• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Peran Keharmonisan Keluarga Dan Konsep Diri Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja Putri.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Peran Keharmonisan Keluarga Dan Konsep Diri Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja Putri."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Andayani,B. 2002. Pentingnya Budaya Menghargai Dalam Keluarga. Buletin Psikologi Universitas Gajah Mada, Tahun X, No.1

Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian: suatu pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. 2008. Dasar-dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

--- 2008. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

--- 2010. Penyusunan skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Basri, H. 2004. Keluarga Sakinah Tinjauan Psikologi dan Agama. (edisi empat). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

BKKBN, 2007. Kebijakan Pemerintah Mengenai Kependidikan dan Pembangunan. Semarang: CV Aneka.

Burns, 1996. Konsep Diri Teori, Pengukuran, Perkembangan dan Perilaku. Jakarta: Archen

Casmini, 2004. Modul Pelatihan Tehnik Konseling Praktikum Dakwah BPI. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga.

Chaplin, J. P. 2008. Kamus Lengkap Psikologi, Terjemahan , Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Depag, RI. 2004. Al Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: CV. Toha Putra.

Ghozali, J.P. 2007. Aplikasi Analisis Multivariate: Dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.

Gujarati, Damodar, 1978. Ekonometrika Dasar. Jakarta: Erlangga.

Fuad, C. Radiono, S. Paramastri, I. 2003, Pengaruh Pendidikan Kesehatan Seksual Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Upaya Pencegahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hawari, D. 1997. Alquran Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Mental. Jakarta: Dana Bhakti Yasa.

(2)

Hurlock, E.B. 2002. Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi 5. Jakarta : Erlangga

Kartika, S. 2002. „Profil Perkawinan Perempuan Indonesia”. Jurnal Perempuan, Vol.31 (No. 22), 57-67.

Kartono, K. 2000. Bimbingan Bagi Anak dan Remaja yang Bermasalah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kinnaird, 2003. “Keluarga Makin Baik Hubungan Orangtua-Remaja Makin Rendah

Perilaku Seksual Pranikah”

http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=186024&actmenu=45. Diakses pada Tanggal 6 Januari 2009.

Kuncoro, 2001. Metode Kuantitatif Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi UPP AMK YKPN: Yogyakarta.

Lailatushifah, S.N.F, Prastawa, D.P. 2009. “Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Perilaku Seksual Pranikah Remaja Putri”. UIN Journal Psikologi, Vol.2 (No.21), 67-176.

Laily, Matulessy. 2004. “Pola Komunikasi Masalah Seksual Antara Orang Tua dan Anak”. Anima Indonesian Psychological Journal,Vol.19 (No.2), 194-205

Loekmono, L. 2000. Seksualitas, Pornografi dan Perkawinan. Semarang: Satwa

Luthfie, R.E. 2008. “Fenomena Perilaku Seksual Pada Remaja”. Diperoleh dari http://www.bkkbn.co.id//haweb//ceriama46seksualitas.html diakses pada tanggal 15 Maret 2010.

Maryani, 2010 http://library.gunadarma.ac.id/abstraction10506233-ssm_fpsi.pdf diakses: 18 Oktober 2010

Monks, F.J,K & Haditono, S..R. 2001. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mussen, P.H., Conger, J.J., Kagan, J & Huston, C.A., 1994. Perkembangan dan Kepribadian Anak . (terjemahan). Edisi Enam. Jakarta: Arcan

Notoatmodjo, S. 2007, Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni, Jakarta: Rineka Cipta.

(3)

Rini, 2002. “Pengertian Perilaku Seksual Remaja :http://www.e-psikologi./com/dewasa/1670502.htp. diakses:18 Oktober 2010

Sambas, R.I., Andayani, T.R &Astuti, T.P. 2005. “Hubungan Antara perilaku Mengakses Situs Porno Internet dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Mahasiswa”. Semarang: UNDIP, Jurnal Psikologi. Vol.2, (No.2), 60- 74

Sari, CP. 2009. “Harga Diri Pada Remaja Putri Yang Telah Malakukan Hubungan Seks Pranikah”. Jurnal Psikologi Universitas Gunadarma. Vol. 1 (No.2), 1-14

Sarwono, S.W. 2010. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Santoso, Singgih, 2001. SPSS Versi 10 Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Santrock, J.W. 2005. Adolescence, Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.

Simandjuntak, B., Pasaribu, I.L. 2003. Pengantar Psikologi Perkembangan. Bandung: Tarsito.

Sobur, 2003. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia

Sugiyono, 2010. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suharso, 2009. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang: Widya karya

Sukmadinata, 2003. Materi Bimbingan dan Konseling (Untuk Pengembangan Diri, Sosial dan Karir). Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Soetjiningsih, 2004. Buku Ajar: Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta : Sagung Seto.

Soetjiningsih.2006.“Remaja Usia 15-18 Tahun Banyak Lakukan Perilaku Seksual Pranikah”.http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=1659. Diakses Tanggal 6 Januari 2009.

Shavelson, B.J. & Roger, B. 1982. “Self-Concept: The Interplay of Theory Methods”. Journal of educational Psychology, Vol. 72, (No.1), .3-17

Sulistiono, R. 2011. Pendidikan Seks. Bandung: Elstar Ofset.

(4)

Taufik, Anganti, 2005. “Seksualitas remaja: Perbedaan seksualitas antara remaja yang tidak melakukan hubungan seksual dan remaja yang melakukan hubungan seksual”. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol.6, (No.2), 115-129.

Taufik. 2005. “Perilaku seks di Surakarta". http://elfarid.multiply.com/journal/item/306 Diakses 7 Januari 2009 .

Wirawan, 2008. H:\Pengertian Seksualitas.htm diakses tanggal 26 Juni 2010

Willis, 1994. Problema Remaja dan Pemecahannya. Bandung: PT. Angkasa

Wulandari, Yuwono, Pratisti, 2006. “Perilaku Seksual Ditinjau dari Kualitas Komunikasi Orang Tua-Anak” Indegenous, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi Vol.8, (No.2), 3-11.

Yahman, S. 2009. Permasalahan Remaja, sexualitas dan perkembangannya (pada Seminar Nasional). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yuwono, S. 2002. “Kesehatan reproduksi dan Keberagamaan, Solusi Masalah Perilaku Seksual Pranikah Remaja”. Kognisi. Hal: 12-21.

Referensi

Dokumen terkait

Sumbangan efektif intensitas mengakses media pornografi dengan perilaku seksual pranikah pada remaja sebesar 56%, sisanya terdapat 44% faktor lain yang mempengaruhi perilaku

Sumbangan efektif intensitas mengakses media pornografi dengan perilaku seksual pranikah pada remaja sebesar 56%, sisanya terdapat 44% faktor lain yang mempengaruhi

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU ASERTIF DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA

11 Melakukan hobi seperti melukis bisa mengalihkan dorongan seksual V 12 Pengetahuan kesehatan reproduksi tidak ada hubungannya dengan. perilaku

Tabel 2 : Rancangan Skala Peran Ayah Dalam Pendidikan Seksualitas 41 Tabel 3 : Sebaran item Skala Perilaku Seksual Pranikah Remaja Putri. 46 Tabel 4 : Sebaran Item Peran

Hubungan antara Asertivitas dengan Kontrol Diri terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja Putri ... Metode Penelitian

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual pada remaja yang pada dasarnya

Menurut (Dariyo, 2004) Remaja yang memiliki pengetahuan yang benar dan terarah tentang kesehatan reproduksi seksual jika tidak diimbangi dengan kontrol diri yang tinggi