• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum tentang Film 47 Ronin

Di zaman feodal Jepang, negeri yang diliputi oleh misteri yang merupakan rumah bagi penyihir dan iblis. Sebuah bangsa dari berbagai provinsi yang bermusuhan yang tuannya diperintah sepenuhnya oleh Shogun (pemimpin tertinggi di Jepang pada jaman Edo). Perdamaian dunia dijaga oleh Samurai yang ahli menggunakan pedangnya yang bertugas untuk melindungi tuan mereka dan provinsi mereka dari berbagai cara. Jika seroang

Samurai kehilangan atau gagal menjaga tuannya, ia akan menanggung rasa

malu seluruh rakyat jepang lalu ia menjadi seorang Ronin (Samurai tanpa tuannya). Bermula dari seorang anak misterius bernama Kai (Keanu Reeves) yang diselamatkan oleh Tuan Asano (Min Tanaka), pemimpin dari distrik provinsi Ako. Asal-usul Kai yang memiliki kemampuan sihir dalam dirinya memang tidak diketahui. Beberapa tahun kemudian, Kai kecil sudah menjadi Dewasa dan ia pun ikut membantu para Samurai dalam menyelesaikan tugasnya. Saat itu, tugasnya ialah mengalahkan seekor makhluk Mythology naga berbadan singa. Lalu Makhluk tersebut mati dan terkoyak perutnya dan ditempat kejadian itu ada Samurai yang bernama Yasuno (Mashayoshi Handeda) dan Kai yang spontan menyerahkan pedang yang berlumuran darah

(2)

makhluk itu kepada Yasuno. Padahal, Kai lah yang membunuh makhluk tersebut yang bukan seorang berdarah keturunan Samurai, bukan Yasuno. Setelah itu, Oishi (Hiroyuki Sanada) dan Tuan Asano melihat pedang ditangan Yasuno yang disana juga terlihat makhluk mitos tersebut tergeletak dalam keadaan mati. Dan Yasuno lah yang dinobatkan sebagai Samurai. Dan provinsi Ako berutang budi padanya. Lalu Tuan Asano menobatkan Yasuno untuk memimpin sebuah pertarungan 1 lawan 1 antar distrik kota lain yang dipimpin oleh Tuan Kira. Tetapi, kejadian tersebut tidak terelakkan karena, Yasuno terkena ilmu sihir yang tidak memungkinkannya untuk melakukan pertarungan. Dalam feofal Jepang kala itu, Tuan Asano (Min Tanaka) memimpin provinsi Ako dengan kedamaian. Akan tetapi Tuan Kira (Tadanobu Asano) dari provinsi lain cemburu dan takut akan kedamaian yang diciptakan oleh Tuan Asano sebagai gantinya untuk menarik perhatian dari pemimpin tertinggi di Jepang saat itu, yakni Shogun Tokugawa Tsunayoshi (Cary Hiroyuki Tagawa). Lalu Tuan Kira mengutus seorang penyihir licik, Witch (Rinko Kikuchi) untuk melakukan kejahatan yang diderita oleh Tuan Asano. Lalu Tuan Asano dipengaruhi dan difitnah dengan sihir oleh Witch yang menyebabkan Tuan Asano mempermalukan dirinya sendiri didepan Shogun Tokugawa karena mau mencoa membunuh Tuan Kira disaat ia sedang tertidur. Setelah kejadian itu, Tuan Asano melakukan tindakan Seppuku atas

(3)

menguasai distrik Ako dan Shogun menyatukan seorang putri dari Asano dengan Kira dan akan dinikahkan dengan Kira. Mulailah disana terbentuk ketidak adilan yang dilakukan oleh Kira kepada para Samurai termasuk Oishi dan Kai yang disiksa dan dibuang dari pedesaan. Oishi dilempar kedalam lubang sumur selama setahun karena Kira tidak mempercayainya dan Oishi tidak memiliki perlindungan dari kedudukannya. Sedangkan Kai dibawa ke Belanda oleh anak buah dari Kira dan menjualnya sebagai budak. Kai pun yang sedang bertarung dengan monster dan ia dijadikan sebagai taruhan demi pertarungan-pertarugan yang ia lalui dan menjadi hiburan masyarakat Belanda. Lalu Oishi menghampiri sebuah Bar diperkapalan Belanda dan menemui Kai yang sedang bertarung sebagai budak taruhan. Oishi dan Kai sempat bertarung dan Oishi mengatakan bahwa Mika (Ko Shibasaki) membutuhkan pertolongan mereka. Kai pun sadar dan lalu berpihak kepada Oishi dan merekapun pergi dari tempat itu lalu mengumpulkan beberapa kawanan Samurai bawahannya Oishi yang kabur dari Ako. Lalu Oishi bertemu dengan para Samurainya dan mengajak mereka untuk ikut bergabung melawan ketidak adilan. Namun Oishi juga memberitahukan kepada mereka bahwa diakhir peperangan nanti, menang atau kalah mereka akan tetap dihukum, karena telah menentang perintah dari Shogun (Cary). Oishi dan ke 47 Ronin (Ronin ialah Samurai tanpa tuan) dan para Samurai yang turut membantu peperangan termasuk Kai yang ikut membantu. Dan mereka pergi

(4)

berperang. Akan tetapi, desa tersebut sudah dikuasai oleh Kira. Para prajurit

Samurai dari bawahan Kira yang bertugas untuk menjaga desa itu pun

diserang oleh Kai dan yang lainnya dan mengambil peralatan senjata untuk pertempuran. Oishi berniat untuk pergi ke distrik Hida dan mengambil beberapa pedang disana. Kai mengatakan bahwa ia tidak menemukan apa-apa di Hida karena prajurit Kira telah menguasai wilayah itu. Kai menyarankan Oishi untuk menemukan pedang di Sea of Trees (Lautan Pohon) yang juga tempatnya Forest of Tengu. (Tengu ialah mitologi Jepang. Manusia yang memiliki kepala burung gagak). Kai dibesarkan dan dilatih untuk membunuh disana sebelum ia melarikan diri ke distrik Ako. Iblis Tengu yang mengajarkan Kai untuk bertarung menggunakan ilmu sihir dan memberitahukan kepada Kai untuk meninggalkan dunianya dan bergabung kedunia ibilis. Kai percaya bahwa ia ditakdirkan untuk tinggal bersama manusia, bukan iblis Tengu1. Oishi pun menanyakan kepada Kai, apakah iblis

Tengu memberikan pedangnya begitu saja kepada para prajurit Ronin kai

mengatakan bahwa Ronin harus melewati ujian dari para iblis Tengu. Sesampainya di Sea of Trees, Kai sudah disambut dengan bisikkan bahwa kedatangannya adalah sudah takdir. Ia dan para prajurit Samurai menemukan sebuah kuil kepala Buddha yang jatuh. Lalu Kai hanya mengajak Oishi sebagai pendampingnya untuk mengambil pedang di dalam kuil tersebut.

(5)

Setelah masuk kedalam, Kai memberitahukan kepada Oishi untuk tidak menarik pedangnya apapun yang terjadi. Kai masuk kedalam gua dalam kuil tersebut dan menemui Tengu untuk mengambil pedang dari Tengu. Ia mengatakan bahwa kai dikaruniai kekuatan iblis. Setelah melewati ujian tersebut, Oishi pun dan para prajurit mendapatkan pedang Tengu itu. Kai dan Oishi berniat untuk melakukan pembalasan dendam kepada Tuan Kira atas ketidak adilan.

(6)

4.2 Hasil Penelitian

Berikut adalah beberapa scene dan berbentuk potongan gambar yang diambil dari berbagai adegan Seppuku dalam film 47 Ronin.

Table 4.2.1

Memenggal Kepala

SHOT Dialog/Suara/Teks Visual

Medium Long Shot

Gambar 4.2.2

(7)

yang sedang melakukan ritual bunuh diri. Disana terlihat pisau yang menusuk keperutnya Tuan Asano dan Oishi sebagai algojo yang memegang pedang Samurai dan siap mengeksukusi ritual bunuh diri.

perbuatan malu atau kesalahan yang di deritanya, sehingga ia menunjukan rasa pertanggung jawabnya untuk melakukan

Seppuku adalah cerminan seorang Samurai.

Memenggal kepala saat melakukan Seppuku adalah mempermudah sang algojo, agar pelaku Seppuku tidak terlalu lama menahan sakitnya. Tindakan ini juga dilakukan, agar roh dari pelaku Seppuku bisa tenang di alamnya.

Dalam ritual Seppuku membutuhkan sang algojo untuk mengakhiri rasa sakit dan pedih yang diderita pelaku bunuh diri. Bukan juga dengan Tanto, sang algojo pun memakai pedang panjang layaknya yang digunakan saat peperangan. Dalam film ini, Oishi sebagai algojo yang memenggal kepala Asano saat melakukan Seppuku. Salah satu sifat Bushido inilah yang membuat para prajurit dan atasannya tidak ragu dalam melakukan Seppuku.

(8)

Table Gambar 4.2.2

Dead Poem

(9)

Medium close up

Gambar 4.2.1

PENANDA PETANDA

Dalam scene ini, terlihat ada belati dan sebuah kertas yang di taruh oleh pelaku

Seppuku berisikan Dead Poem (puisi

kematian) dimana hal tersebut adalah bagian dari ritual Seppuku.

Dalam scene ini, seorang Samurai sebelum melakukan ritual Seppuku, ia menuliskan sebuah karangan puisi yang berisikan kalimat-kalimat tentang kepergian, kematian dan harapan adalah sebuah tradisi cerminan dari ajaran Buddha dan Shinto. Puisi Kematian juga adalah bagian dari proses Seppuku, dimana juga dilakukan oleh Jendral-jendral Jepang terdahulu yang kalah dalam peperangan.

(10)

Kebiasaan seorang Samurai akan membuat sebuah puisi kematian sebelum menjelang maut. Hal ini sudah menjadi salah satu tradisi bagi budaya Seppuku yang ada di Jepang Era zaman Edo. Puisi ini berisikan seruan-seruan dari seorang prajurit

Samurai mengenai kebebasan, keindahan hidup dan keguguran. Puisi ini harus indah,

alami dan selaras dengan ajaran agama Shinto. Di dalam film 47 Ronin, puisi kematian ini juga ditulis oleh para prajurit Ronin

Table Gambar 4.2.3

(11)

SHOT DIALOG/SUARA/TEKS VISUAL

Medium shot

“ambil lah pedang ini kai”

Gambar 4.2.3

PENANDA PETANDA

Terlihat sosok manusia setengah gagak dengan pedangnya. Ia mempersilahkan Kai untuk mengambil pedang tersebut yang pedang tersebut digunakan untuk berperang.

Karasu Tengu adalah legenda mitos dari Jepang, konon Karasu Tengu bisa berubah menjadi wujud manusia, dapat berbicara dengan hewan dan dapat berbicara dengan manusia tanpa menggerakkan mulutnya ketika dijamannya saat itu.

(12)

Table 4.2.4

(13)

Shot Dialog/Suara Visual

Gambar 4.2.3

PENANDA PETANDA

Dalam scene ini, Kuronosuke Oishi, Kai, Bashou dan yang lainnya sedang bersiap untuk proses bunuh diri. Di depan mereka sudah tertera pisau belai

Tanto dan sebuah kertas puisi kematian Dead Poem. Samurai Ronin yang

bersiap untuk ritual Seppuku. Disana juga terlihat para Samurai mengenakan pakaian Kimono Putih.

Memakai pakaian putih atau baju Kimono adalah salah satu bagian proses dari ritual

Seppuku dan sesuatu yang wajib di zaman

Edo Samurai ketika melakukan Seppuku yang mencerminkan kebersihan dan kesucian.

Kimono putih melambangkan keputihan dari kesucian seorang Samurai. Akan tetapi, ini tidak berlaku saat seorang Samurai telah gagal dalam berperang dan disaat

(14)

itu telah ada didepan musuhnya atas kekalahan. Karena mereka lebih memilih mati dan melakukan Seppuku ditangan sendiri, daripada malu terbunuh oleh musuh. Dalam film 47 Ronin, terlihat para prajurit Ronin yang menanggalkan kimononya sebelum merobek perutnya agar mempermudah proses bunuh diri.

Table 4.2.4

(15)

Shot Dialog/Surara/Text Visual

Gambar 4.2.4

PENANDA PETANDA

Dalam scene ini, Terlihat dari gambar diatas ada 1 Shogun dan 8 orang Kaishakunin yakni para anggota keluarga dari pelaku

Seppuku dan satu pemimpin

tertinggi di Jepang sendiri,

Shogun.

Disana juga ada beberapa pendamping yang manakala adalah wajib ketika zaman Edo dulu seseorang saat melakukan Seppuku harus ditemani salah satu keluarga atau seorang sahabat dekatnya. Sebutannya yakni,

Kaishakunin. Kaishakunin terkadang membantu dengan

cara memukul dengan keras si pelaku Seppuku dalam proses ritual Seppuku disaat pelaku bunuh diri itu tidak kuat menahan rasa sakitnya.

(16)

Seorang Samurai sebelum melakukan ritual bunuh diri, biasanya ada anggota keluarga atau seorang sahabat yang mendampingi saat-saat kematian Samurai tersebut. Hal ini dibutuhkan hanya untuk berjaga-jaga. Karena perbuatan ini dianggap perbuatan yang tidak senonoh dan tabu, maka hanya orang-orang yang terpilihlah yang berkesanggupan untuk melakukan tugas membantu yang menjadi Kaishakunin. Dalam film ini terlihat dari beberapa anggota keluarga dari prajurit Ronin, salah satunya ialah istri dari Oishi yang bernama Riku.

(17)

Shot Dialog/Suara/Teks Visual “Melalui Seppuku, mati dengan tanganmu sendiri..” Gambar 4.2.5 PENANDA PETANDA

Dialog diatas, “Melalui Seppuku, mati

dengan tanganmu sendiri..” gambar

Pemimpin Jepang, Shogun yang mengatakan bahwa Tuan Asano harus mati ditangannya sendiri. Percakapan diatas dari karakter Shogun dengan Asano bahwa Asano harus melakukan

Seppuku dan menerima hukuman

matinya

Seppuku sudah menjadi bagian dari sejarah

Negara Jepang, Konon di Jepang saat ini

Seppuku secara sukarela belum sepenuhnya

mati. Masih banyak ratusan manusia yang melakukan Seppuku . dan Seppuku sudah diberhentikan secara resmi pada tahun 1873 segera setelah restorasi Meiji.

(18)

Seppuku sudah menjadi darah daging bagi prajurit Samurai. Ritual Seppuku

pun Sakral dan tidak sembarangan serta memiliki nilai etika dan kehormatan yang tinggi bagi Seppuku. Seppuku sudah populer ketika zaman Edo Samurai yang ada di Jepang. Orang-orang di Jepang dulu kerap mengasosiasikan semangat Bushido dengan praktek bunuh diri atau yang biasa disebut dengan Seppuku. Di masa-masa feudal dulu di Jepang, para prajurit perang menganggap perut sebagai tempat bermukimnya arwah atau jiwa. Jadi pada saat mereka harus membuktikan rasa tanggung jawab sebagai prajurit Samurai atas perbuatannya, mereka lebih memilih melakukan Seppuku.

(19)

4.3 Pembahasan

Secara singkat kita dapat menyatakan bahwa analisis semiotik merupakan cara atau metode untuk menganalisis dan memberikan makna-makna terhadap lambang-lambang pesan atau teks. Penelitian ini memfokuskan pada masalah bagaimana pemaknaan tanda yang terdapat pada film 47 Ronin tanda-tanda tersebut diformulasikan kedalam bentuk pertanyaan unsur dari Seppuku dan tanda-tanda tersebut dimunculkan lewat simbol-simbol antara lain adalah : Seppuku, memenggal kepala, Kimono Putih, Shogun, Dead Poem (Puisi Kematian). Peneliti dapat menyimpulkan bahwa, Tanda dari pesan gambar di atas ialah menunjukan makna yang terkandung dalam obyek gambar. Urusan analisis semiotik adalah melacak makna-makna yang diangkat dengan teks berupa lambang. Dengan kata lain, pemaknaan terhadap lambang-lambang dalam pesanlah yang menjadi perhatian analisis semiotik.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sebuah pendekatan semiotik Ferdinand de Saussure, dimana menurut Saussure, tanda terdiri dari, bunyi-bunyian dan gambar, yang disebut sebagai penanda dan petanda. Dan konsep-konsep dari bunyi-bunyian dan gambar, disebut signified. Dalam berkomunikasi, seseorang menggunakan tanda untuk mengirim makna tentang obyek dan orang lain akan menginterpretasikan tanda tersebut. Dengan demikian, Film 47 ronin memiliki sebuah konsep dalam menganalisis budaya, seperti Dead Poem, Seppuku, memenggal

(20)

kepala, Kimono Putih, Shogun. Secara realitas, budaya bunuh diri ini masih terbilang ada.

Dalam berkomunikasi, seseorang menggunakan tanda untuk mengirim makna tentang obyek dan orang lain akan menginterpretasikan tanda tersebut. Obyek bagi Saussure disebut ”referent”. Hampir serupa dengan Peirce yang mengistilahkan interpretant untuk signified dan obyek untuk signifier, bedanya Saussure memaknai “obyek” sebagai referent dan menyebutkannya sebagai unsur tambahan dalam proses penandaan.

Pada dasarnya, Seppuku ialah memotong perut atau tradisi budaya yang dilakukan para Samurai ketika mereka kalah disaat melakukan suatu misi atau peperangan dan bisa juga karena rasa malu atas perbuatan yang dilakukannya. Dan

Seppuku berkaitan dengan nilai-nilai dari kehormatan dan martabat atas kematian,

(21)

4.4 Tokoh Dalam Film 47 Ronin A. Keanu Reeves

Keanu Reeves (50) yang bernama lengkap Keanu Charles Reeves lahir di kota Beirut, Lebanon pada tanggal 2 September 1964. Karakter utama dalam Film ini adalah Keanu Reeves yang berperan sebagai Kai yang ditindas dan diasingkan dari distrik. Kai adalah seorang darah campuran (Halfbirth) setengah memiliki kekuatan sihir dan membantu dalam peperangan Ronin. Pertama kali namanya mulai dikenal banyak orang ialah pada film Bill & Ted’s Excellent Adventure (1989) dan The Matrix (1999). Arti nama depan Keanu ialah, (cool

breeze over the mountains) yg maksudnya angin sejuk yang

berhembus diatas pegunungan di Hawaii. Reeves dari seorang Ibu berkewarganegaraan Inggris dan Ayah blasteran dari Tionghoa, Irlandia dan Hawaii. Reeves juga menganut agama Buddha dan menyukai olahraga Ice Hokki. Reeves menjalani kehidupan tidak seperti kebanyakan artis Hollywood pada umumnya, ia lebih suka hidup dengan sederhana. Pada tahun 1999 ia memiliki seorang anak

(22)

premature dan meninggal dunia saat dilahirkan yg bernama Ava Archer Reeves, dan menyusul istrinya yang meninggal pada tahun 2001. Ia juga memiliki seorang adik perempuan yang menderita Leukimia. Dalam film The Matrix, Reeves menyumbangkan kepada Rumah Sakit yang membiayai pengobatan adik perempuannya yang menderita Leukima dari hasil yang dia peroleh di film tersebut. Kehidupan Keanu Reeves cukup berat, itu sebabnya ia memilih untuk hidup sederhana.

B. Hiroyuki Sanada

Hiroyuki Sanada (54) lahir pada tanggal 12 October 1960 di Tokyo. Di Film ini, Sanada bereperan sebagai Oishi. Karakter Oishi ialah seorang Samurai yang patuh terhadap tuannya dan menentang ketidak adilan yang dilakukan oleh Shogun karena fitnah yang dibuat oleh penyihir dari tangan kanan Tuan Kira. Film debut pertamanya ialah ketika ia berumur 5 tahun, yaitu Game of Chance (1965) sebagai Shin’ichi Chiba. Ayah Sanada meninggal ketika ia berumur 11 tahun. Ia di ajak bergabung di Action Club oleh Sonny Chiba seorang Aktor senior ketika ia berumur 12 tahun. Pertama kali ia mulai terkenal di film The Shogun’s Samurai (1978). Dia memulai karirnya sebagai bintang film Action tapi sekarang lebih dikenal di Jepang sebagai salah

(23)

satu aktor yang bertalenta. Ia juga telah bercerai dengan istrinya di umur pernikahan 7 tahun (1990-1997) dan memiliki 2 anak.

C. Ko Shibasaki

Ko Shibasaki (33) ia lahir pada tanggal 5 Agustus 1981 di Tokyo, nama aslinya bernama Yukie Yamamura. Dalam Film 47

Ronin Shibasaki berperan sebagai putri yang bernama Mika, putri dari

Tuan Asano, pemimpin distrik Ako. Dalam karakternya, ia adalah seorang putri yang baik hati dan sudah lama menyukai Kai sejak pertama ia menemuinya. Mika dipaksa untuk menikah oleh Tuan Kira karena keadaan distrik Ako yang sudah tidak memiliki pemimpin. Lalu Kai dan para Ronin berusaha untuk menyelamatkan Mika dari tangan Tuan Kira. Ironisnya, berhasil dengan kemenangan dan melakukan Seppuku. Nama Shibasaki Kou adalah nama dari karakter utama di Manga favoritnya. Dia memulai karir di umur 14 tahun ketika bakatnya mulai ditemukan oleh agen bintang. Dia sudah bekerja di banyak TV Shows dan Commercials. Yamamura mulai makin terkenal dalam film Battle Royal dengan performan acting luar biasa yang memerankan tokoh karakter Souma Mitsuko. Dia mencapai

(24)

kesuksesan sebagai bintang aktris terkenal tidak hanya di Jepang, melainkan di seluruh Asia Timur. Pada tahun 2002, dia juga memulai karirnya dengan bernyanyi dengan single pertamanya yaitu, Trust my

Feelings. Di single keduanya yang berjudul Tsuki no Shizuku, lagu

yang merupakan soundtrack dari film Yomigaeri, yang mana lagu tersebut menjadi lagu paling Jpop hits terbaik pada tahun 2003.

D. Tadanobu Asano

Asano Tadanobu (41) adalah actor di Film Jepang. Dalam Film 47 Ronin, ia berperan sebagai Tuan Kira. Karakter Kira ialah, sombong, dengki dan iri dan serakah atas penguasaan wilayah di Jepang. Kira merencanakan pembunuhan atas kematian Asano. Ia didampingi penyihir yang ikut membantunya untuk penguasaan wilayah. Kira menjadi musuh terakhir dalam Film ini dan bertarung dengan Oishi. Tadanobu Asano memiliki seorang Ayah agen aktor yang juga menyarankannya untuk menjadi peran utama di TV Shows yang berjudul “Kimpachi Sensei” saat ia berumur 16 tahun. Film debut pertamanya pada tahun 1990 yang berjudul Swimming Upstream

(Bataashi Kingyo (1990)) dan juga memperoleh kesuksesan yang

besar di film Shunji Iwai’s Fried Dragon Fish (1993). Kesuksesan yang paling besar di film barat saat memainkan peran di film Hirokazu

(25)

melempar dirinya sendiri saat kereta api melintas untuk menolong istri dan anaknya. Tapi ia mulai dikenal oleh banyak orang saat memainkan peran sebagai seorang Samurai di film Gohatto (1999) dan di film

The Blind Swordsman: Zatoichi (2003). Dan Asano menikah seorang

penyanyi J-Pop Idol yang bernama Chara dan memiliki anak pertama yang bernama Sumire.

E. Min Tanaka

Min Tanaka lahir di Tokyo pada tanggal 10 Maret 1945. Ia juga dikenal sebagai Dancer dan Japanese actor. Dalam film 47 Ronin , Tanaka berperan sebagai Asano. Karakter Asano ialah bersifat pemimpin, bertanggung jawab atas perilaku yang menimpanya dan melakukan seppuku diakhr hidupnya. Asano ialah salah satu pemimpin terbesar di Jepang yang menguasai distrik Ako. Ia adalah tuan dari para Samurai dan ketika Asano mati, prajuritnya berubah menjadi

Ronin. Tanaka adalah seorang penari eksperimental dan sangat

terinspirasi oleh Tatsumi Hizikata, pendiri dari Ankou Butoh atau club tarian yang menamainya, Dance of Darkness. Tanaka mulai berlatih disaat ia berumur 10 tahun sejak 1964. Ia menjadi aktif sebagai

modern dancer. Di tahun 1966 dia memulai penampilan solonya lalu

ia menjadi skeptis tentang adegan dan terutama tarian Jepang industri yang benar-benar mencerminkan identitas budaya kelas-terikat

(26)

dan secara sosial pasca-Perang Dunia II. Sebelum memainkan tokoh karakter sebagai Tuan Asano, ia juga memainkan sebuah film Samurai yang terkenal di film The Twilight Samurai (2002) bersama Hiroyuki Sanada yang berperan sebagai Tokoh utama, Seibei Iguchi.

F. Toga Igawa

Toga Igawa adalah seorang aktor sekaligus sutradara yang tinggal di Negara Inggris. Saat di Jepang, ia pernah belajar di Theatre Company Acting School and Toho Gakuen College of Drama Music. Pada tahun 1986, ia menjadi Actor Jepang yang pertama untuk menjadi anggota Royal Shakespeare Company. Dia pernah juga memerankan film-film yang terbilang sukses yaitu, Incognito (1998), Memories of Geisha (2003), Night Train (2009) dan 47 Ronin (2013). Sejak tahun 2009, ia menjadi pengisi suara Hiro, pada film Mesin Kereta Jepang, Thomas and Friends. Di tahun 2012, ia menjadi nominasi untuk penghargaan BAFTA Games Award dalam perannya di film Totar War: Shogun (2012). Dan sekarang Toga Igawa hidup di Oxfordshire, Inggris dengan istrinya yang bernama Adrienne Baba.

(27)

Tagawa berperan sebagai Shogun di film 47 Ronin. Karakter Shogun adalah bersifat pemimpin dan perintahnya adalah mutlak karena ia pemimpin terbesar Jepang saat itu. Cary-Hiroyuki Tagawa ialah juga seorang aktor yang mulai terkenal besar saat memainkan film yang berjudul Bertolucci’s The Last Emperor (1987) dan berperan sebagai Bernardo. Dia lahir di Tokyo pada tanggal 27 September 1950. Ayahnya ialah seorang tentara US dan Ibunya ialah seorang aktris dari Tokyo. Keluarga Tagawa mulai tinggal di California ketika ia sekolah akting disana saat SMA. Dia juga dulunya termasuk pertukaran pelajar dari Jepang ke Universitas California.

H. Rinko Kikuchi

Rinko lahir di Hadano pada tanggal 6 Januari, 1981. Nama aslinya ialah Yuriko Kikuchi dan ia adalah seorang aktris dan seorang sutradara yang juga ikut berperan dalam pembuatan film Pacific Rim (2013), The Brothers Bloom (2008) dan The Sky Crawlers (2008). Dia juga menikahi seorang aktor yang bernama Shota Somentani sejak 31 Desember, 2014. Dalam film 47 Ronin ia berperan sebagai Witch. Seorang penyihir yang berkarakter licik yang ikut membantu peperangan melawan para Ronin. Witch juga yang memberikan racun laba-laba kepada Tuan Asano lalu Asano dibuat seakan-akan ingin

(28)

membunuh Tuan Kira, padahal ia sedang dipengaruhi oleh sihir. Diakhir sebelum mati, ia bertarung dengan Kai yang ingin melindungi Mika dari penyihir itu.

I. Masayoshi Haneda

Masayoshi Haneda lahir pada tanggal 13 November, 1976 di Tokyo. Dalam Film 47 Ronin ia berperan sebagai Yasuno seorang

Samurai sekaligus Ronin yang tidak suka keberadaan Kai. Ia juga turut

melakukan Seppuku diakhir hidupnya karena ikut turut menentang kuasa Shogun. Masayoshi Haneda sudah memulai aktingnya saat muda. Dari tahun 1999-2000 dia juga pernah menghadiri United

Perfromer’s Studio (UPS Academy) di Tokyo. Setelah lulus, ia

melanjutkan studinya di New York.

(29)

Best Production Design dan Best Costumes. IGN Summer Movie Awards (2013): Best Fantasy Movie, Best 3D Movie. Motion Picture Sound Editors, USA (2014) Golden Reel Award : Best Sound Editing (Music in a Feature Film). Film ini dirilis pada

tanggal 25 Desember 2013. Film yang berdurasi 119 menit ini berhasil mecuri perhatian masyarakat global, termasuk di Amerika dan Indonesia.

Film ini sesungguhnya telah dijadwalkan akan dirilis pada akhir November 2012, dan bukan Desember 2013, karena adanya alasan terkait efek visual, namun kemudian kembali ditunda hingga akhir bulan Desember dengan alasan reshoots.

Film yang disutradrai oleh Carl Rinsch ini bisa dibilang kisah nyata. Karena berbagai banyak buku yang sudah dituangkan dalam film ini memberikan banyak bukti bahwa kebenaran 47 Ronin memang ada. Akan tetapi, Film ini dibalut dengan sedikit sentuhan Hollywood yang dimana menjadi daya tarik dari film itu sendiri. Efek Visual yang berhasil, set yang mengensankan, kostum yang memikat, da nada nafas kuno dalam sentuhan modern yang film ini tampilkan.

(30)

Gambar

Table 4.2.1  Memenggal Kepala
Table Gambar 4.2.2
Table Gambar 4.2.3  Karasu Tengu
Table 4.2.4  Memakai Kimono Putih

Referensi

Dokumen terkait

Hasil bordir yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu seni berupa benda yang dihasilkan melalui proses atau cara dengan menambah hiasan menggunakan

Menurut Gagne, Wager, Goal, & Keller [6] menyatakan bahwa terdapat enam asusmsi dasar dalam desain instruksional. Keenam asumsi dasar tersebut dapat dijelaskan

Jadi dalam penelitian ini fenomena yang akan diteliti adalah mengenai keadaan penduduk yang ada di Kabupaten Lampung Barat berupa dekripsi, jumlah pasangan usia

I-2 : Citra CP Prima yang sedang menurun memang membutuhkan proses atau waktu yang tidak singkat untuk mengembalikannya seperti sebelumnya tetapi saya sangat yakin bahwa

Sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kecelakaan kerja (R = 0,003), dan pada tingkat pendidikan mempengaruhi secara signifikan

Sementara itu, cakupan komoditas peternakan meliputi 12 (dua belas) komoditas, yaitu: kerbau, sapi perah, sapi potong, babi, domba, kambing, ayam kampung, ayam ras

Berdasarkan uraian latar belakang permasalahan diatas, maka rumusan masalah yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu bagaimana merancang dan membuat suatu Sistem

Karyawan yang percaya bahwa kebutuhan mereka sesuai dengan tuntutan pekerjaan mereka cenderung untuk menyarankan cara- cara baru dalam melakukan sesuatu dan membantu