LAPOR! (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) adalah sebuah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang mudah diakses dan terpadu dengan 34 Kementerian, 24 Pemprov, 94 Pemkab, 33 Pemkot, 149 Pemda, 128 PTN dan Kopertis, 116 BUMN, serta 131 Perwakilan RI di luar negeri. LAPOR! dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pengawasan program dan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik.
Di tahun 2016 LAPOR! ditetapkan sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) No.3 tahun 2015 yang merupakan turunan dari Peraturan Presiden No. 76 tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik. Kementerian PAN-RB, Ombudsman RI dan KSP bersinergi mengelola LAPOR!-SP4N setelah ditandatanganinya Nota Kesepahaman Bersama pada Maret 2016 tentang pemanfaatan LAPOR! sebagai SP4N.
Hingga Maret 2017, LAPOR! telah digunakan oleh lebih dari 560.000 pengguna dan menerima rata-rata lebih dari 800 laporan masyarakat per harinya. LAPOR! menjadi cikal-bakal sistem aspirasi dan pengaduan masyarakat yang terpadu secara nasional.
TENTANG LAPOR!
Pembicara dalam Pelatihan Pelatih
Utama SIM SPP BNT, Jakarta
Jakarta, 6-9 Juni 2017, lalu telah diadakan Pelatihan Pelatih Utama SIM SPP BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) TNP2K di Hotel Mercure Cikini, Jakarta Pusat. Di sana pengelola LAPOR! Menjadi pembicara untuk menyosialisasikan LAPOR!.
Sharing Session dengan UN OCHA,
Jakarta
Jakarta, 5 Juni 2017 dilaksanakan Sharing Session dengan UN OCHA (Office for the Coordinating of Humanitarian Affairs) Indonesia di Menara Thamrin. Pengelola LAPOR! membagikan pengalaman dalam menjaring aspirasi dan laporan masyarakat kepada pemerintah dan juga pemanfaatan LAPOR!dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
Buka Puasa Bersama Akbar
LAPOR!
MINGGU PERTAMA JUNI 2017
PROSES PEMBUATAN NPWP
LISTRIK PADAM
INFORMASI DANA DESA
Situasi/ Kondisi:• NPWP adalah salah satu cara pemerintah untuk mendata wajib pajak
•Kekacauan pendataan masih sering ditemukan sehingga banyak masyarakat yang memproses NPWP tidak menerima kartunya dalam jangka waktu yang dijanjikan.
•Kesimpulan dan Saran:
•Harus ada peran aktif dari kedua pihak,k Dirjen pajak harus memperbaiki sistem pendataan dan masyarakat harus aktif dalam melaporkan dan mengadukan baik melalui LAPOR atau lainnya.
Situasi/ Kondisi:
•Terdapat laporan bahwa PLTU Nagan telah mengganti mesin pembangkit listriknya.
•Pelapor mengeluhkan bahwa tidak ada peningkatan pelayanan khususnya dari segi listrik di daerah Aceh.
•Pelapor merasa keberatan bahwa listrik di daerahnya sering padam
•Kesimpulan dan Saran:
• Pemerintah setempat harus lebih tanggap terhadap respon masyarakat dan melakukan pengecekan kepada PLTU terkait.
Situasi/kondisi :
• Tidak transparannya alokasi dana desa • Pelapor mengeluhkan penggunaan dana
desa dan meminta dana desa untuk di audit penggunaannya
• Kesimpulan dan saran:
• Sebaiknya Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi serta pemerintahan terkait membuat regulasi yang mengharuskan transparansi dalam penggunaan dana desa.
Loket Pelayanan Kosong?
Permasalahan di Samping
merupakan
laporan
dari
masyarakat
yang
sering
muncul
terhitung
dari
tanggal 11 Juni
–
24 Juni
2017
Kabar Mudik 2017
Kabar Mudik 2017 diatas merupakan informasi seputar
mudik mulai dari jalur rencana operasional, dan
pelayanan. Dipublikasikan terhitung dari tanggal 11 Juni
–
49.400 Pengikut 173 Pelanggan