• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERDA 12 2013 PENYERTAAN MDL INVES PEMKAB KPD PDAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERDA 12 2013 PENYERTAAN MDL INVES PEMKAB KPD PDAM"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BURU SELATAN NOMOR 12 TAHUN 2013

T E N T A N G

PENAMBAHAN DAN PENYERTAAN MODAL (INVESTASI ) PEMERINTAH KABUPATEN BURU SELATAN

KEPADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI BURU SELATAN,

Menimbang :

Mengingat :

a

a.. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 75 Peraturan

Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan

Keuangan Daerah, penyertaan modal Pemerintah

Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah perlu

ditetapkan dalam Peraturan Daerah;

b

b.. bahwa untuk meningkatkan pelayanan masyarakat

dan penguatan Modal pada Badan Usaha Milik

Daerah, serta guna menggali potensi sumber-sumber

pendapatan asli daerah, dipandang perlu penambahan

dan Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah

Kabupaten Buru Selatan Kepada Perusahaan Daerah

Air Minum (PDAM) Tahun 2013;

c

c.. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud pada huruf a dan b diatas, perlu dibentuk

dengan Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan.

1

1.. Undang - Undang Nomor 20 Tahun 1958 tentang

Penetapan Undang-Undang Darurat Nomo 22 Tahun

1957 tentang pembentukan daerah SwatantraTingkat

I Maluku (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

1958 Nomor 79, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 1617);

2

2.. Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang

Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 1995 Nomor 13 Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 3587);

3

(2)

Dokumen Perusahaan ( Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 1997 Nomor 18, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3674);

4

4.. Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang

Keuangan Negara ( Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

5

5.. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang

Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggung Jawab

Keuangan Negara (Lembaran Negara Tahun 2004

Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4400);

6

6.. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perncanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4421);

7

7.. Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004

Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437),

sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir

dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008

tentang Perubahan kedua atas Undang-undangNomor

32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008

Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4844);

8

8.. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang

Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2007 Nomor 67, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4724);

9

9.. Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang

Pembentukan Peraturan Perundang-undangan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011

Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 5234);

1

100.. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang

(3)

Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140 Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

1

111.. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang

Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005

Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4490);

1

122.. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang

Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah,

Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan

Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

1

133.. Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun 2010 tentang

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Badan Lingkungan

Hidup (Lembaran Daerah Kabupaten Buru Selatan Tahun

2010 Nomor 23);

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BURU SELATAN

dan

BUPATI BURU SELATAN

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN BURU SELATAN TENTANG PENYERTAAN MODAL (INVESTASI) PEMERINTAH KABUPATEN BURU SELATAN KEPADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM)

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :

1

1.. Daerah adalah Kabupaten Buru Selatan.

2

2.. Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagai unsur

(4)

3

3.. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Selanjutnya disebut DPRD adalah Dewan

Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Buru Selatan

4

4.. Bupati adalah Bupati Buru Selatan.

5

5.. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Selatan

6

6.. Penyertaan Modal (Investasi), adalah setiap usaha dalam menyertakan

modal Daerah pada suatu BUMD.

7

7.. Modal Daerah adalah kekayaan Daerah baik yang berwujud uang maupun

barang.

8

8.. Badan Usaha Milik Daerah selanjutnya disingkat BUMD adalah

Perusahaan Daerah dan badan hukum lainnya dari usaha milik Pemerintah

Daerah dan/atau Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.

BAB II

ASAS DAN TUJUAN

Pasal 2

Penyertaan Modal ( Investasi ) Daerah kepada BUMD berasaskan :

a. Akuntabilitas; dan

b. Kepastian Hukum.

Pasal 3

Penyertaan Modal Daerah bertujuan untuk :

a. Meningkatkan pelayanan masyarakat;

b. Penguatan BUMD;

c. Meningkatkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah; dan

d. Meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

BAB III

TATA CARA PENYERTAAN MODAL PENYERTAAN MODAL ( INVESTASI )

Pasal 4

(1) Penambahan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Buru Selatan pada PT. Bank Maluku dilakasanakan dengan cara memberikan penambahan penyertaan modal kepada Perusahan Daerah Air Minum, untuk selanjutnya dimanfaatkan sebagai modal kegiatan usaha dan pengembangan Air Minum.

(5)

(3) Penambahan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Buru Selatan pada Perusahan Daerah Air Minum disetor setiap Tahun Anggaran.

BAB IV

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 5

Hal – hal yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini, sepanjang mengenai

pelaksanaannya akan diatur kemudian dengan Peraturan Bupati.

Pasal 6

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap

orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini

dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Buru Selatan.

Ditetapkan di Namrole pada tanggal 1 Mei 2013

BUPATI BURU SELATAN,

TAGOP SUDARSONO SOULISA Diundangkan di Namrole

pada tanggal 1Mei 2013

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN BURU SELATAN,

MACHMUD SOUWAKIL,SH.MM

(6)

PENJELASAN ATAS

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BURU SELATAN NOMOR 12 TAHUN 2013

TENTANG

PENYERTAAN MODAL ( INVESTASI ) PEMERINTAH KABUPATEN BURU SELATAN KEPADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM)

I. PENJELASAN UMUM

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Buru Selatan didirikan

berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan Nomor 51Tahun 2012

tentang Perusahaan daerah Air Minum, dengan tujuan melakukan segala usaha

dibidang penyediaan dan penyaluran air minum untuk kepentingan masyarakat

baik kuantitas maupun kualitas yang memenuhi syarat kesehatan sehingga

berdaya guna dengan tetap berpegang tegug pada prinsip-prinsip ekonomi

perusahaan serta pelayanan bagi masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan beberapa upaya dengan

memperkuat struktur permodalan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten

Buru Selatan dengan melakukan penambahan penyertaan modal.

Penambahan penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Buru Selatan pada

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hendaknya dilakukan melalui Peraturan

Daerah. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 75 Peraturan Pemerintah Nomor

58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keunagan Daerah. Dengan adanya

Peraturan Daerah Kabupaten Buru Selatan mengenai penambahan penyertaan

modal Pemerintah Kabupaten Buru Selatan pada Perusahaan Daerah Air Minum

(PDAM), merupakan upaya nyata dalam memberikan kepastian hokum baik

yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Buru Selatan maupun pengelola

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Berdasarkan pada penjelasan di atas, maka Penambahan Penyertaan Modal

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan pada Perusahaan Daerah Air Minum

(PDAM) merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan peningkatan akses

sambungan air minum bagi masyarakat yang belum memilik akses sambungan

(7)

II. PASAL DEMI PASAL

Pasal 1

Cukup jelas.

Pasal 2

Cukup jelas.

Pasal 3

Cukup jelas.

Pasal 4

Ayat (1)

Cukup jelas.

Ayat (2)

Penerimaan hasil atas penyertaan modal sebagaimana dimaksud dalam

ketentuan ini dilakukan apabila cakupan pelayanan telah memenuhi

sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku

dan/atau sesuai dengan kemampuan keuangan PDAM.

Ayat (3)

Cukup jelas.

Pasal 5

Cukup jelas.

Pasal 6

Cukup jelas

(8)

Referensi

Dokumen terkait

menegakkan diagnosa tetapi lebih pada proses logik yang bertahap dan sistematik dalam pemeriksaan psikologi untuk tujuan memahami kepribadian.. seseorang

Karena generasi muda pada saat ini hidup diera globalisasi dengan sudut pandang yang sangat berbeda dengan kehidupan generasi muda pada zaman dahulu sebelum era

Piutang usaha merupakan janji lisan dari pembeli untuk membayar barang atau jasa yang dijual dan dapat ditagih dalam kurun waktu 30- 60 hari dan merupakan akun terbuka

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan ketepatan atau kesahihan suatu instrumen dalam mengungkap apa yang ingin diungkap. Suatu instrumen yang valid atau

Demikian kami sampaikan untuk menjadi maklum, atas perhatiannya kami ucakpan terima kasih.. Tondano, 1 Juli 2015 Pokja Pengadaan Konstruksi Universitas Negeri Manado

[r]

Dengan demikian mekanisme corporate governance (kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan direksi) dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi

// use the breadth-first traversal algorithm to // determine the minimum number of edges in any // path from sVertex to all vertices in the graph // reachable from sVertex; upon