• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Jamu Untuk Terapi Penyakit Saluran Nafas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Penggunaan Jamu Untuk Terapi Penyakit Saluran Nafas"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

FORMULASI DAN KEAMANAN RAMUAN

• KESESUAIAN BAHAN PENYUSUN RAMUAN DENGAN INDIKASI : Pendekatan empiris, pendekatan

khemotaksonomi,study literatur, pendekatan holistik • BAHAN BERBAHAYA HARUS DIHINDARI/ HATI2 :

Kandungan aktif berefek keras, dosis terapi dekat dengan dosis toksis

• KONTRAINDIKASI HARUS DIHINDARI : Kontraindikasi dalam satu bahan tunggal, kontraindikasi dalam ramuan Kelembak ( antakinon rhein--- lancar BAB, secang

(3)

RUANG LINGKUP BAHAN BAKU

JAMU

• SIMPLISIA

Tumbuhan : kumis kucing, jahe, camomile, ky manis Hewan : kuda laut, tangkur buaya, empedu ular

Mineral : belerang, kapur sirih, emas

• EKSTRAK (Sari tanaman yang masih kasar) • EKSTRAK TERPURIFIKASI (fraksi flavonoid,

kurkuminoid, minyak atsiri, VCO)

(4)

Kriteria Bahan Jamu

Ramuan :

• Ramuan Simplisia ? --- umum • Ramuan serbuk --- seduhan • Ramuan Ekstrak ? --- industri

2. Promotif dan Preventif  Wellness ? Stamina ? • Immunostimulan ?

• Anti-Oksidan ? • Hepatoprotektor ?

(5)

Kriteria bahan jamu

Ramuan sederhana vs kompleks ?

 Sederhana (maks. 5):

Kunir-Asem (Kunyit-Asam)  Beras-Kencur

Tolak Angin (Sidomuncul), Singkir Angin (Nyonya Meneer) dkk  Pria Sehat (Nyonya Meneer)

Sehat Pria (Sidomuncul)  Galian Singset

(6)

Tolak Angin :

Amomi fructus ( kapulaga )

Foeniculli fructus ( adas )

Isorae fructus ( kayu ulet )

Myristicae semen ( pala )

Burmanni cortex ( manis jangan )

Centellae herba ( pegagan )

Caryophilli folium (daun cengkeh)

Parkiae semen ( kedawung )

Oryza sativa ( beras )

Menthae arvensitis herba ( daun poko )

Zingiberis rhizoma ( jahe )

Usnae thallus ( kayu angin )

Anti-infamasi, penghangat

Anti-infamasi, anti-mikroba

Anti-infamasi, nafsu makan

(7)

anti-penyakit

(8)
(9)
(10)

• Saluran nafas yang dilalui udara adalah

hidung, faring, laring, trakea, bronkus,

bronkiolus dan alveoli

.

• Di dalamnya terdapat suatu sistem yang

sedemikian rupa dapat menghangatkan

udara sebelum sampai ke alveoli.

(11)
(12)

ISPA?

• ISPA sering disalah artikan sebagai infeksi saluran pernapasan atas. Yang benar ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

• ISPA meliputi saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah

(13)

Gejala & Tanda Umum

• Demam

• Sakit kepala

• Nyeri tenggorokan • Hidung buntu, pilek • Batuk

• Nafas cepat & dalam

• Suhu tubuh meningkat

• Retraksi intercostal • Gambaran paru

abnormal

(14)

14

TATALAKSANA ISPA

NON MEDIKAMENTOSA

• Hindari makanan/minum sbg pencetus, makanan merangsang spt:

– Pedas – Asam

– tinggi lemak

– mengandung gas – Kopi

– alkohol dll

• Bila muntah hebat, jgn makan dulu

• Makan teratur, tidak berlebihan, porsi kecil tapi sering

(15)

Formula Jamu

• Daun Sembung

• Thymi

• Mentha

(16)

Sembung (Blumea balsamifera)

• Sembung (Blumea balsamifera) bersifat

pedas, sedikit pahit, hangat dan baunya

seperti rempah.

(17)

Thymi

(18)

Mentha

Unsur utama dari daun adalah minyak atsiri (0,5-4%), yang mengandung mentol (30-55%) dan menthone (14-32%).

Rasa dan aroma mint yang tajam digunakan sebagai dekongestan ringan untuk penyakit seperti flu. Aroma mint membuka kemacetan

hidung, tenggorokan, saluran pernapasan dan paru-paru.

(19)

Sambung nyawa (Gynura procumbens)

Daun Sambung

Nyawa

mengandung 4

senyawa flavonoid, tanin,

saponin dan steroid

(triterpenoid).

• Tumbuhan ini bersifat dingin

dan natural. Memberi

(20)
(21)

21

Asma

• Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran

pernafasan (bronchiale) pada paru dimana

terdapat peradangan

(inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga

mengakibatkan

(22)
(23)

23

Penyebab Penyakit Asma

• pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka

terhadap berbagai rangsangan (bronchial

hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti :

• polusi udara (asap, debu, zat kimia), • serbuk sari,

• udara dingin,

(24)

24

Asma dan Penanggananya

Asma dapat diterapi dengan 2 macam

cara:

• Cara pertama merupakan terapi non-obat,

dapat dilakukan dengan menghindari

pemicunya, atau dengan terapi napas

(senam asma), accupressur

(25)

25

Efek Samping Obat Kimia Asma

• Kortikosteroid hirup, pada ibu hamil berefek pada rendahnya berat bayi yang lahir dan memperlambat pertumbuhan anak-anak jika digunakan selama

bertahun-tahun.

• Kortikosteroid inhalasi berefek samping lokal pada anak-anak seperti batuk, rasa haus, dan kekakuan lidah bila pemberian melalui nebulizer, meningkatkan kejadian osteoporosis pada wanita.

(26)

Formula Jamu

(27)

Kemukus

Di dalam kemukus ada senyawa-senyawa yang membantu

melonggarkan jalan napas yaitu kubebin, epikubebin dan

dihydrokubebin (cubebain)

(28)

Kencur

• mengandung : minyak atsiri:

borneol, methyl-p-curamic

acid, cinnamicacid ethyl

ester, pentadecane,

cinnamic aldehyde,

camphene,

paramethylcinamat.

(29)

Sembung

• Sembung bersifat pedas, sedikit pahit, hangat dan baunya seperti rempah

• Penelitian Prof. Andreanus Sumardji, dosen imunologi, farmakologi dan etnofarmakologi

Sekolah Institut Teknologi Bandung (ITB): 621,7 mg ekstrak sembung setara dengan obat anti asma yang beredar di pasaran

.

(30)
(31)

Alergi pada saluran nafas

• Reaksi alergi muncul ketika sistem

(32)

Penyebab alergi

• Kontak kulit

• Obat

• Makanan

• Serbuk sari

(33)

Gejala

Reaksi alergi dapat ringan sampai berat :

• iritasi hidung, bersin-bersin, hidung tersumbat atau

ingusan

• Sesak nafas • Batuk

(34)

Formula Jamu

• Rumput teki

• Sambiloto

• Laos

(35)

Rumput Teki

• Kandungan : senyawa Siperon, Aselinen,

Siperen, Siperotundon, Patkhulenon,

(36)

Sambiloto

• Daun dan percabangannya

mengandung laktone yang

terdiri dari

deoksiandrografolid,

andrografolid (zat pahit)

• Fraksi etanol herba

sambiloto mempunyai efek

antihistaminergik (anti

(37)

Laos

• Minyak atsiri 1%

mengandung kamfer, sincol

dan asam metil sinamat.

• Senyawa aktif memiliki

sifat anti alergi.

(38)

Sere

• Daun: digunakan sebagai peluruh angin

perut, penambah nafsu makan, penurun

panas.

• Senyawa : 0,4% minyak atsiri dengan

(39)
(40)

Imunomodulator

• Saluran nafas sangat

berkaitan dengan daya

tahan tubuh

Imunomodulator :

(41)

Fungsi dari sistem imun

• PERTAHANAN tubuh, yaitu menangkal bahan berbahaya agar tubuh tidak sakit,

• KESEIMBANGAN, atau fungsi homeostatik

artinya menjaga keseimbangan dari komponen tubuh.

• PERONDAAN, sebagian dari sel-sel imun

memiliki kemampuan untuk meronda ke seluruh bagian tubuh. Jika ada sel-sel tubuh yang

(42)

Formula Jamu

• Meniran

• Temulawak

• Kunyit

(43)

Meniran

Phyllanthus mempunyai efek

terhadap respon imun nonspesifik maupun spesifik.

Efeknya terhadap respon imun

nonspesifik yaitu meningkatkan fagositosis dan kemotaksis

makrofag,

Spesifik : meningkatkan proliferasi sel limfosit T, meningkatkan

(44)

Echinacea

• Echinacea mempengaruhi

sistim imun terutama sistim

imun non spesifik.

Pemberian Echinacea

meningkatkan respon imun

fase awal dan mempercepat

terjadinya respon imun

(45)

Temulawak

(Curcuma xanthorrhiza)

kurkumin yang terdapat pada

rimpang tumbuhan ini bermanfaat ssebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepototoksik

Temulawak juga dapat mengurangi kerja enzim glutamate oksaloasetat transaminase (GOT) serta

(46)

Kunyit(Curcuma domestica Val)

Kunyit memiki kandungan kimia: Kurkumin (terdiri dari kurkumin, 10% desmetoksikumin, dan 1-5% bisdesmetoksikurkumin ), minyak asitri

Sebagai antioksidan, kurkuminoid merupakan agen penyerap atom oksigen tunggal dan molekul

(47)

Referensi

Dokumen terkait

Variabel dalam penelitian ini merupakan variabel tunggal yakni kebiasaan ibu dalam pencegahan primer penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak balita

Infeksi saluran kemih adalah hasil diagnosa dokter bahwa pasien menderita Infeksi saluran kemih bagian bawah atau sistitis (kode N30.9) dan infeksi saluran kemih bagian atas

Penelitian yang dilakukan oleh penulis dengan judul Hubungan Antara Faktor Usia dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Bagian Bawah pada Anak Usia 1 Bulan - 5

terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di Puskesmas.

Pada Sistem Pakar Diagnosa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ini, peneliti menggunakan metode forward chaining yaitu mencocokan fakta atau statement yang didapat

Dari pengertian – pengertian diatas dapat di simpulkan bahwa infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) adalah penyakit infeksi yang mengenai saluran pernafasan bagian atas dan bawah

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai spectrum penyakit yang berkisar

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang banyak dijumpai pada balita dan anak-anak mulai dari ISPA ringan sampai berat. ISPA yang berat jika