• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PERENCANAAN DAN ANALISA PERANCANGAN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IV PERENCANAAN DAN ANALISA PERANCANGAN SISTEM"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

PERENCANAAN DAN ANALISA PERANCANGAN SISTEM

4.1 Perencanaan

Hal yang dilakukan dalam tahap perencanaan sistem adalah menentukan masalah secara umum dan mengumpulkan data-data serta berdiskusi dengan narasumber untuk memenuhi kebutuhan Aplikasi Stok Darah di Rumah Sakit RSUP Dr. Kariadi Semarang ini.

4.1.1. Identifikasi Masalah

Permasalahan pengelolaan stok darah di Rumah Sakit RSUP Dr. Kariadi Semarang yang sudah berjalan selama ini adalah belum adanya aplikasi yang mengelola informasi stok darah. Dimana seorang Perawat yang melakukan order darah untuk pasien harus mengisi form order darah kemudian diberikan kepada perawat yang bertugas untuk melakukan order darah ke Bank Darah. Perawat tersebut membawa form yang telah diisi oleh perawat ke Bank Darah. Petugas Bank darah melakukan verifikasi data kemudian mengecek ketersediaan darah. Jika darah tersedia maka petugas akan menyiapkan darah yang telah diminta untuk didistribusikan ke pasien. Proses tersebut dirasa kurang efisien membutuhkan waktu yang lama.

Dari identifikasi masalah yang telah diuraikan maka dapat diusulkan perancangan Aplikasi Stok Darah yang nantinya jika diimplementasikan dapat mempermudah perawat dalam melakukan request darah dan petugas Bank Darah dalam mengelola Stok Darah.

4.1.2. Identifikasi Data

Adapun data-data yang dibutuhkan sebagai penunjang aplikasi ini adalah data pasien, data kantong darah, data jenis darah dan golongan darah.

(2)

4.2 Analisa Kebutuhan

4.2.1. Analisa Kebutuhan User

Adapun kebutuhan user yang akan dilakukan dalam Aplikasi Stok Darah ini meliputi:

a. Perawat

1) Request darah.

b. Admin Bank Darah 1) Mengelola User

2) Mengelola request darah.

3) Mengelola Darah Musnah.

4) Mengelola Darah Masuk.

5) Mengelola Laporan 4.2.2. Analisa Hardware

Berikut hardware dengan spesifikasi minimun pada sistem yang akan dijalankan:

1. Prosessor Intel Core i3 2. Memori 4 GB

3. Harddisk 500 Gb 4. Monitor

5. Keyboard 6. Mouse 4.2.3. Analisa Software

Berikut spesifikasi software minimum yang disarankan pada aplikasi yang akan dijalankan:

a) Sistem operasi Windows 7 untuk PC/Laptop, Android Lolipop untuk smart phone.

b) Web Server

c) Google Chrome

(3)

4.3 Perancangan Sistem 4.3.1. Diagram Use case

Diagram Use case digunakan untuk menggambarkan interaksi antara aktor dengan sistem.

Perawat

Mengelola User

Mengelola Request Darah

Mengelola Darah Musnah

Menggelola Darah Masuk

Admin

Mengelola Laporan

Gambar 4.1 Diagram Use Case 4.3.2. Skenario Use Case

Skenario Use Case menjelaskan interaksi yang terjadi antara aktor dengan Use Case dalam melakukan proses tertentu. Berikut adalah proses skenario Use Case

1. Skenario Use Case Mengelola User

Tabel 4.1 Skenario Use Case Mengelola Data User Identifikasi

Nama Mengelola data user

Tujuan Pengelolaan data user

Deskripsi Proses pengelolaan data perawat

merupakan proses untuk mengolah data user pada aplikasi yang mencakup tambah, ubah, dan hapus data user.

Aktor Admin

Use Case yang berkaitan

Pre kondisi Admin berhasil login, menampilkan halaman menu utama.

(4)

Aktor Sistem 1. Memilih menu user

2. Menampilkan halaman kelola data perawat

3. Pilih baru

4. Menampilkan form perawat 5. Mengisi data perawat

6. Klick simpan

7. Validasi inputan

8. Menyimpan data perawat kedalam database

Alur alternatif

Alur alternatif pada langkah ke 3 : Apabila ingin mengedit data 1. Pilih edit pada list data perawat

2. Menampilkan data perawat yang akan diedit

3. Mengubah data perawat 4. Pilih Simpan

5. Validasi inputan

6. Menyimpan data perawat kedalam database

Alur alternatif

Alur laternatif pada langkah ke 3: apabila ingin menghapus data 1. Pilih hapus pada list data

perawat

2. Tampil pesan konfirmasi hapus 3. Pilih ok

4. Hapus data perawat dari database

2. Skenario Use Case Mengelola Request Darah Tabel 4.2 Skenario Use Case Mengelola Request Darah

Identifikasi

Nama Request Darah

Tujuan Membuat request darah

Deskripsi Proses pengelolaan merupakan proses untuk membuat, meproses dan menghapus request darah.

Aktor Admin atau Perawat

Use Case yang berkaitan

Pre kondisi Admin, Perawat berhasil login,

(5)

menampilkan halaman menu utama.

Aktor Sistem

1. Memilih menu request darah

2. Menampilkan halaman request darah

3. Pilih baru

4. Menampilkan form reuqest darah 5. Mengisi data request

6. Pilih simpan

7. Validasi inputan

8. Menyimpan data request darah kedalam database

Alur alternatif

Alur alternatif pada langkah ke 3: apabila ingin memproses data 1. Pilih proses

2. Form kelola proses 3. Mengisi data proses

4. Pilih simpan

4. Validasi inputan

5. Menyimpan data proses kedalam database

Alur alternatif

Alur laternatif pada langkah ke 3: apabila ingin menghapus data 1. Pilih hapus

2. Tampil pesan konfirmasi hapus 3. Pilih ok

4. Hapus data request darah dari database

3. Skenario Use Case Mengelola Darah Masuk Tabel 4.3 Skenario Use Case Mengelola Darah Masuk

Identifikasi

Nama Mengelola darah masuk

Tujuan Pengelolaan darah masuk

Deskripsi Proses pengelolaan darah masuk meliputi tambah, ubah, dan hapus data.

Aktor Admin Bank Darah

Use Case yang berkaitan

(6)

Pre kondisi Admin Bank Darah berhasil login, menampilkan halaman menu utama.

Aktor Sistem

1. Memilih menu darah masuk

2. Menampilkan halaman kelola darah masuk

3. Pilih baru

4. Menampilkan form darah masuk 5. Mengisi data darah masuk

6. Pilih simpan

7. Validasi masukan

8. Menyimpan data darah masuk kedalam database

Alur alternatif

Alur laternatif pada langkah ke 3: apabila ingin mengedit data 1. Pilih edit pada list data

darah masuk

2. Menampilkan data darah masuk yang akan diedit

3. Mengubah data darah masuk

4. Pilih simpan 5. Validasi inputan

6. Menyimpan data darah masuk ke dalam database

Alur Alternatif

Alur alternatif pada langkah ke 3: Apabila ingin menghapus data 1. Pilih hapus

2. Tampil pesan konfirmasi hapus 3. Pilih ok

4. Menghapus data darah masuk kedalam database

4. Skenario Use Case Mengelola Darah Musnah Tabel 4.4 Skenario Use Case Mengelola Darah Musnah

Identifikasi

Nama Mengelola darah musnah

Tujuan Pengelolaan darah musnah

Deskripsi Proses pengelolaan darah musnah

merupakan proses untuk mengolah data darah yang akan dimusnahkan meliputi tambah, dan hapus data

(7)

darah musnah.

Aktor Admin Bank Darah

Use Case yang berkaitan

Pre kondisi Admin Bank Darah berhasil login, menampilkan halaman menu utama.

Aktor Sistem

1. Memilih menu darah musnah

2. Menampilkan halaman kelola darah musnah

3. Pilih baru

4. Menampilkan form darah musnah

5. Mengisi data darah musnah 6. Pilih simpan

7. Validasi masukan

8. Menyimpan data darah musnah kedalam database

Alur Alternatif

Alur alternatif pada langkah ke 3: Apabila ingin menghapus data 1. Pilih hapus

2. Tampil pesan konfirmasi hapus 3. Pilih ok

4. Menghapus data darah musnah kedalam database

5. Skenario Use Case Mengelola Laporan

Tabel 4.5 Skenario Use Case Mengelola Laporan Identifikasi

Nama Mengelola Laporan

Tujuan Mencetak Laporan

Deskripsi Proses pengelolaan laporan adalah

proses untuk memfilter dan mencetak laporan, meliputi laporan darah masuk, laporan distribusi darah laporan darah musnah.

Aktor Admin Bank Darah

Use Case yang berkaitan

Pre kondisi Admin Bank Darah berhasil login, menampilkan halaman menu utama.

(8)

Aktor Sistem 1. Memilih Laporan (laporan darah

masuk/laporan distribusi darah /laporan darah musnah)

2. Menampilkan halaman laporan 3. Set input filter laporan

4. Pilih filter

5. Menampilkan data filter 6. Pilih cetak

7. Cetak Laporan 4.3.3. Class Diagram

Gambar 4.2 Class Diagram

(9)

4.3.4. Activity Diagram

1. Activity Diagram Mengelola Data User

Gambar 4.3 Activity Diagram Mengelola Data User

(10)

2. Activity Diagram Mengelola Request Darah

Gambar 4.4 Activity Diagram Request Darah

(11)

3. Activity Diagram Mengelola Darah Musnah

Gambar 4.5 Activity Diagram Mengelola Darah Musnah

(12)

4. Activity Diagram Mengelola Darah Masuk

Gambar 4.6 Activity Diagram Mengelola Darah Masuk

(13)

5. Activity Diagram Mengelola Laporan

Gambar 4.7 Activity Diagram Mengelola Laporan

(14)

4.3.5. Sequence Diagram

1. Sequence Diagram Mengelola Data User

: Admin : halaman

utama

: halaman kelola user

: control user : databse : form user

pilih menu kamar()

tampil kelola user()

pilih baru()

tampil form user()

input data user()

pilih simpan()

validasi inputan()

simpan data user()

pilih edit()

id_edit() request

data edit()

data user

data user

ubah data user()

validasi inputan()

simpan data()

pilih hapus()

id_hapus()

konfirmasi hapus

pilih ok()

validasi hapus()

hapus data()

Gambar 4.8 Sequence Diagram Mengelola Data User

(15)

2. Sequence Diagram Mengelola Request Darah

: form proses

: Admin : halaman

utama

: halaman kelola request darah

: form request darah

: control request darah

: databse

pilih menu

request datah() tampil kelola request darah()

pilih baru()

tampil form request darah()

input data request darah()

pilih simpan()

validasi inputan()

simpan data()

pilih proses()

id_proses()

reuest data()

data request darah input data proses()

pilih simpan()

validasi inputan()

simpan data()

pilih hapus()

id_hapus() konfirmasi hapus

pilih ok()

validasi hapus()

hapus data()

Gambar 4.9 Sequence Diagram Mengelola Request darah

(16)

3. Sequence Diagram Mengelola Darah Masuk

: Admin : halaman

utama

: halaman kelola darah masuk

: control darah masuk

: databse : form darah

masuk pilih menu kamar()

tampil kelola darah masuk()

pilih baru() tampil form darah

masuk()

input data darah masuk()

pilih simpan()

validasi inputan()

simpan data darah masuk()

pilih edit()

id_edit() request

data edit() data darah masuk

data darah masuk

ubah data darah masuk()

validasi inputan()

simpan data()

pilih hapus()

id_hapus()

konfirmasi hapus pilih ok()

validasi hapus()

hapus data()

Gambar 4.10 Sequence Diagram Mengelola Darah Masuk

(17)

4. Sequence Diagram Mengelola Darah Musnah

: halaman utama

: halaman kelola darah musnah

: form darah musnah

: control darah musnah

: databse : Admin

pilih menu darah musnah()

tampil kelola darah musnah()

pilih baru()

tampil form darah musnah()

input data darah musnah()

pilih simpan()

validasi inputan()

simpan data()

pilih hapus()

id_hapus()

konfirmasi hapus pilih ok()

validasi hapus()

hapus data()

Gambar 4.11 Sequence Diagram Mengelola Darah Musnah 5. Sequence Diagram Mengelola Laporan

: Admin : halaman

utama

: halaman laporan

: control laporan

: databse

pilih meulaporan()

taompil halaman laporan()

set input filter

pilih filter()

filter() request data()

data filter data filter

pilih cetak()

cetak laporan()

Gambar 4.12 Sequence Diagram Mengelola Laporan

(18)

4.4 Perancangan Struktur Database

Berikut ini adalah penjelasan mengenai struktur tabel dari database yang terdapat pada Aplikasi Stok Darah di Rumah Sakit RSUP Dr. Kariadi Semarang. Tabel-tabel yang digunakan dalam aplikasi ini antara lain :

4.4.1. Tabel Request Darah

Kunci Utama (*) : id_request

Fungsi : Untuk menyimpan data request darah Tabel 4.6 Tabel Request_darah

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *id_request Varchar 18 Primary Key

2 No_registrasi Char 20 Fk

3 Tgl_request Date -

4 Status Tinyint 1

5 Created_on Datetime -

6 Created_by Int 11

4.4.2. Tabel Detail Request

Kunci Utama (*) : id_det_request

Fungsi : Untuk menyimpan data detail request Tabel 4.7 Tabel detail_request

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *id_det_request Int 11 Primary Key

2 Id_request Varchar 18 Fk

3 Golongan Varchar 5

4 Jenis Varchar 5

5 Jml Int 11

4.4.3. Tabel Proses Request Kunci Utama (*) : id_proses

Fungsi : Untuk menyimpan data proses request

(19)

Tabel 4.8 Tabel proses_request

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *id_proses Int 11 Primary Key

2 Id_request Varchar 18 Fk

3 Nomer_kantong_darah Varchar 18

4 jumlah Tinyint 1

4.4.4. Tabel Kantong Darah

Kunci Utama (*) : nomer_kantong_darah

Fungsi : Untuk menyimpan data kantong Darah Tabel 4.9 Tabel kantong_darah

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *nomer_kantong_darah Varchar 18 Primary Key

2 Tgl_masuk Date -

3 Tgl_exp Date -

4 Golongan Varchar 2

5 jenis Varchar 3

6 jumlah Tiniyint 1

4.4.5 Tabel Darah Musnah

Kunci Utama (*) : id_darah_musnah

Fungsi : Untuk menyimpan data darah musnah Tabel 4.10 Tabel darah_musnah

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *id_darah_musnah Varchar 18 Primary Key

2 Tgl_musnah Date -

3 ket Varchar 225

4 Created_on Date

5 Created_by Int 11

4.4.5. Tabel Detail Darah Musnah

Kunci Utama (*) : id_detail_darah_musnah

Fungsi : Untuk menyimpan data detail darah musnah

(20)

Tabel 4.11 Tabel detail_darah_musnah

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *id_detail_darah_musnah Int 11 Primary Key 2 id_darah_musnah Varchar 18 Fk

3 nomer_kantong_darah Varchar 18 4.4.6. Tabel User

Kunci Utama (*) : id

Fungsi : Untuk menyimpan data user Tabel 4.12 Tabel User

NO Field Tipe Data Size Keterangan

1 *id int 11 Primary Key

2 Ip_address Varchar 45

3 Username Varchar 100

4 Password Varchar 225

5 Email Varchar 100

6 Created_on Int 11

7 Last_login Int 11

8 Active Tiniyint 1

9 Firstname Varchar 50

10 Lastname Varchar 50

11 Phone Varchar 20

11 Salt Tiniynt 4

4.5 Perancangan Input / Output 4.5.1. Halaman Login

Halaman ini digunakan untuk menginputkan username dan password untuk dapat masuk ke halaman utama.

Gambar 4.13 Perencanaan Halaman Login

(21)

4.5.2. Dashboard

Halaman ini adalah halaman yang ditampilkan pertama kali setelah user berhasil login.

Gambar 4.14 Perencanaan Halaman Utama 4.5.3. Halaman Kelola Data User

Halaman ini digunakan untuk mengelola data user. pada halaman ini Admin bisa menambah, mengubah maupun menghapus data user.

Gambar 4.15 Perencanaan Halaman Kelola Data User

(22)

4.5.4. Form User

Form ini digunakan untuk inputan pada proses tambah dan mengubah data User.

Gambar 4.16 Perencanaan Form User 4.5.5. Halaman Kelola Request Darah

Halaman ini digunakan untuk melakukan pengelolaan request darah. pada halaman ini user bisa menambah, menghapus maupun memproses data request darah..

Gambar 4.17 Perencanaan Halaman Request Darah

(23)

4.5.6. Form Request Darah

Form ini digunakan untuk inputan pada proses tambah data request darah.

Gambar 4.18 Perencanaan Form Request Darah 4.5.7. Halaman Kelola Darah Masuk

Halaman ini digunakan untuk mengelola data darah masuk dimana Admin Bank darah dapat menambah, mengubah dan menghapus data darah masuk.

Gambar 4.19 Perencanaan Halaman Kelola Darah Masuk

(24)

4.5.8. Form Darah Masuk

Form ini digunakan untuk inputan pada proses tambah, dan ubah data darah masuk.

Gambar 4.20 Perencanaan Form Darah Masuk 4.5.9. Halaman Kelola Darah Musnah

Halaman ini digunakan untuk mengelola data darah musnah.

pada halaman ini Admin Bank Darah dapat menambah, maupun menghapus data Darah musnah.

Gambar 4.21 Perencanaan Halaman Kelola Darah Musnah

(25)

4.5.10. Form Darah Musnah

Form ini digunakan untuk inputan pada proses tambah, dan ubah data darah musnah.

Gambar 4.22 Perencanaan Form Darah Musnah

4.5.11. Halaman Laporan

Halaman ini digunakan untuk memfilter dan mencetak laporan.

Gambar 4.23 Perencanaan Halaman Laporan

Gambar

Diagram Use case digunakan untuk menggambarkan interaksi antara  aktor dengan sistem.
Tabel 4.5 Skenario Use Case Mengelola Laporan  Identifikasi
Gambar 4.2 Class Diagram
Gambar 4.3 Activity Diagram Mengelola Data User
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,451 artinya tidak ada hubungan antara lama sakit dengan NPB pasien di Poli Saraf RSUP Dr..

Apakah terdapat hubungan antara kadar gula darah sewaktu dengan kadar enzim Troponin I pada pasien infark miokard akut non-diabetik di RSUP Dr

Tali pusat dari bayi pada kehamilan cukup bulan yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSIA Bunda Semarang, Puskesmas Jatingaleh, dan Rumah Bersalin Bidan Isti

Bagaimana kuantitas penggunaan antibiotik sebelum dan setelah pembuatan PPAB tahun 2014 kasus bedah digestif RSUP Dr.. Kariadi Semarang

Maskur (2004), dalam penelitiannya yang berjudul “Pengukuran Kinerja Dengan Pendekatan Balanced Scorecard (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang)”, menyimpulkan bahwa

Tingkat pengetahuan orangtua pasien di kedua rumah sakit terbanyak adalah di tingkat kurang, yaitu 68,1% di RSUP Dr Kariadi dan 89,4% di RS Panti Wilasa Dr

(2005) Faktor Risiko Lingkungan Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Leptospirosis Berat (Studi Kasus di Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang), Tesis, Universitas Diponegoro

TARIF LAYANAN TIDAK BERDASARKAN KELAS BADAN LAYANAN UMUM RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR.. KARIADI SEMARANG PADA KEMENTERIAN