• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta m 15 tqm ppt

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta m 15 tqm ppt"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Mengelola MUTU merupakan

tantangan terbesar yg dihadapi

para Manager/Penyelenggara

Pendidikan (Sekolah, Akademi,

dan Universitas).(E. Sallis, 1993)

TOTAL QUALITY

(2)

TANTANGAN MUTU tsb diyakini masih berlaku hingga kini (Th 2016) atau 23 tahun kemudian dan makin

mrningkat di era global (pasar bebas) untuk beberapa tahun ke depan

berdasar fenomena yg nampak.

(3)

Harus diakui bahwan Pendidikan telah berhasil melahirkan banyak Ilmuwan dengan Ciptaan dan Inovasi yg sangat LUAR BIASA HEBAT

Contoh, saat ini boleh dikata semua

orang sudah memiliki HP yg dpt dipakai untuk berkomunikasi dg orang lain di

manapun berada dan dpt dipakai untuk mengkases segala macam informasi.

(4)

TQM adalah Upaya Penciptaan

Budaya Mutu yg

berorientasi

pada kepuasan pelanggan

dan/atau tercapainya Standar

Mutu.

TOTAL QUALITY

(5)

Konsep TQM pada awalnya

dikembangkan dan diterapkan

di industri penghasil barang

sbg upaya meminimalkan

jumlah produk rusak sampai

jumlah nol (

Zero Defects)

.

(6)

TQM in EDUCATION

Konsep TQM diadopsi pada

Manajemen Pendidikan oleh E. Sallis (Kogan Page, 1993) sbg upaya peningkatan Fungsi

(7)

QUALITY in EDUCATION

Konsep Mutu pada Pendidikan

sangat bervariasi antar pakar dan dinamis antar waktu.

Pakar satu menekankan Mutu

(8)

Managemen Mutu

Manajemen Mutu pd Pendidikan berkembang mulai dari pola

Inspeksi/Pengawasan meningkat ke Kontrol Mutu (mendeteksi

(9)

KONSEP MUTU

Standar Kepuasan pelanggan

(10)

lanjutan

Standar Mutu Hasil & Layanan Mengacu pada Spesifikasi

Sesuai dg Tujuan & Fungsi

Tidak ada salah (Zero Defects) Layanan Tepat Waktu

(11)

Tantangan Kepuasan Pelanggan

Ada beberapa pelanggan dan variasi Kriteria Kepuasan:

(1) Peserta Didik,

(2) Orang Tua Peserta Didik, (3) Pemakai Lulusan,

(4) Masyarakat Penyedia Dana, (5) Manajemen, dan/ atau

(12)

Mutu berubah (dinamis) dari waktu ke waktu adalah hal yg

wajar karena tuntutan pelanggan atau sebagai dampak kemajuan ilmu dan teknologi.

Obyek dipandang canggih hari ini bisa menjadi kuno besok pagi

(13)

1.Pengawasan 2.Supervisi

3.Kontrol Mutu

4.Penjaminan Mutu

5.Manajemen Mutu Total

(14)

PENGAWAS MUTU

PENGAWAS MUTU

Menempatkan Pengawas

Menempatkan Pengawas

(Atasan ) sebagai orang

(Atasan ) sebagai orang

yg lebih tahu dan berhak

yg lebih tahu dan berhak

menyatakan salah/benar

menyatakan salah/benar

thd apa yang dilakukan/

thd apa yang dilakukan/

dihasilkan pelaksana.

(15)

SUPERVISOR MUTU

SUPERVISOR MUTU

Menempatkan Atasan sbg

Menempatkan Atasan sbg

Mitra thd Pelaksana sbg

Mitra thd Pelaksana sbg

orang yg memiliki potensi

orang yg memiliki potensi

sehingga tugas atasan

sehingga tugas atasan

adalah memberdayakan

adalah memberdayakan

potensi pelaksana untuk

potensi pelaksana untuk

memberi

memberi

layanan/meng-hasilkan produk terbaik

(16)

KONTROL MUTU

KONTROL MUTU

Atasan bertindak setelah

Atasan bertindak setelah

proses selesai, yaitu

proses selesai, yaitu

memilah hasil yg salah

memilah hasil yg salah

atau baik (membuang yg

atau baik (membuang yg

salah). Konsep ini kurang

salah). Konsep ini kurang

sesuai untuk Pendidikan

sesuai untuk Pendidikan

karena peserta didik yg

karena peserta didik yg

tidak lulus tidak bisa

tidak lulus tidak bisa

dibuang.

(17)

PENJAMINAN MUTU

PENJAMINAN MUTU

Manajemen bertugas

Manajemen bertugas

mencegah terjadinya

mencegah terjadinya

kesalahan saat sebelum dan

kesalahan saat sebelum dan

selama proses. Konsep ini

selama proses. Konsep ini

sesuai untuk Pendidikan

sesuai untuk Pendidikan

karena mengupaya-kan

karena mengupaya-kan

semua peserta didik lulus,

semua peserta didik lulus,

yaitu melalui layanan (PBM)

yaitu melalui layanan (PBM)

yg efektif dan memberi remidi

yg efektif dan memberi remidi

bagi yg belum berhasil.

(18)

TQM pd MANJ. PEND.

TQM pd MANJ. PEND.

Melakukan Peningkatan

Melakukan Peningkatan

Mutu secara Berkelanjutan

Mutu secara Berkelanjutan

pada semua Aspek (Input

pada semua Aspek (Input

dan Proses) untuk

dan Proses) untuk

memperoleh hasil sesuai

memperoleh hasil sesuai

standar dan memuaskan

standar dan memuaskan

pelanggan.

(19)

TANTANGAN TQM

TANTANGAN TQM

PADA PENDIDIKAN

PADA PENDIDIKAN

Belum semua Pihak sadar

Belum semua Pihak sadar

mutu dan ada Perbedaan

mutu dan ada Perbedaan

kepentingan antar Pihak

kepentingan antar Pihak

terkait.

terkait.

Perbedaan tsb makin nyata

Perbedaan tsb makin nyata

bila terkait dengan biaya.

(20)

MUTU dan BIAYA

MUTU dan BIAYA

Tantangan lain; mutu tinggi

Tantangan lain; mutu tinggi

cenderung memerlukan

cenderung memerlukan

biaya besar.

biaya besar.

Masalah pd Pendidikan,

Masalah pd Pendidikan,

siapa penyandang

siapa penyandang

dananya: (1) peserta didik

dananya: (1) peserta didik

(Ortu), (2) pengguna

(Ortu), (2) pengguna

lulusan atau (3) pembayar

lulusan atau (3) pembayar

pajak (negara)???

(21)

Referensi

Dokumen terkait

Kata kunci : peramalan, nonlinear time series, algoritma, , Radial Basis Function Networks, Self Organizing Map... commit

Visual-spatial perception ialah kemampuan anak mengenali orientasi dan posisi objek- objek serta orientasi anak dengan lingkungannya. Anak dengan kemampuan ini akan

SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PERGURUAN TINGGI KESEHATAN Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu.. SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PERGURUAN

Menurut Mawarti (2001), di usia 18-20 tahun seseorang masih dalam masa peralihan atau penyesuaian diri dari masa sekolah ke masa perkuliahan yang sama sekali berbeda, yaitu

Verifikatif Analisis, yaitu menguji dan mendialogkan data yang diperoleh dari hasil di lapangan, karena peneliti ingin mengetahui apakah kriteria memilih calon menantu yang

In overcoming the above problems have been a lot of development and physical renovation of the building done Tawang station, but will not actually address the real

Hal ini disebabkan oleh peningkatan kewajiban lancar yang lebih besar daripada peningkatan aktiva lancar.Terdapat tiga rasio yang digunakan dalam analisis rasio likuiditas,

6 Diah Utari Madiningrum SMPN 1 Kertosono 90. 7 Lestari Rachma Oktaviani SMPN 3