• Tidak ada hasil yang ditemukan

Intertekstualitas Cerita Rakyat Si Malin Deman Dan Kaba Malin Deman.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Intertekstualitas Cerita Rakyat Si Malin Deman Dan Kaba Malin Deman."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii ABSTRACT

This thesis, discusses the correlation between Si Malin Deman from North Sumatera and Kaba Malin Deman from West Sumatera. Both of these tales have a similar theme about the wedding between the local men and the princess from heaven after the princess’ scraf stealing. Many of the regions in Indonesia have stories like this, but the tales of West and North Sumatera uses a similar character’s name, Malin Deman. The use of this character’s name indicates other similarities as a form of the corelation between one text and the other text. These corelation are seen from the result of the analysis narative structure in both of the texts related to local culture, that Si Malin Deman is producted from Batak’s mythology, while Kaba Malin Deman offers the interaction between Batak and Minangkabau’s culture.

(2)

iii ABSTRAK

Tesis ini membehas keterkaitan antara teks cerita rakyat Si Malin Deman yang berasal dari Sumatera Utara dan teks cerita rakyat Kaba Malin Deman yang berasal dari Sumatera Barat. Dua teks cerita rakyat ini memiliki persamaan tema yaitu pernikahan antara laki-laki pribumi dengan putri dari khayangan setelah pencurian baju terbang milik putri. Sesungguhnya, cerita semacam ini banyak terdapat di berbagai daerah di Indonesia, namun pada cerita rakyat Sumatera Utara dan Sumatera Barat menggunakan satu nama tokoh rekaan yang sama yaitu Malin Deman. Penggunaan nama tokoh ini mengindikasikan persamaan lainnya sebagai bentuk adanya jalinan hubungan antarteks dengan teks lain sebagai wacana yang berada di luarnya. Hubungan-hubungan ini dilihat dari hasil analisis peristiwa yang terdapat di dalam dua teks yang dikaitkan dengan budaya setempat, bahwa teks cerita rakyat Si Malin Deman berangkat dari mitologi Batak, dan teks cerita rakyat Kaba Malin Deman menyajikan interaksi antara budaya Batak dan Minangkabau.

Referensi

Dokumen terkait

Langkah-langkah yang dilakukan dalam tahapan penelitian ini sebagai berikut: 1) identifikasi masalah bertujuan untuk mengetahui rentang usia dalam melakukan pemilihan alat

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan karakteristik membran kitosan dengan membran kitosan-silika, mengetahui pengaruh penambahan massa silika abu sekam

Dengan demikian media pembelajaran bermanfaat untuk memperjelas dan mempermudah konsep yang abstrak dan mempertinggi daya serap dan retensi belajar. Di samping itu

Sumber Ide Kurikulum Madrasah berbasis Religious Culture di MI Cemorokandang Kedungkandang Malang Gambaran kurikulum yang ideal yaitu memenuhi standar baku sesuai kurikulum yang

Gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, Situasional, Pelayanan dan Autentik memiliki peran penting dalam mencapai tujuan organisasi yang diwujudkan dengan adanya

Puslitbang Peternakan bekerjasama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jambi, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batanghari, Direktorat Jenderal Peternakan,

(1999) yang menunjukkan bahwa stimulasi humor mampu menurunkan tingkat depresi, dan efektivitasnya dapat bertahan mulai satu hingga tiga bulan pasca pe. Selain itu diperoleh

Luaran berupa 1000 pose yang mempunyai skor ChemPLP dan PLIF bitstring yang digunakan untuk menilai keaktifan genistein sebagai ligan dengan decision tree pada