

26

3.1. Analisis Pencapaian Kinerja Tahun 2012

Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik memberi amanat kepada BPS untuk menyelenggarakan statistik dasar dan mengumumkan hasilnya secara teratur dan transparan kepada masyarakat. Sedangkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 166 Tahun 2000, BPS ditetapkan sebagai salah satu Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) yang menjalankan kewenangan di bidang statistik dasar baik di pusat maupun di daerah-daerah.

Akuntabilitas kinerja BPS merupakan perwujudan kewajiban BPS untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan misi BPS dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui media pertanggungjawaban secara periodik selama satu tahun. Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BPS dilakukan sesuai dengan rencana strategis yang telah dipaparkan pada bab II.

Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi. Secara umum, BPS Kota Cimahi berhasil dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya. Sebagai implementasi dari pelaksanaan misi pertama, yaitu menyediakan informasi statistik yang lengkap dan akurat, BPS menetapkan salah satu sasaran utama, yaitu berupa penyediaan data statistik sosial dan ekonomi yang lengkap, akurat dan mutakhir.

1. Meningkatkan Ketersediaan Data dan Informasi Statistik yang Berkualitas

Keinginan pemerintah dan masyarakat terhadap data berkualitas, mendorong BPS Kota Cimahi harus mampu menyajikan data dan informasi

(34)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

27

statistik yang dapat dipercaya. Kualitas data sangat dipengaruhi kelengkapan data dan jumlah sampel yang mewakili, pemasukan dokumen merupakan indikator dari kualitas data yang dihasilkan. Pemasukan dokumen dari kegiatan survei BPS pada tahun 2012 mencapai 94,74 persen, besaran ini menunjukkan kinerja BPS dalam penyediaan data dan informasi yang berkualitas, berikut adalah uraian sasaran dari setiap misi yang ada di BPS Kota Cimahi ;

Tujuan 1

Meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas

Pengukuran terhadap tingkat pencapaian kinerja seluruh kegiatan BPS Kota Cimahi tahun 2012 menunjukkan hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun 2012 dapat mencapai 99,96 persen atau naik sebesar 0,22 point dari tahun 2011 yang mencapai 99,74 persen. Secara keseluruhan kegiatan pada tahun 2012 adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional, Survei Angkatan Kerja nasional, Survei industri Besar Sedang, Survei HPB, HK1, HK2, Survei Khusus Sektoral dan survei kegiatan lainnya, juga terdapat survei-survei tambahan yang dananya dibiayai oleh DIPA BPS Provinsi Jawa Barat.

Sasaran 1.1

Tersedianya data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu..

Keberhasilan pencapaian data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraan rakyat ditentukan oleh indikator kinerja sasaran beserta target, realiasasi dan capaian yang di uraikan dalam tabel berikut :

(35)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

28 Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target 2012

Realis asi 2012

Tingkat Capaian 2012 2011 2010 Ket

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1.1

Tersedianya data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraa n rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Tersedia data dan informasi statistik wilayah kecil di bidang kependudukan

Persentase Pemasukan Dokumen Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan Dokumen Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen Survei Upah dan Struktur Upah yang tepat waktu Persentase Pemasukan Dokumen Statistik Politik dan keamanan yang tepat waktu Persentase Pemasukan Dokumen dari kegiatan Survei Tendensi konsumen

Persentase Pemasukan dokumen hasil Sensus Penduduk

Persentase pemasukan dokumen sensus pesantren Persentase pemasukan dokumen Pendataan PPLS 2011

Persentase Pemasukan Dokumen data potensi Desa 2011

Persentase pemasukan dokumen IPM Propinsi

Terbitnya 1 (satu) judul publikasi 1. Analisi Pembangunan

Manusia

100

100

100

90

100

100

100

-

-

-

-

-

100

100

100

100

88

87,50

100

100

-

-

-

-

-

-

100

100

100

93,62

87,50

100

100

-

-

-

-

-

-

100

100

100

73,86

87,50

100

100

100

100

100

100

100

-

100

100

100

88,24

76,47

100

-

-

-

-

-

-

-

IKU

Nilai Rata-Rata Pencapaian Capaian dari Sasaran

96,14 89,59 94,10

(36)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

29

Sasaran 1.1 memiliki sebanyak 6 indikator sasaran, antara lain : Survei Angkatan Kerja Nasional, Survei Tendensi Konsumen, Survei Sosial Ekonomi Nasional, Survei Upah, Survei Struktur Upah, Statistik Politik dan Keamanan. Target pemasukan dokumen dari masing-masing indikator ditargetkan 100 persen dapat nilai rata-rata capaian, sebesar 96,14 persen, jumlah publikasi yang di hasilkan 1 (satu) buah, keberhasilan capaian ini diukur dari tingkat realisasi pemasukan dokumen. Untuk kegiatan pengumpulan data selain survei upah dan struktur upah sudah mencapai 93,62 persen. Sedangkan survei upah dan struktur upah baru mencapai 14 Perusahaan yang masuk dari 16 perusahaan (87,50%), tidak tercapainya target 100 persen disebabkan oleh kebijakan perusahaan tersebut melaporkan data dalam triwulanan karena kesibukan mereka. Perlu kerja keras dan kesabaran untuk mendatangi perusahaan tersebut agar mereka dengan sukarela mau membantu.

Masalah/ Kendala yang dihadapi

Seksi Statistik Sosial dijalankan oleh seorang kepala seksi dan dibantu oleh seorang staf yang mulai aktif di BPS Kota Cimahi pada bulan Juli 2011.

Seluruh pekerjaan di seksi ini didistribusikan ke KSK (2 orang) dibantu oleh staf dari seksi statistik sosial dan staf dari seksi lainnya (5 orang)

BPS Kota Cimahi adalah Kota yang kepadatan penduduk cukup tinggi dan memiliki karakteristik yang komplek sehingga volume pekerjaan dibandingkan dengan Kabupaten kota sekitarnya hampir sama banyak, tetapi bila dibandingkan jumlah SDMnya tidak sebanding dengan beban pekerjaan setiap orang, sehingga ada beberapa survei, seperti survei Sosial Ekonomi triwulanan dan Survei Angkatan Kerja Nasional Tahunan

(37)

Laporan Akuntabilitas Kinerja BPS Kota Cimahi Tahun 2012

30

memerlukan mitra sebagai tambahan tenaga pengumpulan data lapangan.

Sasaran 1.2

Tersedianya data dan informasi statistik Produksi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu.

Keberhasilan pencapaian data dan informasi statistik Produksi ditentukan oleh indikator kinerja sasaran beserta target, realiasasi dan capaian yang di uraikan dalam tabel berikut :

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja

Target

%

Realisa si

%

Tingkat capaian (%)

Ket 2012 2011 2010

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1.2

Tersedianya data dan informasi statistik Produksi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen data Survei Tanaman Pangan/

Ubinan dan struktur ongkos usaha pertanian dan Hortikultura yang tepat waktu.

Persentase Pemasukan Dokumen data Survei Hortikultura dan indikator pertanian yang tepat waktu

Persentase Pemasukan Dokumen data Statistik Perusahaan, Peternakan dan RPH.

Persentase Pemasukan Dokumen data Statistik Perusahaan Kehutanan.

Persentase pemasukan dokumen dari kegiatan statistik perusahaan Industri Besar dan sedang Tahunan dan Bulanan

Persentase Pemasukan dokumen dari kegiatan statistik Pertambangan

100

100

-

100

80

100

113,16

100

-

100

75,89

100

113,16

100

-

100

94,36

100

113,16

100

-

100

94,97

100

113,16

100

-

100

94,36

100

IKU

Referensi

Dokumen terkait

Alhamdulillah peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal karya tulis

Tujuan Sebagai acuan di dalam suatu kegiatan melakukan pengawasan peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang dilakukan secara observasi langsung

Criteria tahap pemecahan masalah tersebut adalah (1) siswa dikatakan memahami masalah jika dapat menyatakan informasi-informasi yang diketahui dan hal yang

Pengaruh Salinitas yang Berbeda terhadap Morfologi, Ukuran dan Jumlah Sel, Pertumbuhan serta Rendemen Karaginan Kappaphycus alvarezii.. Apri Arisandi 1* , Marsoedi 2 , Happy Nursyam

Optimasi Kendali Distribusi Tegangan pada Sistem Tenaga Listrik dengan1.

Menurut Steers (1985:51) komitmen karyawan terhadap organisasi memiliki tiga aspek utama, yaitu identifikasi, keterlibatan dan loyalitas karyawan terhadap

Menurut penelitian Wahjuningrum et al., (2007) rebusan buah mahkota dewa yang disemprotkan ke pakan perlakuan yang diberikan pada ikan patin 8 hari sebelum infeksi

a. Dengan iptek pengelolaan dan pengolahan limbah atau sampah organik rumah tangga yang ditawarkan diterima dengan baik oleh masyarakat Parangloe. Masyarakat kini