JAMUR ENDOFITIK Hendersonia sp: AGEN BIOLOGI ALTERNATIF PENGENDALI Ganoderma PADA KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Rendahnya perlakuan urine sapi pada konsentrasi 10% dan kompos ampas tahu 75 g/tanaman diduga disebabkan oleh sedikitnya tambahan unsur hara terutama unsur N
kelapa sawit lebih efektif dalam menekan kematian tanaman, dan dapat megurangi kerentanan akar kecambah dan bibit terhadap penyerangan penyakit busuk pangkal
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pengaruh aplikasi tandan kosong kelapa sawit dengan perlakuan EM4 dan urea tidak berbeda nyata terhadap rata-rata jumlah akar yang
Cara pengujian untuk seleksi bahan tanaman yang tahan terhadap penyakit Ganoderma dilakukan dengan dua tahap yaitu pengujian di lapangan (komersial dan progeni)
Rendahnya perlakuan urine sapi pada konsentrasi 10% dan kompos ampas tahu 75 g/tanaman diduga disebabkan oleh sedikitnya tambahan unsur hara terutama unsur N
Pada perlakuan ini dengan pakan yang terbuat dari daun kelapa sawit dan kombinasi ampas singkong sebagai pakan ternak tambahan, setelah 4 minggu dengan respon ternak yang
Aplikasi media bekas jamur tiram dan pupuk Guano berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, luas daun dan diameter batang bibit kelapa sawit di
Pengaruh Campuran Biourin dengan Agen Pengendali Hayati terhadap Jumlah Daun, Tinggi Tanaman, Luas Daun dan Jumlah Klorofil pada Tanaman Sawi Hijau pada Hari Ke-21 Setelah Perlakuan