• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kalkulus Rekayasa Hayati DERET

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kalkulus Rekayasa Hayati DERET"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

Kalkulus Rekayasa Hayati

DERET

(2)

Isi Bab

Pendahuluan

Barisan tak-hingga

Deret tak-hingga

Deret Positif : Uji kekonvergenan

Deret Ganti Tanda

Deret Pangkat

Deret Taylor dan Maclaurin

(3)

Kompetensi Dasar

Setelah mengikuti kuliah, peserta dapat membedakan antara baris dan deret,

beberapa deret positif dan deret ganti

tanda yang populer, dan menentukan

kekonvergenan deret tersebut .

(4)

PENDAHULUAN

Seorang filsuf dari Yunani Zeno of Elea (495-435 BC) mengemukakan race course paradox.

  1, , , , 1 1 1 1 , , 1 , 1

2 4 8 16 2 2

n n n

b          

   

Apakah pelari sampai garis finish?

1 1/2

(5)

Contoh:

Undian untuk mendapat Uang Belanja setiap tahun sampai dunia kiamat.

- Apakah tidak pernah stop?

- Yang mana yang paling menguntungkan?

Pilihan I: B=Rp 1.000.000

, , , , , , ,

2 4 8 16 2

n

B B B B B

B

Pilihan II: C=Rp 500.000

, , , , , , , 2 3 4 5

C C C C C

C n

(6)

Apakah barisan

 

bn dan

 

c n konvergen?

 

1, , , ,1 1 1 1 , , 1 , 1

2 4 8 16 2 2

n n n

b     

  

 

1, , , , ,1 1 1 1 , ,1 1

2 3 4 5 cn

n n

  

  

  

1 1 1 1 1

1 2 4 8 16 2

n n

b        

1 1 1 1 1

1 2 3 4 5

c

n

        n

Apakah deret

b

n dan

cn konvergen?

(7)

Kekonvergenan Baris:

Barisan

  a

n konvergen ke L atau lim n

n a L



jika untuk setiap ε terdapat bilangan positif N sehingga untuk

,

n

nN a   L

Barisan yang tidak konvergen ke suatu bilangan .

disebut Divergen

(8)

Sifat-sifat limit barisan yang konvergen

 

 

1.lim ,

2.lim lim ,

3.lim lim lim ,

4.lim lim lim ,

lim

5.lim , asalkan lim 0.

lim

n

n n

n n

n n n n

n n n

n n n n

n n n

n n n

n n n

n n

n

k k

ka k a

a b a b

a b a b

a a

b b b



 

  

  



 



  

  

 

Misal dan adalah barisan konvergen dan K adalah konstanta.

 

a n

 

b n

(9)

Teorema Apit:

Jika dan barisan yang konvergen ke L dan

maka konvergen juga ke L.

 

an

 

c n

, untuk n K,

n n n

a b c

 

bn

Contoh: Tentukan kekonvergenan barisan konvergen ke 0.

sin n3

n

Teorema limit mutlak:

Jika maka

lim a

n

0



 lim a

n

0



(10)

Teorema Barisan Monoton:

Jika barisan tak turun dan U adalah batas atas dari barisan tersebut, maka barisan akan konvergen ke suatu limit A, dan A ≤ U.

 

an

 

a n

Jika barisan tak naik dan U adalah batas bawah dari barisan tersebut, maka barisan akan konvergen ke

suatu limit A, dan A ≥ U.

 

an

 

a n

U

U

(11)

DERET TAK-HINGGA

1 2 3

1

k

...

k

a a a a

   

Jumlah parsial:

S n

n

n

a a a a

S

a a

S

a S

...

, ,

3 2

1

2 1

2

1 1

(12)

Definisi kekonvergenan deret Deret tak-hingga

 1 k

a k

mempunyai jumlah S jika barisan

jumlah parsial

  S

n konvergen ke S.

konvergen dan

Teorema kedivergenan deret

Deret tak-hingga konvergen maka

Jika maka deret divergen.

1 k

ak

lim0

k

k

a

0 lim

k

k

a

1 k

ak

(13)

Beberapa Deret yang populer

Deret geometri: 1 2 3

1

k

...

k

ar a ar ar ar

    

dengan

a  0

2

 

2

,

n n

n n

n

S rS a ar ar ar r a ar ar ar

a ar

          

 

1 ,

n n

S a ar

r

 

| r | < 1 deret konvergen

| r | ≥ 1 deret divergen

S= lim

n

1

n

S a



r

(14)

Deret Harmonik: 1...

3 ...

1 2

1 1 1

1k n

k

1 1 1

1 ...

2 3

1 1 1 1 1 1 1 1

1 ...

2 3 4 5 6 7 8

1 1 1 1

1 ...

2 2 2

Sn

n

n

n

    

   

            

   

     

S= lim

n

n

S



 

deret divergen

(15)

Deret Kolaps/Telescoping Deret

1 k

a

k yang tiap sukunya dapat dibentuk menjadi

1

k k

k

b b

a

, k=1,2,3,… sehingga

n n

k

k k

n b b b b

S

1

1

1) (

Kekonvergenan deret tergantung pada

lim

n

n

S



(16)

Deret p:

1

1 1 1 1

1 2 3 4

p p p p

k

k

    

Uji Integral:

Jika f fungsi kontinu, positif dan tak naik pada selang [1,∞) dan andaikan

untuk semua bilangan positif k maka

k

( )

af k

1 k

a

k konvergen jika hanya jika

1

( )

f x dx

konvergen

p > 1 deret konvergen, p ≤ 1 deret divergen

(17)

Sifat-sifat deret konvergen

Jika dan keduanya konvergen dan c adalah konstanta, maka

1 k

ak

1 k k

b

1 1

dan ( ) konvergen

k k k

k k

ca a b

 

dan

1 1

1 1 1

1. ,

2. ( ) .

k k

k k

k k k k

k k k

ca c a

a b a b

  

 

  

Sifat deret divergen

Jika divergen dan c ≠0 maka divergen.a

ca

(18)

UJI KEKONVERGENAN DERET 1.

an merupakan deret terkenal:

1.Deret Geometrik: | r | < 1 konvergen,

r S a

1

| r | > 1 divergen 2. Deret Harmonik: divergen

3. Deret yang Mengecil (collapsing series) 4. Deret-p: p > 1 konvergen, p ≤ 1 divergen

(19)

2. Uji suku ke-n untuk divergensi Jika lim  0

n

n a atau tidak ada maka divergen.

3. Jika

a

n deret positif 1. Uji jumlah terbatas 2. Uji Integral

3. Membandingkan dengan deret lain yang terkenal - Uji Perbandingan Biasa

- Uji Perbandingan Limit

4. Membandingkan suku-suku sendiri - Uji Rasio

(20)

4. Deret Berganti Tanda

5. Membandingkan dengan

| an |

1. Konvergensi Mutlak:

Jika

| an | konvergen maka

an konvergen

2. Uji Rasio Mutlak

3. Konvergensi bersyarat

an konvergen tapi

| an | divergen

6. Susun Ulang

(21)

Membandingkan dengan deret lain yang

terkenal (sudah diketahui kekonvergenannya) Uji Perbandingan Biasa:

Andaikan

0  a

n

b

n

, untuk n  N ,

1. Jika konvergen maka konvergen

bn

an

2. Jika divergen maka divergen

an

bn

(22)

Uji Perbandingan Limit:

Andaikan dan

a

n

 0, >0, b

n

1. Jika 0 < L <∞ maka dan sama-sama konvergen atau divergen.

an

bn

2. Jika L=0 dan konvergen maka konvergen

bn

an

lim

n

n n

a L



b

(23)

Membandingkan suku-suku sendiri Uji Rasio:

Jika adalah deret positif dan

an

lim

n 1

n n

a

a



1. Jika ρ < 1 maka deret konvergen.

2. Jika ρ > 1 atau ρ = ∞ maka deret divergen.

3. Jika ρ = 1 maka tidak ada kesimpulan (harus cari uji lain)

Gunakan uji ini jika melibatkan

a

n

n n

(24)

Uji deret berganti tanda:

Misalkan

adalah deret berganti tanda dengan

Jika maka deret tersebut konvergen.

1 2 3 4

...

a     a a a

1

0.

n n

aa

lim

n

0

n

a



Contoh: tunjukkan deret konvergen

2 1

1

( 1) 2

n

n n

n

 

(25)

Uji Rasio Mutlak:

Jika adalah deret dengan suku-suku taknol dan

un

lim

n 1

n n

u

u



1. Jika ρ < 1 maka deret konvergen mutlak.

2. Jika ρ > 1 atau ρ = ∞ maka deret divergen.

3. Jika ρ = 1 maka tidak ada kesimpulan (harus cari uji lain)

(26)

DERET PANGKAT

Deret fungsi

u xn

( )

Contoh:

2

sin( ) sin sin 2 sin 3

1 4 9

nx x x x

n    

Pertanyaan penting:

1. Untuk x yang bagaimana deret akan konvergen?

2. Pada fungsi yang bagaimanakah deret tersebut akan konvergen? Atau berapa S(x) dari deret?

Deret Pangkat:

2 3

0 1 2 3

1

n

...

n n

a x a a x a x a x

    

(27)

Himpunan kenvergensi:

Himpunan x dimana sebuah deret pangkat akan konvergen.

Himpunan konvergensi untuk deret pangkat berupa salah satu dari 3 jenis selang berikut:

n

a x

n

(1). Titik tunggal x = 0

(2). Selang (-R,R) dengan/tanpa 2 titik ujung selang (harus dicek di titik ujung selang)

(3). Seluruh garis bilangan Real.

Jari-jari kekonvergenan: (1) 0 (2) R (3)

(28)

Contoh:

0

( 1)2

n

n n

x n

1. Tentukan himpunan kekonvergenan nya.

2. Tentukan jari-jari kekonvergenannya.

(29)

Himpunan konvergensinya berupa salah satu dari 3 jenis selang berikut:

(1). Titik tunggal x = a

(2). Selang (a-R,a+R) dengan/tanpa 2 titik ujung selang (harus dicek di titik ujung selang)

(3). Seluruh garis bilangan Real.

Deret Pangkat:

2 3

0 1 2 3

1

( )

n

( ) ( ) ( ) ...

n n

a x a a a x a a x a a x a

        

(30)

Pendiferensialan dan pengintegralan pada deret pangkat

Misal S(x) adalah jumlah deret pangkat pada selang I

2 3

0 1 2 3

( ) ...

S xaa x a x   a x

Jika x berada dalam selang I, maka

 

1 2 3 2

0

1 1

1. '( ) 2 3 ...

n

x n

n

n n n

S x D a x a a x a x

na x

    

(31)

2 3 4

1 1 1

0 2 1 3 2 4 3

0 0 0

1 0

2. ( ) ...

1

x x

n n n

n n n

S t dt a t dt a x a x a x a x a x

n

     

 

  

Manfaat:

- Mendapatkan deret baru dari deret pangkat yang ada - Melakukan hampiran nilai dari fungsi di suatu titik.

Contoh:

3 5 7

tan

1

...

3 5 7

x x x

x x

    

(32)

32

Ingat: 1

2 0

tan 1

1

x

x dt

t

 

Dari deret geometri terhadap x, dimana:

1 2 3

1

1 ... 1

1

k k

x x x x

x

     

  1

S a

r

Ganti x dengan sehingga

t

2

2 4 6

2

1 1 ...

1 t t t

t     

2

2 4 6

0 0

3 5 7

1

1 1 ...

1

tan ...

3 5 7

x x

t t t dt

t

x x x

x x

    

    

 

(33)

Contoh: Tentukan deret pangkat dari

1. ( ) 1

1

2. ( ) ln(1 )

x

x

f x e

x

f x e

 

(34)

DERET TAYLOR DAN DERET MACLAUREN

Deret pangkat yang terkenal adalah Deret Taylor dan Deret Maclaurin. Deret Taylor adalah deret pangkat dalam x-a dengan koefesiennya adalah koefesien polinom Taylor.

Jika

f

memenuhi

...

) (

) (

) (

)

( xc

0

c

1

xac

2

xa

2

c

3

xa

3

f

untuk semua x di sekitar a, maka

! )

)(

(

n a c f

n n

.

(35)

Kekonvergenan deret Taylor:

Deret Taylor:

...

)

! ( 3

) (

)

! ( 2

) ( ) ''

)(

( ' )

(

) 3 3 (

2

a a x

f

a a x

a f x

a f a

f

menggambarkan fungsi

f

sebenarnya pada selang (a-r,a+r) jika

0 )

lim

(

Rn x

n

dengan ( 1) ( ) 1

)!

1 (

) ) (

(

n n

n x a

n

c x f

R

(suku sisa) di mana c titik antara x dan a.

(36)

Deret Maclaurin yang penting:

1.

1

2 3

1 ...

1 x x x

x     

2.

2 3 4

ln(1 ) ...

2 3 4

x x x

x x

     

3.

4.

2 3 4

1 ...

2! 3! 4!

x

x x x

e    x   

3 5 7

tan 1 ...

3 5 7

x x x

x x

 

(37)

5.

6.

7.

3 5 7

sinh ...

3! 5! 7!

x x x

x  x

8.

2 4 5

cosh 1 ...

2! 4! 5!

x x x

x     

9. (1 ) 1 2 3 ...

1 2 3

p p p p

x   x   x   x

       

     

2 4 5

cos 1 ...

2! 4! 5!

x x x

x     

3 5 7

sin ...

3! 5! 7!

x x x

x   x   

Referensi

Dokumen terkait

Pada saat anda pulang kerumah, apakah menurut anda, ada hal yang baru atau?. perubahan pada

Glucoberry merupakan suplemen kecantikan alami yang dipercaya mampu mencegah dan mengatasi semua jenis permasalahan kulit dari mulai flek hitam, kulit berminyak,

dalam hal hasil verifikasi sebagaimana dimaksud pada huruf e dinyatakan memenuhi syarat, DPRD DIY menetapkan Sultan Hamengku Buwono yang bertakhta sebagai Gubernur atau Adipati

Analisis deskriptif adalah suatu metode dengan jalan mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterpretasikannya (Natsir, 2003) dengan

Corms quality both glucomannan or calcium oxalate content of corms harvested from plant grown from middle and edge bulbils were not significantly different...

Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Dampak pembakaran

Analisis perbandingan penggunaan model hidrograf satuan sintetik yang diterapkan dengan data debit observasi di DAS Wampu (data debit puncak banjir dari BWSS II sebagai

Tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) berasal dari Afrika, namun secara luas ditanam dan mengalami penyebaran di seluruh daerah tropis dan subtropis.Tanaman ini di