ABSTRAK
Cendana Tampubolon. H24076024.
Pengaruh pergantian auditor (auditor changes) terhadap peningkatan nilai laba bersih saham perusahaan Manufaktur Indonesia (Studi kasus Bursa Efek Indonesia). Di bawah bimbingan
Wita Juwita Ermawati.
Semua perusahaan yang go public terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) harus melapor dan memperlihatkan hasil audit independen atas laporan keuangan perusahaannya untuk bisa dibaca dan dipelajari perkembangannya oleh para investor atau pemegang saham yang menanamkan modal di perusahaan tersebut.
Karena alasan tersebut adalah sangat penting bagi perusahaan untuk menggunakan jasa auditor independen yang berkompeten di bidangnya. Pergantian auditor (auditor changes) adalah suatu tindakan pengambilan keputusan yang direncanakan oleh perusahaan go public untuk meningkatkan nilai perusahaan mereka. Auditor changes (pergantian auditor) merupakan salah satu tindakan pengambilan keputusan yang umum dilakukan bagi perusahaan yang Go Public untuk meningkatkan keuntungannya. Tindakan pergantian auditor tersebut dilakukan dengan penuh pertimbangan karena akan berdampak besar bagi perusahaan, seperti: tingkat kepercayaan investor untuk mau menanamkan modal di perusahaan, ketelitian dan keakuratan data yang disajikan oleh KAP (Kantor Akuntan Publik) yang dipilih dan saran yang nantinya akan diberikan oleh KAP berdasarkan hasil audit kepada perusahaan tersebut.
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pergantian auditor (auditor changes) dari kantor akuntan publik (KAP non-Big Four) dengan luas jaringan regional atau lokal menjadi KAP Big Four yang memiliki jaringan internasional terhadap peningkatkan nilai laba bersih saham perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli hingga bulan Desember tahun 2009, terhadap perusahaan Go Public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2006 hingga tahun 2008 yang kemudian disaring lagi dengan kriteria tertentu. Berdasarkan kriteria seleksi sampel yang telah ditetapkan (purposive sampling), maka sampel data yang dipilih adalah perusahaan yang telah terdaftar di BEI sebelum tanggal 31 Desember 2006 dan telah mempublikasikan laporan keuangan yang disertai laporan auditor independen untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2006 sampai dengan tanggal 31 Desember 2008. Dari total populasi sebanyak 117 perusahaan manufaktur yang terdaftar (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2006 sampai tahun 2008, maka didapatkan jumlah sampling akhir sebanyak 40 perusahaan manufaktur. Sehingga data yang digunakan berjumlah 120 data laporan keuangan yang berasal dari sampel 40 perusahaan manufaktur yang terdapat di BEI selama tahun 2006 hingga 2008.
Pergantian kantor akuntan publik dari KAP non-Big Four menjadi KAP
Big Four signifikan untuk meningkatkan nilai laba bersih saham. Hal tersebut
ditandai dengan nilai signifikansi level sebesar 0,038 lebih kecil dari nilai
probabilitas sebesar 0,05. Berdasarkan nilai signifikansi tersebut maka H
0ditolak
dan H
1 diterima. Hasil hipotesa menegaskan bahwa keputusan manajemen
perusahaan mengganti kantor akuntan publik dari KAP non-Big Four menjadi
KAP Big Four, berpengaruh nyata untuk meningkatkan nilai laba bersih saham
pada perusahaan manufaktur di Indonesia.
iii
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Pematangsiantar, Sumatera Utara pada tanggal 7 Agustus 1986, merupakan anak kedua dari 3 bersaudara pasangan Bapak M. H. Tampubolon dan Ibu Soni (Chen).
Pendidikan formal dimulai dari TK Sultan Agung Pematangsiantar, Sumatera Utara pada tahun 1989-1992, melanjutkan pendidikan ke SD Sultan Agung Pematangsiantar, Sumatera Utara pada tahun 1992-1998. Penulis melanjutkan pendidikan ke SLTP Negeri 4 Pematangsiantar pada tahun 1998-2001. Pendidikan selanjutnya adalah SMU Negeri 2 Pematangsiantar pada tahun 2001 selama 1 Caturwulan, kemudian dilanjutkan ke SMU Negeri 1 Pematangsiantar pada tahun 2001-2004. Dan menjadi anggota Eksternal LSM Aspirasi Karya Rimba Lestari (AKARI) pada Tahun 2004. Pada tahun 2004-2007 penulis melanjutkan pendidikan di Program Studi DIII Budidaya Hutan Tanaman, Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Kemudian pada tahun 2007 penulis diterima di Program Sarjana Manajemen Penyelenggaraan Khusus, Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB). Selama Pendidikan di IPB, penulis menjadi Ketua Mahasiswa Angkatan ’41 Fakultas Kehutanan, anggota DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) Fakultas Kehutanan periode 2005-2006 dan anggota IFSA (Internasional Forest Student Association) periode 2005-2006, Ketua Divisi Minat Bakat Sanggar Seni Teater Masyarakat Roemput (2006-2007), Fakultas Kehutanan.
Penulis pernah mengikuti kegiatan Praktek Umum Pembinaan Hutan pada bulan Juli-Agustus 2006 di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi, Jawa Barat, dan menjadi sukarelawan Gempa bumi di Bantul dan Klaten (Yogyakarta). Penulis pernah menjadi Fasilitator di Desa Cendawasari, Kab. Bogor, Jawa Barat. dan menjadi anggota Organisasi Extension Of Management (EXOM) periode 2008-2009 dan terpilih menjadi Staff Terbaik Departemen Marketing Information and Communication (MIC). Sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Ahli Madya penulis melakukan praktek magang berjudul “Aplikasi Stek
Pucuk, Kultur Jaringan, Induksi Embriogenesis Somatik Dan Analisis Isozim Pada Program
Bioteknologi Sengon Di Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Cibinong. Jawa Barat”, di
bawah bimbingan Dr. Ir. Ulfah Juniarti Siregar, M. Agr. dan Dra. N. Sri Hartati, Msi. dan
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi penulis melakukan
penelitian berjudul “Pengaruh pergantian auditor (auditor changes) terhadap peningkatan
nilai laba bersih saham perusahaan Manufaktur Indonesia. Studi kasus Bursa Efek
Indonesia”, di bawah bimbingan Wita Juwita Ermawati, STP, MM.