• Tidak ada hasil yang ditemukan

MOTTO DAN HALAMAN PERSEMBAHAN...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MOTTO DAN HALAMAN PERSEMBAHAN..."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

- viii -

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

ABSTRAK ... iii

MOTTO DAN HALAMAN PERSEMBAHAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 LATAR BELAKANG ... 1

1.2 ALASAN PEMILIHAN STUDI ... 3

1.3 RUMUSAN MASALAH ... 3

1.4 TUJUAN DAN SASARAN ... 6

1.4.1 Tujuan ... 6

1.4.2 Sasaran ... 6

1.4.3 Manfaat ... 6

1.5 RUANG LINGKUP ... 7

1.5.1 Ruang Lingkup Wilayah ... 7

1.5.2 Ruang Lingkup Substansi ... 10

1.6 KEASLIAN PENELITIAN ... 12

1.7 KERANGKA PIKIR ... 15

1.8 METODE PENELITIAN ... 16

1.8.1 Variabel Penelitian Terpilih ... 17

1.8.2 Ruang Lingkup Substansi ... 10

1.8.2 Obyek Penelitian ... 20

1.8.3 Tahapan Persiapan Studi ... 20

1.8.4 Teknik Pengambilan Sampel ... 22

1.8.5 Tahap Pengumpulan Data ... 23

1.8.6 Instrumen Penelitian ... 29

1.8.7 Teknik Pengolahan dan Penyajian Data ... 29

(2)

- ix -

1.8.9 Teknik Penyajian Data ... 37

1.8.10 Kredibilitas Penelitian Kualitatif ... 37

1.9 SISTEMATIKA PENYUSUNAN LAPORAN ... 39

BAB II KAJIAN LITERATUR ... 40

2.1 PENGERTIAN POLA PEMANFAATAN RUANG ... 40

2.2 TINJAUAN RUANG PUBLIK ... 41

2.2.1 Pengertian Ruang publik ... 41

2.2.2 Tujuan Pembangunan Ruang publik ... 43

2.2.3 Fungsi dan Makna Ruang publik ... 43

2.2.4 Jenis Ruang Publik ... 45

2.2.5 Tipologi Ruang publik dan Karakteristiknya .... 46

2.2.6 Batas Ruang Publik dan Ruang Privat (Personal Space) ... 48

2.2.7 Bentuk Pemanfaatan Ruang publik pada Lingkungan Permukiman ... 49

2.2.7.1 Pemanfaatan Taman/Lapangan Lingkungan sebagai Ruang publik ... 50

2.2.7.2 Pola dan Pemanfaatan Ruang Jalan sebagai Ruang publik ... 51

2.2.8 Figure Ground untuk Menangkap Pola Ruang Terbuka ... 53

2.3 TINJAUAN AKTIVITAS ... 56

2.3.1 Sistem Aktivitas ... 56

2.3.2 Interaksi Sosial dan Interaksi Keruangan Sebagai Bentuk Pemanfaatan Pola Ruang Aktivitas ... 58

2.3.3 Skema Pergerakan Manusia Hubungan Antara Aktivitas, Place, Rute dan Pola Aktivitas ... 59

2.3.4 Interaksi Keruangan ... 60

2.3.5 Interaksi Sosial ... 60

2.3.6 Dimensi Pengukuran Aktivitas pada Ruang publik 61 2.4 RUANG, AKTIVITAS, DAN PERILAKU PUBLIK ... 62

2.4.1 Aktivitas dan Perilaku Publik ... 62

2.4.2 Faktor yang Memepengaruhi Adaptasi Seseorang Dalam Memanfaatkan Ruang ... 63

2.4.3 Perilaku sebagai Suatu Pendekatan ... 64

(3)

- x -

BAB III GAMBARAN UMUM PERMUKIMAN MLATEN SEMARANG ... 72

3.1 GAMBARAN UMUM KECAMATAN SEMARANG TIMUR ... 72

3.1.1 Kondisi Fisik Alam ... 72

3.1.2 Kependudukan ... 72

3.1.3 Penggunaan Lahan Kecamatan Semarang Timur ... 73

3.2 GAMBARAN UMUM KELURAHAN BUGANGAN, SEMARANG ... 74

3.2.1 Gambaran Fisik Dasar ... 74

3.2.2 Kependudukan ... 75

3.2.3 Kondisi Sosial Budaya ... 76

3.3 GAMBARAN UMUM PERMUKIMAN MLATEN, SEMARANG ... 77

3.3.1 Gambaran Administratrif Kawasan ... 77

3.3.2 Sejarah Pembentukan Permukiman Mlaten, Semarang 78 3.3.3 Kondisi Penggunaan Lahan ... 80

3.3.4 Kondisi Fisik Bangunan di Permukiman Mlaten ... 82

3.3.5 Kondisi Sarana Prasarana Permukiman di Permukiman Mlaten ... 83

3.3.5.1 Prasarana Jalan ... 84

3.3.5.2 Prasarana Drainase ... 85

3.3.5.3 Prasarana Persampahan ... 85

3.3.5.4 Sarana Pendidikan ... 86

3.3.5.5 Sarana Pelayanan Kesehatan ... 86

3.3.5.6 Sarana Pelayanan Umum ... 87

3.3.5.7 Sarana Sumur dan MCK Umum ... 87

3.3.6 Kondisi Kependudukan ... 88

3.3.7 Sosial Budaya ... 89

3.3.8 Ekonomi ... 89

3.3.9 Gambaran Umum Ruang Publik Kawasan ... 90

BAB IV ANALISIS POLA PEMANFAATAN RUANG PUBLIK BERDASARKAN AKTIVITAS PENDUDUK DI PERMUKIMAN MLATEN SEMARANG ... 95

4.1 ANALISIS SEJARAH DAN PERUBAHAN BENTUKAN RUANG PUBLIK KAWASAN ... 95

4.1.1 Sejarah Bentukan Spasial Taman Lingkungan ... 95

4.1.2 Sejarah Bentukan Spasial Publik Jalur Sirkulasi/ Jalan ... 99

(4)

- xi -

4.2 ANALISIS POLA AKTIVITAS PENDUDUK DI

RUANG PUBLIK KAWASAN ... 103

4.2.1 Analisis Pola Aktivitas Warga di Taman Lingkungan ... 103

4.2.2 Analisis Pola Aktivitas dalam Pemanfaatan Ruang Jalan ... 118

4.3 ANALISIS BENTUK PEMANFAATAN RUANG PUBLIK KAWASAN ... 130

4.3.1 Analisis Bentuk Pemanfaatan Taman Lingkungan di Permukiman Mlaten ... 130

4.3.2 Analisis Bentuk Pemanfaatan Ruang Jalan di Permukiman Mlaten ... 140

4.3.2.1 Bentuk Pemanfaatan Ruang Jalan pada Jalan Umum ... 141

4.3.2.2 Bentuk Pemanfaatan Ruang Jalan pada Jalan Lingkungan ... 144

4.4 ANALISIS POLA PEMANFAATAN RUANG PUBLIK BERDASARKAN AKTVITIAS PENDUDUK ... 150

4.4.1 Pola Pemanfaatan Taman Lingkungan di Permukiman Mlaten berdasarkan Aktivitas Penduduknya ... 150

4.4.2 Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Jalan di Permukiman Mlaten Berdasarkan Aktivitasnya ... 156

4.5 TEMUAN STUDI ... 167

BAB V PENUTUP ... 173

5.1. KESIMPULAN ... 173

5.2. REKOMENDASI ... 176

5.2.1 Rekomendasi untuk Pemerintah Kota Semarang ... 177

5.2.2 Rekomendasi untuk Masyarakat Permukiman Mlaten 177 5.2.3 Rekomendasi untuk Studi Lanjutan ... 178

DAFTAR PUSTAKA ...

(5)

- xii -

DAFTAR TABEL

Tabel I.1. Definisi Operasional ... 12

Tabel I.2. Keaslian Penelitian ... 13

Tabel I.3. Rincian Klasifikasi Variabel Penelitian .. 17

Tabel I.4. Kebutuhan Data Penelitian ... 24

Tabel I.5. Narasumber Wawancara ... 28

Tabel I.6. Contoh Bentuk Pengkodean Wawancara ... 30

Tabel I.7. Pengamatan terhadap Pelaku dan Perilakuu Aktivitas ... 33

Tabel I.8. Contoh Bentuk Pengkodean Wawancara ... 34

Tabel I.9. Sistem Koding pada Perilaku ... 34

Tabel I.10. Kriteria dan Pemerikasaan Keabsahan Data dalam Penelitian Kualitatif ... 37

Tabel II.1. Pola Jaringan Jalan ... 53

Tabel II.2. Pola Solid Void Kawasan ... 54

Tabel II.3. Sintesa Literatur ... 67

Tabel III.1. Jumlah Rumah Tangga, Jumlah Penduduk, dan Kepadatan Penduduk Kecamatan Semarang Timur Th.2012 ... 73

Tabel III.2. Penggunaan Lahan Kecamatan Semarang Timur 2012 (0,00Ha) ... 73

Tabel III.3. Jumlah Penduduk Kelurahan Bugangan ... 76

Tabel III.4. Ekonomi Masyarakat Berdasarkan Kesejahteraan warga ... 76

Tabel III.5. Jumlah Rumah Sewa Permukiman Mlaten pada Tahun 1924 ... 78

Tbel III.6. Penggunaan Lahan Permukiman Mlaten Semarang ... 82

Tabel III.7. Jumlah Bangunan Baru dan Bangunan Lama di Permukiman Mlaten ... 83

Tabel III.8. Jumlah Bangunan di Permukiman Mlaten Berdasarkan Jumlah Lantai Bangunannya ... 83

Tabel III.9. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Permukiman Mlaten ... 88

(6)

- xiii -

Tabel III.10. Jumlah KK Penduduk di Permukiman Mlaten ... 88 Tabel III.11. Gambaran Umum Open Space di Permukiman

Mlaten ... 91 Tabel III.12. Gambaran Umum Taman sebagai Ruang Publik

Kawasan di Permukiman Mlaten ... 91 Tabel IV.1. Perubahan Bentuk Spasial Jalan ... 101 Tabel IV.2. Matriks Aktivitas Hari Kerja (Pagi-Sore) .. 105 Tabel IV.3. Matriks Aktivitas Hari Kerja (Sore-Malam) . 107 Tabel IV.4. Matriks Aktivitas Hari Libur (Pagi-Siang) . 110 Tabel IV.5. Aktivitas Hari Libur (Malam) ... 112 Tabel IV.6. Matriks Aktivitas di Taman Lingkungan

Permukiman Mlaten ... 116 Tabel IV.7. Matriks Aktivitas pada Pemanfaatan Jalan . 128 Tabel IV.8. Lokasi dan Gambaran Taman di Permukiman

Mlaten ... 130 Tabel IV.9. Matriks Temuan Studi ... 168

(7)

- xiv -

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Kerangka Permasalahan ... 5 Gambar 1.2. Bagan Kerangka Tujuan Penelitian ... 7 Gambar 1.3. Peta Administrasi Kelurahan Bugangan ... 8 Gambar 1.4. Peta Administrasi Permukiman Mlaten,

Kota Semarang ... 9 Gambar 1.5. Peta Orientasi Wilayah Permukiman Mlaten

Semarang ... 10 Gambar 1.6. Bagan Kerangka Pikir ... 15 Gambar 1.7. Diagram Alir Metode Deskriptif Kualitatif

Rasionalistik ... 19 Gambar 1.8. Komponen Analisis Data Kualitatif Model Alir 31 Gambar 1.9. Analisis Proses Superimpose Peta ... 36 Gambar 1.10. Kerangka Analisis Studi ... 38 Gambar 2.1. Taman Lingkungan dalam Kompleks Permukiman . 45 Gambar 2.2. Public Park, Simpanglima Semarang ... 45 Gambar 2.3. China Town Street Singapore ... 46 Gambar 2.4. Bentuk Pemanfaatan Ruang Publik di Taman

Lingkungan ... 50 Gambar 2.5. Bentuk Pemanfaatan Ruang Jalan Lingkungan

sebagai Ruang publik ... 51 Gambar 2.6. Pola Hubungan Solid dan Void dalam

Struktur Kota ... 55 Gambar 2.7. Ruang Pergerakan Manusia ... 58 Gambar 2.8. Skema Pergerakan Manusia Hubungan Antara

Place, Rute Dan Pola Aktivitas ... 59 Gambar 2.9. Diagramatic Urban Mental Map ... 59 Gambar 3.1. Jumlah Penduduk Kecamatan Semarang Timur ... 73 Gambar 3.2. Diagram Penggunaan Lahan Kecamatan

Semarang Timur Th.2014 ... 74 Gambar 3.3. Peta Administrasi Permukiman Mlaten,

Kota Semarang ... 77 Gambar 3.4. Peta Bentukan Awal Permukiman Mlaten ... 80 Gambar 3.5. Persentase Luas Penggunaan Lahan

(8)

- xv -

Permukiman Mlaten Semarang ... 82 Gambar 3.6. Kondisi Bangunan Rumah Lama Dan Rumah

Baru Di Permukiman Mlaten ... 83 Gambar 3.7. Kondisi Jalan Di Permukiman Mlaten ... 84 Gambar 3.8. Kondisi Drainase Di Permukiman Mlaten ... 85 Gambar 3.9. Kondisi Persampahan Di Permukiman Mlaten ... 86 Gambar 3.10. SDN Bugangan Di Permukiman Mlaten ... 86 Gambar 3.11. Sarana Pelayanan Kesehatan Di Permukiman

Mlaten ... 87 Gambar 3.12. Kantor Kelurahan Bugangan ... 87 Gambar 3.13. Sarana Sumur dan MCK umum ... 88 Gambar 3.14. Sarana Perdagangan Di Permukiman Mlaten .... 90 Gambar 3.15. Gambaran Umum Taman di Permukiman Mlaten ... 93 Gambar 3.16. Gambaran Umum Jalan di Permukiman Mlaten ... 94 Gambar 4.1. Perkembangan Solid Void dan Bentukan Taman

pada Permukiman Mlaten ... 98 Gambar 4.2. Bentukan Spasial Ruang Jalan di

Permukiman Mlaten ... 102 Gambar 4.3. Pemetaan Aktivitas pada Hari Kerja

(Pagi-Siang) ... 104 Gambar 4.4. Pemetaan Aktivitas pada Hari Kerja

(Sore-Malam) ... 107 Gambar 4.5. Pemetaan Aktivitas pada Hari Libur

(Pagi-siang) ... 109 Gambar 4.6. Pemetaan Aktivitas pada Hari Libur

(Sore-Malam) ... 112 Gambar 4.7. Aktivitas Warga di Taman Lingkungan ... 115 Gambar 4.8. Jaringan Jalan Amatan di Permukiman Mlaten . 119 Gambar 4.9. Pemetaan pada Ruang Ruang Jalan Umum

(Pagi-Siang) ... 120 Gambar 4.10. Pemetaan pada Ruang Ruang Jalan Umum

(Pagi-Siang) ... 121 Gambar 4.11. Pemetaan pada Ruang Ruang Jalan Lingkungan

(Pagi-Siang) ... 122 Gambar 4.12. Pemetaan pada Ruang Jalan Lingkungan

(9)

- xvi -

Gambar 4.13. Pemetaan pada Ruang Jalan Lingkungan

(Pagi-Siang) ... 124

Gambar 4.14. Pemetaan pada Ruang Jalan Lingkungan (Sore-Malam) ... 125

Gambar 4.15. Bentuk Aktivitas Warga di Ruang Jalan ... 127

Gambar 4.16. Sebaran Taman di Permukiman Mlaten ... 130

Gambar 4.17. Situasi dan Kondisi Taman Sedane ... 132

Gambar 4.18. Situasi dan Kondisi Taman Serayu VI ... 134

Gambar 4.19. Situasi dan Kondisi Taman Serang ... 135

Gambar 4.20. Situasi dan Kondisi Taman Serang I ... 136

Gambar 4.21. Situasi dan Kondisi Taman Serayu Utara ... 137

Gambar 4.22. Situasi dan Kondisi Taman Serayu Selatan ... 138

Gambar 4.23. Situasi dan Kondisi Taman Senjoyo ... 139

Gambar 4.24. Jaringan Jalan di Permukiman Mlaten ... 140

Gambar 4.25. Karakter Ruang Jalan pada Jalan Umum di Permukiman Mlaten ... 142

Gambar 4.26. Bentuk Pemanfaatan Jalan Umum di Permukiman Mlaten ... 143

Gambar 4.27. Bentuk Pemanfaatan Jalan Lingkungan dengan Boulevard Besar ... 146

Gambar 4.28. Bentuk Pemanfaatan Jalan Lingkungan dengan Boulevard Besar ... 147

Gambar 4.29. Diagram Bentuk Pemanfaatan Ruang Publik di Permukiman Mlaten ... 149

Gambar 4.30. Pola Pemanfaatan Ruang Publik (Taman Lingkungan) ... 154

Gambar 4.31. Diagram Pola Pemanfaatan Taman Lingkungan .. 155

Gambar 4.32. Pola Pemanfaatan Ruang Publik (Jalan) di Permukiman Mlaten ... 159

Gambar 4.33. Diagram Pola Pemanfaatan Jalan ... 160

Gambar 4.34. Pola Pemanfaatan Ruang Publik Berdasarkan Aktivitas Penduduk di Permukiman Mlaten, Kota Semarang ... 161

Gambar

Tabel  III.10.  Jumlah KK Penduduk di Permukiman Mlaten  ... 88  Tabel  III.11. Gambaran Umum Open Space di Permukiman
Gambar  1.1.   Kerangka Permasalahan  ...................... 5  Gambar  1.2.   Bagan Kerangka Tujuan Penelitian  ..........

Referensi

Dokumen terkait

Pantai pariwisata Kota Bengkulu menghasilkan timbulan sampah pada musim hujan sebesar 12,57 kg/area sampel/minggu dan musim kemarau sebesar 10,88kg/area

Nilai pitch untuk suara pria baik kata kasar maupun tidak kasar ternyata memiliki nilai yang lebih rendah dari pada wanita. Ditinjau dari ucapan katanya, nilai

Gambar 2.3 Wilayah Gempa Indonesia dengan percepatan puncak batuan dasar dengan perioda ulang 500

Pada saat tegangan output memiliki nilai sebesar 11,7 Volt arus pada output bernilai menjadi 1.5 A sehingga menandakan proses pengisian batere telah berpindah

Pada penelitian sebelumnya kaolin tanpa proses kalsinasi telah digunakan untuk sintesis ZSM-5 dengan menggunakan LUDOX sebagai sumber silika tambahan, akan tetapi pada penelitian

Namun perlu adanya analisis tambahan terhadap regangan yang terjadi pada pipeline selama proses laying sehingga kegagalan pada pipeline seperti concrete crushing

sistem yang dibuat. Berikut merupakan penjelasan dari prosedur pengujian dari alat yang telah direalisasikan. 1) Pengujian karakteristik sensor tangan dengan Sensor

Berdasarkan analisis diperoleh hasil bahwa pada anak yang dididik oleh orang tuanya dengan pola asuh otoriter dapat membentuk kepribadian introvert sebanyak 28 orang