STAY in FOCUS
Jesus is
Passing Life's Greatest
Tests
Masalah
datang pada
setiap orang
Masalah
datang kepada
semua LAPISAN
masyarakat
Masalah
datang kepada
semua level
Masalah
datang kepada
semua umat
Setiap orang
punya
Tidak seorangpun yang suka
untuk menghadapi Ujian
Tetapi ketika kita berjalan bersama
Tuhan melalui kehidupan, kita akan
menyadari bahwa
IMAN SELALU
DIUJI, DAN KADANG-KADANG
Latar belakang Kejadian 22
• Sejak meninggalkan Ur dari Kasdim, bertahun-tahun sebelumnya, ABRAHAM TELAH
MENEMPUH PERJALANAN PANJANG - TIDAK HANYA DALAM JARAK, TETAPI DALAM PENGEMBANGAN IMAN
• ABRAHAM TELAH MENGALAMI BANYAK UJIAN; beberapa ia telah lulus beberapa ia gagal. • Ia pernah GAGAL ketika mengatakan Sarah adalah saudari perempuannya kepada Firaun dan
Abimelekh
• Ia pernah GAGAL dengan mengikuti saran istrinya yang menyuruhnya mendapat anak dari Hagar
• Namun ABRAHAM BERTUMBUH DALAM IMANNYA DAN MENANG MELEWATI BANYAK UJIAN KEHIDUPAN YANG LAIN.
Kejadian 22:1
Setelah semuanya itu
Allah mencoba Abraham
. Ia
berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya,
Perbedaan Ujian kehidupan dari Allah dan
cobaan yang setan berikan
• Ini terjadi karena kita membuka celah sehingga menyebabkan masalah tersebut terjadi
• Setan mencobai untuk
menjerumuskan kita dalam
kehancuran bahkan kematian (Ayub) • Saat dicobai, setan ajarkan kita
untuk tidak mempercayai dan menyalahkan Allah. (Matius 4)
• Ini terjadi saat kita setia dan hidup benar di hadapan Tuhan.
• Allah izinkan cobaan untuk
membuat iman kita naik lebih tinggi (Yakobus 1:3)
• Saat dicobai Allah ajarkan kita
meminta hikmat hingga kita mampu melewatinya (Yak. 1:5; 1 Kor 10:13 )
Kejadian 22:2
•
Allah MENGUJI ABRAHAM DENGAN UJIAN YANG TERBERAT.
•
Sekarang pada sekitar usia 120.
•
Setelah menikmati masa damai dan sunyi bersama Sarah dan Ishak, selama
sekitar 15-20 tahun, ABRAHAM DIUJI DENGAN PERMINTAAN YANG TIDAK
BIASA DAN TAK TERDUGA DARI TUHAN.
Pengorbanan anak
bukanlah hal yang
tidak biasa pada masa
para leluhur dan
bahkan sampai ke
dalam kitab Raja-Raja,
TETAPI ALLAH MEMINTA
UMAT-NYA UNTUK
MENENTANGNYA DAN
TIDAK MENGIKUTI
KEBIASAAN ORANG KAFIR
ITU
"Ambillah
anakmu
yang
tunggal itu, yang
engkau
kasihi
, yakni
Ishak
, pergilah
ke tanah Moria dan
persembahkanlah dia di sana
sebagai korban bakaran pada
salah satu gunung yang akan
Kukatakan kepadamu."
Berhati-hati mencintai sesuatu di
dunia ini lebih dari Tuhan, karena
cepat atau lambat Tuhan akan
mengambilnya dari pelukan kita
Para Nabi & Bapa 13
Ishak adalah terang rumah tangganya, penghibur di masa tuanya, di atas segala
sesuatunya ahli waris daripada berkat yang dijanjikan itu. KEHILANGAN
SEORANG ANAK LAKI LAKI SEPERTI ITU OLEH KECELAKAAN ATAUPUN
PENYAKIT, AKAN MENGHANCURKAN HATI BAPA YANG BERBAHAGIA ITU; ITU
AKAN MEMBEBANI KEPALANYA YANG SUDAH MEMUTIH ITU DENGAN
KEDUKAAN; tetapi ia telah diperintahkan untuk mencurahkan darah anak itu oleh
tangannya sendiri. Baginya seolah olah hal itu merupakan sesuatu yang mustahil
dan mengerikan
Para Nabi & Bapa 13
DALAM KERAGU-RAGUAN DAN KESEDIHANNYA IA SUJUD DI ATAS BUMI, DAN
BERDOA, BEGITU RUPA SEPERTI YANG BELUM PERNAH DILAKUKANNYA
SEBELUMNYA, IA MEMINTA BEBERAPA HAL UNTUK MENEGUHKAN PERINTAH ITU
JIKALAU MEMANG IA HARUS LAKSANAKAN TUGAS YANG MENGERIKAN ITU. Ia
mengingat malaikat-malaikat yang diutus untuk menyatakan kepadanya maksud Allah
untuk membinasakan Sodom, dan menyampaikan kepadanya janji akan memperoleh
anaknya Ishak, dan IA PERGI KE TEMPAT DI MANA BEBERAPA KALI IA TELAH
BERTEMU DENGAN PESURUH-PESURUH SURGA ITU, DENGAN PENGHARAPAN
AKAN BERTEMU LAGI DENGAN MEREKA ITU SERTA MENERIMA
PETUNJUK-PETUNJUK LEBIH JAUH; TETAPI TIDAK SEORANG PUN YANG DATANG
UNTUK MENOLONGNYA.
P&B. 148.3
KEGELAPAN SEOLAH-OLAH MENYELUBUNGINYA; tetapi perintah Allah
berdengung di telinganya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi,
yakni Ishak." Perintah itu harus diturut dan IA TIDAK BERLAMBAT-LAMBATAN.
Harinya semakin dekat, dan ia harus memulai perjalanannya.
Tiga kata
kerja
“Ambil, pergi,
korbankan”
Tuhan tidak memberikan penjelasan, mengapa IA meminta Ishak untuk
dikorbankan, selain hanya sebuah harapan agar Abraham mematuhi perintah itu
PENCOBAAN DAN RINTANGAN JAUH LEBIH
MUDAH UNTUK DITANGGUNG KETIKA
Dalam sekejab seluruh harta dan Anak
AYUb hilang dan binasa
Bencana-bencana datang secara susul-menyusul dengan cepat adalah
bagian dari Strategi setan untuk
menjatuhkan mental dan Ayub.
Biasanya penderitaan atau kesusahan jauh lebih sukar ditanggung
saat semuanya datang secara beruntun dan cepat
.
Ketika Ayub dicobai
Dalam sekejab seluruh tubuh Ayub
ditimpanya dengan barah yang busuk dari
telapak kakinya sampai ke batu kepalanya
KETIKA KITA DIPAKSA UNTUK MENANGGUNG
PENDERITAAN DAN MALAPETAKA YANG TAMPAKNYA
TIDAK BERARTI DAN TIDAK MASUK AKAL, KETIKA
HIDUP TAMPAK TIDAK ADIL - SAAT ITULAH IMAN KITA
PARA NABI DAN BAPA
IA PERGI KE TEMPAT DI MANA ISHAK SEDANG TERTIDUR DENGAN NYENYAKNYA, anak muda itu tidur dengan tenangnya, dan pada wajahnya seolah-olah tidak ada tanda-tanda dosa. SEJENAK LAMANYA BAPA MEMANDANG KEPADA WAJAH ANAK YANG DIKASIHINYA ITU, KEMUDIAN DENGAN GEMETAR IA TINGGALKAN TEMPAT ITU. IA PERGI KE SISI SARAH YANG JUGA
SEDANG TERTIDUR. Haruskah ia membangunkan dia, agar sekali lagi memeluk anaknya? Haruskah ia menceritakan kepadanya akan tuntutan Allah itu? IA RINDU UNTUK
Kejadian 22:3
KEESOKAN HARINYA PAGI-PAGI
BANGUNLAH Abraham, ia MEMASANG pelana
keledainya dan MEMANGGIL dua orang
bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia
MEMBELAH juga kayu untuk korban bakaran
itu, lalu BERANGKATLAH ia dan PERGI ke
tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
ketika Abraham
menerima ujian iman
yang berat ini, dia tidak
berdebat dengan Tuhan
juga tidak membahasnya
dengan orang lain.
Itulah Hari yang terpanjang yang pernah dialami
Abraham … Setan nyaris membisikkan keraguan dan
ketidakpercayaan, tetapi Abraham menolak sarannya.
kejadian 22:4-6
Ketika pada hari ketiga Abraham
melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, SESUDAH ITU KAMI KEMBALI
KEPADAMU."
Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau.
bagaimana Abraham memiliki kepastian
bahwa Ishak akan kembali bersamanya?
Ibrani 11:17,19
Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang
telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,
;
Karena ia
berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara
orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali..
Kejadian 22:7, 8
Lalu berkatalah Ishak kepada
Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut
Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia:
"Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi
DI MANAKAH ANAK DOMBA UNTUK
KORBAN BAKARAN ITU?” Sahut
Abraham: "ALLAH YANG AKAN
MENYEDIAKAN ANAK DOMBA
BAGI-Pengorbanan
Ishak adalah
lambang dari
pengorbanan
Yesus
Genesis 22:9-10
Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu
ABRAHAM MENDIRIKAN MEZBAH di situ, disusunnyalah kayu,
Genesis 22:9-10
DIIKATNYA ISHAK, anaknya itu, dan DILETAKKANNYA DI
Genesis 22:9-10
Sesudah itu ABRAHAM
MENGULURKAN TANGANNYA, lalu MENGAMBIL PISAU UNTUK
Para Nabi dan Bapa
Tiba-tiba tangannya tertahan. Seorang malaikat berseru dari surga kepadanya, "Abraham,
Abraham." Dengan cepat ia menjawab, "Ya, Tuhan!" Dan kembali suara itu terdengar:
"Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang,
bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan
Kejadian 22:13
Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
1
.
Mencintai dan merangkul dengan sepenuh hati,
segala sesuatu yang berhubungan dengan
dunia adalah hal buruk yang sering kita
perjuangkan.
5 hal yang sering kita pegang teguh
1. HARTA BENDA – benda berwujud dan berharga - rumah, mobil, sebidang tanah, cincin berlian, arloji saku pusaka, atau koin langka.
2. PEKERJAAN kita - pekerjaan atau karier atau panggilan kita - biasanya membungkus identitas kita dengan panggilan kita - sering dikaitkan dengan siapa kita dan mengapa kita ada di sini.. 3. MIMPI kita - termasuk harapan kita untuk masa depan - hal-hal yang kita harapkan untuk
capai.
4. MINAT kita - termasuk hobi dan minat hiburan kita - berkemah, berburu, olahraga, olahraga fantasi, video game, musik, dan konser, dll.
5. HUBUNGAN kita - kita bisa menghargai orang - orang tua yang kita andalkan, putra atau putri yang kita sukai, kekasih yang kita takuti hilang, atau teman yang berarti dunia bagi kita.