47
BAB IV
PERANCANGAN SISTEM USULAN
4.1. Tahap Perancangan Sistem
Tahapan perancangan sistem menjelaskan tentang rancangan dari fungsi- fungsi sistem yang terdiri dari analisis, proses, data, antar muka dan sistem. Adapun tahapan-tahapan yang penulis rancang dalam sistem ini adalah sebagai berikut.
4.1.1. Analisis Kebutuhan
Sebelum melakukan perancangan sistem, penulis terlebih dahulu melakukan analisis kebutuhan pada sistem. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengatasi ketidaksesuaian antara aplikasi yang dirancang dengan kebutuhan pengguna. Sehingga dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan pengguna dalam mengakases sistem agar sistem berjalan dengan lancar.
1. Analisa Kebutuhan Fungsional
Analisa kebutuhan fungsional yang terdapat pada sistem pendaftaran online berbasis website ini terdiri dari 2 kebutuhan user , yaitu :
A. Kebutuhan Admin
1) Admin dapat melakukan masuk/Login dengan akun yang telah dibuat.
2) Admin dapat melihat dan mengelola data Pasien.
3) Admin dapat mencari data Pasien.
4) Admin dapat mengubah data Pasien.
5) Admin dapat menghapus data Pasien.
6) Admin dapat menyimpan data Pasien.
7) Admin dapat mencetak data Pasien.
8) Admin dapat keluar/Logout dari sistem.
B. Kebutuhan Pasien
1) Pasien dapat melakukan masuk/Login dengan akun yang telah dibuat.
2) Pasien yang belum memiliki akun dapat melakukan registrasi akun untuk mendapatkan hak akses masuk/Login.
3) Pasien dapat melihat informasi mengenai pelayanan yang ada di BKMM Cikampek.
4) Pasien dapat melakukan layanan pendaftaran online.
2. Kebutuhan Nonfungsional
Adapun kebutuhan nonfungsional diantara lain yaitu :
a. Sistem dapat menampilkan Form Login bagi pengguna atau Form registrasi akun bagi pengguna yang belum memiliki akun.
b. Sistem dapat menampilkan informasi pelayanan yang ada di BKMM Cikampek kepada pengguna.
c. Sistem dapat menampilkan form registrasi dan melakukan pendaftaran untuk pengguna.
d. Sistem dapat menampilkan dan mencetak data Pasien.
e. Sistem dapat keluar/Logout.
4.1.2. Rancangan Diagram Use Case
Use case diagram menjelaskan manfaat dari aplikasi jika dilihat dari sudut
pandang orang yang berada diluar sistem (aktor). Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem berinteraksi dengan dunia luar. Use Case diagram dapat digunakan selama proses analisa untuk menangkap requirements atau permintaan terhadap sistem dan untuk memahami bagaimana sistem
tersebut harus bekerja
.
Adapun Use Case diagram yang penulis rancang adalah sebagai berikut:Gambar IV.1. Rancangan Use Case Diagram Pendaftaran Online
Tabel IV.1 Deskripsi Use Case Login
Use Case Name Login
Requirements
Pasien/Admin melakukan login sebelum mengakses sistem
Goal Pasien/Admin berhasil Login ke sistem
Pre-conditions Memasukan Username dan Password Post-Conditions Pasien /Admin dapat mengakses sistem Failed end conditions Pasien /Admin gagal melakukan Login
Actors Pasien dan Admin
Main flow/ Basic Path
1. Pasien /Admin masuk pada halaman Login
2. Pasien /Admin memasukan Username dan Password
3. Pasien /Admin masuk pada halaman utama website
Alternate Flow/ invariant A
Pasien/Admin berhasil masuk pada halaman utama website
Alternate Flow/ invariant B
1. Pasien/Admin gagal Login 2. Pasien/Admin melakukan Login
kembali
Tabel IV.2 Deskripsi Use Case Input Data Diri & Registrasi akun Use Case Name Input data diri & registrasi akun
Requirements Pasien melakukan penginputan data diri
Goal Pasien berhasil menginput data diri ke
sistem Pre-conditions
Pasien berada pada halaman pendaftaran online
Post-Conditions
Pasien berhasil menyimpan data diri ke sistem
Failed end conditions
Pasien tidak memasukan data diri ke sistem
Actors Pasien
Main flow/ Basic Path
1. Pasien masuk pada halaman utama website
2. Pasien masuk pada menu pendaftaran Online
3. Pasien input data diri
Alternate Flow/ invariant A Pasien berhasil input data diri ke sistem Alternate Flow/ invariant B
1. Pasien gagal input data diri
2. Pasien menginput kembali data diri
Tabel IV.3 Deskripsi Use Case Pilih Poli
Use Case Name Pilih Poli
Requirements Pasien diminta untuk memilih poli Goal Pasien berhasil memilih poli yang dituju Pre-conditions Pasien berada pada halaman pilih poli Post-Conditions Pasien berhasil memilih poli yang dituju Failed end conditions Pasien batal memilih poli
Actors Pasien
Main flow/ Basic Path
1. Pasien masuk pada halaman Login 2. Pasien pilih jenis poli
3. Poli berhasil tersimpan
Alternate Flow/ invariant A Pasien berhasil memilih poli yang dituju Alternate Flow/ invariant B
4. Pasien batal memilih poli 5. Poli yang dituju sudah penuh
Tabel IV.4 Deskripsi Use Case Cetak nomor antrian Use Case Name Cetak nomor antrian
Requirements
Pasien diminta untuk mencetak nomor antrian
Goal Pasien berhasil mencetak nomor antrian
Pre-conditions
Pasien berada pada halaman informasi nomor antrian
Post-Conditions Pasien berhasil mencetak nomor antrian Failed end conditions Pasien tidak mencetak nomor antrian
Actors Pasien
Main flow/ Basic Path
1. Pasien masuk pada halaman Login 2. Pasien pilih jenis poli
3. Poli berhasil tersimpan 4. Cetak nomor antrian Alternate Flow/ invariant A
User berhasil menyimpan data diri ke sistem
Alternate Flow/ invariant B
5. Pasien batal mencetak nomor antrian 6. Nomor antrian sudah penuh
Tabel IV.5 Deskripsi Use Case Melihat Informasi Use Case Name Melihat Informasi
Requirements Pasien melihat informasi website Goal Pasien dapat melihat informasi website Pre-conditions Pasien berada pada halaman utama website Post-Conditions Pasien dapat melihat informasi website Failed end conditions Pasien tidak melihat informasi website
Actors Pasien
Main flow/ Basic Path
1. Pasien berada pada halaman utama web 2. Pasien pilih menu tentang
Alternate Flow/ invariant A Pasien berhasil melihat informasi website Alternate Flow/ invariant B Sistem gagal diakses
Tabel IV.6 Deskripsi Use Case Kelola Data Pasien Use Case Name Kelola data pasien
Requirements Admin mengelola data pasien
Goal Admin dapat mengelola data pasien Pre-conditions
Admin berada pada halaman utama website
Post-Conditions Admin dapat mengelola data pasien Failed end conditions Admin tidak kelola data pasien
Actors Admin
Main flow/ Basic Path
1. Admin masuk pada halaman Login 2. Admin memasukan Username dan
Password
3. Admin masuk pada halaman utama website
4. Admin masuk pada menu data pasien Alternate Flow/ invariant A Admin berhasil mengelola data user
Alternate Flow/ invariant B
5. Admin gagal Login
6. Admin melakukan Login kembali 7. Admin melakukan kelola data pasien yang diinginkan
Tabel IV.7 Deskripsi Use Case Cari Data Pasien Use Case Name Cari data pasien
Requirements Admin mencari data pasien
Goal Admin dapat menemukan data pasien
yang diinginkan Pre-conditions
Admin berada pada halaman utama website
Post-Conditions Admin dapat menemukan data pasien Failed end conditions
Admin tidak dapat menemukan data pasien
Actors Admin
Main flow/ Basic Path
1. Admin masuk pada halaman Login 2. Admin memasukan Username dan
Password
3. Admin masuk pada halaman utama website
4. Admin masuk pada menu data pasien 5. Admin pilih cari data pasien
Alternate Flow/ invariant A Admin berhasil mengelola data pasien
Alternate Flow/ invariant B
6. Admin gagal Login
7. Admin melakukan Login kembali 8. Admin melakukan cari data pasien
yang diinginkan
Tabel IV.8 Deskripsi Use Case Edit Data Pasien Use Case Name Edit data pasien
Requirements Admin melakukan edit data pasien
Goal Admin berhasil mengedit data pasien ke
sistem
Pre-conditions Admin berada pada halaman data pasien Post-Conditions Admin berhasil mengedit data pasien Failed end conditions Admin gagal edit data pasien
Actors Admin
Main flow/ Basic Path
1. Admin masuk pada halaman Login 2. Admin masuk pada halaman data
pasien
3. Admin pilih data pasien 4. Admin edit data pasien
Alternate Flow/ invariant A Admin berhasil mengedit data pasien Alternate Flow/ invariant B
5. Admin gagal edit data pasien
6. Admin mengedit kembali data pasien
Tabel IV.9 Deskripsi Use Case Hapus Data Pasien
Use Case Name Hapus data pasien
Requirements Admin melakukan hapus data pasien
Goal Admin berhasil menghapus data pasien
Pre-conditions Admin berada pada halaman data pasien Post-Conditions Admin berhasil menghapus data pasien Failed end conditions Admin batal menghapus data pasien
Actors Admin
Main flow/ Basic Path
1. Admin masuk pada halaman Login 2. Admin masuk pada halaman data
pasien
3. Admin pilih data pasien 4. Admin hapus data pasien
Alternate Flow/ invariant A Admin berhasil menghapus data pasien
Alternate Flow/ invariant B
5. Admin gagal hapus data pasien 6. Admin menghapus kembali data
pasien yang diinginkan
4.1.3. Rancangan Diagram Aktivitas
Activity diagram menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan oleh aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Sebuah aktivitas dapat
direalisasikan oleh satu use case atau lebih. Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan, sementara use case menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan aktivitas. Adapun Activity Diagram yang penulis rancang adalah sebagai berikut :
Gambar IV.2 Rancangan Activity Diagram Pendaftaran Online
4.1.4. Rancangan Dokumen Pengembangan Sistem
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis mendapatkan beberapa hal dalam merancang sistem usulan. Adapun dokumen yang terkait dalam usulan ini adalah sebagai berikut :
A. Bentuk Dokumen Masukan
Dokumen masukan adalah dokumen dalam suatu proses agar dapat menghasilkan keluaran yang sesuai dengan yang diinginkan. Adapun dokumen- dokumen masukan tersebut adalah :
1. Nama Dokumen : Form Pendaftaran Online
Fungsi : Sebagai persyaratan pendaftaran
Sumber : Pasien
Tujuan : Admin
Media : Komputer
Jumlah Rangkap : 1 File
Frekuensi : Setiap melakukan pendaftaran Bentuk : Lampiran C-01
B. Bentuk Dokumen Keluaran
Dokumen keluaran dihasilkan berdasarkan hasil pengolahan dari dokumen masukan. Adapun bentuk dokumen yang dihasilkan adalah sebagai berikut :
1. Nama Dokumen : Nomor Antrian pendaftaran online
Fungsi : Sebagai bukti Pasien telah melakukan pendaftaran
Sumber : Pasien
Tujuan : Admin
Media : Komputer
Jumlah Rangkap : 1 Lembar
Frekuensi : Setiap melakukan pendaftaran Bentuk : Lampiran D-01
2. Nama Dokumen : Formulir Rekam Medis
Fungsi : Sebagai bukti User telah melakukan pendaftaran
Sumber : Admin
Tujuan : User
Media : Kertas
Jumlah Rangkap : 1 Lembar
Frekuensi : Setiap melakukan pendaftaran Bentuk : Lampiran D-02
3. Nama Dokumen : Laporan data pasien
Fungsi : Sebagai bukti Pasien telah melakukan pendaftaran
Sumber : Admin
Tujuan : Pimpinan
Media : Komputer
Jumlah Rangkap : 1 Lembar
Frekuensi : Setiap melakukan pendaftaran Bentuk : Lampiran D-03
4.1.5. Rancangan Prototype
Berikut adalah contoh tampilan rancangan interface aplikasi sistem informasi pendaftaran online pada BKMM Cikampek.
1. Desain Menu Utama Pasien
Gambar IV.3 Rancangan interface menu utama website Penjelasan gambar :
Gambar IV.3 Menampilkan halaman utama bagi para pasien yang sedang mengunjungi website. Pada menu ini adalah halaman yang pertama muncul saat pasien mulai mengakses website, pasien juga bisa melihat seputar informasi mengenai website dan antrian SIPO saat ini.
2. Desain Form Login
Gambar IV.4 Rancangan interface form Login
Penjelasan gambar :
Gambar IV.4 Menampilkan halaman login bagi para pasien yang sudah memiliki akun.
Pada menu ini pasien diminta memasukan username dan password yang terdaftar.
3. Desain Form Daftar
Gambar IV.5 Rancangan interface form Daftar Penjelasan gambar :
Gambar IV.5 Menampilkan halaman form registrasi atau pendaftaran bagi para pasien yang belum memiliki akun dan ingin melakukan pendaftaran. Pada menu ini pasien diminta memasukan data diri, username dan password yang akan dibuat.
4. Desain Menu Bantuan
Gambar IV.6 Rancangan interface menu bantuan
Penjelasan gambar :
Gambar IV.6 Menampilkan menu bantuan dimana user bisa melihat informasi mengenai sistem tersebut. Selain informasi mengenai tata cara pendaftaran, pada halaman ini pula terdapat informasi mengenai BKMM Cikampek.
5. Desain Menu Informasi Antrian
Gambar IV.7 Rancangan interface halaman antrian saat ini Penjelasan gambar :
Gambar IV.7 Menampilkan halaman antrian saat ini, halaman ini adalah halaman setelah pasien melakukan login. Pada halaman ini juga pasien bisa melihat informasi antrian poli dan mencetak nomor antrian.
6. Desai Menu Ambil Antrian Poli
Gambar IV.8 Rancangan interface halaman ambil antrian poli Penjelasan gambar :
Gambar IV.8 Menampilkan halaman ambil antrian poli yang dituju pasien. Pada halaman ini juga pasien bisa melihat informasi poli apa saja yang terdapat di BKMM Cikampek.
7. Desain Form Login Admin
Gambar IV.9 Rancangan interface form login admin
Penjelasan gambar :
Gambar IV.9 Menampilkan halaman login bagi admin yang sudah memiliki akun.
Pada menu ini pasien diminta memasukan email dan password yang terdaftar.
8. Desain Menu Utama Admin
Gambar IV.10 Rancangan interface menu utama admin Penjelasan gambar :
Gambar IV.10 Menampilkan menu utama admin dimana pada menu ini pertama kali saat admin telah berhasil masuk pada halaman admin. Pada halaman ini juga admin dapat melihat informasi jumlah antrian poli saat ini.
9. Desain Menu Data Pasien
Gambar IV.11 Rancangan interface Menu Data Pasien Penjelasan gambar :
Gambar IV.11 Menampilkan menu data user dimana pada menu ini admin bisa mengelola data user yang telah terdaftar. Pada halaman ini juga admin admin dapat mengedit, mengahapus atau mencetak laporan data pasien.
10. Desain Menu Edit Pasien
Gambar IV.12 Rancangan interface menu edit pasien Penjelasan gambar :
Gambar IV.12 Menampilkan menu edit pasien dimana terdapat informasi mengenai pasien yang telah mendaftar. Pada halaman ini juga admin dapat mengedit data pasien apabila terdapat kesalahan saat penginputan oleh pasien.
11. Desain Menu Poli
Gambar IV.13 Rancangan interface menu poli Penjelasan gambar :
Gambar IV.13 Menampilkan menu poli, pada menu ini admin dapat mengubah jumlah maksimal pendaftaran poli.
12. Desain Menu Antrian Poli
Gambar IV.14 Rancangan interface menu antrian poli
Penjelasan gambar :
Gambar IV.14 Menampilkan menu antrian poli, pada menu ini admin dapat melihat jumlah antrian poli. Pada menu ini juga admin dapat mengecek antrian poli yang pasien tuju.
4.2. Perancangan Perangkat Lunak 4.2.1. Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan komponen-komponen Himpunan Entitas dan Himpunan Relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari ‘dunia nyata’ yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Adapun Entity Relationship Diagram (ERD) yang penulis rancang adalah sebagai berikut :
Gambar IV.15 Rancangan Entity Relationship Diagram (ERD) Pendaftaran Online
4.2.2. Logical Record Structure (LRS)
Logical Record Structured (LRS) adalah representasi dari struktur record-
record pada tabeltabel yang terbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas.
Menentukan kardinalitas, jumlah tabel, dan ForeignKey (FK). Adapun Logical Record Structure (LRS) yang penulis rancang adalah sebagai berikut :
Gambar IV.16 Rancangan Logical Record Structure (LRS) Pendaftaran Online
4.2.3. Spesifikasi File
Spesifikasi file ini terdiri dari file-file yang diperlukan dalam pembuatan sebuah program, biasanya berisi file, akronim, organisasi file, kunci field dan panjang record, dan software. Adapun spesifikasi file yang penulis gunakan dalam perancangan sistem ini adalah sebagai berikut:
1. Spesifikasi File Pasien
Nama File : Pasien
Akronim : Pasien
Fungsi : Untuk Menyimpan Data Pasien Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 566 byte Kunci Field : id_pasien
Software : MySQL
Tabel IV.10 Spesifikasi File Pasien
No. Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Kode User id_pasien Integer 11 Primary
Key
2 Nomor
Identitas no_identitas Varchar 50
3 Nama Pasien nama Varchar 50
4 Jenis Kelamin jenis_kelamin Varchar 50
5 Tempat lahir tempat_lahir Varchar 50 6 Tanggal lahir tgl_lahir Date
7 Alamat alamat text
8 Telepon no_tlp Varchar 20
9 Kota kabupaten Varchar 50
10 Kecamatan kecamatan Varchar 50
11 Kelurahan desa Varchar 50
12 Rt Rt Varchar 5
13 Rw Rw Varchar 5 14 Nama Ayah
Kandung nama_ayah Varchar 50
15 Provinsi provinsi Varchar 10
16 Kode Pos Kode_Pos Varchar 10
17 Pekerjaan Pekerjaan Varchar 20
18 Status
Pernikahan Status_pernikahan Varchar 20
19 Username Username Varchar 50
20 Password Password Varchar 35
2. Spesifikasi File Admin
Nama File : Admin
Akronim : Admin
Fungsi : Untuk Menyimpan Data Admin Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 215 byte Kunci Field : Id_admin
Software : MySQL
Tabel IV.11 Spesifikasi File Admin
No. Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Kode Admin id Integer 11 Primary
Key
2 Nama Admin nama_admin Varchar 50
3 Username email Varchar 50
4 Password password Varchar 50
5 Gambar gambar Varchar 50
6 Status status Int 4
3. Spesifikasi File Pendaftaran
Nama File : Pendaftaran Akronim : Pendaftaran
Fungsi : Untuk Menyimpan Data Pendaftaran Tipe File : File Transaksi
Organisasi File : Index Sequential Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 26 byte
Kunci Field : Id_pendaftaran
Software : MySQL
Tabel IV.12
Spesifikasi File Pendaftaran No
. Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Nomor
Pendaftaran no_pendaftaran Integer 11 Primary Key
2 Kode User id_pasien Integer 11 Foreign
Key
3 Tanggal Pendaftaran
tanggal_pendaftara
n Datetime
20 Kode Admin id Integer 4 Foreign Key
4. Spesifikasi File RekamMedis
Nama File : Rekam Medis
Akronim : rekam_medis
Fungsi : Untuk Menyimpan Data RekamMedis Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 33 byte Kunci Field : No_Rm
Software : MySQL
Tabel IV.13
Spesifikasi File RekamMedis
No Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Kode Rekam Medis no_rm Integer 11 Primary Key
2 Kode User id_pasien Integer 11 Foreign
Key
3 Kode Diagnosa kd_diagnosa Integer 11 Foreign Key
5. Spesifikasi File Diagnosa
Nama File : Diagnosa
Akronim : Diagnosa
Fungsi : Untuk Menyimpan Data Diagnosa Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential
Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 69 byte Kunci Field : kd_diagnosa
Software : MySQL
Tabel IV.14
Spesifikasi File Diagnosa
No. Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Kode Diagnosa kd_diagnosa Integer 11 Primary Key 2 Nama Diagnosa nama_diagnosa Varchar 50
3 Hasil Diagnosa
mata Kanan OD Varchar 4
4 Hasil Diagnosa
mata Kiri OS Varchar 4
6. Spesifikasi File Antrian_Poli
Nama File : Antrian_Poli Akronim : antrian_poli
Fungsi : Untuk Menyimpan Data antrian_poli Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 27 byte
Kunci Field : id_antrian_poli
Software : MySQL
Tabel IV.15
Spesifikasi File Antrian_Poli
No. Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Id Antrian Poli id_antrian_poli Integer 4 Primary Key 2 Nomor Pendaftaran no_pendaftaran Integer 11
3 Id Poli id_poli Integer 2
4 Tanggal Antrian
Poli tgl_antrian_poli Date
5 Nomor Antrian Poli no_antrian_poli Varchar 10
7. Spesifikasi File Kategori_Poli
Nama File : Kategori_Poli Akronim : kategori_poli
Fungsi : Untuk Menyimpan Data kategori_poli Tipe File : File Master
Organisasi File : Index Sequential Akses File : Random
Media : Harddisk
Panjang record : 110 byte Kunci Field : id_poli
Software : MySQL
Tabel IV.16
Spesifikasi File Kategori Poli
No. Nama Akronim Type Size Keterangan
1 Id Poli id_poli Integer 2 Primary
Key
2 Kode Poli kode_poli Varchar 5
3 Nama Poli nama_poli Varchar 100
4 Jumlah Maksimal jumlah_maksimal Varchar 3
4.2.4. Class Model / Class Diagram
Class diagram memberikan gambaran hubungan antara tabel-tabel yang ada
dalam database. Masingmasing class memiliki atribut dan metode atau fungsi sesuai dengan proses yang terjadi. Adapun Class Diagram yang penulis rancang adalah sebagai berikut :
Gambar IV.17 Rancangan Class Diagram Pendaftaran Online
4.2.5. Sequence Diagram
Sequence diagram menjelaskan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar
sistem berupa pesan (message) yang disusun dalam suatu urutan waktu yaitu urutan kejadian yang dilakukan oleh seorang aktor dalam menjalankan sistem. Diagram ini menunjukkan bagaimana detil operasi dilakukan, pesan apa yang dikirim dan kapan terjadinya.
Sequence diagram terdiri atas dimensi vertikal yaitu waktu dan dimensi
horizontal yaitu menggambarkan objek-objek yang terkait.Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai response dari sebuah kegiatan untuk menghasilkan output tertentu.
Adapun Sequence diagram yang penulis rancang adalah sebagai berikut :
Gambar IV.18 Rancangan Sequence Diagram Pendaftaran Online
Gambar IV.19 Rancangan Sequence Diagram Cetak Antrian Poli
4.2.6. Spesifikasi Hardware dan Software A. Spesifikasi Hardware
Adapun spesifikasi dari perangkat keras yang diperlukan dalam merancang sistem informasi registrasi online terdiri dari:
1. CPU (Central Processing Unit)
a. Processor : Intel® Pentium® Core 2 Duo
b. Memory : 2 GB
c. Harddisk : 500 GB
2. Monitor : Resolusi Layar Maksimum (1366 x 768)
3. Keyboard : 86 keys
4. Mouse : Optical
B. Spesifikasi Software
1. Sistem Operasi : Windows 8.
2. Web Server
a. Apache : Apache/2.4.29
b. PHP : PHP Version 7.2.2
c. PhpMyAdmin : PhpMyAdmin 4.7.7
3. Web Editor : Macromedia Dreamweaver 8 4. Web Browser
a. Microsoft Edge : Microsoft Edge Version 81.0.416.62 b. Google Chrome : Google Chrome Versi 83.0.4103.116 4.3. Jadwal Implementasi
Jadwal implementasi sistem merupakan suatu rencana penerapan sistem, dalam usaha untuk membangun sistem diperlukan tahapan-tahapan baik agar sistem yang dirancang dapat berjalan dengan lancer. Pengimplementasian dari sistem ini dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Adapun rincian kegiatannya yaitu:
Tabel IV.17 Jadwal Implementasi
No Tahapan Kegiatan
Waktu Kegiatan Per minggu
April Mei Juni
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Penelitian
2. Analisa
3. Pengumpulan Data 4. Penulisan Judul & Bab I 5. Penulisan Bab II 6. Penulisan Bab III 7. Penulisan Bab IV 8. Penulisan Bab V 9. Evalusai Rancangan Sistem