• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSENTRASI DAN KINERJA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI SUMATERA SELATAN PERIODE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KONSENTRASI DAN KINERJA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI SUMATERA SELATAN PERIODE"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

. I

r

I.

NAN

r<

i

..

.J'

r*** <•

KONSENTRASI DAN KINERJA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT

DI SUMATERA SELATAN

PERIODE 1991-2011

m

M *

m

v f* w. * (

Skripsi Oleh:

TIARA AMIROH

01091002051

EKONOMI PEMBANGUNAN

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Meraih

Gelar Sarjana Ekonomi

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS SRIWIJAYA

FAKULTAS EKONOMI

INDRALAYA

2014

. /■ / 'v, . ___ ___ ___ _ riri’*:

(2)

JS

/13.T-2&S-j <LFQl&

Ml

TW

KONSENTRASI DAN KINERJAINDUSTRI PENGOLAHAN KE DISUMATERA SELATAN PERIODE 1991-2011 *

^

J

/

|5sanrasBSS*

SkripsiOleh : TIARA AMIROH 01091002051 EKONOMIPEMBANGUNAN

DiajukanSebagaiSalah Satu SyaratUntukMeraih GelarSarjana Ekonomi

KEMENTERIANPENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

FAKULTAS EKONOMI INDRALAYA

(3)

LEMBARPERSETUJUAN UJIANKOMPREHENSIF

KONSENTRASIDANKINERJA INDUSTRIPENGOLAHANKELAPASAWIT

DI SUMATERASELATAN DisusunOleh : :TiaraAmiroh :01091002051 : Ekonomi : EkonomiPembangunan :Industri Nama NIM Fakultas Jurusan Bidang Kajian

Disetujuiuntukdigunakandalamujian komprehensif

TanggalPersetujuan

. DosenPembimbing Ketua

Tanggal:

\ AJcviev/W 2o\S Prof.Dr,TaufigMarwa, S.E<M.Si

1968-12241993031002

Anggota Tanggal:

ly

ot+

io\5,

Drs.Zulkamain Ishak,M.A

(4)

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

KONSENTRASI DAN KINERJA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT

DISUMATERA SELATAN DisusunOleh : Nama NIM Fakultas BidangKajian

Telah diuji dalam ujian komprehensifpada tanggal 4 November 2013 dan telah memenuhi syarat untukditerima.

: TiaraAmiroh

-.0191002051

: EkonomiPembangunan : Ekonomi Industri

PanitiaUjian Komprehensif Indralaya,6November2013

Ketua Anggota Anggota

i

&<

u

Prof. Dr.Taufia Marwa. M.Si Drs.ZulkamainIshak. M.A Drs.Nazli Adnan, M.Si

196812241993031002 195406071979031005 195804171988101002

Mengetahui, KetuaJurusan

(5)

SURATPERNYATAAN INTEGRITAS KARYAILMIAH

Yang bertandatangan dibawahini:

:TiaraAmiroh :01091002051 : Ekonomi Pembangunan : Industri :Ekonomi Nama Mahasiswa NIM Jurusan Bidang Kajian Fakultas

menyatakan dengansesungguhnyabahwaSkripsi yangberjudul :

KONSENTRASIDANKINERJAINDUSTRIPENGOLAHANKELAPASAWIT

(CPO)DISUMATERASELATAN

Pembimbing : Ketua

Anggota Tanggal Ujian

: Prof.Dr.Taufiq Marwa,S.E,M.Si : Drs.Zulkamain Ishak,M.A

:4November2013

adalah benar-benarkaryaSaya sendiri.Dalam skripsi initidakadakutipan hasil karya oranglainyangtidakdisebutkansumbernya.

Demikianlah pernyataan ini Sayabuatdengansebenarnya, danapabilapernyataan Sayaini tidakbenardikemudianhari,Sayabersediadicabutpredikatkelulusandangelarkesarjanaan.

Inderalaya,6November2013 PembuatPernyataan, METER* tempZe *v*/ «v.-< E8D69, ’9/800461 «NANMlAlIWCFl

6DM>'

El”

TiaraAmiroh NIM01091002051

(6)

KATAPENGANTAR

Puji syukur kepada Allah swt atas rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penelitian dan skripsi yang berjudul Konsentrasi dan Kinerja Industri PengolahanKelapa Sawit(CPO)di SumateraSelatan. Skripsi ini adalah untukmemenuhi salah satu syarat kelulusan dalam meraih derajat saijana Ekonomi progam Strata Satu (S-l)FakultasEkonomiUniversitasSriwijaya.

Skripsi ini membahas mengenai hubungan konsnetrasi dan variabel - variabel kinerja dalam industri pengolahan kelapa sawit. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwastrukturpasardari industri pengolahan kelapasawit di Sumatera Selatantermasuk dalamstrukturOligopolymoderatrendah.

Selamapenelitian dan penyusunan laporan dan skripsi ini, penulistidak luput dari alhamdulillah diatasi penulis berkat adanya bantuan, bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak, oleh karena itu penulis ingin menyampaikanrasaterimakasihsebesar-besarnya kepada:

kendala. Kendala tersebut

1. Allah SWT atas kasih sayang-Nya, selalu memberikan petunjuk dalam setiap masalah,danjalan kemudahandalamsegalaurusan .

2. Dosen pembimbing yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan flkiranuntuk membimbingdan memberikansarandalammenyelesaikanskripsi ini

3. KetuaJurusan

4. Paradosenpenguji yangtelah membantumemberikankritikdan saran 5. Orangtuadan keluargatercinta

SemogaALLAH SWT membalas budi baiknya dan memudahkan mencapai segala cita-citabaikkita semua,AamiinyaaRobbalAlaamiin..

Inderalaya,6November2013

TiaraAmiroh

i

(7)

J

ABSTRAK

KONSENTRASIDAN KINERJAINDUSTRIPENGOLAHANKELAPASAWIT

(CPO)DI SUMATERASELATAN

Oleh :

TIARAAMIROH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara konsentrasi dan kinerja industri pengolahan kelapa sawit (CPO) di Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dalam bentuk time series yaitu data tahunan dari periode 1999 hingga 2011 yang diperoleh dari berbagai laporan yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif deskriftif dan kuantitatif. Model analisis yang digunakan adalah model kausalitas Granger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perkembangan konsentrasi, efisiensi dan produktivitas tenaga kerja berfluktuasi dengan trend meningkat selama tahun pengamatan (2) konsentrasi dan produktivitas tenaga kerja industri pengolahan kelapa sawitdi SumateraSelatan tidak memiliki hubungan, sedangkan konsentrasi danefisiensi memiliki hubungan searah(konsentrasi mempengaruhiefisiensi).

Kata kunci: Konsentrasi, Produktivitas Tenaga Kerja, Efisiensi, Time series, kausalitas Granger,Eviews

u

(8)

DAFTARRIWAYATHIDUP

Data Pribadi

Nama

Tempat,Tanggal Lahir JenisKelamin Agama Kewarganegaraan Alamat :TiaraAmiroh :Palembang, 11 Oktober 1991 : Perempuan : Islam : Indonesia

:Jl.K.H.ADahlanLr. Gubahno.482 RT.27 RW.08 Kel.26 IlirKec. BukitKecil Palembang30135 :081929256665

Telpon

LatarBelakangPendidikan

Formal

1997-2003 : SDKartikaII-3 Palembang 2003-2006 :SMPNegeri 1 Palembang 2006-2009 : SMANegeri2Palembang

2009-2013 : FakultasEkonomi Jurusan EkonomiPembangunan UniversitasSriwijaya, Inderalaya.

NonFormal

2009 : KursusKomputerPalcomtech

:KursusBahasaInggrisGlobal EnglishCourse :KursusTOEFLLembagaBahasa,UNSRI 2011

2013

PengalamanKerja

1. EnumeratordiBankIndonesiakanwilPalembang Periode

Tujuan Posisi

:April-Juni2013

:MemantauperkembanganinflasikotaPalembang :Enumerator

(9)

I

UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

NO.

CAFTAR

:

14025V

TANGGAL : **" DAFTAR ISI KATA PENGANTAR 1 ABSTRAK li DAFTARISI m DAFTARTABEL IV DAFTAR GAMBAR v DAFTAR LAMPIRAN IV BAB I PENDAHULUAN 1 1.1 LatarBelakang 1 1.2 Perumusan Masalah 1 1.3 Tujuan Penelitian 7 1.4 ManfaatPenelitian. 7 1.4.1 ManfaatAkademik. 7 1.4.2Manfaat Operasional 8 1.4.3 ManfaatTeoritis 8

BAB IITINJAUANPUSTAKA 9

2.1 LandasanTeori 9

2.1.1.TeoriOrganisasiIndustri 9

2.1.2. Teori KonsentrasiIndustri 10

2.1.3. Teori Efisiensi 12

v

(10)

13 2.1.4.Teori ProduktivitasTenaga Kerja

14 2.1.5. TeoriNilai Tambah

15 2.2 PenelitianTerdahulu

27 BAB III METODEPENELITIAN

27 3.1 RuangLingkupPenelitian,

27 3.2SumberData. 28 3.3 MetodeAnalisis 32 3.4BatasanVariabel 34 BAB IVHASILPENELITIANDAN PEMBAHASAN

34 4.1 Profil Industri PengolahanKelapa Sawit(CPO)di Sumatera Selatan

35 4.1.1 PT SampoemaAgroTbk 37 4.1.2PT.PP. LondonSumateraTbk 39 4.1.3 PTPerkebunanNusantara 41 4.1.4 PT. PerkebunanMitraOgan

44 4.2ProsesPengolahan KelapaSawit

4.3 Produksi KelapaSawitdi SumateraSelatan 51 4.4AnalisisKonsentrasidanKineijaIndustriPengolahan KelapaSawit(CPO)

di SumateraSelatan, 54

4.5Efisiensi IndustriPengolahan KelapaSawitdi SumateraSelatan 58

4.6HasildanPembahasan 67

BABV PENUTUP 75

5.1 Kesimpulan 75

5.2 Saran 77

(11)

78 a. DaftarPustaka

81 b. Lampiran-lampiran

(12)

DAFTAR TABEL 2 Tabel 1.1.... Tabel 1.2.... Tabel 1.3.... Tabel4.1.... Tabel4.1.1 .. Tabel4.1.2.. Tabel4.1.3.. Tabel 4.1.4. Tabel 4.3.... Tabel4.4.la. Tabel4.4.lb Tabel4.5.la. Tabel4.5.2.. Tabel4.5.3a. Tabel4.5.3b Tabel4.6.1.. Tabel4.6.2.. Tabel4.6.3.. Tabel4.6.4.. 3 4 34 36 38 40 42 52 54 56 58 60 63 64 68 70 71 73 VI11

r

(13)

BABI

PENDAHULUAN

1.1 LatarBelakang

Sektor Industri mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Secara umum sektor ini memberikan kontribusi yang besar dalam pembentukan PDB (Produk DomestikBruto) nasional dan penerimaandevisa. Sektor industri diyakini sebagai sektor yang dapat memimpin sektor-sektorlain dalam sebuah perekonomian menuju kemajuan. Produkindustri selalu memilikitermoftradeyang tinggisertamenciptakan nilaitambah yang lebih besar dibandingkan produk-produk lain. Hal ini disebabkan karena sektor industri memiliki variasi produk yang sangat beragam dan mampu memberikan manfaat yangtinggikepadapemakainya(Dumairy,2000: 56).

Dari masing-masing skala industri manufaktur memiliki potensi untuk saling mendukung keberlangsungan industri yang lain. Industri besar semakin bertambah ke daerah-daerah yang terdapat potensi besar untuk mengembangkan industri tersebut. Sektor industri pengolahan mempunyai peranan yang

perekonomian di Indonesia, hal ini dapat dilihat dari kontribusinya terhadap Produk DomestikBruto (PDB)yangcukupbesaryaitu sekitar14,72persen padatahun2011 atau merupakan sektoryang cukupkuatmengahadapi goncangan ekonomidan ternyatadapat diandalkan dalam pemulihan perekonomian nasional (Statistik Kelapa Sawit Indonesia, 2011:8).

penting dalam kegiatan

(14)

4

Tabel 1.1

ProdukDomestikBruto AtasDasarHargaBerlaku

MenurutLapanganUsaha (MiliarRupiah) Tahun2008-2012

Lapangan Usaha 2008 2009 2010 2011 2012 857.196.8 985,470.5 1,091,447.3 1,190,412.4 592.060.9 719,710.1 879,505.4 970,599.6 1,477,541.5 1,599,073.1 1,806,140.5 1,972,846.6 46,680.0 49,119.0 56,788.9 65,124.9 555.192.5 660,890.5 754,483.5 860,964.8 744.513.5 882,487.2 1,024,009.1 1,145,600.9 353,739.7 423,172.2 491,283.1 549,115.5 405,162.0 466,563.8 535,152.9 598,523.2 481,848.3 574,116.5 660,365.5 783,970.5 888,676.4 716.656.2 541.334.3 1,376,441.7 40,888.60 419,711.9 691,487.5 312,190.2 368,129.7 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Sumber: BPS, Statistik Indonesia, beberapa tahun penerbitan.

Keterangan:

6 =Perdagangan, hoteldanrestoran 7 =Pengangkutandan komunikasi 8 =Keuangan, realestate,danjasa 9 =Jasa-jasa

1 =Pertanian 2 =Pertambangan 3 =IndustriPengolahan 4 = Listrik,gas,danairbersih

5 =Konstruksi

Gambarantabel 1.1 menunjukkanperanan masing-masingsektorterhadap Produk DomestikBruto (PDB) Indonesiaselamaperiode 2008-2012. Sektor industri pengolahan penyumbang terbesar dalam PDB Indonesia, yaitu menyumbang sekitar 24 persen dari total keseluruhan PDB lapangan usaha dalam perekonomian

menunjukkanbahwasektorindustri pengolahanmempunyaiperanan pentingdanterbesar bagi perekonomianIndonesia.

Kelapa sawitmerupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup pentingdalamkegiatan perekonomiandiIndonesia. Kelapasawitjuga salah satu komoditi ekspor Indonesia yang cukup penting sebagai penghasil devisa negara Indonesia. Hal ini

2

(15)

J

sesudah minyak dan gas. Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir kelapa sawitterbesardunia(StatistikKelapaSawitIndonesia,2011: 11 ).

Industri pengolahan kelapa sawit yang mengolah TBS segaramenjadi CPO terus mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan luas areal dan produksi. Hingga tahun 2005, jumlah unit pengolahan di seluruh Indonesia mencapai 420 unit dengan kapasitas olah 18,268 ton TBS/jam yang setara dengan 17,6jutaton CPO dan produksi aktual 12,45jutaton CPO (Dept. Pertanian2007: 20).

Tabel 1.2: VolumedanNilaiEksporKelapa Sawit (CPO)

Sumatera SelatanPeriodeTahun 1991-2011

Tahun Ekspor(Kg) 2003 700243026 765476908 883319732 898232329 1262017382 2503390488 2964586240 3231905021 5244532570 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011

Sumber: Badan Pusat Statistik Indonesia

Menurut data Badan Pusat Statistik, diperkirakan ekspor produk kelapa sawit dan turunannyaakan terus mengalami kenaikan baik volume maupun nilainya, dapat dilihat pada Tabel 1.2. Selama ini pembangunan dan pengembangan industri sawit sudah memberikankontribusisangatbesar, khususnyauntukmembukakesempatankerja.

Pengembangan industri sawit berkelanjutan menghadapi tantangan yang cukup kompleks menyangkut masalah energi, ketersediaan lahan dan masalah lingkungan. Menyangkut isu tentang perkebunan kelapa sawit yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, khususnya terhadap keanekaragaman hayati, harus dijawab oleh

(16)

J

parapengelola industri kelapasawitdengan tindakannyatauntukmenerapkanpelestarian keanekaragamanhayatisecaraoptimaldalampengelolaanperkebunankelapasawit, yaitu sejaktahaphulusampai hilir(Perkebunan KelapaSawitNasional,2010:6).

Dalam perkembangannya, proyek Perusahaan Inti Rakyat (PIR) kelapa sawit sudah dimulai sejak tahun 1980/1981 di Sumatera Selatan. Pada tahun 2003, posisi Sumatera Selatan adalah terbesar ketiga dalam luas areal dan produksi daalam industri kelapasawitIndonesia.

Tabel 1.3 : ProduksiKelapa SawitdiSumatra Selatan

PeriodeTahun 1991-2011 Produksi(Kg) Perkembangan Tahun 350.000 1991 11.43 10.26 390.000 430.000 480.000 565.000 580.000 600.000 625.000 685.000 850.000 925.000 1.105.000 1.290.000 1.365.000 1.480.000 1.625.000 1.710.000 1.860.000 2.120.000 2.175.000 2.207.000 1992 1993 11.63 1994 17.71 1995 2.65 1996 3.45 1997 1998 4.17 9.6 1999 2000 24.09 2001 8.82 2002 19.46 2003 16.74 2004 5.81 2005 8.42 2006 9.8 2007 5.23 2008 8.77 2009 13.98 2010 3.3 2011 2.47

Sumber:Disperindag,datadiolah

Tabel 1.3 menggambarkan produksi kelapa sawit di Sumatra Selatan periode

tahun 1991-2011. Kenaikan yang terjadi dari tahun 1991 hingga 2011 terlihat cukup stabil dilihat dari persentase kenaikan tiap tahun. Sejak awal 1991 hingga tahun 2000

4

(17)

produksi sawit tergolong tidak menunjukkan kenaikan yang besar hal tersebut disebabkan karena pada tahun 90an pabrik sawit di Sumatera Selatan masih sangat sedikit. Produksi kelapa sawit dalam priode tersebut memang tidak selalu naik, tetapi dalam beberapatahunjuga mengalami penurunan. Kenaikan terbesarterjadi padatahun 2000,produksimeningkathinggamencapai24persenkenaikan.

Hasil produksi kelapa sawit yang digambarkan tabel 1.3 merupakan hasil produksi dari beberapa perusahaan pengolahan kelapa sawit yang ada di Sumatera Selatan. Dari keseluruhan perusahaan pengolahan kelapa sawit tersebut dapat diukur tingkatpenguasaanpasarnya.

Tingkatpenguasaan pasardiukurdari banyaknyaperusahaan perusahaan kelapa sawit yang ada di wilayah Sumatera Selatan. Penguasaan tersebut mempengaruhi struktur pasar industri pengolahan kelapa sawit. Pengukuran pada industri pengolahan kelapa sawit dapat dilakukan dengan pengukuran andil empat perusahaan terbesar. (CR4) merupakan pengukuran yang melihat output empat perusahaan terbesar dibandingkan dengan jumlah seluruh output yang dihasilkan, dan dapat dilihat bagaimanastrukturpasar industritersebut. Industri pengolahan kelapa sawit melakukan prosesproduksi yang padaprosestersebutpengolahankelapa sawitjuga membutuhkan faktorproduksi lain,yaitutenagakeija.

Dalam proses produksi, pengolahan kelapa sawit mengunakan biaya-biaya. Biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi tersebut disebut dengan biaya madya. Biayamadya meliputi bahan baku, biaya bahan penolong, listrikdan gas, bahan bakar, barang-barang lainnya, jasa industri sewa gedung, mesin dan perlengkapannya, serta jasaterakhirnon industri.Baikatau buruknyakinerjasuatuindustriditentukanolehnilai

5

(18)

tambahnya. Bilanilai tambah menunjukkan kenaikan, haltersebutmenunjukkan bahwa industri tersebut bergerak kearah yang lebih baik. Selain itu, dari nilai tambah dapat dilihat apakah suatu perusahaan beroperasi secara efisien atau sebaliknya. Efisiensi merupakan nilai tambah yang dihasilkan suatu industri dengan input yang digunakan berupatenagakerja, bahan baku, modal,dan lainnya. Strukturpasar dan persaingannya dapat dilihat dari konsentrasi industrinya. Produktivitas tenaga kerja dapat mengukur bagaimanaukuranefisiensidanefektivitas(Teguh,2010:22).

Tingkat efisiensi dapatdigunakan sebagai indikatordalam menilai penggunaan bahan baku apakah secara efisien atau inefisiensi dan dapat melihat perkembangan industripengolahankelapasawit. Setelahprosesproduksiyangdilakukan industriuntuk menghasilkan produksi maksimal dan keuntungan, selanjutnya akan dilakukan penjualan produk yang menghasilkan pendapatan untuk produsen. Pada penelitian ini akan diteliti bagaimana hubungan antara konsentrasi kineija. Variabel dari kineija adalahefisiensi,produktifitastenagakerjadannilaitambah(Kuncoro,2000: 122).

1.2 PerumusanMasalah

Berdasarkanuraianlatarbelakang yangtelah dijelaskanmakapermasalahanutamayang dibahasdalampenelitianini adalahsebagaiberikut:

1. Bagaimana perkembangan konsentrasi pasar dan kineija industri pengolahan kelapasawitdi SumateraSelatan?

2. Bagaimana hubungan konsentrasi pasar dengan kinerja industri pengolahan kelapasawitdi SumateraSelatan?

6

(19)

J

1.3 TujuanPenelitian

Sesuaidenganpermasalahanyangadamakapenulisanini bertujuan:

1. Untuk mengetahui perkembangan konsentrasi dan kinerja industri pengolahan kelapasawit(CPO)di Sumatera Selatan.

2. Untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi dengan kinerja industri pengolahankelapasawit(CPO) di SumateraSelatan.

1.4 ManfaatPenelitian

1.4.1 ManfaatAkademik

1. Dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya pada bidang ilmu ekonomi dan memberikan masukan yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan penulis dan pembaca mengenai industri pengolahan kelapasawityangadadi SumateraSelatan.

2. Memperkaya akan bahan kajian mengenai teori-teori yang berkaitan dengan konsentrasi dan kinerja serta dapat memberikan informasi mengenai pengaruh konsentrasidankinerjaindustri pengolahankelapasawitdi SumateraSelatan.

3. Memberikan bahan referensi dan kontribusi tambahan kepada para civitas akademisi dalam mengembangkan tulisan - tulisan yang berhubungan dengan analisis pengaruh konsentrasi dan kinerja di Sumatera Selatan, terutama sektor industripengolahankelapasawit.

7

(20)

4.1.2 MannfaatOperasional

Dengan adanya tulisan ini, diharapkan dapat memberikan masukan yang bermanfaat dalam pengembangan industri pengolahan kelapa sawit di Sumatera Selatan bagi pemerintah,swasta, khususnyainstansi yangterkait.

4.1.3 ManfaatTeoristis

Sebagai aplikasi dari teori ekonomi terutama produktivitas tenaga kerja, teori efisiensi dan konsentrasi. Dan penelitian ini juga diharapkan dapat dijadikan bahan referensi terkaitdenganpermasalahanyangberkaitandenganpenelitian.

8

(21)

DAFTARPUSTAKA

Asngari,Imam.2003.”PembagianNilaiTambahPetani PlasmaPIRSUS KelapaSawit". JurnalEkonomi Pembangunan, Vol.5,No.l,Hal 3. BadanPusat Statistik.2011. Statistik Kelapa Sawit Indonesia. Palembang. BadanPusatStatistik.StatistikIndustriBesardanSedangProvinsiSumatra

Selatan.Palembang:BPS.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatra Selatan.2010. produksi kelapasawit.Palembang:BPS.

Case danC.Fair. 2002. Prinsip-prinsip Ekonomi Mikro. Jakarta: PT. Prenhallido.

Dumairy.2000. Matematika Terapan untuk Bisnis. Yogyakarta: BPFE. Darmayanti,Mega.2007. AnalisisStruktur, Kinerja dan Kluster Industri

Logam DasarBesi dan Baja di Indonesia. Skripsi, Institut Pertanian Bogor(tidakdipublikasikan).

Febriyanthi, Sri Anna. 2008. Analisis Daya Saing Ekspor Komoditi Teh Indonesia di Pasar Internasional.Skripsi, Progam StudiEkonomi Pertanian dan Sumber Daya, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor(tidakdipublikasikan).

Hasibuan,Nurmansyah.2000.KonsentrasiIndustriyangMenindasi,Fakultas Ekonomi, UniversitasSriwijaya.

Hasibuan,Nurmansyah. 1993.EkonomiIndustri:Persaingan, Monopoli, dan Regulasi.Jakarta:LP3S.

Hafidh, Ahmad.2011. “Analisis Hubungan Pengeluaran Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menggunakan Pendekatan Kausalitas Granger”. Vol.8No.2, hal 124- 129.

Ishak,Zulkamain&Asngari,Imam.Juni2009.“PotensiUsahadan Efisiensi Ekonomi Rakyat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur”. Vol.7, No.l.hal 25-36.

Juwita, Ita. 2004. Analisis Ekonomi Industri Semen dan Undang-undang Persaingan Usaha,FakultasEkonomi,IPB. Bogor.

.>■

(22)

Kardiman.2011.AnalisisStuktur,Prilaku,danKineijaIndustri KelapaSawit di Malaysia dan Implikasinya bagi Pengembangan Industri Kelapa Sawit di Indonesia. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Menejemen, InstitutPertanianBogor(tidakdipublikasikan).

Kaesti,AtikaDwi.2010.AnalisisKinerjaIndustri Tekstildan ProdukTekstil di Indonesiatahun2000-2008.Fakultas Ekonomi,Skripsi, Universitas Diponegoro(tidakdipublikasikan).

Kuncoro,Mudrajad. 2011.MetodeRisetuntukBisnisdanEkonomi.Jakarta. PenerbitErlangga.

Mustika, Ika. 2011. Analisis Struktur, Prilaku, dan Kineija Industri Pengolahan Susu di Indonesia. Fakultas Ekonomi dan Menejemen.

Skripsi,InstitutPertanian Bogor(tidakdipublikasikan).

Nachrowi, Usman. 2006. Ekonomertika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta:PenerbitFakultasEkonomiUniversitas Indonesia. Naylah, Maal.2010. Pengaruh Struktur PasarTerhadap Kineija Industri

Perbankan Indonesia. Tesis, Progam Pasca Saijana Universitas Diponegoro(tidakdipublikasikan).

Nyayu, etal. 2004.” Pengaruh Konsentrasi Industri Terhadap Kineija Industri Garam di Kota Palembang”. Jurnal Ekonomi Pembangunan, ol2No.2.Hal 127- 145. Palembang.

Patty,Zeth.2011.”AnalisisProduktivitasdan KelapaRakyat diKabupaten Halmahera”.Vol6No.2.Hal 155-164.

Pyndyck dan Rubinfeld. (2009). Mikroekonomi. Jakarta: PT Indeks. Rofanov.2012. Pengaruh Konsentrasi Struktur Pasar Terhadao Kineria Industri KomersialPerbankandi IndonesiaPeriodeTahun2007-2011.

Tesis, Progam Studi Ilmu Ekonomi Konsentrasi Keuangan Dan Perbankan.UniversitasNegeriMedan,Medan (tidakdipublikasikan). Sing,KongChee.2004. AnAnalysisof Market Concentrationon Selected Food Manufacturing Industry in Malaysia. Thesis, Universitas Putra Malaysia(unpublished).

Suryawati.2009.”AnalisisStruktur,Prilaku,danKinerjaindustriTekstildan Pakaian Jadi”. Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ST1E YKPN. Yogyakarta.

(23)

Safirin,MT. Analisis KinerjaIndustri Kecil Sandal danSepatudi Sentra Industrikecil Wedoro Sidoarjo.FTIUPNVeteran.JawaTimur. Teguh, Muhammad. 2010. Ekonomi Industri. Jakarta. Rajawali Pers-PT

RajaGrafindoPersada.

Wibowo,Andreas.2007. "StrukturKinerja Industri Konstruksi Nasional”.

Bandung.

Wulandari, Fitri.2007. "Strukturdan Kinerja Industri Kertas dan Pulp

Indonesia : Sebelum dan sesudah Pascakrisis”. Ekonomi

Pembangunan. Vol8(2).Hal209-222.

Winsih.2007.AnalisisStruktur,Prilaku dan Kinerja Industri Manufaktur Indonesia. Fakultas Ekonomi dan Menejemen, Skripsi, Institut PertanianBogor(tidakdipublikasikan).

Gambar

Tabel 1.2 : Volume dan Nilai Ekspor Kelapa Sawit (CPO) Sumatera Selatan Periode Tahun 1991 - 2011
Tabel 1.3 : Produksi Kelapa Sawit di Sumatra Selatan Periode Tahun 1991-2011 Produksi (Kg) PerkembanganTahun 350.000 1991 11.43 10.26390.000430.000 480.000 565.000 580.000 600.000 625.000 685.000 850.000 925.000 1.105.000 1.290.000 1.365.000 1.480.000 1.62

Referensi

Dokumen terkait

pada Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Kepada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara dan Setiap Orang,

Fungsi utama dari DFD yaitu untuk memudahkan analis sistem untuk menggambarkan suatu sistem sebagai satu fungsi yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain.. DFD

Perusahaan mempunyai kewajiban untuk melindungi tenaga kerjanya salah satunya dalam bentuk hak atas jaminan kesehatan, namun dalam kenyataan masih terjadi pelanggaran

Menyatakan bahwa Skripsi ini dengan judul: “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Batik di Kampung Batik Kauman Kota Pekalongan”, tidak terdapat karya yang pernah diajukan

Sebaliknya apabila manusia memilih amal munkar, maka apa yang mereka lakukan tiada nilai dihadapan Allah swt dalam kata lain yang dilakukan hanyalah amalan yang sia-sia atau

“ Kalau pendukungnya animo anak atau minat anak dan kecakapan, kompetensi guru pembimbing ”.. Dari keterangan diatas dijelaskan bahwa minat dan keinginan siswa

masyarakat, Kepolisian Daerah Provinsi Lampung menggunakan pendekatan budaya dalam kinerjanya. Pendekatan budaya tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya pemecahan

Saran Adapun saran yang dapat peneliti berikan untuk peran guru IPS dalam membentuk karakter jujur, disiplin, dan tanggung jawab siswa kelas VII di SMP Islam Sabilurrosyad