Deteksi Perubahan Garis Pantai di Pesisir Kabupaten Karawang dengan Aplikasi Digital Shoreline Analysis System (DSAS)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
20 Panjang Grid terhadap Garis Pantai Akhir Posisi C (PEGAR pada Lokasi Diantara Terjadinya Abrasi Dan Sedimentasi).... 21 Perubahan Garis Pantai Posisi A (PEGAR pada Lokasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gelombang serta karakteristik dan distribusi sedimen pada perairan Teluk Indramayu, serta mengetahui perubahan garis pantai
Sedangkan akresi yang terjadi sebanyak 12 titik transek dengan laju akresi maksimum sebesar 1,94 m/tahun yaitu pada transek nomor 5 dan laju akresi rata- rata sebesar
GENESIS ( Generalized Model for simulating Shoreline ) merupakan system pemodelan numerik yang didesain untuk melakukan simulasi perubahan garis pantai, dengan model ini
Wilayah pantai Aceh Barat yang merupakan pantai dengan kondisi yang landai, kawasan ini berbatasan langsung dengan Samudera Hindia yang memiliki karakteristik
Pada skenario kedua, sebelum melakukan simulasi perubahan garis pantai, model di kalibrasi dengan menggunakan bantuan tool DSAS (Digital Shoreline Analisis
Pada tahap selanjutnya dilakukan overlay garis pantai hasil analisa DSAS dengan peta ESI untuk mengetahui dan menganalisa apakah fenomena akresi dan abrasi di pantai
Proses selanjutnya yaitu melakukan analisis statistik dengan menghitung perubahan tutupan lahan yang terjadi dari tahun 1995 hingga 2017, kemudian dihubungkan dengan penurunan muka air