• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN PROGRAM PEMESANAN KATERING B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERANCANGAN PROGRAM PEMESANAN KATERING B"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan Program Diploma III

VENNY ANGGRAINI

NIM : 12142749

Program Studi Manajemen Informatika AMIK BSI Jakarta

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

vi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah

melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada akhirnya penulis dapat

menyelesaikan tugas ini dengan baik. Dimana tugas akhir ini penulis sajikan dalam

bentuk buku yang sederhana. Adapun judul tugas akhir, yang penulis ambil sebagai

berikut, “Perancangan Program Pemesanan Katering Berbasis Web”.

Tujuan penulisan tugas akhir ini dibuat sebagai salah satu syarat kelulusan

program Diploma III AMIK BSI Jakarta. Sebagai bahan penulisan diambil

berdasarkan hasil observasi dan beberapa sumber literatur yang mendukung

penulisan ini. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbigan dan dorongan dari semua

pihak, maka penulisan tugas akhir ini tidak akan lancar. Oleh karena itu pada

kesempatan ini, izinkanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Direktur Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana

Informatika Jakarta.

2. Ketua Program Studi Manajemen Informatika AMIK BSI Jakarta.

3. Ibu Linda Sari Dewi, M.Kom selaku Dosen Pembimbing Tugas Akhir.

4. Staff / karyawan / dosen dilingkungan AMIK BSI Jakarta.

5. Orangtua tercinta yang telah memberikan dukungan moral maupun spiritual.

6. Rekan-rekan mahasiswa kelas MI-6B.

Serta semua pihak yang terlalu banyak untuk disebut satu persatu sehingga

(7)

vii

Akhir kata semoga tugas akhir ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan

bagi para pembaca yang berminat pada umumnya.

Jakarta, 12 Juli 2017 Penulis

(8)

viii

ABSTRAK

Venny Anggraini (12142749), Perancangan Program Pemesanan Katering Berbasis Web

Sistem pengelolaan pemesanan katering merupakan faktor penting yang harus dilakukan dan dikelola dengan baik dan benar. Sistem pengelolaan pemesanan katering yang baik dapat membuat kegiatan usaha yang dilakukan menjadi lebih besar dan maju. Berhasil atau tidaknya suatu perusahaan, ditentukan oleh bagaimana sistem pengelolaannya. Katering menggunakan sistem pemesanan online untuk memberikan informasi tentang menu masakan katering yang disukai oleh masyarakat. Dengan demikian masyarakat juga dapat memanfaatkan teknologi informasi internet dalam hal pemesanan katering. Cara mengelola dan manajemen usaha katering yang baik adalah dengan melakukan pencatatan dan pembukuan yang baik. Namun yang lebih baik lagi apabila pencatatan tersebut menggunakan program atau aplikasi yang mampu membuat pencatatan informasi pembukuan lebih cepat, sistem informasi katering inilah yang menjadi programpencatatan pembukuan katering yang paling baik. Sistem informasi pengelolaan ini juga dinilai lebih efisien dalam pemanfaatan mengurangi biaya pengeluaran untuk pemasaran (brosur).

(9)

ix

Program

The catering ordering management system is an important factor to be done and managed well and correctly. Good catering order management system can make the business activities become larger and more advanced. The success or failure of a company, determined by how the management system. Caterers use an online booking system to provide information about catering cuisine favorites by the community. Thus the public can also take advantage of internet information technology in terms of catering reservations. How to manage and manage a good catering business is to do a good record keeping and bookkeeping. But even better if the recording using a program or application that is able to make recording information bookkeeping faster, catering information system is the best catering bookkeeping program. The management information system is also considered to be more efficient in utilizing reduced marketing expenses (brochures).

(10)

x

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Judul ... i

Lembar Pernyataan Keaslian Tugas Akhir ... ii

Lembar Pernyataan Publikasi Karya Ilmiah ... iii

Lembar Persetujuan dan Pengesahan Tugas Akhir ... iv

Lembar Konsultasi Tugas Akhir ...v

Kata Pengantar ... vi

Abstraksi ... viii

Daftar Isi...x

Daftar Simbol ... xi

Daftar Gambar ... xii

Daftar Tabel ... xiii

Daftar Lampiran ... xiv

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ...1

1.2 Maksud dan Tujuan ...2

1.3 Metode Penelitian ...3

1.4 Ruang Lingkup ...4

1.5 Sistematika Penulisan ...5

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Web ...6

2.2 Teori Pendukung ...10

BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisis Kebutuhan ...17

3.2 Perancangan Perangkat Lunak ...19

3.2.1 Rancangan Antar Muka ...19

3.2.2 Rancangan Basis Data ...27

3.2.3 Rancangan Struktur Navigasi ...36

3.3 Implementasi dan Pengujian Unit ...38

3.3.1 Implementasi ...38

3.3.2 Pengujian Unit...45

BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan ...51

4.2 Saran ...51

Daftar Pustaka ...52

Daftar Riwayat Hidup ...53

(11)

xi

ENTITAS / ENTITY

Entitas merupakan data inti yang akan disimpan, bakal tabel pada basis data, benda yang memiliki data dan harus disimpan datanya agar dapat diakses oleh aplikasi komputer, penamaan entitas biasanya lebih ke kata benda dan belum merupakan nama tabel.

ATRIBUT

Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas.

ATRIBUT KUNCI PRIMER

Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu

ATRIBUT MULTINILAI / MULTIVALUE

Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas yang dapat memiliki nilai lebih dari satu.

RELASI

Relasi yang menghubungkan antar entitas, biasanya diawali dengan kata kerja.

ASOSIASI / ASSOCIATION

Penghubung antara relasi dan entitas dimana dikedua

ujungnya memiliki multiplicity kemungkinan jumlah

pemakaian. Kemungkinan jumlah maksimum

keterhubungan antara entitas sat dengan entitas yang lain

disebut dengan kardinalitas 1 ke N atau sering disebut

dengan one to many menghubungkan entitas A dan entitas

B. nama_kunci_primer

nama_atribut

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar II.1. Ilustrasi Model Waterfall ... 9

Gambar II.2. Struktur Navigasi Linier ... 11

Gambar II.3. Struktur Navigasi Non Linier ... 12

Gambar II.4. Struktur Navigasi Hirarki ... 12

Gambar II.5. Struktur Navigasi Campuran ... 13

Gambar III.1. Rancangan Antar Muka Beranda ... 20

Gambar III.2. Rancangan Antar Muka Panduan ... 20

Gambar III.3. Rancangan Antar Muka Kontak ... 21

Gambar III.4. Rancangan Antar Muka Akun ... 21

Gambar III.5. Rancangan Antar Muka Beranda Member ... 22

Gambar III.6. Rancangan Antar Muka Panduan Member... 22

Gambar III.7. Rancangan Antar Muka Transaksi ... 23

Gambar III.8. Rancangan Antar Muka Kontak Member... 23

Gambar III.9. Rancangan Antar Muka Keranjang ... 24

Gambar III.10. Rancangan Antar Muka Login Admin ... 24

Gambar III.11. Rancangan Antar Muka Data Admin ... 25

Gambar III.12. Rancangan Antar Muka Data Menu ... 25

Gambar III.13. Rancangan Antar Muka Data Pesanan ... 26

Gambar III.14. Rancangan Antar Muka Data Kategori ... 26

Gambar III.15. Entity Relationship Diagram ... 27

Gambar III.16. Logical Record Structure ... 28

Gambar III.17. Struktur Navigasi Pengunjung ... 36

Gambar III.18. Struktur Navigasi Member ... 37

Gambar III.19. Struktur Navigasi Admin ... 37

Gambar III.20. Implementasi Antar Muka Beranda ... 38

Gambar III.21. Implementasi Antar Muka Cara Pemesanan ... 38

Gambar III.22. Implementasi Antar Muka Cara Pembayaran ... 39

Gambar III.23. Implementasi Antar Muka Login Member ... 39

Gambar III.24. Implementasi Antar Muka Pendaftaran Member ... 40

Gambar III.25. Implementasi Antar Muka Beranda Member ... 40

Gambar III.26. Implementasi Antar Muka Profil... 41

Gambar III.27. Implementasi Antar Muka Konfirmasi Pembayaran ... 41

Gambar III.28. Implementasi Antar Muka Riwayat Pemesanan ... 42

Gambar III.29. Implementasi Antar Muka Keranjang Belanja ... 42

Gambar III.30. Implementasi Antar Muka Login Admin ... 43

Gambar III.31. Implementasi Antar Muka Data Admin ... 43

Gambar III.32. Implementasi Antar Muka Data Kategori ... 44

Gambar III.33. Implementasi Antar Muka Data Menu ... 44

(13)

xiii

Tabel III.1. Spesifikasi File Admin ... 30

Tabel III.2. Spesifikasi File Biaya Kirim ... 31

Tabel III.3. Spesifikasi File Kategori ... 32

Tabel III.4. Spesifikasi File Keranjang ... 32

Tabel III.5. Spesifikasi File Menu ... 33

Tabel III.6. Spesifikasi File Pembayaran ... 34

Tabel III.7. Spesifikasi File Pesanan ... 35

Tabel III.8. Spesifikasi File Pesanan Detail ... 36

Tabel III.9. Spesifikasi FileUser ... 37

Tabel III.10. Hasil Pengujian Black Box Testing Hal.Login Admin ... 46

Tabel III.11. Hasil Pengujian Black Box Testing Hal.Login Member ... 48

(14)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

(15)

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Sejalan dengan majunya perkembangan teknologi informasi saat ini

membawa pengaruh yang besar dalam kehidupan dan cara pandang manusia

terhadap teknologi informasi sekarang maupun masa yang akan datang.

Perkembangan teknologi ini membawa pengaruh yang cukup besar dalam segala

bidang, salah satunya di bidang usaha makanan yaitu usaha catering. Usaha

catering merupakan usaha yang melayani pemesanan makanan pada berbagai

acara. Umumnya pemesanan catering dilakukan hanya melalui telepon atau

datang langsung ke tempat catering.

Permasalahan yang dihadapi dengan pemesanan catering melalui telepon

atau datang langsung adalah kurangnya informasi mengenai harga dan menu

catering, proses pemesanan yang menggunakan banyak waktu, serta pembuatan

laporan yang masih manual.

Namun dengan perkembangan yang sangat pesat ini, dimana pada masa sekarang

ini internet berkembang di seluruh dunia lebih memudahkan kita dalam

melakukan berbagai kegiatan seperti reservasi, belanja ataupun berjualan. Selain

untuk mendapatkan informasi, internet dapat digunakan sebagai alat bantu bisnis

dengan membangun sebuah website. Melalui sebuah website, kita dapat

memasarkan produk atau jasa terhadap konsumen. Salah satunya adalah website

pemesanan catering. Melalui sebuah website diharapkan konsumen dapat lebih

(16)

2

pemesanan katering secara online tanpa harus telepon atau datang langsung ke

tempat katering. Selain itu diharapkan pihak penyedia katering akan terbantu

dalam melakukan pemasaran jasanya.

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis terinspirasi untuk

merancang sebuah website dan menjadikannya materi sebagai penulisan Tugas

Akhir dengan judul : “Perancangan Program Pemesanan Katering Berbasis Web”

1.2. Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dari penulisan tugas akhir ini adalah :

1. Merancang sebuah aplikasi yang dapat menangani pengelolaan order atau

pemesanan

2. Merancang aplikasi pemesanan catering yang memuat sistem pemesanan

dan informasi harga menu katering yang dilakukan secara online

3. Mengimplementasikan sistem aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis

catering, sehingga pengguna yaitu pemilik dan pelanggan dapat

menggunakan dan mengakses aplikasi ini dengan mudah

4. Mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai

penyedia catering sekalligus mempermudah dalam hal pemesanannya

Sedangkan tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah memenuhi salah satu

syarat kelulusan Program Diploma Tiga (D.III) untuk Jurusan Manajemen

Informatika pada Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana

(17)

1.3. Metode Penelitian

Adapun metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis

adalah :

A. Metode Pengembangan Perangkat Lunak

Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini

menggunakan model waterfall (Rosa dan Shalahuddin 2013:28 yang terbagi

menjadi lima tahapan, yaitu :

1. Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak

Mengidentifikasikan informasi-informasi dari user sehingga akan tercipta

sebuah sistem komputer yang bisa melakukan tugas-tugas yang diinginkan

oleh user tersebut seperti melakukan pemesanan dan konfirmasi pemesanan.

2. Desain

Dalam tahap ini penulis akan merancang desain dan tahapan desain yang

dilakukan adalah membuat rancangan antarmuka, rancangan basis data dan

rancangan struktur navigasi.

3. Pembuatan Kode Program

Dalam tahap pembuatan aplikasi pemrograman, hasil analisis dan desain

sistem pada proses sebelumnya diterjemahkan ke dalam bentuk mesin

menggunakan aplikasi Dreamweaver.

4. Pengujian

Pengujian dilakukan setelah kode program selesai dibuat dan program dapat

(18)

4

5. Pendukung atau Pemeliharaan

Pemeliharaan sistem secara rutin meliputi penataan ulang database,

melakukan backup dan update data.

B. Teknik Pengumpulan Data

Untuk menunjang penulisan tugas akhir ini, penulis menggunakan beberapa

metode pengumpulan data yaitu :

1. Observasi

Penulis melakukan pengamatan ke tempat catering, selain itu penulis juga

mengamati website yang tepat untuk megetahui sistem pemesanan catering

secara online.

2. Studi Pustaka

Untuk melengkapi informasi-informasi yang berkaitan dengan judul tugas

akhir ini, penulis mengumpulkan referensi yang diperlukan dengan

mencarinya di buku-buku melalui perpustakaan dan artikel web

1.4. Ruang Lingkup

Untuk lebih memusatkan permasalahan yang ada dan agar tidak

menyimpang dari pokok permasalahan, maka dalam penulisan tugas akhir ini

penulis hanya membatasi pembahasan perancangan web meliputi isi dari halaman

front-end dan back-end. Isi dari halaman front-end meliputi tampilan halaman

pengunjung atau pelanggan, yaitu halaman beranda, cara pemesanan, cara

pembayaran, daftar, login, konfirmasi pembayaran, logout. Sedangkan isi dari

halaman back-end merupakan tampilan halaman admin atau pengelola yang

(19)

1.5. Sistematika Penulisan

Untuk dapat mengetahui secara ringkas permasalahan dalam penulisan

Laporan Tugas Akhir, maka penulis membagi sistematika penulisan dalam

beberapa bab. Adapun sistematika penulisan Tugas Akhir ini sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan mengenai latar belakang masalah, maksud dan

tujuan, metode penelitian dan teknik pengumpulan data, ruang

lingkup serta sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan mengenai konsep dasar web dan peralatan

pendukung (tools system)

BAB III PEMBAHASAN

Bab ini membahas tentang tinjauan perusahaan, analisa kebutuhan,

perancangan perangkat lunak, implementasi dan pengujian unit.

BAB IV PENUTUP

Pada Bab ini penulis mengemukakan beberapa kesimpulan dan

(20)

6

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Web A. Website

Menurut Bekti (2015:35) menyimpulkan bahwa:

Website merupakan kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman.

1. Internet

Simarmata (2010:47) mengemukakan bahwa:

Internet adalah sekelompok atau kumpulan dari jutaan komputer.Penggunaan internet memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi dari komputer yang ada di dalam kelompok tersebut dengan asumsi bahwa pemilik komputer memberikan izin akses.Untuk mendapatkan sebuah informasi, sekumpulan protokol harus digunakan, yaitu sekumpulan aturan yang menetapkan bagaimana suatu informasi dapat dikirim dan diterima.

2. E-Commerce

Menurut Sunarto (2009:27) menyimpulkan bahwa :

E-Commerce merupakan proses pembelian dan penjualan jasa atau produk antara dua belah pihak melalui internet (commerce net) dan sejenis mekanisme bisnis elektronik dengan fokus pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet sebagai media pertukaran barang atau jasa baik antar instansi atau individu dengan instansi (Net-Ready)

3. Web Server

Menurut Bekti (2015:28), “Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.”

4. Web Browser

Web Browser atau diringkas Browser adalah program atau software yang

dirancang untuk mencari dan menampilkan dokumen web dalam format

(21)

menelusuri (browser) serta melihat isi dari dokumen web dan berpindah dari

sebuah tempat (halaman) ke tempat lain di web. Contoh program browser

yang popular misalnya Internet Explorer, Netscape, Opera, Mozilla, dan

lain-lain.

B. Bahasa Pemrograman

1. HTML

Menurut Bekti (2015:8), “HTML merupakan dasar untuk pembuatan desain

web. File HTML berisi suatu instruksi tertentu yang dapat memberikan

sebuah format pada dokumen yang akan ditampilkan pada WWW (World Wide Web).”

2. PHP (Personal Home Page)

Menurut Bekti (2015:8), “PHP (HyperText Preprocessor) adalah sebuah

bahasa pemrograman yang umum digunakan untuk scripting Server-side.”

PHP biasanya terpasang pada HTML. Bahasa pemrograman ini dapat

membuat suatu website yang dinamis.

3. JQuery

Menurut Bekti (2015:59), “jQuery merupakan suatu librari JavaScript yang

memungkinkan Anda untuk membuat program web pada suatu halaman

web tanpa harus menambahkan event atau pun property pada halaman web

tersebut.”

Dengan jQuery, suatu halaman web yang menjadi aplikasi web, jika dilihat

source-nya akan terlihat seperti dokumen HTML biasa dalam artian tidak

ada kode JavaScript yang terlihat langsung yang biasa disebut sebagai

(22)

8

C. Basis Data

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2013:43), “Sistem basis data adalah sistem

terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah diolah

atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan”. Pada intinya

basis data adalah media untuk menyimpan data agar dapat diakses dengan mudah

dan cepat.

1. MySQL

Menurut Sugiri dan Saputro (2008:1), “MySQL merupakan database yang

bersifat client server, di mana data diletakkan di server yang bisa diakses

melalui komputer client.”

2. XAMPP

Menurut Nugroho (2011:2), “XAMPP merupakan paket PHP berbasis Open

Source yang dikembangkan oleh sebuah komunitas Open Source.”

D. Model Pengembangan Perangkat Lunak

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2013:28), “Model SDLC air terjun

(waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequentiallinear) atau alur

hidup klasik (classic life cycle).” Model air terjun menyediakan pendekatan alur

hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain,

pengodean, pengujian dan tahap pendukung (support).

(23)

Sumber: Rosa dan Shalahuddin (2013:28)

Gambar II.1.

Ilustrasi Model Waterfall

1. Analisa kebutuhan perangkat lunak

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk

mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat

lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan

perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.

2. Desain

Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain

pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur

perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap

ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke

representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada

tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini

(24)

10

3. Pembuatan kode program

Desain harus ditranslasikan kedalam program perangkat lunak. Hasil dari

tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat

pada tahap desain.

4. Pengujian

Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional

dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk

meminimalisir kesalahan (error), dan memastikan keluaran yang dihasilkan

sesuai dengan yang diinginkan.

5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)

Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan

ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya

kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat

lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau

pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis

spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak

untuk membuat perangkat lunak baru.

2.2 Teori Pendukung

A. Struktur Navigasi

Andriansyah (2016:61) mengemukakan“Struktur navigasi dapat diartikan

sebagai alur dari suatu program yang menggambarkan rancangan hubungan antar

area yang berbeda sehingga memudahkan proses pengorganisasian seluruh elemen

website.” Menurut Binanto dalam Andriansyah (2016:61), ada empat macam

(25)

1. Struktur Navigasi Berurut (Linier)

Struktur navigasi linier hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang

berurut yang menampilkan satu demi satu tampilan layar sacra berurut

menurut urutannya. Tampilan yang dapat ditampilkan pada struktur jenis ini

adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sedudahnya, tidak dapat

dua halaman sebelumnya atau dua halaman sesudahnya, pengguna akan

melakukan navigasi secara berurutan, dalam frame atau byte informasi satu

ke yang lainnya.

Sumber :Andriansyah (2016:62)

Gambar II.2

Struktur Navigasi Berurut (Linier)

2. Struktur Navigasi Tidak Berurut (Non Linear)

Struktur navigasi non-linier merupakan pengembangan diperkenankan

membuat navigasi bercabang. Percabangan yang dibuat pada struktur

non-linier ini berbeda dengan percabangan non-linier ini walupun terdapat

percabangan tetap tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama

yaitu tidak ada Master Page dan Slave Page, pengguna akan melakukan

navigasi dengan bebas melalui isi proyek dengan tidak terkait dengan jalur

(26)

12

Sumber: Binanto dalam Andriansyah (2016:62)

Gambar II.3

Struktur Navigasi Tidak Berurut (Non-Linier) 3. Struktur Navigasi Hierarki (Hierarchi)

Struktur dasar ini disebut juga struktur linier dengan percabangan karena

pengguna melakukan navigasi disepanjang cabang pohon struktur yang

terbentuk oleh logika isi.

Sumber : Andriansyah (2016:62)

Gambar II.4

(27)

4. Struktur Navigasi Campuran (Composite)

Struktur navigasi jenis ini pengguna akan melakukan navigasi denngan

bebas (secara non-linier). tetapi terkadang dibatasi presentasi linier film atau

informasi penting dan pada data yang paling terorganisasi secara logis pada

suatu hirarki.

Sumber: Binanto dalam Andriansyah (2016:63)

Gambar II.5

Struktur Navigasi Campuran (Composite) B. Entity Relationship Diagram

Menurut Yakub (2008:25), “ERD merupakan suatu model jaringanyang

menggunakan susunan data yang disimpan pada sistem secara abstrak.”

1. Entity (entitas)

Entitas (entity) menunjukkan obyek-obyek dasar yang terkait di dalam

sistem. Obyek dasar dapat berupa orang, benda atau hal lain yang

keterangannya perlu disimpan dalam basis data. Untuk menggambarkan

entitas dilakukan dengan mengikuti aturan-aturan sebagai berikut:

a. Entitas dinyatakan dengan simbol persegi panjang

b. Nama entitas berupa kata benda tunggal

c. Nama entitas sedapat mungkin menggunakan nama yang mudah

(28)

14

2. Attribute (Atribut)

Atribut sering juga disebut sebagai properti (property), merupakan

keterangan-keterangan yang terkait pada sebuah entitas yang perlu disimpan

sebagai basis data. Atribut berfungsi sebagai penjelas sebuah entitas untuk

menggambarkan atribut yang dilakukan dengan mengikut aturan sebagai

berikut:

a. Atribut dinyatakan dengan simbol ellips

b. Nama atribut dituliskan dalam simbol ellips

c. Nama atribut berupa kata benda tunggal

d. Nama atribut sedapat mungkin menggunakan nama yang mudah

dipahami dan menyatakan maknanya dengan jelas.

e. Atribut dihubungkan dengan entitas yang bersesuaian dengan

menggunakan garis.

3. Relation (relasi)

Relasi atau hubungan adalah kejadian atau transaksi yang terjadi di antara

dua entitas yang keterangannya perlu disimpan dalam basis data. Aturan

penggambaran relasi antara entity adalah:

a. Relasi dinyatakan dengan simbol belah ketupat

b. Nama relasi dituliskan dalam simbol belah ketupat

c. Relasi menghubungkan dua entitas

d. Nama relasi menggunakan kata kerja aktif (diawali awalan me) tunggal

e. Nama relasi sedapat mungkin menggunakan nama yang mudah

(29)

4. Derajat Relasi (Kardinalitas)

Model relasi ini berdasarkan persepsi dunia nyata diantaranya himpunan

objek dasar dan relasi antara entitas. Entitas dapat diartikan sebagai objek

dan diidentifikasikan secara unik, danobjeknya dapat berbentuk orang,

barang, dan sebagainya. Kardinalitasrelasi menunjukkan maksimum entitas

yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain.

Kardinalitas relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas (misalkan A

dan B) dapat berupa satu ke satu (one to one), satu ke banyak (one to many),

banyak ke satu (many to one) dan banyak ke banyak (many to many).

a. Satu ke satu (One to one)

Berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan

paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu

juga sebaliknya setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan

dengan paling banyak dengan satu entitas himpunan entitas A.

b. Satu ke banyak (One to many)

Berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dan dapat berhubungan

dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya,

dimana stiap entitas pada himpunan entitas berhubungan dengan paling

banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

c. Banyak ke satu (Many to one)

Berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan

paling banyak dengan satu entitas pada himpunan B, tetapi tidak

(30)

16

berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas

B.

d. Banyak ke banyak (many to many)

Berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan

dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, demikian juga

sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat

berhubugan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.

C. Pengujian Web

1. Black Box Testing

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2013:275) “Black-Box Testing (pengujian

kotak hitam) yaitu menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program.” Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui

apakah fungsi-fungsi, masukan, dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan

spesifikasi yang dibutuhkan.

Pengujian kotak hitam dilakukan dengan membuat kasus uji yang bersifat

mencoba semua fungsi dengan memakai perangkat lunak apakah sesuai dengan

spesifikasi yang dibutuhkan. Kasus uji yang dibuat untuk melakukan pengujian

kotak hitam harus dibuat dengan kasus benar dan kasus salah, misalkan untuk

kasus proses login maka kasus uji yang dibuat adalah:

a. Jika user memasukkan nama pemakai (username) dan kata sandi (password)

yang benar.

b. Jika user memasukkan nama pemakai (username) dan kata sandi (password)

yang salah, misalnya nama pemakai benar tapi kata sandi salah, atau

(31)

17

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Analisa Kebutuhan

Pada rancangan sistem pemesanan catering yang diterapkan, penulis

mengidentifikasi kebutuhan yang diperoleh berdasarkan kebutuhan pengguna dan

kebutuhan sistem. Halaman web ini terbagi menjadi tiga tampilan, pertama

halaman untuk pengunjung, kedua halaman untuk member, dan ketiga halaman

untuk administrator. Adapun penjelasan halamannya adalah sebagai berikut:

1. Halaman untuk Pengunjung

a. Beranda

Pada halaman ini pengunjung dapat melihat produk-produk yang

terdapat pada website ini.

b. Panduan

Pada halaman ini terdapat panduan cara pemesanan dan cara

pembayaran.

c. Kontak

Pada halaman ini terdapat profil tempat pemesanan catering termasuk

nomor telepon dan alamat.

d. Akun

Pada halaman ini pengunjung dapat melakukan pendaftaran serta masuk

(32)

18

2. Halaman untuk Member

a. Beranda

Pada halaman ini member dapat memilih produk yang terdapat pada

website

b. Panduan

Pada halaman ini terdapat panduan cara pemesanan dan cara

pembayaran

c. Transaksi

Pada halaman ini member dapat mengkonfirmasi pembayaran dan

melihat riwayat pesanan

d. Kontak

Pada halaman ini terdapat profil tempat pemesanan catering termasuk

nomor telepon dan alamat.

e. Keranjang

Pada halaman ini berisi detail pesanan, transaksi yang telah dipilih

oleh member

f. Logout

(33)

3. Halaman untuk Administrator/Admin

a. Beranda

Pada halaman ini admin dapat melihat jumlah pesanan yang ada

b. Kelola

Pada halaman ini admin dapat mengelola setiap data yang ada,

seperti data menu, data admin, ataupun data pelanggan

c. Laporan Transaksi

Pada halaman ini admin dapat melihat laporan transaksi

d. Logout

Pada halaman ini Administrator/Admin dapat keluar dari halaman

admin

3.2 Perancangan Perangkat Lunak 3.2.1 Rancangan Antar Muka

Rancangan desain halaman adalah suatu gambaran singkat atau rancangan

umum tampilan dari halaman web yang dilengkapi dengan penjelasan mengenai

halaman web tersebut. Hal ini bertujuan agar setiap tahapan desain lebih terarah.

Rancangan antar muka (interface) yang terdapat pada Website Pemesanan

Catering adalah sebagai berikut:

1. Rancangan Antar Muka Pengunjung

(34)

20

Gambar III.1

Rancangan Antar Muka Beranda

b. Rancangan Antar Muka Panduan

Gambar III.2

Rancangan Antar Muka Panduan HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK AKUN

SLIDER

KONTEN

FOOTER

HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK AKUN

KONTEN

FOOTER Cara

Pemesanan

Cara Pemesanan

Cara Pembayaran

(35)

c. Rancangan Antar Muka Kontak

Gambar III.3

Rancangan Antar Muka Kontak

d. Rancangan Antar Muka Akun

Gambar III.4

Rancangan Antar Muka Akun HEADER

BERANDA

BERANDA PANDUANPANDUAN KONTAK AKUNAKUN

KONTEN

FOOTER

HEADER

BERANDA

BERANDA PANDUANPANDUAN KONTAKKONTAK AKUN

KONTEN

FOOTER

DAFTAR

DAFTAR

MASUK

(36)

22

2. Rancangan Antar Muka Member

a. Rancangan Antar Muka Beranda

Gambar III.5

Rancangan Antar Muka Beranda Member b. Rancangan Antar Muka Panduan

Gambar III.6

Rancangan Antar Muka Panduan Member

HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK LOGOUT

FOOTER

TRANSAKSI KERANJANG

SLIDER

KONTEN

HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK LOGOUT

FOOTER

TRANSAKSI KERANJANG

KONTEN

PANDUAN

CARA PEMESANAN

(37)

c. Rancangan Antar Muka Transaksi

Gambar III.7

Rancangan Antar Muka Transaksi

d. Rancangan Antar Muka Kontak

Gambar III.8

Rancangan Antar Muka Kontak Member

HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK LOGOUT

FOOTER

TRANSAKSI KERANJANG

KONTEN

PANDUAN

Konfirmasi Pembayaran Riwayat Pesanan

HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK LOGOUT

FOOTER

TRANSAKSI KERANJANG

(38)

24

e. Rancangan Antar Muka Keranjang

Gambar III.9

Rancangan Antar Muka Keranjang 3. Rancangan Antar Muka Admin

a. Rancangan Antar Muka Login Admin

Gambar III.10

Rancangan Antar Muka Login Admin

KERANJANG

HEADER

BERANDA PANDUAN KONTAK LOGOUT

FOOTER

TRANSAKSI KERANJANG

PANDUAN

NAMA MENU HARGA TOTAL XXXXXXX

XXXXXXXX

9999999

9999999

9999999

9999999

LOGIN ADMIN

XXXXXXXX

XXX999

(39)

b. Rancangan Antar Muka Data Admin

Gambar III.11

Rancangan Antar Muka Data Admin c. Rancangan Antar Muka Data Menu

Gambar III.12

Rancangan Antar Muka Data Menu

HOME KELOLA DATA LOGOUT

DATA ADMIN

1. admin [email protected] Hapus

2. Venny Anggraini [email protected] Hapus

FOOTER LAPORAN

HOME KELOLA DATA LOGOUT

INPUT MENU BARU

ID MENU HARGA KETERANGAN FOTO

99 XXXXXX 9999999 XXXXXXXXXXX gambar Hapus

FOOTER KATEGORI xxxxxxx

(40)

26

d. Rancangan Antar Muka Data Pesanan

Gambar III.13

Rancangan Antar Muka Data Pesanan e. Rancangan Antar Muka Data Kategori

HOME KELOLA DATA LOGOUT

DATA KATEGORI

NAMA KATEGORI

KETERANGAN

xxxxxx xxxxxx

NO NAMA KATEGORI KETERANGAN

99 XXXXXX XXXXXXXXXXX Hapus

FOOTER SIMPAN

LAPORAN

Gambar III.14

Rancangan Antar Muka Data Kategori

HOME KELOLA DATA LOGOUT

DATA PESANAN

JUMLAH PESANAN JUMLAH PESANAN YANG MASUK YANG DIBAYAR

99 PESANAN 99 PESANAN

DATA PESANAN

NO PESAN NAMA LENGKAP STATUS PEMESANAN

99999 XXXXXX XXXXXXXXXXX Hapus

(41)

3.2.2 Rancangan Basis Data

A. Entity Relationship Diagram (ERD)

Gambar III.15

Entity Relationship Diagram (ERD)

(42)

28

B. Logical Record Structure (LRS)

Gambar III.16

(43)

C. Spesifikasi File

1. Spesifikasi File Tabel Admin

Nama File : Admin

Akronim : admin

Fungsi : untuk menyimpan data administrator

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 92

Kunci Field : id

Software : MySQL

Tabel III.1.

Spesifikasi File Tabel Admin

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. Id id Int 2 Primary Key

2. Nama nama Varchar 30

3. Email email Varchar 30

4. Username username Varchar 15

5. Password password Varchar 15

2. Spesifikasi File Tabel Biaya Kirim

Nama File : biaya_kirim

Akronim : biaya_kirim

(44)

30

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 44

Kunci Field : id_kota

Software : MySQL

Tabel III.2.

Spesifikasi File Tabel Biaya Kirim

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. Id Kota id_kota Int 4 Primary Key

2. Nama Kota nama_kota Varchar 30

3. Biaya biaya Int 7

3. Spesifikasi File Tabel Kategori

Nama File : Kategori

Akronim : kategori

Fungsi : untuk menyimpan data kategori

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 17

Kunci Field : id_kategori

(45)

Tabel III.3.

Spesifikasi File Tabel Kategori

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. Id Kategori id_kategori Int 2 Primary Key

2. Nama Kategori nama_kategori Varchar 15 3. Keterangan keterangan Text

4. Spesifikasi File Tabel Keranjang

Nama File : Keranjang

Akronim : keranjang

Fungsi : untuk menyimpan sementara data pesanan

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 26

Kunci Field : id_cart

Software : MySQL

Tabel III.4.

Spesifikasi File Tabel Keranjang

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. Id Cart id_cart Int 5 Primary Key

2. Id Menu id_menu Int 3

3. Jumlah jumlah Int 4

4. Harga harga Int 7

5. Tanggal Pesan tgl_pesan Date

(46)

32

7. Status status Int 2

5. Spesifikasi File Tabel Menu

Nama File : Menu

Akronim : menu

Fungsi : untuk menyimpan data produk

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 55

Kunci Field : id_menu

Software : MySQL

Tabel III.5.

Spesifikasi File Tabel Menu

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. Id Menu id_menu Int 3 Primary Key

2. Nama nama Varchar 20

3. Harga harga Int 7

4. Detail detail Text

5. Id Kategori id_kategori Int 2

(47)

6. Spesifikasi File Tabel Pembayaran

Nama File : Pembayaran

Akronim : pembayaran

Fungsi : untuk menyimpan data pembayaran

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 35

Kunci Field : nobayar

Software : MySQL

Tabel III.6.

Spesifikasi File Tabel Pembayaran

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. No Bayar nobayar Int 5 Primary Key

2. No Pesan No_pesan Int 5

3. Jumlah Bayar jumlahbayar Double

4. Tanggal Bayar tglbayar Date

5. Status tgl_pesan Varchar 15

6. Bank bank Varchar 10

7. Bukti bukti Text

7. Spesifikasi File Tabel Pesanan

Nama File : Pesanan

(48)

34

Fungsi : untuk menyimpan data pesanan

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 10

Kunci Field : no_pesan

Software : MySQL

Tabel III.7.

Spesifikasi File Tabel Pesanan

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. No Pesan no_pesan Int 5 Primary Key

2. Id id Int 5

3. Tanggal Pesan tgl_pesan Date

4. Tanggal Kirim tgl_kirim Date

5. Jam jam Time

6. Status Bayar status_bayar Enum

PESAN, LUNAS

8. Spesifikasi File Tabel Pesanan Detail

Nama File : Pesanan Detail

Akronim : pesanan_detail

Fungsi : untuk menyimpan detail data pesanan

Tipe File : File Master

(49)

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 12

Kunci Field : no_detail

Software : MySQL

Tabel III.8.

Spesifikasi File Tabel Pesanan Detail

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. No Detail no_detail Int 5 Primary Key

2. No Pesan no_pesan Int 5

3. Id Menu id_menu Int 3

4. Jumlah jumlah Int 4

9. Spesifikasi File Tabel User

Nama File : User

Akronim : user

Fungsi : untuk menyimpan data user

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Harddisk

Panjang record : 124

Kunci Field : id_user

(50)

36

Tabel III.9.

Spesifikasi File Tabel User

No Element Data Akronim Tipe Panjang Keterangan

1. Id id Int 5 Primary Key

2. Nama nama Varchar 30

3. Jenis Kelamin jk Varchar 10

4. No Telepon telepon Varchar 15

5. Email email Varchar 30

6. Alamat alamat text

7. User Name username Varchar 15

8. Password password Varchar 15

9. Id Kota id_kota Int 4

10. Status Pesan status_pesan Varchar FREE, ORDER

3.2.3 Rancangan Struktur Navigasi A. Struktur Navigasi untuk Pengunjung

INDEX

BERANDA PANDUAN KONTAK AKUN

CARA PEMESANAN

CARA

PEMBAYARAN MASUK DAFTAR

Gambar III.17

(51)

B. Struktur Navigasi untuk Member

Gambar III.18 Struktur Navigasi Member C. Struktur Navigasi untuk Administrator

LOGIN

HOME KELOLA

DATA LOGOUT

DATA ADMIN DATA

KATEGORI DATA MENU DATA PESANAN INDEX

LAPORAN

Gambar III.19

Struktur Navigasi Admin

LOGIN

BERANDA PANDUAN KONTAK LOGOUT

CARA PEMESANAN

CARA PEMBAYARAN

TRANSAKSI KERANJANG

CARA PEMESANAN

CARA PEMBAYARAN PROFIL

(52)

38

3.3 Implementasi dan Pengujian Unit 3.3.1 Implementasi

a. Halaman Pengunjung 1. Halaman Beranda

Gambar III.20 Halaman Beranda 2. Halaman Panduan/Cara Pemesanan

(53)

3. Halaman Panduan/Cara Pembayaran

Gambar III.22

Halaman Cara Pembayaran

b. Halaman Member

1. Halaman Login Member

(54)

40

2. Halaman Pendaftaran Member

Gambar III.24

Halaman Pendaftaran Member 3. Halaman Beranda

(55)

4. Halaman Profil

Gambar III.26 Halaman Profil

5. Halaman Transaksi/Konfirmasi Pembayaran

Gambar III.27

(56)

42

6. Halaman Transaksi/Riwayat Pemesanan

Gambar III.28

Halaman Riwayat Pemesanan 7. Halaman Keranjang Belanja

Gambar III.29

(57)

c. Halaman Admin

1. Halaman Login Admin

Gambar III.30 Halaman Login Admin

2. Halaman Data Admin

Gambar III.31

(58)

44

3. Halaman Data Kategori

Gambar III.32

Halaman Data Kategori 4. Halaman Data Menu

(59)

5. Halaman Data Pesanan

Gambar III.34

Halaman Data Pesanan

3.3.2 Pengujian Unit

Pengujian terhadap program yang dibuat menggunakan blackbox testing

yang fokus terhadap proses masukan dan keluaran program.

A. Black Box TestingForm Login Admin

Tabel III.10.

Hasil Pengujian Black Box Testing Form Login Admin

No. Skenario

pengujian

Test case Hasil yang

diharapkan

Hasil

pengujian

Kesimpulan

1. Username dan

Password tidak

diisi kemudian

Username: (kosong)

Password: (kosong)

Sistem akan

menolak akses

login dan

Sesuai

harapan

(60)

46

klik tombol login menampilkan

“Harap Isi

Username dan

Password Terlebih

dahulu”.

2. Mengetikkan

Username dan

Password tidak

diisi atau kosong

kemudian klik

tombol login

Username : admin

Password : (kosong)

Sistem akan

menolak akses

login dan

menampilkan

Password Belum

Diisi”.

salah satu data

benar dan satu

lagi salah, lalu

(61)

5. Mengetikkan

username dan

password dengan

data yang benar

kemudian klik

B. Black Box TestingForm Login Member

Tabel III.11.

Hasil Pengujian Black Box Testing Form Login Member

No. Skenario

klik tombol login

(62)

48

2. Mengetikkan

Username dan

Password tidak

diisi atau kosong

kemudian klik

tombol login

Username: vennyanggraini

Password : (kosong)

Sistem akan

Nama Lengkap: (kosong)

Password: venny12

salah satu data

benar dan satu

lagi salah, lalu

langsung

5. Mengetikkan

username dan

password dengan

data yang benar

(63)

tombol login Anggraini”

C. Black Box TestingForm Pendaftaran

Tabel III.12.

Hasil Pengujian Black Box Testing Form Pendaftaran

No. Skenario Input tidak diisi kemudian klik tombol Daftar

Nama Lengkap : (kosong) Jenis Kelamin : (kosong) Telepon : (kosong) Email : (Kosong)

Alamat Lengkap : (kosong) Username : (kosong) Password : (kosong)

Sistem akan

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : (kosong) Telepon : (kosong) Email : (Kosong)

Alamat Lengkap : (kosong) Username : (kosong) Password : (kosong)

Sistem akan menolak akses daftar dan menampilkan “Please select one of these

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : Perempuan Telepon : (kosong)

Email : (Kosong)

Alamat Lengkap : (kosong) Username : (kosong) Password : (kosong)

(64)

50

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : Perempuan Telepon : 085774410066 Email : (Kosong)

Alamat Lengkap : (kosong) Username : (kosong) Password : (kosong)

Sistem akan

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : Perempuan Telepon : 085774410066 Email :

[email protected] om

Alamat Lengkap : (kosong) Username : (kosong) Password : (kosong)

Sistem akan

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : Perempuan Telepon : 085774410066 Email :

[email protected] om

Alamat Lengkap : Depok Username : (kosong) Password : (kosong)

Sistem akan Jenis Kelamin, Telepon, Email, Alamat

Lengkap,Userna me diisi dengan benar kemudian klik tombol Daftar

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : Perempuan Telepon : 085774410066 Email :

[email protected] om

Alamat Lengkap : Depok Username : vennyanggraini Password : (kosong)

Sistem akan menolak akses Daftar dan Jenis Kelamin, Telepon, Email, Alamat

Lengkap,Userna me diisi dengan benar kemudian klik tombol Daftar

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Jenis Kelamin : Perempuan Telepon : 085774410066 Email :

[email protected] om

Alamat Lengkap : Depok Username : vennyanggraini Password : venny12

(65)

51

PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Berdasarkan uraian tentang pembuatan program Pemesanan Catering

berbasis web yang telah dibahas pada bab sebelumnya, penulis dapat memberikan

kesimpulan sebagai berikut:

1. Pembuatan website pemesanan catering merupakan sarana yang tepat untuk

memudahkan masyarakat dalam melakukan pesanan tanpa harus datang

langsung ke tempat catering.

2. Dengan adanya website pemesanan catering, pelanggan dapat menerima

informasi tentang produk catering atau informasi tentang produk yang sudah

dibeli secara cepat.

3. Dengan penggunaan website pemesanan catering akan memberikan efisiensi

waktu dan lebih praktis.

4.2. Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis memeberikan beberapa saran agar

perancangan website dapat bekerja secara optimal, yaitu:

1. Melakukan pengembangan terhadap perancangan website ini

2. Melakukan pemeliharaan rutin agar website pemesanan catering dapat

(66)

52

DAFTAR PUSTAKA

Andriansyah, Doni. 2016. Membuat Sistem Informasi Penjualan. Jogyakarta: GAVA MEDIA.

Bunafit, Nugroho. 2011. Membuat Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web dengan PHP dan MySQL. Jogyakarta: Andi

Humaira’bintu, Bekti. 2015. Mahir membuat Website dengan Adobe

Dreamweaver CS6. Jogyakarta: Andi

Rosa, A.S dan M. Shalahuddin. 2013. Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika

Simamarmata, Janner. 2010. Rekayasa Perangkat Lunak. Jogyakarta: Andi

Saputro, Haris dan Sugiri. 2008.Pengelolaan Database MySQL dengan PhpMyAdmin. Jogyakarta: Graha Ilmu.

Sunarto, Andi. 2009. Seluk Beluk E-Commerce. Jogyakarta: Graha Ilmu

(67)

53

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Biodata Mahasiswa

N.I.M : 12142749

Nama Lengkap : Venny Anggraini

Tempat & Tanggal Lahir : Depok, 12 Maret 1997 Alamat Lengkap : Kp. Sugutamu RT 005/025

Depok 16418, Telp. 089521963413

B. Riwayat Pendidikan Formal & Non-Formal 1. SD Negeri Baktijaya 06, lulus tahun 2008 2. SMP Negeri 8 Depok, lulus tahun 2011 3. SMK Sahid Jakarta, lulus tahun 2014

C. Riwayat Pengalaman Berorganisasi / Pekerjaan

1. Anggota PMR SMP Negeri 8 Depok. tahun 2011 s.d tahun 2013 2. Seksi Humas Event Kewirausahaan SMK Sahid Jakarta tahun 2014

Jakarta, 12 Juli 2017

(68)

54

LAMPIRAN

(69)

Gambar

Gambar II.4
Gambar III.1
Gambar III.3
Gambar III.6
+7

Referensi

Dokumen terkait

diisi dengan benar kemudian klik login (admin) Data username tidak boleh kosong 4 Isi kedua username password dengan kondisi yang salah kemudian klik tombol

password tidak diisi kemudian tekan tombol login Username : (admin) password : (kosong) sistem akan menolak login dan menampilkan pesan “ Login gagal, username dan

User Id tidak diisi kemudian password diisi kemudian ketik tombol login User Id: (kosong) Password: admin Sistem akan menolak akses user dan menampilkan pesan

Username dan password tidak diisi kemudian klik tombol [Login] Username: (kosong) Password: (kosong) Sistem akan menolak dan menampilkan “Username dan Password tidak

Nama user tidak diisi atau (kosong) dan password diisi kemudian klik tombol login nama user: (kosong) password: dita1234 System akan menolak akses dan menampilkan

Mengetikkan username dan password tidak diisi atau kosong kemudian klik tombol login Username: agung Password : (kosong) Sistem akan menolak akses user dan

pada Username atau password kemudian klik tombol login Username: Nabil Password: (Kosong) Sistem akan menolak akses user dan menampilkan “masukan data yang benar”

login gagal login 2 Mengetikan username dan password tidak diisi atau kosong kemudian klik tombol login Username : diana123 Password : (kosong) Sistem akan menolak akses user