KESADARAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesaamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asl usil keturunan yang sama.Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.
Jadi, Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang berbeda disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa Negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri meerka pad wilayah tempat Negara itu berada.
Dan yang dimaksud dengan sadar berbangsa dan bernegara adalah sadar bahwasanya kita berada di tempat yang memiliki bahsa, agama, ideology, dan/atau sejarah yang sama dan mempunyai aturan-aturan baik dalam bidang politik, ekonomi, militer, sosial maupuj budaya yang diatur oleh Negara.
Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
1)
PendukungBeberapa faktor pendukung untuk teciptanya kesadaran berbangsa dan bernegara :
Tingkat ke-amanah-an seorang pejabat. Pemerataan kesejahteraan setiap daerah
Keadilan dalam memberikan hak dan kewajiban semua rakyat.
Kepercayaan kepada wakil rakyat atau pemerintahan. Tegasnya hukum dan peraturan pemerintahan.
Rasa memiliki dan bangga berbangsa Indonesia.
Menyadari bahwa berbangsa dan bernegara yang satu. Mengetahui lebih banyak nilai positif dan kekayaan bangsa.
2) Penghambat
Beberapa faktor penghambat terciptanya kesadaran berbangsa dan bernegara.
Rasa malu berbangsa dan bernegara Indonesia.
Ketidaktahuan akan nilai-nilai positif/kekayaan Negara Indonesia,
Merosotnya tingkat keamanan Negara Indonesia.
Ketidakpercayaan kepada pemerintahan.
Ketiadaan kesehajaan para pemimpin.
Ketidaktegasan hukum yang berlaku.
Rasa ingin menonjolkan golongan masing-masing.
Merosotnya nilai toleransi dan saling menghargai.
Tugas : Pendidikan Kewarganegaraan
a) Bentuk-bentuk kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari konteks sejarah dan geopolitik Indonesia (Tahap Pembinaan, Persatuan, dan Geopolitik) !
b) Hubungan antara bentuk-bentuk kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari konteks sejarah dan geopolitik Indonesia (Tahap Pembinaan, Persatuan, dan Geopolitik) !
Jawaban :
a) Bentuk-bentuk kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari konteks
Sejarah
1. Menciptakan organisasi kesatuan pertama yaitu Budi Utomo
2. Melawan penjajah bersama dalam peristiwa 10 November 3. Membangkitkan kesadaran pentingnya belajar bagi anak
perempuan tentang ilmu pengetahuan yang sama pada masa R.A Kartini
4. Menciptakan sekolah dan menetapkan hari pendidikan nasional
5. Menciptakan UUD yang merupakan hasil kesepakatan dan kesadaran berbangsa dan bernegara
Geopolitik
Geopolitik berasal dari kata geo dan politik. Geo berarti bumi dan politik berasal dari bahasa Yunani politeia. Poli artinya kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri dan teia artinya urusan. Geopolitik biasa disebut juga dengan
Wawasan Nusantara.
Geopolitik adalah sistem politik atau peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik suatu negara, yang apabila dilaksanakan dan berhasil akan berdampak langsung kepada sistem politik suatu negara;
Geopolitik mengkaji makna strategis dan politis suatu wilayah geografi, yang mencakup lokasi, luas serta sumber daya alam wilayah.
Empat Unsur Geopolitik suatu negara a. Keadaan geografis
b. Politik dan strategi
c. Hubungan timbal balik antara geografi dan politik d. Unsur kebijaksanaan
A. Peranan Geopolitik
1. Menghubungkan kekuasaan negara dengan potensi alam yang tersedia; 2. Menghubungkan kebijaksanaan suatu pemerintahan dengan situasi dan kondisi alam
3. Menentukan bentuk dan corak politik luar negeri dan dalam negeri 4. Menggariskan pokok-pokok haluan negara.
5. Meningkatkan posisi dan kedudukan suatu negara berdasarkan teori negara sebagai organisme, dan teori-teori geopolitik lainnya.
B. Hubungan Antara Geopolitik dengan Wawasan Nusantara
Secara geografis Indonesia adalah negara yang memiliki ribuan pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke. Negara kita diapit oleh dua samudra dan dua benua, oleh karena itu konsep geopolitik Indonesia adalah wawasan nusantara
Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan ide nasionalnya yang dilandasai Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat serta menjiwai tata hidup dan tindak kebijaksanaannya dalam mencapai tujuan nasional
C. Implementasi Wawasan Nusantara
Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan sehari-hari mencakup bidang :
1. Politik : salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah memperkuat hubungan diplomatik daqlam hubungan internasional;
2. Ekonomi : dalam pembangunan harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antar daerah;
3. Sosial : mengembangkan kehidupan yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. (kesejahteraan, pendidikan dll)
4. Hankam : membangun rasa persatuan, sehingga ancaman satu pulau atau daerah juga menjadi ancaman bagi pulau atau daerah yang lain
Pentingnya Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara
1. Untuk mendukung terwujudnya Kesadaran berbangsa dan bernegara terlebih dahulu kita harus memahami tentang makna
perjuangan bangsa Indonesia dan konsep geopolitik Indonesia (wawasan nusantara);
2. Memahami nilai-nilai bela negara misalnya cinta tanah air, sikap dan perilaku ikhlas, rela berkorban dll;
3. Keyakinan dan Pengamalan Nilai-nilai Pancasila, dan harus punya keyakinan bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa dan alat untuk menghadapi berbagai ancaman, tantangan, dan hambatan dalam upaya mempertahankan NKRI;
4. Faktor pendukung terciptanya kesadaran berbangsa dan bernegara : a. adanya pemimpin yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab b. Pemerataan kesejahteraan di tiap daerah
c. Keadilan dalam memberikaqn hak dan kewajiban kepada semua rakyat
d. Ada kepercayaan kepada wakil rakyat atau pemerintahan