• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI EKSPERIMENTASI PENGARUH (RESPON) SUBSTITUSI PASIR DENGAN BOTTOM ASH PADA BETON KONVENSIONAL - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI EKSPERIMENTASI PENGARUH (RESPON) SUBSTITUSI PASIR DENGAN BOTTOM ASH PADA BETON KONVENSIONAL - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB VII

KESIMPULAN DAN SARAN

7.1. Uraian Umum

Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, mulai dari studi pustaka,

pengujian material, pembuatan benda uji, perawatan benda uji, hingga pengujian tekan

dapat diambil beberapa hasil dan kesimpulan mengenai pengaruh penggantian agregat

halus (pasir) dengan bottom ash terhadap perilaku fisik beton konvensional.

7.2. Kesimpulan

Dari penelitian yang telah dilakukan dari awal hingga akhir, didapatkan

kesimpulan sebagai berikut :

− Peningkatan kuat tekan beton pada kadar bottom ash 25 %, hal ini menunjukkan bahwa disekitar kadar bottom ash 25% merupakan nilai optimum dari campuran antara pasir dengan bottom ash.

− Terjadi penurunan kuat tekan beton untuk kadar bottom ash 50 %, 75 % dan 100 %. Hal ini menunjukkan bahwa setelah mencapai nilai optimum, penambahan kadar

bottom ash akan menyebabkan penurunan kuat tekan beton.

− Berat jenis bottom ash lebih kecil dari berat jenis pasir, maka penggantian pasir dengan bottom ash akan menurunan berat jenis beton sehingga beton menjadi lebih ringan.

− Penggantian pasir dengan bottom ash tidak mempengaruhi pola retak beton.

− Penggantian pasir dengan bottom ash setelah melewati nilai optimum akan mempengaruhi lekatan antar angregat dengan semen. Semakin besar penambahan

kadar bottom ash maka lekatan semakin berkurang.

− Dari aspek ekonomi, penggunaan bottom ash akan meningkatkan nilai ekonomis bahan tersebut dan mengurangi biaya produksi beton, sehingga harga beton menjadi

lebih murah.

− Pemanfaatan limbah bottom ash berdampak positif pada pengendalian pencemaran lingkungan, terutama pada lingkungan PT. Primatexco, Batang.

(2)

7.3. Saran

Dalam penelitian ini, peneliti memberikan saran dan masukan kepada para

peneliti selanjutnya dan praktisi sipil sebagai berikut :

− Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang variasi optimum kadar bottom ash, yaitu dengan memperkecil range menjadi 0 % sampai 30 %, sehingga didapatkan

variasi optimum kadar bottom ash yang lebih spesifik.

− Perlu diteliti respons penambahan limbah bottom ash terhadap perilaku efek jangka panjang dan pengaruhnya terhadap beton bertulang.

− Perlu diadakan penelitian secara kimia untuk mengetahui reaksi atau pengaruh penambahan bottom ash terhadap semen dan pengaruhnya dalam jangka panjang terutama pada kuat tekan beton.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan mencari komposisi campuran beton non-pasir dengan bahan tambahan bottom ash yang menghasilkan kuat tekan optimum.. Pengujian yang

Dari hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa kuat tekan beton dengan penambahan penggunaan fly ash 50 % sebagai penggati semen dapat meningkatkan kuat

Mengetahui nilai kuat tekan, dan modulus elastisitas beton High Volume Fly Ash (HVFA) dengan kadar 50% substitusi semen dan rasio- water-binder 0.33 dengan variasi

Pada penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan beton ringan NAAC dengan substitusi fly ash dan bottom ash sebagai substitusi dari semen dan agregat halus,

Untuk mengetahui pengaruh penambahan campuran semen dan Bottom Ash pada tanah lempung ( clay ) terhadap nilai Kuat Tekan tanah dengan lamanya waktu pemeraman,

Hasil rata-rata kuat tekan pada umur 56 hari untuk beton normal (tipe A) sebesar 23,64 MPa, pada beton yang menggunakan substitusi pasir dengan bottom ash alami (tipe B)

Dilihat dari kuat tekan penambahan abu batubara sebagai pengganti semen sebanyak 5 % dan 10 % mampu meningkatkan kuat tekan produk batako 5,6 % dan 2,56 % dibanding tanpa

Studi tentang pemanfaatan bottom ash sebagai bahan alternatif dalam pembuatan beton berkuat tekan 25 MPa untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri