• Tidak ada hasil yang ditemukan

Supply Chain Management

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Supply Chain Management"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

[3]

Dinamika Rantai Pasok

S e t i j a d i

[email protected]

(2)

Tingkat Produksi

dan Amplifikasi Permintaan

[1]

• Pengaturan tingkat produksi menjadi suatu masalah sulit karena adanya amplifikasi permintaan dalam rantai pasok.

• Amplifikasi ini disebabkan oleh adanya waktu tunda (delay time), baik penundaan untuk operasi penciptaan nilai

tambah (value-added) maupun penundaan karena idle

(3)

3

Tingkat Produksi

dan Amplifikasi Permintaan

[2]

Ke arah hulu dalam rantai pasok, amplifikasi permintaan

akan semakin meningkat pada setiap tingkatnya.

Fenomena ini sesuai dengan Hukum Dinamika Industrial

(

The Law of Industrial Dynamics

) yang dinyatakan oleh

Burbidge (Towil, 1991:198).

Hukum itu menyebutkan bahwa:

Jika permintaan atas produk dialirkan melalui suatu

rangkaian persediaan dengan menggunakan

stock

control ordering

, maka variasi permintaan itu akan

(4)

Tingkat Produksi

dan Amplifikasi Permintaan

[3]

Amplifikasi dan distorsi permintaan mengakibatkan

tingkat produksi pada matarantai pabrik seringkali

berfluktuasi jauh lebih besar dibandingkan yang terjadi

pada tingkat penjualan aktual (Towill, 1991).

Pada tingkat produksi (

production rates

) maupun

tingkat persediaan (

stock levels

) terjadi

swing

(Towil et

al., 1992).

Pada kondisi ini, produksi dan persediaan mengalami

kelebihan (

overshoot

) dan kekurangan (

undershoot

) dari

(5)

5

Amplifikasi Permintaan

[1]

P

Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E

Perusahaan A

(6)

Amplifikasi Permintaan

[2]

PENYIMPANGAN PERMINTAAN

KEKURANGAN (SHORTAGES)

PEMESANAN

Production Flywheel Effect

Localised Protection Effect

Amplified "Forrester" Effect

(7)

7

Amplifikasi Permintaan

[3]

Model dinamika sistem untuk suatu rantai pasok seharusnya mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Model dapat mereproduksi data historis yang mempunyai tingkat keakuratan yang dapat diterima;

2. Model dapat memprediksi perilaku yang akan datang sebagai masukan data yang sama pada model yang telah dievaluasi;

3. Model dapat menjelaskan hubungan sebab akibat antara amplifikasi permintaan yang diamati secara signifikan; 4. Untuk rantai pasok tanpa amplifikasi permintaan yang

(8)

EDUCATION | TRAINING | CONSULTING | RESEARCH | DEVELOPMENT

Sekretariat:

Jl. Negla 25 Setiabudi Bandung 40154

Phone : 022 7000 1090 Mobile : 0821 1515 9595

E-mail : [email protected]

Website : www.SupplyChainIndonesia.com

Referensi

Dokumen terkait

Dalam bagan 1 ini dapat dilihat bahwa Demand Chain Management Zara terdiri dari dua bagian, yaitu (1) Supplier Rela- tionship Management - yang menurut penulis tidak lain

kontrol. meliputi risiko proses dan risiko kontrol. Risiko proses merupakan risiko yang muncul dari kegiatan operasional dan manajerial akibat terganggunya suatu

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan proses dari suatu proses produksi berdasarkan hasil akhirnya adalah metode DPMO (Defect Per

diagram (diagram sebab akibat), karena diagram ini diagram (diagram sebab akibat), karena diagram ini dapat dipergunakan untuk menjelaskan hubungan dapat dipergunakan untuk

Conceptual model of the study Supply Chain Integration Supplier Relationship Organizational culture Supply chain Innovation Supply chain Performance H1 H2 H3... Research

Tantangan yang dihadapi Carrefour, dapat diatasi dengan pengelolaan sistem informasi dan manajemen yang baik, guna mendukung proses pengambilan 22 keputusan di dalam penerapan Supply

Diskusi dan Analisis Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan analisis kejadian yang menunjukkan bahwa keberhasilan model e-kolaborasi ini memungkinkan berbagai pihak agar lebih

strategi mitigasi untuk mengatasi risiko-risiko Handayani, 2016 faktor yang dapat menyebabkan risiko dapat di inggat bahwa dalam rantai pasokan atau supply chain mengembangkan strategi