Makalah
Pendapatan Nasional Keseimbangan
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Pengantar Ekonomi MakroDisusun oleh :
1.Rifka ramadhany (201710160311506) 2.Dian ayu sukmawati (201710160311510) 3.Syahrul ramadhan (201710160311515) 4.Miftkhul huda
Kata pengantar
Puji syukur atas kehadirat tuhan yang maha atas segala rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah mata kuliah pengantar Ekonomi Makro tentang Pendapatan Nasional dan Keseimbangan.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas kelompok dari Nina Andriyani Se.Me pada semester 1 di Universitas Negeri Muhamadiyah Malang Tahun Akademik 2017/2018. Namun kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun untuk menyempurnakan makalah ini.
Kami selaku penulis makalah ini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfat bagi kemajuan pendidikan kita semua.
Malang, 2 Oktober 2017
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
Pendapatan nasional keseimbangan adalah pendapatan nasional yang tidak satu pun kekuatan dari faktor-faktor ekonomi yang memiliki tendensi untuk mempengeruhinya atau pendapatan nasional dimana semua pelaku ekonomi memberikan kontribusi pada batas yang wajar dan sesuai dengan kebutuhan.
Pendapatan nasional kesimbangan merupakan persamaan dari sejumlah kontribusi pelaku ekonomi sedangkan pendapatan nasional adalah identitasnya
1.2 rumusan masalah
1. bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian pada 1 sektor (perekonomian tertutup) ?
2. bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian pada 2 sektor ?
3. bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian pada 3 sektor ?
4. bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian pada 4 sektor ?
1.3 tujuan penulisan
1. untuk menjelaskan perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 1 sektor
2. untuk menjelaskan perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 2 sektor
3. untuk menjelaskan perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 3 sektor
4. untuk menjelaskan perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 4 sektor
1.4 manfaat penulisan
Adapun manfaat yang ingin dicapai dalam penulisan makalah ini adalah
1. untuk mengetahui bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 1 sektor
2. untuk mengetahui bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 2 sektor
3. untuk mengetahui bagaimana perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 3 sektor
BAB II PEMBAHASAN
2.1 perhitungan pendapatan nasional keseimbangan 1 sektor (perekonomian tertutup)
Y = C
C = a + by (Fungsi Konsumsi)
b = MPC = Marginal Propensity to Consume = dc:dy = Besarnya perubahan konsumsi (dc) sebagai akibat adanya perubahan pendapatan (dy)
a = besarnya konsumsi ( c ) pada waktu y = 0, disebut konsumsi otonom APC = c:y = Average Propensity to consume =Hasrat rata-rata konsumsi masyarakat .
C = (APC – MPC ) Y + bY
Contoh:
Pada tingkat pendapatan nasional pertahunnya sebesar Rp.100 M. Besarnya konsumsi sebesar Rp.95 M per tahun. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. 120 M pertahun besarnya konsumsi pertahunnya Rp. 110 M, Carilah fungsi konsumsi, gambarkan fungsi konsumsi, cari keseimbangan pendapatan nasional pada tingkat Y berapa ?
Diketahui : Y1 = Rp.100 M, maka C = Rp. 95 M
Keseimbangan pendapatan nasional pada perekonomian 1 sektor Y = C Y = C
Y = 20 + 0.75y 0.25y = 20 y = 80
Pendapatan nasional keseimbangan yaitu sebesar Rp. 80 M, pada saat pendapatan 80 M, maka konsumsi masyarakatpun sebesar Rp. 80 M.
Gambar fungi konsumsi : Y = C
C = 20 + 0.75y
Jika Y = 0 maka C = 20 , titik A ( 0 ; 20) Jika Y = 80 maka C = 80, titik B ( 80 ; 80)
2.2 perhitungan pendapatan nasional keseimbangan 2 sektor
Y = C + I
S = I
Y = ( 1 : (1-b)) (a + I)
C = a + bY
Y = ( a + bY) + I
Y – bY = a + I
(1-b)Y = a + I
Y = ( 1 : (1-b)) (a + I)
Contoh :
Jawab : Y = C + I
Y = 20 + 0.75Y + 40
0.25Y = 60
0.25Y = 60
Ye = 240 (Besarnya pendapatan nasional equilibrium )
C = 20 + 0.75y
C = 20 + 0.75 (240)
C = 200 (Besarnya consumsi equilibrium)
S = Y – C
S = 240 – 200 = 40 ; (S = I = 40) (Besarnya saving equilibrium)
Pembuktian ; Y = C + I = 200 + 40 = 240 = Ye = 240
Gambar Grafiknya
C = 20 + 0.75Y
Jika Y = 0 maka C = 20 ; (titik 0;20)
Jika Y = 240 maka C = 200 ; (titik 240;200)
C + I = 60 + 0.75Y
Jika Y = 0 maka C+I = 60 (titik 0;60)
Jika Y = 240 maka C+I= 240 (titik 240;240)
S = Y – C
C = a + bY
S = Y – (a+bY)
S = Y – a – bY
S = -a + Y – bY
S = -a + (1-b)Y ( Formula Fungsi Tabungan)
S = -20 + ( 1 – 0.75)Y
2.3 perhitungan pendapatan nasional keseimbangan pada perekonomian 3 sektor Pendapatan Keseimbangan,
Y = C + I + G
S + T = I + G
Contoh :
Diketahui C0 atau a = 50. MPC = 0.75. I=Io=20. G=15
Ditanya tentukan keseimbangan pendapatan nasional :
Dijawab : Y = C + I + G
C = 50 + 0.75Y
I = 20
G = 15
Y = 50 + 0.75Y + 20 + 15
Y = C + I + G = 85 + 0.75Y
0.25Y = 85
Ye = 340
Gambar Grafik
C + I + G = 85 + 0.75Y
Jika y = 0 maka C + I + G = 85
Jika y = 340 maka C + I G = 340
Jika Y = 0 maka S = -20 (titik 0;-20)
Jika Y = 240 maka S = 40 (titik 240;40)
Formula lainnya untuk menghitung pendapatan nasional
Diketahui :
a). Y = C + I + G
b). C = a + bYd
Formula NIE adalah :
Y = C + I + G
Y = a + bYd + I + G
Y = a + b (Y + tr – tx) + I + G
Y = a + bY + btr – btx + I + G
Y – bY = a + btr – btx + I + G
(1-b)y = a + btr – btx + I + G
Y = 1 X (a + btr – btx + I + G )
(1 – b )
Formula NIE lainnya jika tidak ada tr,tx dan G
Y = 1 X (a + I )
(1 – b )
Perhitungan NIE dengan MULTIPLIER
Nilai Y = 1 disebut juga Multiplier (Ki)
(1 – b )
Ki = 1 = 1
(1 – b ) (1 – MPC)
Multiplier (Ki) adalah angka kelipatan, contoh : jika I = 20 M, dapat menyebabkan Y=400 menjadi Y=480 M, berarti NIE (Y) naik sebesar 80 M ( 4 kali), kenaikan ini disebabkan karena ada I = 20 M. Kejadian ini disebut Multiplier.
Adanya I (dI) meningkatkan Y (dY), Ki = dy/di
Maka formula NIE : Y + dY
Y + dY = 1 ( a + I + dI)
(1 – b )
Y + dY = 1 ( a + I ) + 1 (dI)
(1 – b ) (1 – b )
(1 – b )
2.3 Perhitungan Pendapatan Nasional Keseimbangan Pada Perekonomian 4 Sektor Contoh : Diketahui data sebagai berikut :
Konsumsi : C = 440 + 0.80 Yd
Investasi I = 10 + 0.05 Y
Government G = 15
Export X = 15 + 0.10 Y
Import M = 4 + 0.01 Y
Transfer tr = 20
Pajak tx = -10 + 0.05 Y
Ditanya :
a. Berapa besarnya pendapatan nasional ekuilibrium (NIE)?
b. Berapa besarnya pajak yang diterima pemerintah?
c. Berapa besarnya C, S, X, M Equilibrium?
d. Berapa besarnya surplus/defisit yang terjadi?
Y = 440 + 0.76Y + 24 + 10 + 0.05Y + 15 + 15 + 0.10Y – 4 - 0.01Y
Y = 500 + 0.90Y
Y = 5000 (NIE)
b). Pajak yang diterima pemerintah
tx = -10 + 0.05Y
tx = -10 + 0.05 (5000)
tx = -10 + 250
tx = 240
c). Konsumsi dan Saving Equilibrium
Jika Y = 5000 maka C+I+G+(X-M) = 5000
Y = 0 maka C+I+G+(X-M) = 500
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.
1. Pendapatan Nasional Keseimbangan pada perekonomian 1 sektor
Y = C
C = a + by (Fungsi Konsumsi)
b = MPC = Marginal Propensity to Consume = dc:dy = Besarnya perubahan konsumsi (dc) sebagai akibat adanya perubahan pendapatan (dy)
a = besarnya konsumsi ( c ) pada waktu y = 0, disebut konsumsi otonom
APC = c:y = Average Propensity to consume =Hasrat rata-rata konsumsi masyarakat .
C = (APC – MPC ) Y + bY
2. Pendapatan Nasional Keseimbangan pada perekonomian 2 sektor
Y = C + I
S = I
Y = ( 1 : (1-b)) (a + I)
C = a + bY
Y = ( a + bY) + I
Y – bY = a + I
(1-b)Y = a + I
Y = ( 1 : (1-b)) (a + I)
3. Pendapatan Nasional Keseimbangan pada perekonomian 3 sektor
Y = C + I + G
S + T = I + G
4. Pendapatan Nasional Keseimbangan pada perekonomian 4 sektor