• Tidak ada hasil yang ditemukan

keputusan kepala bpn nomor 21 kbpn 1989 ttg perubahan hak pakai menjadi hak milik atas tanah tanah transmigran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "keputusan kepala bpn nomor 21 kbpn 1989 ttg perubahan hak pakai menjadi hak milik atas tanah tanah transmigran"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN PERTANAHAN NASIONAL

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL NOMOR 21/KBPN/1989

TENTANG

PERUBAHAN HAK PAKAI MENJADI HAK MILIK ATAS TANAH-TANAH YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA PARA TRANSMIGRAN

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL,

Menimbang : a. bahwa berdasarkan kebijaksanaan pertanahan pada yang lampau, kepada para Transmigran telah banyak sekali diberikan tanah dengan status Hak Pakai;

b. bahwa kepada para Transmigran pada dasarnya diberikan Hak Milik atas tanah-tanah yang telah dihuni dan diusahakan;

c. bahwa dalam rangka mempercepat pemberian Hak Milik kepada para Transmigran yang tanahnya telah diberikan dengan Hak Pakai perlu diambil kebijaksanaan untuk mengadakan perubahan menjadi Hak Milik secara massal;

d. bahwa untuk melaksanakan hal-hal tersebut di atas perlu diatur dalam Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2043);

2. Undang-undang Nomor 3 Tahun 1972 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Transmigrasi;

3. Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1988 tentang Badan Pertanahan Nasional;

4. Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 91 Tahun 1973/77/KPTS/MEN/73 tentang Pelaksanaan Proyek Pemberian Hak Milik Atas Tanah Beserta Sertipikatnya Bagi Para Transmigran yang Sudah Menetap;

5. Peraturan Direktur Jenderal Agraria dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 1967 tentang Penggunaan Tanah di Daerah Transmigrasi dan Hak-Hak Atas Tanah Untuk Para Transmigran dan Keluarga;

MEMUTUSKAN :

(2)

- 2 -

Pasal 1

Tanah-tanah Transmigran yang sudah diberikan dengan Hak Pakai dan sudah diterbitkan sertipikatnya baik yang masih berlaku maupun yang sudah berakhir masa berlakunya dinyatakan dan diubah menjadi tanah yang diberikan dengan Hak Milik.

Pasal 2

(1) Perubahan dengan pemberian Hak Milik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa Sertipikat Hak Pakai Tanah Transmigran yang selanjutnya disebut Tim Pemeriksa.

(2) Tim Pemeriksa sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatas terdiri dari :

a. Seorang Petugas Seksi Pengukuran dan Pendaftaran Tanah pada Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya.

b. Seorang Petugas Seksi Pengurusan Hak-hak Atas Tanah pada Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya.

c. Kepala Unit Pemukiman Transmigrasi (KUPT)/petugas yang ditunjuk dan atau Petugas dari Pemerintah Desa setempat.

(3) Tugas Tim Pemeriksa adalah :

a. Memeriksa kebenaran sertipikat dengan mencocokkan pada Buku Tanahnya.

b. Membubuhkan keterangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat (1) Keputusan ini pada Buku Tanah dan Sertipikatnya.

c. Membuat laporan yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan.

(4) Susunan Tim Pemeriksa ditetapkan dalam Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi setempat.

(5) Hasil pemeriksaan tim dituangkan dalam berita acara yang diketahui oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya setempat.

Pasal 3

(1) Perubahan Hak Pakai menjadi Hak Milik dinyatakan dengan membubuhi keterangan Buku Tanah dan Sertipikat yang bersangkutan dengan kata-kata sebagai berikut :

”Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor ... tanggal ... tentang Perubahan Hak Pakai menjadi Hak Milik atas tanah-tanah yang telah diberikan kepada para transmigran, Hak Pakai Nomor ... diubah menjadi Hak Milik Nomor ...

..., tanggal ... A.N. Kepala Kantor Pertanahan

Kabupaten/Kotamadya ... Ketua Tim Pemeriksa

(2) Pembubuhan keterangan dimaksud ayat (1) ditandatangani oleh Ketua Tim Pemeriksa atas nama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya setempat.

(3) Untuk perubahan Hak Pakai menjadi Hak Milik dimaksud ayat (1) para Transmigran tidak dibebani biaya.

Pasal 4

Hal-hal yang belum diatur dalam Keputusan ini akan ditetapkan lebih lanjut dengan peraturan perundang-undangan lain.

Pasal 5 Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal 29 Nopember 1989

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL, ttd.

Referensi

Dokumen terkait

Hampir semua responden yang memperoleh Hak Pakai di atas tanah Hak Milik untuk rumah tempat tinggal sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Negara Aagraria/Kepala Badan

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perubahan hak milik atas tanah menjadi hak guna bangunan pada Kantor Pertanahan Kabupaten

“ Bagaimana Pelaksanaan Pendaftaran Hak Milik Atas Tanah Melalui Program Sertipikasi Tanah Petani Berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pertanian Dan Kepala Badan Pertanahan

(2) Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional memberi keputusan mengenai pemberian dan pembatalan keputusan pemberian hak atas tanah yang telah dilimpahkan

bahwa sehubungan dengan berlakunya Blangko Sertipikat Tanah yang baru berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 14 Tahun 1989, Blangko Sertipikat

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perubahan hak milik atas tanah menjadi hak guna bangunan pada Kantor Pertanahan Kabupaten

40 tahun 1996 tentang HGU, HGB, dan Hak Pakai -Keputusan Menteri Negara Agraria/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 1998 Tentang Pemberian Hak Milik Atas Tanah Untuk Rumah

xxiv Kepala Badan Pertanahan Nasional mempunyai wewenang untuk membatalkan surat keputusan pemberian hak tanah yang dalam penerbitannya oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan