• Tidak ada hasil yang ditemukan

Core Bisnis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Core Bisnis"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Sedangkan Proses Operasional Bisnis juga dapat dibagi menjadi tiga macam, Sedangkan Proses Operasional Bisnis juga dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu :

yaitu : 1.

1. MaMannufufakaktuturr

Perusahaan manufaktur atau orang biasa

Perusahaan manufaktur atau orang biasa menyebutnya dengan pabrik,menyebutnya dengan pabrik, adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bahan baku. adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan bahan baku. Bahan yang diolah tersebut menjadi barang setengah jadi atau pun Bahan yang diolah tersebut menjadi barang setengah jadi atau pun ba

baranrang g jadjadi. i. adadi i proproduk duk yanyang g dijdijual ual oleoleh h perperusausahaahaan n manmanufaufaktuktur r  adalah barang setengah jadi dan barang jadi. !ontoh barang setengah adalah barang setengah jadi dan barang jadi. !ontoh barang setengah  jadi

 jadi seperti seperti kain kain yang yang bisa bisa diolah diolah lagi lagi menjadi menjadi baju, baju, kelambu, kelambu, dandan barang berbahan kain lainnya. Sedangkan barang jadi adalah barang barang berbahan kain lainnya. Sedangkan barang jadi adalah barang yang sudah siap konsumsi atau siap pakai, seperti sepatu, tas, sabun yang sudah siap konsumsi atau siap pakai, seperti sepatu, tas, sabun mandi,

mandi, snack snack , dan , dan sebagainya.sebagainya. !iri "has Perusahaan Manufaktur : !iri "has Perusahaan Manufaktur : 1.

1. AktAktifiifitas tas opoperaerasiosional nal usausahanhanya ya adaadalah lah memmemproprodukduksi si bahbahanan baku menjadi barang jadi

baku menjadi barang jadi Se

Sesusuai ai dedengngan an pepengngerertitianannynya, a, akaktitifitfitas as opopererasasioionanal l ututamama a dadariri peru

perusahasahaan an manumanufaktufaktur r adalaadalah h melakmelakukan ukan kegiakegiatan tan prodproduksi uksi yaituyaitu mengolah bahan baku atau barang mentah menjadi barang setengah mengolah bahan baku atau barang mentah menjadi barang setengah  jadi

 jadi atau atau barang barang jadi. jadi. ##anpa anpa adanya adanya proses proses produksi, produksi, mustahilmustahil perusahaan manufaktur bisa berjalan

perusahaan manufaktur bisa berjalan

2. Pendapatan usahanya berasal dari menjual produk barang 2. Pendapatan usahanya berasal dari menjual produk barang Per

Perusausahaahaan n manmanufaufaktuktur r adadalaalah h perperusausahaahaan n yanyang g memmemproprodukduksi,si, menghasilkan serta menjual produk barang. Barang yang dimaksud menghasilkan serta menjual produk barang. Barang yang dimaksud bisa berupa barang setengah jadi dan barang jadi seperti peralatan bisa berupa barang setengah jadi dan barang jadi seperti peralatan rumah tangga, berbagai jenis makanan dan minuman,

rumah tangga, berbagai jenis makanan dan minuman, dan sebagainya.dan sebagainya. Maka telah jelas bah$a aktifitas operasional perusahaan ini adalah Maka telah jelas bah$a aktifitas operasional perusahaan ini adalah me

menjunjual al proproduk duk babaranrang g yanyang g berber$uj$ujud. ud. MakMaka a penpendapdapataatan n utautamama perusahaan manufaktur diperoleh dari penjualan produk barang yang perusahaan manufaktur diperoleh dari penjualan produk barang yang dihasilkannya

dihasilkannya

3. Memiliki persediaan produk secara fisik 3. Memiliki persediaan produk secara fisik Pr

Prododuk uk yayang ng didijujual al ololeh eh peperurusasahahaan an mamanunufafaktktur ur adadalalah ah babararangng be

ber$ur$ujud jud yayang ng dadapat pat dildilihaihat t dan dan diradiraba. ba. SehSehingingga ga perperususahaahaan an iniini memiliki persediaan produk secara fisik. Persediaan produknya bisa memiliki persediaan produk secara fisik. Persediaan produknya bisa berupa persediaan barang jadi yang siap dijual

berupa persediaan barang jadi yang siap dijual atau persediaan barangatau persediaan barang setengah jadi atau barang dalam proses yang nantinya akan diproses setengah jadi atau barang dalam proses yang nantinya akan diproses kembali menjadi barang jadi.

kembali menjadi barang jadi. "ar

"arena ena adadanyanya a perpersesediadiaan an proproduk duk yanyang g tidtidak ak sedsedikiikit, t, perperusausahahaanan manu

manufaktufaktur r menemenerapkarapkan n sistesistem m pencpencatatan atatan dengdengan an mengmenggunagunakankan metode tertentu untuk menghitung pembelian dan pemakaian bahan metode tertentu untuk menghitung pembelian dan pemakaian bahan ba

bakunkunya. ya. SelSelain ain perpersesediadiaan an dan dan pempemakaakaian ian bahbahan an bakbaku, u, proprodukduk%% produk yang telah dihasilkan juga harus dicatat dan dia$asi. &alam produk yang telah dihasilkan juga harus dicatat dan dia$asi. &alam sistem pencatatannya harus dilaksanakan dengan cermat dan teliti. sistem pencatatannya harus dilaksanakan dengan cermat dan teliti. 'al'al ter

(2)

barang atau pun pencatatan yang salah yang bisa memengaruhi perhitungan laba%rugi perusahaan

4. Biaya produksinya terdiri dari Biaya Bahan Baku !enaga "erja dan Overhead 

Biaya yang terserap dalam proses produksi perusahaan manufaktur  terdiri dari ( elemen biaya, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik )BOP*. Biaya bahan baku merupakan pemakaian barang mentah sebagai bahan utama yang diproses dalam proses produksi. Biaya tenaga kerja adalah pemakaian tenaga seluruh karya$an yang terlibat dalam proses produksi, baik karya$an di+isi operasional maupun karya$an manajerial. Sedang biaya overhead pabrik adalah biaya di luar biaya bahan baku dan tenaga kerja. Biaya overhead yang biasa disebut sebagai BOP merupakan biaya yang timbul atas pemakaian bahan penolong atau biaya tidak langsung lainnya. Meski tidak terserap secara langsung pada produk, BOP tetap harus dikeluarkan atau dibebankan karena biaya ini juga memberikan kelancaran pada proses produksi. !ontoh BOP adalah biaya bahan penolong, biaya penga$asan mesin pabrik, biaya telepon, biaya listrik, dan lain sebagainya

#. Melakukan Perhitungan $arga Pokok Produksi pada %aporan keuangan %aba&'ugi

'arga Pokok Produksi merupakan perhitungan atas biaya penggunaan bahan baku, bahan tenaga kerja dan overhead pabrik yang melekat pada sebuah produk. Perhitungan harga pokok produksi sangat diperlukan untuk menentukan berapa total biaya produksi yang telah terbebani pada sebuah produk yang telah dihasilkan. gar biaya%biaya yang telah terserap tersebut dapat tergantikan melalui harga jual produk yang dihitung melalui harga pokok penjualan

(. !erdapat perhitungan $arga Pokok Penjualan pada %aporan keuangan %aba&'ugi

Selain perhitungan harga pokok produksi, dalam laporan -aba ugi  juga menghitung harga pokok penjualan. 'arga Pokok Penjualan

adalah perhitungan biaya produksi dan biaya%biaya lain yang terserap di dalam produk barang setengah jadi maupun barang jadi, ditambah dengan nilai persediaan a$al produk dan dikurangi dengan nilai persediaan akhir produk. /unanya agar perusahaan dapat menentukan harga jual produk dengan tepat sehingga tidak mengalami kerugian. uga perusahaan bisa memperoleh keuntungan dengan menambah persentasi laba yang diinginkan di dalam harga jual produknya.

). Ada Akuntansi Biaya

enis%jenis Perusahaan Manufaktur :

(3)

b. !ontract Manufacturing

c. ully%ledged Manufacturing 2. &istributor 

Perusahaan distributor adalah perusahaan yang melakukan kegiatan bisnis dengan cara membeli barang jadi )siap jual* dari produsen dan menjualna kembali ke took, retailer, maupun end%user secara langsung. adi perusahaan ini hanya mengambil produk yang telah jadi dari produsen tanpa memodifikasinya dan langsung menjualnya dengan mena$arkannya secara langsung melalui toko.

!iri%ciri perusahaan dagang :

 Perusahaan dagang membeli barang dagangan untuk dijual kembali tanpa diproses terlebih dahulu sebelum dijual kepada pelanggan.

 &alam menghasilkan pendapatan, dilakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dagangan.

 Penjualan merupakan pendapatan untuk perusahaan dagang. Sehingga rekening penjualan digunakan sebagai ganti rekening pendapatan

 Biaya untuk memperoleh barang dagangan dilaporkan sebagai harga pokok penjualan.

 Barang dagangan yang belum terjual disebut persediaan barang dagangan yang dilaporkan sebagai akti+a lancar dalam neraca.  Barang yang telah dibeli dapat dikembalikan jika tidak sesuai

dengan pesanan0mungkin karena rusak 3 sebaliknya jika melakukan penjualan.

(. Penyedia asa 0 Ser+ice Pro+ider

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang khusus bergerak menangani atau memberikan pelayanan di bidang penjualan jasa )keahlian*. 4ang termasuk ke dalam bidang perusahaan jasa contohnya adalah bank, asuransi, bengkel motor0mobil, rental, usaha salon, jasa pengiriman surat0barang, dan masih banyak contoh lainnya. &ari karakteristik di atas, maka terbentuklah ciri%ciri perusahaan jasa sebagai berikut :

1. "egiatan operasional utamanya adalah menjual jasa.

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang menghasilkan dan menjual  jasa. elas sekali bah$a kegiatan operasional utama perusahaan ini

adalah menjual jasa. Maka pendapatan utama perusahaan ini diperoleh dari penjualan produk jasa yang dihasilkannya

2. !idak memiliki persediaan produk secara fisik.

"arena produk yang dijual merupakan barang tidak ber$ujud )jasa*, maka perusahaan jasa tidak memiliki persediaan produk secara fisik.

(4)

adi produk yang dihasilkan perusahaan ini tidak dapat disimpan dan tidak dapat dilihat oleh mata. 5amun manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat selaku konsumen.

(. Bisa membutuhkan atau tidak membutuhkan produk barang yang ber*ujud dalam proses produksi jasanya.

Produk yang dijual adalah jasa, jadi perusahaan tidak memerlukan produk barang dalam proses produksinya. 5amun sebuah perusahaan  jasa bisa saja membutuhkan produk barang ber$ujud untuk

memperlancar operasional atau pun proses produksinya. Sebagai contoh perusahaan jasa transportasi umum. 6ntuk dapat melakukan aktifitas usahanya, tentu saja perusahaan membutuhkan kendaraan sebagai alat transportasi. Misal sepeda motor )tukang ojek*, bus, taksi, mobil angkutan desa, kapal, dan sebagainya. "arena tanpa alat%alat transportasi tersebut, perusahaan jasa transportasi tidak mungkin dapat berjalan.

7. +asa yang diberikan kepada tiap&tiap konsumen tidak persis sama.

"arena produk yang tidak ber$ujud, jasa yang dihasilkan dan diberikan kepada tiap%tiap konsumen tidak dapat diketahui apakah persis sama antara konsumen satu dengan yang lain. Meski begitu, perusahaan  jasa biasanya memiliki standar pelayanan jasa tertentu agar produk

yang mereka hasilkan memiliki kualitas yang hampir sama. #erkait kualitas jasa yang dijual tersebut ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti skill atau kemampuan tenaga kerja, peralatan yang mendukung, dan sebagainya.

8. !ingkatan harga jual produk jasanya mempunyai sifat yang tidak dapat digeneralisasi.

asa yang dihasilkan perusahaan ini tergantung dari tingkat kebutuhan masing%masing konsumen. Oleh sebab itu, tingkatan harga apakah mahal atau murah dari produk jasa perusahaan ini tidak dapat dipatok secara general atau disama ratakan pada semua konsumen.

9. !idak terdapat $arga Pokok Produksi maupun $arga Pokok Penjualan pada perhitungan %aporan keuangan %aba&'ugi.

'arga Pokok Produksi maupun 'arga Pokok Penjualan adalah perhitungan atas penggunaan bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi. &i mana produk barang tersebut biasanya terdapat pada perusahaan yang mengolah dan menjual produk barang seperti perusahaan manufaktur. "arena itulah pada perusahaan jasa tidak terdapat perhitungan 'arga Pokok Produksi atau pun 'arga Pokok Penjualan pada pelaporan keuangan. &alam perusahaan jasa hanya menjual produk jasa.

. $anya ada unsur Pendapatan dan Biaya&Biaya pada perhitungan %aporan %aba&'ugi

(5)

"arena perusahaan jasa adalah entitas yang menjual produk jasa, jadi yang terdapat pada perhitungan -aporan -aba%ugi adalah hal%hal yang berkaitan dengan Pendapatan asa dan Biaya%Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut

Proses Bisnis Di Bursa Efek Indonesia

TAHAPAN PERUSAHAAN UNTUK GO PUBLIC DI BEI : 1. Persiapan Awal

 I. Pembentukan Tim IPO Internal

Proses go public memerlukan proses yang meliputi beberapa aspek,

sehingga pembentukan tim IPO yang kuat merupakan hal yang

cukup penting. Tim internal sebaiknya terdiri dari orang-orang yang

menguasai aspek keuangan dan aspek legal. Tim ini akan

bekerjasama dengan para profesional yang ditunjuk perusahaan

untuk membantu proses IPO, khususnya dalam mempersiapkan

dokumen prospektus.

(6)

II. Pertimbangan Awal

Beberapa hal berikut ini perlu dipertimbangkan pada tahap-tahap

awal

!. Berapa kisaran dana yang dibutuhkan perusahaan dari IPO"

#al ini perlu disinergikan dengan rencana bisnis perusahaan.

$. Berapa persentase kepemilikan publik maksimal yang

diinginkan oleh para pemegang saham pendiri" Pada

kebanyakan

perusahaan, pemegang

saham

pendiri

menginginkan untuk tetap menjadi pemegang saham

pengendali perusahaan. %i sisi lain, semakin besar

persentase kepemilikan publik, saham perusahaan akan

cenderung lebih aktif diperdagangkan di Bursa &fek Indonesia

sehingga risiko likuiditas bagi in'estor akan lebih rendah.

(. )ntuk suatu grup perusahaan yang memiliki banyak anak

usaha dan terdiri dari beberapa lini bisnis, beberapa hal perlu

dipertimbangkan

Perusahaan mana yang akan ditawarkan sahamnya

kepada publik"

*pakah perlu ada spin-of , merger, akuisisi, atau

di'estasi aset sebelum melakukan penawaran umum"

+emakin besar nilai perusahaan yang sahamnya dijual kepada

publik, pada umumnya akan relatif lebih menarik minat

in'estor.

. *pakah terdapat ketentuan perijinan dalam peraturan,

perjanjian atau hal-hal lainnya yang perlu ditindaklanjuti atau

dilakukan amandemen sebelum IPO"

. *pakah

terdapat

permasalahan

signikan,

misalnya

permasalahan hukum yang dapat mengganggu kelangsungan

usaha perusahaan dan diperkirakan dapat mengganggu

proses IPO"

/. *pakah perusahaan perlu melakukan perubahan atas susunan

direksi dan0atau komisaris perusahaan"

III. Penunjukan Profesional Eksternal

)ntuk membantu perusahaan dalam proses IPO, perusahaan perlu

melakukan seleksi atas beberapa pihak sebagai berikut

!. Penjamin Emisi Efek (

underwriter)

yang akan membantu

menawarkan saham perusahaan kepada in'estor1

$. Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas laporan

keuangan perusahaan1

(. Konsultan Hukum yang akan melakukan pemeriksaan dari

segi hukum dan memberikan pendapat hukum1

(7)

. Notaris yang akan membantu dalam melakukan perubahan

*nggaran

%asar,

membuat akte-akte

dan

perjanjian-perjanjian1

. Penilai, apabila perusahaan memiliki aset tetap berupa tanah

atau bangunan yang perlu dinilai oleh penilai independen1

/. Biro Aministrasi Efek yang akan membantu melakukan

administrasi kepemilikan saham perusahaan.

+eleksi yang dilakukan perusahaan sebaiknya mempertimbangkan

rekam jejak dan reputasi para profesional tersebut dalam

membantu proses IPO pada perusahaan lainnya serta besarnya

biaya yang diajukan masing-masing profesional. Perusahaan juga

perlu memastikan bahwa profesional yang ditunjuk adalah profesi

penunjang pasar modal yang telah terdaftar di O23.

I!. "#P$ an Peruba%an Anggaran &asar

%alam tahap persiapan ini, perusahaan mengadakan 4)P+ untuk

memperoleh persetujuan go public dari seluruh pemegang saham

dan penetapan berapa jumlah saham yang akan ditawarkan kepada

publik. Perusahaan juga perlu melakukan perubahan *nggaran

%asar dari PT tertutup menjadi PT terbuka. +elain itu, perusahaan

 juga perlu membentuk +ekretaris Perusahaan, *udit Internal, dan

3omite *udit, jika belum ada sebelumnya.

!. 'empersiapkan &okumen

)ntuk go public dan mencatatkan sahamnya di Bursa &fek

Indonesia, perusahaan terlebih dahulu menyampaikan Pernyataan

Pendaftaran kepada O23 dan permohonan pencatatan saham kepada

Bursa &fek Indonesia, dengan mempersiapkan antara lain beberapa

dokumen berikut ini

!. Prol perusahaan, informasi tentang rencana IPO, underwriter ,

dan profesi penunjang1

$. Pendapat dan laporan pemeriksaan dari segi hukum dari

3onsultan #ukum1

(. 5aporan 3euangan yang diaudit *kuntan Publik1

. 5aporan Penilai 6jika ada71

. *nggaran %asar perusahaan terbuka perusahaan yang telah

disetujui 8enteri #ukum dan #*81

/. Prospektus, yang berisikan antara lain informasi yang terdapat

pada dokumen a. sampai dengan e. di atas1

9. Proyeksi keuangan

2. Proses Go Public

(1) Penunjukan Underwriter dan Persiapan Dokumen

Pada taa! a"a#$ !erusaaan !er#u %e%&entuk ti% interna#$ %enun'uk  underwriter  dan #e%&a(a serta !rofesi !enun'an( !asar %oda# )an( akan

(8)

%e%&antu !erusaaan %e#akukan !ersia!an  go public$ %e%inta !ersetu'uan RUPS dan %eru&a An((aran Dasar$ serta %e%!ersia!kan doku%en*doku%en )an( di!er#ukan untuk disa%!aikan ke!ada Bursa Efek Indonesia dan O+K,

(2) Penyampaian Permohonan Pencatatan aham ke !ursa "#ek $ndonesia Untuk %en'adi !erusaaan !u&#ik )an( saa%n)a di-atatkan dan di!erda(an(kan di Bursa Efek Indonesia$ !erusaaan !er#u %en(a'ukan !er%oonan untuk %en-atatkan saa%$ di#en(ka!i den(an doku%en*doku%en )an( di!ers)aratkan$ antara #ain !ro.i# !erusaaan$ #a!oran keuan(an$ o!ini uku%$ !ro)eksi keuan(an$ d##,

Perusaaan 'u(a !er#u %en)a%!aikan !er%oonan !endaftaran saa% untuk  dititi!kan se-ara ko#ektif /scripless0 di Kustodian Sentra# Efek Indonesia /KSEI0, Bursa Efek Indonesia akan %e#akukan !ene#aaan atas !er%oonan )an( dia'ukan !erusaaan dan akan %en(undan( !erusaaan &eserta under"riter dan !rofesi !enun'an( untuk %e%!resentasikan !ro.i# !erusaaan$ ren-ana &isnis dan ren-ana !ena"aran u%u% )an( akan di#akukan, Untuk %en(etaui #e&i #an'ut tentan( ke(iatan usaa !erusaaan$ Bursa Efek Indonesia 'u(a akan %e#akukan kun'un(an ke !erusaaan serta

%e%inta !en'e#asan #ainn)a )an( re#e1an den(an ren-ana IPO !erusaaan, A!a&i#a !erusaaan te#a %e%enui !ers)aratan )an( ditentukan$ da#a% "aktu %aksi%a# 23 Hari Bursa sete#a doku%en #en(ka!$ Bursa Efek Indonesia akan %e%&erikan !ersetu'uan !rinsi! &eru!a Per'an'ian Pendau#uan Pen-atatan Saa% ke!ada !erusaaan,

(%) Penyampaian Pernyataan Penda#taran ke &' 

Sete#a %enda!atkan Per'an'ian Pendau#uan Pen-atatan Saa% dari Bursa Efek  Indonesia$ !erusaaan %en)a%!aikan Pern)ataan Pendaftaran dan doku%en !endukun(n)a ke!ada O+K untuk %e#akukan !ena"aran u%u% saa%, Doku%en !endukun( )an( di!er#ukan antara #ain ada#a !ros!ektus,

Da#a% %e#akukan !ene#aaan$ O+K da!at %e%inta !eru&aan atau ta%&aan infor%asi ke!ada !erusaaan untuk %e%astikan &a"a se%ua fakta %ateria# tentan( !ena"aran saa%$ kondisi keuan(an dan ke(iatan usaa !erusaaan diun(ka!kan ke!ada !u&#ik %e#a#ui !ros!ektus,

Se&e#u% %e%!u&#ikasikan !ros!ektus rin(kas di surat ka&ar atau %e#akukan !ena"aran a"a# /bookbuilding0$ !erusaaan arus %enun((u i'in dari O+K, Perusaaan 'u(a da!at %e#akukan  public expose 'ika i'in !u&#ikasi te#a dike#uarkan O+K, O+K akan %e%&erikan !ern)ataan efektif sete#a !erusaaan %en)a%!aikan infor%asi %en(enai ar(a !ena"aran u%u% saa% dan keter&ukaan infor%asi #ainn)a, A!a&i#a Pern)ataan

Pendaftaran !erusaaan te#a din)atakan efektif o#e O+K$ !erusaaan %e%!u&#ikasikan !er&aikan4ta%&aan infor%asi !ros!ektus rin(kas di surat ka&ar serta %en)ediakan !ros!ektus &a(i !u&#ik atau -a#on !e%&e#i saa%$ serta %e#akukan !ena"aran u%u%,

() Penawaran Umum aham kepada Publik 

5asa !ena"aran u%u% saa% ke!ada !u&#ik da!at di#akukan se#a%a 2*6 ari ker'a, Da#a% a# !er%intaan saa% dari in1estor %e#e&ii 'u%#a saa% )an( dita"arkan /over-subscribe 0$ %aka !er#u di#akukan !en'ataan, Uan( !esanan in1estor )an( !esanan saa%n)a tidak di!enui arus dike%&a#ikan / refund 0 ke!ada in1estor sete#a !en'ataan, Distri&usi saa% akan di#akukan ke!ada in1estor !e%&e#i saa% se-ara e#ektronik %e#a#ui KSEI /tidak da#a% &entuk  serti.ikat0,

(9)

(*) Pencatatan dan Perda+an+an aham Perusahaan di !ursa "#ek  $ndonesia

Perusaaan %en)a%!aikan !er%oonan !en-atatan saa% ke!ada Bursa disertai den(an &ukti surat &a"a Pern)ataan Pendaftaran te#a din)atakan efektif o#e O+K$ doku%en !ros!ektus$ dan #a!oran ko%!osisi !e%e(an( saa% !erusaaan,

Bursa Efek Indonesia akan %e%&erikan !ersetu'uan dan %en(u%u%kan !en-atatan saa% !erusaaan dan kode saa% / ticker code0 !erusaaan untuk  ke!er#uan !erda(an(an saa% di Bursa, Kode saa% ini akan dikena# in1estor se-ara #uas da#a% %e#akukan transaksi saa% !erusaaan di Bursa Efek  Indonesia,

Sete#a saa% ter-atat di Bursa$ in1estor akan da!at %e%!er'ua#&e#ikan saa% !erusaaan ke!ada in1estor #ain %e#aui &roker atau Perusaaan Efek )an( %en'adi An((ota Bursa terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

Proses Go Public dan ,ekanisme Pencatatan aham di !ursa "#ek $ndonesia

Pendanaan %e#a#ui %ekanis%e !ena"aran u%u% !erusaaan ter#e&i du#u !erusaaan arus %en'ua# saa%n)a ke!ada %as)arakat /(o !u&#i-0, Untuk (o !u&#i-$ !erusaaan !er#u %e#akukan !ersia!an interna# dan !en)ia!an doku%en sesuai den(an !ers)aratan )an( ditentukan o#e Ba!e!a%*LK,

Proses Go Public

BEI !ada taun 7338 ini %enar(etkan sekitar 93 e%iten saa% )an( akan %en-atatkan saa% di BEI, Kendati tar(et )an( di!atok 'u%#an)a -uku! &an)ak$ &ukan &erarti untuk ter-atat di BEI %en'adi (a%!an(an, Proses (o !u&#i- teta! %en((unakan !rosedur )an( &er#aku$ sesuai den(an standar dan aturan )an( &er#aku$ tan!a sedikit !un %ana'e%en BEI ter#i&at di da#a%n)a, Karena %e%an( da#a% !roses (o !u&#i- ini$ !intu !erta%a )an( arus di#akukan ada#a Badan Pen(a"as Pasar 5oda#*Le%&a(a Keuan(an /Ba!e!a%*LK0, Karena &erdasarkan struktur dan UU Pasar 5oda#$ #e%&a(a !e%erinta ini )an( di&erikan tan((un( 'a"a& terada! !roses (o !u&#i- in((a !asar !erdana /!asar !ri%er0, Proses (o !u&#i-$ se-ara sederana dikatakan se&a(ai ke(iatan !ena"aran saa% atau efek  #ainn)a )an( di#akukan o#e E%iten untuk %en'ua# saa% atau Efek ke!ada %as)arakat &erdasarkan tata -ara )an( diatur o#e UU Pasar 5oda# dan Peraturan Pe#aksanaann)a, O#e karena !ena"aran u%u% se&ua akti1itas dari se&ua !erusaaan %aka setidakn)a ada taa!an*taa!an )an( %esti diker'akan o#e !erusaaan )an( akan %e#akukan !ena"aran u%u% ini, Ter#e&i #a(i !ena"aran u%u% terse&ut %en-aku! !en'ua#an saa% di !asar !erdana$ !en'ataan saa%$ !en-atatan di &ursa efek, Dari taa!an*taa!an terse&ut BEI %e%&a(i &e&era!a taa!an ker'a dari se&ua !roses (o !u&#i-,

-ahap Persiapan

Taa!an ini %eru!akan taa!an a"a# da#a% ran(ka %e%!ersia!kan se(a#a sesuatu )an( &erkaitan den(an !roses (o !u&#i-, Pada taa! !ersia!an ini )an( !a#in( uta%a )an( arus di#akukan se&ua !erusaaan )an( akan (o !u&#i-ada#a %e#akukan Ra!at U%u% Pe%e(an( Saa% ter#e&i du#u /RUPS0, RUPS &a(i se&ua !erusaaan %eru!akan ak !entin( dan %eru!akan kaida )an( diatur dari UU Perseroan Ter&atas, Go !u&#i- arus disetu'ui ter#e&i du#u o#e !e%e(an( saa%, Karena (o !u&#i- akan %e#i&atkan %oda# &aru di #uar

(10)

!e%e(an( saa% )an( ada %aka !er#u di!utuskan a!aka keadiran %oda# &aru itu nantin)a akan %en(u&a %asin(*%asin( ke!e%i#ikan !ara !e%e(an( saa% #a%a, Bera!a %oda# )an( di&utukan$ dan &era!a %oda# )an( %esti disetor %asin(*%asin( !e%e(an( saa% arus ter'a"a& dan %e%!ero#e !ersetu'uan o#e !e%e(an( saa% #a%a, 5ekanis%e RUPS )an( di#akukan !erusaaan )an( akan (o !u&#i- ini %eru!akan %ekanis%e RUPS se&a(ai%ana )an( diteta!kan #e UU PT,

Sete#a %e%!ero#e !ersetu'uan (o !u&#i- ini %aka !erusaaan %u#ai %e%!ersia!kan !en'a%in e%isi /under"riter0 dari !erusaaan itu, Under"riter ada#a !erusaaan efek )an( nantin)a akan %en'e%&atani !erusaaan efek  terse&ut ke !asar %oda#, Se&a(ai !en'a%in %aka !erusaaan efek itu akan %en)ia!kan doku%en dan &ersa%a den(an !erusaaan %enun'uk !iak*!iak  se!erti akuntan !u&#ik$ konsu#tan uku%$ notaris$ !erusaaan !eni#ai /a!!raisa#0$ dan faktor*faktor #ain )an( sifatn)a ad%insitrasi,

Akuntan !u&#ik di&utukan untuk %eni#ai &er&a(ai !ern)ataan keuan(an )an( dike#uarkan o#e !erusaaan$ konsu#tan uku%$ tentun)a antara #ain %e#akukan audit uku% atas as!ek uku% dari &isnis$ aset dan &er&a(ai !roduk uku% )an( !erna dike#uarkan dan )an( akan dike#uarkan !erusaaan, Sedan(kan notaris ditun'uk antara #ain untuk %en-atat setia! ke!utusan )an( dia%&i# !erusaaan daa% ran(ka !roses (o !u&#i-, Tu(as notaris antara #ain &erkaitan den(an !eru&aan %oda# disetor An((aran Dasar dan An((aran Ru%a Tan((a /AD4ART0,

A!!raisa# atau !erusaaan !eni#ai &ertu(as untuk %eni#ai aset !erusaaan kususn)a dari sisi ni#ai, Den(an adan)a a!!raisa# ini &erarti &isa diketaui ni#ai !erusaaan$ ni#ai %oda# sein((a nantin)a &ersa%a den(an ko%!onen* ko%!onen #ainn)a$ kiner'a keuan(an dan o!erasiona# &isa dike#uarkan ni#ai dan ar(a saa% )an( #a)ak &i#a !erusaaan itu akan (o !u&#i-,

Praktis da#a% taa! !ersia!an ini )an( %e#akukan !en(o#aan data*data !erusaaan$ tidak #a(i %ana'e%en atau direksi$ a!a#a(i !e%e(an( saa% !endiri )an( &an)ak ter#i&at$ ta!i suda oran(*oran( di #uar !erusaaan ikut ter#i&at, Piak*!iak #uar se!erti under"riter$ konsu#tan uku%$ akuntan$ a!!raisa# dan notaris, 5ereka itu %eru!akan !iak*!iak )an( suda %e%aa%i tu(as dan fun(sin)a &a(i !erusaaan, Karena itu (una ke#an-aran !roses (o !u&#i- se&ua !erusaaan disarankan %en((unakan !rofesi !enun'an( !asar %oda# )an( %e%!ero#e iin dari Ba!e!a%*LK,

-ahap Pen+ajuan Pernyataan Penda#taran

Da#a% taa! ini$ !erusaaan &ersa%a under"riter %e%&a"a doku%en )an( teran(ku% da#a% !ros!ektus rin(kas !erusaaan ke Ba!e!a%*LK, Pros!ektus rin(kas %eru!akan keteran(an rin(kas %en(enai !erusaaan da#a% %ini%a# da#a% kurun "aktu ti(a taun terakir, Untuk itu !ros!ektus arus se-ara rin(kas dan !adat %e%uat &er&a(ai infor%asi terkait den(an !erusaaan$ %u#ai dari company proile$ kiner'a o!erasiona# !erusaaan se!erti$ nera-a ru(i #a&a$ !ro)eksi kiner'a !erusaaan serta untuk ke!entin(an a!a dana %as)arakat itu di&utukan, Pada taa! ini 'an(an eran ka#au !erusaaan &eserta !en'a%in e%isin)a$ konsu#tan uku%$ notaris dan akuntan !u&#ik serta a!!raisa#$ akan serin( %odar*%andir ke Ba!e!a%*LK, Se&a& !ada taa! ini se#uru !ern)ataan !ara !rofesi !endukun( !asar %oda# itu /notaris$ konsu#tan uku% dan akuntan0$ ter%asuk a!!raisa# dan !en'a%in e%isi %u#ai di!eriksa se-ara deti#$ satu !er satu #en(ka! den(an doku%en !endukun(n)a, Pada taa! ini#a se#eksi

(11)

terse&ut &er#an(sun(, Ka#au !en'a%in e%isi %e%!erkirakan ar(a 'ua# saa%)a R! ;,333 !er saa%$ %aka doku%en !endukun( tentan( itu arus ada$ 'e#as dan trans!aran,

As!ek full disclosure  akan %u#ai terun(ka! di sini, +adi da!at di!astikan !ara !rofesi !enun'an( !asar %oda# itu$ tidak akan %ain*%ain da#a% %e%&erikan !enda!atn)a, 5e#eset sedikit sa'a$ atau &er&eda den(an kaida )an( &er#aku an-a%an &a(i !ara !rofesiona# !asar %oda# itu -uku! &erat$ dan arus di&a)ar %aa#, Ada!un sanksin)a &isa &eru!a denda in((a sanksi !idana atau !en-a&utan iin,

-ahap Penjualan aham

Di!astikan kuran( dari 98 ari Ba!e!a%*LK suda %e%&erikan 'a"a&an atas !ern)ataan !en(a'uan !endaftaran !erusaaan )an( akan (o !u&#i- ini, Ka#au sete#a %e#akukan !endaftaran dan tidak ada koreksi %aka !ada !eriode "aktu terse&ut$ !ern)ataan terse&ut oto%atis %en'adi efektif, A!a&i#a !erusaaan itu suda din)atakan efektif$ &erarti saa% dari !erusaaan itu suda &isa di'ua#, Pen'ua#an di#akukan %e#a#ui !ena"aran u%u% / initial public offering4IPO0,

Da#a% konteks !asar %oda# !en'ua#an saa% %e#a#ui %ekanis%e IPO ini dise&ut  den(an !en'ua#an saa% di !asar !erdana$ atau &iasa 'u(a dise&ut den(an !asar !erdana, Pen'ua#an saa% da#a% !asar !erdana %ekanis%en)a diatur o#e !en'a%in e%isi, Pen'a%in e%isi )an( akan %e#akukan !en'ua#an ke!ada in1estor di&antu o#e a(en !en'ua#, A(en !en'ua# ada#a !erusaaan efek atau !iak #ain )an( ditun'uk se&e#u%n)a dan ter-antu% da#a% !ros!ektus rin(kas, O#e Ba!e!a%*LK &a(i !erusaaan )an( akan ter-atat di BEI !en'ua#an saa% da#a% IPO ini "aktun)a re#atif ter&atas$ dua atau ti(a ari sa'a, Ta!i &a(i !erusaaan )an( sete#a %en'ua# saa%n)a tidak %en-atatkan di BEI %aka !en'ua#an saa%n)a &isa #e&i #a%a #a(i, Dan tentun)a akan san(at ter(antun( dari !ros!ektus )an( dia'ukan !ada !ern)ataan !endaftaran,

Hin((a taa! IPO ini$ !erusaaan suda &isa din)atakan se&a(ai !erusaaan !u&#ik, Ge#ar di &e#akan( !erusaaan %en'adi T&k /ke!endekan dari Ter&uka0, Se&a(ai%ana diun(ka! se&e#u%n)a$ !erusaaan &isa #an(sun( %en-atatkan saa%n)a di BEI sete#a IPO &isa 'u(a tidak, +adi sete#a %en'adi !erusaaan !u&#i- sa%a seka#i tidak ada kearusan &a(i saa% se&ua !erusaaan untuk  #an(sun( ter-atat /listed 0, In(at ketika PT A&di Ban(sa T&k !erusaaan !ener&it  arian Re!u&#ika !erta%a ka#i (o !u&#i- tidak #an(sun( ter-atat di BEI$ %e#ainkan &e&era!a taun ke%udian, Kendati tidak #an(sun( listing na%un !erusaaan )an( te#a IPO terse&ut teta! %en(ikuti aturan %en(enai keter&ukaan di !asar %oda#, Itu &erarti #a!oran keuan(an$ corporate action dan kete&ukaan infor%asi #ainn)a arus disa%!aikan ke !u&#ik,

-ahap Pencatatan di !"$

Sete#a %e#akukan !ena"aran u%u%$ !erusaaan )an( suda %en'adi e%iten itu akan #an(sun( %en-atatkan saa%n)a %aka )an( !er#u di!eratikan o#e !erusaaan ada#a a!aka !erusaaan )an( %e#akukan IPO terse&ut %e%enui ketentuan dan !ers)aratan )an( &er#aku di BEI / listing requirement 0, Ka#au %e%enui !ers)aratan$ %aka !er#u ditentukan !a!an !erda(an(an )an( %en'adi !a!an !en-atatan e%iten itu, De"asa ini !a!an !en-atatan BEI terdiri dari dua !a!an: Pa!an Uta%a /Main Board 0 dan Pa!an Pen(e%&an(an /Development Board 0, Se&a(ai%ana na%an)a$ !a!an uta%a %eru!akan !a!an !erda(an(an &a(i e%iten )an( 1o#u%e saa%n)a -uku! &esar den(an ka!ita#isasi !asar )an( &esar$ sedan(kan !a!an !en(e%&an(an ada#a kusus

(12)

&a(i !en-atatan saa%*saa% )an( ten(a &erke%&an(, Kendati terda!at dua !a!an !en-atatan na%un !erda(an(an saa%n)a antara !a!an uta%a dan !a!an !en(e%&an(an sa%a seka#i tidak &er&eda$ sa%a*sa%a da#a% satu !asar,

+adi !er&edaaan !a!an !erda(an(an ini an)a %e%&edakan ukuran !erusaaan sa'a, Pa!an Uta%a ditu'ukan untuk e%iten atau e%iten )an( %e%!un)ai ukuran /size0 &esar dan #a%an)a %en'a#ankan usaa uta%a sekuran(*kuran(n)a 9; &u#an &erturut*turut, Se%entara Pa!an Pen(e%&an(an di%aksudkan untuk  !erusaaan*!erusaaan )an( &e#u% da!at %e%enui !ers)aratan !en-atatan di Pa!an Uta%a$ ter%asuk !erusaaan )an( !ros!ektif na%un &e#u% %en(asi#kan keuntun(an,

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa atas kejadian eksekusi digagalkan dan dihalang-halangi oleh Bank DKI, yang sejatinya Bank DKI tidak mau taat atau patuh pada perintah Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta

Likuiditas adalah kemampuan seseorang atau perusahaan untuk memenuhi kewajiban atau utang yang harus segra dibayar dengan harta lancarnya. Bank disebut likuid, apabila bank

Perspektif perkembangan mengenai kematian Penugasan mandiri merangkum, menyimpulkan, dan mengidentifi- kasi isu-isu dan persoalan terkait pokok bahasan yang disesuaikan

TAHAPAN HAPAN PERKEMBAN PERKEMBANGAN GAN EVOLUSI HINDU DI IND EVOLUSI HINDU DI INDIA IA Y YANG MASIH ANG MASIH BISA DILIH. BISA DILIHAT AT PA PADA PERKEMBANGAN DA

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah total biaya tahunan rata-rata minimum untuk mesin adalah umur ekonomis mesin extruder dengan total biaya tahunan rata-rata

Hasil sidik ragam percobaan menunjukkan bahwa berbagai formula pupuk bio-organo mineral berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman jagung pada umur 60

Pertemuan terakhir dilakukan dalam kelas besar dengan diskusi panel untuk melaporkan hasil diskusi masing-masing kelompok dan menanyakan hal-hal yang belum

1. Penerapan metode resitasi akan mampu membimbing siswa merekonstruksi pengalamannya terhadap nilai-nilai positif menerapkan perilaku terpuji bagi diri sendiri.