Kalkulus Rekayasa Hayati
DERET
Isi Bab
• Pendahuluan
• Barisan tak-hingga
• Deret tak-hingga
• Deret Positif : Uji kekonvergenan
• Deret Ganti Tanda
• Deret Pangkat
• Deret Taylor dan Maclaurin
Kompetensi Dasar
Setelah mengikuti kuliah, peserta dapat membedakan antara baris dan deret,
beberapa deret positif dan deret ganti
tanda yang populer, dan menentukan
kekonvergenan deret tersebut .
PENDAHULUAN
Seorang filsuf dari Yunani Zeno of Elea (495-435 BC) mengemukakan race course paradox.
1, , , , 1 1 1 1 , , 1 , 1
2 4 8 16 2 2
n n n
b
Apakah pelari sampai garis finish?
1 1/2
Contoh:
Undian untuk mendapat Uang Belanja setiap tahun sampai dunia kiamat.
- Apakah tidak pernah stop?
- Yang mana yang paling menguntungkan?
Pilihan I: B=Rp 1.000.000
, , , , , , ,
2 4 8 16 2
nB B B B B
B
Pilihan II: C=Rp 500.000
, , , , , , , 2 3 4 5
C C C C C
C n
Apakah barisan
bn dan
c n konvergen?
1, , , ,1 1 1 1 , , 1 , 12 4 8 16 2 2
n n n
b
1, , , , ,1 1 1 1 , ,1 12 3 4 5 cn
n n
1 1 1 1 1
1 2 4 8 16 2
n n
b
1 1 1 1 1
1 2 3 4 5
c
n n
Apakah deret
b
n dan
cn konvergen?Kekonvergenan Baris:
Barisan
a
n konvergen ke L atau lim nn a L
jika untuk setiap ε terdapat bilangan positif N sehingga untuk
,
nn N a L
Barisan yang tidak konvergen ke suatu bilangan .
disebut Divergen
Sifat-sifat limit barisan yang konvergen
1.lim ,
2.lim lim ,
3.lim lim lim ,
4.lim lim lim ,
lim
5.lim , asalkan lim 0.
lim
n
n n
n n
n n n n
n n n
n n n n
n n n
n n n
n n n
n n
n
k k
ka k a
a b a b
a b a b
a a
b b b
Misal dan adalah barisan konvergen dan K adalah konstanta.
a n
b nTeorema Apit:
Jika dan barisan yang konvergen ke L dan
maka konvergen juga ke L.
an
c n, untuk n K,
n n n
a b c
bnContoh: Tentukan kekonvergenan barisan konvergen ke 0.
sin n3
n
Teorema limit mutlak:
Jika maka
lim a
n0
lim a
n0
Teorema Barisan Monoton:
Jika barisan tak turun dan U adalah batas atas dari barisan tersebut, maka barisan akan konvergen ke suatu limit A, dan A ≤ U.
an
a nJika barisan tak naik dan U adalah batas bawah dari barisan tersebut, maka barisan akan konvergen ke
suatu limit A, dan A ≥ U.
an
a nU
U
DERET TAK-HINGGA
1 2 3
1
k
...
k
a a a a
Jumlah parsial:
S n
n
n
a a a a
S
a a
S
a S
...
, ,
3 2
1
2 1
2
1 1
Definisi kekonvergenan deret Deret tak-hingga
1 k
a k
mempunyai jumlah S jika barisan
jumlah parsial
S
n konvergen ke S.konvergen dan
Teorema kedivergenan deret
Deret tak-hingga konvergen maka
Jika maka deret divergen.
1 k
ak
lim 0
k
k
a
0 lim
k
k
a
1 k
ak
Beberapa Deret yang populer
Deret geometri: 1 2 3
1
k
...
k
ar a ar ar ar
dengan
a 0
2
2
,
n n
n n
n
S rS a ar ar ar r a ar ar ar
a ar
1 ,
n n
S a ar
r
| r | < 1 deret konvergen| r | ≥ 1 deret divergen
S= lim
n
1
n
S a
r
Deret Harmonik: 1...
3 ...
1 2
1 1 1
1k n
k
1 1 1
1 ...
2 3
1 1 1 1 1 1 1 1
1 ...
2 3 4 5 6 7 8
1 1 1 1
1 ...
2 2 2
Sn
n
n
n
S= lim
nn
S
deret divergenDeret Kolaps/Telescoping Deret
1 k
a
k yang tiap sukunya dapat dibentuk menjadi1
k kk
b b
a
, k=1,2,3,… sehinggan n
k
k k
n b b b b
S
1
1
1) (
Kekonvergenan deret tergantung pada
lim
nn
S
Deret p:
1
1 1 1 1
1 2 3 4
p p p p
k
k
Uji Integral:
Jika f fungsi kontinu, positif dan tak naik pada selang [1,∞) dan andaikan
untuk semua bilangan positif k maka
k
( )
a f k
1 k
a
k konvergen jika hanya jika1
( )
f x dx
konvergenp > 1 deret konvergen, p ≤ 1 deret divergen
Sifat-sifat deret konvergen
Jika dan keduanya konvergen dan c adalah konstanta, maka
1 k
ak
1 k k
b
1 1
dan ( ) konvergen
k k k
k k
ca a b
dan
1 1
1 1 1
1. ,
2. ( ) .
k k
k k
k k k k
k k k
ca c a
a b a b
Sifat deret divergen
Jika divergen dan c ≠0 maka divergen.a
caUJI KEKONVERGENAN DERET 1.
an merupakan deret terkenal:1.Deret Geometrik: | r | < 1 konvergen,
r S a
1
| r | > 1 divergen 2. Deret Harmonik: divergen
3. Deret yang Mengecil (collapsing series) 4. Deret-p: p > 1 konvergen, p ≤ 1 divergen
2. Uji suku ke-n untuk divergensi Jika lim 0
n
n a atau tidak ada maka divergen.
3. Jika
a
n deret positif 1. Uji jumlah terbatas 2. Uji Integral3. Membandingkan dengan deret lain yang terkenal - Uji Perbandingan Biasa
- Uji Perbandingan Limit
4. Membandingkan suku-suku sendiri - Uji Rasio
4. Deret Berganti Tanda
5. Membandingkan dengan
| an |1. Konvergensi Mutlak:
Jika
| an | konvergen maka
an konvergen2. Uji Rasio Mutlak
3. Konvergensi bersyarat
an konvergen tapi
| an | divergen6. Susun Ulang
Membandingkan dengan deret lain yang
terkenal (sudah diketahui kekonvergenannya) Uji Perbandingan Biasa:
Andaikan
0 a
n b
n, untuk n N ,
1. Jika konvergen maka konvergen
bn
an2. Jika divergen maka divergen
an
bnUji Perbandingan Limit:
Andaikan dan
a
n 0, >0, b
n1. Jika 0 < L <∞ maka dan sama-sama konvergen atau divergen.
an
bn2. Jika L=0 dan konvergen maka konvergen
bn
anlim
nn n
a L
b
Membandingkan suku-suku sendiri Uji Rasio:
Jika adalah deret positif dan
anlim
n 1n n
a
a
1. Jika ρ < 1 maka deret konvergen.
2. Jika ρ > 1 atau ρ = ∞ maka deret divergen.
3. Jika ρ = 1 maka tidak ada kesimpulan (harus cari uji lain)
Gunakan uji ini jika melibatkan
a
nn n
Uji deret berganti tanda:
Misalkan
adalah deret berganti tanda dengan
Jika maka deret tersebut konvergen.
1 2 3 4
...
a a a a
1
0.
n n
a a
lim
n0
n
a
Contoh: tunjukkan deret konvergen
2 1
1
( 1) 2
n
n n
n
Uji Rasio Mutlak:
Jika adalah deret dengan suku-suku taknol dan
un
lim
n 1n n
u
u
1. Jika ρ < 1 maka deret konvergen mutlak.
2. Jika ρ > 1 atau ρ = ∞ maka deret divergen.
3. Jika ρ = 1 maka tidak ada kesimpulan (harus cari uji lain)
DERET PANGKAT
Deret fungsi
u xn( )
Contoh:2
sin( ) sin sin 2 sin 3
1 4 9
nx x x x
n
Pertanyaan penting:
1. Untuk x yang bagaimana deret akan konvergen?
2. Pada fungsi yang bagaimanakah deret tersebut akan konvergen? Atau berapa S(x) dari deret?
Deret Pangkat:
2 3
0 1 2 3
1
n
...
n n
a x a a x a x a x
Himpunan kenvergensi:
Himpunan x dimana sebuah deret pangkat akan konvergen.
Himpunan konvergensi untuk deret pangkat berupa salah satu dari 3 jenis selang berikut:
n
a x
n
(1). Titik tunggal x = 0
(2). Selang (-R,R) dengan/tanpa 2 titik ujung selang (harus dicek di titik ujung selang)
(3). Seluruh garis bilangan Real.
Jari-jari kekonvergenan: (1) 0 (2) R (3)
∞
Contoh:
0
( 1)2
n
n n
x n
1. Tentukan himpunan kekonvergenan nya.
2. Tentukan jari-jari kekonvergenannya.
Himpunan konvergensinya berupa salah satu dari 3 jenis selang berikut:
(1). Titik tunggal x = a
(2). Selang (a-R,a+R) dengan/tanpa 2 titik ujung selang (harus dicek di titik ujung selang)
(3). Seluruh garis bilangan Real.
Deret Pangkat:
2 3
0 1 2 3
1
( )
n( ) ( ) ( ) ...
n n
a x a a a x a a x a a x a
Pendiferensialan dan pengintegralan pada deret pangkat
Misal S(x) adalah jumlah deret pangkat pada selang I
2 3
0 1 2 3
( ) ...
S x a a x a x a x
Jika x berada dalam selang I, maka
1 2 3 20
1 1
1. '( ) 2 3 ...
n
x n
n
n n n
S x D a x a a x a x
na x
2 3 4
1 1 1
0 2 1 3 2 4 3
0 0 0
1 0
2. ( ) ...
1
x x
n n n
n n n
S t dt a t dt a x a x a x a x a x
n
Manfaat:
- Mendapatkan deret baru dari deret pangkat yang ada - Melakukan hampiran nilai dari fungsi di suatu titik.
Contoh:
3 5 7
tan
1...
3 5 7
x x x
x x
32
Ingat: 1
2 0
tan 1
1
x
x dt
t
Dari deret geometri terhadap x, dimana:
1 2 3
1
1 ... 1
1
k k
x x x x
x
1
S a
r
Ganti x dengan sehingga
t
22 4 6
2
1 1 ...
1 t t t
t
2
2 4 6
0 0
3 5 7
1
1 1 ...
1
tan ...
3 5 7
x x
t t t dt
t
x x x
x x
Contoh: Tentukan deret pangkat dari
1. ( ) 1
1
2. ( ) ln(1 )
x
x
f x e
x
f x e
DERET TAYLOR DAN DERET MACLAUREN
Deret pangkat yang terkenal adalah Deret Taylor dan Deret Maclaurin. Deret Taylor adalah deret pangkat dalam x-a dengan koefesiennya adalah koefesien polinom Taylor.
Jika
f
memenuhi...
) (
) (
) (
)
( x c
0 c
1x a c
2x a
2 c
3x a
3 f
untuk semua x di sekitar a, maka
! )
)(
(
n a c f
n n
.
Kekonvergenan deret Taylor:
Deret Taylor:
...
)
! ( 3
) (
)
! ( 2
) ( ) ''
)(
( ' )
(
) 3 3 (
2
a a x
f
a a x
a f x
a f a
f
menggambarkan fungsi
f
sebenarnya pada selang (a-r,a+r) jika0 )
lim
(
Rn x
n
dengan ( 1) ( ) 1
)!
1 (
) ) (
(
n n
n x a
n
c x f
R
(suku sisa) di mana c titik antara x dan a.
Deret Maclaurin yang penting:
1.
1
2 31 ...
1 x x x
x
2.
2 3 4
ln(1 ) ...
2 3 4
x x x
x x
3.
4.
2 3 4
1 ...
2! 3! 4!
x
x x x
e x
3 5 7
tan 1 ...
3 5 7
x x x
x x
5.
6.
7.
3 5 7
sinh ...
3! 5! 7!
x x x
x x
8.
2 4 5
cosh 1 ...
2! 4! 5!
x x x
x
9. (1 ) 1 2 3 ...
1 2 3
p p p p
x x x x
2 4 5
cos 1 ...
2! 4! 5!
x x x
x
3 5 7